Css Parkinson Caca Amri

download Css Parkinson Caca Amri

of 42

  • date post

    22-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    15
  • download

    2

Embed Size (px)

description

1

Transcript of Css Parkinson Caca Amri

REFERAT PARKINSON

CLINICAL SCIENCE SESSIONPARKINSONOleh : M. Amri Kautsar Annisa Febrieza. Z

Preseptor : dr. Asep. S, Sp.S1PENDAHULUAN

Penyakit Parkinson adalah salah satu penyakit neurodegeneratif yang paling banyak dialami pada umur lanjut dan jarang dibawah umur 30 tahun. Biasanya mulai timbul pada usia 40 70 tahun dan mencapai puncak pada dekade keenam. 2DEFINISIPenyakit Parkinson adalah bagian dari Parkinsonism yang secara patologi ditandai oleh degenerasi ganglia basalis terutama di substansia nigra pars kompakta (SNC) yang disertai adanya inklusi sitoplasmik eosinofilik (Lewy bodies).

Parkinsonism adalah suatu sindroma yang ditandai oleh tremor waktu istirahat, rigiditas, bradikinesia dan hilangnya refleks postural akibat penurunan kadar dopamin dengan berbagai macam sebab.

3ETIOLOGISejauh ini etiologi Penyakit Parkinson tidak diketahui (idiopatik), namun ada beberapa faktor risiko (multifaktorial) yang diduga merupakan etiologi Penyakit Parkinson, yaitu :UsiaRasGenetikLingkunganFaktor lain (cedera krania serebral dan sters emosional)

4Gambaran Klinis Gejala prodormalGejala utama TremorRigiditasAkinesiaKetidakstabilan Postur dan gaitGejala tambahanMotorik: freezing, mask face, mikrografia, disfagiaOtonom: hiperhidrosis, konstipasi, polakisuriaMental: depresi, demensiaLain-lain: seborea, muka berminyak,dll

5Gejala Prodormal Tidak khas Awitan insidious, umur 50-70 tahunLelah, letih, gangguan kepribadian sebelum muncul gejala motorikMotorik: kelemahan, gangguan kordinasi ringan6Gejala ProdormaL Gejala parkinsonism ringan seperti tremor intermiten pada 1 atau beberapa jari, rigiditas asimetris curigai gejala prodormal Parkinson7Gambaran UtamaTremorRigiditasAkinesia/Bradikinesia Ketidakstabilan Postur dan gait

8TREMORDimulai unilateral dan bagian distal ekstremitasTimbul saat istirahat, hilang saat beraksiRitmik Pill rolling 3-5x / menit 9RigiditasKekakuan pada ototPada gerakan pasif: tahanan dari otot seperti lead pipe atau juga cogwheel phenomen Asimetris, dimulai ekstremitas unilateralBila tungkai terlibat shuffle gait (jalan diseret)Dipengaruhi oleh mood, stress, obat

10AkinesiaAwalnya hipokinesia bradikinesia akinesia MikrografiaGangguan motorik sekuensial: pronasi / supinasi, mengancing, mandi, makan, naik tanggaHilangnya gerakan spontan: wajah topeng, hipofonia, drooling Sulit bangun dari kursi, sulit jalan

11PosturNormal: perubahan postur tubuh secara otomatis dikoreksi cepat dengan rfx postur dan rfx righting keseimbangan terjaga

PD: Gangguan rfx postur dan righting gangguan keseimbangan dan mudah jatuh12Gangguan GaitLenggang tangan unilateral berkurangLangkah kecil-kecil, cepat dan diseret (festinating gait)Freezing (motor en block): berhenti saat akan mulai, sedang jalan atau mendekati tempat sempit atau ramai

13Meyersons sign:

Tidak dapat mencegah mata berkedip-kedip bila daerah glabela diketuk berulang-ulangKetukan berulang (2 x/detik) pada glabela membangkitkan reaksi berkedip-kedip (terus-menerus)

14KLASIFIKASI 1. Parkinsonisme Idiopatik ( Primer )Penyakit ParkinsonJuvenile Parkinsonism

