Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

download Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

of 15

  • date post

    01-Jun-2018
  • Category

    Documents

  • view

    219
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

  • 8/9/2019 Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

    1/15

  • 8/9/2019 Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

    2/15

  • 8/9/2019 Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

    3/15

  • 8/9/2019 Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

    4/15

  • 8/9/2019 Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

    5/15

  • 8/9/2019 Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

    6/15

  • 8/9/2019 Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

    7/15

  • 8/9/2019 Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

    8/15

  • 8/9/2019 Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

    9/15

  • 8/9/2019 Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

    10/15

  • 8/9/2019 Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

    11/15

  • 8/9/2019 Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

    12/15

  • 8/9/2019 Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

    13/15

  • 8/9/2019 Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

    14/15

  • 8/9/2019 Tentir Modul Ginjal Dan Cairan Tubuh 2011 - Sum II Part III

    15/15

    󰀱󰀵

    Tanda dan gejala

    Perubahan anatomi-patologik ginjal pada pre-eklampsia

    Ginjal. Organ ini besarnya normal atau dapat membengkak. Pada simpai ginjal pemotongan

    mungkin ditemukan perdarahan-perdarahan kecil. Penyelidikan biopsy pada ginjal

    menunjukan 1) kelainan gromerulus 2) hyperplasia sel-sel jugstaglomeruler 3)

    kelainan pada tubulus tubulus Henle; 4) spasmus pembuluh darah ke glomerulus. 

    Kelainan tersebut yang menyebabkan proteinuria dan mungkin sekali ada hubungannya

    dengan retensi garam dan air.

    Perubahan fisiologi patologik ginjal pada pre-eklampsia

    Perubahan pada ginjal disebabkan oleh aliran darah ke dalam ginjal menurun, sehingga

    menyebabkan filtrasi glomerulus mengurang. Kelainan pada ginjal yang penting adalah

    hubungan dengan proteinuria dan retensi garam dan air. Mekanisme retensi garam dan

    air belum diketahui dengan benar, namun diperkirakan akibat perubahan dalam perbandingan

    antara tingkat filtrasi glomerulus dan tingkat penyerapan kembali oleh tubulus. Pada

    kehamilan normal penyerapan ini meningkat sesuai dengan kenaikan filtrasi glomerulus.

    Penurunan filtrasi akibat spasmus arteriolus ginjal menyebabkan filtrasi natrium melalui

    glomerulus menurun, yang menyebabkan retensi garam dan air.

    Fungsi ginjal pada pre-eklampsia tampaknya agak menurun bila dilihat dari clearance asam

    urik. Filtrasu glomerulus dapat turun sampai 50 % dari normal, sehingga diuresis turun; pada

    keadaan selanjutnya dapat terjadi oliguria atau anuria.

    Diagnosis diferensial antara pre-eklampsia dengan penyakit ginjal

    Seperti yang kita ketahui, bahwa penyakit ginjal banyak menimbulkan proteinuria. Namun,

    proteinuria pada pre-eklampsia jarang timbul sebelum triwulan ke-3, sedangkan pada

    penyakit ginjal timbul lebih dahulu. Pada umumnya, tes fungsi ginjal juga menunjukan ginjal

    normal pada pre-eklampsia ringan.

    Diagnosis diferensial yang merupakan penyakit ginjal adalah

    •   Penyakit ginjal kronik

    •  Glomerulonefritis akut/kronik

    •  

    SLE

    Sekian terima kasih. Maaf ya kekurangannya... Nanti teman2 tambahin juga yah dimilis kalo

    ada extra info. Untuk yang reguler, semoga dokternya cepat ngirim slide. Happy studying and

    good luck ☺.

    [Shabrina Narasati Aulia]