Skb Siap Print!!!

of 21 /21
LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PAMELLA SATU Di Susun Oleh: RIFKI ARGA AGUSTA 08408141012 MANAJEMEN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

Transcript of Skb Siap Print!!!

Page 1: Skb Siap Print!!!

LAPORAN

STUDI KELAYAKAN BISNIS

PAMELLA SATU

Di Susun Oleh:

RIFKI ARGA AGUSTA

08408141012

MANAJEMEN

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2011

Page 2: Skb Siap Print!!!

DAFTAR ISI

A. Pendahuluan Latar belakang dan Sejarah Pamella Visi dan Misi Pamella

B. Analisis kelayakan legalitas Bentuk badan usaha Kepemilikan dokumen legalitas

C. Analisis kelayakan teknis Lokasi Skala operasi Layout bangunan dan fasilitas Kepemilikan gedung Peralatan Teknologi Pengendalian persediaan

D. Analisis kelayakan manajemen Struktur organisasi Kualifikasi SDM Sistem gaji dan upah

E. Analisis kelayakan pemasaran Segmentasi pasar Potensi pasar Peramalan penjualan Strategi pemasaran

F. Analisis kelayakan finansial Kebutuhan dan sumber dana aktiva/modal tetap Kebutuhan dan sumber dana modal kerja Cash flow Rasio finansial

A. Pendahuluan

Page 3: Skb Siap Print!!!

Latar belakang dan sejarah Pamella swalayan supermarket.

Pada tahun1975, Noor Liesnani menikah dengan Sunardi Syahuri yang waktu itu masih kuliah di IAIN Sunan Kalijaga sekaligus mengajar di STM Muhammadiyah sebagai tenaga honorer. Setelah keduanya melakukan perundingan dan mendapat persetujuan dan dorongan dari keluarga di samping adik-adiknya sudah bisa membantu Ibunya, maka mereka diminta untuk membuka usaha sendiri

Sejak itulah, tepatnya pada tanggal 14 September 1975 (sehari setelah Ulang Tahun yang ke 20) mereka berdua mendirikan warung baru dengan nama PAMELLA tepat di samping barat FLORA di daerah Kusumanegara Yogyakarta, dengan ukuran 5 x 5 meter dengan modal awal sebesar senilai emas 100 gram yang merupakan pinjaman dari Ibunya dan sisa dari kado pernikahan.

Sebagian orang barangkali mempertanyakan kenapa warung tersebut dinamakan PAMELLA, sesungguhnya nama itu diambil dari namanya sendiri yaitu NOOR LIESNANI PAMELLA. Niat mereka berdua dalam bekerja adalah semata-mata ibadah kepada Allah, karenanya dalam benak pikiran mereka bila nanti usahanya berhasil, maka langkah pertama adalah menunaikan zakat, dilanjutkan hewan qurban, dan berharap kelak bisa menunaikan ibadah haji berdua.

Waktu bergulir demikian cepatnya, karena kerja keras dan keuletan, Pamella terus berkembang, sehingga pada tahun 1978 diperluas arealnya menjadi 5 x 15 meter dan mulai memiliki beberapa pegawai, karena sebelumnya hanya mereka berdua yang mengerjakan semuanya mulai dari order sampai penjualan. Alhamdulillah berkat hasil kerja keras, rajin menabung, dan do’a, sehingga pada tahun 1979 untuk pertamakalinya mereka dapat menunaikan Ibadah Haji ke tanah suci. Kemampuan membiayai Ibadah Haji tersebut tidak terlepas dari hikmah kejadian KNOP (Kebijaksanaan Nopember 1978) dimana harga emas melambung tinggi tiap gramnya dari Rp 2.500,- menjadi Rp 6.000,- dan barang-barang kebutuhan sehari-hari pun meningkat tajam layaknya krisis moneter 1997. Dan hubungan baik Noor Liesnani dan suaminya kepada supplier berbuah keuntungan, yaitu mereka bisa mendapat barang-barang dengan harga lama sebelum ada kepastian kenaikan dan kesempatan tersebut tidak dibuang begitu saja dengan membelanjakan seluruh uang untuk kepentingan tersebut, tentu saja dengan konsekuensi untuk sementara toko ditutup sampai ada kepastian mengenai harga.

