BAB-IV amri

download BAB-IV amri

of 21

  • date post

    31-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    213
  • download

    0

Embed Size (px)

description

Skripsi bab 4, Pembahasan

Transcript of BAB-IV amri

77

BAB IVHASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian4.1.1 Deskripsi data hasil kelas eksperimenData yang diperoleh dalam penelitian ini diambil dari dua kegiatan, yaitu pengambilan nilai awal dan nilai akhir. Dengan menghasilkan variabel hasil belajar. Untuk mendapatkan gambaran tentang karakteristik variabel penelitian, data diolah dengan menggunakan statistika dasar program komputer dengan analisa statistic deskriptif dan juga alat bantu hitung kalkulator. Deskripsi data hasil kelas eksperimen masing-masing variabel dapat dijelaskan sebagai berikut :4.1.1.1 Nilai awal kelas eksperimenNilai awal kelas eksperimen secara rinci dapat dilihat di lampiran 21. Berdasarkan data yang diperoleh, diketahui nilai terendah pada nilai awal kelas eksperimen adalah 40 dan nilai tertinggi adalah 80. Dari hasil analisis diperoleh nilai rata-rata yaitu 67,5, nilai median yang dicapai adalah 60 dan standart deviasi yang dicapai adalah 10,92.Distribusi frekuensi nilai dari variabel hasil belajar nilai awal kelas eksperimen dapat dilihat pada tabel 4.1 dan tabel 4.2.

57

Tabel 4.1 Distribusi frekuensi nilai awal kelas eksperimenNoInterval NilaiFrekuensi AbsolutFrekuensi Relatif(%)Frekuensi Komulatif(%)

139-4721010

248-5652535

357-6584075

466-7421085

575-83315100

Jumlah20100

Tabel 4.2 Distribusi kategorial nilai awal kelas eksperimenNoInterval NilaiFrekuensi AbsolutFrekuensi Relatif(%)Frekuensi Komulatif(%)KriteriaKet

1< 62126060Tidak BaikTidak Tuntas

263 7452585Kurang BaikKurang Tuntas

375 87315100BaikTuntas

488 - 10000100Sangat BaikSangat Tuntas

Jumlah20100

Grafik hasil dari nilai awal dapat dilihat dalam grafik histogram pada gambar 4.1.

Gambar 4.1 Grafik histogram nilai awal kelas eksperimenDari tabel 4.1 dan tabel 4.2 dapat dilihat data nilai awal kelas eksperimen sebelum mendapatkan perlakuan berupa model pembelajaran NHT. Jumlah siswa yang tuntas dan termasuk dalam kategori baik adalah 3 siswa dari seluruh siswa yang berjumlah 20. Siswa yang tidak tuntas berjumlah 12 siswa. 4.1.1.2 Nilai akhir kelas eksperimenNilai akhir kelas eksperimen secara rinci dapat dilihat di lampiran 21. Berdasarkan data yang diperoleh, diketahui nilai terendah pada nilai akhir kelas eksperimen adalah 50 dan nilai tertinggi adalah 100. Dari hasil analisis diperoleh nilai rata-rata yaitu 81,50, nilai median yang dicapai adalah 82,50 dan standart deviasi yang dicapai adalah 14,24.Distribusi frekuensi dari variabel hasil belajar nilai akhir kelas eksperimen dapat dilihat pada tabel 4.3, dan tabel 4.4.Tabel 4.3 Distribusi frekuensi nilai akhir kelas eksperimenNoInterval NilaiFrekuensi AbsolutFrekuensi Relatif(%)Frekuensi Komulatif(%)

146 56155

257 6721015

368 7842035

479 8952560

590 - 100840100

Jumlah20100

Tabel 4.4 Distribusi kategorial nilai akhir kelas eksperimenNoInterval NilaiFrekuensi AbsolutFrekuensi Relatif(%)Frekuensi Komulatif(%)KriteriaKet

1< 6221010Tidak BaikTidak Tuntas

263 7442030Kurang BaikKurang Tuntas

375 8763060BaikTuntas

488 - 100840100Sangat BaikSangat Tuntas

Jumlah20100

Grafik hasil dari nilai akhir dapat dilihat dalam grafik histogram pada gambar 4.2.

