HNP Radiologi

download HNP Radiologi

of 36

  • date post

    16-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    84
  • download

    9

Embed Size (px)

description

HNP Radiologi

Transcript of HNP Radiologi

PRESENTASI KASUS POLI

PRESENTASI KASUS

HERNIA NUCLEUS PULPOSUSDiajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat

Mengikuti Kepaniteraan Klinik Bagian Ilmu RadiologiDi RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta

Dokter Pembimbing :

dr. Ana Majdawati, Sp.RadDisusun Oleh :

Muarrifa Muflihati20090310064BAGIAN ILMU RADIOLOGIUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

2015BAB I

LAPORAN KASUS

I. IDENTITAS PASIEN

Nama

: Tn SUmur

: 47 tahun

Jenis Kelamin : Laki-lakiAgama

: Islam

Status Perkawinan : Menikah

Pekerjaan : Swasta Alamat : Gamping SlemanII. ANAMNESISAnamnesis diperoleh dari: Pasien (autoanamnesis)

Keluhan utama: Nyeri pinggang menjalar ke tungkai kananRiwayat Penyakit Sekarang:

Seorang pasien laki-laki berusia 47 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri pinggang belakang sejak 5 bulan yang lalu, hilang timbul, jika timbul nyerinya dirasakan sepanjang hari, memberat 1 minggu ini dan mengganggu aktivitas. Nyeri menjalar sampai ke tungkai kanan bawah. Lokasi nyeri menetap (tidak berpindah-pindah). Nyeri yang dirasakan tajam dan berdenyut yang membuat pasien sulit untuk beraktivitas. Rasa nyeri yang dirasakan jika diukur dengan VAS 5, bila memuncak 8. Nyeri dirasakan semakin berat saat pasien melakukan perubahan posisi ( tidur ke duduk atau duduk ke berdiri), saat batuk, mengedan, bersin, dan saat duduk sambil meluruskan kaki. Nyeri dirasakan berkurang dengan posisi berbaring disertai posisi kaki yang ditekuk dan saat duduk pada sisi yang sehat. Pasien sering mengangkat benda berat. Tidak ada riwayat trauma sebelumnya. Tidak ada gangguan BAB dan BAK. Pasien tidak mengalami kelemahan anggota gerak dan kesemutan, serta tidak ada demam dan penurunan BB yang berarti. Konsumsi obat rutin (-).Riwayat penyakit dahulu:

Riwayat nyeri pinggang bawah 1 tahun yang lalu.

Riwayat hipertensi : disangkal

Riwayat DM : disangkal Riwayat trauma

:disangkal

Riwayat penyakit keluarga:

Riwayat keluhan serupa : disangkal

Riwayat hipertensi : disangkal

Riwayat DM : disangkal

Riwayat asma : disangkal Riwayat Sosial Personal:

Pasien bekerja sebagai mekanik disalah satu kantor alat-alat berat dengan posisi kerja yang sering berjongkok dalam waktu yang lama serta posisi duduk dengan tubuh menghadap ke satu sisi dalam waktu yang lama

Anamnesis sistem:Sistem Serebrospinal : pusing (-)

Sistem Kardiovaskular : Tidak ada keluhan

Sistem Respirasi : Tidak ada keluhan

Sistem Gastrointestinal : mual, muntah

Sistem Muskuloskeletal : nyeri punggung bawah (+)

Sistem Integumental: Tidak ada keluhan

Sistem Urogenital : Tidak ada keluhan

III. PEMERIKSAAN FISIK

A. Status present (tanggal 4 Januari 2015)

Keadaan umum : baik, compos mentis

GCS : E4V5M6Vital Sign:

Tekanan darah: 110 / 70 mmHg

Denyut nadi: 80x/menit

Pernapasan: 20x/menit

Suhu: afebrisB. Status Generalis

Kepala : bentuk normal, simetris

Mata : Konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-), pupil isokor 3mm/ 3mm , reflex cahaya (+/+), refleks kornea (+/+).Leher : pembesaran KGB (-/-)

Thorax :

oJantungS1 dan S2 tunggal

Murmur

gallop

oParuSimetris

Vesikuler+/+

Ronki -/-

Whezing-/-

Abdomen :

oFlat

oSupel, nyeri tekan (-)

oTimpani

oBising usus + ( normal)

oHepar/ lien tidak teraba

Ekstremitas : Akral hangat, edema (-), sianosis (-), CRT < 2C. Status Neurologis

Kesadaran : Compos mentis

GCS

: E4 V5 M6

Kekuatan otot: 5 5

5 5

Refleks Fisiologis: + + + +

Refleks Patologis: - - -N N

Sensibilitas :

N NSYARAF-SYARAF OTAK (N.Cranialis)N I (Olfaktorius) KananKiri

Daya PenghiduNN

N II (Optikus)

Daya penglihatan NN

Pengenalan warnaNN

Medan penglihatanNNN III (Okulomotorius)

Ptosis--

Gerakan bola mata ke

SuperiorNN

InferiorNN

MedialNN

Ukuran pupil3 mm3 mm

Bentuk pupilbulatbulat

Reflek cahaya langsung++

Reflek kornea++

N IV (Troklearis)

Gerak bola mata ke lateral bawahNN

Diplopia--

Strabismus--

N V (Trigeminus)

MenggigitNN

Membuka mulutNN

N VI ( Abdusens)

