Pemicu 2-Kelompok 18 Pleno

download Pemicu 2-Kelompok 18 Pleno

of 150

  • date post

    01-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    39
  • download

    5

Embed Size (px)

description

hema

Transcript of Pemicu 2-Kelompok 18 Pleno

  • PEMICU 2JANGAN MAKAN OBAT SEMBARANGANKelompok 18Blok Hematologi2010

  • KELOMPOK 18Tutor : dr. Ria BuanaKetua: Stephanie S.C 405100050Sekretaris : Stepvani M 405100133Penulis : Ellen 405100163Anggota: Yessica theresia ibrahim 405090102Rima rizki M 405090203Amran cleopatra S 405090267Regina widjaja 405100038Desi natalia 405100058Paulus jonathan 405100079Suryeti 405100081 Sherly desnita S 405100108Dafid pratama 405100184Guntur A.B 405100288

  • PEMICU 2JANGAN MAKAN OBAT SEMBARANGANKesimpulan dari hasil Medical Check Up seorang pria berumur 42thn, adalah anemia dengan anjuran berkonsultasi ke dokter. Karena sibuk, pria tersebut tidak ke dokter dan hanya mengkonsumsi obat penambah darah mengandung besi yang didengar dari iklan radio. Teteapi setelah 1 bulan lamanya mengkonsumsi obat penambah darah, pria tersebut malahan merasa cepat lelah, lemas, dan sering mengantuk sehingga sukar berkonsentrasi. Setelah merasakan hal tersebut baru dia pergi ke dokter untuk berkonsultasi. Dokter menjelaskan kepadanya bahwa seseorang dengan anemia tidak boleh mengkonsumsi obat sembarangan. Karena harus dilakukan pemeriksaan lanjutan terlebih dahulu baru boleh dilakukan pengobatan. Dokter yang merawat meminta untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium kembali dan didapat hasil: Hb= 8 g/dL (N: 12-15 g/dL); VER 97 fl (N: 82-92 fl); HER 30 pg (N: 27-31 pg); KHER 35 Vol % (N: 35-37 Vol %).

  • Setelah menerima hasil laboratorium diatas dokter melakukan anamnesa kembali dengan lebih rinci pada pria tersebut dengan menanyakan mengenai kebiasaan makan, apakah ada perasaan tidak enak dalam mengecap, apakah ada rasa kesemutan atau baal, dan apakah ada merasa sering lupa.Untuk konfirmasi hasil pemeriksaan laboratorium dokter memintakan evaluasi gambaran morfologi darah tepi.Laporan hasil evaluasi morfologi darah tepi adalah sebagai berikut:Eritrosit : Normokrom normositer, anisositosis, polikromasia (+), tampak ada beberapa eritrosit membesar dengan adanya bentuk cincin plasmodium di dalamnyaLeukosit : kesan jumlah normal, tampak morfologi normal, sel muda/blast (-)Trombosit : kesan jumlah normal, morfologi normal

    Apa yang dapat dipelajari dari pemicu diatas?

  • UNFAMILIAR TERMSMedical Check Up: pemeriksaan umum secara berkala sebagai bentuk pencegahan dengan mendatangi tenaga medisBaal : mati rasaAnisositosis : ukuran eritrosit yang bervariasiPolikromasia : keadaan dimana eritrosit bersifat asidofil atau basofil yang dpat ditemukan pada penyakit retikulositosis dan eritropoiesis

  • PERUMUSAN MASALAHMengapa setelah 1 bulan mengkonsumsi obat penambah darah, pria tersebut merasa lelah, lemas dan mengantuk?Mengapa seseorang dengan anemia tidak boleh mengkonsumsi obat sembarangan?Mengapa dokter memerlukan anamnesa kembali?Bagaimana interpretasi laporan hasil pemeriksaan morfologi darah tepi dan pemeriksaan laboratorium?

