Pbl Blok 10

download Pbl Blok 10

of 21

  • date post

    05-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    3
  • download

    1

Embed Size (px)

description

ukrida

Transcript of Pbl Blok 10

Memahami Struktur dan Mekanisme GinjalNur Tasya Ruri10.2013.259Kelompok B4Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida WacanaJl. Arjuna Utara No. 6, Jakarta Barat 11510 Telp. 021-56942061, Fax. 021-5631731tu.fk@ukrida.ac.id

PendahuluanSistem tubuh yang juga berperan penting dalam pengaturan tubuh adalah sistem ginjal dan saluran kemih. Sistem ginjal dan kemih inilah yang akan mengatur pembentukan urin dan menjaga agar tubuh tetap dalam keadaan homeostasis. Ginjal juga akan melakukan fungsinya untuk menjaga agar bahan-bahan yang sudah tidak dipakai oleh tubuh bisa dibuang, sehingga tidak menumpuk dalam tubuh. Ginjal juga mempunyai fungsi untuk menjaga agar cairan dalam tubuh tetap dalam keadaan seimbang, sehingga dehidrasi tidak terjadi. Ginjal bberperan penting dalam penyerapan air dan eliktrolit lainya. Pada kesempatan kali ini penulis akan membahas tentang vesika urinaria, organ ginjal, metabolism air, keseimbangan asam basa. Yang dimana didalamnya juga terdapat tentang dehidrasi, yaitu dimana tubuh ita kekurangan air lebih dari biasanya yang terkadang menyebabkan kita merasa haus terus menerus. Didalam ini juga penulis membahas macam macam dehidrasi

Pembahasan Makroskopik ginjalManusia memiliki sepasang ginjal yang terletak di belakang perut atau abdomen. Ginjal ini terletak di kanan dan di kiri tulang belakang. Dibawah hati dan limpah. Di bagian superior ginjal terdapat kelenjar adrenal. Ginjal merupakan sepasang organ saluran kemih yang terletak di rongga retroperitoneal bagian atas. Bentuknya menyerupai kacang dengan sisi cekung menghadap ke medial. Kedua ginjal letak di vertebra T12 hingga L3. Ginjal kanan biasanya terletak sedikit lebih dibawah dari pada yang kiri karna yang sebelah kanan untuk memberikan tempat pada hati.

Sebagian bagian dari atas ginjal oleh iga ke sebelas dan duabelas kedua ginjal dibungkus oleh dua lapisan lemak yaitu lemak perirenal dan lemak perirenal yang membantu meredam goncangan.1

Ren berbentuk seperti kacang dan memiliki:1. Dua polus atau ekstermitas, yaitu extermitas superior dan extermitas inferior. Kedua ekstermitas superior ditempati oleh glandula suprarenalis yang dipisahkan oleh lemak perirenalis.22. Dua margo, yaitu margo medialis yang berbentuk konkaf dan margo lateralis yang berbentuk konveks.2Pada margo medialis terdapat sebuah pintu yang disebut hilus renalis, dan merupakan tempat masuknya pembuluh pembuluh darah, lymphe, saraf dan ureter. Umumnya susunan pembuluh pada hilus renalis dari ventrikel ke dorsal sebagai berikut

Ginjal di bungkus oleh :21. Capsula fibrosaCapsula fibrosa melekat pada rend an mudah dikupas, capsula fibrosa hanya menyelubungi ginjal.2. Capsula adiposeCapsula adipose mengandung banyak lemak dan membungkus ginjal dan glandula suprarenalis. Capsula adipose di bagian dean relative lebih tipis dibandingkan dengan yang di belakan. Ginjal dipertahankan pada tempatnya oleh capsula adiposa, pada keaadaan tertentu capsula adipose sangat tipis sehingga jaringan ikat yang menghubungkan capsula fibrosa dengan capsula renalis kendor sehingga ginjal turun, sehingga disebut nephroptosis dan nephrotosis ini sering terjadi pada ibu yang melahirkan (grande multipara).3. Fascia renalis Terletak diluar capsula fibrosa dan terdiri dari 2 lembar yaitu fascia prarenalis dibagian depan ginjal dan fascia retrorenalis dibagian belakang ginjal. Kedua lembar fascia renalis ke caudaltetap terpisa, ke cranial bersatu, sehingga kantong ginjal terbuka ke bawah, oleh karena itu sering terjadi asending infection.

