Pleno Kelp 10 Pemicu 3 Etikia

download Pleno Kelp 10 Pemicu 3 Etikia

of 80

  • date post

    17-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    219
  • download

    4

Embed Size (px)

description

htht

Transcript of Pleno Kelp 10 Pemicu 3 Etikia

  • KISAH SUAMI SELINGKUHKelompok 10

    Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

  • Kelompok 10Fasilitator: dr. Magdalena

    405070021YULIANA STARSIA405070112TITI NURHAYATI405080033RENNY HARTANTI405080034KARTIKA SARI405080064HENDRY BARKA P405080087JUVENSIUS VIOSANDY405080093HUGO DWIPUTRA W405080122DARWIN 405080124MAGESHPRIE405080135RANTO B .TAMPUBOLON405080174RININTA CHRISTABELLA405080194SANTY ANGGROINI

  • Kisah suami selingkuhX, seorang laki-laki berumur 43 tahun dirawat di RS dengan keluhan diare kronis yang tak kunjung sembuh. Karena dianggap kasus yang mencurigakan, dokter melakukan anamnesa lebih lanjut dan PF secara menyeluruh. Dari anamnesa Tn. X mengaku pernah berhub sex tanpa kondom dengan PSK beberapa tahun yang laluDokterpun meminta informed consent dari Tn.x untuk melakukan skrining HIV. Ternyata hasil tiga kali pemeriksaan darah semuanya +. Pada mulanya Tn.x tidak menerima berita buruk tersebut dan menuduh dokternya melakukan malpraktik. Namun setelah mendapat penjelasan dan konseling dari dokter, ia dapat menerimanya. Dokter juga menyarankan istrinya diperiksa. Tetapi Tn.x tidak mau istrinya mengetahui kondisinya itu dan meminta dokter untuk merahasiakannyaKasus Tn.x ini terdengar sampai ke telinga direktur RS tsbt> ia pun meminta dokter yg menangani segera merujuk Tn.x ke RS lain dgn alasan tidak mau kasus ini menggangguketentraman pasien lain. Setelah berargumen dokterpu n tidak dapat berbuat apa-apa. Namun ternyata sebelum merujuk, Tn.x sudah berinisiatif duluan untuk berobat ke RS lain. Hal ini disebabkan karena ia mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari para perawat yg jijik terhadapnya

  • LOMenjelaskan tentang informed consentMenjelaskan tentang breaking bad newsMenjelaskan UU no 29, 36, 44 Menjelaskan tentang malpraktekMenjelaskan tentang medikolegal Menjelaskan ketentuan-ketentuan tentang dasar hukum dan sanksi dari rahasia kedokteran

  • Informed consent

  • Informed consentPTM adalah terjemahan yang dipakai untuk istilah informed consentPTM kurang tepatInformed telah diberitahukan, telah disampaikan atau telah diinformasikanConsent persetujuan yang diberikan kepada seseorang untuk berbuat sesuatu

  • Informed consentJadi informed consent adalah persetujuan yang diberikan pasien kepada dokter setelah diberi penjelasanDalam permenkes No.589 tahun 1989 yang dimaksud dengan PTM adalah persetujuan yang diberikan pasien atau keluarga atas dasar penjelasan mengenai tindakan medik yang akan dilakukan terhadap pasien tersebut

  • Informed consentDalam pengertian umum PTM adalah persetujuan yang diperoleh dokter sebelum mekalukan pemeriksaan, pengobatan ddan tindakan medik apapun yang akan dilakukanDalam pelayanan kesehatan lebih dikenal dengan pengertian PTM yang dikaitkan dengan persetujuan atau izin tertulis dari pasien/ keluarga pada tindakan operatif atau tindakan lain invasif lain yang beresiko.

  • Tindakan kedokteran : suatu tindakan medis berupa :preventif, diagnostik, terapeutik atau rehabilitatif yang dilakukan oleh dokter atau dokter gigi terhadap pasien.

  • TujuanMelindungi pengguna jasa tindakan medis (pasien) secara hukum dari tindakan medis yang dilakukan tanpa sepengetahuannya, tindakan pelaksana jasa tindakan medis yang sewenang-wenang, tindakan malpraktek yang bertentangan dengan hak asasi pasien dan standar profesi medis, penyalahgunaan alat canggih yang memerlukan biaya tinggi atau over utilization yang sebenarnya tidak perlu dan tidak ada alasan medisnya; Memberikan perlindungan hukum terhadap pelaksana tindakan medis dari tuntutan-tuntutan pihak pasien yang tidak wajarakibat tindakan medis yang tak terduga dan bersifat negatif,

  • Fungsi Penghormatan terhadap harkat dan martabat pasien selaku manusia Promosi terhadap hak untuk menentukan nasibnya sendiriUntuk mendorong dokter melakukan kehati-hatian dalam mengobati pasienMenghindari penipuan dan misleading oleh dokterMendorong diambil keputusan yang lebih rasionalMendorong keterlibatan publik dalam masalah kedokteran dan kesehatanSebagai suatu proses edukasi masyarakat dalam bidang kedokteran dan kesehatan.

