51266556 ok

download 51266556 ok

of 53

  • date post

    25-Jun-2015
  • Category

    Education

  • view

    4.677
  • download

    6

Embed Size (px)

description

ok

Transcript of 51266556 ok

  • 1. PROSEDUR TETAP ALUR PENJADWALAN OPERASIRumah Sakit Onkologi Surabay a Nomor PROSEDUR TETAPPENGERTIA N TUJUANTanggal terbitRevisiHalamanDitetapkan Direktur Rumah Sakit Onkologi SurabayaSuatu prosedur penjadwalan operasi beserta pemeriksaan penunjang yang dilakukan secara elektif di RSOS atau di rumah sakit lain. Untuk mempermudah pengaturan jadwal operasi sehingga dapat memperlancar pelayanan di kamar operasi.KEBIJAKAN PROSEDURPendaftaran Operasi : Service Coordinator (SC), pasien, divisi lain (rawat inap,poli hematology, dokter)Recovery Room (RR) , Di catat dibuku penjadwalan operasi : - nama pasien, usia - no reg, no telepon - diagnosa, jenis operasi, jenis anestesi (pemeriksaan tambahan : fna pre op/ durante op, IOC,VC) - operasi di RSOS / RS Luar (MRS pre op/ post op) - dokter operator - keterangan (laborat,thorax,ecg,mammografi,USG marker dll)Operasi di RSOS RS. LuarOperasi di(menentukan jam operasi)Mendaftarkan operasi ke kamar operasi (menentukan jam operasi)

