e Paper Koran Madura 09 Mei Juni 2014

of 32 /32
9 MEI 2014 | No. 0358 | TAHUN III ECERAN Rp 3.500 LANGGANAN Rp 70.000 JUMAT www.koranmadura.com 0328-6770024 Bank Gagal JAKARTA-Wakil Presiden RI 2004-2009, Jusuf Kalla (JK), memastikan Bank Century pada 2008 bukan bank gagal berdampak sistemik. Bank Century tergolong bank kecil sehingga tidak perlu diselamatkan dengan dana talangan triliunan rupiah. Karena itu, JK kembali memastikan bahwa bank Century memang diram- pok oleh pemiliknya. “Bank Century adalah bank kecil. Dari laporan yang saya terima tidak ada (dampak sistemik),” kata JK saat memberi kesaksian dalam sidang kasus bail out Bank Century dengan terdakwa Budi Mulya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/5). Menurut JK, sesuai laporan yang diterimanya, Bank Century saat itu, yang kemudian berganti nama jadi Bank Mutiara, hanya mempunyai aset sekitar 0,7 persen dari to- tal aset bank secara nasional. Bila ditotal, aset Bank Cen- tury hanya Rp 12 triliun. Berdasarkan laporan itu, JK menilai Bank Century tergolong bank kecil dan tidak layak mendapat dana talangan atau bail out. “Dari laporan tidak mengalami krisis besar. Kalau soal ada masalah perpin- dahan dana, (memang) iya,” bebernya. Dalam kesaksiannya, JK mengaku pernah men- erima laporan dari Menteri Keuangan yang sekaligus Menteri Koordinator Perekonomian Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono terkait pem- berian Penyertaan Modal Sementara (PMS) ke Bank Century sebesar Rp2,7 triliun. Laporan dari Menkeu dan Boediono itu diter- imanya empat hari setelah Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memutuskan memberikan Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan PMS kepada Bank Century. “Saat lapor itu empat hari setelah bailout, 25 November 2008. Menkeu dan Gubernur BI melaporkan ke saya tentang terjadi bailout, dan pemerintah melalui Lembaga Penjamin Sim- panan (LPS) sudah keluarkan dana Rp2,7 triliun,” katanya. Pemberian PMS hingga Rp2,7 triliun dari keputu- san semula Rp632 miliar membuat JK bertanya-tanya. Pasalnya, peraturan pemer- intah di saat krisis ekonomi global dilarang memberikan penjaminan penuh (blanket guarantee). Pemerintah mengeluarkan peraturan hanya memberikan penja- minan terbatas, hanya maksimal Rp2 miliar. “Saya katakan, tidak boleh ada full guarantee, kalau tidak ada garansi tidak boleh bailout,” ujarnya. Namun, Boediono saat itu mengatakan Bank Century mendapatkan bantuan FPJP dan PMS serta ditetapkan sebagai bank gagal berdampak sistemik karena masalah Bank Century berat, ditambah adanya perampokan dari pemiliknya, yakni Robert Tantular. “Saya tanya apa yang salah (dari Bank Century). Dika- takan Pak Gubernur BI, pemiliknya mengambil dana ini. Saya katakan, ini namanya perampokan perbankan. Kalau ada perampokan, kenapa tidak dilaporkan ke polisi? Pak Boediono tanya dasar hukumnya apa. Saya bilang itu tugas polisi, bukan Bapak,” paparnya. JK lantas memerintahkan Kapolri saat itu, Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri, menangkap Robert Tantular. Dua jam sete- lah perintah JK, Robert Tantular ditangkap. JK menegaskan, pemberian PMS dilaku- kan saat negara tidak mengalami krisis. “Itulah terjadi perampokan. Jadi terjadi kriminalisasi, bukan krisis. Karena itulah ini melanggar bailout, karena pemerintah hanya mengizinkan penjaminan terbatas,” tandasnya. SBY Saksi Sementara itu, bekas Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan Presiden SBY layak menjadi saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi pemberian FPJP dan penetapan Bank Cen- tury sebagai bank gagal berdampak sistemik dengan terdakwa Budi Mulya. “Kalau menurut saya Pak SBY itu juga layak jadi saksi kasus Bank Century,” kata Anas usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (8/5). Anas bukan tanpa sebab menyatakan demikian. Menurutnya, SBY selaku Presiden mengetahui soal kasus tersebut. “Pak SBY tahu tentang ini. Mengaku tidak tahu, mengaku tidak dilapori, tetapi tahu dan dilapori,” sindirnya. =GAM/ABD/AJI Anas: SBY Layak Dipanggil sebagai Saksi JK: Century Bukan

Embed Size (px)

description

Satu Hati untuk Bangsa

Transcript of e Paper Koran Madura 09 Mei Juni 2014

  • KORAN MADURAJUMAT 9 MEI 2014 | No. 0358 | TAHUN III 19 MEI 2014 | No. 0358 | TAHUN III

    ECERAN Rp 3.500 LANGGANAN Rp 70.000JUMAT www.koranmadura.com0328-6770024

    Bank GagalJAKARTA-Wakil Presiden RI 2004-2009, Jusuf Kalla (JK), memastikan Bank Century pada 2008 bukan bank gagal berdampak sistemik. Bank Century tergolong bank kecil sehingga tidak perlu diselamatkan dengan dana talangan triliunan rupiah. Karena itu, JK kembali memastikan bahwa bank Century memang diram-pok oleh pemiliknya.

    Bank Century adalah bank kecil. Dari laporan yang saya terima

    tidak ada (dampak sistemik), kata JK saat memberi kesaksian dalam sidang kasus bail out Bank Century dengan terdakwa Budi Mulya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/5).

    Menurut JK, sesuai laporan yang diterimanya, Bank Century saat itu, yang kemudian berganti nama jadi Bank Mutiara, hanya mempunyai aset sekitar 0,7 persen dari to-tal aset bank secara nasional. Bila ditotal, aset Bank Cen-tury hanya Rp 12 triliun.

    Berdasarkan laporan itu, JK menilai Bank Century

    tergolong bank kecil dan tidak layak mendapat dana talangan atau

    bail out. Dari laporan tidak mengalami krisis besar. Kalau soal ada masalah perpin-

    dahan dana, (memang) iya, bebernya.Dalam kesaksiannya, JK mengaku pernah men-

    erima laporan dari Menteri Keuangan yang sekaligus Menteri Koordinator Perekonomian Sri Mulyani dan

    Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono terkait pem-berian Penyertaan Modal Sementara (PMS) ke Bank Century sebesar Rp2,7 triliun.

    Laporan dari Menkeu dan Boediono itu diter-imanya empat hari setelah Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memutuskan memberikan Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan PMS kepada Bank Century. Saat lapor itu empat hari setelah bailout, 25 November 2008. Menkeu dan Gubernur BI melaporkan ke saya tentang terjadi bailout, dan pemerintah melalui

    Lembaga Penjamin Sim-panan (LPS) sudah keluarkan dana Rp2,7 triliun, katanya.

    Pemberian PMS hingga Rp2,7 triliun dari keputu-san semula Rp632 miliar membuat JK bertanya-tanya. Pasalnya, peraturan pemer-intah di saat krisis ekonomi global dilarang memberikan penjaminan penuh (blanket guarantee). Pemerintah mengeluarkan peraturan hanya memberikan penja-minan terbatas, hanya maksimal Rp2 miliar. Saya katakan, tidak boleh ada full guarantee, kalau tidak ada garansi tidak boleh bailout, ujarnya.

    Namun, Boediono saat itu mengatakan Bank Century mendapatkan bantuan FPJP dan PMS serta ditetapkan sebagai bank gagal berdampak sistemik karena masalah Bank Century berat, ditambah adanya perampokan dari pemiliknya, yakni Robert Tantular. Saya tanya apa yang salah (dari Bank Century). Dika-takan Pak Gubernur BI, pemiliknya mengambil dana ini. Saya katakan, ini namanya perampokan perbankan. Kalau ada perampokan, kenapa tidak dilaporkan ke polisi? Pak Boediono tanya dasar hukumnya apa. Saya bilang itu tugas polisi, bukan Bapak, paparnya.

    JK lantas memerintahkan Kapolri saat itu, Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri,

    menangkap Robert Tantular. Dua jam sete-lah perintah JK, Robert Tantular ditangkap. JK menegaskan, pemberian PMS dilaku-kan saat negara tidak mengalami krisis. Itulah terjadi perampokan. Jadi terjadi

    kriminalisasi, bukan krisis. Karena itulah ini melanggar bailout, karena pemerintah hanya

    mengizinkan penjaminan terbatas, tandasnya.

    SBY SaksiSementara itu, bekas Ketua Umum DPP Partai

    Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan Presiden SBY layak menjadi saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi pemberian FPJP dan penetapan Bank Cen-tury sebagai bank gagal berdampak sistemik dengan terdakwa Budi Mulya. Kalau menurut saya Pak SBY itu juga layak jadi saksi kasus Bank Century, kata Anas usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (8/5).

    Anas bukan tanpa sebab menyatakan demikian. Menurutnya, SBY selaku Presiden mengetahui soal kasus tersebut. Pak SBY tahu tentang ini. Mengaku tidak tahu, mengaku tidak dilapori, tetapi tahu dan dilapori, sindirnya.

    =GAM/ABD/AJI

    Anas: SBY Layak Dipanggil sebagai Saksi

    JK: Century Bukan

  • KORAN MADURAJUMAT 9 MEI 2014 | No. 0358 | TAHUN III 2

    Ya Alhamdulillah P-21, tanda tangan berkas dinyatakan lengkap. Tandatangan proses administrasi penyidik menyerahkan pada JPU, papar Anas di tangga depan lobi kan-tor KPK Jakarta, Kamis (8/5).

    Anas sendiri berada di ruang pemeriksaan kurang dari sejam. Dia terpantau keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 17.15 WIB tadi. Sama seperti saat masuk tadi, Anas juga didampingi oleh sejumlah pengacaranya.

    Sudah dijelaskan JPU tahapan-tahapan yang harus dilewati sam-pai nanti masuk persidangan, de-mikian mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini

    Sedikit bocoran dari Anas Ur-baningrum. Dia terangkan bahwa jumlah jaksa penuntut umum (JPU) yang ada dalam persidangannya nanti adalah 12 orang. JPU-nya ada

    banyak, setelah saya baca tadi ada 12 orang, terangnya.

    Berkas perkaranya digabung dalam satu dakwaan. Saya berharap Jaksa bisa adil dalam memberikan dakwaannya. Saya harap (Jaksa,) objektif, terangnya.

    Sehari sebelumnya, Anas menga-takan Presiden Susilo Bambang Yud-hoyono (SBY) dan putranya, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas layak menjadi saksi fakta dalam perkara dugaan gratifikasi dan TPPU terkait proyek pembangunan sport center Hambalang dan atau proyek-proyek lainnya.

    Kalau mau objektif, Pak SBY itu tidak dalam posisi saksi meringan-kan. Kalau mau objektif betul meli-hat perkara yang disangkakan kepa-da saya, Pak SBY dan Ibas itu terang menderang sangat layak jadi saksi fakta, katanya.

    Saksi meringankan itu lebih ringan dari saksi fakta. Tapi saya tidak tahu kenapa Pak SBY dab Ibas menolak memberikan kesaksian meringkan. Jangan-jangan berpikir nanti kesaksiannya meringankan untuk saya justru memberatkan di-rinya, sambung dia.

    Pengacara keluarga SBY, Palmer Situmorang dalam suatu kesem-patan menyatakan bahwa kliennya memutuskan untuk tidak menjadi saksi meringankan Anas lantaran permintaan tersebut sama sekali tak relevan. Sebab, SBY dan Ibas sama sekali tak mengetahui perkara yang menjerat Anas tersebut.

    Ditanya soal itu, Anas dengan tegas membantahnya. Analisa Anas, justru SBY dan Ibas yang paling tahu soal perkara yang menjeratnya. Jus-tru relevan, amat sangat relevan, terang mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat ini.

    Hem iya nanti, istiharat dulu. Mudah-mudahan siapa tahu be-berapa hari ini ada perubahan kan, sambung Anas sembari tertawa saat ditanya apakah bakal mencoba me-minta SBY dan Ibas jadi saksi ahli.

    =GAM/ABD

    Ketika pergi ke Jogja, kota yang sempat saya huni, kawan lama bertanya. Penyairku, di manakah puisimu? Saya hanya tersenyum, Aku telah menjadi puisi itu sendi-ri. Suatu jawaban yang simpel, agak politis, sekedar meng-aburkan diri dari sosok yang tidak sekreatif dulu. Terutama ketika cinta menyergap, melampaui puisi.

    Namun, pada ruang dimana ketidakkreatifan diri, masih bisa mengingat-ingat pujangga yang bertahta di kerajaan cinta, Kahlil Gibran. Ia menyebut keabadian tak menyim-pan apa-apa kecuali cinta. Sebab cinta adalah keabadian itu sendiri. Cinta tak memberikan apa pun kecuali keseluruhan dirinya, utuh, penuh. Ia pun tak mengambil apapun, kecuali dari dirinya sendiri.

    Cinta tak memiliki ataupun dimiliki. Karena cinta telah cukup untuk cinta. Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia, sebab cinta membangkitkan semangat dimana hu-kum kemanusiaan dan gejala yang alami pun tak bisa men-gubah perjalanannya. Lalu cinta pun dilukiskan ke dalam banyak hal, seperti satu cermin yang memancarkan banyak bayangan.

    Pada situasi dimana cinta tak dimiliki dan tak memiliki, banyak orang menyanyi, menyumbangkan cinta yang be-rarti membuat cinta menjadi sumbang. Sehingga, cinta dit-erjemahkan atau lebih tepat dilacurkan untuk sesuatu yang dianggap miliknya, padahal, itu bukan miliknya. Cinta tanah air, tidak serta merta menjadikan tanah air menjadi miliknya yang diambilnya secara paksa, merompak.

