Bahas Tuntas Langkah Peneliitian

download Bahas Tuntas Langkah Peneliitian

If you can't read please download the document

  • date post

    10-Jul-2016
  • Category

    Documents

  • view

    221
  • download

    3

Embed Size (px)

Transcript of Bahas Tuntas Langkah Peneliitian

Bahas Tuntas Langkah-Langkah PenelitianSurveiPosted on5 October 2011

foto dipinjam dari:http://beta.matanews.comIwan Awaluddin Yusuf[1]Follow me@IwanAwaluddinA.Kerancuan Istilah dalam SurveiPenelitan survei sering rancu dengan sensus. Padahal perbedaannya cukup jelas. Penelitian survei adalah pengumpulan data dari suatu populasi dengan memilih sampel, sedangkan sensus adalah pengumpulan data terhadap seluruh anggota populasi. Survei tidak selalu identik dengan kuesioner (meski teknik pengumpulan data survei seringkali menggunakan kuesioner karena berhubungan dengan sampel berjumlah besar). Dalam praktiknya, terkadang pelaksanan survei tidak hanya menggunakan kuesioner atau angket, namun dilengkapi dengan wawancara atau observasi.Ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan untuk melakukan penelitian survei, antara lain:1. Penelitian survei dapat digunakan untuk sampel yang besar.2. Penggunaan kuesioner dapat menghasilkan data/informasi yang beragam dari setiap responden/individu dengan variabel penelitian yang banyak.3. Data yang diperoleh dari sampel dapat digeneralisasikan pada populasi.B. Jenis SurveiAda beberapa kategori penelitian survei dilihat dari proses pelaksanaannya dan perlakuan terhadap sampel.1. Survei Sekali Waktu(Cross-sectional Survei). Data hanya dikumpulkan untuk waktu tertentu saja dengan tujuan menggambarkan kondisi populasi.2. Survei Rentang Waktu(Longitudinal Survei). Survei dilakukan berulang untuk mengetahui kecenderungan suatu fenomena dari waktu ke waktu.3. SurveiTracking/Trend. Survei dilakukan pada populasi yang sama namun dengan sampel berbeda untuk mengetahui kecenderungan suatu fenomena dari waktu ke waktu.4. SurveiPanel.Survei dilakukan terhadap sampel yang sama untuk memahami suatu fenomena dari waktu ke waktu.5. SurveiCohort. Survei dilakukan pada sekelompok populasi yang spesifik untuk mengetahui perkembangan suatu fenomena dari waktu ke waktu.C. Tahapan SurveiSecara umum survei dilakukan dalam beberapa tahapan, yakni:1) Menentukan masalah penelitian ; 2) Membuat desain survei ; 3) Mengembangkan instrumen survei; 4) Menentukan sampel; 5) Melakukan pre-test; 6) Mengumpulkan data; 7) Memeriksa data(editing);8) Mengkode data; 9) Data entry; 10) Pengolahan dan analisis data; 11) Interpretasi data; dan 12) Membuat kesimpulan serta rekomendasi.Untuk memberikan gambaran lebih lengkap, masing-masing tahapan dapat dijelaskan sebagai berikut:1. Menentukan Masalah PenelitianSetiap penelitian diawali dari adanya masalah. Masalah Penelitianadalah konseptualisasi (pemakaian konsep) atas sebuah fenomena atau gejala sosial yang akan diteliti. Itu berarti, tidak semua masalah dapat dikatakan sebagai masalah penelitian. Lalu apakah perbedaan antaraMasalahdenganMasalahPenelitian?Masalahadalah gejala/fenomena/kasus yang terjadi di dalam kehidupan sehari-hari. SedangkanMasalah Penelitianadalah konseptualisasi terhadap masalah sosial. Ada peranan teori dalamMasalah Penelitian.Apakah setiap masalah sosial dapat dijadikan masalah penelitian?Jawabannya, tidak selalu. Tapi, satu masalah sosial dapat menjadi lebih dari satu masalah penelitian. Lantas bagaimana mengubah masalah sosial menjadi masalah penelitian?1. Hubungkan masalah sosial dengan konsep (teori).2. Kaitkan dengan metode penelitian yang dipakai.3. Hubungkan dengan paradigma penelitian yang dipergunakan.4. Rumuskan dalam kalimat tanya.Contoh Masalah Penelitian1. Pertanyaan Profil Sosiodemografis Audiens:Dalam survei sosiodemografis, variabel yang akan diketahui misalnya usia, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan, pekerjaan, penghasilan, dan agama. Rumusan masalah penelitian bisa disajikan dalam kalimat tanya sebagai berikut.Bagaimanakarakteristik sosiodemografispendengar RRI?2. Pertanyaan profil Psikografis Audiens:Dalam survei psikografis, variabel yang akan diketahui adalah gaya hidup, perilaku sosial, kepribadian, aktivitas, ketertarikan, dan sebagainya. Rumusan masalah penelitian bisa disajikan dalam kalimat tanya sebagai