Asuhan Keperawatan Pada Ny s

download Asuhan Keperawatan Pada Ny s

of 24

  • date post

    06-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    220
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Asuhan Keperawatan Pada Ny s

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. S DENGAN HIPERTENSI DI WISMA SURTIKANTI BALAI REHABILITASI SOSIAL WIRA ADHI KARYA UNGARAN UNIT REHABILITASI SOSIAL WENING WARDOYO

I. BIODATA1. Identitas PasienNama Klien: Ny. SAlamat: PurwodadiUmur: 65 TahunAgama: IslamStatus Perkawinan: JandaPendidikan : Tidak SekolahPekerjaan: Pedagang2. Identitas Penanggung JawabNama: Tn. SUmur: 70 TahunPendidikan: SMAPekerjaan: GuruAlamat: PurwodadiHubungan dengan Klien: TetanggaII. ALASAN BERADA DI PANTINy. S mengatakan tinggal di panti karena tidak ada keluarga lagi, tidak ada tempat untuk tinggal dan Ny S sakit tidak ada yang merawatnya.III. DIMENSI BIOMEDIK1. Riwayat Penyakit (6 bulan terakhir)Ny. S mengatakan sakit panas dingin, tapi tidak tahu sakit apa, , Ny. S mengatakan juga sering batuk filek, Ny. S mengatakan mengalami darah tinggi dengan keluhan sering berat dipundak bagian belakang, dan pusing-pusing, 2. Riwayat Penyakit KeluargaNy. S mengatakan tidak mengetahui keluarganya mengalami darah tinggi atapun diabetes.3. Riwayat Penyakit DahuluNy. S mengatakan mengalami darah tinggi atau hipertensi dialami sejak lebih kurang 6 bulan yang lalu, Ny. S baru mengetahuinya karena sering ditensi oleh mahasiswa dan perawat di panti, Ny. S mengatakan pernah tekanan darahnya mencapai 150/100 mmhg, Pengasuh Ny. J mengatakan Ny. S pernah dirawat dirumah sakit karena stroke, Ny. S mengatakan sudah lumpuh sejak kurang lebih 1,5 tahun yang lalu semenjak tinggal di panti.4. Riwayat Pencegahan Kesehatana Monitoring KesehatanNy. S mengatakan saat sakit batuk, pilek, panas ataupun dingin diberikan obat oleh pegawai yang bekerja di unit rehabilitasi sosial yang bertugas sebagai tenaga kesehatan.b Riwayat VaksinasiNy. S mengatakan dari lahir belum pernah mendapatkan vaksinasi, seperti vaksinasi campak, polio, hepatitis B, tetanus, BCG, DPTc Skrinning KesehatanNy. S mengatakan belum pernah melakukan skrining kesehatan irumah sakit maupun di puskesmas.5. Riwayat GiziNy. S mengatakan kebutuhan gizi sudah diatur oleh pihak unit rehabilitasi sosial, frekuensi makan diberikan 3 kali sehari (Pagi, Siang, Sore), dan komposisi makannya terdiri atas karbohidrat, protein, sayur-sayuran, roti, dan buah-buahan.

6. Masalah kesehatan terkait dengan status gizia Masalah Pada MulutNy S mengatakan selalu menjaga kebersihan mulutnya dengan gosok gigi 2 kali/ sehari, Ny. S mengatakan tidak pernah mengalami masalah dengan mulutnya seperti sakit gusi atau sakit gigi tapi pernah mengalami sariawan, dari hasil observasi tampak flak gigi, gigi bewarna kuning dan kurang bersih, b Masalah Pada Berat BadanNy. S mengatakan tidak ada masalah dengan berat badan.c Masalah NutrisiNy. S mengatakan tidak ada masalah dengan pemenuhan nutrisi, karena selama di panti kebutuhan gizi sudah tercukupi, Ny. S juga mengatakan pilihan nutrisi selama di panti beragam, dan mencukupi.7. Masalah Kesehatan Yang Dialami saat iniNy. S mengatakan sering pusing kepala, nyeri dan terasa berat di tengkuk bagian belakang, sering pusing dan aktivitas dan mobilisasinya terbatas karena lumpuh.8. Obat-obatan Yang dikonsumsiNy. S mengatakan pernah mengonsumsi obat-obatan warung pereda nyeri dan penurun panas yaitu parasetamol, dan obat salep untuk otot seperti rhemason.9. Tindakan Spesifik yang dilakukan saat iniNy. S mengatakan untuk mengatasi nyeri dan pegal-pegal dengan mengoleskan obat pereda nyeri seperti rhemason.