2. Sekunder (simptomatik)Drug induced Infeksi (postensefalitis, sifilis)MetabolikStruktural (tumor otak, hydrosefalus, trauma)Toksin ( CO, CS2, CN, Mangan, MPTP)Vaskular (multiinfark153. Sindroma Parkinsonism-plus Degenerasi kortico-basal ganglionic Hemiparkinsonism-hemioatrofiSyndroma dementia: Penyakit Alzheimer, Diffuse Lewy body diseaseAtrofi multipel-system Parkinsonism-dementia-ALS complex of Guam (Lytico-bodig)Progressive supranuclear palsyPenyakit herediter degeneratif

164. Penyakit HeredodegeneratifPenyakit Hallervoden - SpatzPenyakit HuntingtonLubag ( Filipino X linked dystonia parkinsonism )Nekrosis striatal dan sitopati mitokondriaNeuroakantositosisPenyakit WilsonSeroid lipofusinosisPenyakit Gertsmann Strausler ScheinkerPenyakit Machado JosephAtrofi familial olivopontoserebelarSindroma thalamik demensia

17PatofisiologiTerjadi kehilangan neuron di substansia nigra pars kompakta yang menghasilkan dopamin ke stritatum (caudata dan putamen). Manifestasi klinis terjadi akibat penurunan lebih dari 80% dopamin di striatum.Patofosiologi

19DIAGNOSISDiagnosis penyakit Parkinson ditegakkan berdasarkan :Kriteria diagnosa klinisKriteria diagnosa menurut HughesKriteria diagnosa menurut Koller

20Kriteria Diagnosa Klinis

Ditegakkan berdasarkan :Kriteria klinisBila ada 2 dari 3 gejala kardinalBila ada 3 dari 4 gejala utamaPerbaikan nyata dengan pengobatan menggunakan L-dopa

21DiagnosaKriteria Klinis Hughes

PossibleBila terdapat salah satu gejala TRAP (tremor, rigiditas, akinesia, postur tak stabil)ProbableKombinasi 2 gejala utama (termasuk postur tak stabil) atau 1 dari 3 gejala kardinal yang asimetrisDefiniteKombinasi 3 dari 4 gejala utama atau 2 gejala dengan satu gejala lain yang asimetris (3 tanda kardinal)22Kriteria Diagnosa Menurut KollerAdanya 2 dari 3 gejala kardinal yang berlangsung 1 tahun atau lebihRespon terhadap terapi levodopa diberikan sampai perbaikan sedang,lama perbaikan selama 1 tahun atau lebih23PERJALANAN PENYAKIT

Perjalanan penyakit menurut Hoen and Yahr (Hoehn and Yahr staging of parkinsons diseases). (konsensus perdossi 2003)Stadium 1Gejala dan tanda pada satu sisi, terdapat gejala yang ringan, terdapat gejala yang mengganggu tapi tidak menimbulkan kecacatan, biasanya terdapat tremor pada satu anggota gerak, gejala yang timbul dapat dikenali orang terdekat (teman)Stadium 2Terdapat gejala bilateral, terdapat kecacatan minimal, sikap/cara berjalan terganggu.Stadium 3Gerak tubuh nyata melambat, keseimbangan mulai terganggu (jarang jatuh) saat berjalan/berdiri, disfungsi umum sedang.Stadium 4 Terdapat gejala yang lebih berat, masih dapat berjalan hanya untuk jarak teretentu, rigiditas dan bradikinesia, tidak mampu berdiri sendiri (lebih cenderung jatuh), tremor dapat berkurang dibanding stadium sebelumnyaStadium 5 Stadium kahektik, kecacatan total, tidak mampu berdiri dan berjalan meski dibantu, memerlukan perawatan tetap 24DIAGNOSIS

A. Kriteria Diagnosis menurut Hughes:Possible :Terdapat salah satu gejala utama:Tremor istirahatRigiditasBradikinesiaKegagalan refleks postural

DIAGNOSIS

ProbableBila terdapat kombinasi dua gejala utama (termasuk kegagalan refleks postural) atau salah satu dari tiga gejala pertama yang tidak simetris (dua dari empat tanda motorik).