Selama mereka berdua berada di tanah suci menunaikan Ibadah Haji, toko Pamella tetap dibuka dan sementara dikelola Bapak mertuanya. Sepulang dari haji, ternyata menuai hasil yang memuaskan, dagangan dan uang tabungan makin meningkat sehingga mereka memutuskan untuk menyisihkan sebagiannya untuk membeli tanah baru (untuk pendirian Pamella Dua). Di samping itu mereka juga memperluas toko yang terletak di Jalan Kusumanegara untuk kedua kalinya menjadi 5 x 30 meter, dan pada tahun 1984, mengingat makin berjubelnya konsumen dan larisnya dagangan, maka bangunan tersebut ditingkat menjadi 2 (dua) lantai. Ternyata dengan kondisi tersebut, pada tahun 1994 mengharuskan untuk membangun kembali sehingga menjadi 4 (empat) lantai (lantai 1-3 untuk toko sedang lantai 4 untuk gudang).

Setelah mencapai 3 (tiga) lantai, tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus berusaha dan berdo’a mudah-mudahan suatu saat diberi tambahan rezeki oleh Allah. Alhamdulillah bulan Maret 2000, mereka diberi kekuatan oleh Allah untuk membeli tanah

Page 4: Skb Siap Print!!!

seluas 1650 meter persegi dan kebetulan sekalipun tanah tersebut terletak di sebelah barat toko lama, namun pada bagian belakang dapat bersambungan. Sebagian tanah yaitu 540 meter persegi digunakan untuk perluasan swalayan (mulai beroperasi 1 Oktober 2000) dan sisanya dimanfaatkan untuk area parkir demi kenyamanan konsumen khususnya yang berkendaraan roda empat karena sebelumnya sebagian besar konsumennya hanya berkendaraan roda dua.

Visi dan Misi

Visi

Menciptakan brand image Pamella Swalayan Supermarket sebagai trend supermarket muslim di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Misi

1. Berusaha menerapkan sistem ekonomi yang Islami.2. Membantu upaya pemerintah dalam menyelesaikan masalah pengangguran dengan

menyediakan lapangan pekerjaan yang layak.

3. Berupaya meningkatkan kualitas SDM Pamella Swalayan Supermarket sedemikian sehingga memiliki pola hidup dan sikap yang Islami.

4. Senantiasa memperbaiki management system Pamella Swalayan Supermarket menuju profesional.

5. Memperluas jaringan bisnis melalui ikatan kemitraan dengan UKM dan koperasi.

B. Analisis kelayakan legalitas

Bentuk badan usaha

Badan usaha ini merupakan bentuk badan usaha yang dimilik oleh perseorangan yang bergerak dalam bidang swalayan dan supermarket. Saat ini pamella memiliki tujuh cabang swalayan dan supermarket, dan terhitung hingga Oktober 2009, alhamdulillah Pamella telah memiliki unit-unit usaha lain seperti SPBU Pamella (Jl. Lowanu), Toko Besi Pamella, Pamella Barber shop, Pamella Futsal, dan Pamella Beauty Centre. Dalam Studi kelayakan Bisnis ini,penulis mempersempit cakupan dengan hanya menganalisis Pamella satu, Pamella Satu didirikan pada 14 September 1975, Jl. Kusumanegara 135-141, awal berdirinya luas tanah 385 m2 dan bangunan 25 m2. Saat ini luas tanah 2.000 m2, bangunan tiga lantai 385 m2, dan bangunan supermarket 540 m2.

Kepemilikan dokumen dan legalitas usahaSebuah badan usaha dapat dikatakan layak dari segi legalitas usaha,berikut bagan dari

dokumen-dokumen legalitas yang dimiliki oleh Pamella satu

Keterangan Ada Tidak adaSurat ijin usaha perdagangan √

Page 5: Skb Siap Print!!!