10. Status Fungsionala Katz indexAktivitasMandiriTergantung

BathingMemerlukan bantuan hanya pada satu bagian tubuh atau dapat melakukan seluruhnya sendiri.Memerlukan bantuan mandi lebih dari satu bagian tubuh atau tidak dapat mandi sendiri

DressingMenaruh, mengambil, memakai dan menanggalkan pakaian sendri serta menalikan sepatu sendiri.Tidak dapat berpakaian sebagian.

ToiletingPergi ke toilet, duduk sendiri di kloset, memakai pakaian dalam, membersihkan kotoran.Mendapat bantuan orang lain

TransferringBerpindah dari dan ke tempat tidur, dari dank e tempat duduk (memakai/tidak memakai alat bantu)Tidak dapat melakuakan sendiri dengan / bantuan

ContinenceDapat mengontrol bab/bakTidak dapat mengontrol bab/ bak sebagian atau seluruhnya dengan bantuan manual atau kateter

FeedingMengambil makanan dari piring atau yang lainnya dan mmasukkan ke dalam mulut (tidak termasuk kemampuan memotong daging dan menyiapkan makanan seperti mengoleskan mentega pada roti)Memelukan bantuan untuk makan atau tidak dapat makan sendiri secara parenteral.

Klasifikasi : Indeks Katz A : mandiri untuk 6 aktivitas Indeks Katz B : mandiri untuk 5 aktivitas Indeks Katz C : mandiri, kecuali bathing dan satu fungsi lain Indeks Katz D : mandiri, kecuali bathing, dressing dan 1 fungsi lain Indeks Katz E : mandiri, kecuali bathing, dressing, toileting dan satu fungsi lain Indeks Katz F : mandiri, kecuali bathing, dressing, toileting, transferring dan satu fungsi lain Indeks Katz G : tergantung pada orang lain untuk 6 aktivitasDari hasil observasi, Ny. S terhambat dalam Continence /Tidak dapat mengontrol sebagian atau seluruhnya dengan bantuan manual atau kateter sehingga memerlukan bantuan orang lain dan alat untuk memenuhi aktivitasnya, status fungsional berdasarkan indeks Katz adalahBathing: MandiriDressing: MandiriToileting: MandiriTransferring: MandiriContinence: Tergantung, Ny. S sering ngompol karena tidak mampu mengontrol berkemih, untuk itulah Ny. S dibantu dengan dipasang popok.Feeding: MandiriJadi, Ny. S termasuk kedalam kategori indeks Katz B,