berikut.Bagaimanakarakteristik psikografispendengar RRI?3. Pertanyaan Asosiatif (Hubungan Keterkaitan)Masalah penelitian survei yang menggunakan hubungan keterkaitan disebut sebagai pertanyaan asosiatif. Contoh rumusan masalah penelitian survei dengan pertanyaan asosiatif disajikan dalam contoh berikut.Bagaimana hubungan antarasiaran berita RRIdengantingkat partisipasi dalam pilkada?4. Pertanyaan Komparatif (Perbandingan)Masalah penelitian survei yang ingin mengetahui perbadingan disebut pertanyaan komparatif. Contoh rumusan masalah penelitian survei dengan pertanyaan komparatif antara lain adalah sebagai berikut.Bagaimana perbedaantingkat kepuasan pendengar RRI di Jakartadibandingkan/denganpendengar RRI di Surabaya?Dalam praktiknya, variabel pertanyaan penelitian bisa berjumlah banyak. Variabel seperti ini disebutMultivariat. Berikut adalah contoh rumusan masalah penelitian dengan lebih dari dua variabel (digarisbawahi):1. Adakah PengaruhGaya HidupterhadapPemilihandanKepuasan Mendengarkan Radio?2. Sejauh Mana PengaruhReputasi RadiodanCitra BrandterhadapKeputusan Mendengarkan Radio?Dalam menyusun penelitian survei, ada kalanya peneliti membuat dugaan sementara atas jawaban pertanyaan penelitiannya. Proses ini disebutmembuat hipotesis. Hipotesis artinya dugaan, asumsi, atau pernyataan sementara. Hipotesis adalah kesimpulan sementara yang harus diuji kebenarannya. Tidak semua penelitian survei harus ada hipotesisnya, penelitian survei yang sifatnya deskriptif (mengetahui gejala-gejala atau karakteristik data) umumnya tidak menggunakan hipotesis. Berbeda dengan penelitian survei eksplanatif (menjelaskan hubungan anatargejala), umumnya menggunakan hipotesis untuk selanjutnya diuji kebenarnnya. Dalam kaitan ini, survei eksplanatif dapat diidentifikasi dengan adanya pertanyaan asosiatif (hubungan keterkaitan) dan atau pertanyaan komparatif (perbandingan).Berikut ini contoh hipotesis berdasarkan jenis pertanyaan penelitian.1. Asosiatif (hubungan keterkaitan).Ada/tidak ada hubungan positif antarasiaran berita RRIdengantingkat partisipasi dalam pilkada1. Komparatif (Perbandingan)Ada/tidak ada perbedaantingkat kepuasan pendengar RRI di Jakartadenganpendengar RRI di SurabayaDalam menyusun hipotesis, peneliti perlu memperhatikan tiga jenis hipotesis, yaknihipotesis teori,hipotesis riset,danhipotesis statistik. Agar dapat dilakukan pengujian,hipotesis teoriharus diturunkan ke dalamhipotesis risetdanhipotesis statistik.Hipotesis risetmerupakan hipotesis yang bisa secara langsung diuji dalam penelitian. Hipotesis ini dirancang dengan menurunkanhipotesis teoriberdasarkan kerangka operasional yang ditetapkan oleh peneliti. Untuk penelitian yang bermaksud menguji hipotesis secara kuantitatif,hipotesis risetditurunkan ke dalam danhipotesis statistikyang bisa secara langsung menunjukkan alat statistik apa yang akan digunakan.Berikut ini contoh pengembangan hipotesis berdasarkan jenis survei. a.Survei DeskriptifMasalah:Berapakah rata-rata usia pendengar RRI?Hipotesis Teori:Tingkat usia audiens mempengaruhi minat mendengarkan RRIHipotesis Riset:Semakin tinggi usia seseorang, semakin tinggi minat mendengarkan RRIHipotesis Statistik:Rxy 0 b.Survei EksplanatifMasalah:Apakah berita demo dan kekerasan di radio mempengaruhi tingkah laku agresif masyarakat?Hipotesis Teori:Terpaanberita demo dan kekerasan di radio mempengaruhi tingkah laku agresif masyarakatHipotesis Riset:Jumlahberita demo dan kekerasan yang didengar masyarakat di radio berkorelasi positif dengan frekuensi tindak agresif masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.Hipotesis Statistik:Rxy 02. Membuat Desain Penelitian SurveiTahap kedua dalam penelitian survei adalah membuat desain penelitian. Desain penelitian merupakan konseptualisasi atas sebuah fenomena atau gejala sosial yang akan diturunkan menjadi variabel-variabel penelitian sampai ke tingkat indikator. Jika digambarkan secara sistematis, maka desain penelitian survei tampak dalam hierarki sebagai berikut:TeoriKonsepVariabelDimensiIndikatorSkala/PengukuranPertanyaanTahapan pembuatan desain penelitian yang meliputiTeori, Konsep, Variabel, Dimensi, Indikator, Skala/Pengukuran,dan item-itemPertanyaanselanjutnya harus disederhanakan dalam bentuk isian matriks operasionalisasi survei seperti berikut.VariabelDimensiIndikatorSkala

