pendidikan dan pelatihan karyawan serta sistem phk

download pendidikan dan pelatihan karyawan serta sistem phk

of 41

  • date post

    26-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    108
  • download

    9

Embed Size (px)

description

kewirausahaan

Transcript of pendidikan dan pelatihan karyawan serta sistem phk

BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangPelatihan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi suatu keniscayaan bagi organisasi, karena penempatan karyawan secara langsung dalam pekerjaan tidak menjamin mereka akan berhasil. Karyawan baru sering sering merasa tidak pasti tentang peranan dan tanggung jawab mereka. Permintaan pekerjaan dan kapasitas karyawan haruslah seimbang melalui program orietasi dan pelatihan. Keduanya sangat dibutuhkan. Sekali para karyawan telah dilatih dan telah menguasai pekerjaannya, mereka membutuhkan pengembangan lebih jauh untuk menyiapkan tanggung jawab mereka di masa depan. Ada kecenderungan yang terus terjadi, yaitu semakin beragamnya karyawan dengan organisasi yang lebih datar, dan persaingan global yang meningkat, upaya pelatihan dan pengembangan dapat menyebabkan karyawan mampu mengembangkan tugas kewajiban dan tanggung jawabnya yang lebih besar. Pendidikan dan pelatihan memberikan ikhtisar kewajiban-kewajiban dan tanggung jawab dari suatu jabatan, hubungannya dengan jabatanjabatan lain, pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan, dan kondisi kerja di dalam mana jabatan itu diselesaikan. Pendidikan dan pelatihan diadakan untuk memberikan pengertian tentang tugas-tugas yang terkandung dalam tiap jabatan, tetapi juga bagaimana melaksanakan tugas-tugas itu.Tenaga kerja merupakan unsur yang sangat penting dalam suatu perusahaan. Tanpa adanya pekerja maka perusahaan itu tak bisa berjalan. Apabila terjadi suatu masalah dalam perusahaan tersebut dan harus diambil kebijakan PHK maka kebijakan itu harus mempertimbangkan peraturan perundang-undangan yang berlaku tentang ketenagakerjaan yaitu Undang-Undang No 13 tahun 2003.

B. Rumusan Masalah1. Apa pengertian pendidikan dan pelatihan karyawan?2. Apa tujuan dan manfaat dari pendidikan dan pelatihan karyawan?3. Apa metode dari pendidikan dan pelatihan karyawan?4. Apa pengertian dari PHK?5. Apa saja alasan dan penyebab seseorang diPHK?6. Tahapan apa saja yang harus dilakukan untuk memutuskan seseorang terkena PHK?

C. Tujuan PenulisanTujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui pengertian, tujuan dan manfaat, metode dari pendidikan dan pelatihan karyawan. Selain itu dari makalah ini pembaca juga dapat mengetahui pengertian, alasan dan penyebab seseorang diPHK, serta tahapan apa saja yang harus dilakukan untuk memutuskan seseorang terkena PHK.

BAB IIISI

A. Pengertian Pendidikan dan Pelatihan1. PendidikanPendidikan menurut Kamus Bahasa Indonesia, (1991:232), Pendidikan berasal dari kata didik, Lalu kata ini mendapat awalan kata me sehingga menjadi mendidik artinya memelihara dan memberi latihan. Dalam memelihara dan memberi latihan diperlukan adanya ajaran, tuntutan dan pimpinan mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran.Menurut UU No.20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.Wikipedia (2011:1), Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.Dari pernyataan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran atau pelatihan agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya supaya memiliki kekuatan spiritual keagamaan, emosional, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.2. PelatihanPelatihan menurut Gomes (2005:197), Pelatihan adalah setiap usaha untuk memperbaiki prestasi kerja pada suatu pekerjaan tertentu yang sedang menjadi tanggung jawabnya. Idealnya, pelatihan harus dirancang untuk mewujudkan tujuantujuan organisasi, yang pada waktu bersamaan juga mewujudkan tujuantujuan para pekerja secara perorangan. Pelatihan sering dianggap sebagai aktivitas yang paling umum dan para pimpinan mendukung adanya pelatihan karena melalui pelatihan, para pekerja akan menjadi lebih trampil dan karenanya akan lebih produktif sekalipun manfaatmanfaat tersebut harus diperhitungkan dengan waktu yang tersita ketika pekerja sedang dilatih.Pelatihan menurut Gary Dessler (1997:263) adalah Proses mengajarkan karyawan baru atau yang ada sekarang, ketrampilan dasar yang mereka butuhkan untuk menjalankan pekerjaan mereka. Sedangkan menurut John R. Schermerhorn, Jr (1999:323) dalam wikipedia, pelatihan merupakan Serangkaian aktivitas yang memberikan kesempatan untuk mendapatkan dan meningkatkan ketrampilan yang berkaitan dengan pekerjaan. Jadi Pelatihan merupakan salah satu usaha dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia dalam dunia perhotelan. Karyawan, baik yang baru ataupun yang sudah bekerja perlu mengikuti pelatihan karena adanya tuntutan pekerjaan yang dapat berubah akibat perubahan lingkungan kerja, strategi, dan lain sebagainya.Sjafri Mangkuprawira (2004) pelatihan bagi karyawan merupakan sebuah proses mengajarkan pengetahuan dan keahlian tertentu serta sikap agar karyawan semakin terampil dan mampu melaksanakan tanggung jawabnya dengan semakin baik, sesuai dengan standar. Sedangkan pengembangan memiliki ruang lingkup lebih luas. Dapat berupa upaya meningkatkan pengetahuan yang mungkin digunakan segera atau sering untuk kepentingan di masa depan. Pengembangan sering dikategorikan secara eksplisit dalam pengembangan manajemen, organisasi, dan pengembangan individu karyawan. Penekanan lebih pokok adalah pada pengembangan manajemen. Dengan kata lain, fokusnya tidak pada pekerjaan kini dan mendatang, tetapi pada pemenuhan kebutuhan organisasi jangka panjang.

