Makalah PBL Blok 5.docx

download Makalah PBL Blok 5.docx

of 12

  • date post

    27-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    218
  • download

    4

Embed Size (px)

Transcript of Makalah PBL Blok 5.docx

Jenis-jenis Otot, Metabolisme, Mekanisme Kontraksi dan Relaksasi, Struktur pada Otot PolosAndry Larsen Manurung102014256/B5Fakultas Kedokteran,Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta BaratJalan Arjuna Utara No.6 Jakarta 11510Email: andry.2014fk256@civitas.ukrida.ac.id

AbstrakOtot sering dikenal sebagai daging tubuh dan tersusun dari banyak dinding organ berongga dan pembuluh-pembuluh tubuh. Jaringan otot yang mencapai 40% sampai 50% berat tubuh, pada umumnya tersusun dari sel-sel kontaktil yang disebut dengan serabut otot. Nantinya, melalui kontraksi, sel-sel otot akan menghasilkan pergerakan dan melakukan pekerjaan. Berdasarkan struktur dan fungsinya, otot diklasifikasikan atau digolongkan ke dalam tiga golongan, yaitu: otot polos, otot rangka, dan otot jantung. Terdapat tiga fungsi utama dari otot, yaitu: pergerakan, penopang tubuh, dan produksi panas. Otot mengahasilkan gerakan pada tulang tempat otot tersebut melekat, selain itu otot juga menopang rangka dan dapat mempertahankan tubuh saat berada dalam posisi duduk maupun berdiri.

AbstractMuscles often known as the "meat" of the body and is composed of many walls of hollow organs and vessels of the body. Muscle tissue reaches 40% to 50% by weight, are generally composed of cells kontaktil called muscle fibers. Later, through contraction, the muscle cells will produce movement and do the job. Based on the structure and function, muscle classified or categorized into three groups, namely: smooth muscle, skeletal muscle, and cardiac muscle. There are three main functions of muscles, namely: the movement, the support body, and heat production. Result in muscle movement in the bone where the muscle is attached, in addition to the muscle also sustain order and can maintain the body when in a sitting or standing position.

PendahuluanSistem muskular (otot) terdiri dari sejumlah besar otot yang bertanggung jawab atas gerakan tubuh.1Otot sering dikenal sebagai daging tubuh dan tersusun dari banyak dinding organ berongga dan pembuluh-pembuluh tubuh. Jaringan otot yang mencapai 40% sampai 50% berat tubuh, pada umumnya tersusun dari sel-sel kontaktil yang disebut dengan serabut otot. Nantinya, melalui kontraksi, sel-sel otot akan menghasilkan pergerakan dan melakukan pekerjaan.2Terdapat tiga fungsi utama dari otot, yaitu: pergerakan, penopang tubuh, dan produksi panas. Otot mengahasilkan gerakan pada tulang tempat otot tersebut melekat, selain itu otot juga menopang rangka dan dapat mempertahankan tubuh saat berada dalam posisi duduk maupun berdiri. Kontraksi otot secara metabolis akan menghasilkan panas yang dapat mempertahankan suhu normal tubuh. Berdasarkan struktur dan fungsinya, otot diklasifikasikan atau digolongkan ke dalam tiga golongan, yaitu: otot polos, otot rangka, dan otot jantung.2

Rumusan masalahPerempuan usia 35 tahun mengeluh diare sekali sehari disertai demam dan mual

HipotesisSeorang perempuan 35 tahun mengalami diare karena gangguan kontraksi otot

Sasaran pembelajaran1. Mahasiswa mampu mengetahui metabolisme otot polos2. Mahasiswa mampu mengetahui kontraksi dan relaksasi otot polos3. Mahasiswa mampu mengetahui struktur polos4. Mahasiswa mampu mengetahui jenis-jenis otot