  • CURAH PENDAPATKemungkinan:ESOIntake Fe yang tidak adekuatObat yang diberikan tidak sesuai dengan penyebab penyakitGangguan absorbsi obatAnemia gejala dari penyakit lain penyakitnya harus diobati terlebih dahuluUntuk menyingkirkan diagnosis banding:kebiasaan makan : asupan gizitidak enak dalam mengecap : atrofi papil lidahbaal; sering lupa : def. vit B 12

  • Pemeriksaan laboratorium:Hb rendah : anemiaVER tinggi : makrositikHER dan KHER normal : normokrom

    Pemeriksaan morfologi darah tepi:Eritrosit:Normokrom normositerAnisositosisPolikromasia (+)Cincin plasmodium kemungkinan malariaEritrosit membesar karena plasmodium vivax

  • MIND MAPPINGPria 42 thnAnemia ?Konsumsi obat penambah darahLelah, lemas, mengantuk, sulit konsentrasiDokter Pem. labPem morfologi darah tepianamnesaAnemiaMakrositik normokromNormositik normokromCincin plasmodiumEritrosit membesarMalaria Vivax

  • LEARNING OBJECTIVEMM. Anemia Makrositik NormokromMM. Anemia Normositik NormokromMM. Anemia HemolitikMM. MalariaMM. Metabolisme Vitamin B12 dan Asam Folat

  • LO 1MM. ANEMIA MAKROSITIK NORMOKROM

  • DEFINISI ANEMIA MAKROSITIK Secara morfologis : eritrosit besar (makrositosis) yang ditandai dengan MCV/VER >95 fl. Kebanyakan normokrom, kadang-kadang hipokrom.Kelompok anemia dengan eritroblas ini di sumsum tulang memperlihatkan kelainan pematangan inti lebih lambat dibanding dengan sitoplasmaDefek yang mendasari maturasi inti tidak sinkron sintesis DNA terganggu Etiologi : dalam klinik disebabkan oleh defisiensi vitamin B12 atau folat

  • ANEMIA MAKROSITIK NORMOKROMAnemia makrositerMegaloblastik Non-megaloblastikDefisiensi B12Defisiensi as folat-Kurangnya asupan.-Kesalahan faktor intrinsik.-Kompetisi dgn mikroorganisme.-Obat pemicu malabsorbsi.-kurangnya asupan.-kebutuhan meningkat.-Anemia hemolitik.-Obat pemicu malabsorbsi.-berhubungan dgn eritropoiesis yg meningkat.-anemia hemolitik.-penyakit hati.-anemia mieloptisik.Anemia aplastik.

  • Etiologi Anemia Makrositer

    Penyebab anemia defisiensi B12Pasca gastrektomiObat yang merusak kerusakan mukosa lambung sumber faktor intrinsik telah dibuang A. megaloblastikOrganisme intestinalKolonisasi sejumlah besar bakteri dalam usus halus mengkonsumsi kobalamin intestinal sebelum diabsorbsiKolonisasi sejumlah besar bakteri met garam empedu terganggu SteatorrheaAbnormalitas ileumTiap gangguan yang bersamaan dengan kapasitas absorbsi ileum Nitrous oxideMenghirup nitrous oxide (sbg obat bius) menghancurkan kobalamin yang endogen (pemakaian berulang dan berkepanjangan

  • Etiologi Anemia Makrositer

    Penyebab anemia defisiensi asam folatAsupan yang tidak adekuatDiet yang tidak seimbang (peminum alkohol, usia belasan tahun, bayi)Keperluan yang meningkatKehamilan, bayi, keganasan, peningkatan hematopoiesis, hemolisisMalabsorbsiSpure tropical, spure non-tropical, obat-obatan (ethanol, phenytoin, barbiturat)Metabolisme yang tergangguPenghambat dihydrofolat reductase. Alkohol, defisiensi enzim (jarang)Kehilangan folat berlebihan lewat urinPenyakit hati aktif, gagal jantung kongestifObat-obatan yang menggangu metabolisme DNAAntagonis purin, antagonis pirimidin, antagonis folat (metotreksat paling toksik)Gangguan metabolik (jarang)sindrom Lesch-NyhanAnemia megaloblastik dengan penyebab tidak diketahuiAnemia megaloblastik refrakter, anemia diseritropoietik kongenital

