pkmm asvif.pdf

of 18/18
USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA PELATIHAN PEMBUATAN KERUPUK IKAN RUCAH SEBAGAI TAMBAHAN PENGAHASILAN WAKTU MENURUNNYA PENDAPATAN NELAYAN MASYARAKAT DESA MORODEMAK, KECAMATAN BONANG, KABUPATEN DEMAK BIDANG KEGIATAN: PKM-M Diusulkan oleh: Asvif Ma’rufah Amir Abdul Nasir Agung Prasetyo (113020045) (113010285) (113010257) UNIVERSITAS WAHID HASYIM SEMARANG 2012
  • date post

    25-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    38
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of pkmm asvif.pdf

  • USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

    PELATIHAN PEMBUATAN KERUPUK IKAN RUCAH SEBAGAI

    TAMBAHAN PENGAHASILAN WAKTU MENURUNNYA PENDAPATAN

    NELAYAN MASYARAKAT DESA MORODEMAK, KECAMATAN

    BONANG, KABUPATEN DEMAK

    BIDANG KEGIATAN:

    PKM-M

    Diusulkan oleh:

    Asvif Marufah Amir Abdul Nasir

    Agung Prasetyo

    (113020045)

    (113010285)

    (113010257)

    UNIVERSITAS WAHID HASYIM

    SEMARANG

    2012

  • ii

    ii

    HALAMAN PENGESAHAN

    PROGRAM PENELITIAN INOVATIF MAHASISWA

    1. Judul Kegiatan

    2. Bidang Kegiatan

    3. Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama Lengkap b. NIM c. Jurusan d. Universitas/Institut/Politeknik

    e. Alamat Rumah/No Telp,HP

    f. Alamat E-mail 4. Anggota Pelaksana Kegiatan 5. Dosen Pendamping

    a. Nama Lengkap dan Gelar b. NPP c. Alamat Rumah/No Telp,HP

    6. Biaya Kegiatan Total a. Dikti b. Sumber lain

    7. Jangka Waktu Pelaksanaan

    : Pelatihan Pembuatan Kerupuk Ikan Rucah

    Sebagai Tambahan Pengahasilan Waktu

    Menurunnya Pendapatan Nelayan Masyarakat

    Desa Moro Demak, Kecamatan Bonang,

    Kabupaten Demak

    : ( ) PKMP ( ) PKMK

    ( ) PKMT ( ) PKMM

    : Asvif Marufah : 113020045

    : Teknik Kimia

    :Universitas Wahid Hasyim Semareang

    (UNWAHAS)

    :Ds..sembung, Kec.Parengan, Kab.Tuban /

    085233388885

    : [email protected]

    : 3 (tiga) orang

    : Rita Dwi Ratnani, ST, M.Eng

    : 05.01.1.0067

    : Salamsari RT.01/03 Kecamatan Boja

    Kabupaten Kendal/ 085727281052

    : Rp. 11.037.000.00,-

    : -

    : 5 (lima) bulan

    Semarang, 08 Ooktober 2012

    Menyetujui

    Dekan Fakultas Teknik

    Helmy Purwanto, ST.,MT

    NPP. 05.01.1.0060.

    Ketua Pelaksana Kegiatan

    Asvif Marufah NIM .113020045

    Wakil Rektor Bidang

    Kemahasiswaan

    Tri Handayani, SH.M.H

    NPP. 08.00.2.0017

    Dosen Pembimbing,

    Rita Dwi Ratnani,M.Eng

    NIDM. 06.12.06.75.01

  • iii

    DAFTAR ISI

    HALAMAN KULIT MUKA ...................................................................... i

    LEMBAR PENGESAHAN ....................................................................... ii

    DAFTAR ISI .............................................................................................. iii

    LATARBELAKANG MASALAH ............................................................. 1

    PERUMUSAN MASALAH ....................................................................... 2

    TUJUAN .................................................................................................... 2

    LUARAN YANG DIHARAPKAN ............................................................ 2

    KEGUNAAN ............................................................................................. 3

    GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN ................................ 3

