ASKEP KELUARGA BINAAN

download ASKEP KELUARGA BINAAN

of 240

  • date post

    21-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    292
  • download

    3

Embed Size (px)

description

KLOOMUYIUI

Transcript of ASKEP KELUARGA BINAAN

ASUHAN KEPERAWATAN

ASUHAN KEPERAWATAN

KELUARGA NY.N DENGAN HIPERTENSI

DI RT 3 RW 5 KELURAHAN BUMIAYU

KECAMATAN KEDUNGKANDANG KOTAMADYA MALANG

OLEH :

AULIA ZULFA0210720006PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG

2007

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA NY.NDENGAN HIPERTENSI DI RT 3 RW 5 KELURAHAN BUMIAYU

KECAMATAN KEDUNG KANDANG KOTAMADYA MALANG

A. Pengkajian

I. Data Umum

Nama

: Ny.NUsia

: 60 tahun

Jenis Kelamin: perempuan

Pekerjaan

: -Pendidikan

: tidak sekolahDaftar anggota keluarga:

No.NamaJ.KHubungan dgn KeluargaUmurPendidikanKet.

1

2

Tn. S.

Ny. A.

L

P

Anak

Menantu

3030

SMPSMP

Sehat

Sehat

Keluarga ini berbudaya suku Madura yang sangat memperhatikan kebersamaan, sehingga akan dapat mempercepat penularan penyakit jika salah satu anggota keluarga menderita penyakit yang dapat menular. Agama yang dianut anggota adalah agama Islam. Tn. S sebagai kepala keluarga bekerja sebagai buruh dengan penghasilan tidak menentu tergantung ada tidaknya yang mengupah, tetapi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dipenuhi oleh anaknya. Keluarga ini memiliki pendapatan yang pas-pasan. Keluarga sering bersama-sama melihat telivisi sebagai kegiatan rekreasi bersama, rekreasi keluar rumah jarang dilakukan bersama-sama.

II. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga:

Keluarga ini merupakan keluarga dewasa dengan hanya tinggal ibu, dan salah satu anak dan menantunya sedagkan semua anaknya sudah memiliki keluarga sendiri. Pada tahap ini seharusnya keluarga hanya tinggal ibu saja didalam rumah, tetapi sekarang masih tinggal dengan anak dan menantunya.

Riwayat kesehatan anggota keluarga :

a. Ny. NNy. N mengatakan bahwa ia menderita tekanan darah tinggi sejak + 10 tahun yang lalu. Akhir-akhir ini sering merasakan kepalanya berat dan badan terasa lemas setelah dibawa ke puskesmas dari hasil pemeriksaan tekanan darahnya 210/150 mm Hg, obat diberikan sudah diminum sampai habis, hasil yang dirasakan sakit kepala hilang dan badan terasa enak. Ny. N tidak mengetahui kenapa penyakitnya kambuh-kambuh lagi padahal selama ini sudah tidak pernah ada keluhan. Ny. S tidak mengetahui dengan pasti apakah keluarga bapak atau ibunya ada yang menderita penyakit menular dan keturunan karena ia ditinggal oleh ibunya sejak kecil. Saat Ny.S mengeluh badanya rasa pegal-pegal

mungkin karena habis bekerja, tapi sakit kepalanya tidak ada, tekanan darah 140/90 mmHg, dari hasil pemeriksaan fisik: palpasi ; tidak ditemukan massa, (auskultasi) ; tidak terdengar ronkhi diseluruh lapang paru. Klien juga mengatakan menderita kencing manis (Diabetes mellitus) + 6 tahun yang lalu dan minum obat teratur sehingga sakit klien tidak pernah kambuh.b. Tn. S.