  • Bentuk PTMImplied consent (tersirat)Keadaan normalKeadaan daruratExpressed consent (dinyatakan)LisanTulisan

  • Implied consentDefinisi: persetujuan yang diberikan pasien secara tersirat tanpa pernyataan tegasDalam keadaan normal pengambilan darah, menyuntik dan melakukan penjahitanDalam keadaan darurat presumed consent (artinya bila pasien dalam keadaan sadar, dianggap menyetujui tindakan medis yang akan dilakukan)Persetujuan jenis implied consent ini sebenarnya tidak termasuk informed consent dalam arti murni

  • Expressed consentDefinisi: persetujuan yang dinyatakan secara lisan atau tulisan. Pasien harus disampaikan terlebih dahulu tindakan apa yang akan dilakukanLisan pemeriksaan dalam rektal atau pemeriksaan dalam vaginal, mencabut kuku dan tindakan lain yang melebihi prosedur pemeriksaaan dan tindakan umumTulisan bila mengandung risiko seperti pembedahan atau prosedur pemeriksaan dan pengobatan yang invasif

  • Informed consentInformed consent harus mencakup what, when, who, whichWhat tindakan yang akan dilakukanWhen kapan tindakan dilakukanWho yang menyampaikanWhich informasi mana yang harus diampaikan

  • Informed consentDalam UUPK tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran atau Kedokteran gigi, informasi atau penjelasan ini sekurang kurangnya mencakup:Diagnosis dan tatacara tindakan medisTujuan tindakan medis yang dilakukanAlternatif tindakan lain dan resikonyaRisiko dan komplikasi yang mungkin terjadiPrognosis terhadap tindakan yang dilakukan

  • Informed consentInti persetujuan adalah persetujuan haruslah didapat sesudah pasien mendapat informasi yang adekuatSyaratnya diatas 21 tahun atau sudah menikah dan dalam keadaan sehat mentalDalam prakteknya penandatanganan dilakukan oleh pihak keluargaUntuk umur dibawah 21 thn atau ada gangguan jiwa dilakukan oleh orang tua atau wali

  • 5 syarat untuk sahnya PTM:Diberikan secara bebasDiberikan oleh orang yang sanggu membuat perjanjianTelah dijelaskan bentuk tindakan yang akan dilakukan sehingga pasien dapat memahami tindakan itu perlu dilakukanMengenai sesuatu hal yang khasTindakan itu juga dilakukan pada situasi yang sama

  • Penolakan Informed consentPasien dan pihak keluarga berhak untuk menolak tindakan medis yang disarankan oleh sang dokter informed refusalBila dokter gagal meyakinkan pasien, sebaiknya dokter atau RS meminta pasien atau keluarga menandatangani surat penolakan terhadap anjuran tindakan medik yang diperlukanDalam kaitan transaksi terapeutik dokter dengan pasien, pernyataan penolakan pasien/ keluarga ini dianggap sebagai pemutusan transaksi terapeutik

  • Formulir Persetujuan Tindakan MedikNama & alamat institusiJudul suratIdentitas pasien atau keluarga pasien yg bertindak memberikan persetujuan a/n pasienNama dokter yg diberikan persetujuan u/ melakukan tindakan medikJenis tindakan medik yg disetujui u/ dilakukanPernyataan bahwa pasien atau keluarga telah memperoleh informasi dgn jelas mengenai diagnosis & tata cara tindakan medis, tujuan tindakan medis yg dilakukan, alternatif tindakan lain & risikonya, risiko & komplikasi yg mungkin terjadi, serta prognosis thdp tindakan yg dilakukanTempat, tanggal, dan jam persetujuan yg ditandatanganiTanda tangan yg memberi persetujuan diikuti nama terang di bawahnyaDisaksikan & ditandatangani o/ 2 saksi

  • Penjelasan Tentang Diagnosis & Keadaan Kesehatan Pasien :Temuan klinis dari hasil pemeriksaan medis hingga saat tersebut; Diagnosis penyakit, atau dalam hal belum dapat ditegakkan, maka sekurangkurangnya diagnosis kerja dan diagnosis banding; Indikasi atau keadaan klinis pasien yang membutuhkan dilakukannya tindakan kedokteran;Prognosis apabila dilakukan tindakan dan apabila tidak dilakukan tindakan.

  • Penjelasan Tentang Tindakan Kedokteran Yang Dilakukan: Tujuan tindakan kedokteran yang dapat berupa tujuan preventif, diagnostik, terapeutik, ataupun rehabilitatif.Tata cara pelaksanaan tindakan apa yang akan dialami pasien selama dan sesudah tindakan, serta efek samping atau ketidaknyamanan yang mungkin terjadi.Alternatif tindakan lain berikut kelebihan dan kekurangannya dibandingkan dengan tindakan yang direncanakan.Risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi pada masing-masing alternatif tindakan.Perluasan tindakan yang mungkin dilakukan untuk mengatasi keadaan darurat akibat risiko dan komplikasi tersebut atau keadaan tak terduga lainnya.

  • Penjelasan tentang risiko dan komplikasi tindakan kedokteran :Meliputi semua risiko dan komplikasi yang dapat terjadi mengikuti tindakan kedokteran yang dilakukan, kecuali:risiko dan komplikasi yang sudah menjadi pengetahuan umum risiko dan komplikasi yang sangat jarang terjadi atau yang dampaknya sangat ringan risiko dan komplikasi yang tidak dapat dibayangkan sebelumnya (unforeseeable)

  • Pasien dibawah 21 tahun dan Pasien gangguan jiwaPenolakan keluarga terhadap tindakan medis yang akan dilakukan oleh dokter( informed refusal )Orang tua/wali/keluarga terdekatDokter, rumah sakit, meminta pasien atau keluarga menandatangani surat penolakan terhadap anjuran tindakan medik yang diperlukan.

  • 3 Hal dimana Persetujuan Tidak DiperlukanDalam hal pasien tidak sadar/ pingsan serta tidak didampingi oleh keluarga terdekat dan secara medis berada dalam keadaan gawat dan atau darurat yang memerlukan tindakan medis segera untuk kepentingannyaPerluasan operasi yang tidak diduga sebelumnya, dapat dilakukan untuk menyelamatkan jiwa pasienDalam hal tindakan medis yang harus dilaksanakan sesuai dengan program pemerintah di mana tindakan medis tersebut untuk kepentingan masyarakat banyak

  • PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA