LP Hipertensi Pada Lansia

download LP Hipertensi Pada Lansia

of 29

  • date post

    21-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    171
  • download

    1

Embed Size (px)

description

hipertensi

Transcript of LP Hipertensi Pada Lansia

LAPORAN KELOMPOK 12

MAKALAH TUTORIAL KOMUNITAS II

Disusun Oleh Kelompok 12

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

2013-1014

TIM PENYUSUN

NAMA

NIM

PARTISIPASI

1. Muhammad Badarudin

201110420311187

Ketua

2. Indrasari Widyastuti

201110420311188

Sekretaris

3. Dyar Ayu Azizzahrotunnisak201110420311171

Anggota

4. Rysqadryanita Vembrya Wardany201110420311172

Anggota

5. Irma Nurwijayanti

201110420311174

Anggota

6. Rini Anggraini

201110420311177

Anggota

7. Fahriza Eranita Sandiati

201110420311179

Anggota

8. Sri Fitriana

201110420311181`

Anggota

9. Aldoufi Herdian Pratama

201110420311182

Anggota

10. Imam Ediyanto

201110420311183

Anggota

11. Fitrowaty

201110420311184

Anggota

12. Wafur Irawan

201110420311185

Anggota

13. Putri Larasati Meilyani

201110420311186

Anggota

14. Mochamad Amir

201110420311189

Anggota

15. Nike Ardiyanti

201110420311190

Anggota

BAB I

PENDAHULUAN

1. Kasus

Seorang laki-laki usia 70th datang ke Puskesmas. Saat dilakukan pengkajian klien mengatakan Saya sering pusing di kepala bagian belakang, kaki dan tangan kiri saya kesemutan dada berdebar dan tubuh terasa lemas, sehingga saya sulit beraktivitas. Dalam sehari saya merokok 12 batang. Sudah 4 tahun saya mengkonsumsi obat Captopril 2x sehari, tetapi kadang saya lupa minum obat, makanan padang dan kopi hitam merupakan favorit saya. Saya takut mati karena anak-anak saya masih sekolah. Dari hasil pemeriksan diketahui tekanan darah 200/100 mmHg, nadi 100x/menit, respiration rate 22x/menit. Saat berdiri kaki dan tangan tremor, klien hati-hati saat berpindah posisi, saat berjalan mundur mau jatuh karena pusing, ditanya disorientasi waktu dan tempat, dimensia, terdapat gangguan IADL dan ADL, incontinensia urin, akral dingin, cyanotik, tonus otot 2. Kata sulit 1) Captopril

2) Akral dingin

3) Cyanotic

4) Disorientasi

5) IADL dan ADL

3. Pertanyaan1) Apakah hipertensi itu?

2) Apa saja macam macam hipertensi dan tanda tandanya?

3) Apakah hubungan merokok, kopi terhadap hipertensi?

4) Bagaimana penatalaksanaan hipertensi pada lansia?

5) Apa saja komplokasi pada penyakit hipertensi?

6) Apakah indikasi dan kontraindikasi pemberian obat captopril?

7) Apabila pasien minum obat tidak sesuai jadwal apa yang terjadi?

8) Apakah hubungan stress psikis dengan hipertensi?9) Tindakan preventif apa yang dilakukan perawat untuk pasien hipertensi?10) Patofisiolog

11) Prognosis dari hipertensi?

12) Bagaimana diet yang tepat pada pasien imi..??

13) Asuhan keperawatan pasien?14) Apa saja pemeriksaan penunjang hipertensi?

BAB IIPENJELASAN

1. Kata Sulit

1) Captopril.

Obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi).(amir syarif, dkk. 2011)

Captopril merupakan penghambat yang kompetitif terhadap enzim pengubah angiotensin-I menjadi angiotensin-II / angiotensin converting enzyme (ACE). Captopril mencegah terjadinya perubahan dari angiotensin-I menjadi angiotensin II, salah satu senyawa yang dapat menaikkan tekanan darah. Captopril dan metabolitnya diekskresi terutama melalui urin. Eliminasi waktu paruh Captopril meningkat dengan menurunnya fungsi ginjal dimana kecepatan eliminasi berhubungan dengan bersihan kreatinin.

(ISO, 2008)2) Akral dingin

Ujung jari kaki atau tangan dingin

(wulan, 2003)3) CianotikKulit berwarna ungu ke biruan yang di akibatkan oleh kurangnya suplai oksigen dalam darah tetapi karbon dioksida meningkat (sel).(hinchliff, 2007)

4) DisorientasiKehilangan daya untuk mengenal lingkungan terutama berkenaan dengan waktu tempat dan orang

(KBBI, 2010)5) IADL & ADLIADL (instrument activities of daily living, sedangkan ADL(activities of daily living)(wulan, 2003)1. Pertanyaan1. Apakah hipertensi itu?

Hipertensi dapat didefinisikan sebagai tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya di atas 140 mmHg dan diastolik di atas 90 mmHg. Pada populasi lansia, hipertensi didefinisikan sebagai tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg.(Rohaendi, 2008).

Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi adalah suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah, terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkannya. (Sustrani, 2006).

