Rencana Pelaksanaan Pembelajaran · Contoh benda sumber cahaya yaitu matahari, lampu dan nyala api....

of 35 /35
65

Embed Size (px)

Transcript of Rencana Pelaksanaan Pembelajaran · Contoh benda sumber cahaya yaitu matahari, lampu dan nyala api....

  • 65

  • 66

    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

    (RPP)

    Sekolah : SD Negeri Mangunsari 02

    Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

    Kelas / Semester : V / II

    Materi Pokok : Cahaya dan Sifat-Sifatnya

    Alokasi Waktu : 2 x 35 menit

    STANDAR KOMPETENSI

    6. Menerapkan sifat-sifat cahaya melalui kegiatan membuat suatu karya/model.

    KOMPETENSI DASAR

    6.1 Mendeskripsikan sifat-sifat cahaya

    INDIKATOR

    Mendemonstrasikan sifat cahaya yang mengenai berbagai benda (bening,

    berwarna, dan gelap)

    Mendeskripsikan sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin datar dan

    cermin lengkung (cembung atau cekung)

    Menunjukkan contoh peristiwa pembiasan cahaya dalam kehidupan

    sehari-hari melalui percobaan .

  • 67

    I. Tujuan Pembelajaran

    Siswa dapat Menyebutkan sifat cahaya

    Siswa dapat Memahami sifat cermin datar, cermin cekung dan cermin cembung.

    Siswa dapat Memahami bayangan yang terjadi pada cermin datar, cermin cekung, cermin cembung.

    Siswa dapat Memahami istilah dari pemantulkan teratur, bayangan semu, bayangan nyata, pembiasan, medium, garis normal, spektrum.

    Siswa dapat Menyebutkan contoh peristiwa penguraian cahaya dalam kehidupan sehari-hari.

    Siswa dapat Memahami bahwa benda terlihat oleh mata karena benda memantulkan cahaya

    Siswa dapat Memahami bahwa mata tidak dapat melihat benda yang sangat kecil.

    Siswa dapat Menyebutkan fungsi Lup bagi mata manusia.

    II. Materi Ajar

    Sifat-sifat Cahaya dan Pemanfaatannya

    C. Sifat-sifat cahaya

    1. Cahaya merambat lurus

    Saat bejaran dikegelapan, kamu memerlukan senter. Ketika

    senter kamu nyalakan, bagaimana arah rambatan cahaya yang keluar

    dari senter tersebut? Cahaya dari lampu senter dari arah rambatnya

    menurut garis lurus. Berdasarkan dapat tidaknya memancarkan

    cahaya, benda dikelompokkan menjadi benda sumber cahaya dan

    benda gelap. Benda sumber cahaya dapat memancarkan cahaya.

    Contoh benda sumber cahaya yaitu matahari, lampu dan nyala api.

    Sementara itu, benda gelap tidak dapat memancarkan cahaya. Contoh

    benda gelap yaitu batu, kayu, dan kertas.

    Berdasarkan dapat tidaknya meneruskan cahaya, benda

    dibedakan menjadi benda tidak tembus cahaya dan benda tembus

    cahaya. Benda tidak tembus cahaya tidak dapat meneruskan cahaya

    yang mengenainya. Apabila dikenai cahaya, benda ini akan

    membentuk bayangan. Contoh benda tidak tembus cahaya yaitu

    kertas, karton, tripleks, kayu, dan tembok.

  • 68

    Sementara itu, benda tenbus cahaya dapat meneruskan cahaya yang

    mengenainya. Contoh benda tembus cahaya yaitu kaca.

    2. Cahaya dapat dipantulkan

    Coba ambil sentermu! Nyalakan lampu senter itu dan arahkan

    kecermin! Apa yang kamu lihat? Setelah mengenai permukaan

    cermin, cahaya lampu senter itu dipantulkan.

    Permantulan cahaya ada dua jenis yaitu pemantulan luar

    (pemantulan difus) dan pemantulan teratur. Pemantulan baur terjadi

    apabila cahaya mengenai permukaan yang kasar atau tidak rata. Pada

    pemantulan ini, sinar pantul arahnya tidak beraturan. Sementara itu,

    pemantulan teratur terjadi jika cahaya mengenai permukaan yang rata,

    licin, dan mengilap. Permukaan yang mempunyai sifat seperti ini

    misalnya cermin. Pada pemantulan ini sinar pantul memiliki arah yang

    teratur.

    Cermin merupakan salah satu benda yang memantulkan cahaya.