  • Anemia makrositerretikulositNormal/menurunmeningkatRiwayat pendarahan akutAnemia pasca perdarahan akutAn.def.B12/asam folat dalam terapiSumsum tulangmegaloblastikNon-megaloblastikB12 serum rendahAnemia def.B12Asam folat rendahAnemia def.asam folatFaal tiroidFaal hatidiplastikAn. Pada hipotiroidAn.pada peny.hati kronikSind.mielodisplastik

  • PATOFISIOLOGI ANEMIA MAKROSITER (MEGALOBLASTIK)Patofisiologi Defisiensi asam folat dan vitamin B12 gangguan sintesis DNA sel eritroblast gangguan maturasi inti sel maturasi inti lambat kromatin longgar dan sel besar sel megaloblast eritropoiesis inefektif masa hidup eritrosit pendek anemia

  • PATOGENESIS ANEMIA MEGALOBLASTIKDefisiensi Vit B12 & asam folat Berfungsi dalam pembentukan DNA inti sel eritroblastVit B12 untuk pembentukan myelinGangguan sintesis DNA Sel megaloblastMaturasi inti lebih lambat, kromatin longgarEritrosit membesar karena pembelahan sel lambatHemolisis intramedularEritropoiesis inefektif dan masa hidup eritrosit lebih pendek Anemia

  • GAMBARAN KLINIS KELAINAN YANG MENYEBABKAN ANEMIA MAKROSITERAnemia karena eritropoesis yang inefektifIkterus ringan karena pemecahan globinGlositis dengan lidah berwarna merah, seperti daging, stomatitis angularisPurpura trombositopenia karena maturasi megakariosit terganggu

  • ANEMIA MEGALOBLASTIK

  • ANEMIA MEGALOBLASTIKGambaran Klinis : a. Neuropati vitamin B12 b. Defek tabung saraf (ibu yang sedang hamil) c. Penyakit kardiovaskular d. Kelainan jaringan lain

  • Spina bifida (Latin: "tulang belakang split") adalah cacat lahir yang disebabkan oleh perkembangan penutupan tidak lengkap dari tabung saraf embrio. Beberapa tulang yang melapisi saraf tulang belakang tidak sepenuhnya terbentuk dan tetap tidak disatukan dan terbuka. Jika pembukaan cukup besar, hal ini memungkinkan sebagian dari sumsum tulang belakang untuk tetap keluar melalui lubang di tulang. Mungkin ada atau mungkin tidak kantung berisi cairan yang mengelilingi sumsum tulang belakang. Lain cacat tabung saraf termasuk anencephaly, suatu kondisi di mana bagian dari tabung saraf yang akan menjadi otak tidak menutup, dan encephalocele, yang terjadi ketika bagian lain dari otak tetap tidak disatukan.

  • Temuan laboratorium pada anemia megaloblastikHitung darahAnemia beratMakrositosis dengan anisositosisRetikulosit terlalu rendah untuk anemiaSumsum tulangHiperplasia eritroid yang mencolokAdanya inti sel megaloblastik di ketiga turunan selBesi simpanan normal / tinggiKimia darahBilirubin tinggi (tidak langsung)Besi serum tinggi, gastrin serum tinggiPemeriksaan lainUji Schilling abnormal (ekskresi 3pg/mL), SDM (

  • Defisiensi Vitamin B12 (kobalamin) - asupan yang tidak cukup :vegetarian - malabsorbsi

    Defek penyampaian dari kobalamin yg terdapat pada makananProduksi IF yang tidak cukupGangguan dari Ileum terminalisKompetisi pada kobalaminObat-obtanAchlorhidria gasterGastrektomiObat yang menghalangi sekresi asamAnemia pernisiosaGatrektomi totalAbnormalitas fungsionalTidak adanya IF ynag kongenitalSprue tropikal/non-tropikalNeoplasmaEnteritis regionalReseksi interstinumDiphylobotrium latumBakteri blind loop syndromeP-aminosalicyclic acidKolkisinNeomisin

  • PatofisiologiGangguan Sintesis DNA sel-sel eritroblasGangguan maturasi inti selTimbul Sel-sel MEGALOBLASDefisiensi FolatDefisiensi Vitamin B12Reaksi metilasi Homosistein metioninmengubah Metil THF DHFGangguan

  • Penyebab anemia defisiensi asam folatAsupan yang tidak adekuatDiet yang tidak seimba