KAK RDTR Minapolitan Nanggulan

Click here to load reader

  • date post

    20-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    220
  • download

    44

Embed Size (px)

description

Konsultansi

Transcript of KAK RDTR Minapolitan Nanggulan

  • KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) JASA KONSULTANSI PERENCANAAN PEKERJAAN : PENYUSUNAN RDTR KAWASAN STRATEGIS MINAPOLITAN

    NANGGULAN 1. LATAR

    BELAKANG : Berdasarkan Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang

    Penataan Ruang maka penyelenggaraan penataan ruang bertujuan untuk mewujudkan ruang wilayah nasional yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan berlandaskan Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional dengan terwujudnya keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan, terwujudnya keterpaduan dalam penggunaan sumber daya alam dan sumber daya buatan dengan memperhatikan sumber daya manusia, dan terwujudnya pelindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang. Hal utama dalam perencanaan tata ruang adalah berpijak pada sumber daya manusia agar dapat melakukan aktivitasnya dengan berdasar pada potensi yang ada sehingga kelestarian sumber daya alam tetap terjaga. Di dalam penyelenggaraan penataaan ruang, Pemerintah, Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota mempunyai kewenangan sesuai dengan tingkatannya. Pemerintah Kabupaten/Kota mempunyai wewenang dalam pengaturan, pembinaan dan pengawasan pelaksanaan penataan ruang wilayah kabupaten/kota dan kawasan strategis kabupaten/kota, pelaksanaan penataan ruang dan kerja sama penataan ruang antar kabupaten/kota. Sesuai dengan amanat Perda No. 1 Tahun 2012 tentang RDTRW Kabupaten Kulon Progo pasal 93 ayat 3 bahwa diamanatkan untuk menyususun rencana rinci berupa Rencana Detail Tata Ruang Kawasan meliputi kawasan perkotaan dan kawasan strategis. Kawasan Minapolitan Nanggulan merupakan sebagai salah satu kawasan strategis bidang pertumbuhan ekonomi (Pasal 54 ayat 2) Kedudukan Kawasan Strategis Minapolitan Nanggulan mempunyai kedudukan yang penting, karena dalam tujuan penataan ruang wilayah Kabupaten (dalam RDTRW Kabupaten Kulon Progo) bertujuan mewujudkan Kabupaten sebagai basis komoditas pertanian didukung pariwisata, pertambangan, serta industri bahari dengan mensinergikan wilayah. Dan peranan sektor pertanian merupakan sektor unggulan dan masih mendominasi dalam PDRB Kabupaten Kulon Progo. Kebijakan penataan ruang wilayah pengembangan kawasan minapolitan. Dengan adanya rencana pembangunan bandara internasional di Kecamatan Temon dan mega proyek di daerah selatan dan ditetapkan KSN Borobudur, tentunya akan berpengaruh juga terhadap kondisi pertanian (perikanan) terutama di Kecamatan Nanggulan yang dilewati jalur yang menghubungkan kedua bangkitan tersebut. Oleh sebab itu perlunya untuk diatur pemanfaatan ruang, sehingga tidak terjadi tumpang tindih antara kepentingan non pertanian dan pertanian Perencanaan tata ruang kawasan strategis yang dimaksud adalah Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis yang dimaksudkan untuk penyiapan perwujudan ruang dalam rangka pelaksanaan program-program pembangunan. Rencana Detail Tata Ruang ini diharapkan dapat sebagai sarana regulasi bagi pemberian advis planing, pengaturan investasi, pengaturan bangunan setempat, penyusunan rencana teknik ruang Kawasan Minapolitan Nanggulan memberikan acuan untuk pekerjaan yang akan datang yang menyangkut peruntukan dan pemilikan lahan pada simpul-simpul kegiatan

  • maupun pada wilayah Kawasan Minapolitan Nanggulan. Dengan disusunnya Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis ini, selain dapat menjadi arahan lokasi pembangunan yang akan dilaksanakan baik Pemerintah, di tingkat Nasioanal, Provinsi, Kabupaten maupun masyarakat Kabupaten Kulon Progo dapat menggunakannya untuk pemberian pengaturan bangunan setempat, penyusunan rencana teknik ruang kawasan strategis atau rencana tata bangunan dan lingkungan serta pelaksanaan program-program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah, swasta dan juga dapat dijadikan pembangunan dan investasi bagi masyarakat serta serta peningkatan minat dunia usaha.

    2. MAKSUD DAN

    TUJUAN : a. Maksud

    Maksud Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Strategis Minapolitan Nanggulan adalah terlaksananya fungsi penyelengaraan penataan ruang dengan tersedianya suatu Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Strategis Minapolitan Nanggulan yang terpadu, dinamis dan komprehensif, yang bersifat operasional, dapat mengakomodir dan mengikat bagi seluruh stakeholder (pemerintah, dunia usaha dan masyarakat) juga untuk mewujudkan keterpaduan pembangunan agar tetap terpeliharanya kelestarian fungsi lingkungan hidup.

    b. Tujuan

    Tujuan dari Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Strategis Minapolitan Nanggulan adalah :

    1. Menyusun rencana pemanfaatan dan perwujudan ruang kawasan strategis secara terperinci yang disusun untuk menyiapkan perwujudan ruang dalam rangka pelaksanaan program-program pembangunan, sehingga akan terwujud suatu keterkaitan antara kegiatan inti dengan kegiatan penyangga dalam kawasan fungsional tersebut.

    2. Menjaga konsistensi pembangunan dan keserasian perkembangan kawasan strategis dengan RDTRW Kabupaten Kulon Progo, dan peraturan-peraturan terkait.