(SIUP)Nomer pokok wajib pajak

(NPWP)√

Ijin gangguan (HO) √Rekening √

KTP √

Keterangan

SIUP 653/PK/XXII/NAS atas nama Noor Liesnani Pamella NPWP 06.289.036.3-541.000

Dari data diatas sapat dilihat, Pamella satu swalayan dan supermarket sah dan resmi dalam pendiriannya sehingga dinyatakan layak dalam segi legalitas untuk melakukan kegiatan usaha.

C. Analisis kelayakan teknis

LokasiPamella Satu didirikan pada 14 September 1975, Jl. Kusumanegara 135-141, awal

berdirinya luas tanah 385 m2 dan bangunan 25 m2. Saat ini luas tanah 2.000 m2, bangunan tiga lantai 385 m2, dan bangunan supermarket 540 m2.

Aspek Sangat Baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang

bobot skor bobot skor bobot skor bobot skor bobot skorKedekatan

dengan pasar yang dituju

5 5

Ketersediaan dengan

pemasok/ bahan/

persediaan

5 4

Ketersediaan suply tenaga

kerja

5 5

Ketersediaan listrik dan

air

5 4

Fasilitas 5 3

Page 6: Skb Siap Print!!!

transportasiFasilitas

pendukung distribusi barang

5 2

Fasilitas parkir

5 2

Fasilitas penunjang

5 5

Keterangan skor Sangat baik : 5 Baik : 4 Cukup : 3 Kurang : 2 Sangat kurang : 1

Dari data diatas kita dapat membaca antara perbandingan bobot dengan skor yang didapat hal ini berdasar dari survey pengamatan secara langsung dari segi:

Kedekatan dengan pasar yang dituju,dikatakan sangat baik,karena letak pamela yang berada ditengah kota,dengan pasar tujuan yaitu mahasiswa dan ibu-ibu,dan pasar secara umum,maka lokasi pamela cukup strategis,selain berada dekat dengan kantor pemerintahan Kota Yogyakarta, Pamella Satu dekat dengan beberapa kampus seperti UST,UAD,dan UTY, dan munculnya perumahan dan kos-kosan,menunjang kelayakan dari kedekatan pasar yang dituju.

Kedekatan dengan pemasok/ bahan / persediaan. Letak Pamella Satu yang berada di jalan utama,yaitu jalan Kusumunegara,membuat kedekatan dengan pemasok/ bahan/ persediaan mudah dalam hal distribusinya.

Ketersediaan suply tenaga kerja. Pamella Satu memakai SDM yang mayoritas lulusan SMA/SMK dan beberapa Sarjana untuk posisi dan keahlian tertentu,di kota yogyakarta inii termasuk kota yang memiliki ketersediaan tenaga kerja berpendidikan yang cukup tinggi,maka hal ini mempermudah dalam hal ketersediaan tenaga kerja,ditambah dengan tingginya angka pengangguran dinegara kita.

Ketersediaan listrik dan air. Ketersediaan listrik dan air yang baik,dan memenuhi segala kebutuhan proses perdagangan

Fasilitas transportasi. Pamella Satu memperhitungkan posisi toko mereka dengan memilih tempat pada jalur utama yang memiliki intensitas tinggi lalulintasnya,namun dengan peraturan lalulintas kecepatan sedang,hal ini dimaksud agar calon konsumen dapat mengenal Pamella,dari analisis dikatakan cukup,karena jalan Kusumanegara merupakan jalan yang cukup padat dan macet seiring pertumbuhan teknologi yang menyebabkan tingginya pemakaian kendaraan bermotor,hal ini cukup membuat kesulitan calon konsumen yang berada pada jalur yang berlawanan dengan arah toko.

Fasilitas pendukung distribusi. Fasilitas ini dinyatakan kurang,karena Pamella satu tidak memiliki ruang kusus untuk distribusi barang,hal ini cukup megganggu space konsumen,hal ini terjadi karena keterbatas ruang,kondisi

Page 7: Skb Siap Print!!!

seperti ini mewajibkan pihak manajemen memperhitungkan posisi dan pola distribusi barang, baik waktu datang barang maupun penataan barang setelah barang masuk,agar tidak mengganggu kegiatan jual-beli.

