Modul Komunikasi Bisnis

Click here to load reader

  • date post

    14-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    167
  • download

    26

Embed Size (px)

description

Komunikasi bisnis terjadi karena adanya kebutuhan dunia usaha dalam mewujudkan tujuannya selalu membutuhkan pihak lain.Komunikasi bisnis selalu diperlukan untuk mengatasi hambatan, kendala atau masalah dalam kegiatan bisnisnya. Komunikasi bisnis diselenggarakan dalam rangka memenuhi kebutuhan dunia usaha dalam rangka mengikuti perkembangan lingkungan seperti perkembangan teknologi, perluasan usaha sehingga perusahaan dapat menyesuaikan diri yang pada akhirnya perusahaan dapat merealisir tujuannya secara lebih efektif dan efisien.

Transcript of Modul Komunikasi Bisnis

  • Komunikasi Bisnis Mira Veranita Effendy| 1

    Mira Veranita Effendy

    Untuk dipergunakan di internal

    Politeknik Piksi Ganesha Bandung

    M o d u l

  • Komunikasi Bisnis Mira Veranita Effendy| 2

    BAGIAN PERTAMA

    K O M U N I K A S I

    Komunikasi merupakan aktivitas dasar manusia. Dengan

    berkomunikasi, manusia dapat saling berhubungan satu

    sama lain baik dalam kehidupan sehari-hari di rumah

    tangga, di tempat pekerjaan, di pasar, dalam masyarakat

    atau di mana saja manusia berada. Tidak ada manusia yang

    tidak akan

    terlibat dalam

    konunikasi.

    Pentingnya

    komunikasi bagi

    manusia tidaklah

    dapat dipungkiri

    begitu juga

    halnya bagi

    suatu organisasi.

    Dengan adanya

    komunikasi yang baik suatu organisasi dapat berjalan

    dengan lancar dan berhasil dan begitu pula sebaliknya,

    kurangnya atau tidak adanya komunikasi organisasi dapat

    macet dan berantakan. Oleh karena itu, para pemimpin

    organisasi dan para komunikator dalam organisasi perlu

    memahami dan menyempurnakan kemampuan

    komunikasi mereka (Kohler 1981). Untuk memahami

    komunikasi ini dengan mudah, perlu terlebih dahulu

    mengetahui konsep-konsep dasar komunikasi.

  • Komunikasi Bisnis Mira Veranita Effendy| 3

    1. Definisi Komunikasi

    Bermacam-macam definisi komunikasi yang

    dikemukakan orang untukk memberikan batasan terhadap

    apa yang dimaksud dengan komunikasi, sesuai dari sudut

    mana mereka memandangnya. Tentu saja masing-masing

    definisi tersebut ada benarnya dan tidak salah karena

    disesuaikan dengan bidang dan tujuan mereka masing-

    masing. Berikut ini disajikan beberapa dari definisi

    tersebut untuk melihat keanekaragaman yang berguna

    untuk menarik pengertian yang umum dari komunikasi.

    a. Definisi Hovland, Janis dan Kelley

    Hovland, Janis dan Kalley seperti yang dikemukakan

    oleh Forsdale (1981) adalah sosiologi Amerika,

    mengatakan bahwa, communication is the process by

    which an individual transmits stimuli (usually verbal)

    to modify the behavior of other individual.

    (komunikasi adalah proses individu mengirim

    stimulus yang biasanya dalam bentuk verbal untuk

    mengubah tingkah laku orang lain.)

    b. Definisi Forsdale

    Menurut Louis Forsdale (1981), ahli komunikasi dan

    pendidikan, communication is the process by which a

    system is estabilished, maintained and altered by

    means of shared signals that operate according to

    rules. (Komunikasi adalah suatu proses memberikan

    signal menurut aturan tertentu, sehingga dengan cara

    ini suatu system dapat didirikan, dipelihara dan

    diubah.) Selanjutnya Forsdale mengatakan, bahwa

    pemberian signal dalam komunikasi dapat dilakukan

    dengan maksud tertentu atau denganm disadari dan

    dapat juga terjaditanpa disadari. Kalau kita

  • Komunikasi Bisnis Mira Veranita Effendy| 4

    bandingkan dengan definisi pertama, definisi

    Forsdale ini kelihatannya lebih umum dari definisi

    pertama yang mengatakan komunikasi hanya terjadi

    dengan penuh kesadaran sedangkan pada Forsdale

    dapat dalam kondisi sadar dan tidak sadar. Begitu juga

    dalam ruang lingkupnya, kalau definisi pertama lebih

    menekankan komunikasi hanya di antara manusia,

    sedangkan pada definisi kedua komunikasi baik di

    antara manusia maupun komunikasi dalam sistem

    kehidupan binatang.

    c. Definisi Brent D. Rubben

    Brent D. Rubben memberikan definisi mengenai

    komunikasi manusia yang lebih komprehensif

    sebagai berikut : Komunikasi manusia adalah suatu

    proses melalui mana individu dalam hubungannya,

    dalam kelompok, dalam organisasi dan dalam

    masyarakat menciptakan, mengirimkan, dan

    menggunakan informasi untuk mengkoordinasi

    lingkungannya dan orang lain.

    d. Definisi William J. Seller

    Seiler (1998) memberikan definisi komunikasi lebih

    bersifat universal. Dia mengatakan komunikasi

    adalah proses dengan mana symbol verbal dan

    nonverbal dikirimkan, diterima, dan diberi arti.

    e. Pengertian lain

    Komunikasi adalah pertukaran pesan verbal maupun nonverbal antara si pengirim dengan si penerima

    pesan untuk mengubah tingkah laku.

    Komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi antar individu melalui suatu sistem yang biasa (lazim)

  • Komunikasi Bisnis Mira Veranita Effendy| 5

    baik dengan simbol-simbol, sinyal, maupun perilaku

    atau tindakan

    2. Model Komunikasi

    Yang dimaksudkan dengan model komunikasi adalah

    gambaran yang sederhana dari proses yang

    memperlihatkan kaitan antara satu komponen komunikasi

    dengan komponen lainnya. Model komunikasi dibuat untuk

    membantu dalam memberi pengertian tentang komunikasi

    dan juga untuk menspesifikasi bentuk- bentuk komunikasi

    yang ada dalam hubungan antar manusia. Model komunikasi

    yang dikenal adalah : Model SMCR (Model Berlo), Model

    Leary, Model Keyakinan Kesehatan, Model Komunikasi

    King, Model Schraumn, Model Laswell, Model Shanon,

    dan sebagainya.

    Berikut ini akan dijelaskan dua Model di antaranya, yaitu

    Model lasell danModel Shannnon.

    a. Model Lasswell

    Dikemukakan oleh Harold Laswell sebagai salah satu

    model komunikasi tertua namun masih digunakan.

    Laswell menggunakan ilmu pertanyaan yang perlu

    ditanyakan dan dijawab dalam proses komunikasi, yaitu

    who (siapa), says what (mengatakan apa), in which

    medium atau dalam media apa, to whom atau kepada siapa,

    dan dengan what effect atau apa efeknya.

  • Komunikasi Bisnis Mira Veranita Effendy| 6

    Gambar 1 : Model Komunikasi Laswell

    b. Model Shannon

    Diuraikan oleh Claude Shannon dengan menggunakan

    istilah-istilah : Information Source, transmiter,

    encoding, decoding, destination, dan noise. Berikut

    penjelasannya :

    a) Sumber Informasi (Information Source)

    Dalam komunikasi manusia yang menjadi sumber

    informasi adalah otak. Pada otak ini terdapat

    kemungkinan message/pesan yang tidak terbatas

    jumlahnya. Tugas utama dari otak adalah menghasilkan

    suatu pesan atau suatu set kecil pesan dari berjuta-juta

    pesan yang ada. Seringkali dalam kehidupan sehari-

    hari pesan itu merupakan tugas yang sederhana bagi

    otak seperti bila kita berjumpa dengan teman

    mengucapkan selamat pagi, selamat sore, mau ke mana

    dan sebagainya. Tetapi dalam keadaan pesan yang

    kompleks menghendaki otak untuk lebih memikirkan

    dan mempertimbangkan pesan yang akan dikirimkan

    seperti menerangkan sesuatu pemacahan masalah

    kepada orang lain. Dalam setiap kejadian, otak harus

    memilih pesan yang tepat atau cocok dengan situasi.

    Proses pemilihan ini seringkali merupakan perbuatan

    yang tidak disadari manusia.

  • Komunikasi Bisnis Mira Veranita Effendy| 7

    b) Transmitter

    Langkah kedua dari model Shannon adalah memilih

    transmitter. Pemilihan transmitter ini tergantung pada

    jenis komunikasi yang digunakan. Kita dapat

    membedakan dua macam komunikasi yaitu komunikasi

    tatap muka dan komunikasi menggunakan mesin.

    Pada komunikasi tatapmuka yang menjadi

    transmitternya adalah alat-alat pembentuk suara dan

    dihubungkan dengan otot-otot serta organ tubuh

    lainnya yang terlibat dalam penggunaan bahasa

    nonverbal. Sedangkan pada komunikasi yang

    menggunakan mesin-mesin alat-alat komunikasi yang

    berfungsi sebagai transmitter adalah alat itu sendiri

    seperti telepon, radio, televisi, foto dan film.

    c) Penyandian (Enconding) Pesan

    Penyandian (enconding) pesan doperlukan untuk

    mengubah ide dalam otak ke dalam suat sandi yang

    cocok dengan transmitter. Dalam komunikasi tatap

    muka signal yang cocok dengan alat-alat suara adalah

    berbicara. Signal yang cocok dengan otot-otot tubuh

    dan indera adalah anggukan kepala, sentuhan dan

    kontak mata.

    Pada komunikasi yang menggunakan mesin, dimana

    alat-alat yang digunakan sebagai perluasan dari indera,

    penyandian pesan juga berasal dari tubuh tetapi

    diperluas melalui jarak jauh dengan transmitter.

    Misalnya radio adalah perluasan dari suara manusia,

    televisi perluasan dari mata dan begitu juga dengan alat

    komunikasi lainnya.

  • Komunikasi Bisnis Mira Veranita Effendy| 8

    d) Penerima dan Decoding

    Istilah Shannon mengenai penerima dan decoding atau

    penginterpretasian pesan seperti berlawanan dengan

    istilah penyandian pesan. Pada komunikasi tatap muka

    kemungkinan transmitter menyandikan pesan dengan

    menggunakan alat-alat suara dan otot-otot tubuh.

    Penerimaan dalam hal ini adalah alat-alat tubuh yang

    sederhana yang sanggup mengamati signal. Misalnya

    telinga menerima dan menguraikan sandi pembicaraan,

    mata menerima dan menguraikan sandi gerakan badan

    dan kepala, kilatan mata dan signal lainnya yang dapat

    dilihat mata. Jelaslah jika seorang individu pada

    komunikasi tatap muka kekurangan satu atau lebih

    organ tubuh maka penerimaan pesan akan menjadi

    macet.

    e) Tujuan (Destination)

    Komponen terakhir dari Shannon adalah destination

    (tujuan) yang dimaksud oleh si komunikator.

    Destination ini adalah otak manusia yang menerima

    pesan yang berisi bermacam-macam hal, ingatan at