Tentir Praktikum Farmakologi

download Tentir Praktikum Farmakologi

If you can't read please download the document

  • date post

    09-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    115
  • download

    3

Embed Size (px)

description

Tentir Praktikum Farmakologi. Sumber: slide kuliah dosen/mahasiswa, praktikum -Festus-. Mohon teman-teman membaca lagi textbook/slide kuliah dosen/mahasiswa, karena pada slide ini hanya ditampilkan hal-hal yang dirasa penting sehingga mempermudah kita belajar. - PowerPoint PPT Presentation

Transcript of Tentir Praktikum Farmakologi

  • Tentir Praktikum FarmakologiSumber: slide kuliah dosen/mahasiswa, praktikum

    -Festus-Mohon teman-teman membaca lagi textbook/slide kuliah dosen/mahasiswa, karena pada slide ini hanya ditampilkan hal-hal yang dirasa penting sehingga mempermudah kita belajar

  • Harus diperhatikanKompartemen ibu Kompartemen janinKompartemen plasenta

  • Perubahan pada traktus digestikusMotilitas usus berkurangPeningkatan sekresi mukosa, pH gaster meningkatMual muntah

    ParuSirkulasi pulmonal >>, absorbsi alveolar >>

    Distribusi ObatVolume darah >>, curah jantung>>, filtrasi glomerular >> kadar obat relatif turunAlbumin sedikit obat yang diikat jadi sedikit obat bebas jadi banyak

    HeparSintesis protein hati

  • Obat dalam plasma ibu akan ditransfer melalui plasenta, melalui :Sawar plasentaMembran bioaktif sitoplasmik lipoporotein sel trofoblasEndotel kapiler vili korialisJaringan pengikat insterstitial vili

    Obat yang mudah menembus sawar plasenta:LipofilikTidak terionisasiBasa lemahBerat molekul kecil (kurang dari 600)

  • Usia embrio:0 hari - 2 minggu: blum terpengaruhEmbrio 17 hari-70 hari: sangat rentanEmbrio >70 hari: tidak terlalu terpengaruh

  • Kategori A : ama bangetTidak ada resiko abnormalitas pada janin

    Kategori B : di hewan ga ada pengaruh buruk, tapi ga terlalu tau pada manusia gimana

    Kategori C : di hewan aja udh jelek, di manusia kagak tau juga

    Kategori D: Berisiko tapi masih bisa dipertimbangkan

    Kategori X: sangat berbahaya

  • Kategori A :Antasid (Obat Maag) Bisacodyl (Laksatif, obat pencahar) Digoksin (obat jantung) Preparat besi oral (dengan atau tanpa asam folat) (Obat anemia defisiensi besi) Parasetamol (Antinyeri) Dimenhidrinat, Difenhidramin, Metoklopramid (antimuntah) Betametason, Kortison Deksametason, Hidrokortison, Metilprednisolon, Prednisolon, Prednison Triamsinolon (Kortikosteroid)Amoksisilin, Ampisilin (Antibiotik, gol Penisilin)

  • Kategori BSimetidin, Famotidin, Ranitidin, Sukralfat (Obat Maag)Sefaklor, Sefotaksim, Seftriakson (Antibiotik, gol Sefalosforin)

    Kategori CAmlodipin, Diltiazem, Nifedipin, Verapamil (Antihipertensi, gol Penghambat Kanal Kalsium)Dihidroergotamin, Ergotamin, Metisergid (Obat antimigrain) Aspirin (Antinyeri) Alprazolam, Bromazepam, Klordiazepoksid, Klobazam, Diazepam, Lorazepam, Midazolam (Obat anticemas)Klorpromazin (Antipsikosis) Kotrimoksazol (Antibiotik, gol Sulfonamid)

  • Kategori DKaptopril (antihipertensi, gol ACE Inhibitor)Losartan, Valsartan (antihipertensi, gol Angiotensin II Reseptor Antagonis) Doksisiklin, Minosiklin, Tetrasiklin (antibiotika, gol Tetrasiklin) Amikasin, Gentamisin, Kanamisin, Neomisin (antibiotika, gol aminoglikosid)

    Kategori XMisoprostol (Obat Maag)