2. Konfirmasi jadwalKonfirmasi jadwal-Dokter operator/ Bedah Operator/ Bedah- Dokter-Dokter anestesi Rawat inap (jika mrs)- Petugas-Service Coordinator (pertelepon / tertulis) - Service Coordinator-PA (fna durante op,IOC,VC)-Radiologi (USG marker,MM,Lokalisasi poliklinis)- PA - Pasien (jikaProsedur) Pasien-UNIT TERKAITRumah Sakit Onkologi Surabay aOK,RR, SCPROSEDUR TETAP ALUR PENJADWALAN USG MARKER PRO OP (BREAST CASE) NomorRevisiHalamanPROSEDUR TETAPTanggal terbitPENGERTIA NSuatu prosedur penjadwalan pemeriksaan USG marker pasien pro operasi (breast case) yang dilakukan sebelum operasi. Untuk memberikan tanda pada lokasi tumor sebagai guideline dokter bedah dalam tindakan operasi.TUJUAN KEBIJAKAN PROSEDURDitetapkan Direktur Rumah Sakit Onkologi SurabayaPetugas Recovery Room Re-cek di buku penjadwalan operasi (pro USG marker) Indikasi USG marker : -Pada pemeriksaan fisik tidak teraba tumor-tumor pada breast kecil (ukuran < 1 cm)-tumor multiple 3. pro usg marker usg markertidak ada advice (tapi ada indikasi untukdilakukan usg marker) Konsul dokter operator / Bedah (dengan status pasien)Pendaftaran USG marker ke petugas radiologi (jam usg marker) Konfirmasi : o o UNIT TERKAITRumah Sakit Onkologi Surabaya PROSEDUR TETAPPENGERTIAN TUJUAN KEBIJAKAN PROSEDURService Coordinator (SC) Pasien (saat konfirmasi jadwal operasi)Radiology,dokter operator,OK,RRPROSEDUR TETAP ALUR PENANGANAN EMERGENCY POST OPERASI DENGAN BLEEDING Nomor Tanggal terbitRevisiHalamanDitetapkan Direktur Rumah Sakit Onkologi SurabayaAlur penanganan untuk kasus bleeding pada pasien post operasi Menghentikan perdarahan agar pasien tidak jatuh dalam kondisi shock hipovolemik Advice re-open ditentukan oleh dr. bedah Ditemukan tanda-tanda bleeding post op 4. status lokalis : bengkak, hematom, flek di kasa (darah), jumlah dan kualitas (darah) drain Lapor dokter : bedah dan anestesi - kondisi pasien (TTV) - status lokalis (jika advis akan dilakukan eksplorasi perdarahan) Konfirmasi (per-telepon) - petugas OK - keluarga pasien (jika tidak ada penunggu) Bawa pasien ke RR - tetap observasi kondisi pasien - buka tabung O2 sentral di ruang Dirty area. - pasien tidak boleh dibezuk keluarga selama observasi - penjelasan keluarga dilakukan oleh dokter operator/ bedah Ruang OK disiapkan (jika ada 2 petugas) UNIT TERKAITRumah Sakit Onkologi SurabayaKamar Operasi & RR PROSEDUR TETAP ALUR PENYERAHAN SPESIMEN OPERASINomor PROSEDURTanggal terbitRevisiHalaman Ditetapkan 5. TETAPPENGERTIAN TUJUAN KEBIJAKAN PROSEDURDirektur Rumah Sakit Onkologi SurabayaAlur penyerahan spesimen pasien operasi dari kamar operasi ke divisi patologi anatomi (PA) 1. tidak terjadi kekeliruan spesimen 2. mempercepat pemeriksaan IOC,VC Specimen (dari kamar operasi) jika ada pemeriksaan FNA durante op, IOC, VC : konfirmasi petugas PA saat pasien mau masuk OK Ditunjukkan pada keluarga (oleh perawat OK,RR) Konfirmasi ke petugas PA (per-telepon : spesimen akan dikirim) Serah terima jaringan- mencatat dibuku serah terima :Petugas OK,RR dan PA (nama pasien, no register, diagnosa, jumlah spesimen, ttd petugas OK,RR dan PA ) - menyerahkan spesimen + status pasien Note : Hasil FNA durante op, IOC,VC disampaikan pertelepon oleh dokter PA diterima dokter operator UNIT TERKAITOK,PA 6. Rumah Sakit Onkologi SurabayaPROSEDUR TETAPALUR PRO OPERATIF & POST OPERATIF LOCAL ANESTESI NomorRevisiHalamanPROSEDUR TETAPTanggal terbitPENGERTIANProsedur pasien pro operasi dan post operasi dengan lokal anestesi Memperlancar kegiatan pelayanan di kamar operasi dan recovery roomTUJUAN KEBIJAKAN PROSEDURDitetapkan Direktur Rumah Sakit Onkologi SurabayaRUANG TRANSIT - pasien ganti baju khusus dalam - timbang berat badan (terutama anakanak) - pasien dimasukkan ke kamar operasi OK - pasien dipersilahkan tidur - persiapan : mengatur posisi pasien, pasang plat elektrotom, marker daerah operasi oleh operator, desinfeksi daerah operasi - dilakukan tindakan operasi RR - bservasi post operasi - persiapan KRS KASIR - penyelesaian administrasi oleh keluarga - memberikan tanda bukti penyelesaian administrasi ke RR PX KRS 7. UNIT TERKAITPROSEDUR TETAP ALUR PRO OPERATIF & POST OPERATIF GENERAL ANESTESIRumah Sakit Onkologi SurabayaNomorRevisiHalamanPROSEDUR TETAPTanggal terbitPENGERTIANAlur pasien pro operasi dan post operasi dengan general anestesi Memperlancar kegiatan pelayanan operasi di kamar operasi.TUJUAN KEBIJAKAN PROSEDURDitetapkan Direktur Rumah Sakit Onkologi SurabayaRR -persiapan pre operasi minimal 1 jam sebelum operasi.