PembahasanSistem Muskular (Otot)Sistem muskular (otot) terdiri dari sejumlah besar otot yang bertanggung jawab atas gerakan tubuh.1Otot sering dikenal sebagai daging tubuh dan tersusun dari banyak dinding organ berongga dan pembuluh-pembuluh tubuh. Jaringan otot yang mencapai 40% sampai 50% berat tubuh, pada umumnya tersusun dari sel-sel kontaktil yang disebut dengan serabut otot. Nantinya, melalui kontraksi, sel-sel otot akan menghasilkan pergerakan dan melakukan pekerjaan.2Secara umum, otot memiliki beberapa karakteristik, diantaranya: serabut mengandung banyak miofibril yang tersusun dari miofilamen-miofilamen kontraktil, nukleus sel-sel otot terbentuk dengan baik, sitoplasmanya disebut sarkoplasma, membran selnya disebut sarkolema, retikulum endoplasma halus disebut retikulm sarkoplasma, dan serabut otot dapat membesar.2Fungsi Sistem MuskularTerdapat tiga fungsi utama dari otot, yaitu: pergerakan, penopang tubuh, dan produksi panas. Otot mengahasilkan gerakan pada tulang tempat otot tersebut melekat, selain itu otot juga menopang rangka dan dapat mempertahankan tubuh saat berada dalam posisi duduk maupun berdiri. Kontraksi otot secara metabolis akan menghasilkan panas yang dapat mempertahankan suhu normal tubuh.2

Ciri-Ciri OtotOtot merupakan alat gerak aktif karena kemampuannya berkontraksi. Otot akan memendek jika sedang berkontraksi dan memanjang jika berelaksasi. Kotraksi otot dapat terjadi apabila otot sedang melakukan kegiatan, sedangkan relaksasi otot terjadi jika otot sedang beristirahat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa otot memiliki 4 ciri, yaitu: kontraktilitas, eksitabilitas, ekstensibilitas, dan elastisitas.2Kontraktilitas adalah saat dimana serabut otot berkontaksi dan menegang, dalam kasus ini dapat melibatkan pemendekan otot atau juga tidak. Pemendekan yang dihasilkan akan sangat terbatas karena kontraksi pada setiap diameter sel berbentuk kubus atau bulat. Pada eksitabilitas, serabut otot akan merespon dengan kuat jika distimulasi oleh impuls saraf. Ekstensibilitas, serabut otot memiliki kemampuan untuk meregang melebih panjang otot saat relaks. Sementara, elastisitas, serabut otot dapat kembali ke ukurannya semula setelah berkontraksi atau meregang.2

Jenis-Jenis OtotBerdasarkan struktur dan fungsinya, otot diklasifikasikan atau digolongkan ke dalam tiga golongan, yaitu: otot polos, otot rangka, dan otot jantung.2Proses dasar kontraksi pada ketiga jenis otot tersebut serupa, namun terdapat perbedaan yang penting, perbedaan-perbedaan tersebut akan dibahas di bawah ini.Otot PolosOtot polos adalah otot yang tidak berlurik dan kerjanya involunter (tak sadar). Jenis otot ini dapat ditemukan pada dinding organ berongga seperti kandung kemih dan uterus, serta pada dinding tuba, seperti pada sistem respiratorik, pencernaan, reproduksi, urinarius, dan sistem sirkulasi dasar.2Otot polos memiliki ciri-ciri: serabut ototnya berbentuk spindel dengan panjang yang bervariasi, satu sel otot polos mengandung satu nukleus yang terletak di tengah (sentral), bekerja secara tidak sadar, kontraksinya kuat dan lamban, serta tidak mudah lelah.2Jenis otot ini dapat berkontraksi tanpa adanya rangsangan saraf (meskipun didberapa tempat di bawah pengendalian saraf otonimik / tak sadar).3Secara fisiologi, otot polos sangat berbeda dengan otot rangka. Kontraksinya lambat namun tahan lama, otot polos juga dapat memendek sampai seperempat panjangya dan dapat membangkitkan kekuatan.4