Fasilitas parkir. Fasilitas ini dinyatakan kurang, dikarenakan luas tanah yang parkir yang terbatas,seringkali membuat konsumen sulit. Hal ini dapat diatasi dengan pemakaian tempat yang efektif dan efisien,karena tidak adanya fasilitas lahan parkir pendukung selain lahan parkir yang telah disediakan oleh pihak manajemen.

Fasilitas penunjang. Fasilitas penunjang dikatakan baik,karena mencakup berupa tersedianya gerai anjungan tunai mandiri(ATM), space lorong untuk usaha waralaba, dan musholla sebagai sarana ibadah,karena Pamella mengusung konsep isalami dalam sistem keunggulanya.

Dari perhitungan skor (5+4+5+4+3+2+2+5):8 aspek pendukung =3.75)Maka aspek lokasi dinyatakan LAYAK.

Skala operasi. Tidak ada data yang diperoleh dari skala operasi,dan pihak Pamella Satu tidak

memperhitungkan aspek skala operasi maka dikatakan TIDAK LAYAK Layout bangunan dan fasilitas.

Aspek Sangat Baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang

bobot skor bobot skor bobot skor bobot skor bobot skorPemakaian lokasi yang

strategis untuk barang yang menarik dan

tingkat keuntunganya

tinggi

5 4

Barang kebutuhan

utama ditempatkan

pada sisi yang tersebar dan

strategis

5 4

Pemakaian ruang di ujung

lorong

5 3

Akses keluar-masuk toko

5 3

Penyampaian misi toko di

tempat pemberhentian

5 5

Page 8: Skb Siap Print!!!

pelangganKarakteristik latar belakang

toko

5 2

Pola sirkulasi pelanggan

5 4

Desain bangunan

5 2

Keterangan skor Sangat baik : 5 Baik : 4 Cukup : 3 Kurang : 2 Sangat kurang : 1

Dari data layout,bangunan dan fasilitas diatas kita dapat membaca antara perbandingan bobot dengan skor yang didapat hal ini berdasar dari survey pengamatan secara langsung dari segi:

Pemakaian lokasi yang strategis untuk barang yang menarik dan tingkat keuntunganya tinggi yang dikatan baik,karena penempatan produk-produk telah sesuai dengan klasifikasi jenis,seperti makanan,minuman,sabun,susu,dll ditempatkan di lantai satu,dan peralatan pecah belah dan peralatan rumah tangga di lantai dua,dengan klasifikasi posisi yang telah ditentukan sebelumnya,

Barang kebutuhan utama ditempatkan pada sisi yang tersebar dan strategis Pemakaian ruang di ujung lorong,dikatan cukup,karena telah memenuh aspek

efisiensi ruang,hanya penataan yang masih kurang. Akses keluar-masuk toko,dikatan cukup,memakai 2 akses pintu masuk,namun

kekuranganya adlah,konsumen sering kali bingung dengan alur jalan didalam toko,kususnya calon konsumen yang baru pertama kali masuk

Penyampaian misi toko di tempat pemberhentian pelanggan,dikatakan baik,selain menjunjung tinggi unsur Islami dii dalam toko,juga penempatan slogan utama Pamella sendiri,juga beberapa slogan penunjang yang dirasa menghidupkan suasana toko yang penuh nuansa agamis.

Karakteristik latar belakang toko, hal ini meliputi dari segi pencahayaan ruang,suhu,suara,bau, dikatakan kurang karena pada saat ini Pamella satu dirasa desain layout terasa cukup semrawut,dan ada beberapa posisi pencahayaan dirasa kurang,hal ini berbanding dengan pesaing sejenisnya(contoh indomaret) yang memakai sistem pencahayaan yang cukup dan sirkulasi udara yang baik.

Pola sirkulasi pelanggan,dikatakan baik,dengan luas toko dan bangunan yang mencukupi,ditambah sistem kasir yang cukup untuk memenuhi proses pembelian.

Desain bangunan.hal ini bisa dikatakan kurang berbanding dengan menjamurnya berbagai usaha sejenis,hal ini perlu diperhatikan oleh pihak manajemen agar Pamella satu dapat mempertahan kan keunggulan dari segi ini.