  • NoObatEfek Teratogenik1Aminopterin Malformasi sistem saraf pusat dan anggota gerak2ACE-InhibitorGagal ginjal, penurunan osifikasi tempurung kepala, disgenesis tubulus renalis3antikolinergikIleu mekonium neonatus4Antitiroid (PTU dan metimazol)Gondok pada janin dan bayi hipotiroid5KarbamazepinDefek neural tube6SIklosfosfamidMalformasi sistem saraf pusat7Obat hipoglikemikHipoglikemik neonatal8litiumAnomali Ebsteins9MisoprostolMoebius sekuens10NSAIDKonstriksi duktus arteriousus, enterokolitis nekrotikan11FenitoinGangguan SSP12TetrasiklinAnomali pada gigi dan tulang13talidomidFokomedia dan defek organ internal

  • Obat batukAnti-tusif: dekstrometorfan dan difenhidraminEkspektoran: guaifenesin, gliseril guaikolat, ammonium klorida, bromheksin dan succus liquiritiaeObat Pilek sebenernya ga ada yang aman, kalo udh parah baru pakeObat pilek dibagi menjadi 2 macam, yaitu:Antihistamin: klorpeniramin, difenhidramin, feniramin dan tripolidin.Dekongestan: pseudoefedrin, efedrin, fenilefrin dan fenilpropanolamin.

  • Golongan BPaling aman metokloparamid- Loperamid: menghambat motilitas saluran cerna

    Golongan C (uji di hewan)Bismuth salisilat teratogenDomperidon teratogen

  • Faktor yang mempengaruhi munculnya efek teratogenik:Dosis, lama terapi, periode kehamilan, suseptibilitas genetik, nutrisi ibu keluar di sumatif I

  • AntibiotikKeteranganPenisilin, sefalosporin, eritromisin, nistatin, mikonazolTidak ditemukan adanya gangguan terhadap ibu dan bayiNitrofurantoinCukup aman bila diberikan dalam dosis efektif minimalKlorokuinAman pada dosis terapeutikPrimakuinAman pada pemberian di trimester II

  • AntibiotikKeteranganKotrimoksazolDapat dipertimbangkan untuk penggunaan pada trimester I dan IImetronidazolpada uji klinik hewan coba menunjukkan ada pengaruh, tetapi tidak ditemui insiden/malformasi pada janinEtambutolSecara teoritis dapat menimbulkan malformasiIsoniazidGangguan sistem saraf

  • AntibiotikEfekAminoglikosidakonsentrasi dalam sirkulasi janin mencapai 30-60% dari kadar dalam darah ibu. Lesi saraf VIIIKinaKina: bersifat embriotoksikKotrimoksazolTrimester III: pada bayi dengan defisiensi G6PD, dapat terjadi hemolisis/kemikterusPrimakuinTrimester III: hemolisis neonatal, methemoglobin

  • AntibiotikEfektetrasiklinhepatotoksik, pewarnaan gigi janin dan gangguan pertumbuhan tulang.Kloramfenikolgrey baby syndrome, kolaps kardiovaskular, hipotermi, sianotikGriseofulvinabortus dan malformasiAmfoterisin Babortus, malformasi, embriotoksikRifampisinanomali kongenital, embriotoksik, dan kematian intrauterin

  • Tidak direkomendasikan untuk kehamilan. Melintas plasenta dengan cepat dan terikat pada tulang dan gigi yang sedang tumbuhefek samping pada ibu: perlemakan hati akut, pankreatitis dan kerusakan ginjal

  • Contoh: yang akhirannya misin (streptomisin, neomisin, kanamisin, amikasin, gentamisin, tobramisin, netilmisin)Ototoksik: kerusakan pendengaranNefrotoksik :Gangguan janin jangka waktu yang lama, potensial ototoksik dihindari selama masa kehamilan.

  • Menghambat pertumbuhan bakterimencegah penggunaan PABA (para amino benzoic acid) o/ bekteri: mensintesis PGA (pteroylglutamic acid).Ada juga bentuk trimetropin-sulfametoxazolSelama kehamilan gangguan pada neonatus. Berkompetisi dengan bilirubin pada tempat ikatan di albumin bilirubin bebas dalam serumkern-ikterus . Jangan diberikan pada trimester akhir.