Contoh penerapan matriks operasionalisasi survei: Judul Penelitian:Pengaruh Reputasi Perusahaan dan Citra Merk terhadap Keputusan Pembelian Rumusan Masalah:1. Apakah ada pengaruhantara reputasi perusahaanterhadap keputusan pembelian?2. Apakah ada pengaruhantara citra merekterhadap keputusan pembelian?3. Apakah ada pengaruh antara reputasi perusahaandan citra merek terhadap keputusan pembelian? Teori yang digunakan:1. Public Relations2. Perilaku Konsumen VariabelReputasi Perusahaan,Citra Merk, Keputusan PembelianSelanjutnya untuk dimensi, indikator dan skala dapat dilihat pada matriks operasionalisasi survei berikut ini.VariabelDimensiIndikatorSkala

Reputasi Perusahaana. Kepercayaan terhadap perusahaanb. Tanggung jawab perusahaanc. Persepsi terhadap perusahaand. Pengetahuan akan perusahaana. Seberapa besar kepercayaan responden terhadap perusahaan Unileverb. Bagaimana penilaian responden terhadap tanggung jawab perusahaanc. Bagaimana responden memandang, memahami dan menerima perusahaan Unileverd. Seberapa besar pengetahuan responden akan perusahaan UnileverOrdinal

Citra Merka. Persepsi/kesan terhadap produkb. Keuntungan/ manfaatc. Gambaran terhadap produkd. Keyakinan terhadap produke. Konsistensi produka. Bagaimana konsumen memandang, memahami, dan menerima produk Pepsodentb. Seberapa besar keuntungan/ manfaat yang diperoleh responden dari produk- Seberapa besar tingkat keinginan/ harapan yang dijanjikan oleh suatu brandc. Bagaimana konsumen melihat produk Pepsodentd. Seberapa besar konsumen meyakini produk Pepsodente. Seberapa jauh kesesuaian dari apa yang dijanjikan produk dengan apa yang didapat oleh konsumen dari produk tersebut.Ordinal

Keputusan Pe