RDTR BAB 3 Draft (A3) Selatan (4)

download RDTR BAB 3 Draft (A3) Selatan (4)

of 93

  • date post

    09-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    2.438
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of RDTR BAB 3 Draft (A3) Selatan (4)

Laporan Akhir Penyusunan Naskah Akademis dan Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR)

B.6

Materi Pengaturan Kotamadya Jakarta Selatan

sungai ini dimaksudkan untuk mengamankan pinggiran sungai, tidak terganggunya pengaliran air sungai oleh beban dari kawasan sekitar, dan meningkatkan nilai estetika sempadan sungai. a. Perumahan

B.6.1 Tujuan, Kebijakan dan Strategi Kecamatan Jagakarsa B.6.1.1 TujuanRencana rinci tata ruang Kecamatan Jagakarsa merupakan wujud pemanfaatan ruang yang menggambarkan susunan lokasi pusat perdagangan jasa dan ikatan fungsi antar sub-sub pusat kegiatan dalam kurun waktu yang telah ditentukan. Sesuai dengan hasil identifikasi serta kecenderungan struktur tata ruang masa depan yang akan terbentuk maka tujuan rencana rinci tata ruang Kecamatan Jagakarsa yaitu : a. Terselenggaranya pengaturan pemanfaatan ruang kawasan lindung dan kawasan budi daya. b. Terwujudnya keterpaduan, keterikatan dan keseimbangan antar wilayah kecamatan serta keserasian antar sektor. c. Tercapainya pemanfaatan ruang yang berkualitas untuk : Mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera lahir dan batin Mewujudkan keterpaduan dalam penggunaan sumberdaya alam Meningkatkan pemanfaatan sumberdaya alam dan sumberdaya buatan secara

Penggunaan perumahan lebih diarahkan kepada resettlement daerah-daerah hunian yang akan tergusur akibat pengembangan kegiatan lain, seperti perluasan dan lain sebagainya. Sedangkan pembangunan perumahan untuk masa mendatang dibatasi. Program perbaikan lingkungan perlu dilanjutkan. b. Sektor Perdagangan dan Jasa Pengembangan sentra-sentra tetap diutamakan Pengembangan ribbon dibatasi dan ditolerir hanya pada kelas jalan tertentu, yaitu kolektor keatas dan harus terjamin kelancaran lalu lintas dan penyediaan fasilitas parkir yang memadai. Peremajaan pasar harus memperhatikan kepentingan pedagang lama dan ekonomi lemah. c. Sektor Transportasi Beberapa ruas jalan tertentu perlu ditingkatkan kapasitasnya melalui program pelebaran jalan. Pengembangan jaringan jalan baru lebih diutamakan pada bagian utara dan selatan BWK Kecamatan Jagakarsa. d. Sektor Fasilitas Umum Pencadangan lahan untuk pembangunan fasilitas umum harus dilakukan sedini mungkin. Mendorong pihak swasta untuk berperan serta dalam pembangunan fasilitas umum. Optimasi pada lokasi fasilitas umum yang telah ada dengan penambahan lokal. Pembangunan baru untuk memenuhi jumlah kebutuhan dan pencapaian target sesuai standar kecamatan. e. Sektor Air Minum Penambahan jaringan pelayanan air bersih / air minum PAM melalui pengembangan jaringan induk baru dan jaringan distribusi serta hidran umum. Penggunaan air yang melampaui batas harus dicegah. f. Sektor Sanitasi dan Sampah Pengadaan septick tank kelompok pada lokasi-lokasi perumahan yang dihuni oleh penduduk yang berpenghasilan rendah. Sistem perencanaan yang dipakai yaitu perencanaan yang diintegrasikan terhadap sistem sewerage.Meningkatkan kondisi MCK yang ada serta pengadaan baru sesuai kebutuhan lingkungan perumahan padat. Pengelolaan sampah dengan menyediakan container dan dipo-dipo sampah sesuai kebutuhanIII-200

berdaya-guna, berhasil-guna dan tepat-guna untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia Mewujudkan perlindungan fungsi ruang dan mencegah serta menanggulangi Mewujudkan keseimbangan kepentingan kesejahteraan dan keamanan dampak negatif terhadap lingkungan d. Tersusunnya arahan lokasi investasi yang akan dilaksanakan pemerintah dan masyarakat. e. Tersusunnya arahan pelaksanaan pemanfaatan ruang dan merupakan dasar dalam mengeluarkan perijinan lokasi pembangunan.