11. Pemenuhan Kebutuhan Sehari-haria Mobilisasi1) Berjalan Ny. S sudah tidak dapat berjalan secara mandiri dan memerlukan bantuan orang lain dan alat2) Alat bantu berjalan Ny. S menggunakan alat bantu berjalan menggunakan kursi roda , pada saat Ny. S ingin berpindah jauh Ny. S menggunakan kursi roda, tetapi pada saat Ny. S berpindah dekat/mobilisasinya dekat dengan kamarnya, Ny. S berjalan dengan ngesot dilantai.3) Alat bantu persendian :Ny. S tidak menggunakan alat bantu persendian, namun hanya menggunakan kursi roda untuk beralih tempat b Berpakaian Ny. S mengatakan dapat berpakaian sendiri, tapi harus diambilkan dulu pakaiananya, baik baju, celana, maupun pampers, Ny. S juga mengatakan bahwa dirinya sudah tidak bisa mencuci bajunya secara mandiri dan harus dibantu dengan pengasuhc Makanan dan MinumanNy. S mengatakan biasa makan 3 kali sehari teratur dengan menghabiskan 1 porsi makanan dengan lauk pauk yang cukup. Ny. S juga mengataka sarapan pagi sekitar jam 7.30, makan siang jam12.00, dan makan malam jam 17.30. Makananan yang disediakan oleh panti sama dengan penerima manfaat lainnya tanpa adanya perbedaan makanan, Penerima manfaat minum 3-3 gelas per hari.d ToiletingKebutuhan toileting Ny. S mengalami gangguan khususnya pada saat BAK. Ny. S BAB 1 kali per hari dengan konsistensi lembek dan BAK 4-5 kali per hari. Pengasuh mengatakan Ny. S sering ngompol karena mengalami inkontinensia sehingga mulai beberapa hari ini Ny. S dipasang popok, Kadang-kadang Ny. S menuju toilet atau kamar mandi sering ngesot atau berpindah dengan bantuan perawat dan alat bantu kursi roda karena mengalami kelumpuhan pada kedua kaki.e Personal HygieneNy. S mandi 1-2 kali sehari, keramas 2x sehari, berganti pakaian 1x sehari itupun harus dengan bantuan orang lain, Ny. S juga mengatakan selalu memotong kuku jika kukunya panjang. Dari hasil observasi Ny. S tampak jarang melakukan cuci tangan saat ingin makan ataupun minum atau saat sesudah menyentuh barang-barang yang kotor. Ny.S juga mengatakan selalu mengosok gigi dengan pasta gigi saat mandi, sebanyak 1-2 kali sehari.f MandiNy. S mandi 1-2 x sehari, pada saat mandi menggunakan sabun, shampo, dan saat mandi biasanya dibarengi dengan gosok gigi.IV. DIMENSI PSIKOLOGISa. Konsep diri1) Gambaran diriNy. S mengatakan seorang lansia yang berumur 65 tahun, dan pasrah dengan kehidupanya selama di panti, Ny. S hanya bisa bersyukur dengan keadaan tubuhnya walau lumpuh dan sudah tua.2) Harga diriNy. S mengatakan selalu bersyukur dengan apa yang telah diberikan Tuhan dan menerimanya dengan ikhlas.3) Ideal diriNy. S mengatakan senang hidup dan tinggal di wisma surtikunti dengan banyak teman dan juga senang dengan suasana wisma yang tenang, dan hangat karena banyak perawat atau mahasiswa yang hadir di wisma.

4) Identitas diriNy. S adalah seorang janda yang ditinggal pergi suaminya. Tidak ada anak dan keluarga.5) PeranNy S berperan sebagai penerima manfaat di wisma surtikunti bersama 9 temannya yang selalu berusaha hidup mandiri.b. Status kesehatan mentalNy. S merupakan seorang nenek dengan satatus kesehatan mental cukup baik karena selalu bersabar dalam mengdapi masalah, dan selalu pasrah kepada Allah SWT, selama ini tidak mempunyai masalah dengan kesehatan mental. Ny. S tidak pernah berkecil hati tentang masa depan, karena Ny. S merasa senang tinggal di panti, Ny. S mengatakan gagal dalam berumah tangga karena sudah menikah sebanyak lima kali dan pernikahanya tidak dikaruniai anak, Ny. S mengatakan senang dan selalu bersyukur karena keberadaanya sekarang diterima oleh panti dan boleh tinggal di panti danNy. S karena tinggal dipanti jadi dia merasa ada orang lain yang mau bertanggung jawab menjelang akhir hayatnya.Pengkajian dengan Short Mental Status Quesionnare (SPMSQ) Ny. S didapatkan hasil :NoPertanyaanInterprestasi

1Tanggal berapa hari ini?Salah

2Hari apa sekarang?Benar

3Apa nama tempat ini?Benar

4Dimana alamat anda?Benar

5Berapa umur anda?Benar

6Kapan anda lahir?Salah

7Siapa presiden indonesia?Benar

8Siapa presiden indonesia sebelumnya?Salah

9Siapa nama ibu anda?Benar

10Kurangi 3 dari 20 dan tetap pengurangan 3 setiap angka baru?Salah

Interpretasi :Salah 0 3: Fungsi intelektual utuhSalah 4 5: Fungsi intelektual kerusakan ringanSalah 6 8: Fungsi intelektual kerusakan sedangSalah 9 10: Fungsi intelektual kerusakan beratDari hasil Short Portable Mental Status Questionare ( S