Gambar 4.2 Grafik histogram nilai akhir kelas eksperimen

Dari tabel 4.3 dan tabel 4.4 dapat dilihat data nilai awal kelas eksperimen setelah mendapatkan perlakuan berupa model pembelajaran NHT. Jumlah siswa yang sangat tuntas dan termasuk dalam kategori sangat baik adalah 8 siswa dari seluruh siswa yang berjumlah 20. Siswa yang tidak tuntas berjumlah 2 siswa. Jumlah siswa yang masuk dalam kategori tidak tuntas menurun dibandingkan dengan nilai sebelum diberi perlakuan.

4.1.2 Deskripsi data hasil kelas kontrolDeskripsi data hasil kelas kontrol masing-masing variabel dapat dijelaskan sebagai berikut :4.1.2.1 Nilai awal kelas kontrolNilai awal kelas kontrol secara rinci dapat dilihat di lampiran 21. Berdasarkan data yang diperoleh, diketahui nilai terendah pada nila awal kelas kontrol adalah 35 dan nilai tertinggi adalah 80. Dari hasil analisis diperoleh nilai rata-rata yaitu 62, nilai median yang dicapai adalah 60 dan standart deviasi yang dicapai adalah 12,29.Distribusi frekuensi nilai dari variabel hasil belajar nilai awal kelas kontrol dapat dilihat pada tabel 4.5 dan tabel 4.6.

Tabel 4.5 Distribusi frekuensi nilai awal kelas kontrolNoInterval NilaiFrekuensi AbsolutFrekuensi Relatif(%)Frekuensi Komulatif(%)

134 43155

244 5342025

354 6363055

464 7352580

574 - 83420100

Jumlah20100

Tabel 4.6 Distribusi kategorial nilai awal kelas kontrolNoInterval NilaiFrekuensi AbsolutFrekuensi Relatif(%)Frekuensi Komulatif(%)KriteriaKet

1< 62115555Tidak BaikTidak Tuntas

263 7463085Kurang BaikKurang Tuntas

375 87315100BaikTuntas

488 - 10000100Sangat BaikSangat Tuntas

Jumlah20100

Grafik hasil dari nilai awal dapat dilihat dalam grafik histogram pada gambar 4.3.

Gambar 4.3 Grafik histogram nilai awal kelas kontrolDari tabel 4.5 dan tabel 4.6 dapat dilihat data nilai awal kelas kontrol sebelum mendapatkan perlakuan berupa model pembelajaran ekspositori. Jumlah siswa yang tuntas dan termasuk dalam kategori baik adalah 3 siswa dari seluruh siswa yang berjumlah 20. Siswa yang tidak tuntas berjumlah 11 siswa.

4.1.2.2 Nilai akhir kelas kontrolNilai akhir kelas kontrol secara rinci dapat dilihat di lampiran 21. Berdasarkan data yang diperoleh, diketahui nilai terendah pada nilai akhir kelas eksperimen adalah 50 dan nilai tertinggi adalah 95. Dari hasil analisis diperoleh nilai rata-rata yaitu 73,75, nilai median yang dicapai adalah 72,50 dan standart deviasi yang dicapai adalah 11,22.Distribusi frekuensi dari variabel hasil belajar nilai akhir kelas kontrol dapat dilihat pada tabel 4.7, dan tabel 4.8.Tabel 4.7 Distribusi frekuensi nilai akhir kelas kontrolNoInterval NilaiFrekuensi AbsolutFrekuensi Relatif(%)Frekuensi Komulatif(%)

146 55155

256 6552530

366 7552555

476 8573590

586 - 95210100

Jumlah20100

Tabel 4.8 Distribusi kategorial nilai akhir kelas kontrolNoInterval NilaiFrekuensi AbsolutFrekuensi Relatif(%)Frekuensi Komulatif(%)KriteriaKet

1< 6231515Tidak BaikTidak Tuntas

263 7473550Kurang BaikKurang Tuntas

375 8784090BaikTuntas

488 - 100210100Sangat BaikSangat Tuntas

Jumlah20100

Grafik hasil dari nilai akhir dapat dilihat dalam grafik histogram pada gambar 4.4.