Page 9: Skb Siap Print!!!

Dari perhitungan skor (4+4+3+3+5+2+4+2):8 aspek pendukung =3.37)Maka aspek layout bangunan dan fasilitas dinyatakan LAYAK.

Kepemilikan gedung, kepemilikan gedung atas Pamella Satu adalah Hak Miilik,dan dapat dikatan LAYAK

Peralatan, peralatan atas segala isi Pamella Satu adalah kepemilikan sendiri dan dpat dikatak LAYAK.

Teknologi yang dipakai, memakai sitem teknologi yangg cukup,seperti dalam peng code an barang dan sitem penyimpanan bahan makanan,dan dikatakan LAYAK

Sistem Pengendalian persediaan ,order keputusan ada di pihak General Manager dengan sistem pembelian langsung,kecuali produk UKM dan non pabrikan,dengan melihat kemampuan pasara,dan tidak merusak potensi pasara tradisional,dan hal ini sebaiknya di rapatkan dengan pengambilan pendapat dari tiap lini supervisor agar terakomodasi segala kurang-lebihnya.dan hal ini dikatakan TIDAK LAYAK

Keterangan Layak Tidak layakLokasi √

Skala operasi √Layout bangunan dan fisik √Kepemilikan gedung √Peralatan √Teknologi √Sistem pengendalian persediaan.

Dengan perbandingan 2:5 untuk layak, maka Pamella Satu dikatakan LAYAK dari segi kelayakan teknis.

D. Analisis kelayakan manajemen SDM

Keterangan Layak Tidak layakStruktur organisasi √Kualifikasi SDM √

Sistem gaji dan upah √

Struktur organisasi

Page 10: Skb Siap Print!!!

Pamella Group Structure

Page 11: Skb Siap Print!!!

Pamella Satu Structure

Page 12: Skb Siap Print!!!

Kualifikasi SDMPamella Satu memiliki 125 karyawan,dengan kualifikasi pendidikan SMU/SMK, dan beberapa sarjana sesuai dengan jobdesk tertentu.

Sistem Gaji dan upahSistem gaji dan upah yang diberlakukan adalah UMR(sekitar 125 pegawai tetap) dan insentif(pegawai training)

E. Analisis kelayakan pemasaran

Keterangan Layak Tidak layak

Segmentasi pasar √

Potensi pasar √

Market share √

Strategi pemasaran √

Segmentasi pasar, sesuai dengan segmentasi pasar, Pamella Satu memilih segmen mahasiswa da ibu muda pada khususnya,dan masyarakat luas pada

umumnya,hal ini dikatakan layak,karena kedekatan dengan pasar yang dituju,dikatakan layak, karena letak Pamela yang berada ditengah kota,dengan pasar tujuan yaitu mahasiswa dan ibu-ibu,dan pasar secara umum,maka lokasi pamela cukup strategis,selain berada dekat dengan kantor pemerintahan Kota

Yogyakarta, Pamella Satu dekat dengan beberapa kampus seperti UST, UAD, dan UTY, dan munculnya perumahan dan kos-kosan,menunjang kelayakan dari kedekatan pasar yang dituju.

Potensi Pasar, pihak Pamella Satu tidak memperhitungkan potensi pasar, maka dikatakan TIDAK LAYAK.Padahal potensi pasar sngat penting dalam arah kebijakan sebuah usaha,karena potensi pasar menganalisis seperti peramalan permintaan potensial, peramalan penjualan industri rittel, pasar riil, peramalan peluang pasar.

Page 13: Skb Siap Print!!!

Peramalan penjualan yang bisa diraih, hal ini dikatakan layak dikarenakan Pamella Satu merasa dapat meraih market share yg lebih tinggi di bandingkan pesaing yang lain,yaitu sekitar 80 %

Strategi pemasaran untuk meraih market share, Pamella Satu dikatakan layak untuk upaya dalam meraih market share, Pamella melakukan berbagai teknik promosi seperti iklan di media cetak dan elektronik,sebagai usaha yang mengusung nuansa agamis,Pamella memberikan kontribusi yang cukup banyak terhadap masyarakat,selain itu setiap sisa pembelian,dengan sepersetujuan konsumen langsung masuk ke dalam donasi sosial. Selain perilaku,pamela juga melakukan upaya seperti mempelajari kemauan pasar, mengamati pesaing yang ada dan melakukan program promo. Keunggulan harga juga dipakai oleh Pihak pamella,bahkan ad markup nilai barang yang hanya 0,5 %, tetapi Pamella cukup selektif dalam penentuan produk apa yang akan dijual,agar munculnya Pamella tidak merusak adanya pasar tradisional di sekitarnya.