B. Tujuan PelatihanTujuan Pelatihan Menurut Moekijat (1993:55) tujuan umum dari pada pelatihan adalah:a. Untuk mengembangkan keahlian sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan lebih efektif.b. Untuk mengembangkan pengetahuan sehingga pekerjaan dapat diselesaikan secara rasional.c. Untuk mengembangkan sikap, sehingga menimbulkan kerja sama dengan temanteman pegawai dan pimpinan.

C. Manfaat pendidikan dan pelatihanPendidikan dan pelatihan (Diklat) digunakan untuk:1. Mendapatkan kualitas dan kuantitas pegawai yang tepat yang diperlukan untuk Mencapai tujuan organisasi. Persyaratan jabatan merupakan standar pegawai dengan mana pelamar jabatan dapat diukur. Isi persyaratan jabatan memberikan dasar untuk pembuatan prosedur seleksi.2. Pelatihan uraian kewajiban-kewajiban dan alat-alat yang digunakan merupakan bantuan penting untuk mengembangkan isi program pelatihan.3. Pendidikan, uraian jabatan dan rincian syarat-syarat manusia dievaluasi berdasarkan nilainya dengan tujuan akhir menentukan nilai kompensasinya.4. Penilaian pelaksanaan pekerjaan, daripada menilai pegawai berdasarkan sifat-sifatnya seperti dapat dipercaya dan prakarsa, sekarang ada suatu kecenderngan untuk menentukan sasaran jabatan dan menilai pekejaan yang dilakukan berdasarkan sasaran tersebut. Dalam jenis penilaian ini, uraian jabatan adalah berguna untuk merumuskan bidang-bidang di dalam mana sasaran jabatan ditentukan.5. Promosi dan pemindahan informasi jabatan membantu dalam merencanakan saluran promosi dan dalam mewujudkan garis pemindahan.6. Organisasi informasi jabatan yang diperoleh melalui analisis jabatan sering mengungkapkan hal-hal yang tidak baik dipandang dari sudut faktor-faktor yang mempengaruhi pola jabatan. Oleh karena itu proses analisis merupakan suatu jenis pemeriksaan organisasi.7. Perkenalan, bagi seorang peseta pelatihan yang baru, uraian jabatan paling berguna untuk tujuan perkenalan. Uraian jabatan membantu pengertian tentang jabatan dan organisasi.8. Penyuluhan, dengan sendirinya informasi jabatan sangat banyak nilainya dalam penyuluhan jabatan. Penyuluhan demikian sebaiknya diadakan pada perguruan tinggi, karena banyak lulusan perguruan tinggi tersebut, tidak menyadari akan jenis-jenis jabatan yang ada. penyuluhan juga diadakan apabila ada pegawai yang tampaknya tidak sesuai dengan posisinya sekarang.9. Hubungan ketenagakerjaan, uraian jabatan merupakan standar fungsi. Apabila pegawai berusaha menambah atau mengurangi kewajiban-kewajiban yang terdapat di dalamnya, maka ini berarti bahwa ia tidak menaati standar. Sering timbul perdebatan dan dokumen tertulis tentang jabatan standar adalah berharga untuk memecahkan perdebatan demikian.10. Perencanan kembali jabatan, apabila majikan ingin menyesuaikan diri dengan suatu kelompok tertentu, misalnya dengan pegawaipegawai cacat fisik, maka biasanya ia harus mengubah isi jabatan tertentu. Analisis jabatan memberikan informasi yang akan memudahkan perubahan jabatan-jabatan tersebut diisi oleh orang-orang yang mempunyai ciri-ciri khusus.

D. Metode PelatihanJenis-jenis metode yang umum digunakan dalam proses pelatihan (Training Methode) ialah sebagai berikut :1. On the Job TrainingOn the job training adalah metode yang sudah sangat popular dalam dunia pelatihan karyawan. OJT sendiri secara definisi adalah melatih seseorang untuk mempelajari pekerjaan sambil mengerjakannya (Gary Dessler, 2006:285). Pelatihan yang diberikan pada saat karyawan bekerja. Sambil bekerja seperti biasa, karyawan memperoleh pelatihan, sehingga dapat memperoleh umpan balik secara langsung dari pelatihnya (Handoko, 1989). Dilakukan oleh semua perusahaan, terutama untuk karyawan baru s/d karyawan yang berpengalaman. Keuntungannya: relatif tidak mahal, peserta pelatihan bisa belajar sambil tetap menjalankan proses produksi, tidak perlu ruang kelas khusus.Bentuk pelatihan on the job training: Coaching/pendampingan: karyawan dibimbing,