    METODE PELAKSANAAN ..................................................................... 4

    a. Observasi .................................................................................. 5

    b. Pengenalan ................................................................................ 5

    c. Pelaksanaan .............................................................................. 5

    d. Pennyuluhan ............................................................................. 8

    e. Evaluasi .................................................................................... 8

    f. Konsultasi ................................................................................. 8

    JADWAL KEGIATAN .............................................................................. 8

    RANCANGAN BIAYA ............................................................................. 9

    LAMPIRAN ............................................................................................... 11

  • 1

    A. LATAR BELAKANG MASALAH

    Kekayaan sumberdaya laut indonesia sangat berlimpah, dua per tiga

    wilayah indonesia terdiri dari laut, potensi perikanan di indonesia sebesar 6,26

    juta ton/tahun dengan jenis ikan yang beragam, tetapi belum seluruhnya

    dimanfaatkan secara optimal. Upaya untuk meningkatkan nilai dan

    mengoptimalkan pemanfaatan produksi hasil tangkapan laut adalah dengan

    pengembangan produk bernilai tambah yang diproduksi dari ikan. Ikan yang

    memiliki ekonomi tinggi seperti tuna, udang dan lain sebagainya memiliki nilai

    jual meskipun tanpa dilakukan proses lanjutan.

    Desa Morodemak merupakan salah satu desa di Kecamatan demak

    kabupaten Demak yang memiliki potensi penduduk nelayan paling besar di

    kebupaten Demak. Berbagai macam ikan dihasilkan oleh nelayan di desa

    Morodemak, misalnya tongkol, tengiri, cucut, bandeng dan rucah. Dari sekian

    banyak macam ikan hasil tangkapan nelayan tersebut yang mempunayai nilai jual

    paling rendah adalah ikan rucah. Ikan rucah merupakan surplus hasil tangkapan

    ikan pada musim puncak, sedangkan ikan-ikan kecil dengan ukuran kurang lebih

    10 cm yang ikut tertangkap oleh nelayan antara lain ikan pari, cucut, tembang,

    kuniran, rebon, selar, krisi dan sejenisnya (Dyah, 2009). Ikan tersebut oleh

    nelayan biasa dijual dalam wadah keranjang tanpa ada seleksi lagi, serta dijual

    dengan harga yang murah, jumlahnya berkisar 35% dari tangkapan utama. Ikan

    rucah dimanfaatkan dengan cara dijadikan produk olahan yang dapat

    meningkatkannilai jualnya. Namun hasil pengolahan ikan rucah yang berukuran

    kecil memiliki nilai jual yang murah sehingga jarang diperhatikan, ikan rucah

    biasanya dimanfaatkan sebagai ikan asin dan pakan ternak. Hal ini dikarenakan

    ikan rucah mengandung protein kasar yang tinggi, yaitu berkisar antara 40-50%.

    Dilihat dari kualitas dan kuantitasnya ikan rucah sangat berpotensi untuk

    dijadikan bahan baku pembuatan krupuk ikan.

    Kerupuk ikan adalah produk makanan kering yang berasal dari ikan rucah

    yang diambil dagingnya dicampur dengan tepung tapioka atau tepung terigu.

  • 2

    Krupuk sangat digemari oleh berbagai kalangan baik dewasa maupun anak-anak.

    Dilihat dari kebutuhan krupuk yang banyak dan minimnya penghasilan nelayan

    dari penjualan ikan rucah, maka perlu di lakukan inovasi dalam pengolahan ikan

    rucah, yakni sebagai krupuk ikan.

    B. RUMUSAN MASALAH

    Perumusan masalah pada program ini adalah.

    1. Rendahya pengalaman dan ketrampilan masyarakat Desa

    morodemak akan hasil nelayan

    2. Masyarakat pada umumnya kalangan nelayan yang berasal dari

    kalangan ekonomi menengah kebawah.

    3. Bagaimana cara memanfaatkan ikan rucah hasil tangkapan nelayan

    C. TUJUAN

    Tujuan pelaksanaan program ini adalah :

    1. Mengabdi kepada masyarakat dengan memberikan pembimbingan

    dalam memanfaatkan hasil alam.

    2. Meningkatkan ketrampilan masyarakat Morodemak untuk

    memanfaatkan lkan Rucah.

    3. Meningkatkanan meningkatkan pendapatan sehingga ekonomi

    masyarakat sekitar dapat stabil.

    4. Menciptakan Desa Pangan Mandiri.

    5. Terciptanya desain kerupuk yang unik dan menarik.

    D. LUARAN YANG DIHARAPKAN

    Luaran yang diharapkan dari program ini adalah:

    1. Desain alat perajang kerupuk yang aplikatif dan mudah dipakai,

    dirawat, dan murah.

    2. Melalui penyuluhan dan pembinaan yang akan dilakukan diharapkan

    masyarakat mampu mengolah ikan rucah menjadi kerupuk secara

    maksimal dan berkelanjutan.

  • 3

    3. Artikel ilmiah yang akan diterbitkan dalam majalah ilmiah Momentum

    4. Terciptanya desain kerupuk baru yang unik dan menarik.

    E. KEGUNAAN

    1. Untuk diri sendiri

    Program ini akan melatih dan meningkatkan kemampuan mahasiswa

    dalam berkomunikasi dengan masyarakat serta meningkatkan peran dan

    kepedulian mahasiswa dalam mengatasi permasalahan ekonomi di

    masyarakat dengan memberikan solusinya.

    2. Untuk kelompok

    Program ini akan melatih dan meningkatkan kemampuan bersosialisasi

    dan berkerja sama didalam tim serta meningkatkan kemampuan

    mahasiswa dalam melakukan penyuluhan dan pelatihan.

    3. Untuk masyarakat

    Program ini akan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai

    manfaat dan inovasi ikan rucah untuk dibuat kerupuk, sehingga terciptanya

    desa yang ekonominya stabil

    F. GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN

    Desa Morodemak, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak merupakan

    wilayah pesisir, masyarakat disana kebanyakat profesinya dalah nelayan,

    masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan disana sekitar 1.300 orang.

    Nelayan di Desa Morodemak masih tergolong nelayan tradisional dengan alat

    tangkap utama berupa jaring serta prahu yang digunakan untuk melaut.

    Pengolahan produk ikan disana adalah ikan asin dan pindang. Pengolahan

    produk ikan biasanya dijalankan oleh para istri nelayan setempat, tetapi masih

    sedikit sekali yang menjalankan usaha ini karena banyak dari mereka tidak ada

    biaya untuk memulai usaha.

    Masyarakat Morodemak kebanyakan berprofesi sebagai nelayan yang

    sumber penghasilan pokoknya adalah hasil tangkapan ikan dari laut.

  • 4

    Menangkap ikan dilaut pasti mempunyai fase naik dan turunnya hasil

    tangkapan, hal itu sangat berpengaruh pada penghasilan. Hasil tangkapan

    tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah musim,

    pasang surut air laut, ombak, dan arah angin. Ketika hasil tangkapan melimpah

    penghasilan masyarakat tentunnya tidak kurang untuk memenuhi kebutuhan,

    permasalahan disini adalah ketika hasil tangkapannya menurun, dan bahkan

    pada musim paceklik nelayan tidak membawa hasil tangkapan sedikitpun

    sehingga harus gali lobang tutup lubang. Padahal ada yang bisa dimanfaatkan

    pada waktu menlimpahnya tangkapan sebagai solusi untuk menangani musim

    paceklik yaitu dengan memanfaatkan ikan rucah. Ikan rucah sangat banyak

    pada waktu penghasilan ikan melimpah bahkan hapir tidak laku, maka dari itu

    kami ingin melakukan inovasi pengolahan ikan rucah menjadi krupuk yang

    dapat dimanfaatkan oleh masyakat dan mempunyai nilai jual yang tinggi.