    Cinta adalah nafas hidup yang membiarkan apapun berada di garis orbitnya. Cinta sejatinya mempertemukan perbedaan ka-rena di sana cinta hanya bisa ber-tahan hidup seperti ilustrasi pada sebuah adegan yang memberi se-mangat. Misalnya, pada sebuah film romantik klasik yang men-gadegankan sepasang kekasih. Satu pihak mengajak terbang dari

    atas ketinggian dan pihak lainnya menolak untuk terbang karena tidak punya sayap. Kita pasti bisa terbang, sebab cinta yang akan memberi kita sayap, sebuah dialog yang tidak sekedar muncul begitu saja bak sinetron Indonesia yang dipaksakan.

    Nasionalisme, cinta tanah air, belakangan berlalu sep-erti sabun mandi. Semakin hari, kian tipis dan kurang wan-gi. Ia berjalan seperti film Laron. Sebagai binatang, laron akan berkumpul ketika menemukan cahaya. Saat gulita menyergap, laron menyelinap, selamat atau terjerembab pada tubuh merana tanpa sayap.

    Oleh sebab itu, republik ini, telah menenggelamkan cinta dimana kehidupan anak-anak bangsa bertumpu pada gejala individuasi massif yang menyebabkan tanah air merana dan teralienasi dari cinta. Kenyataan ini menyeramkan, lebih monster dari Alien. Padahal, cinta adalah perjuangan, kekua-tan. Sungguh dahsyat energi cinta, sanggup mendorong roket untuk menjelajahi ruang angkasa, yang berkelana di atmosfer galaksi bima sakti. Itulah power of love.

    Cinta serupa puisi indah secara substansial seperti syair The whispers in the morning of lovers sleeping tight, bisikkan di pagi hari, cinta yang tak pernah tidur. Sementara, di sini, di republik ini, cinta tidak berdaulat. Ia dijarah pada mim-pi besar individuatif, hanya mengutamakan mimpi yang tereksekusi sebagaimana laron-laron yang terbang tinggi lalu menabrak cahayadan menggelepar. Kisah cinta Indo-nesia tanpa disadari seperti personifikasi fabelis dimana bi-natang telah menceritakan masa depan bangsa, pada anak bangsa yang menerlantarkan itu semua.

    Kemudian, lahirlah nganga luka bangsa akut karena terus-menerus begini adanya; yang terlaksana tidak sep-erti yang diinginkan terjadi. Bangunan cinta mengalami metamorfosa dimana manusia kontemporer terjerembab ke dalam pusaran kenisbian. Ia lupa kata Hamka, jika hanya kerja, kera juga bekerja. Maka, sampai kapan warga repub-liken terus menjadi laron yang tidak disadari atau berubah kalajengking yang gagal dipahami? =

    Berita UtamaPAMANGGI KORAN MADURAJUMAT 9 MEI 2014 | No. 0358 | TAHUN III 2

    Nasionalisme, cinta tanah air, belakan-gan berlalu seperti

    sabun mandi.

    Berkas Perkara Anas Resmi P-21JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi melimpahkan berkas perkara tersangka Anas Urban-ingrum ke tahap dua alias penuntutan (P-21), dalam dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait proyek pembangunan sport center Ham-balang, Jawa Barat.

    ant/muhammad adimaja BERKAS ANAS URBANINGRUM LENGKAP. Tersangka kasus dugaan korupsi proyek Hambalang Anas Urbaningrum menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan KPK di Jakarta, Kamis (8/5). Berkas Pemeriksaan tersangka kasus dugaan korupsi proyek Hambalang itu dinyatakan lengkap (P21) dan segera dilimpahkan ke pengadilan.

    Laron KehidupanOleh : Abrari Alzael

    Budayawan Muda Madura

  • KORAN MADURAJUMAT 9 MEI 2014 | No. 0358 | TAHUN III 3NASIONALPROBOLINGGO JUMAT 9 MEI 2014

    No. 0358 | TAHUN III 3NasionalKORAN MADURA

    Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Ke-mendagri) Didik Suprayitno men-gatakan, Presiden telah memerin-tahkan Mendagri untuk proaktif memantau dan memfasilitasi pe-nyelenggara Pemilu, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU), apabila diperlukan adanya Perppu untuk perpanjangan masa reka-pitulasi.

    Menindaklanjuti perintah tersebut, Mendagri telah memer-intahkan Direktur Jenderal Ke-satuan Bangsa dan Politik (Kes-bangpol) Tanribali Lamo untuk mempersiapkan draf tersebut jika nanti KPU meminta, jelas Didik

    Suprayitno di Jakarta, Kamis (8/5).Sesuai Pasal 207 Ayat (1)

    Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD, rekapitulasi hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) tingkat nasional harus disahkan oleh KPU paling lambat 30 hari setelah pemungutan suara.

    Dalam hal KPU tidak men-etapkan perolehan hasil pemilu secara nasional sebagaimana di-maksud, anggota KPU dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp 60 juta.

    Dengan demikian, pada Ju-mat (9/5), KPU sudah harus me-

    netapkan secara nasional hasil pemilu anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Namun kenyataannya, hingga Kamis dini hari, masih ada 14 provinsi yang belum disahkan perolehan suaranya oleh KPU Pu-sat.

    Secara terpisah, kelompok veteran yang dimotori anak pahlawan nasional Bung Tomo, Bambang Sulistomo, mendukung langkah mempidanakan komi-sioner KPU jika gagal menyelesai-kan rekapitulasi dan pengumu-man hasil Pemilu Legislatif 2014 pada 9 Mei 2014.

    Negara Indonesia ini punya sejutaan peraturan. KPU diam-anatkan dalam peraturan untuk menuntaskan perhitungan su-ara 30 hari setelah pemilihan di-lakukan. Sementara 14 provinsi masih bermasalah dan saya tidak yakin pada hari H bisa diselesai-kan KPU, kata anggota Kelompok Veteran dari Ende, Baidar Faisal kepada wartawan saat jumpa pers

    menyikapi atau refleksi Pileg dan Pilpres 2014 di Jakarta, Kamis (8/5).

    Jika KPU tidak sesuai jadwal yang ditentukan, Baidar meminta agar sanksi segera diberlakukan. Kalau mau bongkar kebobrokan penyelenggaraan Pemilu, pidana-kan komisioner KPU. Perppu jan-gan dulu, ujarnya.

    TindakSementara itu, Indonesian

    Police Watch (IPW) mendorong Polda Metro Jaya segera menindak pelaku atau calon anggota legis-latif (caleg) yang diduga telah me-malsukan dokumen. Tindakan te-gas harus dilakukan karena dalam penghitungan suara Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 ditemukan banyak dugaan pemalsuan doku-men negara seperti formulir C1. Kasus-kasus ini perlu diproses dengan cepat oleh Polda agar ada kepastian hukum. Artinya, begitu caleg tersebut dilaporkan oleh PPK Polda Metro harus segera me-

    nangkap dan menahannya, tegas Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, Kamis (8/5).

    Tujuannya, agar seluruh pelaku menjadi jera sehingga di Pemilu selanjutnya, kasus pe-malsuan C1 tidak kembali teru-lang. Jika kasus pemalsuan do-kumen berlanjut hingga Pilpres 9 Juli nanti, ia khawatir terhadu konflik sosial yang lebih besar. Hukuman bagi caleg yang me-malsukan formulir C1 itu adalah pasal pemalsu dokumen negara seperti yang tercantum di KUHP. Ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara, terangnya.

    Ia berharap persoalan terse-but segera dituntaskan sebelum pelantikan anggota legislatif di-gelar pada Oktober mendatang. Dengan cepatnya proses hukum yang dilakukan Polda Jabar tentu akan ada kepastian hukum terha-dap kasus-kasus pelanggaran ser-ta tindak pidana di pemilu 2014, ujarnya.

    =GAM/ABD

    SBY Siapkan Perppu Rekapitulasi Pemalsu Form C1 Mesti Cepat DitangkapJAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah memerintahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi untuk menyiapkan pembuatan draf Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) guna mengantisipasi ke-mungkinan perpanjangan masa rekapitulasi hasil pemilu legislatif tingkat nasional.

    ant/novrian arbi MURAL KORBAN PELANGGARAN HAM. Sebuah mural korban pelanggaran HAM berat bergambar wajah Jurnalis Udin, Marsinah dan Munir dibuat di bawah jembatan layang Pasopati, Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/5). Mural tersebut untuk mengingat dan tidak lupa akan kasus pelanggaran HAM berat yang hingga kini belum tuntas pengusutannya.

  • KORAN MADURAJUMAT 9 MEI 2014 | No. 0358 | TAHUN III 4 Nasional

    Penolakan kali ini datang Per-himpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Jakarta dan Keluarga Be-sar Alumni Universitas Trisakti. Mereka menilai Prabowo diduga terlibat dalam peristiwa pencu-likan tahun 1997/1998. Prabowo Subianto sebagai capres memi-liki permasalahan secara HAM, moral, dan hukum. Atas dasar itu, kami menolak pencalonan Prabowo Subianto, kata Koor-dinator Keluarga Besar Alumni Universitas Trisakti, Indra Sima-tupang, dalam diskusi Melawan Lupa-Tragedi Berdarah Trisakti di Jakarta (Kamis, 8/5).

    Acara tersebut digelar PBHI Jakarta dan Keluarga Besar Alum-ni Trisakti. Hadir juga sebagai pembicara selain Indra, Ketua

    PBHI Jakarta Poltak Agustinus Sinaga, Pendiri PBHI yang juga Ketua Setara Institute Hendardi, Ketua Komnas HAM Siti Nurlaela, serta orang tua korban tragedi Trisakti.

    Menurut Indra, tragedi Trisak-ti yang terjadi 12 Mei 1998 serta kasus penculikan pada 1997/1998 menimbulkan luka mendalam bagi kemanusiaan. Terlebih bela-kangan ini penuntasannya cend-erung mandeg. Di tengah itu, justru muncul capres yang diduga terlibat dalam tragedi tersebut.

    Sementara itu, Ketua PBHI Jakarta Poltak Agustinus Sinaga mengungkapkan, komitmen ter-hadap HAM dan komitmen un-tuk menyelesaikan semua kasus-kasus pelanggaran HAM sudah seharusnya menjadi komitmen

    serta platform partai politik dan para capres dan harus direalisasi-kan ketika mereka berkuasa. Dan komitmen soal HAM itu, tidak mungkin diamanatkan kepada capres yang diduga menjadi ba-gian dari pelaku atas pelangga-ran HAM itu sendiri. Karena itu, menjadi tugas bersama untuk mengingatkan bahwa saat ini ada capres yang diduga terlibat dalam tragedi tersebut.

    Sementara Hendardi menga-takan, perlawanan dan perjuan-gan untuk penuntasan HAM yang pelakunya seperti mendapat imu-nitas hukum haruslah bisa me-manfaatkan momentum. Salah satu momentum itu adalah pemi-lu. Sekarang momentumnya pemilu, harus dijajdikan peradi-lan politik untuk menyeleksi para kontenstan pelanggaran HAM, khususnya pelanggaran HAM be-rat, katanya, sambil mengatakan perjuangan ini bukanlah peker-jaan musiman. =GAM/ABD

    Prabowo Makin TersudutJAKARTA-Penolakan publik terhadap Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju dalam Pilpres 2014 terus mengalir deras.

    Pertama, itu ngawur. Kedua, itu sudah brutal dan keterlaluan. Ketiga, orang itu nggak waras, ujar Jokowi sesaat sebelum meninggalkan Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (8/5).

    Mantan Walikota Solo itu sebenarnya ingin serius menin-daklanjuti kampanye hitam itu ke ranah hukum. Namun, Jokowi mengaku bahwa sulit untuk mencari tahu siapa pihak yang menyebarkan kampa-nye itu. Tapi, biar tim legal hukum kitalah yang ngurusin, ucapnya.

    Meski diakui mengganggu citranya sebagai bakal capres, Jokowi yakin masyarakat tidak terpengaruh isu terse-but. Menurut dia, masyarakat Indonesia sudah pintar dalam memilih isu.

    Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Indone-sia Ari Sudjito menilai, kampa-nye itu sebagai pendangkalan dalam kompetisi menjelang Pemilu Presiden 2014. Cara seperti itu tidak akan efektif untuk menjatuhkan bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo. Cara seperti itu tidak akan efektif untuk mengecilkan Jokowi, ujarnya Kamis (8/5).

    Ari beranggapan bahwa kampanye hitam dengan menyatakan Jokowi meninggal dunia merupakan bentuk dari kekalutan politik yang terjadi terhadap si pelaku pembuat kampanye tersebut. Hal itu membuktikan bahwa pelaku sudah kehabisan ide untuk menyerang Jokowi sehingga membuat info yang mengada-ada.

    Ari yakin kampanye hitam ini tidak akan berpengaruh terhadap elektabilitas Jokowi. Menurutnya, masyarakat Indonesia sudah cerdas dan tidak akan terjebak dengan cara murahan semacam itu. Orang bisa menilai Jokowi itu tidak seperti itu setelah melihat black campaigne. Ini membuat yang dituduh (Jokowi) malah jadi makin eksis, ujarnya.

    Ari meminta tim Jokowi

    tidak menanggapi kampanye hitam ini. Jika Jokowi menang-gapi, maka pelaku akan merasa berhasil dalam membuat keka-cauan informasi.

    Gambar ucapan duka cita atas Jokowi itu menyebar di Facebook dan Twitter. Pada gambar itu, Jokowi ditulis dengan nama Ir. Herbertus Joko Widodo. Bentuk gambar terse-but berupa iklan pengumuman duka cita seperti sering dimuat di surat kabar. Sebagai awalan dalam gambar tersebut, tercan-tum tulisan yang mengumum-kan kematian Jokowi pada 4 Mei 2014.

    Telah meninggal dengan tenang pada hari Minggu 4 Mei 2014 pukul 15.30 WIB, suami, ayah, dan capres kami tercinta satu-satunya, bunyi tulisan di iklan itu.

