Makalah Pbl Blok 7 Yesica 102013185

download Makalah Pbl Blok 7 Yesica 102013185

of 17

  • date post

    15-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    229
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Makalah Pbl Blok 7 Yesica 102013185

  • 7/23/2019 Makalah Pbl Blok 7 Yesica 102013185

    1/17

    Mekanisme Pernapasan dan

    Fungsinya

    YesicaNIM : 102013185

    Tahun ajaran : 2013201!

    "mai# : yesica$ichaa%gmai#$c&m

    Faku#'as (ed&k'eran )ni*ersi'as (ris'en (rida +acana

    ,#$ -rjuna u'ara N&$. (e/&n ,eruk ,akar'a ara'$ Te#p$ 0215.!20.1

    Abstrak

    Pernapasan adalah suatu proses yang sangat penting demi kelangsungan hidup kita. Dalam

    bernpas kita akan menghirup oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Sistem pernapasan

    manusia dimulai dari hidung, faring, laring, trakea, bronkus, bronkiolus, bronkiolus

    terminalis, bronkioulus repiratorius, duktus alveolaris, dan berakhir di aveolus. Udara

    bertukar dibagian alveolus yang terdapat di dalam paru-paru. Otot-otot utama yang digunakan

    saat melakukan inspirasi adalah diafragma, dan interkostalis eksternus. Pola napas yang

    berirama diatur oleh pusat kontrol pernapasan yaitu medulla oblongata atau batang otak.

    Pertukaran gas antara O2dan CO2teradi melalui proses difusi, berlangsung di alveolus dan di

    sel aringan tubuh. Proses difusi berlangsung sederhana, yaitu hanya dengan gerakanmolekul-molekul se!ara bebas melalui membran sel dari konsentrasi tinggi menuu ke

    konsentrasi rendah atau tekanan rendah. Sistem buffer uga diperlukan dalam proses

    pernapasan, digunakan untuk menetralisir kelebihan ion hidrogen, bersifat temporer dan tidak

    melakukan eliminasi. "ungsi utama system buffer adalah men!egah perubahan p# yang

    disebabkan oleh pengaruh asam fi$ed dan asam organi! pada !airan ekstraseluler.

    %eseimbangan asam basa uga ikut berperan dalam proses bernapas yaitu saat dimana

    konsentrasi ion hidrogen yang diproduksi setara dengan konsentrasi ion hidrogen yang

    dikeluarkan oleh sel.

    %ata kun!i& Sistem pernapasan, 'ekanisme pernapasan, pertukaran gas, sistem buffer,

    keseimbangan asam basa.

    Abstract

    Breathing is a process that is very pentingdemi our survival . In bernpas we will breathe in

    oxygen and remove carbon dioxide . Human respiratory system starting from the nose ,

    pharynx , larynx , trachea , bronchi , bronchioles , terminal bronchioles , bronkioulus

    repiratorius , alveolar ducts , and end up in aveolus . Air exchange section contained in the

    alveoli in the lungs . The main muscles used when inspiration is the diaphragm and the

    external intercostals . hythmic breathing patterns governed by the respiratory control center

    is the medulla oblongata or brain stem . !as exchange between "# and $"# occurs through

    a diffusion process , takes place in the alveoli and in the tissue cells . %imple diffusionprocess takes place , it is only by the movement of molecules freely through the cell

    1

  • 7/23/2019 Makalah Pbl Blok 7 Yesica 102013185

    2/17

    membrane from high concentration to low concentration or toward low pressure . Buffer

    system is also re&uired in the breathing process , is used to neutrali'e excess hydrogen ions ,

    are temporary and do not elimination . The main function is to prevent system buffer pH

    changes caused by the influence of the fixed acids and organic acids in the extracellular

    fluid. Acid(base balance also played a role in the process of breathing is the time when the

    concentration of hydrogen ions produced is e&uivalent to the concentration of hydrogen ionsreleased by the cells .

    )eywords * espiratory system , respiratory mechanism , gas exchange , system buffers ,

    acid(base balance .

    Pendahuluan

    Dalam kehidupan sehari ( hari kita melakukan kegiatan bernafas, dengan nafas kita

    dapat hidup untuk melangsungkan kegiatan kita. %ita tahu bah)a kita bernafas membutuhkan

    oksigen dan hasil dari pernafasan tersebut kita menghasilkan suatu gas yang disebut

    karbondioksida. Sistem pernapasan bermula dari udara yang masuk ke hidung, faring, laring,

    tra!hea, bronkus, bronkiolus, terminalis, bronkiolus respiratorius, duktus alveolaris dan

    alveoli. Se!ara sederhana mekanisme pernafasan merupakan proses pertukaran O2dan CO2.

    *pabila kita kekurangan oksigen kita dapat mengalami gangguan dalam pernafasan.

    +angguan pernafasan tidak hanya dapat disebabkan karena kekurangan oksigen namun dapat

    uga disebabkan karena terganggunya sistem atau saluran pernafasan kita. Dapat disebabkan

    karena adanya penumpukan !airan atau sebagainya. Dalam skenario kali ini akan membahas

    tentang terganggunya organ pernapasan yang dapat mengganggu sistem pernafasan kita,

    dalam hal ini menyebabkan demam dan sesak napas.

    Definisi Demam dan Sesak Nafas

    Demam adalah keadaan dimana suhu tubuh normal berkisar antara , -/,2 deraat

    !el!ius. 0erdapat perbedaan suhu di aksila dan oral maupun re!tal, dalam keadaan biasa

    perbedaan ini berkisar antara 1, deraat !el!ius. Suhu re!tal lebih tinggi dibanding suhu oral.

