Gerontik ny.d

Click here to load reader

download Gerontik ny.d

of 23

  • date post

    30-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    724
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Gerontik ny.d

1. TUGAS KEPERAWATAN GERONTIKPada Keluarga Ny.DJl. Tunggang Gg. Kandang PedatiKelurahan Pasar AmbacangOLEH KELOMPOK 8: IIN YULIANA 0910322010PUJI YASTUTI RAHMATIA 0910322028LENGGO GENI 0910322030RAHMI NOVITA SARI 0910323058YENI DANIATI 0910323072 CINDI META CLAUDIA 0910323086 FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS ANDALAS 2012 2. PENGKAJIAN TAHAP 1 1. Data Umum Pengkajian terhadap data umum keluarga meliputi: a. Nama Klien : Ny. D b. Usia : 75 tahun c. Pekerjaan: Ibu Rumah TanggaAlamat : Jl. Tunggang Gg. Kandang PedatiKelurahan Pasar Ambacang d. Nama Kepala Keluarga : Tn.Z e. Pendidikan kepala keluarga : SMA f. Komposisi keluargaNoNamaJK HubUmurPekerjaan Status Imunisasi Ket B Polio Hepatit DPT C dg Cisa Ny. 12 3 4 1 2 3 1 2 3 Gm D p a k1.Tn.ZLmen49 th Kuli / - -- - - - antu tukang2.Ny. B Panak 40 th Tukangcuci/setrika-4.Ny.APanak 35 th5.An. F Lcucu 22 th swasta 6.An. M Pcucu 19thmahasiswa 3. 7. An. R L cucu 16 bln pelajar 8. An. I P cucu 12th pelajar9An. K P cucu 9 th pelajar Genogram 4. g. Tipe Keluarga Dalam sosiologi keluarga terdapat 2 jenis tipe keluarga yaitu tradisional dan nontradisional. Dalam kasus ini keluarga Tn. Z merupakan tipe keluarga tradisional, karena terdiri dari : 1. Keluarga inti.Terdiri dari ibu, anak dan cucu 2. Keluarga besar, terdiri keluarga inti dan orang-orang yang berhubungan.Dalam hal ini orang yang berhubungan adalah menantu dari Ny. D.h. Suku Bangsa Ny. D berasal dari suku minangkabau (sub suku Sikumbang). Didalam mengasuh anak, tidak ada budaya atau pola adat tertentu yang mempengaruhi Ny. D.i. Agama Keluarga Ny. D beragama Islam, dimana keluarga Ny. D biasanya melakukan sholat 5 waktu dirumah dengan posisi duduk atau berbaring. Ny. D juga tidak melakukan ritual wudhu sebelum shalat, tetapi Ny. D melakukan tayamum karena tidak kuat berdiri dan berjalan.Di sisi kursi roda Ny. D selalu di gantungkan kantung plastik berisi Al Quran, Surah Yaa Sin, Obat-obatan, dan sedikit uang. Ny. D masih mampu membaca Al Quran menggunakan kaca mata. Ny. D selalu membaca Al Quran di setiap waktu senggang, dan rajin shalat malam.j.Status sosial ekonomi Ny. D memiliki tingkat perekonomian menengah. Ny.D memperoleh pendapatan dari pensiunan perintis kemerdekaan almarhum suaminya serta pemberian dari 5. anak-anaknya. Uang tersebut digunakan untuk membeli obat-obatan. Uang Ny.Dsering berlebih sekitar Rp. 700.000 per bulannya. Kebutuhan dasar Ny.D sendiridipenuhi oleh anak-anaknya.Sedangkan Tn.Z sebagai kepala keluarga berprofesi sebagai Tukang, dan istriTn.Z berprofesi sebagai pemilik jasa laundry kecil-kecilan.k. Aktifitas rekreasiNy. D sehari-hari berbaring di tempat tidur. Jika sedang bosan, Ny. D duduk diteras rumah menggunakan kursi roda dengan didampingi oleh anaknya. Aktifitasini dilakukan setiap sore hingga menjelang maghrib. Ny. D juga sering menontonTV sambil berbaring.2. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga a. Tahap perkembangan keluarga saat iniKeluarga Tn. Z berada pada tahap perkembangan keluarga dengan Lansia. b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhiTugas perkembangan keluarga pada tahap ini adalah : - Penyesuaian tahap masa pensiun dengan cara merubah gaya hidup - Mempertahankan pengaturan hidup yang memuaskan - Menyesuaikan terhadap pendapatan yang menurun - Memperluas hubungan perkawinan - Menyesuaikan diri terhadap kehilangan pasangan - Mempertahankan ikatan keluarga antar generasi 6. - Melakukan life review masa lalu Adapun tugas perkembangan yang belum terpenuhi pada tahap ini adalah : - Mempertahankan ikatan keluarga antar generasi Ny. D memiliki masalah dengan adik kandungnya sendiri. Iya di tipu adiknya.hingga sampai saat ini mereka tidak berteguran. Tahap perkembangan keluarga sebelumnya yang belum terpenuhi adalah Tugas perkembangan keluarga dengan anak dewasa,di mana tugas perkembangan keluarga pada saat itu: - Membantu anak untuk mandiri sebagai keluarga baru dimasyarakat. Ny D masih memiliki anak perempuan yang berusia 35 tahun namun belum menikah. - Mempersiapkan anak untuk hidup mandiri dan menerima kepergian anaknya.c. Riwayat keluarga inti Ny. D sudah menjadi janda 4 tahun yang lalu. Suami meninggal pada tahun 2008 dengan penyakit pneumoni. Ny. D dengan alm. suaminya tidak ada melalui proses pacaran, dikarenakan mereka menikah dengan proses perjodohan. Anak Ny.D berjumlah 10 orang, 4 orang wanita dan 6 orang pria. Ny.D tinggal di rumah peninggalan suami dan tidak mau diajak untuk tinggal di rumah anak- anaknya. Sementara di rumah tersebut Ny.D tinggal bersama 2 orang anak perempuan dengan 1 orang berkeluarga dan memiliki 5 orang anak dan yang satu nya lagi belum menikah. Padahal anaknya sudah berumur 35 tahun. Anaknya belum menikah dengan alasan ingin menjaga Ny.D. Pada saat ini riwayat kesehatan keluarga adalah sebegai berikut : 7. 1. Ny. D pada saat pengkajian memiliki keluhan kesehatan yaitu : pusing, lelah kedua tangan gemetaran / tremor, tidak bisa berpindah posisi dengan sendiri ( dibantu ),akibat jatuh pada tahun 2009. TD 140/70mmHg. Selera makan berkurang, penglihatan sudah mulai berkurang dari biasanya.2. Ny.D pernah berobat karena riwayat reumatik dan sekarang pergelangan tangan kadang terasa sakit.3. Ny.D sudah setahun belakangan ini tidak pernah masuk rumah sakit. Terakhir di bawa ke rumah sakit karena jatuh pada tahun 2009 dan Ny.D hanya berobat meminta obat di praktek dokter langganan untuk mengkonsumsi obat- obat magh, anti nyeri, obat reumatik, obat tidur. d. Riwayat keluarga sebelumnyaAyah dan Ibu Ny.D meninggal tanpa penyakit kronik. Suami Ny.D meninggalkarena penyakit pneumoni 4 tahun yang lalu. Adik Ny.D terkena penyakitparkinson. Anak adik Ny.D pernah meninggal muda dengan riwayat penyakitjantung.3. Pengkajian Lingkungan a. Karakteristik rumah - Rumah yang dihuni saat ini semi permanen dan merupakan milik pribadi - Lingkungan Rumah Bersih dan rapi, berlantai kayu, ventilasi baik dan cukup. Hanya saja, terdapat jenjang teras dan jenjang menuju dapur. Tempat tidur Ny.D juga tempat tidur dengan kaki dan tanpa pengaman. 8. Denah rumahKamar ruang keluarga kamar kamarkamarruang tamu WCdapurb. Karakterisitk tetangga dan komunitas RW Para tetangga yang tinggal di sekitar rumah Ny. D mayoritas bermata pencaharian sebagai pedagang dan petani. Rumah Ny. D hanya berjarak satu rumah dari mesjid. Beberapa meter jalan menuju rumah Ny. D hanya dapat dilewati kendaraan roda dua.c. Mobilitas geografis keluarga Ny. D sejak menikah sudah tinggal di rumah yang di tempatinya saat ini bersama suami dan sepuluh anaknya. Setelah anak-anak beranjak dewasa dan menikah, anak-anak Ny. D tinggal terpisah bersama pasangannya masing-masing. Tetapi anak ke-enam dan ke-sepuluh Ny. D tetap tinggal di rumah tersebut dan merawat Ny. D.d. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat Ny. D tidak pernah ditinggal sendirian oleh keluarga. Pada malam hari Ny. D tidur ditemani anaknya yang bungsu. Pada siang hari Ny. D dipindahkan ke tempat 9. tidur di ruang keluarga untuk berkumpul dan menonton televisi bersama keluarga.Anak-anak Ny. D lainnya yang tinggal di rumah yang terpisah sering silihberganti mengunjungi Ny. D sambil membawa makanan kesukaan Ny. DRumah Ny. D berada di pemukiman yang cukup padat di kota Padang dan terletakdekat dengan masjid. Ny. D dan keluarga mempunyai hubungan yang baik dengantetangga. Ibu-ibu majelis talim sering mengunjungi Ny. D. Para tetangga yangmemiliki anak-anak juga sering membawa anak-anaknya bermain bersama Ny.D e. Sistem pendukung keluargaSemua anggota keluarga Ny. D dalam keadaan baik. Keluarga biasanya membawaNy. D ke dokter. Terkadang Ny. D dibawa berobat ke Puskesmas Pauh namunsering dirujuk ke RSUP M. Djamil. Karena Ny. D hanya bisa terbaring di tempattidur da duduk di kursi roda, Ny. D jarang mengunjungi fasilitas kesehatan.Namun Dokter telah memberikan resep obat dan berpesan agar resep ini tidakputus.4. Struktur Keluarga a. Pola komunikasi keluargaPola komunikasi keluarga Tn. Z cukup baik dan terbuka. Walaupun Ny. D sudahterbaring lemah dan bicara lambat serta pelan, seluruh keluarga selalu mengajakNy. D bercerita dan bercanda. Ny. D juga sering bercerita dan mengungkapkanperasaannya kepada anak-anak dan cucu-cucunya. Jika ada masalah kesehatan dengan Ny. D, anak ke-lima dan ke-sepuluh yangmerawat Ny. D selalu bermusyawarah untuk mencari solusi bagi Ny. D b. Struktur kekuatan keluarga - Kekuatan keluarga terletak pada Tn. z - Dalam pengambilan keputusan keluarga selalu berembuk. 10. c. Struktur peran Peran dari masing-masing anggota keluarga formal. Dilihat dari pengertian peran keluarga formal adalah sejumlah perilaku yang kurang lebih bersifat homogen. Keluarga memberi peran secara merata kepada para anggota keluarganya seperti cara masyarakat membagi peran-perannya : menurut bagaimana pentingnya pelaksanaan peran bagi berfungsinya suatu system. Peran formal yang standar terdapat dalam keluarga (pencari nafkah, ibu rumah tangga, tukang perbaiki rumah, sopir, pengasuh anak, manager keuangan dan tukang masak.). Dilihat dari masing-masing peran : ayah. Ayah sebagai pemimpin keluarga mempunyai peran pencari nafkah, pendidik, pelindung, pemberi rasa aman bagi setiap anggota keluarga dan juga sebagai anggota masyarakat kelompok social tertentu. Ibu sebagai pengururs rumah tangga, pengasuh, pendidik anak-anak, pelindung keluarga, dan juga pencari nafkah tambahan kelurga dan juga sebagai kelompok masyarakat social tertentu. Anak berperan sebagai perilaku psikosocial sesuai dengan perkembangan fisik, mental, social, dan spiritual (setiadi, 2008). Peran informal dari keluarga terhadap anak adalah sebagai pengharmonis, pendamai, penghalang dominator, penyalah keras hati, sahabat, penghibur, perawat keluarga, penghubung keluarga. Peran informal bersifat implicit biasanya tidak tampak kepermukaan dan dimainkan hanya untuk memenuhi kebutuhan-kebuituhan emosional individu dan atau untuk menjaga keseimbangan dalam keluarga. Pada kasus, Tn. Z bekerja sebagai tukang. Istrinya, membantu dengan memb