    Pengumuman dilanjutkan dengan informasi mengenai lokasi jenazah Jokowi akan dikebumikan. Jenazah akan disemayamkan di kantor PDIP Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan dan akan dikre-masi pada Selasa 6 Mei 2014.

    Sebagai penutup pada pen-gumuman tersebut, tercan-tum nama istri Jokowi, Iriana Widodo, sebagai pihak yang dikondisikan sebagai pema-sang iklan. Selanjutnya, tertu-lis nama Megawati Soekarno Putri sebagai pihak yang ikut berdukacita. Turut berduka cita : Megawati Soekarno Putri beserta segenap staff, kader, dan Tim Sukses Capres 2014.

    =GAM/AJI

    KAMPANYE HITAM RIP JOKOWI

    Jokowi: Itu Sudah KeterlaluanJAKARTA -Calon presiden (capres) PDI Perjuangan Joko Widodo atau Jokowi menilai kampanye hitam berjudul RIP Jokowi yang beredar luas di media sosial seperti Facebook dan Twitter bersifat brutal dan sudah keter-laluan. Tak hanya brutal, Jokowi menyebut orang yang membuat kampanye semacam itu ngawur alias tidak masuk akal.

    ant/reno esnirVONIS HERCULES. Terdakwa pemerasan dan pencucian uang Hercules Rosario Marshall (kiri) dikawal petugas seusai mengikuti sidang pembacaan vonis di Pegadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (8/5). Hercules divonis tiga tahun penjara dan denda Rp 50 juta atau subsider tiga bulan kurungan karena terbukti melakukan tindak pidana pemerasan dan tindak pidana pencucian uang.

    PBHI dan Alumni Trisakti Tolak Capres Pelangar HAM

  • KORAN MADURAJUMAT 9 MEI 2014 | No. 0358 | TAHUN III 5PROBOLINGGO JUMAT 9 MEI 2014

    No. 0358 | TAHUN III 5EkonomiKORAN MADURA

    Sikap Hatta ini sejalan den-gan instruksi Presiden SBY agar diakhir masa pemerintahan tidak mengambil keputusan strategis seperti proses akuisisi.

    Hatta mempersilakan jika pemerintahan mendatang ingin melanjutkan proses ini. Di pemerintahan sekarang tidak dilanjutkan. Sekarang itu sudah ada keputusan dari Presiden tidak boleh mengambil kepu-tusan strategis sekarang ini. Arahan presiden begitu dan ada surat resmi, ucap Hatta di Ke-menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (8/5).

    Sebagaimana diketahui, dalam rapat yang dilaksanakan pada Senin (5/5) di Kementerian BUMN oleh pihak yang terkait, memutuskan untuk mengubah dan tidak memasukan agenda

    tambahan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) mengenai pengalihan 60,14% saham pemerintah di BTN kepada Bank Mandiri.

    Hatta sendiri mengaku telah menjawab surat permintaan dari Kementerian BUMN yang mem-inta arahan dari dirinya. Dalam jawaban surat ini Hatta menga-takan tiga poin, pertama adalah proses merger atau akuisisi harus mengikuti perundangan. Kedua harus melakukan sosial-isasi dan ketiga harus mengikuti arahan presiden.

    Ini kan ada aturan, ada PP mengatur kalau IPO melalui mekanisme apa, merger apa. Ada yang atur. Harus memikirkan azas manfaat dan tidak satu sisi saja. Kalau masih mau melaku-kan silakan di pemerintahan

    selanjutnya. Sekarang tidak, jelasnya.

    Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Bankir Indonesia (IBI, Zulkifli Zaini yang sekaligus per-nah menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri mengung-kapkan, bahwa konsolidasi bank-bank BUMN sangat diperlukan mengingat begitu banyaknya bank-bank di Indonesia yang market share-nya hanya berkisar 5% saja.v Konsolidasi bank-bank BUMN diperlukan juga un-tuk memperkuat perbankan In-donesia mengingat Masyarakat Ekonomi ASEAN sudah didepan mata, ujar Zulkifli, di Hotel Four Season, Jakarta, Kamis, (8/5).

    Menurutnya, pembahasan akuisisi BTN oleh Bank Mandiri sebelumnya sudah pernah dikaji saat dirinya masih menjabat sebagai Direktur Utama di Bank Mandiri. Pengkajian tersebut sudah dilakukan beberapa waktu lalu sebelum Budi Gunadi Sadikin yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri. Rencana akuisisi BTN oleh Mandiri itu, pengkajiannya

    sudah dilakukan sejak jaman saya dibeberapa waktu yang lalu, bahwa itu baru digaungkan (diramaikan) sekarang-sekarang ini, tukasnya.

    Lebih lanjut dia menambah-kan, saat dirinya masih menjadi pemimpin di Bank Mandiri, pihaknya pernah melakukan pembicaraan khusus dengan Ke-menterian BUMN terkait akuisisi tersebut. Adapun pembicaraan tersebut membahas konsoli-dasi bank-bank BUMN. Saya tidak spesifik bicara dengan pak Menteri BUMN, tapi diskusi mengenai hal ini sudah dilaku-kan dengan Kementerian BUMN melalui Deputi BUMN, ucap Zulkifli.

    Menurutnya, dalam pengka-jian tersebut, dirinya bersama dengan Kementerian BUMN mel-akukan pembicaraan yang cukup mendalam. Itu sebetulnya kami melakukan hasil pengkajian yang panjang dan mendalam. Bahwa bank-bank BUMN itu perlu dikonsolidasi, paparnya.

    =GAM

    AKUISISI BTN-MANDIRI

    Hatta: Silakan Lanjutkan Pemerintah BaruJAKARTA-Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Ra-jasa memastikan rencana Menteri Badan Usaha Milik Ne-gara (BUMN) Dahlan Iskan untuk menggabungkan Bank Tabungan Negara (BTN) dengan Bank Mandiri gagal. Proses akuisisi ini tidak akan dilakukan pada masa pemer-intahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

    BUMN

    Merpati, Hendak Dibawa Kemana?

    JAKARTA-Ketua Umum Sekar

    Merpati yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN, Purwanto menuding pemerintah dan Menteri BUMN Dahlan Iskan melakukan pem-biaran atas kondisi PT Merpati Nusantara Airlines yang terus menerus terpuruk. Hingga saat ini belum ada jalan keluar dari pemerintah untuk mengatasi persoalan lilitan utang perusa-haan. Kondisinya semakin ru-nyam karena sudah 6 bulan kar-yawan Merpati tidak menerima gaji.

    Sudah 6 bulan belum ada keputusan apapun dari pemerin-tah, Kementerian BUMN, Kemen-terian Keuangan, Kementerian Perhubungan dan Menko Pereko-nomian. Ini padahal sangat kru-sial mengetahui apakah teman teman Merpati untuk menentu-kan kelangsungan hidup, ucap Purwanto dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/5).

    Purwanto menilai, kondisi ini dibiarkan terjadi agar karyawan Merpati dengan sendirinya men-gundurkan diri atau resign. Den-gan begitu, karyawan tidak ber-hak mendapatkan pesangon.

    Ada indikasi biar sengaja resign. Sebenarnya kita meng-hindari adanya resign karena kerja dan pengabdian kita tidak akan dihargai. Tapi karena tidak kuat bertahan ada lebih 60 orang resign sesuai UU. Setelah resign haknya dia juga tidak dibayar, ucapnya.

    Purwanto menyebut, kepu-tusan pengunduran diri diambil lantaran karyawan Merpati tak bisa lagi bertahan di perusahaan tanpa digaji. Pegawai yang men-gundurkan diri mulai dari pilot, pramugari, teknisi lapangan, dan lainnya.

    Sudah 6 bulan ini mereka tidak digaji dan nasibnya tak jelas. Ini Dampak akibat tidak dibayarkan gaji oleh negara banyak hal yang harus dipikul secara berat. Ini namanya dipaksa mengundurkan diri. Situasi perusahaan karena keadaan, tegasnya.

    Dari pengakuannya, saat ini ada 16 orang karyawan Mer-pati yang sengaja minta di-PHK. Ini dilakukan agar bisa mencari pekerjaan lain dengan status yang jelas.

    =GAM

    ant/puspa perwitasari BI RATE TETAP. Gubernur Bank Indonesia Agus Martowadojo (kanan) bersama Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengumumkan suku bunga acuan Bank Indonesia di Jakarta, Kamis (8/5). Rapat Dewan Gubernur BI memutuskan mempertahankan BI Rate 7,50 persen dengan suku bunga Lending Facility dan suku bunga Deposit Facility tetap pada level 7,50 persen dan 5,75 persen.

  • KORAN MADURAJUMAT 9 MEI 2014 | No. 0358 | TAHUN III 6 Ekonomi

    Apalagi kebijakan kenai-kan TDL itu tidak terintegrasi, tidak sinergis antara kemente-rian ESDM dengan kementerian industri sendiri, kata anggota Komisi XI DPR RI F-PDI Perjuan-gan Maruarar Sirait dalam disku-si soal Kenaikan TDL bagi Indus-tri tahun 2014 , Kamis (8/5).

    Menurut Ara-panggilan akrabnya, pemerintah tidak sink-ron dalam membuat kebijakan. Kadang terjadi tumpang tindih di lapangan. Harusnya kebija-kan itu tidak saling bertentangan dengan kementerian yang lain, dan kenaikan itu tidak merugi-

    kan kalangan industri dan raky-at, ucapnya

    Karena itu, kata Marua-rar, pemerintahan baru ke depan harus mampu membuat bukti pe-rubahan kebijakan yang berman-faat untuk kalangan industri, buruh, dan rakyat. Kalau kebija-kan itu akan makin menyulitkan rakyat, dan membuat harga-harga naik, maka tidak perlu dan harus dihindari, tambahnya

    Sementara itu, Ketua Umum API (Asosiasi Pertekstilan Indo-nesia) Ade Sudrajat Usman, men-gatakan kebijakan Kementerian ESDM sudah ditentang Menteri

    Perindustrian MS Hidayat. Na-mun Kementerian ESDM tak peduli. Seolah-olah melindungi industri kecil, malah merugikan karena dari hulu ke hilir akan mengalami kenaikan harga-har-ga produksi dan memberatkan industri dan masyarakat. Karena itu pengurangan tenaga kerja tak bisa dihindari. Semua indus-tri akan melakukan yang sama, karena kontraknya jangka pan-jang, tambahnya.

    Padahal lanjut Ade, pada ta-hun 2013 sudah naik 15 %, dan kalangan industri masih belum melunasi utangnya sampai De-sember 2014 ini. Anehnya, mulai 1 Mei 2014 ini sudah dibebani dengan utang baru. Ini menun-jukkan adanya kesalahan dalam pengelolaan energi nasional, se-hingga menyimpang dari jargon untuk meningkatkan daya saing produksi nasional, jelasnya.

    Dengan demikian dampak kenaikan TDL terhadap indus-tri sebesar 34 % tahun 2014 ini antara lain terjadi snowball efect pada biaya produksi, harga satu-an produk meningkat sampai 20 %, sehingga menurunkan daya saing di pasar domestik maupun internasional (impor meningkat, ekspor anjlok, neraca menciut), produksi berkurang, pengu-rangan karyawan (PHK), inflasi meningkat, kontribusi pajak menurun, dan menimbulkan per-saingan yang tidak sehat.

    Karena itu, solusinya menu-rut Ade, kenaikan TDL 2014 tidak hanya diberlakukan pada sektor ekonomi produktif, kenaikan TDL harus memiliki prinsip berkeadi-lan bagi kemajuan bangsa, dan kenaikan itu seharusnya berta-hap selama minimal dua tahun.

    =GAM

    istimewa

    KENAIKAN TDL. Anggota DPR-RI, Maruarar Sirait (tengah), Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ade Sudradjat Usman (kiri) dan Ketua III Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman, Yustinus Gunawan (kanan) saat diskusi soal Dampak Kenaikan Tarif Dasar Listrik 2014 Terhadap Kinerja Industri Tekstil bersama Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat Usman, dan Ketua Asosiasi Kaca Lembaran dan Kaca Pengaman Yustinus Gunawan di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (8/5).

    Kenaikan TDL Lemahkan Daya Saing Industri JAKARTA-Kenaikan Tarif Dasar listrik (TTL) yang mencapai 34% untuk kalangan industri pada 1 Mei 2014 sangat disayangkan. Pelaku di sektor industri pun sangat keberatan. Pasalnya dampakn-ya akan membuat daya saing menjadi lemah dan tidak sehat.

    Maruarar Sirait: Pemerintah Tidak Sinkron Membuat Kebijakan

    PERTUMBUHAN EKONOMI

    BI Revisi Prediksi

    JAKARTA-Bank Indonesia (BI) kembali merevisi prediksi pertum-buhan ekonomi nasional tahun 2014 antara 5,1-5,5 persen. Mele-mahnya kinerja sektor riil men-jadi penyebab melambatnya laju pertumbuhan ekonomi nasional.

    Koreksi ini merupakan yang kedua kali dilakukan bank sen-tral. Semula, laju pertumbuhan ekonomi nasional versi BI 5,9-6,2 persen. Namun pada Maret 2014, BI merevisi pertumbuhan ekono-mi tahun ini akan berada pada kisaran 5,5-5,9 persen.

    Pertumbuhan ekonomi ini lebih rendah dari perkiraan awal BI, disebabkan kontraksi ekspor riil karena menurunnya ekspor pertambangan seperti batu bara dan konsentrat mineral karena melemahnya permintaan dari Tiongkok (China) dan menurun-nya harga komoditas, ujar Guber-nur BI, Agus Martowardojo usai Rapat Dewan Gubernur (RGD) BI di Gedung BI, Jakarta, Kamis (8/5).