DefiniteBila terdapat koombinasi tiga dari empat gejala atau dua gejala dengan satu gejala lain yang tidak simetris (tiga tanda cardinal) Bila semua tanda-tanda tidak jelas sebaiknya B. Tanda KhususMeyersons sign:Tidak dapat mencegah mata berkedip-kedip bila daerah glabela diketuk berulang-ulangKetukan berulang (2 x/detik) pada glabela membangkitkan reaksi berkedip-kedip (terus-menerus)

C. Diagnosis Banding:tremor esensialpenyakit BingswangerHidrosefalus bertekanan normalprogresif supranuklear palsydegenerasi striatonigradepresi hipokinetik (anergik)parkinsonism akibat pengaruh obat-obatan

PEMERIKSAAN PENUNJANGSampai saat ini belum ada pemeriksaan penunjang yang dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit Parkinson sejak dini. Pemeriksaan patologi anatomi merupakan diagnosis pasti dari penyakit Parkinson di mana ditemukannya Lewy Bodies pada substansia nigra, namun hal ini baru dapat dilaksanakan dengan otopsi.

Neuro imaging : CT-Scan, MRI, PET, SPECT

29Pada MRI (Magnetic Resonance Imaging) berkekuatan medan magnet tinggi bisa mendeteksi deposit Fe di substantia nigr. Sekarang ini ditemukan bahwa hanya pada penderita penyakit Parkinson ditemukan perubahan signal yang menunjukan atrofi multisistem pada striatum

Pada PET (Positron Emission Tomography) dengan menggunakan fluorodopa sensitive untuk mendeteksi berkurangnya dopamine, di mana uptake fluorodopa di korpus striatum berkurang

Pada SPECT (Single photon Emission Computed Tomograpy) dapat dideteksi system pre dan post sinaptik yang merupakan hal penting untuk membedakan penyakit Parkinson dengan parkinsonism, di mana penyakit Parkinson adalah ganguan pre sinaptik. SPECT dapat diunakan sebagai pemeriksaan awal untuk mendeteksi penyakit Parkinson yang presimptomatik.

30Diagnosis BandingGejala klinis :Tremor : DD/ tremor oleh sebab lain ( istirahat hilang, bergerak timbul) Hipertiroid, ansietas, kelelahan, alkoholism, pemakaian obat asma, kelainan serebelar, kelainan familial (senilitas dan esensial)

Rigiditas : DD/ spastisitas akibat lesi sistem ekstra piramidal (fenomena pisau lipat)

Bradikinesia : DD/ gait apraxia pada Hidrosefalus bertekanan normal

31PENATALAKSANAANTerapi penyakit Parkinson bertujuan mengurangi gejala dan tidak dapat menghentikan proses patologi yang sudah berlangsung.Penatalaksanaan Penyakit Parkinson dapat dibagi atas :1. Umum (Supportive)a. Pendidikan (Education)b. Penunjang (Support) :Penilaian kebutuhan emosionilRekreasi dan kegiatan kelompokKonsultasi professionalKonseling hokum/financialKonseling pekerjaanc. Latihan fisik (Rehabilitasi)Tujuan rehabilitasi adalah untuk meningkatkan kualitas hidup penderita dan menghambat bertambah beratnya gejala penyakit serta mengatasi masalah-masalah :abnormalitas gerakan kecenderungan postur tubuh yang salahgejala otonomgangguan aktivitas kehidupan sehari-hariperubahan psikologik32Bagian dari rehabilitasi antara lain :Fisioterapi :PereganganKoreksi postur tubuhLatihan koordinasiLatihan jalanLatihan buli-buli dan rektumLatihan kebugaran kardiopulmonarEdukasi dan program latihan di rumahTerapi okupasiTerapi wicaraPsikoterapiTerapi sosial medik332. KhususTerapi khusus berupa :TERAPI FARMAKOLOGIK (MEDIKAMENTOSA)TERAPI NONFARMAKOLOGIK (TERAPI OPERATIF)34TERAPI FARMAKOLOGIKSecara farmakologik, penyakit parkinson dapat dianggap sebagai keadaan dimana adanya ketidakseimbangan antara sistem dopaminergik dan kol