F. Analisis kelayakan finansial

Keterangan Layak Tidak layakKebutuhan dan sumber dana

aktiva√

Kebutuhan dan sumber dana modal kerja

Cash flow √

Rasio finansial √

Kebutuhan dan sumber dana aktiva Aktiva tetap berwujud- Tanah 2000 m2 X 3.000.000/m = 6.000.000.000- Bangunan = 1.300.000.000- Mesin dan peralatan = 200.000.000 (+)

7.500.000.000 Aktiva tetap tak berwujud- Biaya pengurusan ijin 20.000.000 (+)

Total aktiva 7.520.000.000 Pasiva- Perbandingan

Modal sendiri : hutang adalah

Page 14: Skb Siap Print!!!

8 berbanding 2Maka hutang sebesar = 0,2 x 7.520.000.000 = 1.504.000.000 ( - ) MODAL SENDIRI 6.016.000.000

Kebutuhan dan sumber dana modal Modal sendiri = 6.016.000.000 Hutang = 1.504.000.000

Cash flow Initial cash flow

Data pada saat pendirian awal Pamella( tahun 1975)Modal awal dan Modal kerja

Pinjaman orang tua = 175.000Sisa kado pernikahan = 75.000 (+) Modal keseluruhan 250.000

(seharga emas 100gr)/outflow)

Penjualan = 600.000Perbandingan inflow dengan outflow yaitu = 12 : 5 “BAIK”Laba = 600.00 – 250.000 = 350.000

Data pada saat ini (dengan estimasi)Modal awal 428.571.428Modal kerja 142.857.142 (+)

Modal keseluruhan 571.428.570 (outflow)Penjualan 1.428.571.429( inflow)*penjualan didapat dari data saat ini Data yang diketahui adalah gaji 7% dr inflow,jika jumlah pegawai sebanyak 125 orang dan UMR sekitar 800.000 maka125 X 800.000 = 100.000.000(7%),maka 100% sebesar 1.428.571.429Perbandingan inflow dengan outflow yaitu 14 : 5Laba 1.428.471.429 – 571.428.720 = 857.142.859

Rasio finansial Rasio likuiditas

Curent rasio data yang didapat berwujud perbandingan antara aktiva dengan hutang, yaitu 8 : 2, maka curent ratio = 8 x 100 % = 400 %

Rasio solfabilitas

TA x 100% = Rp 7.520.000.000 x 100% = 500 %

TD Rp 1.504.000.000

Rasio rentabilitas

Page 15: Skb Siap Print!!!

ROA =

laba Rp 857.142.859,- x 100% = x 100% = 11,4 %

Total asset Rp 7.520.000.000,-

ROS

laba Rp 857.142.859,- x 100% = x 100% = 60 % penjualan Rp 1.428.571.429,-

ROE

laba Rp 857.142.859,- x 100% = x 100% = 14 %

modal sendiri Rp 6.016.000.000,-

Payback period

modal Rp 571.428.570,- x 12 bln = x 12 bln = 8 bln

pendapatan Rp 857.142.859,-

BAB VII. KESIMPULAN

No. Aspek yang dinilai Layak Tidak Layak

1 LEGALITAS

2 TEKNIS

3 MANAJEMEN (SDM)

4 PEMASARAN

5 FINANSIAL

Dengan beberapa kesimpumpulan dari data-data yang diperoleh, maka PAMELA

SATU SWALAYAN dan SUPERMARKET yang terletak di Jl. Kusumanegara 135-141

mempunyai prospek yang baik kedepan, dan dapat dinyatakan ‘GO’ dan LAYAK.