    Agus Marto menyebut, pertum-buhan ekonomi Indonesia kuartal I 2014 yang mencapai 5,21 persen jauh lebih rendah jika dibanding-kan posisi kuartal IV 2013 yang tercatat pada kisaran 5,7%.

    Di kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo menambahkan, setidaknya terda-pat 3 faktor yang menyebabkan ekspor pertambangan baik secara riil maupun nilai masih menurun.

    Pertama, penurunan per-mintaan khususnya dari Tiong-kok. Kedua, harga komoditas tam-bang yang turun, terutama karet, tembaga, dan batu bara. Ketiga, dampak kebijakan UU Minerba, jelas dia.

    Semua kita perkirakan ekspor riil waktu kita perkirakan (per-tumbuhan ekonomi) 5,5 sampai 5,9 persen itu bisa tumbuh 8,1 sampai 8,5 persen. Ternyata den-gan melihat realisasi kuartal I dan ketiga faktor tadi, kira perkirakan tahun 2014 ekspor riil hanya tumbuh 1,5 sampai 1,9 persen, ungkapnya.

    BI RateSementara itu, RGB BI memu-

    tuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 7,50%, dengan suku bunga Lending Facility dan suku bunga Deposit Facility masing-masing tetap pada level 7,50% dan 5,75%. Kebijakan tersebut masih konsisten dengan upaya menga-rahkan inflasi menuju ke sasaran 4,51% pada 2014 dan 4,01% pada 2015, serta menurunkan de-fisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat.

    =GAM

  • KORAN MADURAJUMAT 9 MEI 2014 | No. 0358 | TAHUN III 7OPINIPROBOLINGGO JUMAT 9 MEI 2014 No. 0358 | TAHUN III 7BudayaKORAN MADURA

    Cerpen: Eli Rusli*

    Coretan Dinding

    Aku sempat menanyakan arti dari rangkaian kata itu, mungkin lebih tepatnya coretan dinding kepada beberapa karyawan peng-huni ruangan produksi tersebut. Jawabannya sangatmengurut dada, mengerutkan dahi, dan menggelengkan kepala. Ternya-ta, suara hati karyawanpernah hilang ditutup guratan kuas cat putih atas perintah personalia.Namun tidak bertahan lama kare-na jeritan-jeritan hatiitu kembali menodai dinding putih. Ibarat lembaran kertas putih, kembali dipenuhi guratan-guratan tinta baru.

    Mata jeli menelisik setiap jengkal coretan dindingtoilet. Aku merasakan kegelisahan para karyawan. Satu bait kata coretan dinding mewakili seluruh aspirasi karyawan yang terbelenggu. As-pirasi mereka sederhana, perusa-haan menyediakan bus karyawan guna mengantar jemput seluruh kayawan. Sebuah aspirasi yang menurutku masuk akal karena letak perusahaan sangat jauh dari jalan yang dilalui oleh angkutan umum sedangkan tunjangan transpor sangat jauh dari kata mencukupi. Bagi yang mempu-nyai kendaraan pribadi tentu tidak menjadi masalah sebaliknya menjadi masalahbagi yang tidak mempunyai kendaraan pribadi.

    Aku merasa seperti disengat tawon membaca coretan dinding itu. Aku malu. Selama ini, aku dan kawan-kawan, enak-enakan

    berselonjor kaki pulang pergi diantar elf perusahaan. Aku tidak pernah menyadari tatapan tajam ribuan mata saat elf melewatip-intu gerbang perusahaan.

    Nuraniku mendesak agarmel-anjutkan pesandari coretan dinding. Aku menghubungi Pak Abu, pimpinan mereka. Jawaban dari mulutnya tidak seperti yang diharapkan.

    Saya tidak mempunyai ke-wenangan untuk itu Pak Sam.

    Mengapa? Bukankah bapak atasan mereka?

    Bapak tanya saja ke perso-nalia.

    Tapi, sebagai atasan bapak bisa dong mengajukan ke perso-nalia?

    Coba saja oleh Pak Sam! Saya banyak kerjaan.

    Dengan wajah ketus Pak Abu meninggalkanku.

    Aku tidak patah arang. Berbekal sedikit keberanian, aku menemui Pak Sugiono, pimpinan personalia. Beliau sedang duduk di ruang kerjanya yang sejuk oleh pendingin ruangan.

    Maaf Pak Sam. Itu sudah ke-bijakan perusahaan. Hanya para staff yang dapat fasilitas antar jemput karyawan.

    Mengapa Pak Sugiono tidak mengajukan jemputan untuk paraoperator? Bapak pasti tahu, uang transpor mereka lebih kecil daripada ongkos pulang pergi yang sesungguhnya.

    Keputusan itu bukan saya

    yang buat Pak. Itu keputusan Tuan Sadikun sebagai pemilik perusahaan.

    Bagaimana kalau bapak ajukan?

    Baiklah. Nanti kalau Tuan Sadikun datang ke sini, kita coba bicarakan, kata Pak Sugiono bijak.

    Tuan Sadikun sebagai pemilik perusahaan dapat dihitung den-gan jari soal menyapa karyawan. Hari-harinya dipenuhi kesibukan mengelilingi perusahaan mi-liknya yang berada di luar negeri. Sebagai gantinya ditunjuk Bu Evi, tangan kanan Tuan Sadikun. Sehingga peristiwa yang terjadi di perusahaan dengan cepat sampai ke telinga Tuan Sadikun. Apa yang menjadi keputusan Bu Evi adalah perintah langsung dari Tuan Sadikun.

    Usulanku tentang penyedi-aan bus karyawan sampai juga ke Bu Evi. Bersama Pak Sugiono aku menemui beliau di tempat kerjanya.

    Tuan Sadikun tidak akan senang mendengar kabar ini Pak.

    Mengapa? Bukankah ini demi kebaikan perusahaan juga, kataku.

    Pak Sam ini seperti perwaki-lan serikat pekerja saja. Pak Sam tahu, mengapa di perusahaan kita tidak ada serikat pekerja. Karena terlalu banyak menuntut. Kerja? Nol besar, kata Bu Evi dengan mimik sinis kepadaku.

    Saya tidak mewakili siapa-pun. Ini hanya bentuk keprihati-nan saja kepada rekan-rekan di produksi sebab organisasi yang dibentuk personalia sepertinya kurang dalam memperjuangkan nasib mereka.

    Bu Evi diam. Demikian pula dengan Pak Sugiono. Kemudian mulut mereka terlibat pembic-araan.

    Nanti saya coba sampaikan kepada Tuan Sadikun, kata Bu Evi menutup pembicaraan.***

    Aku bagai terpenjara. Usulan tentang bus jemputan karyawan berembus di setiap celah-celah mesin, ruangan kantor, gudang, hingga cerobong asap boiler. Banyak yang mendukung, namun tidak sedikit pula yang mencibir. Aku seperti bayi baru dilahirkan namun tidak dikehendaki orang tuanya. Suasana kerja tidak tenang karena atasanku pun menjaga jarak.

    Kegelisahanku tidak ber-langsung lama karena hari yang ditunggu tiba. Tepat dua jam sebelum waktu istirahat, sedan mewah yang biasa digunakan Tuan Sadikun terparkir di sebelah ruangan personalia. Hawa panas boiler menjalar ke seluruh tubuh. Pak Sugiono mengabari bahwa Tuan Sadikun akan mengada-kan pertemuan dengan seluruh pimpinan perusahaan selepas makan siang.

    Bos besar, demikianlah semua karyawan memanggil

    Tuan Sadikun. Memasang wajah pongah,duduk di kursi besar. Kami duduk melingkari meja be-sari. Setelah mengupas berbagai masalah produksi Tuan Sadikun membuka pembicaraan tentang usulanku.

    Saya sudah mendengar usulan pengadaan bus karyawan. Dan saya tidak akan mengabul-kannya. Bukankah mereka sudah dikasih uang transpor. Kalau tidak cukup itu urusan mereka. Mata Tuan Sadikun berkeliling menatap tajam semua mata yang ada di ruangan.

    Kalau kalian tetap memaksa saya untuk menyetujui usulan tersebut, saya akan ambil kebija-kan, orang-orang sekitar pabrik saja yang akan saya pekerjakan. Ruangan hening, tidak satupun dari kami berani menyela ucapan Tuan Sadikun.

    Kalian harus ingat. Saya ini orang kaya. Perusahaan saya ada dimana-mana. Yang ada di In-donesia ini kecil. Jadi kalau saya tutup juga tidak akan mengu-rangi kekayaan saya. Sebaliknya kalianlah yang akan rugi karena akan kehilangan pekerjaan. Saya mendirikan perusahaan di Indo-nesia ini karena ingin membantu negara mengurangi pengang-guran. Hitung-hitung sebagai bakti saya kepada negeri ini. Nada bicara Tuan Sadikun sedikit meninggi.

    Terakhir, orang yang mengu-sulkan pengadaan bus karyawan ini adalah bagian dari orang-orang serikat yang dari dulu ingin menghancurkan perusahan ini.

    Pertemuan ditutup tanpa ada dialog. Aku sendiri tidak sempat menyampaikan isi hatiku. Tata-pan mata rekan-rekan kerja su-dah cukup membungkam mulut yang hendak melepaskan panah ke jantung Tuan Sadikun.

    ***Sekarang aku sudah tidak

    bekerja lagi di perusahaan milik Tuan Sadikun. Pertemuan itu-menvonis aku untuk angkat kaki dari perusahaan. Aku bukan ang-gota serikat pekerja. Aku bukan orang yang senang demontrasi, menggerakan orang untuk mela-wan perusahaan, atau melawan kebijakan perusahaan. Aku hanyalah orang yang mencoba peduli terhadap nasib orang lain. Bagiku, dalam melakukan per-juangan tidak boleh merugikan orang lain. Di mata orang-orang aku adalah pecundang. Tetapi aku bahagia telah mencoba menuruti hati nuraniku.

    Sukrajin, 2014

    * Penulis adalah Alumni Universi-tas Pendidikan Indonesia. Tinggal

    di Jln. Sukarajin II Gg Sastrodi-harjo V No 10 Bandung

    Email : [email protected]@gmail.com

    Suara hati tumbuh subur di antara raungan mesin-mesin pabrikan

    Tiongkok dan Eropa, tertulis merambat

    tidak beraturan pada bisunya ham-

    paran putih tem-boktoilet. Jika mata

    menelusuri deng-anteliti, rangkaian

    kata itu membentuk sebuah puzzle ber-

    nada ketidakpuasan karyawan terhadap perusahaan. Itulah

    pandangan nu-raniku ketika kaki

    menginjak keramik toilet yang terletak

    tidak jauh dari geta-ran mesin-mesin produksi. Sean-

    dainya manajemen dan pemilik peru-sahaanmenengok

    toilet tersebut dijamin muka dan

    telingaakan gosong-terbakar amarah.

    karya: fadxholy

  • KORAN MADURAJUMAT 9 MEI 2014 | No. 0358 | TAHUN III 8Lintas Jatim LINTAS JATIMLINTAS JATIMPROBOLINGGO

    SELASA 7 JANUARI 2014 No. 0275 | TAHUN III

    KORAN MADURA8 JUMAT 9 MEI 2014 No. 0358 | TAHUN III KORAN MADURA

    Asri SawahkuKau ada di persimpangan jalanLangkah penumpas kelaparan Yang tak gentar merajang penatMenabur butiran emas Dialiri kemurnian hati dalam dekapan sinar matahariKetawaduan yang kau tampakkanTak pernah membuat bosan di sekelilingnyaKebaikan yang kau berikan membuat banggaKau pun berteduh dalam lumbungBersama hasrat para petani

    28 Maret 2014

    Harap di Altar Sunset Tawa di antara rerumpai katamungkin terselip luka menggores hatiaku hanya bisa terdiam tanpa terbersit dalam benakkau bawa segelintir katayang tak mampu kupaparkan pada duniasementara semerbak mawar telah mewangi di tamandan sinar mentari mencubit manja kulitkuseakan tak peduli lenyap ditelan malamaku ingin hidup di episode baruberdialog dengan kumbang yang lucuditemani desiran anginyang membelai halus sanubarikubertanya padamu, siangbenarkah dia mencintaiku atau malah mempermain-kanku?kubertanya padamu, malambenarkah aku diciptakan dari tulang rusuknya?kubertanya padamu, sayangkubersediakah kau, tatkala aku puja?tanpa ada seruncing pedang menikung jiwaaku berharap tak ada duka

    9 April 2014

    Narasi RinduKutorehkan tinta hitamDalam secarik kertas yang tak bermaknaBersama alunan kata dalam jiwaBerdendang kasidah air mataKutak mampu menafkahi rinduSebelum mentari terbangun dari tidur pulasnyaMenyisakan mimpi-mimpi indahnyaUntuk membias cahaya di cakrawala pagiRintik-rintik hujan beraroma kerinduanJatuh berhamburan di emperan rumahMemenuhi lorong-lorong kesunyianAku ingin bercengkrama dengan hujan Sebelum bias pelangi kembali ditelan mendungKarena dalam jingganya kudapati seutas jiwaku yang hilang asa

    13 April 2014

    Oleh: Faridatun NurPuisi

    Oleh: Junaidi Khab*

    Meniru Gaya Belajar Albert Einstein

    Resensi Buku

    Albert Einstein lahir pada 14 Ma-ret 1879 dan meninggal pada 18 April 1955. Siapa yang tidak mengenal nama ini? Nama Einstein seolah identik dengan kata genius. Ia dianggap ilmuwan terbesar sepan-jang masa. Ketenerannya mungkin se-tara dengan rumus paling terkenal di dunia, E = mc2. Rumus tersebut, men-urut pemeo yang berkembang, telah berhasil menghentikan Perang Dunia II. Sebab, berdasarkan rumus tersebut, Amerika Serikat berhasil membuat bom atom serta menjatuhkannya di Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945, sehingga berakhirlah Perang Dunia II yang amat mengerikan itu (hlm. 5).