    Selain itu, dengan adanya pelatihan ini dapat memberikan bekal

    pengetahuan dan ketrampilan bagi masyarakat untuk membentuk unit usaha

    produksi tersebut. Kerupuk ikan yang dihasilkan oleh masyarakat desa

    Morodemak nantinya juga diharapkan dapat dijadikan exotic indigenous fish

    product sebagai oleh-oleh dari pantai Morodemak.

    G. METODE PELAKSANAAN

    1. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

    Program ini dilaksanakan selama Empat bulan, pada tahun 2013.

    Tempat pelaksanaan program ini adalah Desa Morodemak, Kecamatan

    Bonang, Kabupaten Demak dengan melibatkan ibu-ibu fatayat desa

    Morodemak yang mayoritas suminya adalah nelayan.

    2. Tahapan pelaksanaan

    Kegiatan PKM pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui beberapa

    tahap, yaitu :

  • 5

    a. Observasi

    Kegiatan observasi merupakan tahap awal dari kegiatan PKM

    pengabdian masyarakat ini. Observasi bertujuan untuk mengetahui

    kondisi masyarakat dan mengetahui kondisi alam dari desa

    Morodemak. Dalam melakukan observasi ini terdapat dua cara yang

    dilakukan, yaitu:

    Observasi Lapangan

    Observasi lpangan merupakan kegiatan pengamatan secara

    langsung terhadap kondisi alam dan kondisi masyarakat. Tidak

    ada kegiatan bertanya kepada masyarakat dalam observasi

    lapangan ini, data hanya diambil dari apa yang diamati secara

    langsung.

    Wawancara

    Wawancara merupakan kegiatan penggalian informasi terhadap

    warga.

    b. Pengenalan

    Kegiatan pengenalan merupakan tahap kedua dari kegiatan PKM

    Pengabdian masyarakat ini. Pengenalan bertujuan untuk mengenalkan

    sekaligus mengkomunikasikan kegiatan yang akan dilaksanakan di Desa

    Morodemak

    c. Pelaksanaan

    Kegiatan pelaksanaan ini merupakan bentuk nyata dari sosialisasi

    pada tahap pengenalan. Kegiatan ini adalah kegiatan yang paling

    ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Kegiatan pelaksanaan ini dibagi

    menjadi beberapa bagian yaitu:

    Pelatihan

    Kegiatan pelatihan ini merupakan sebuah sarana untuk

    meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tema dari pelatihan

    yang dilakukan adalah mengenai Pemanfaatan Sumberdaya

  • 6

    Perikanan. Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat memiliki

    ketrampilan Kusus (Soft skill) dalam pemanfaatan hasil perikanan

    dan memiliki semangat sekaligus keterampilan dalam melakukan

    manajemen dan kegiatan wirausaha.

    Pelatihan Pembuatan Kerupuk

    Dalam tahap pelaksanaan merupakan tahap terpenting dari

    program ini. Tahap ini akan dilakukan pembuatan kerupuk ikan

    rucah dengan mekanisme sebagai berikut:

    Bahan dan Alat Pengolahan

    Daging ikan, bawang Putih, bawang merah, ketumbar,

    kunyit, daun salam, sereh, gula pasir, santan kental kelapa, jahe

    dan minyak goreng. Adapun alatnya diantaranya pisau, ember

    plastik, panci, baskom, alat penghancur bumbu, penggoreng,

    parutan, garpu, kantong plastik dan alat tekan pres untuk

    mengemas prodak.