    Berdasarkan bentuk permukaannya ada cermin datar dan cermin

    lengkung. Cermin lengkung ada dua macam, yaitu cermin cembung

    dan cermin cekung.

    a. Cermin datar

    Cermin datar yaitu cermin yang permukaan bidang pantulannya

    datar dan tidak melengkung. Cermin datar biasa kamu gunakan untuk

    bercermin. Pada saat bercermin, kamu akan melihat bayanganmu di

    dalam cermin.

    b. Cermin cembung

    Cermin cembung yaitu cermin yang permukaan bidang

    pantulnya melengkung kearah luar. Cermin cembung biasa digunakan

    untuk spion pada kendaraan bermotor. Bayangan pada cermin

    cembung bersifat maya, tegak, dan lebih kecil (diperkecil) dari pada

    benda yang sesungguhnya.

    c. Cermin cekung

    Cermin cekung yaitu cermin yang bidang pantulnya melengkung

    kearah dalam. Cermin cekung biasanya digunakan sebagai reflektor

  • 69

    pada lampu mobil dan lampu senter. Sifat bayangan benda yang

    dibentuk oleh cermin cekung sangat bergantung pada letak benda

    terhadap cermin.

    Jika benda dekat dengan cermin cekung, bayangan benda bersifat

    tegak, lebih besar, dan semu (maya).

    Jika benda jauh dari cermin cekung, bayangan benda bersifat nyata

    (sejati) dan terbalik.

    3. Cahaya dapat dibiaskan

    Apabila cahaya merambat melalui dua zat yang kerapatannya

    berbeda, cahaya tersebut akan dibelokkan. Peristiwa pembelokan arah

    rambatan cahaya setelah melewati medium rambatan yang berbeda

    disebut pembiasan.

    Apabila cahaya merambat dari zat yang kurang rapat ke zat yang

    lebih rapat, cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal. Misalnya

    cahaya merambat dari udara ke air. Sebaliknya, apabila cahaya

    merambat dari zat yang lebih rapat ke zat yang kurang rapat, cahaya

    akan dibiaskan menjauhi garis normal. Misalnya cahaya merambat

    dari air ke udara.

    Pembiasan cahaya sering kamu jumpai dalam kehidupan sehari-

    hari. Misalnya dasar kolam terlihat lebih dangkal dari pada kedalaman

    sebenarnya. Gejala pembiasan juga dapat melihat pada pensil yang

    dimasukkan ke dalam gelas yang berisi air. Pensil tersebut akan

    tampak patah.

    4. Cahaya dapat diuraikan

    Pelangi terjadi karena peristiwa penguraian cahaya (dispersi).

    Dispersi merupakan penguraian cahaya putih menjadi berbagai cahaya

    berwarna. Cahaya matahari yang kita lihat berwarna putih. Namun,

    sebenarnya cahaya matahari tersusun atas banyak cahaya berwarna.

    Cahaya matahari diuraikan oleh titik-titik air di awan sehingga

    terbentuk warna-warna pelangi.

  • 70

    d. Pemanfaatan sifat-sifat cahaya dalam karya sederhana

    1. Periskop

    Awak kapal selam yang berada di kedalaman laut dapat

    mengamati permukaan laut menggunakan periskop. Periskop

    menerapkan sifat cahaya yang berupa pemantulan. Cahaya dari atas

    permukaan laut ditangkap oleh suatu cermin, kemudian dipantulkan

    menuju mata pengamat di dalam kapal selam.

    2. Kaleidoskop

    Kaleidoskop adalah mainan yang dibuat menggunakan cermin.

    Dengan alat ini, kamu dapat membuat aneka macam pola yang

    mengagumkan. Pola-pola ini diperoleh karena bayangan benda-benda

    dalam kaleidoskop mengalami pemantulan berkali-kali. Dengan

    demikian, jumlah benda terlihat lebih banyak dari pada benda aslinya.

    3. Lup

    Lup merupakan alat optik yang sangat sederhana. Alat ini berupa

    lensa cembung. Lup berfungsi membantu mata untuk melihat benda-

    benda kecil agar tampak besar dan jelas.

    III. Metode Pembelajaran

    - Ceramah - Model SAVI

    - Tanya jawab - Praktek

    - Latihan

    IV. Langkah-langkah Pembelajaran

    a. Kegiatan Awal (10 menit)

    Apersepsi dan motivasi:

    Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan kemampuan-kemampuan

    yang harus dimiliki siswa setelah pembelajaran selesai.

    Guru memberikan apersepsi tentang hal-hal yang berkaitan dengan

    Sifat-Sifat Cahaya dan Pemanfaatannya.

  • 71

    b. Kegiatan Inti ( 40 menit)

    Eksplorasi

    Dalam kegiatan eksplorasi:

    Siswa dapat memahami bahwa cahaya merambat lurus

    Siswa dapat memahami bahwa cahaya menembus benda bening

    Siswa dapat memahami kegunaan lup

    Melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan

    pembelajaran; dan

    Memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan didalam kelas.