-dengan Premedikasi : pasien diantar ke OK menggunakan kursi roda / brankart-tanpa Premedikasi : pasien diantar ke OK menggunakan kursi roda / tidak-pasien dipersilahkan tidur-persiapan : dipasang elektrode, manset TD, saturasi O2-dokter operator visite pasien sebelum obat bius dimasukkan-obat bius dimasukkan sesuai advise-jika pasien sudah tidur : mengatur posisiOK 8. pasien sesuai daerah operasi dan jenis operasi, menutup mata dengan leukofix atau diberi salep mata, pasang plat elektrotom, marker daerah operasi oleh operator, desinfeksi daerah operasi -kemudian dilakukan tindakan operasi-selesai operasi : menutup daerah operasi, memasukkan obat sesuai advise dokter anestesi, brankart untuk perpindahan pasien, konfirmasi petugas RR bahwa operasi selesai-selama perpindahan jaga jalan nafas-pasien dipindah ke RR (observasi post operasi)RRUNIT TERKAIT PROSEDUR TETAP ALUR LOGISTIK KAMAR OPERASIRumah Sakit Onkologi Surabaya NomorRevisiHalamanPROSEDUR TETAPTanggal terbitPENGERTIAN TUJUANprosedur permintaan obat dan alat di kamar operasi Untuk memenuhi kebutuhan logistik ruangan yang diperlukan dalam satu minggu.KEBIJAKAN PROSEDURDitetapkan Direktur Rumah Sakit Onkologi SurabayaOrder logistik1. order dilakukan sesuai jadwal dan form order di serahkan sebelum jam 13.00. jadwal order : - linen : setiap hari - ATK : setiap hari rabu - Obat/ alkes : setiap hari selasa dan jumat 9. - Cetakan : setiap hari rabu - Kebutuhan rumah tangga : setiap hari senin 2. order dilakukan dengan menggunakan form order yang telah disediakan.3. form order harus di tandatangani oleh supervisor ruangan. 4. serah terima orderan dilakukan oleh petugas logistik dengan petugas ruangan dengan menggunakan form order. 5. bila ada barang yang belum terpenuhi dalam 2 hari petugas ruangan akan konfirmasi dengan petugas logistik.UNIT TERKAITRumah Sakit Onkologi Surabaya PROSEDUR TETAPPENGERTIANTUJUANOK,logistikPROSEDUR TETAP PEMBAGIAN KAMAR OPERASINomor Tanggal terbitRevisiHalaman Ditetapkan a.n Direktur Klinik Onkologi Surabaya Direktur Pelayanan MedisDr. Wiwien Ristanto Pembagian dan pembatasan ruangan OK yang harus diketahui oleh semua petugas OK, untuk menjaga agar ruangan aseptik terhindar dari kontaminasi. 1. Petugas mampu membedakan perlakuan terhadap masing - masing bagian dalam 10. ruangan kamar operasi. 2.Mencegah terjadinya kontaminasi di kamar operasi KEBIJAKAN PROSEDUR1. Daerah Publik : Daerah yang dapat dimasuki oleh semua orang tanpa ada syarat khusus, daerah ini misalnya; kamar tunggu, counter, gang di depan ruang pathologi klinik. 2. Daerah Semi Publik : Daerah ini hanya dapat di masuki oleh orangorang tertentu saja, dengan beberapa persyaratan khusus, antara lain harus memakai scort dan sandal khusus. Daerah ini misalnya, RR, ruang transit RR, dirty area, ruang ganti. 3. Daerah Aseptik : Kamar bedah, ruangan ini hanya boleh di masuki oleh perawat, dokter serta pasien yang akan di operasi, dengan terlebih dahulu memakai baju khusus, topi, masker serta sandal khusus yang telah disediakan.UNIT TERKAITRumah Sakit Onkologi Surabaya PROSEDUR TETAPPROSEDUR TETAP PERSIAPAN RUANGAN PRO OPERASI Nomor Tanggal terbitRevisiHalaman Ditetapkan a.n Direktur Klinik Onkologi Surabaya Direktur Pelayanan Medis Dr. Wiwien Ristanto 11. PENGERTIAN TUJUAN KEBIJAKAN PROSEDURProsedur persiapan kamar operasi yang diperlukan untuk memperlancar kegiatan operasi. 1.Menjaga kelancaran operasional kamar operasi 2. Menjaga sterilitas kamar operasi 1. Petugas kamar operasi datang 2 1 jam sebelum operasi. 2. Petugas menyiapkan ruangan untuk tindakan operasi : -lampu seluruh ruangan dinyalakan-re-cek jadwal operasi- re-cek kebersihan kamar operasi.seluruhruangan- mematikan lampu UV (lampu UV dimatikan minimal 2 jam sebelum operasi ) - menyiapkan mesin anestesi unit dan peralatan anestesi yang lain. - Membuka tabung O2 dan N2O yang ada di dirty area. -Menyiapkan mesin diatermi-Menyiapkan suction- Cek persiapan tempat linen kotortempatsampahdan3. Menyiapkan instrument steril untuk tindakan operasi 4. Menyiapkan obat anestesi 5. Re-cek status, hasil pemeriksaan dan disiapkan dimeja ruang administrasi. UNIT TERKAITOK 12. PROSEDUR TETAP PELAPORAN KEPERAWATANRumah Sakit Onkologi Surabaya PROSEDUR TETAPPENGERTIANTUJUANKEBIJAKAN PROSEDURNomor Tanggal terbitRevisiHalaman Ditetapkan a.n Direktur Klinik Onkologi Surabaya Direktur Pelayanan MedisDr. Wiwien Ristanto Setiap kegiatan yang berlangsung di pelayanan medik keperawatan harus dibuat laporannya secara berjenjang p