Bagian bagian ginjal.31. Hilus adalah tingkat kecekungan tepi medial ginjal2. Sinus adalah rongga berisi lemak yang membuka pada hilus sinus ini membentuk perlekatan untuk jalan masuk dan keluar ureter, vena, arteri renalis, saraf dan liymph3. Pelvis ginjal adalah perluasan ujung proksimal ureter. Ujung ini berlanjut menjadi dua sampai tiga kaliks mayor, yaitu rongga yang mencapai glandular, bagian penghasil urine pada ginjal. Setiap hilus mayor bercabang menjadi beberapa 8 sampai 18 kaliks minor4. Parenkim ginjal adalah jaringan ginjal yang menyelubungi struktur sinus ginjal. Jaringan ini terbagi mwnjadi medula dalam dan korteks luarA. Medulla terdiri dari masa masa triangular yang disebut piramida ginjal. Ujung yang sempit dari setiap pyramida. Papilla, masuk dengan pas didalam kaliks minor dan ditembus mulut duktus pengumpul urine.3 terdapat saluran saluran yang menembus papilla yang disebut ductuli papilaris (bellini), tempat tembusnya berupa ayakan yang disebut cribriformis dan diantara pyramis pyramis tersebut terdapat collumna renalis (bertini). Beberapa calyx minor 2-4 membentuk calyx mayor dan beberapa calyx mayor bergabung menjadi pyelum atau pelvis renis dan kemudian menjadi ureter dan ruangannya disebut sinus renalis.2B. Korteks tersusun dari tubulus dan pembuluh darah nefron yang merupakan unit structural dan fungsional ginjal. Korteks terletak di dalam diantara piramida piramida medulla yang bersebelahan untuk membentuk collumna ginjal yang terdiri dari tubulus tubulus pengumpul yang mengalir kedalam duktus pengumpul.Cortex didalamnya terdapat gromelurus dan pembuluh darah. Didalam glomelurus darah disaring dan disalurkan ke dalam medulla dan darah tersebut disalurkan ke papil renalis sehingga tampak ggaris garis pada medulla yang disebut procesus medularis (ferheinin).2Hubungan penting ren sinstra :4 Antrerior : glandula suprarenalis, lien, gaster, pangkreas, fleksura coli sinistra, dan lengkung-lengkung jejenum. Posterior : diaphragma, resesus costo diaphragmatikus, costa XI dan costa XII, dan m.psoa, m.quadratus lumborum, dan m.transversus abdominis. N. Subcostalis, n. Ilio hypogastricus, dan n. Ilio inguinalis berjalan kebawah dan lateral.