    Mungkin semua orang ingin tahu rahasia cara belajar Einstein yang menjadikannya cerdas dan sebagai ilmuwan terkenal. Kehadiran buku yang berjudul Rahasia Cara Belajar Einstein karya Andi Setiawan ini, akan menyingkap cara-cara belajar yang dilakukan oleh Einstein, hingga menjadikan dirinya sosok yang je-nius. Bukan tanpa usaha yang gigih Einstein cerdas dan menghasilkan rumus memecahkan atom. Berbagai

    cara dilakukan, mulai dari belajar, berpikir, dan melakukan tindakan nyata untuk membuktikan apa yang dipelajarinya.

    Einstein lebih banyak berkarya daripada berbicara. Ketika di simpo-sium, Einstein tidak terlalu berbusa-busa berbicara. Ia berbicara sering kali sedikit, tetapi penuh dengan hikmah. Biasanya orang-orang yang jarang berbicara, ketika berbicara kata-ka-tanya langsung mengena, menusuk, dan dapat memengaruhi psikologi orang lain. Orang yang tidak banyak bicara biasanya lebih banyak berkarya. Sedangkan orang yang banyak bicara biasanya kebalikan dari hal terse-but: kata-katanya dangkal dan jarang berkarya. Meskipun jarang berbicara, tetapi sampai akhir hayatnya, Einstein telah menerbitkan lebih dari tiga ratus kertas kerja yang dimuat di jurnal-jurnal dunia dan simposium interna-sional (hlm. 30).

    Perlu kita ketahui bahwa Einstein merupakan sosok yang lebih suka belajar, berpikir, dan berkarya tanpa banyak berbicara yang hasilnya nanti hanya menjadikan mulut berbusa tanpa dapat apa-apa. Dengan cara bebas belajar, Einstein menemukan caranya tersendiri dalam mengem-bangkan daya pikir dan kreativitasnya.

    Bagi Einstein, belajar sama dengan bermain. Jadi baginya, belajar sangat mengenakkan dan mengasyikkan den-gan menganggap sebagai permainan sehari-harinya.

    Dalam hal belajar-mengajar, Ein-stein tidak menyukai metode menga-jar yang menggunakan cara menakut-nakuti, memaksa, dan otoritas yang dibuat-buat. Hal tersebut kata Ein-stein hanya akan membentuk manu-sia subversif yang suka memberontak dan manusia yang tunduk secara buta. Mereka tunduk dengan aturan yang dibuat, sehingga kebebasannya dalam berpikir terkubur oleh sikap tundukn-ya yang tampak pasrah pada keadaan (hlm. 152).

    Menurut Einstein, seorang guru selayaknya memberikan penghargaan yang luar biasa bagi murid-muridnya. Artinya, murid diberikan kebeba-san untuk berpikir, berpendapat, dan bertindak sesuai keinginan mereka sendiri. Selama mereka tidak keluar dari koridor, biarkan mereka memiliki kecenderungan tersendiri. Hargailah mereka dengan mengajak berdiskusi, sehingga cakrawala pemikirannya menjadi terbuka. Mendidik dengan cara berdiskusi bersama murid, adalah inti recognition (perhargaan) dalam pendangan Einstein. Tidak perlu me-maksakan diri pada murid, sebab cara seperti itu akan membuat siswa tidak merasa bebas, tidak kritis, takut men-gajukan argumentasi, dan cakrawala berpikirnya menjadi sempit.

    Andi Setiadi melalui buku molek ini akan membeberkan dengan jelas rahasia cara belajar Einstein, sehingga menjadikannya sebagai manusia jeni-us dengan karya dan penemuan yang gemilang. Ulasan dalam buku ini ren-yah dibaca dan mudah dipahami. Mu-lai dari ulasan tentang biografi singkat Albert Einstein, sembilan (9) gaya be-lajar Einstein, cara belajar auotodidak, tiga fondasi utamanya seperti; rasa ingin tahu, takun, dan menerima ke-salahan, serta ketekunannya sebagai sosok intelektual dalam menemukan kebenaran.=

    *) Pecinta Buku dan Tercatat Se-bagai Pengurus Devisioner Ikatan Mahasiswa Sumenep (IKMAS) di

    Surabaya.

    Kecerdasan dan kep-intaran Albert Einstein

    menjadikan namanya naik daun semenjak pen-emuannya tentang rumus

    membelah atom. Dari penemuan itulah, Einstein menjadi ilmuwan terkenal sepanjang sejarah dunia.

    Berkat kecerdasan dan ketekunannya itu pula,

    namanya mudah diingat oleh masyarakat dunia.

    Dia bukan manusia yang dilahirkan dalam keadaan cerdas dan pintar. Namun, dia selalu tekun dan rajin

    belajar serta berpikir men-genai hal-hal yang terjadi

    di dunia ini. Sehingga, pikirannya cerdas dan pe-

    nuh ilmu pengetahuan.

    KORAN MADURA PEMIMPIN REDAKSI: Abrari Alzael WAKIL PEMIMPIN REDAKSI: Zeinul Ubbadi REDAKTUR AHLI: M. Husein, G. Mujtaba REDAKTUR PELAKSANA: Abdur Rahem, M. Kamil Akhyari SEKRETARIS REDAKSI: Benazir Nafilah ADMIN: Indriani Y Mariska PENATA LETAK/DESAIN GRAFIS: Ach. Sunandar, Didik Fatlur-rahman, Novemri Habib Hamisi, Khoiril Anwar, FOTOGRAFER: Mahardika Surya Abriyanto (Non Aktif) WEBSITE: Hairil Anwar BIRO SUMENEP: M. Hayat (Kepala), Syamsuni, Junaidi, Ali Ridha BIRO PAMEKASAN: A. Fauzi M (Plt. Kepala), Ali Syahroni, Sukma Firdaus BIRO SAMPANG: Miftahul Ulum (Kepala), Ryan H, Mohammad Muhlis BIRO BANGKALAN: Moh. Ridwan (Kepala), Doni Heriyanto BIRO SURABAYA: Hana Diman, Ari Armadianto, Joeli Hidayati BIRO PROBOLINGGO: M. Hisbullah H (Kepala), Sugianto, Mahfud Hidayatullah BIRO JAKARTA: Gatti (Kepala), Satya, Cahyono, Willy KONTRIBUTOR: FL. Wati (Bali) Anwar Anggasoeta (Yogyakarta) Ahmad Sahidah (Malaysia) PENERBIT: PT. Koran Madura KOMISARIS: Rasul Djunaidi DIREKTUR UTAMA: Abrari DIREKTUR KEUANGAN: Fety Fathiyah MANAJER PEMASARAN: Moh. Rasul ACCOUNTING EKSEKUTIF: Husnan (Sumenep), Mohammad Muslim (Pamekasan), G. A. Semeru (Surabaya) ALAMAT REDAKSI: Jl. Adirasa 07 Kolor Sumenep, e-mail: [email protected], [email protected], [email protected], http://www.koranmadura.com/ REKENING: BRI 009501000029560, NPWP: 316503077608000 CALL CENTER: Telepon/Fax (0328) 6770024, HARGA ECERAN RP 3.500, LANGGANAN RP 70.000.

    WARTAWAN KORAN MADURA DIBEKALI ID CARD (KARTU PENGENAL) DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN BERUPA APAPUN DARI NARASUMBER

    FARIDATUN NUR Anggota Sanggar Kencana Kelas XI MA Nasyatul Mutaal-

    limin GapuraTinggal di Darma Ayu Andulang Gapura

    8

  • KORAN MADURAJUMAT 9 MEI 2014 | No. 0358 | TAHUN III 9OPINIPROBOLINGGO JUMAT 9 MEI 2014 No. 0358 | TAHUN III 9Lintas JatimKORAN MADURA

    g armadianto semeru/koran maduraCENTRA PKL. Suasana Centra Pedagang Kaki Lima (PKL) Makanan dan Minuman di kawasan Taman Prestasi di Jalan Yos Sudarso, Surabaya, Kamis (8/5).

    Mengapa Masih Marak Pungli?

    Pada bulan April tahun 2014, Walikota mengeluarkan pera-turan mengenai pemungutan retribusi terhadap pedagang dalam Perwali no. 27 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pelak-sanaan Pemungutan Retribusi atas Pemakaian Stand Sentra Makanan dan Minuman.

    Kebijaksanaan Walikota Sura-baya Tri Rismaharini dalam mere-lokasi PKL ke dalam sentra yang tersebar di seluruh kecamatan di Surabaya membuahkan hasil. Selain masyarakat dan pedagang

    menuai manfaat, Kota Surabaya juga terlihat lebih bersih, rapi, dan asri.

    Menurut Ahmad (30) PKL di kawasan Taman Prestasi Jalan Yos Sudarso mengatakan, dirinya dan teman-temananya merasa keberatan penarikan iuran per bulan dan perharinya. Peng-hasilan kami tidak tentu, amat berat jika ditotal nantinya per-bulan bisa Rp250 ribu. Itu sama dengan membunuh kami pelan-pelan karena setahu kami mereka (paguyupan, red) tidak jelas untuk

    penggunaan dari pungutan itu, ujarnya saat ditemui Koran Ma-dura, Kamis (8/5).

    Pengurus Paguyupan yang dikonformasi di sekitar lokasi tidak ada dan anggota paguyupan lainnya pun mengatakan sama.

    PKL yang menempati lokasi tersebut aktif buka mulai 10.00 sampai 10.00 WIB. Juga terlihat sekali badan jalan Raya juga di-makan untuk ditempati pakir roda dua juga terkadang roda empat milik pembeli. Hal tersebut juga dikelola oleh tukang parkir liar terbukti tukang parkir setempat tidak memberikan karcis yang bi-asanya dikeluarkan oleh Pemkot.

    Menurut Didik (53), menga-takan, pungutan itu sudah keter-laluan, terlebih bagi mereka yang bermodal pas-pasan yang h dibe-bani segitu banyaknya, terust-

    erang mas kami tidak mau bayar dan jika kami digusur atau ditert-ibkan Satpol PP ya nggak apa-apa tapi kami tidak mau diatur oleh Paguyuban itu, ujar pria yang terlihat berjualan bersama kedua anaknya.

    Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surabaya kepanjangan tan-gan Pemkot Surabaya melaku-kan sosialisasi untuk Perwali no. 27 Tahun 2014 ini supaya semua orang paham dan melakukan kegiatan sesuai dengan peratu-ran.

    Untuk diketahui, pada pasal 8 ayat (1) disebutkan wajib retri-busi yang telah menempati Sen-tra Makanan dan Minuman sejak sebelum ditetapkannya Peraturan Walikota ini, diberikan Surat Per-setujuan Pemakaian Stand terhi-tung sejak tanggal 1 Maret 2013

    sampai dengan tanggal 31 De-sember 2013.

    Pasal 8 ayat (2) menyebutkan setiap orang atau badan yang akan menggunakan Sentra Ma-kanan dan Minuman setelah jang-ka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (1), wajib mengajukan permohonan/perpanjangan me-nurut ketentuan dalam Peraturan Walikota ini.

    Rencananya, Rabu (27/5), perwakilan dari kelurahan dan kecamatan di seluruh Surabaya diundang untuk diberikan sosial-isasi mengenai peraturan baru bagi sentra PKL ini. Diharapkan, petugas di kecamatan paham, mampu membimbing dan men-gawasi pedagang di sentra PKL supaya berkegiatan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    = G. ARMADIANTO SEMERU

    SURABAYA Pedagang Kaki Lima (PKL) mengeluhkan masih adanya tarikan setiap harinya harus membayar iuran kebersihan, keamanan, listrik, dan iuran lainnya, meski Pemerintah Kota Surabaya telah melakukan pe-narikan retribusi resmi bagi PKL di sentra-sentra yang di seluruh kecamatan.

  • KORAN MADURAJUMAT 9 MEI 2014 | No. 0358 | TAHUN III 10 Lintas Jatim

    Seharusnya pemerintah juga membentuk gugus

    tugas yang secara khusus melaksanakan tugas mela-

    kukan pengawasan.

    JamaluddinSekjen KJASJawa Timur

    JKN Belum Optimal Layani Masyarakat

    Sekjen Komite Aksi Jami-nan Sosial (KJAS) Jawa Timur Jamaluddin mengatakan hingga kini pelaksanaan BPJS kesehatan masih amburadul.

    Jamaluddin mencontohkan daerah ring I Jawa Timur, yang meliputi Kota Surabaya, Kabupa-ten Pasuruan, Mojokerto, Sidoar-jo, dan Gresik, hanya terdapat 3 kantor BPJS. Selain itu, belum ada titik simpul pelayanan proses pendaftaran.

    "Seharusnya pemerintah juga membentuk gugus tugas yang se-cara khusus melaksanakan tugas melakukan pengawasan." ujar Ja-maluddin kepada Koran Madura, Kamis (8/5).

    Jamaluddin menambahkan, seharusnya fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS kesehatan itu harus lebih dimak-simalkan dan wajib beroperasi se-lama 24 jam. Ber

    Sementara itu, Kepala Pe-masaran dan Kepesertaan Divre. VII BPJS, Dr Yessi Kumalasari me-ngatakan, BPJS Kesehatan atau

    Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini menggunakan sistem gotong royong dan nirlaba.

    Artinya tidak mencari ke-untungan, hasil pengelolaan dana digunakan seluruhnya untuk pengembangan program dan sebesar besarnya un-tuk kepentingan peserta, serta memberi fasilitas kesehatan secara komprehensif bagi se-luruh warga negara Indonesia termasuk Warga Negara asing yang bekerja di Indonesia paling singkat enam bulan, ujar Yessi

    disela-sela pertemuan anggota bakohumas di gedung BPJS Kes-ehatan Regional VII Surabaya, Kamis (8/5).

    Ia menjelaskan, BPJS keseha-tan berbeda dengan asuransi kes-ehatan dulu, sebab JKS ini jumlah anggota keluarga paling banyak 5 orang dan peserta yang memiliki anggota keluarga lebih dapat dii-kutkan dengan membayar iuran tambahan 1 persen per bulan dari tunjangan pokok.