    Pembuatan tajin ikan

    Perbandingan antara daging ikan dan tepung tapioca dalam

    pengolahan kerupuk ini adalah 1:4. Ambil tepung sebanyak

    10% dari jumlah tepung, kemudian larutkan dalam air dingin

    hingga larut (jumlah air yang digunakan sesuai dengan jumlah

    tepung yang akan dilarutkan). Selanjutnya ditambahkan air

    panas (air yang akan mendidih) sebanyak 1-2 kali dari jumlah

    air dingin yang digunakan dan aduk dengan cepat sampai

    larutan tepung menjedal menyerupai lem yang berwarna putih

    bersih, kental dan warnanya putih tidak bening.

    Pelumatan daging

    Daging ikan dilumatkan dengan menggunakan alat pelumat

    daging (glinder) atau dilumatkan secara manual dengan cara

    dicincan menggunakan pisau.

  • 7

    Pembuatan bubur ikan

    Daging ikan yang sudah lumat kemudian ditambahkan

    2,5% garam, 0,5 gula, 0,7% vetsin, 0,1% soda kue dari total

    tepung dan ikan yang digunakan.

    Pembuatan adonan

    Campurkan tajin ke dalam bubur ikan dan diaduk dengan

    menggunakan tangan sambil diremas-remas, kemudian

    tambahkan tepung tapioca sedikit demi sedikit serta diaduk

    sampai homogen. Penambahan tepung dilakukan sampai bila

    dipegang adonan tidak lengket ditangan.

    Pencetakan

    Adonan dicetak dengan cara digulung-gulung denggan

    menggunakan tangan hingga membentuk bulatan panjang.

    Pengukusan

    Pengukusan dilakukan dengan cara disusun pada panci

    pengukusan yang berisi air yang sudah mendidih. Pengukusan

    dilakukan selama kurang lebih 30 menit sampai matang.

    Kerupuk dianggap matang bila adonan yang dikukus ditusuk

    dengan lidi tidak lengket. Kerupuk kemudian didinginkan pada

    suhu ruang selama 1 malam. Hal ini dimaksudkan agar

    kerupuk menjadi keras dan memudahkan dalam proses

    pemotongan.

    Pemotongan dan Pengeringan

    Kerupuk yang sudah dingin dan tidak berair dipotong-

    potong setebal 0,2-0,3 mm. selanjutnya dilakukan penjemuran

    dibawah sinar matahari dengan menggunakan para-para dari

    bamboo sampai kering. Lama pengeringan kira-kira 1 sampai 2

    hari.

    Penggorengan

    Setelah kerupuk kering, kemudian dilakukan penggorengan

    dua suhu bertingkat, pertama kerupuk di goreng dengan

  • 8

    pemanasan suhu sedang sampai kerupuk setengah matang

    kemudian kerupuk dimasukkan pada penggorengan suhu

    200oC sampai matang.

    Pengemasan

    Kerupuk dikemas sesuai kebutuhan, dalam bentuk mentah

    maupun matang. Singga langsung dapat dipasarkan.

    d. Penyuluhan

    Sebagaimana pelatihan, kegiatan penyuluhan pun lebih banyak

    menekankan aspek pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

    Penyuluhan dilakukan dengan metode langsung. Metode langsung

    maksudnya kegiatan penyuluhan yang dilakukan melalui kegiatan tatap

    muka seperti kuliah, presentasi, dan diskusi.

    e. Evaluasi

    Evaluasi dilakukan untuk mengetahui dampak dari kegitan PKM

    pengapdian Masyarakat terhadap kegiatan kehidupan masyarakat. Evaluasi

    dilakukan satu bulan setelah dilakukan pelatihan. Data-data yang menjadi

    sumber untuk dilakukannya evaluasi didapatkan melalui pembuatan

    quisioner kepada masyarakat dan melakukan wawancara terhadap

    masyarakat.

    f. Konsultasi

    Kegiatan konsultasi dilakukan oleh mahasiswa pelaksana PKM

    Pengapdian Masyarakat kepada dosen dan pakar pengolahan hasil

    perikanan. Kegiatan ini penting untuk bertanya dan berdiskusi tentang hal-

    hal pelaksanaan.