Gerakan mata ke lateralNN

N VII (Facialis)

Kerutan kulit dahiNN

Kedipan mataNN

Mengerutkan dahiNN

Mengerutkan alisNN

Menutup mataNN

Lipatan nasolabialNN

Sudut mulutNN

MeringisNN

Menggembungkan pipiNN

Lakrimasi + +

N VIII (Akustikus)

Mendengar suara++

Mendengar detik arloji++ N IX (Glosofaringeus)

Tidak dilakukan

N X (Vagus)

Denyut nadi80x/ menit80x/menit

Bersuara++

Menelan++

N XI (Asesorius)

Memalingkan kepala++

Sikap bahuNN

Mengangkat bahuNN

Trofi otot bahueutrofieutrofi

N XII (Hipoglosus)

Sikap lidahNN

Tremor lidah--

Menjulurkan lidah ++

Trofi otot lidaheutrofieutrofi

BADAN

Trofi otot punggung

: eutrofi

Nyeri membungkukkan badan

: -

Trofi otot dada : -

Palpasi dinding perut

: NT (-)

Kolumna vertebralis : - bentuk (N)

Gerakan (N)

nyeri tekan (-)

Sensibilitas : baik

ANGGOTA GERAK

Inspeksi :

Ekstremitas superior

Ekstremitas inferior

Drop hand

: -/-

Drop foot: -/-

Pitcher hand

: -/-

Kontraktur: -/-

Claw hand

: -/-

Warna

: N

Udem

: (-)

Warna : N

Ekstremitas superior

Ekstremitas inferior

Gerakan

B-B-B/B-B-B

B-B-B/B-B-B

Kekuatan

5-5-5/5-5-5

5-5-5/5-5-5

Tonus N/N N/N

Sensibilitas N

N

Trofi eutrofi eutrofi

Pemeriksaan Tambahan

Tes Lasegue + -

Tes Patrick - -

Tes Kontra Patrick - -Tes Kernig - -

Nyeri tekan pada vertebra lumbal 4

Nyeri tekan bokong kanan.

IV. PEMERIKSAAN PENUNJANGHematologiAL : 9 rb/ul

HB : 12 mg/dl

HMT : 39 %

AT: 350 rb/ul

Kimia Darah

GDS : 93 mg/dl

Ureum : 75 mg/dl (H)Kreatinin : 1,2 mg/dl

Asam Urat : 8,7 mg/dl (H)

RADIOLOGISRontgent lumbosacral AP-Lateral Tampak penyempitan DIV vertebra lumbal 1-2 aspek posterior Vertebra lumbal tampak melurus Tampak osteofit pada aspek posteroinferior corpus VL IV dan aspek posteroinferior VL 5 Tak tampak fraktur / listhesisKesan: - Awal spondiloarthrosis lumbales dengan penyempitan DIV V.L 1-2 Hypolordotic LumbalesV. DIAGNOSIS Diagnosis Klinis: Low back pain + ischialgia dextra

Diagnosis Etiologi: - suspect HNP

DD: - Susp. Spondiloarthrosis Diagnosis Topik: Discus Intervertebralis VL 1-2VI. PENATALAKSANAAN

Medikamentosa:

Kapsul Racikan ( 2x1):

Zaldiar MP 4 mg

Meloxicam 7,5 mg

Diazepam 2 mgNon Medikamentosa:

Fisioterapi

Korset Lumbal

BAB IITINJAUAN PUSTAKAA.DEFINISIHernia Nukleus pulposus (HNP) atau potrusi Diskus Intervertebralis (PDI) adalah suatu keadaan dimana terjadi penonjolan pada diskus intervertebralis ke dalam kanalis vertebralis (protrusi diskus) atauruptur padadiskus vebrata yang diakibatakan oleh menonjolnya nukleus pulposus yang menekan anulus fibrosus yang menyebabkan kompresi pada syaraf,terutama banyak terjadi di daerah lumbal dan servikal sehingga menimbulkan adanya gangguan neurologi (nyeri punggung) yang didahului oleh perubahan degeneratif pada proses penuaan.

B.ANATOMIDiskus intervertebralis menghubungkan korpus vertebra satu sama lain dari servikal sampai lumbal/sacral. Diskus ini berfungsi sebagai penyangga beban dan peredam kejut (shock absorber).Diskus intervertebralis terdiri dari dua bagian utama yaitu:1.Anulus fibrosus, terbagi menjadi 3 lapis:Lapisan terluar terdiri dari lamella fibro kolagen yang berjalan menyilangkonsentris mengelilingi nucleus pulposus sehingga bentuknya seakan-akan menyerupai gulungan per (coiled spring)Lapisan dalam terdiri dari jaringan fibro kartilagenusDaerah transisi.

Mulai daerah lumbal 1 ligamentum longitudinal posterior makin mengecil sehingga pada ruang intervertebraL5-S1 tinggal separuh dari lebar semula sehingga mengakibatkan mudah terjadinya kelainan didaerah ini.

2.Nucleus PulposusNukleus Pulposus adalah suatu gel yang viskus terdiri dari proteoglycan (hyaluronic long chain) mengandung kadar air yang tinggi (80%) dan mempunyai sifat sangat higroskopis. Nucleus pulposus berfungsi sebagai bantalan dan berperan menahan tekanan/beban. Kemampuan menahan