Hipertensi adalah peningkatan tekanan sistole, yang tingginya tergantung umur individu yang terkena. Tekanan darah berfluktasi dalam batas batas tertentu, tergantung posisi tubuh, umur, dan tingkat stress yang di alami.Normal tekanan darah bagi lansia adalah

1. Tekanan sistol 120-160 mmhg.

2. Tekanan diastol 90mmhg.Normal tekanan darah bagi lansia adalah 1. Tekanan sistol 120-160 mmhg. Dan 2. Tekanan diastol 90mmhg. (kesehatan usia lanjut dgan pendekatan asuhan kep oleh tamher(sustrani, 2006)Kelompok usiaNormal (mmHg)Hipertensi (mmHg

Bayi 80/4090/60

Anak 7-11th100/60120/80

Remaja 12-17th115/70130/80

Dewasa 20-45 th

45-65th

65th120-125/75-80

135-140/85

150/85135/90

140/90 160/95

160/95

(Tambayong, 2000)2. Apa saja macam macam hipertensi dan tanda tandanya?

Berdasarkan klasifikasi dari JNC-VI (Joint National Committee 7) 2008 maka hipertensi pada usia lanjut dapat dibedakan:a. Hipertensi sistolik saja (Isolated systolic hypertension), terdapat pada 6-12% penderita di atas usia 60th, terutama pada wanita. Insioden meningkat seiring bertambahnya umur.b. Hipertensi diastolic saja (Diastolic hypertension), terdapat antara 12-14% penderita di atas usia 60th, terutama pada pria. Insidensi menurun seiring bertambahnya umur.(JNC-VI, 2008) Tanda tanda hipertensi :

Menurut Elizabeth J. Corwin 2006, sebagian besar tanpa disertai gejala yang mencolok dan manifestasi klinis timbul setelah mengetahui hipertensi bertahun-tahun berupa:

a. Nyeri kepala saat terjaga, kadang-kadang disertai mual dan muntah, akibat tekanan darah intrakranium.

b. Penglihatan kabur akibat kerusakan retina karena hipertensi.

c. Ayunan langkah tidak mantap karena kerusakan susunan syaraf

d. Nokturia karena peningkatan aliran darah ginjal dan filtrasi glomerolus.

e. Edema dependen akibat peningkatan tekanan kapiler.

f. sakit kepala

g. epistaksis

h. marah

i. telinga berdengung

j. rasa berat ditengkuk

k. sukar tidur, mata berkunang kunang

l. pusing.(Corwin 2006)3. Apakah hubungan merokok, kopi terhadap hipertensi?

Hubungan kopi terhadap munculnya hipertensi :a. Minum kopiFaktor kebiasaan minum kopi didapatkan dari satu cangkir kopi mengandung 75 200 mg kafein, di mana dalam satu cangkir tersebut berpotensi meningkatkan tekanan darah 5 -10 mmHg.Efek tak langsungnya seperti menstimulasi pernafasan dan jantung, serta memberikan efek samping berupa rasa gelisah (neuroses), tidak dapat tidur (insomnia), dan denyut jantung tak berarturan (tachycardia).Kafein mengikat pada reseptor pada permukaan sel-sel otot jantung, yang menyebabkan peningkatan tingkat cAMP dalam sel (dengan memblokir enzim yang mendegradasi cAMP), meniru efek dari epinefrin (yang mengikat ke reseptor pada sel yang mengaktifkan cAMP produksi). cAMP bertindak sebagai "utusan kedua," dan mengaktifkan sejumlah besar protein kinase A (PKA; cAMP-dependent protein kinase). Hal ini memiliki efek keseluruhan meningkatkan laju glikolisis dan meningkatkan jumlah ATP yang tersedia untuk kontraksi otot dan relaksasi. Menurut sebuah studi, kafein dalam bentuk kopi, secara signifikan mengurangi risiko penyakit jantung pada studi epidemiologi. Namun, efek perlindungan hanya ditemukan pada partisipan yang tidak parah hipertensi (misalnya, pasien yang tidak menderita tekanan darah sangat tinggi).

Dengan meningkatnya aktivitas otot termasuk otot jantung menyebabkan jantung memompa darah lebih cepat dan darah yang keluar dari jantung menuju ke seluruh tubuh akan mempunyai tekanan yang tinggi. Tetapi apa bila kafein dalam tubuh telah habis kadarnya dalam tubuh jantung akan kembali normal

Sedangkan pada penyakit hipertensi tekanan akan terjadi terus menerus dan sangat sensitif dengan peningkatan yang lebih tinggi. Tingginya tekanan disebabkan adanya sumbatan dalam pembuluh darah oleh lemak yang mengeras atau aterosklerosis, kelainan pada ginjal, kelainan jantung dll. Maka bagi anda yang tidak mempunyai penyakit darah tinggi tidak masalah dengan rutin mengkonsumsi kopi karena efek kafein hanya sementara selama kafein berada dalam tubuh. Walaupun efek kafein hanya sesaat tetapi bagi anda yang mempunyai penyakit darah tinggi haram untuk icip-icip kopi karena peningatan tekanan darah pada penderitanya akan sangat berbahaya bahkan bisa menyebabkan stroke dan kematian karena pecahnya pembuluh darah yang sudah mengalami gangguan sebelumnya.

(JNC-VI (Joint National Committee 7) 2008).

b. RokokWalaupun mekanisme secara pasti belum diketahui. Rokok mengandung nikotin sebagai penyebab ketagihan yang akan merangsang jantung, saraf, otak dan bagian tubuh lainnya sehingga bekerja tidak normal, nikotin juga merangsang pelepasan adrenalin sehingga meningkatkan tekanan darah, denyut nadi dan tekanan kontraksi jantung.

(Sianturi, 2004)Menurut Dr. Logan Clending (dalam Sianturi, 2004), tembakau mempunyai efek yang cukup besar. Pada prinsipnya efek tersebut merupakan penyempitan pembuluh darah, mel