    3. Menjaga konsistensi perwujudan ruang kawasan strategis melalui pengendalian program-program pembangunan.

    4. Menciptakan pengaturan pemanfaatan ruang yang berdaya guna dan berhasil guna, sehingga tercipta keterkaitan antar kegiatan yang selaras, serasi dan efisien

    5. Menyusun suatu pedoman dan aturan yang digunakan sebagai pengendalian pemanfaatan ruang, acuan bagi penerbitan izin pemanfaatan ruang, dan acuan dalam penyusunan RTBL.

    6. Menciptakan pola pemanfaatan ruang yang lebih terarah dan optimal tanpa mengorbankan kelestarian manfaat sumber daya alam dan lingkungan hidup.

    7. Menyiapkan pedoman untuk jaminan kepastian hukum dalam pelaksanaan pembangunan, termasuk kepastian untuk mendapatkan pelayanan, kondisi yang selaras dan serasi dalam melakukan kegiatannya.

    8. Menyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS)

    3. TARGET/ SASARAN

    : Target/Sasaran dari penyusunan Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Strategis Minapolitan Nanggulan adalah :

    1. Tersusunnya arahan kebijakan, strategi dan rencana pengembangan kawasan strategis untuk kurun waktu 20

  • tahun ke depan, yang akan menjadi pedoman operasional bagi pengembangan program-program pembangunan.

    2. Tersusunnya pedoman pemanfaatan ruang Kawasan Strategis Minapolitan Nanggulan bagi seluruh stakeholder (pelaku pembangunan), baik itu pemerintah, swasta dan masyarakat.

    3. Tersusunnya pedoman pengendalian pemanfaatan ruang untuk Kawasan Strategis Minapolitan Nanggulan bagi pemerintah, swasta dan masyarakat.

    4. Tersusunnya tujuan pengembangan kawasan Kawasan Strategis Minapolitan Nanggulan.

    5. Tersusunnya rencana struktur dan pola pemanfaatan ruang Kawasan Strategis Minapolitan Nanggulan.

    6. Tersusunnya pedoman pelaksanaan pembangunan kawasan fungsional Kawasan Strategis Minapolitan Nanggulan.

    7. Tersusunnya Draft Raperda dan Peraturan Zonasi Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Strategis Minapolitan Nanggulan.

    8. Tersusunya dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

    4. NAMA

    ORGANISASI PENGADAAN KONSULTANSI

    : a. SKPD : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

    Kabupaten Kulon Progo.

    b. PA/KPA : Kepala Bappeda Kab. Kulon Progo

    c. PPK : Kepala Bidang Praswil Tata Ruang dan

    Lingkungan Hidup

    d. PPTK : Kepala Sub Bidang Tata Ruang dan Perhubungan

    5. SUMBER DANA DAN PERKIRAAN BIAYA

    : a. Sumber Dana :

    APBD Tahun 2015 b. Total perkiraan biaya yang diperlukan :

    Rp. 141.000.000,- (Seratus Empat Puluh Satu Juta Rupiah).

    c. HPS : Rp 140.740.000,- (Seratus Empat Puluh Juta Tujuh Ratus

    Empat Puluh Ribu Rupiah)

    6. RUANG

    LINGKUP, LOKASI PEKERJAAN, FASILITAS PENUNJANG

    : Ruang lingkup wilayah perencanaan dikaji dalam 2 (dua) aspek, yaitu lingkup kawasan perencanaan dan lingkup substansial materi perencanaan. 1. Lingkup Kawasan Perencanaan

    Wilayah perencanaan RDTRK meliputi :

    Wilayah amatan intensif : Kawasan Kawasan Strategis Minapolitan Nanggulan, yang dalam RDTRW meliputi Kecamatan Nanggulan. Yang terbagi menjadi kawasan inti dan kawasan penyangga

    Wilayah amatan ekstensif : daerah hinterland yang mempunyai pengaruh terhadap kawasan strategis Minapolitan Nanggulan.

    Dengan demikian pembuatan zonasi pada seluruh Kecamatan Nanggulan.

    2. Lingkup Materi/Substansi Perencanaan Secara keseluruhan lingkup substansi keluaran pekerjaan ini adalah : penentuan kawasan perencanaan, identifikasi potensi dan masalah pembangunan, perumusan & Penetapan Rencana

  • Detail Tata Ruang Kawasan Strategis Minapolitan Nanggulan dan kajian KLHS yang meliputi

    A. Penentuan kawasan perencanaan Dalam menentukan kawasan perencanaan dilakukan berdasarkan deleniasi kawasan dalam RDTRW Kabupaten Kulon Progo (2012-2032).

    Hal terpenting selanjutnya adalah melihat batas fisik yang dapat digunakan sebagai pembatas kawasan. Batas fisik ini dapat berupa jalan, sungai ataupun batas penggunaan lahan. Sehingga dengan batas fisik ini akan dapat memudahkan dalam mengenali batas Kawasan Strategis Minapolitan Nanggulan. Batas fisik ini juga dapat dipadukan dengan batas administrasi untuk memudahkan dalam analisis data. Sehingga dalam penentuan batasnya juga lebih fleksibel dan tidak kaku.

    B. Muatan yang diatur dalam RDTR KSP pertumbuhan ekonomi dirumuskan dengan mempertimbangkan: a) Orientasi pasar; b) Daya saing nasional dan internasional; c) Menyerap tenaga kerja tinggi; d) Ada keterkaitan antara industri hilir dan hulu; e) Mobilitas tinggi; dan f) Kegiatan yang dapat mendorong sektor ekonomi dalam

    hal ini adalah perikanan. C. Substansi RDTR Kawasan Startegis Minapolitan

    Nanggulan paling tidak berisi : a. Tujuan, Kebijakan, dan Strategi

    Berdasarkan pertimbangan di atas, maka a