    Sementara untuk tahapan Kepesertaan Jaminan Keseha-tan bagi peserta pekerja pene-rima upah, lanjut Yessi, mereka dapat mendaftarkan diri secara berkelompok melalui lembaga atau instansi tempat bekerja. Se-lanjutnya instansi terkait meny-erahkan form registrasi seluruh pekerjanya kepada Kantor BPJS Kesehatan untuk mendapatkan virtual account sebagai sarana pembayaran iuran ke Bank yang telah bekerja sama.

    Dengan membawa bukti pembayaran ke Kantor BPJS Kesehatan maka peserta dapat mencetakkan Kartu Anggota Jaminan Kesehatannya, pung-kasnya.

    = G. ARMADIANTO SEMERU

    SURABAYA Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dinilai belum mampu memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat Jawa Timur.

    g armadianto semeru/koran maduraKEWALAHAN. Petugas nampak kewalahan menerima banyaknya warga Kota Surabaya untuk menjadi penerima BPJS di Kantor Balai Kota Surabaya, beberapa waktu lalu.

    KEBUTUHAN PANGAN

    Produk Nilai Tambah Menjadi Prioritas

    SURABAYA Jawa Timur untuk kebutuhan pangan, khu-susnya beras dalam sejarahnya menjadi lumbung pangan nasional. Di sisi produksi, setiap musim panen selalu surplus. Namun, kenyataannya dalam mendapatkan beras dengan harga murah bukanlah perkara mudah.

    Pakar Pertanian Institur Pertanian Bogor (IPB) Bayu Krisnamurti mengatakan, agar pemerintah pusat maupun pe-merintah daerah sudah mulai beralih menggarap isu perta-nian yang lain, sehingga tidak selalu memikirkan swasembada. Banyak potensi lain yang be-lum diperhatikan dan tergarap dengan baik oleh kinerja peme-rintah, ujarnya kepada Koran Madura, Kamis (8/5).

    Menurutnya, pendekatan produksi pertanian lain yang lebih cepat mulai digalakkan daripada swasembada yang terus-menerus didengungkan. Ada kekeliruan yang selama ini dipelihara dalam pengemban-gan pertanian Indonesia. Mis-alnya, pendekatan swasembada yang dinilainya tidak cukup dan mengesampingkan potensi lain yang lebih realistis untuk dikembangkan seperti lahan kering, rawa, pasang surut yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

    Kekeliruan lain, tidak efektifnya pemberian subsidi 60 triliun. Hampir 80 persen-nya untuk kebutuhan pupuk. Sisanya untuk bibit, kredit, irigasi. Seharusnya direalokasi pada pemberdayaan kemam-

    puan petani, peningkatan teknologi, hingga untuk fasilitas industrialisasi pedesaan, ujar Bayu juga Ketua Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI).

    Banyak tantangan di sektor pertanian, lanjut Bayu, dianta-ranya adalah ketidakmampuan mengelola daerah tangkapan, alih fungsi lahan oleh kelom-pok pemodal seperti yang terjadi di Merauke atau daerah lainnya.

    Tidak hanya itu, evolusi pertanian pedesaan seiring berkurangnya lima juta rumah tangga petani dan tiga ratus penyuluh tani, ancaman mid-dle income trade yang mulai beralih ke industrisupply chain dan manufacture, minimnya pengembangan kapasitas pem-berdayaan sumberdaya insani petani serta minimnya pengem-bangan bioteknologi dan in-dustrialisasi petani pedesaan, paparnya.

    Ia menambahkan, untuk tahun depan seyogyanya pe-merintahan yang baru men-gadakan penyesuaian. Misalnya bagaimana konsep blue econo-my, zero waste dikembangkan. Bagaimana pemerintah melihat land resource lain tidak melulu sawah irigasi, bagaimana peme-rintah berbicara produk bernilai tambah.

    Tahun 2015 ini yang sa-ngat strategis. Seharusnya kita tidak lagi berbicara specific land resource sawah beririgasi, mo-nokultur padi, swasembada, dan green revolution, pungkasnya.

    = G. ARMADIANTO SEMERU

    ant/syaiful arif TETAP MENANAM PADI. Buruh tani mencabut bibit padi untuk selanjutnya ditanam kembali di areal persawahan Desa Mojowarno, Jombang, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Meski sudah mendekati musim kemarau, petani di kawasan itu tetap menanam padi di musim tanam kedua ini. Selain mempertimbangkan masih banyak air sisa musim penghujan dan supaya tetap bisa memenuhi kebutuhan pangan.

  • KORAN MADURAJUMAT 9 MEI 2014 | No. 0358 | TAHUN III 11Lintas Jatim

    Karangpoh "Adem Ayem" dan TenangSURABAYA Kemiskinan

    merupakan masalah utama yang dihadapi oleh setiap negara, baik negara maju maupun negara berkembang seperti Indonesia. Untuk penanganan masalah kemiskinan, merupakan tan-tangan bagi kelurahan sebagai wakil pemerintah kota/kab yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

    Kegiatan P2KP PNPM salah satu upaya penanggulangan dan pengentasan kemiskinan. Kegia-tan program rutin tahunan ini ber-dampak positif bagi masyarakat khususnya di Kelurahan Karang-poh, Kecamatan Tandes.

    Lurah Karangpoh, Kecama-tan Tandes Jatmika Utama me-ngatakan, RW 1 merupakan kan-tong kemiskinan di Kelurahan Karangpoh yang dihuni oleh penduduk asli (cikal bakal) ter-bentuknya kelurahan tersebut.

    RW 1 disebut kampung lama. Di RW inilah kegiatan P2KP PNPM banyak dilaksana-kan, ujarnya.

    Kelurahan Karangpoh ter-diri atas 4 RW dan 22 RT dengan jumlah penduduk 4.000 jiwa dan 163 KK diantaranya adalah masyarakat miskin (menurut data BLT).

    Jatmika mengatakan, Kelura-

    han Karangpoh terkesan adem ayem dan tenang. Tidak tam-pak ada gejolak atau perbedaan yang mencolok dalam interaksi masyarakatnya, meskipun strat-ifikasi sosial antara RW cukup menonjol.

    Kondisi yang guyup juga tampak kental terutama di wilayah-wilayah kelompok masyarakat menengah ke-bawah, jelasnya.

    Ia menambahkan, satu-satu lokasi yang warga sering terjadi konflik adalah tempat kost-ko-stan khusus warga NTT/Flores. Warga kost-kostan, banyak ter-dapat di RT 7 RW 1.

    Dari Gang 1 hingga Gang 3, penduduk asli diperkirakan hanya sekitar 17 KK, selibihnya warga kost-kostan, tambahnya.

    Meski sering terjadi perti-kaian hingga melibatkan tokoh setempat (Ketua RT,red), namun untuk melaksanakan kegiatan sosial, baik warga asli maupun pendatang, cancut tali wandha (terlibat bersama-sama).

    Kebetulan kami berhasil masuk 20 besar. Sehingga ditu-gaskan untuk mengadakan Bak-sos Nasional bersama 15 Dinas di Pemerintah Kota Surabaya, pungkasnya.

    = ARYANI/G. ARMADIANTO SEMERU

    LURAH BICARA

    Jatmika UtamaLurah Karangpoh

    Kecamatan Tandes

    Ada Jaminan Investor Tanam Modal

    Dibandingkan tahun 2009 nilai ekspor sebesar 189,11 juta dolar AS, sedangkan nilai impor sebesar 99,38 juta dolar AS, den-gan surplus sebesar 4 89,72 juta dolar AS, ujar Gubernur Jawa Timur Soekarwo usai menerima Duta Besar Belgia untuk Indo-nesia, Mr. Filip Cums di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (8/5).

    Soekarwo mengatakan, komoditi ekspor Jatim ke Belgia yang memberi dampak positif bagi masyarakat Jatim, antara lain per-tanian, pengolahan karet, besi baja, mesin-mesin dan otomotif, makan dan minuman. Kimia dasar, besi

    baja, mesin-mesin dan otomotif, makanan dan minuman, serta pulp dan kertas menjadi komoditi utama impor non migas Jatim dari Belgia, paparnya.

    Dampak positif bagi masyarakat Jatim, lanjut Soekarwo, salah satunya dapat meningkatkan kesejahteraan dan membuka la-pangan kerja bagi masyarakat. Dari sektor sekunder ada sekitar tujuh perusahaan Belgia yang memberi-kan kontribusi bagi masyarakat dengan menyerap tenaga kerja 1.041 orang dengan nilai investasi 32,54 juta dollar AS.

    Di sektor tersier ada dua perusahaan bidang jasa yang me-

    nyerap tenaga kerja sebanyak 636 orang juta dengan nilai investasi 26,44 juta dollar AS, imbuhnya.

    Soekarwo mengungkapkan, Pemprov Jatim menjamin mem-berikan kemudahan bagi para investor yang akan menanamkan modalnya, diantaranya memper-mudah perijinan, tersedianya sumber listrik, sumber daya ma-nusia, dan lokasi investasi serta infrastruktur.

    "Dengan modal itu, Jatim se-makin menarik bagi para investor untuk menanamkan modalnya di Jatim, tegasnya.

    Pada kesempatan, itu, Filip Cums menyatakan, kondisi Jatim yang aman dan nyaman menjadi modal utama bagi para investor di Belgia untuk berinvestasi. Hal tersebut menjadi nilai tersendiri untuk menarik investasi ke Jatim.

    = G. ARMADIANTO SEMERU

    SURABAYA Neraca perdagangan Jawa Timur Belgia tahun 2013 mengalami penurunan. Nilai ekspor sebesar 165,96 juta dollar AS, sedangkan impor sebesar 101,64 juta dolar AS dengan surplus sebesar 64, 32 juta dolar AS.

    BAHAS INVESTASI. Gubernur Jatim Pa-kde Karwo beserta Duta Besar Belgia membahas hal yang berkaitan investasi, ekonomi, dan kondisi keamanan di Jawa Timur.

    g. armadianto semeru/koran madura

    LOKALISASI

    Penutupan Dolly Berdampak pada Daerah lain

    SURABAYA - Antropolog dari Universitas Airlangga (Un-air) Surabaya, Laurentius Dy-son menyatakan penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak bisa berdampak buruk terhadap ko-ta-kota yang berada di kawasan luar Surabaya.

    "Saat ini kabarnya kota Ma-lang sudah menjadi sasaran bagi para PSK asal Dolly," kata Dy-son saat dihubungi wartawan di Surabaya, Kamis (8/5).

    Menurut dia, dengan ditut-upnya lokalisasi terbesar di Asia Tenggara tersebut, para Pekerja Seks Komersial (PSK) akan ber-praktik di kota penyangga ini di antaranya Pasuruan, Gresik, Bangkalan, Sidoarjo, Mojokerto hingga Jombang.

    Ia mengatakan para wanita penghibur ini akan membuka praktik di hotel-hotel di kota tersebut. Modusnya, PSK di-hubungi via telepon dan dijem-put di tempat tinggalnya, sete-lah itu PSK ini dibawa ke hotel.

    "PSK tentu saja butuh tem-pat untuk mereka bisa bertahan hidup. Lokalisasi ini muncul kan hanya karena masalah uang, masalah ekonomi," katanya.

    Dyson juga menyoroti pem-berian uang pesangon bagi para penghuni, khususnya mucikari. Oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, mucikari mendapat uang saku sebesar Rp 5 juta, se-dangkan untuk PSK sebesar Rp 5,05 juta.

    Menurut dia, seharusnya mucikari tidak perlu mendapat

    pesangon karena merupakan pihak yang paling diuntungkan dengan adanya praktik prosti-tusi ini. "Saya tidak tahu logika pemerintah itu apa, masak mu-cikari juga dapat pesangon. Dalam logika berpikir saya, ini tidak benar," jelasnya.

    Saat ditanya apakah ada un-sur politis dari penutupan loka-lisasi di kecamatan Sawahan ini? Dyson menyatakan, setiap ada penutupan tempat maksiat, baik itu lokalisasi maupun tem-pat judi, pasti ada unsur politis di baliknya.

    Kepentingan politis ini tu-juannya untuk meraih simpati massa untuk mendukung partai politik tertentu.

    "Bisa juga, penutupan Dolly ini karena tekanan politik dari pihak tertentu. Apalagi, orang menduduki jabatan di pemerin-tahan misalnya, juga tidak lepas dari campur tangan politik. Saya kira, ini unsur politisnya lebih kuat dibanding manusiawinya," katanya.

    Wali Kota Surabaya Tri Ris-maharini sebelumnya mengata-kan penutupan lokalisasi ini bu-kan hanya atas dasar Perda dan UU semata, tapi juga ingin me-nyelamatkan masa depan anak-anak yang ada di sana.

    Anak-anak di kawasan Dolly, kata dia, harus diberi wawasan yang lebih luas. Bahwa ling-kungan dimana mereka tinggal, tidak hanya berupa praktik-praktik prostitusi.

    = ANT/ABDUL HAKIM/DIK

  • KORAN MADURAJUMAT 9 MEI 2014|NO. 0358|TAHUN III 12 LINTAS JATIMPROBOLINGGO JUMAT 9 MEI 2014

    NO. 0358 | TAHUN III 12ProbolinggoKORAN MADURA Probolinggo

    PROBOLINGGO Sanksi pemecatan terhadap PNS, ternya-ta tidak hanya terjadi di lingkun-gan Pemkab Probolinggo. Namun juga terjadi di tetangga daerah, yakni di lingkungan Pemkot Probolinggo. Sanksi pemecatan terhadap salah seorang PNS di Pemkot Probolinggo, Hafid Mu-hajir, bukan lantaran persoalan disiplin kinerja, tetapi persoalan hukum.