    Demam teradi karena pelepasan pirogen dari dalam leukosit yang sebelumnya telah

    terangsang oleh pirogen eksogen yang dapat berasal dari mkroorganisme atau merupakan

    suatu hasil reaski imunologik yang tidak berdasarkan suatu infeksi. Pirogen adalah suatu

    protein yang yang identik dengan 3-4. Didalam hypothalamus 5at ini merangsang pelepasan

    asam arakidonatserta mengakibatkan peningkatan sintesis prostaglandin 62 yang langsung

    dapat menyebebkan suatu pireksia. Pengaruh pengaturan otonom akan mengakibatkan

    2

  • 7/23/2019 Makalah Pbl Blok 7 Yesica 102013185

    3/17

    teradinya vasokonstriksi perifer sehingga pengeluara panas menurun dan pasien merasa

    demam.

    Sesak nafas adalah perasaan sulit bernapas yang biasanya teradi ketika kita melakukan

    aktivitas fisik yang berlebihan. Sesak napas adalah suatu geala dari beberapa penyakit yang

    dapat bersifat kronis. Sesak nafas uga dikenal dengan istilah 7Shortness Of 8reath9.

    %eadian-keadian sesak nafas bergantung dari tingkat keparahan dan sebabnya. Perasaan itu

    sendiri merupakan hasil dari kombinasi impuls ke otak dari saraf yang berakhir di paru-paru,

    tulang iga, otot dada, atau diafragma, ditambah dengan persepsi dan interpretasi pasien.

    Struktur Organ Terkait

    Hidung

    :ongga hidung kiri dan kanan terdiri atas dua struktur& vestibulum di luar dan

    rongga hidung ;fossa nasalis+di dalam.

  • 7/23/2019 Makalah Pbl Blok 7 Yesica 102013185

    4/17

    Gambar 1. Fossa nasalis.2

    Sinus Paranasalis

    Sinus paranasalis terdiri atas sinus frontalis, ethmoidalis,sphenoidalis dan

    ma$illaris. Sinus meringankan tulang tengkorak dan menambah resonasi suara. Sinus

    membesar pada saat erupsi gigi permanen dan sesudah pubertas, yang se!ara nyata

    mengubah ukuran dan bentuk )aah.

    Sinus Frontalis

    3etak kedua sinus frontalis disebelah posterior terhadap ar!us super!iliaris

    antara tabula e$terna dan tabula interna os frontale. Sinus ini terproyeksi pada daerah

    berbentuk segitiga dengan titik (titik sudut yang dibentuk oleh nasion. Sinus ini

    bermuara ke dalam bagian anterior meatus nasi medius sisi yang sama, le)at

    infudibulum ethmoidale atau du!tus frontonasal yang melintasi bagian anterior

    labirinti ethmoid. Sinus ini berkembang baik pada usia / dan = tahun, men!apai

    ukuran yang sempurna sesudah pubertas, terutama pada laki ( laki.

    Sinus thmoidalis

    0ersusun sebagai rongga ( rongga ke!il tak beraturan, sehingga disebut uga

    !ellulae ethmoidales. :ongga ( rongga ke!il ini berdinding tipis di dalam labirinti

    ossis ethmoidalis disempurnakan oleh tulang ( tulang frontale, ma$illa, la!rimale,

    sphenoidale dan palatinum. Cellulae ini membentuk kelompok ( kelompok anterior,

    medius dan posterior, masing ( masing kelompok ini tida berbatas tegas.

    Sinus S!henoidalis

    !

  • 7/23/2019 Makalah Pbl Blok 7 Yesica 102013185

    5/17

    %edua sinus ini terletak di sebalah posterior terhadap bagian atas rongga

    hidung, di dalam!orpus ossis sphenoidalis, bermuara ke dalam re!essus spheno (

    ethmoidalis. Disebelah !ranial berbatasan dengan !hiasma opti!um dan hipofisis

    !erebri dan sisinya berbatasan dengan *.!arotis interna dan sinus !avernosus.

    Sinus "a#illaris

    Sebagian besar sinus ini menempati tulang ma$illa. 8erbentuk piramid,

    berbatsan dengan dinding lateral rongga hidung. Pun!aknya meluas kedalam

    pro!essus 5gomati!us ossis ma$illae atap berbatasan dengan dasar orbita. Sinus

    ma$illaris men!apai ukuran maksimum setelaherupsi semua gigi tetap.

    +ambar.2 Sinus Paranasalis

    Faring

    "aring adalah pipa berotot yang beralan dari dasar tengkorak sampai

    persambungannya dengan esofagus dan ketinggian tulang ra)an krikoid. 'aka

    letaknya di belakang hidung ;naso-farin$>, di belakang mulut ;oro-farin$> dan di

    belakang larin$ ;faring-laringeal>. ?ares posterior adalah muara rongga-rongga

    hidung ke naso-farin$.4 "aring adalah tabung muskular berukuran 42, !m yang

    merentang dari bagian dasar tulang tengkorak sampai esofagus. "aring terbagi

    menadi nasofaring, orofaring, dan laringofaring. ?asofaring adalah bagian posterior

    rongga nasal yang membuka ke arah rongga nasal melalui dua naris internal ;koana>.

    Dua tuba eusta!hius menghubungkan nasofaring dengan telinga tengah. 0uba ini

    berfungsi untuk menyetarakan tekanan udara pada kedua sisi gedang telinga. *madel

    ;adenoid> faring adalah penumpukan aringan limfatik yang terletak di dekat naris

    internal. Pembesaran adenoid dapat menghambat aliran udara. ?aosfaring terdiri dari

    epitel bertingkat torak bersilia bersel goblet. Diba)ah membrana basalis, pada lamina

    5