    Elaborasi

    Dalam kegiatan elaborasi guru:

    Guru memberikan pertanyaan tentang materi yang telah dipelajari

    Pertanyaan yang diajukan adalah:

    - Apa saja contoh benda sumber cahaya?

    - Berdasarkan bentuk permukaannya cermin dibedakan menjadi

    berapa macam? Sebutkan satu persatu!

    - Apa fungsi lup bagi mata manusia?

    Konfirmasi

    Dalam kegiatan konfirmasi guru:

    Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa

    Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan

    pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan.

    c. Kegiatan Akhir ( 5 menit)

    Memberikan kesimpulan bahwa

    - Berkas cahaya merambat lurus

    - Cahaya dapat menembus benda-benda bening

    - Lup berfungsi untuk melihat benda-benda kecil.

  • 72

    V. Sumber Belajar dan Alat / Media pembelajaran

    Sumber

    1. Buku IPA Salingtemas Untuk SD/MI Kelas V. Choiril

    Azmiyawati, Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.

    2008. Penerbit: pusat Perbukuan, Nasional tahun 2008 dan PT.

    Intan Pariwara, Jakarta.

    Media belajar

    1. LCD, Laptop, karton tebal, tiga potong kayu penjepit yang

    seragam, gunting, pelubang, lampu senter, gelas bening, gelas

    berwarna, kaleng, batu, karton, potongan triplek, plastik bening,

    dua botol bening, air jernih, air berlumpur/keruh, lup, cermin

    cembung.

    VI. Penilaian

    a. Bentuk Tes : Pilihan ganda

    b. Teknik Tes : Tes Tertulis

  • 73

    Soal Pretes

    Nama Siswa :

    Kelas :

    No Absen :

    I. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan memberi tanda

    (x) pada huruf a, b, c, dan d yang dianggap paling benar!

    1. Cahaya dari lampu senter arah rambatannya menurut garis....

    a. Lurus

    b. Sejajar

    c. Tegak

    d. Lurus dan tegak

    2. Berdasarkan dapat tidaknya memancarkan cahaya, benda dikelompokkan menjadi benda

    sumber....

    a. Benda gelap

    b. Cahaya

    c. Cahaya dan benda gelap

    d. Terang

    3. Benda sumber cahaya dapat memancar kan....

    a. Cahaya

    b. Sinar

    c. Pantulan

    d. Sinar dan cahaya

    4. Benda tidak tembus cahaya tidak dapat meneruskan....yang mengenainya.

    a. Sinar

    b. Rambatan

    c. Cahaya

    d. Cahaya dan sinar

    5. Dibawah ini benda yang tidak tembus cahaya kecuali....

    a. Tripleks

    b. Kayu

    c. Tembok

    d. Kaca

  • 74

    6. Benda yang dapat ditembus oleh cahaya adalah....

    a. Karton

    b. Kayu

    c. Kaca

    d. Tembok

    7. Pemantulan teratur terjadi jika cahaya mengenai permukaan yang....

    a. Rata, licin, dan mengkilap

    b. Tidak rata

    c. Mengkilap

    d. Licin

    8. Cermin merupakan salah satu benda yang memantulkan....

    a. Sinar

    b. Cahaya

    c. Sinar lampu

    d. Cahaya dan sinar

    9. Berdasarkan bentuk permukaannya ada cermin....dan cermin....

    a. Datar dan cekung

    b. Cekung dan cembung

    c. Lengkung dan cekung

    d. Datar dan lengkung

    10. Ada dua macam cermin lengkung yaitu....

    a. Cembung dan cekung

    b. Cekung dan lengkung

    c. Cembung dan datar

    d. Lengkung dan cembung

    11. Cermin datar bisa digunakan untuk....

    a. Kaca spion

    b. Bercermin

    c. Kaca jendela

    d. Kaca spion dan bercermin

    12. Bayangan pada cermin cembung bersifat....dari pada benda yang sesungguhnya

    a. Besar

    b. Kecil

    c. Maya, tegak, dan lebih kecil

    d. Besar dan tegak

    13. Cermin cekung biasanya digunakan sebagai reflektor pada lampu....dan lampu....

    a. Kapal dan senter

    b. Senter dan motor

    c. Senter dan pesawat

    d. Mobil dan senter

  • 75

    14. Jika benda dekat dengan cermin cekung, bayangan benda bersifat.....

    a. Tegak, lebih besar, dan semu (maya)

    b. Tegak, lebih kecil, dan semu (maya)

    c. Miring, besar, dan semu (maya)

    d. Lurus, lebih kecil, dan semu (maya)