Sampai saat ini tidak pernah menderita penyakit berat hanya batuk dan pilek sekali-kali, dan aklan segera sembuh setelah dibelikan obat diwarung. Tekanan darah 120/80 mm Hg. Dari hasil pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan dan tidak ada keluhan tentang kesehatannya, ia mengatakan bahwa didalam keluarganya mungkin ada keturunan.

c. Ny. ASaat dilakukan pengkajian tidak mengeluhkan apa-apa tentang kesehatannya. Ny. A. mengatakan dia pernah menderita batuk lama dan berdarah dan sudah menjalani pengobatan yang diminum setiap hari selama 6 bulan dan sudah dinyatakan sembuh + 1 tahun yang lalu dan tidak pernah kambuh sampai sekarang. Kadang-kadang ia menderita batuk dan pilek dan biasanya akan sembuh kalau diminumkan obat yang dibeli di warung.

III. Lingkungan:

Rumah yang dimiliki keluarga ini merupakan rumah permanen, luas rumah keseluruhan + 8x6 m dengan jumlah kamar yang dimiliki adalah 2 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1 dapur, serta 1 ruang keluarga yang berfungsi untuk tempat melakukan aktifitas bersama. Diantara kamar belakang ada gudang yang berisi barang-barang yang tidak terpakai dan tidak tersusun dengan rapi begitu juga dengan depan dapur. Dikamar tampak tergantung pakaian. Pencahayaan didalam rumah ini cukup karena pada setiap ruangan terdapat jendela dan lantai rumah tampak bersih. Air yang diminum keluarga ini adalah PDAM yang dimasak sedangkan masak berasal dari air PDAM dan air mandi berasal dari air PDAM. Kondisi MCk kurang bersih dan lembab.. Keluarga ini memiliki tempat tinggal yang tetap dan tidak berpindah-pindah.

Denah rumah Ny. N

Keterangan:

1. Kamar tidur.

2. Ruang tamu.

3. Ruang keluarga

4. Dapur.

5. Kamar mandi.

6. Gudang

Dilingkungan RT setempat memiliki budaya untuk selalu mengunjungi warga yang sakit dengan memberikan sedikit bantuan sehingga dapat meringankan beban keluarga yang sakit. Ny. N. Selalu aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan yang ada di RT.

IV. Struktur keluarga:

Keluarga ini menerapkan komunikasi terbuka dan semua anggota keluarga menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Menurut Ny. N di dalam keluarganya menganut norma yang berlaku di dalam masyarakat

V. Fungsi keluarga:

a. Fungsi afektif

Menurut Ny. N senang memiliki keluarga yang lengkap (anak dan cucu) serta sangat senang karena dapat berkumpul dengan mereka. Secara umum keluarga tampak harmonis, saling memperhatikan satu dengan yang lain serta saling menghargai satu dengan yang lain, hanya kadang-kadang dapat terjadi perselisihan kecil biasanya masalah anak tetapi dapat diselesaikan.Apabila ada anggota keluarga lain yang membutuhkan maka anggota keluarga akan membantu sesuai dengan kemampuan.

b. Fungsi sosialisasi

Hubungan antar anggota keluarga baik, didalam keluarga ini tampak kepedulian anggota keluarga dengan saling tolong menolong dalam melaksanakan tugas didalam keluarga ini, begitu juga dengan anaknya yang sudah berkeluarga dan tinggal dirumah sendiri-sendiri. Hubungan dengan tetangga juga terjalin dengan baik.

c. Fungsi perawatan kesehatan

Tentang kesehatannya Ny. N tidak begitu memperhatikannya yang penting badannya enak ia tidak akan memperhatikan darah tinggi karena dia merasa sehat. Ny. N juga tidak mengetahui bahwa penyakit tekanan darah tingginya berbahaya jika dibiarkan tanpa adanya kontrol, ia juga tidak mengetahui tanda-tanda terjadinya peningkatan tekanan darah yang diketahuinya hanya kepala pusing. Ny N mengatakan yang ia ketahui tentang pantangan terhadap penyakit hipertensinya adalah tidak boleh makan jeroan dan sayur bayem serta sawi berdasarkan informasi orang-orang. Dia tidak pernah membedakan makanannya dengan anaknya , masakannya juga tidak asin-asin sekali tetapi tidak dikurangi juga. Menurut keluarga tekanan darah tinggi yang diderita Ny. N tidak terlalu dirasakan tetapi bila ada keluhan baru diperiksakan ke Puskesmas. Anggota keluarga mengatakan bahwa ia tidak mengetahui akibat yang bisa timbul akibat dari tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dan bingung bila ibunya sakit.