    Hafid Muhajir yang menjadi

    salah satu staf Kecamatan Kade-mangan itu, diduga melakukan aksi penipuan dengan modus menjanjikan seseorang menjadi tenaga honorer di lingkungan pemkot. Korbannya bernama Erry Ludfianto asal warga Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

    Akibat perbuatannya itu, Hafid Muhajir dijemput paksa oleh polisi. Penjemputan paksa itu dilakukan lantaran ia tidak mengindahkan surat panggilan polisi.

    Sekretaris Badan Kepega-waian Daerah (BKD) Kota Probolinggo, Prijo kepada warta-wan menjelaskan, jika Hafid itu terancam dipecat dari statusnya sebagai seorang PNS. Pasalnya, sebelum tersandung masalah hukum, dia juga diinformasikan absen selama 46 hari tidak masuk kerja sebagai seorang pegawai negeri sipil.

    Pegawai yang tidak disiplin akan mendapatkan sanksi peme-

    catan sesuai dengan PP Nomer 53 Tahun 2010, tandasnya kepada wartawan, kemarin.

    Sementara itu, penjemputan paksa yang dilakukan oleh polisi terhadap Hafid Muhajir itu terjadi Sabtu (3/5) lalu. Setelah korban bernama Erry Ludfianto melapor ke Polsek Mayangan.

    Korban merasa ditipu oleh Hafid karena hingga saat ini korban tidak juga bekerja sebagai seorang honorer di lingkungan

    Pemkot. Padahal korban sudah membayar uang senilai Rp.22 juta sebagai pelicin.

    Kapolsek Mayangan, Kompol Kasman saat dikofirmasi warta-wan, membenarkan kejadian tersebut. Penjemputan paksa itu dilakukan karena dia mangkir terhadap surat panggilan polisi. Dia sudah dua kali mangkir, sehingga kemudian dilakukan penjemputan paksa, tandasnya.

    =MuhaMMad Sugianto

    PEMECATAN PNS

    Giliran PNS Pemkot Terancam Dipecat

    Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Bupati. Dari 18 pejabat, terdiri dari 14 pejabat Eselon II diantaranya, Sigit Su-marsono sebelumnya menjabat Kepala Badan Kepegawaian Dae-rah (BKD) menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Abdul Halim sebelumnya men-jabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjadi kepa-la BKD.

    Sidik Wijinarko sebelumnya menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UKM pindah menjadi Kepala Dinas Perindutrian dan Perdagan-gan (Desprindag), Elrin Setiawati awalnya menjadi Kepala Dis-perindag menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UKM.

    Kemudian, Hadi Prayitno se-belumnya menjabat sekertaris DPRD Kabupaten Probolinggo menjabat Asisten Tata Peraja. Se-mentara posisi Sekretaris DPRD digantikan Supriyadi sebelumnya menjabat Asisten Tata Peraja. Shodiq Tjahjono sebelumnya menjabat Kepala Badan Pem-berdayaan Perempuan dan Kelu-arga Berencana (BPPKB) menjadi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes). Endang Astuti menjabat kepa-la BPKK sebelumnya menjabat Kepala Dinkes.

    Doddy Nurbaskoro men-jabat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Semen-tara Anung Widiarto menjabat

    Kepala Disbudpar awalnya menje-bat Kepala Dinas Pencatatan Sipil dan Kependudukan (Dispenduk-capil). Agus Mukson sebelumnya menjabat Kepala Dishub sekarang menjabat Kepala Badan Kebang-saan, Politik dan Perlindungan Masyarakan (Kesbangpolinmas).

    Budi Purwanto sebelumnya

    menjabat Kepala Badan Kesbang-polinmas menduduki posisi baru sebagai Asisten Administrasi. Suherianto sebelum menjabat asisten administrasi menjabat staf ahli bidang ekonomi, Retno menjabat Kepala Dispendukcapil sebelumnya menjabat staf ahli bi-dang ekonomi.

    Pejabat Eselon II, yakni Ca-mat Dringu dijabat oleh Krisrian Ruliani, Sekretaris Disnaker Trans dijabat oleh Ach Fauzi Effendy. Sekcam Pajarakan dijabat oleh Hari Pribadi dan Sekcam Sum-

    berasih diganti Abdur Rohim.Dalam prosesi pelantikan

    dan pengambilan sumpah pada mutasi itu,sedikit mengejutkan. Pasalnya istri dari Suherianto sebelumnya menjabat asisten administrasi menjabat staf ahli bidang ekonomi. Sedikit lemas dan shok mendengar pembacaan surat keputusan bupati.

    Bupati Probolinggo, Pu-put Tantriana Sari mengatakan, pelantikan jabatan bagi PNS memang diatur dalam undang-undang kepegawaian.Yang di-

    berikan jabatan dan dilantik ba-rusan agar bisa menjaga amanah, terangnya saat sambutan seusai pelantikan.

    Dia juga menjelaskan, jabatan yang di berikan tersebut agar bisa dijalankan sesuai dengan tu-gasnya masing-masing. Sehingga pelayanan masyarakat tidak men-galami kendala.

    Syukurilah jabatan yang di-berikannya dalam setiap peker-jaan yang kerjakannya, kata Tantri.

    =Mahfud hidayatullah

    Bongkar Pasang, 18 Pejabat DimutasiSatu Istri Pejabat Lemas Saat PelantikanPROBOLINGGO - Pemkab Probolinggo, kembali melaku-kan perombakan pajabat di lingkungannya, Kamis (8/5). Sebanyak 18 pejabat Eselon II dan III akhirnya diambil sumpahnya.

  • KORAN MADURAJUMAT 9 MEI 2014 NO. 0358| TAHUN III 13Probolinggo

    Ihwal ceritanya, Bunga pulang sekolah bersama dengan kedua temannya. Sebelum sampai ke ru-mahnya, Bunga mampir ke pasar Maron. Tujuannya, melihat-lihat baju di salah satu toko pakaian. Entah setan apa yang merasuki siswi tersebut, ia tiba-tiba meny-embunyikan sepotong pakaian ke dalam tasnya.

    Aksi nekat pelajar polos itu, tentu saja diketahui oleh sang pe-milik toko. Bungapun tertangkap

    basah. Bahkan, kejadian itu mem-buat orang-orang di pasar lang-sung menyemut. Khawatir terjadi sesuatu, sang pemilik toko kemu-dian menghubungi polisi.

    Begitu mendapatkan lapo-ran, petugas langsung ke lokasi kejadian, ujar Kapolsek Maron, AKP Kukuh kepada wartawan, Kamis (8/5).

    Dia menjelaskan, kendati Bunga sudah ketahuan mencuri sepotong baju, namun persoalan-

    nya sudah dianggap selesai. Ka-rena pihak korban (pemilik toko) sudah tidak menuntut.

    Yang punya toko sudah tidak menuntut, tandasnya.

    Sebagai sanksinya, Bunga ber-sama teman-temannya itu hanya diberi pembinaan agar tidak men-gulangi perbuatannya. Kita juga panggil orangtuanya, timpal AKP Kukuh menjelaskan.

    Selain orangtua Bunga di-panggil petugas, pihak sekolah, tempat Bunga belajar juga di-panggil. Tujuannya, agar Bunga bersama temannya itu menda-patkan pembinaan. Apalagi sta-tusnya masih seorang pelajar yang masih membutuhkan masa depan.

    =MuhaMMad Sugianto

    Nekat Mencuri, Pelajar digelandang PolisiPROBOLINGGO Seorang pelajar di salah satu SMA di Kabupaten Probolinggo, Bunga (16) nekat mencuri sepotong baju di pasar Maron. Aksi nekat yang dilakukan gadis bau kencur itu, tak urung harus berurusan dengan polisi.

    PROBOLINGGO - Puluhan Mahasiswa dari Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Nurul Jadid Desa Karang-anyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo melakukan pemasan-gan pemanfaatan panel surya untuk menyuplai kebutuhan listrik di lahan Mangrove.

    Pasalnya di lahan itu, ser-ing dijadikan ajang mesum oleh muda-mudi bahkan sempat dijadikan pesta miras. Sebab, lokasi tersebut memang gelap gulita serta jauh dari keramaian warga. Ada 8 titik Panel surya yang dipasang oleh puluhan mahasiswa di lokasi Mangrove.

    Panel surya yang kami pa-kai mirip dengan lampu pen-erangan jalan, tapi dikemas dengan konsep portabel, kata Akhmad Sruji Bahtiar, selaku lembaga penjaminan mutu di PP Nurul Jadid Karanganyar Paiton, katanya kepada warta-wan, Kamis (8/5).

    Menurut Bahtiar, pemasan-gan perangkat panel surya dila-han Mangrove itu. Karena, loka-si itu sudah di salah gunakan oleh muda-mudi.Sering warga menjumpai, kalau di lokasi itu dijadikan pesta miras dan lain-nya. Sehingga, warga sangat

    resah,akunya.Pemasangan tenaga surya

    tersebut, dengan penerangan dengan daya cukup tinggi, se-hingga kekuatannyapun mampu untuk menerangi seluruh area tersebut.Sebanyak delapan ti-tik ini saya kira sudah cukup untuk membantu penerangan disekitar lokasi,beber Bahtiar.

    Lebih lanjut, kalau upaya yang di lakukan itu, diya-kini mampu untuk mengu-sir muda-mudi yang berbuat mesum dan pesta miras di lokasi tanaman Mangrove tersebut. Ini kami laku-kan hanya untuk antisipasi saja untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,pungkasnya.

    =M.hiSbullah huda

    Jadi aJang MesuM

    Lahan Mangrove dipasangi Tenaga Surya

    Pemasangan tenaga surya tersebut, dengan

    penerangan dengan daya cukup tinggi, sehingga

    kekuatannyapun mampu untuk menerangi seluruh area tersebut.Sebanyak delapan titik ini saya kira sudah cukup untuk mem-bantu penerangan diseki-tar lokasi,beber Bahtiar.

    MANFAATKAN, Puluhan mahasiswa melakukan pemasangan panel surya untuk menyuplai kebutuhan listrik di lahan Mangrove

  • KORAN MADURAJUMAT 9 MEI 2014|NO. 0358|TAHUN III 14 Probolinggo

    Salah satu pengunjung, Solihin (35) salah satu war-ga Desa Pabean Kecamatan Dringu Kabupaten Proboling-go, mengaku sangat kecewa dengan fasilitas yang tersedia di lokasi wisata Ronggojalu. Selain fasilitasnya minim juga kurang menarik untuk disewanya.

    Masak fasilitasnya hanya sewa perahu bebek, itupun jum-lahnya hanya 2 unit, terangnya kepada wartawan, Rabu (8/5) saat berada di wisata Ronggoja-lu.

    Sementara dengan minimn-ya fasilitas di dalamnya, Solihin

    mengaku masih ditarik karcis masuk oleh petugas dari pemkab. Karcis yang dibebankan kepada pengunjung sebesar Rp 300 ru-piah.

    Sehingga tak jarang pengu-jung lainnya banyak melompat pagar wisata. Bahkan ada juga yang lewat dari areal pesawahan warga, tutur Solihin.

    Solihin menambahkan, se-lain minim adanya fasilitas yang disediakan oleh pengelola wisata itu, juga pemandangan dan keindahan airnya juga su-dah terlihat kotor.Masak airn-ya dipenuhi dengan tumbuhan sehingga banyak pengunjung

    kurang menikmatinya, katan-ya.

    Menyikapi hal itu, Kepala Di-nas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo, Anung Widiarto, ketika dikonfirmasi mengatakan dirinya masih be-lum tahu banyak terkait kondisi tempat wisata yang dikelolanya. Dia mengaku masih baru men-jabat sebagai kepala dinas terse-but.

    Saya baru saja dilantik mas, jadi belum bisa melihat potensi dan kekurangan wisata yang di-miliki kabupaten Probolinggo, tandasnya.

    Ia berjanji, dalam waktu dekat dirinya akan menindaklanjuti dan melakukan evaluasi potensi di dalam wisata yang ada.Kami akan lakukan koordinasi dengan semua pihak, ucap Anung Widi-arto, singkat.

    =Mahfud hidayatullah

    Wisata Alam Ronggojalu Kurang DiminatiDinilai Sangat Minim FasilitasPROBOLINGGO - Lokasi wisata alam Ronggojalu yang terletak di Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo, nampaknya kurang diminati wisatawan. Pasalnya tempat rekreasi dinilai sangat minim fasilitas.

    KURANG DIMINATI, Fasilitas yang tersedia di lokasi wisata Ronggojalu. Sangat minim sehingga kurang menarik untuk dikunjungi.

    PROBOLINGGO Kan-tor Arsip Kabupaten Probolinggo benar-benar menunjukkan kreativi-tasnya. Tahun ini, Kantor Arsip tidak hanya mel-akukan penelusuran ter-hadap keberadaan Candi Jabung dan pemandian Madakaripura, tetapi juga berencana akan melaku-kan penelusuran terha-dap keberadaan Goa Kuc-ing, Desa Gili, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.

    Mungkin upaya pen-elusuran itu akan dilakukan pada tahun depan, tutur Kepala Kantor Arsip Ka-bupaten Probolinggo, Dwi Hartono kepada wartawan, Kamis (8/5).

    Menurut dia, penelusuran itu sangat penting dilakukan untuk mengetahui tentang bagian sejarah Kabupaten Probolinggo. Hasil penelusuran itu nantinya akan dibukukan yang kemudian disimpan di kantor Arsip.Seperti Candi Jabung dan Madakaripura, katanya.

    Penelusuran terhadap kedua tempat itu kini se-dang berlangsung. Bahkan, Kantor Arsip sendiri mel-

    akukan kerjasama dengan pihak Universitas Surabaya (Ubaya) untuk membukukan kedua obyek wisata yang disebut-sebut melegenda itu.

    Banyaknya agenda yang akan dilakukan ke depan, membuat Dwi Hartono berharap agar staf Kantor Arsip tidak hanya berpangku tangan. Tetapi diharapkan bisa menunjukkan kretifit-asnya untuk menelorkan ide-ide yang berkaitan dengan sejarah yang ada di Kabupaten Probolinggo.