Pendarahan Ateri renalis berasal dari aorta setinggi vetebra L-2. Masing- masing ateri renalis biasanya bercabang menjadi 5 a.segmentalis yang masuk kedalam hilus renalis, 4 didepan, dan 1 dibelakang pelvis renalis. Ateri ini mendarahi segmen-segmen atau area renalis yang berbeda. cAteri lobares berasala dari a. Segmentalis, masing-masing 1 buah untuk satu piramid renalis. Sebelum masuk substansia renalis setiap a. Lobaris mempercabangkan dua atau tiga aa. Intralobarea. A intralobares berjalan menuju kortex di antara piramid renalis. Pada perbatasan korteks dan medula renalis, ateriae interlobares bercabang menjadi arteriae acuarta yang melengkung diatas basis piramid renalis. Ateriae acuarta mempercabangkan sejumlah ateriae interlobularen yang berjalan ke atas di dalam kortex.4Vena renalis keluar dari hilus renalis di depan ateria renalis dan mengalirkan darah ke vena caba inferior. Aliran limfe : nnll. Aortici laterales di sekitar pangkal arteria renalis. PersarafanSerabut plexus renalis. Serabut-serabut aferen yang berjalan melalui plexus renalis masuk ke medulla spinalis melalui nervi tracal 10-12.4Glandula SuprarenalisGlandula suprarenalis merupakan organ retroperitoneal yang berwarna kekuningan pada bolus superior ren. Glandula suprarenalis ini dikelilingi oleh fascia renalis. Setiap glandula mempunyai cortex yang berwarna kuning dan medulla yang berwarna coklat tua.4Glandula suprarenalis dextra berbentuk seperti piramid dan menutupi polus superior ren dextra. Glandula suprarenalis dextra membentang kemedial belakang lonuh hepatis dextra dan membentang ke medial belakang vena cava inferior. Glandula ini terletak di posterior pada diaphragma.4Glandula suprarenalis sinistra berbentuk bulan sabit dan meluas sepanjang margo medialis ren sinistra dari polus superior sampai hilus renalis. Glandula ini terletak di belakang pankreas, bursa mentalis, dan gaster, serta terletak di posterior diaphrgma.4PendarahanAteriae yang mendarahi masing-masing glandula suprarenalis ada tiga buah : ateria phrenica inferior, aorta abdominalis, ateria renalis.4Sebuah vena keluar dari hilus masing-masing glandula suprasrenalis dan mengalirkan darahnya ke vena cava inferior pada sisi kanan dan vena renalis pada sisi kiri. Aliran limfe : nnll. Aortici lateralis. Persarafan Serabut oreganglionik simpatis berasal dari nervus splanchinikus sebagian besar saraf berakhir pada medulla glandula suprarenalis.4

Struktur mikroskopik MedullaMedula pada ginjal yang dibentuk dari struktur piramidal yang dikenal sebagai piramida ginjal. Medula terletak di dekat sisi cekung ginjal. Puncak piramida dikenal sebagai papilla. Papilla memenuhi kelopak, sebuah cabang dari pelvis ginjal. Basal bagian dari struktur piramida memanjang dan memperluas saat mereka tumbuh menuju korteks. Ruang antara piramida ginjal dikenal sebagai kolom ginjal.5KorteksKorteks ginjal yang terdiri dari dua jenis jaringan, sinar meduler dan labirin Ludwig atau substansi kortikal proper. Sinar meduler, juga dikenal sebagai Henle Berbentuk silinder dan selaras sejajar satu sama lain. Sinar meduler adalah ekstensi struktur piramidal, sedangkan substansi yang tepat kortikal diselingi antara mereka. Labirin Ludwig berisi struktur kecil yang dikenal sebagai glomeruli atau Malphigi tubulus. Ruang antara korteks dan medula mengandung pembuluh darah yang merupakan bentuk Arkade. Pembuluh darah ini berjalan sejajar dengan permukaan korteks.5Pelvis ginjal atau ArteriArteri ginjal memasuki sisi cekung ginjal melalui hilus. Cabang renal pelvis keluar ketika bergerak menuju bagian kortikal pada ginjal. Cabang arteri di sudut kanan atau dengan cara yang miring. Cabang-cabang di dasar pelvis ginjal dikenal sebagai kelopak utama, sedangkan, yang lebih kecil dengan diameter dan jauh dari itu, adalah kelopak kecil.5Jaringan ikatBahan hadir antara bagian utama dari ginjal yang dibentuk dari pembuluh darah, stroma dan tubulus pengumpul. Bagian-bagian dari ginjal tampak lebih seperti zat koloid sama sekali.5Tubulus ginjal Tubulus ginjal adalah tabung kecil yang memiliki diameter 0.2mm. Tabung baik mengikuti lintasan lurus atau memelintir di sekitar mereka. Setiap tubulus ginjal berasal dari struktur seperti kan