PEMICU 4 pleno

download PEMICU 4 pleno

of 23

  • date post

    20-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    113
  • download

    9

Embed Size (px)

Transcript of PEMICU 4 pleno

PEMICU 4Kelompok 1 : Rotua Ely Manurung Ria Saputri Noor Syarifahtati Ikke Rosella Anugerah Pasca Gohong Benediktus Bayu

Anggoro Putro Putu Widyaningrum A. Merry Cristiani O. Chrisna Agustiani H. Mutiara Dara Ratih

TriggerSeorang anak perempuan berusia 14 tahun dibawa ibunya ke dokter karena hingga saat ini ia belum haid sedangkan hampir semua teman sekelasnya sudah haid, sehingga ia merasa minder. Pada pemeriksaan didapatkan berat badan 45 kg, tinggi badan 145 cm, status pubertas M1A0P0. Ibu pasien menarche pada usia 15 tahun.

Kata kunci Perempuan, 14 tahun

Belum haid Minder BB : 45 kg, Tb : 140 cm

M1A0P0 Ibunya menarche usia 15 tahun

Pertanyaan terjaring1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14.

Apa yang menyebabkan keterlambatan haid? Kapan usia pubertas normal pada wanita? Bagaimana proses pubertas? Apa arti status pubertas M1A0P0? Apa hubungan genetik dengan pubertas? Faktor apa saja yang mempengarhi pubertas? Apa ada hubungan antara BB dan TB terhadap tertundanya pubertas? Bagaimana pengkalsifikasian tanda kelamin sekunder? Bagaimana pertumbuhan dan perkembangan masa remaja? Apa yang disebut pubertas? Apa yang dimaksud menstruasi? Dan prosesnya? Penatalaksanaan keterlambatan haid? Gangguan sistem reproduksi saat pubertas? Apa dan kapan terjadinya pengaktifan hipotalamus-hipofisisgonad?

HIPOTESIS

Anak ini mengalami keterlambatan pubertas (delayed puberty) berdasarkan status pubertas dan keterlambatan ini dipengaruhi oleh faktor genetik

Spyder webdefinisi

Pubertas prekoks

fisiologi

Pubertas

Gangguan pubertas

Delay puberty

Pemeriksaan status pubertas

BMIBMI : = 45 kg / (1,4 x 1,4) m = 22,9 kg/m2=

NORMAL tapi PENDEK

PubertasMASA TRANSISI DARI ANAK-ANAK HINGGA DEWASA (LAKI2 DAN PEREMPUAN) Yang dapat ditemukan: 1. Maturasi organ reproduksi (spermatogenesis dan oogenesis) 2. Lonjakan pertumbuhan 3. Perkembangan sekunder seksual 4. Perubahan somatis 5. Perubahan Hormon

Lonjakan Pertumbuhan

Perubahan seksual sekunder

Fisiologi

Hipotalamuspituitari gonad tidak aktif Dihambat oleh mekanisme saraf dan hormon.

Pubertas Kadar GnRh dan hormon gonadotrofik meningkat

Terjadi maturasi dari sistem reproduksi

Prapubertas

Menstruasi

Adalah perdarahan secara periodik dan siklik dari uterus, disertai pelepasan (deskuamasi) endometrium.

Proses

Faktor-faktor Delay Pubertas Genetik

BB dan TB Latihan atletik yang berat Etnis

Penyakit kronis Obat-obatan

DELAYED PUBERTY Didefinisikan sebagai ketiadaan atau perkembangan

karakteristik seksual sekunder yang tidak sempurna.

ETIOLOGIjenis delayed puberty Serum Serum gonadotropin gonadal steroid Tanda-tanda

Constitutional delayHypogonadotropi c hypogonadism

Prepubertal (rendah)Prepubertal (rendah)

rendah

Badan pendek. Terjadi delayed adrenarche dan delayed gonadarcheAnosmia (kallmans syndrome) dan gejala lainnya yang dihubungkan dengan defisiensi hormon pituitari. Adrenarche terjadi, gonadarche tidak terjadi. Kariotipe abnormal dan memiliki tanda-tanda turners syndrome atau klinefelters syndrome

rendah

Hypergonadotropi meningkat c hypogonadism

rendah

Pemeriksaan Klinis (1) Anamnesis:

Riwayat keluarga, riwayat nutrisi, dan penyakit sitemik Pemeriksaan Umum: .Body measurement .Tanner staging .Clinical picture .Neurological examination

Pemeriksaan Klinis (2) Pemeriksaan Khusus :

.Menguji kadar FSH dan LH .Analisa kromosom .Radiological bone age .Fungsi tiroid, Hormon pertumbuhan dg stimulasi, Prolaktin

Penatalaksanaan Farmako :

Pemberian Suplemen Non-Farmako

a. Perbaikan kesehatan b. Perbaikan Psikologis

Kesimpulan

Anak ini mengalami delay pubertas disebabkan karena faktor genetiknya

Daftar pustakaSherwood L. Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem. Edisi 2. EGC. Jakarta, 2001 2. Wahab S. Nelson Ilmu Kesehatan Anak Vol I, III. Edisi 15. EGC. Jakarta, 2000 3. Sudoyo A. W , Setiyohadi B, Alwi I, dkk. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Volume I. Edisi V. InternalPublishing. jakarta, 2009 4. Gardner D. G, Shoback Dolores. Greenspans Basic & Clinical Endocrinology. Edisi VIII. Mc Graw Hill. San Francisco, 2007.1.