    Dari hasil penelusuran itu, kita akan mengadakan pameran khusus nantinya, katanya.

    Pameran khususnya tersebut, berupa penampilan foto-foto kuno yang berkaitan dengan sejarah. Rencananya, pameran khusus kearsipan tersebut akan diadakan pada tahun 2015 mendatang. Itu sudah kita agendakan, tim-palnya.

    Itulah sebabnya, Dwi berharap dari peran serta masyarakat agar turut mem-bantu upaya penelusuran tersebut. Seperti temuan foto-foto kuno tentang Ka-bupaten Probolinggo. Warga yang menyerahkan temuan foto-foto kuno Kabupaten Probolinggo akan diberikan penghargaan nantinya, pungkasnya.

    =MuhaMMad Sugianto

    TEMPAT WISATA

    Goa Kucing Jadi Target Penelusuran Arsip Pemkab

    TARGET PENELUSURAN, Kantor Arsip berencana akan melakukan pen-elusuran terhadap keberadaan Goa Kucing, Desa Gili, Kecamatan Sum-berasih, Kabupaten Probolinggo.

  • KORAN MADURAKAMIS 8 MEI 2014 | No. 0357 | TAHUN III 15OLAHRAGAPROBOLINGGO OlahragaKORAN MADURA 15JUMAT 9 MEI 2014No. 0358 | TAHUN III

    SEOUL - Tim Nasional (Tim-nas) Korea Selatan mengumum-kan daftar 23 pemain yang akan dibawa ke Brasil pada putaran final Piala Dunia yang dibuka 12 Juni dan berakhir 13 Juli mendata-ng. Pelatih tim Gingseng itu, Hong Myung-bo mengumumkan ke-23 pemain itu di Pusat Sepakbola Nasional Korea Selatan di Paju, Kamis (8/5) waktu setempat.

    Dalam daftar tersebut, ter-dapat striker Arsenal Park Chu-young yang jarang dimainkan Arsene Wenger selama musim ini. Selain dia, masih ada sembilan pemain lain yang merumput di Eropa seperti Ki Sung-yeung dan Kim Bo-kyong yang bermain di Liga Utama Inggris masuk dalam skuat Hong Myung-bo. Sedangkan pemain klub Bundesliga Jerman, FC Mainz, Park Joo-ho dicoret ka-rena mengalami cedera.

    Korea Selatan adalah wakil

    tetap dari Asia di Piala Dunia ber-sama Jepang. Mereka menjadi tim pertama Asia yang pernah tembus hingga semifinal Piala Dunia saat pesta sepakbola tertinggi sejagat itu digelar di Korea Selatan dan Jepang pada 2002 silam.

    Pada Piala Dunia 2014 ini, Korea Selatan akan bergabung bersama Rusia, Aljasair, dan Bel-gia di Grup A. Mereka harus ber-saing dengan Rusia dan Aljasair untuk tembus ke babak 16 besar. Sedangkan satu tempat seper-tinya miliki Belgia.

    Sementara itu, pelatih Tim-nas Brasil Luis Felipe Scolari Rabu (7/5) waktu setempat mengumumkan 23 pemain yang membela Seleccao pada Piala Dunia nanti. Scolari sebenarnya bisa mendaftarkan 30 pemain ke FIFA sebelum diperas lagi men-jadi 23 pemain pada 2 Juni nanti.

    Pelatih yang membawa Brasil menjuarai Piala Dunia 2002 itu memilih sebagian besar pemain yang merumput di luar Brasil. Hanya empat pemain yang mer-

    umput di kompetisi domestik yang dipilih Scolari masuk dalam skuatnya. Pemain-pemain senior seperti Ricardo Kaka dan Ronald-inho tidak masuk dalam daftar pemain pilihan Scolari.

    Untuk penjaga gawang, Scolari memilih Julio Cesar (Toronto FC/CAN), Jefferson (Botafogo), dan Victor (Atletico Mineiro). Sedan-gkan di barisan pertahanan dia menetapkan Dante (Bayern Mu-nich), David Luiz (Chelsea), Hen-rique (Napoli), Thiago Silva (PSG), Daniel Alves (Barcelona), Maicon (Roma), Marcelo (Real Madrid), Maxwell (Paris St Germain).

    Sementara untuk lini tengah, mantan pelatih Chelsea itu mem-percayai Fernandinho (Manches-ter City), Hernanes (Inter Milan), Luiz Gustavo (Wolfsburg), Oscar (Chelsea), Paulinho (Tottenham), Ramires (Chelsea), Willian (Chel-sea). Dan, lini depan Scolari me-milih Bernard (Shakhtar Donetsk), Fred (Fluminense), Hulk (Zenit Saint-Petersburg), Jo (Atletico Mi-neiro), dan Neymar (Barcelona).

    Pemain-pemain ini akan berkumpul pada akhir Mei untuk memulai persiapan Piala Dunia di pusat latihan Seleccao yang baru direnovasi, Granja Comary di luar Kota Teresopolis. Sebelum laga pembuka di Sao Paulo mela-wan Kroasia, Neymar dan kawan-kawan akan menjalani laga per-sahabatan melawan Panama di Goiana dan Serbia.

    Dengan materi pemain sep-erti itu, Scolar akan menerap-kan skema dasar 4-2-3-1 den-gan menempatkan Neymar pada posisi yang bebas. Dengan po-sisi itu, striker Barcelona ini akan makin liar. =ESPN/SKY SPORTS/AJI

    VALLADOLID - Pertarungan menuju tangga juara La Liga Spa-nyol masih sengit menyusul hasil imbang 1-1 yang diraih Real Ma-drid atas Real Valladolid dalam laga yang berlangsung di Esta-dio Municipal Jose Zorrilla, Rabu (7/5) waktu setempat atau Kamis (8/5) dini hari WIB. Sementara itu, Paris Saint-Germain (PSG) menjuarai Ligue 1 Prancis, meski kalah 1-2 dari Renne pada laga di Parc des Princes, Kamis (8/5) dini hari WIB.

    Di La Liga, Madrid gagal men-gusir Barcelona di tempat kedua klasemen sementara karena hasil imbang tersebut. Akhir pekan lalu, El Real juga ditahan imbang 2-2 oleh Valencia di Santiago Berna-beu. Anak-anak asuh Carlo Ance-lotti itu pun gagal menggeser Atletico Madrid di puncak klase-men sementara. Bahkan mereka juga masih tertinggal satu angka dari Barcelona.

    Penentuan gelar juara di anta-ra ketiga tim ini; Atletico, Madrid, dan Barcelona masih ditentukan dalam dua laga terakhir. Atletico akan memastikan gelar juara jika menang atas Malaga sementara Barca gagal menang dari Elche pada akhir pekan ini. Akan tetapi, Blaugrana bisa memenangi titel kelimanya dalam enam musim terakhir jika menang dalam dua laga sisa, termasuk saat menjamu

    Atletico di laga pamungkas pada 18 Mei mendatang di Camp Nou.

    Pada laga melawan Vallado-lid, Madrid unggul terlebih da-hulu berkat gol dari hasil tend-angan bebas Sergio Romas pada menit ke-35. Tetapi gol penyama kedudukan Valladolid lahir dari kepala Humberto Ososrio pada

    menit ke-85 memanfaatkan bola tendangan pojok yang gagal dian-tisipasi Casillas.

    Pelatih Madrid Carlo Ancelotti dan bek Sergio Ramos kecewa den-gan hasil ini. Kami sebenarnya mampu mengontrol pertandingan tapi tidak memiliki mental untuk menyelesaikan pertandingan ini.

    Banyak kesalahan yang kami laku-kan pada laga ini. Ini akan menjadi sangat sulit untuk memenangkan gelar juara, ujar Ancelotti.

    Sergio Ramos menambahkan, Hasil ini sangat disayangkan ka-rena kami sempat bermain san-tai setelah unggul 1-0 meskipun Anda sebenarnya tidak bisa mel-

    akukan hal itu karena melawan tim yang berjuang di zona merah. Tapi, sejauh secara matematis kami masih mungkin memenang-kan titel, Real Madrid akan tetap berjuang.

    Sementara itu, PSG takluk 1-2 dari Renne di Ligue 1 Prancis. Meski demikian, Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan dipastikan menjadi kampiun karena pesaing terdekat mereka AS Monaco ditahan imbang 1-1 oleh lawannya Guingap di Sta-de Louis II. Jarak kedua tim men-jadi tujuh poin dan dengan sisa dua pertandingan, perolehan poin PSG sulit dikejar Monaco.

    Ini adalah gelar juara kedua PSG secara beruntun. Musim lalu, PSG juga menjuarai Ligue 1 saat masih dilatih oleh Carlo Ancelotti yang kemudian pindah ke Real Madrid.

    Stadion penuh, tetapi sayang ami tidak bisa menang. Untunglah kami sudah menjuarai liga dan it-ulah yang terpenting kata gelan-dang PSG Yohan Cabaye.

    =ESPN/SKY SPORTS/AJI

    Spanyol Masih Sengit, PSG Juara Prancis

    Korea Selatan dan Brasil Umumkan Skuad Piala Dunia

    NEYMAR. Striker Brazil yang bermain untuk

    klub Spanyol Barcelona, Neymar Jr akan menjadi

    andalan tim untuk merebut gelar juara dunia di depan

    publik sendiri

    PARA PEMAIN REAL MADRID begitu kecewa dengan hasil imbang kontra Valencia pada laga yang berlangsung pada Kamis (8/5) dini hari. Hasil ini membuat peluang Madrid menjuarai La Liga menipis.

  • KORAN MADURAKAMIS 8 MEI 2014 | No. 0357 | TAHUN III16

    JUMAT 9 MEI 2014 No. 0358 | TAHUN III

    16 lahragaKORAN MADURA

    HARI LAGI34

    PIALA DUNIA 2014Korsel dan Brasil Umumkan SkuadOLAHRAGA | 15

    PEREBUTAN JUARA LIGASpanyol Masih Sengit, PSG Juara PrancisOLAHRAGA | 15

    MANCHESTER - Pelatih Manchester City Manuel Pellegrini mulai membicara-kan gelar juara Liga Utama Inggris setelah timnya memetik kemenangan telak empat gol tanpa balas atas Aston Villa pada laga di Etihad Stadium, Kamis (8/5) dini hari WIB. Kini, City menguasai puncak klase-men sementara, unggul dua poin dari Liv-erpool yang turun ke tempat kedua. City hanya butuh hasil imbang atas West Ham United pada laga terakhir pada Minggu (11/5) mendatang di Etihad Stadium untuk memastikan gelar juara.

    Bila Liverpool menang atas Newcastle United di Anfield pada laga terakhir dan City ditahan imbang pada saat bersamaan,

    maka City tetap berhak sebagai kampiun karena unggul selisih gol dari Liverpool.

    Tetapi skenario meraih hasil imbang tidak ada dalam pikiran Pellegrini.

    Pelatih asal Cile itu mentarget-kan tiga poin pada laga terakhir

    tersebut. Se-baliknya bila City kalah dari

    West Ham, maka Liverpool yang bakal keluar seba-gai kampiun.

    Pada laga dini hari kema-

    rin, empat gol City baru lahir pada babak

    kedua masing-masing melalui Edin Dzeko (dua

    gol), Stevan Jovetic dan Yaya Toure masing-masing satu gol, setelah pada 45 menit pertama kedua tim bermain im-bang tanpa satu pun gol tercipta.

    Dengan hasil ini maka City semakin dekat dengan tangga juara. Sekarang kami boleh berbicara tentang gelar juara. Bila kami memenangkan laga terakhir maka kamilah juara Liga Utama Inggris. Kami tidak bisa melakukan hal itu sebelum pertandingan ini karena kami harus mengalahkan Aston Villa. Tentu saja kami mengharapkan juara, karena kami sekarang berada di puncak klasemen, kata Pellegrini.

    Mantan pelatih Malaga itu melanjutkan, Semua orang berbicara bahwa kami adalah favorit juara tetapi ketika itu kami masih sembilan poin di belakang Liverpool dan de-lapan poin dari Chelsea tetapi kami masih punya tiga pertandingan di tangan dan kami harus memenangkan semua pertandingan itu. Sekarang kami berada di puncak klase-men dan saya harap kami tidak akan kalah pada laga hari Minggu nanti.

    Pada laga melawan Aston Villa, Pel-legrini meminta pemainnya untuk ber-main tabah dan tenang meski tidak mampu mencetak gol pada babak pertama. Dia juga meminta anak-anak asuhnya agar tidak frustrasi dan harus bisa membongkar rapa-tnya pertahanan lawan.

    Ini ujian sangat besar karena tidak mudah. Kami tahu bahwa kami harus me-nang dan saya kira kami bermain sangat bagus. Kami sangat sabar di babak per-tama. Mereka hanya memiliki satu pelu-ang mencetak gol. Tidak mudah melawan sebuah tim yang menempatkan 10 pemain di jantung pertahanan tetapi saya bilang kepada para pemain untuk tetap bermain dengan cara City karena menurut saya kami bermain sangat bagus, imbuhnya.

    Dia meneruskan, Saya hakul yakin bahwa kami akan mencetak gol dan akh-irnya kami memetik kemenangan. Seka-rang, kami tinggal memetik kemenangan pada laga terakhir untuk meraih gelar juara kedua dalam tiga tahun terakhir.

    City menjuarai Liga Utama Inggris pada 2012 saat masih dilatih Roberto Mancini. Tetapi ketika itu mereka harus menunggu hingga detik terakhir. Dua gol telat City ke gawang Queens Park Rangers (QPR) menempatkan City sebagai kampiun men-galahkan rival satu kota mereka, Manches-ter United. Nilai MU dan City ketika itu sama, tetapi City unggul selisih gol dari seniornya itu.

    Saya tidak menyaksikan la