B.6.1.2 Kebijakan B.6.1.2.1 Kawasan BudidayaKebijakasanaan umum Kecamatan Jagakarsa adalah meningkatkan lingkungan melalui perbaikan sarana dan prasarana ataupun melalui peremajaan daerah yang tidak teratur dengan potensi lahan yang tinggi. Kebijaksanaan pengelolaan kawasan sempadan sungai diarahkan sebagai bagian dari upaya persiapan reorientasi terhadap ketigabelas sungai yang melalui DKI Jakarta dalam program pengembangan kawasan sungai dan Program Kali Bersih. Pengelolaan kawasan

Laporan Akhir Penyusunan Naskah Akademis dan Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR)

g.

Sektor Banjir dan Drainase

Meningkatkan peran dan fungsi serta menata pusat-pusat kegiatan yang sudah Memperbaiki dan merencanakan kawasan-kawasan yang cenderung kumuh dengan Mempertahankan RTH yang sudah ada dan mengembalikan fungsi RTH khususnya di

Melaksanakan normalisasi kali dan penambahan saluran mikro dan meningkatkan sistem makro drainase yang ada. Melaksanakan kegiatan vegetasi secara serentak. h. Sektor Utilitas Umum.

berkembang. membangun rumah susun beserta fasilitas-fasilitasnya.

Penambahan gardu-gardu listrik dan penambahan/peningkatan jaringan pelayanan listrik serta lampu-lampu penerangan jalan. Penambahan telepon umum pada lokasi-lokasi strategis. Koordinasi terpadu antara PLN, Telkom dan Pemda DKI Jakarta dalam perencanaan dan pelaksanaan pengadaan instalasi listrik, telepon dan gas. i. Sektor Ruang Terbuka Hijau Melaksanakan dan mencadangkan serta mengamankan ruang terbuka hijau sepanjang kali dan memanfaatkannya untuk taman dan hortikultura yang dapat dinikmati masyarakat. Mengadakan penghijauan maksimum pada pekarangan-pekarangan individu melalui program penyuluhan pembinaan. Mengadakan penghijauan maksimum pada ROW (lebar badan jalan) arteri dan kolektor.

bantaran sungai, pinggiran Jalan Rel kereta api yang dijadikan perumahan kumuh.

Merealisasikan pembangunan sarana dan prasarana yang mampu meningkatkan Merealisasikan pembangunan jalan lingkungan di dalam lingkungan yang telah

kapasitas perdagangan dan jasa. berkembang guna menyediakan ruang perumahan kota yang dapat menampung perkembangan penduduk.

B.6.2 Rencana Pengelolaan Kependudukan Kecamatan JagakarsaRencana pengelolaan kependudukan di Kecamatan Jagakarsa direncanakan tersebar di seluruh wilayah, yaitu bagian utara dan selatan. Pada wilayah tersebut akan direncanakan pembangunan wisma dengan klasifikasi wisma kecil, wisma sedang, wisma besar, wisma taman, wisma susun taman dan wisma flat. Dengan penyediaan wisma beserta fasilitas

B6.1.2.2 Kawasan StrategisPengembangan kawasan diprioritaskan karena keberadaannya dapat mendukung pengembangan sektor strategis di atasnya dengan berdasar atas pertimbanganpertimbangan. Pengembangan kawasan tersebut mempunyai dampak regional maupun nasional karena memiliki kontribusi tinggi. Pengembangan sektor sosial ekonomi di atasnya membutuhkan lahan dalam skala besar. Sektor yang akan dikembangkan mempunyai prioritas tinggi dalam lingkup regional dan nasional. Kawasan memliki prospek ekonomi yang cerah untuk menarik investasi dan memacu pengembangan wilayah sekitar. Pengembangan secara intensif potensi sumberdaya alam yang dapat dimanfaatkan. Pengembangan prasarana perhubungan yang lebih dapat diandalkan. Peningkatan hubungan sosial ekonomi dengan pusat kegiatan terdekat

pendukungnya, diharapkan kebutuhan masyarakat akan terpenuhi. Kecamatan Jagakarsa diharapkan dapat menampung penduduk sebanyak 273.499 jiwa.

B. 6.3 Rencana Struktur Ruang Kecamatan JagakarsaStruktur ruang yang direncanakan untuk Kecamatan Jagakarsa tidak berbeda dengan struktur ruang pada kondisi eksisting. Hal ini dikarenakan pusat-pusat kegiatan yang ada saat ini telah mampu melayani wilayah Kecamatan Jagakarsa, sehingga tidak perlu untuk menambah pusat kegiatan yang baru. Struktur pusat pelayanan Kecamatan Jagakarsa disusun berdasarkan sistem pusat-pusat tersier: Ramayana dan Borobudur di Kelurahan Jagakarsa dengan kegiatan pelayanan Matahari Cilandak Mall di Kelurahan Cilandak Timur dengan kegiatan pelayanan Kantor Camat Jagakarsa di Kelurahan Jatipadang dengan kegiatan pelayanan perdagangan dan jasa. perdagangan dan jasa. pemerintahan

B.6.1.2.3 Penanganan LingkunganStrategi penanganan kawasan ini dititikberatkan pada pemeliharaan lingkungan guna mempertahankan ekosistem setempat dan kelestarian lingkungan alam. Hal ini termasuk juga pengendalian dan pengelolaan lingkungan hidup serta peraturan tentang adanya penetapan AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan).

B.6.1.3 StrategiStrategi rencana rinci tata ruang Kecamatan Jagakarsa adalah :

B.6.4 Rencana Transportasi Kecamatan Jagakarsa

III-201

Laporan Akhir Penyusunan Naskah Akademis dan Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR)

Seluruh wilayah Kecamatan Jagakarsa direncanakan akan terlayani jaringan jalan, hal ini dilakukan agar seluruh masyarakat dapat melakukan perpindahan keluar atau masuk wilayah kecamatan dengan mudah. Kondisi eksisting 2008 jaringan jalan di Kecamatan Jagakarsa cukup dapat melayani seluruh masyarakat, namun diperlukan beberapa penambahan ruas jalan dan pelebaran jalan sehingga diharapkan dapat mengatasi permasalahan lalu lintas. Tabel 6.1 menunjukkan rencana pengembangan jaringan jalan di Kecamatan Jagakarsa. Tabel 6.1 Rencana Pengembangan Jaringan Jalan Kecamatan JagakarsaNama Jalan Jalan Tol Pondok Indah Jalan Jagakarsa Raya Jalan Ampera Raya Jalan Pejaten Raya Jalan Warung Jati Barat Jalan Lenteng Agung Jalan Tanjung Barat Jalan TB Simatupang Jalan Lenteng Agung Timur Jalan Lenteng Agung Barat Jalan Cilandak KKO Jalan Cilandak Raya Jalan Harsono RM Fungsi Jalan Jalan Tol Jalan Arteri Primer Jalan Arteri Primer Jalan Arteri Primer Jalan Arteri Primer Jalan Arteri Primer Jalan Arteri Primer Jalan Arteri Primer Jalan Arteri Primer Jalan Arteri Primer Jalan Arteri Sekunder Jalan Arteri Sekunder Jalan Arteri Sekunder ROW Eksisting (meter) 25 14,8 8,7 5 19 11,8 20 16 10 13 24,5 13 15,4 ROW Rencana (meter) 70 38 18 20 30 40 30 30 24 24 48 22 30

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, kebutuhan air bersih di Kecamatan Jagakarsa pada tahun 2030 berjumlah 47.862.325 liter per hari dimana jumlah tersebut dihitung berdasarkan kebutuhan pada kawasan permukiman. Pada Kec