  • U/ trikomoniasis vagina & endometritis postpartum.

    Potensi karsinogenik tidak digunakan dalam kehamilan; untuk pengobatan.

  • Obat tuberkulosis menghambat pembelahan kuman TB.

    Potensi hepatotoksik ; toksisitasnya >>: diberikan selama kehamilan.

    Wanita hamil terinfeksi TBC tetapi tidak aktif tidak perlu profilaksis dengan INH sampai setelah melahirkan. Aktif diperbolehkan.

  • Antiseptik saluran kemih derivat furaninfeksi saluran kemih baik pada wanita hamil/tidak hamil.

    ES: Hemolisis, anemia dan hiperbilirubinemia pada bayi defisiensi enzim G6PD yang dilahirkan dari ibu yang mendapat terapi obat ini.

  • Derivat linkomisin, sifat yang lebih baiklebih aktif, lebih sedikit efek samping; pemberian peroral tidak terlalu dihambat o/makanan dalam lambung.Digunakan pada infeksi postpartum, tidak biasa u/ kehamilan. Melintas plasenta dengan cepat dan mencapai kadar terapeutik yang adekuat pada janin.

  • penicillins, cephalosporinstheophylline or -agonistsglucocorticoids (dosis tinggi dpt mempengaruhi janin dan supresi adrenal)anticonvulsantstricyclic antidepressantsneuroleptics such as chlorpromazineantihypertensives such as methyldopa, hydralazinewarfarin or heparin.Obat yang dapat diberikan dengan aman selama masa laktasi

  • ergotamine sulphonamides, ciprofloxacin, tetracyclines, chloramphenicolbenzodiazepineslithiumantithyroid drugs or iodinesulphonylureasantineoplastic drugs.Obat yang perlu dihindari pada saat laktasi

  • bromocriptine keluar di sumatif 1oestrogens & progestogens (high doses)thiazides.Obat yang menghambat laktasi

  • Kontrasepsi HormonalSumber: dr. SUHARTI K. SUHERMAN

  • ESTROGENSSumber : ovarium, testis, placenta, korteks adrenalestrogen dibentuk dari androstenedione or testosteronedikatalis oleh enzim aromatase atau CYP 19

  • Preparat ESTROGENalami : estradiol, estrone, estriol (esters estradiol : valerate , cypionate parenterally)synthetic: ethinyl estradiol, mestranol, diethylstilbestrol orallyothers : conjugated equine estrogens (sulfate esters of estrone & equilin)

  • Efek estrogenAnabolic action edemaEstrogen:sedikit glukosa puasa dan & insulinPengaruh terhadap profil lipid meningkatkan serum Tg & Total kolesterol, LDL & HDL keluar di sumatif 1

  • Efek estrogenMeningkatkan pembentukan batu empeduMencegah osteoporosis: Aktivitas Osteoblas meningkat, sementara osteoklas menurun

    Indikasi: untuk kontrasepsi, HRT (hormone replacement therapy, osteoporosis, Turner syndrome, hypogonadism

  • Progesteron & progestinsSumber progesteron alami = Estrogensynthetic 19-nor testosterone derivatives Efek metabolik : meningkatkan stimulasi lipoprotein lipase meningkatkan deposisi lemak, meningkatkan LDL

  • Farmakokinetik oral :metabolisme cepat bioavailabilitas rendah durasi kerja singkat ester durasi lebih lama: medroxyprogesterone acetate (MPA)

  • MPA, megestrol acetate (MA) & potent 19-nor compound orally slow hepatic metabolism longer duration of action Excretion : urine & feces

  • Indikasi : - kontrasepsi- + estrogen HRT - karsinoma endometrium (MPA) - Ca mammae megestrol acetat - amenorrhea sekunder

  • PreparationsMPA (oral & injectable) Levonogestrel (150 g), desogestrel (150 g), linestrenol (0.5 mg), gestodene (75 g)3 - ketodesogestrel = etonogestrel (68 mg)

  • Kontrasepsi HormonalPreparat * pil oral : de