Gambar 1. Gambaran Mikroskopik Dari Otot Polos3

Otot JantungSeperti namanya, otot jantung hanya ditemukan pada jantung. Otot ini bergaris atau memiliki lurik seperti pada otot lurik. Perbedaanya adalah bahwa serabutnya bercabang dan saling bersambung satu sama lain. Otot jantung memiliki kemmapuan khusus untuk mengadakan kontraksi otmatis dan ritmis tanpa tergantung pada ada atau tidaknya rangsangan saraf.3Ciri lain dari otot jantung adalah nukleusnya yang terletak di tengah dan panjangnya yang berkisar antara 85 mikron sampai 10 mikon dan diameternya sekitar 15 mikron, serta bekerja secara tak sadar.2

Gambar 2. Gambaran Mikroskopik Dari Otot Jantung3

Otot Lurik / Otot RangkaOtot lurik atau otot rangka merupakan otot volunter (bekerja secara sadar). Otot rangka melekat pada rangka tubuh dan bertanggung jawab untuk pergerakan. Satu serabut panjangnya berkisar antara 10mm sampai 40mm. Jumlah nukleus banyak dan dapat ditemukan di bawah sarkolema pada bagian perifer sel (bagian tepi sel). Kontraksi otot rangka lebih cepat dan kuat namun mudah lelah.2Lurik yang terdapat pada otot rangka disebabkan oleh struktur protein yang membentuk otot. Protein ini disebut aktin dan miosin. Nantinya, apabila otot berkontraksi, gambaran lurik akan menyempit dan ini diperkirakan karena gerakan relatif satu protein terhadap protein yang lainnya (teori pergeseran filamen sliding filamen).1Otot lurik dikendalikan oleh otak yang sangat cepat reaksinya terhadap berbagai jenis rangsangan seperti dingin, panas, angin, arus listrik, dll. Tiap otot mempunyai dua atau lebih tendon yang melekat di tuang. Tendon yang elekat di tulang yang tidak bergerak disebut tendon origo, sementara tendon yang melekat di tuang yang akan digerakan disebut tendon insertio.5

Gambar 3. Gambaran Mikroskopik Dari Otot Rangka3

Kontraksi Otot PolosKelompok sel otot polos biasanya tersusun dalam lembaran-lembaran. Sel otot polos memiliki tiga jenis filament :a. Filamen tebal myosin, yang lebih panjang daripada yang ada di otot rangkab. Filamen tipis aktin, yang mengandung tropomiosin, tetapi tidak mengandung troponinc. Filamen ukuran sedang, yang tidak secara langsung ikut serta dalam kontraksi, tetapi merupakan bagian rangka sitoskeleton yang menunjang bentuk sel.Filamen otot polos tidak membentuk myofibril dan tidak tersusun dalam pola sarkomer seperti di otot rangka. Karena itu, sel otot polos tidak memperlihatkan pita atau lurik seperti otot rangka sehingga otot ini debri istilah polos.6Otot polos tidak memiliki lurik yang sama pengaturan aktin dan filamen myosin seperti yang ditemukan di otot rangka. Sebaliknya, elektron teknik mikrografik menyarankan organisasi fisik dipamerkan di Gambar 8-2. Gambar ini menunjukkan sejumlah besar filamen aktin yang melekat pada badan padatan. Beberapa badan ini melekat ke membran sel. Lainnya tersebar di dalam sel. Beberapa membran badan padat sel yang berdekatan terikat bersama-sama dengan antar protein jembatan. Hal ini terutama melalui obligasi ini bahwa kekuatan kontraksi adalah ditransmisikan dari satu sel ke yang berikutnya.7Diselingi antara filamen aktin dalam serat otot adalah filamen myosin. Filamen myosin memiliki diameter lebih dari dua kali diameter filamen aktin. Di sebelah kanan pada Gam