    H. JADWAL KEGIATAN PROGRAM

    No Jenis Kegiatan Bulan

    I II III IV V

    1. Observasi

    2. Pengenalan

    3. Pelaksanaan Pelatihan

    4. Penyuluhan

    5. Evaluasi dan konsultasi

    6. Penyusunan laporan

  • 9

    I. RANCANGAN BIAYA

    Bahan Habis Pakai

    No Nama Bahan Harga Volume Satuan Jumlah

    1 tepung tapioka 8.000 100 Kg 800.000

    3 gandum 12.000 20 Kg 240.000

    2 ikan rucah 7.500 30 Kg 225.000

    3 bawang merah 21.000 5 Kg 105.000

    4 bawang putih 26.000 10 Kg 260.000

    5 ketumbar 5.000 2 Pcs 10.000

    6 kunyit 10.000 2 Pcs 20.000

    7 daun salam 5.000 2 Pcs 10.000

    8 sereh 5.000 2 Pcs 10.000

    9 gula pasir 11.000 5 Kg 55.000

    10 kelapa 5.000 20 Buah 100.000

    11 jahe 6.000 2 Kg 12.000

    13 minyak goreng 13.000 45 Kg 585.000

    Sub Total 2.432.000

    Alat penunjang

    No Nama Bahan Harga Volume Satuan Jumlah

    1 Pisau 4,000 10 Unit 40,000

    3 Ember plastik 30,000 10 Unit 300,000

    4 Keranjang Plastik 20,000 10 Unit 200,000

    5 Panci Kukus 60,000 4 Unit 240,000

    6 Baskom 30,000 10 Unit 300,000

    7 Cobek 15,000 5 Unit 75,000

    8 Wajan Besar 70,000 4 Unit 280,000

    9 Loyang Kukus 20,000 8 Unit 160,000

    10 Parut 7,500 10 Unit 75,000

    11 kantong Plastik 3,000 60 Unit 180,000

    12 Kompos Gas 50,000 4 Unit 200,000

    13 Isi Gas LPG 12 kg 70,000 4 Unit 280,000

    14 kestas label 2,000 40 Pcs 80,000

    15 Pres 350,000 2 Unit 700,000

    16 Alat perajang kerupuk 1,300,000 1 Set 1,300,000

    Sub Total 4,410,000

  • 10

    No Nama Bahan Harga Volume Satuan Jumlah

    1 Biaya Observasi 200.000 3 Hari 600.000

    3 Biaya Penyuluhan 100.000 3 Orang 300.000

    3 tansportasi 100.000 3 Hari 300.000

    4 Jasa pengiriman 300.000 1 Unit 300.000

    Sub Total 1.500.000

    lain lain

    No Nama Bahan Harga Volume Satuan Jumlah

    1 Dokumentasi 500.000 1 Paket 500.000

    3 snack peserta 7.000 80

    560.000

    4 air mineral 20.000 3 Kardus 60.000

    5 penyusunan laporan 30.000 1

    30.000

    6 kertas A4 35.000 3

    105.000

    7 Tinta priter 20.000 8

    160.000

    8 Sewa tempat pelatihan 300.000 1

    300.000

    9 Sewa sound sistem 150.000 1

    150.000

    10 Sewa LCD Proyektor 50.000 2

    100.000

    12 Biaya Tenaga Kerja (Kurir) 150.000 2

    300.000

    13 Cetak pamflet 4.000 30

    120.000

    14 Spanduk 80.000 2

    160.000

    15 cetak MMT 150.000 1

    150.000

    17 Teknis di lapangan 200.000 1 200.000

    Sub Total 2.695.000

    Jumlah total

    Bahan Habis Pakai Sub Total 1 Rp 2.432.000

    Alat Penunjang Sub Total 2 Rp 4.410.000

    Akomodasi da Transportasi Sub Total 3 Rp 1.500.000

    Lain-lain Sub Total 4 Rp 2.695.000

    Jumlah

    Rp 11.037.000

  • 11

    LAMPIRAN I

    Biodata Ketua Serta Anggota Kelompok

    Ketua Pelaksana Kegiatan

    Nama : Asvif Marufah

    N I M : 113020045

    Fakultas/Jurusan : TEKNIK / Teknik Kimia

    Semester : III (Tiga)