Membersihan rumah dilakukan oleh Ny. N yang dibantu oleh anak dan menantunya. Keluarga mengatakan bahwa mereka melakukannya karena kebiasaan.

VI. Stress dan koping keluarga:

Ny. N mengatakan bahwa di dalam keluarganya jika ada masalah diselesaikan dengan berunding bersama-sama untuk mencari jalan yang terbaik.

VII. Pemeriksaan fisik:

a. Ny. NSaat dilakukan pengkajian tekanan darah 40/90 mmHg. HR 80 kali permenit teratur. Bunyi jantung S1S2 tunggal . Pernapasan 20 x/menit teratur ronchi -/-, rales -/- ,wheezing-/-. Abdomen datar, nyeri tekan nyeri lepas (-) . Ekstermitas atas dan bawah bebas edema (- ), keluhan nyeri (-).

b. Tn. S.

Dari hasil pemeriksaan fisik tidak didapatkan kelainan pada sistem organ. Tekanan darah 120/70 mmHg, nadi 80 x/menit, RR 18 x/menit.

c. Ny. A.

Tekanan darah 110/80 mmHg, nadi 84 x/menit teratur , RR 20 x/menit..

VIII. Harapan keluarga:

Keluarga berharapkan keluarganya tetap sehat dan petugas dapat membantu mengatasi masalah yang dihadapi oleh keluarganya dan keluarga mengetahui apa yang harus dilakukan dalam menangani penyakit ibunya.

Kesimpulan

Keluarga Ny. N merupakan keluarga dengan keadaan ekonomi pas-pasan. Dimana penghasilan keluarga berasal dari Tn. S, keadaan rumah permanen, penerangan alami siang hari cukup, ventilasi cukup dengan lantai bersih, dan tampak pakai banyak tergantung dikamar, digudang yang terbuka dan didepan dapur banyak barang-barang yang tidak tersusun dengan rapi. Keluarga kurang mengetahui bagaimana perawatan pada anggota keluarga yang menderita tekanan darah tinggi. MCK bergabung dengan keluarga anaknya dan berada di dalam rumah. Keluarga mempergunakan PDAM untuk minum, masak dan untuk MCK. Ny. N berusia 60 tahun menderita hipertensi ( tekanan darah ) sejak 10 tahun yang lalu dan Diabetes mellitus sejak 6 tahun yang lalu dan pada saat dilakukan pengkajian tekanan darah klien 140/90 mmHg. Ny.N tidak mengetahui pencegahan hipertensi dan perawatan hipertensi . Selama ini ia berobat kalau ada keluhan saja, ia akan merasa sehat kalau keluhannya tidak ada dan akan menghentikan pengobatannya.

B. Analisa data

No.DataEtiologiMasalah

1Data Subyektif :

Ny. N mengatakan bahwa ia tidak mengetahui bahaya penyakit tekanan darah tinggi yang dideritanya serta pencegahan dan penanganan tekanan darah, ia juga mengatakan bahwa ia baru akan memeriksakan penyakitnya kalau ada keluhan saja , kalau keluhannya berkurang maka ia akan menghentikan pengobatannya. Ny.N mengatakan tidak mengurangi garam Data Obyektif :

Tekanan darah Ny. S 160/100 mmHg.Ketidakmampuan keluarga mengenal bahaya yang dapat terjadi pada hipertensi.Kurang pengetahuan (kebutuhan belajar).