Gambar 4.4 Grafik histogram nilai akhir kelas kontrol

Dari tabel 4.7 dan tabel 4.8 dapat dilihat data nilai awal kelas kontrol setelah mendapatkan perlakuan berupa model pembelajaran ekspositori. Jumlah siswa yang sangat tuntas dan termasuk dalam kategori sangat baik adalah 2 siswa dari seluruh siswa yang berjumlah 20. Siswa yang tidak tuntas berjumlah 3 siswa. Jumlah siswa yang masuk dalam kategori tidak tuntas menurun dibandingkan dengan nilai sebelum diberi perlakuan.

4.1.3 Analisis Instrumen PenelitianInstrumen digunakan untuk memperoleh data mengenai peningkatan hasil belajar terkait dengan penggunaan model pembelajaran NHT berbantuan mouse mischief. Instrumen ini berupa tes objektif pilihan ganda yang digunakan untuk posttest. Sebelum soal digunakan untuk posttest, soal tersebut harus di uji validitas, uji realibilitas, uji taraf kesukaran dan uji daya pembeda. Uji coba soal dilakukan pada kelas yang uji coba yaitu kelas IX F.Berdasarkan hasil perhitungan validitas, terdapat butir soal sebanyak 40 soal yang valid. Sedangkan untuk reliabilitas 40 soal yang dipakai diperoleh data r hitung= 0,9277 sedangkan r tabel=0.455. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh r hitung > r tabel yaitu sebesar 0,9277 maka uji coba instrumen soal tersebut reliabel. Uji coba instrumen soal menggunakan rumus nomor 1, 2, 3, dan 4 yang terdapat pada Bab III. Untuk lebih jelasnya akan disajikan dalam tabel 4.13.Tabel 4.9 Ringkasan Analisis Soal Uji CobaNoKriteriaNomor SoalJumlah

1Valid1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 21, 22, 24, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 33, 34, 36, 39, 40, 41, 42, 43, 44, 45, 48, 49, 5040

2Tidak Valid19, 20, 23, 25, 32, 35, 37, 38, 46, 4710

Jumlah50

*Data selengkapnya ditunjukkan pada lampiran 15Berdasarkan uji coba instrumen yang telah dilakukan, dari 50 soal yang diuji cobakan, terdapat 40 soal yang layak dipakai untuk soal posttest sementara 10 soal dibuang (tidak dipakai) untuk posttest. Hal ini didasarkan atas perhitungan dari uji validitas, uji reliabilitas, uji tingkat kesukaran dan uji daya pembeda.

4.1.4 Analisis data hasil belajar materi Menjelaskan Pengertian Dasar Internet/intranet dan Mendeskripsikan Dasar-Dasar Sistem Jaringan Internet/intranet4.1.4.1Analisis Uji Normalitas Nilai AwalUji normalitas digunakan untuk mengetahui sampel yang diambil berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas dihitung dari hasil nilai awal dengan menggunakan rumus nomor 6, 7, dan 8 pada Bab III, dengan hipotesis sebagai berikut :Ho : p1 p2 , artinya data kedua kelompok/ kelas terdistribusi normal.Ha : p1> p2 , artinya data kedua kelompok/ kelas berdistribusi tidak normal.Kriteria pengujian, Ho di terima jika X2hitung< X2tabel dengan taraf signifikan (=0,05). Hasil uji normalitas nilai awal kelas eksperimen disajikan pada tabel 4.10.Tabel 4.10 Uji normalitas nilai awal kelas eksperimenKelas IntervalBatas KelasZ untuk batas kelasPeluang untuk ZLuas Kls untuk ZFhFo

39 4748 5657 6566 7475 8338,547,556,565,574,583,5-2,04-1,21-0,390,441,262,080,47920,38760,15150,16830,39610,48140,09160,23610,31980,22780,08531,83284,72226,39554,55661,7064258230,0150,0160,4031,4340,981

Untuk , dengan dk = 5 - 3 =