    Universitas/Institut : Universitas Wahid Hasyim Semarang

    Alamat rumah : Ds. Sembung, Kec. Parengan, Kab. Tuban

    Waktu untuk

    Kegiatan PKM : 3 jam/minggu

    No. Telepon : 085233388885

    E-mail : [email protected]

    Anggota Pelaksana

    Anggota 1

    Nama : Amir Abdul Nasir

    N I M : 113010285

    Fakultas/Jurusan : TEKNIK / Teknik Mesin S1

    Semester : III (Tiga)

    Waktu untuk

    Kegiatan PKM : 3 jam/minggu

    No. Telepon : 085727990463

    E-mail : [email protected]

    Anggota 2

    Nama :Agung Prasetyo.

    N I M : 113010257

    Fakultas/Jurusan : TEKNIK / Teknik Mesin

    Semester : III (Tiga)

    Waktu untuk

    Kegiatan PKM : 3 jam/minggu

  • 12

    NAMA DAN BIODATA DOSEN PENDAMPING

    1. Nama 2. NPP 3. Jabatan Fungsional 4. Tempat Tanggal Lahir 5. Alamat 6. Telp/ Hp 7. Alamat kantor

    : Rita Dwi Ratnani, ST, M.Eng

    : 05.01.1.0067

    : Lektor

    : Kendal, 12 Juni 1975

    : Salamsari RT.01/03 Boja Kendal 51381

    : 0294-571478/ 0812-2916-526

    : Jl. Menoreh tengah X/22 Sampangan

    Semarang

    Riwayat Pendidikan

    NO PROGRAM S1 S2

    1 Nama PT. ISTAKPRIND Yogyakarta

    UGM Yogyakarta

    2 Bidang Ilmu Teknik Kimia Teknik Kimia

    3 Tahun masuk 1993 2006

    4 Tahun lulus 1999 2008

    Pengalaman Penelitian

    NO JUDUL TAHUN TEMPAT

    1 Adisi Formaldehyde pada

    Turunannya

    2001 Laboraturium fakultas

    2 Fenol dalam Cairan Minyak

    Kulit

    Teknik Unwahas

    3 Ekstraksi Gula Stevia dari

    Tanaman Stevia Rebaudina

    Bertoni

    2003 Laboraturium Fakultas

    Teknik Unwahas

    4 Ekstraksi Daun Api-Api

    (Avecennia Marina) untuk

    Pembuatan Biofomalin

    sebagai Antibakteri Ikan

    Segar

    2011 Laboraturium Fakultas

    Teknik Unwahas

    Kegiatan Pengabdian Masyarakat

    NO Kegiatan Pengabdian Pada

    Masyarakat

    Bentuk Tempat Tahun

    1 Penyuluhan Pembuatan Briket

    dari Limbah Daun

    Penyuluhan Pemalang 2009

    2 Penyuluhan Pembuatan

    Insektisida Nabati dari

    Penyuluhan Watu

    Kumpul

    2009

    3 Penyuluhan Produksi Makanan

    Ringan untuk UKM Gadung

    Ditinjau dari Segi Kehalalannya

    Penyuluhan Podorejo 2012

  • 13

    LAMPIRAN II

  • 14

  • 15

    LAMPIRAN III

    Gambar alat perajang kerupuk

    Lokasi Desa Morodemak