    15. Jika benda jauh dari cermin cekung, bayangan benda bersifat....

    a. Nyata (sejati) dan tegak

    b. Nyata (sejati) dan lurus

    c. Nyata (sejati ) dan terbalik

    d. Nyata (sejati ) dan miring

    16. Pensil yang dimasukkan ke dalam air akan tampak....

    a. Besar

    b. Patah

    c. Panjang

    d. Kecil

    17. Pelangi terjadi karena peristiwa penguraian....

    a. Sinar

    b. Pantulan

    c. Rambatan

    d. Cahaya (dispersi)

    18. Cahaya matahari diuraikan oleh titik-titik air di awan sehingga terbentuk warna-warna....

    a. Merah

    b. Pelangi

    c. Unggu

    d. Biru

    19. Periskop menerapkan sifat cahaya yang berupa....

    a. Pemancaran

    b. Pemanahan

    c. Pembiasan

    d. Pemantulan

    20. Menggunakan kaleidoskop dapat membuat aneka macam pola yang mengagumkan, pola-

    pola ini diperoleh karena bayangan benda-benda dalam kaleidoskop mengalami

    pemantulan berkali-kali. Dengan demikian, jumlah benda terlihat....dari pada benda

    aslinya.

    a. Sedikit

    b. Lebih sedikit

    c. Sangat banyak

    d. Lebih banyak

  • 76

    Kunci Jawaban Pretes

    1. A 6. C 11. B 16. B

    2. C 7. A 12. C 17. D

    3. A 8. B 13. D 18. B

    4. C 9. A 14. A 19. D

    5. D 10. A 15. C 20. D

  • 77

    Soal Postes

    Nama Siswa :

    Kelas :

    No Absen :

    II. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan memberi tanda

    (x) pada huruf a, b, c, dan d yang dianggap paling benar!

    1. Berdasarkan dapat tidaknya memancarkan cahaya, benda dikelompokkan menjadi benda

    sumber....

    a. Benda gelap

    b. Cahaya

    c. Cahaya dan benda gelap

    d. Terang

    2. Benda sumber cahaya dapat memancar kan....

    a. Cahaya

    b. Sinar

    c. Pantulan

    d. Sinar dan cahaya

    3. Cahaya dari lampu senter arah rambatannya menurut garis....

    a. Lurus

    b. Sejajar

    c. Tegak

    d. Lurus dan tegak

    4. Dibawah ini benda yang tidak tembus cahaya kecuali....

    a. Tripleks

    b. Kayu

    c. Tembok

    d. Kaca

    5. Benda tidak tembus cahaya tidak dapat meneruskan....yang mengenainya.

    a. Sinar

    b. Rambatan

    c. Cahaya

    d. Cahaya dan sinar

  • 78

    6. Benda yang dapat ditembus oleh cahaya adalah....

    a. Karton

    b. Kayu

    c. Kaca

    d. Tembok

    7. Pemantulan teratur terjadi jika cahaya mengenai permukaan yang....

    a. Rata

    b. Tidak rata

    c. Mengkilap

    d. Licin

    8. Berdasarkan bentuk permukaannya ada cermin....dan cermin....

    a. Datar dan cekung

    b. Cekung dan cembung

    c. Lengkung dan cekung

    d. Datar dan lengkung

    9. Cermin merupakan salah satu benda yang memantulkan....

    a. Sinar

    b. Cahaya

    c. Sinar lampu

    d. Cahaya dan sinar

    10. Bayangan pada cermin cembung bersifat....dari pada benda yang sesungguhnya

    a. Besar

    b. Kecil

    c. Maya, tegak, dan lebih kecil

    d. Besar dan tegak

    11. Cermin cekung biasanya digunakan sebagai reflektor pada lampu....dan lampu....

    a. Kapal dan senter

    b. Senter dan motor

    c. Senter dan pesawat

    d. Mobil dan senter

    12. Ada dua macam cermin lengkung yaitu....

    a. Cembung dan cekung

    b. Cekung dan lengkung

    c. Cembung dan datar

    d. Lengkung dan cembung

    13. Cermin datar bisa digunakan untuk....

    a. Kaca spion

    b. Bercermin

    c. Kaca jendela

    d. Kaca spion dan bercermin

    14. Jika benda dekat dengan cermin cekung, bayangan benda bersifat.....

    a. Tegak, lebih besar, dan semu (maya)

    b. Tegak, lebih kecil, dan semu (maya)

    c. Miring, besar, dan semu (maya)

    d. Lurus, lebih kecil, dan semu (maya)

  • 79

    15. Pensil yang dimasukkan ke dalam air akan tampak....

    a. Besar

    b. Patah

    c. Panjang

    d. Kecil

    16. Jika benda jauh dari cermin cekung, bayangan benda bersifat....

    a. Nyata (sejati) dan tegak

    b. Nyata (sejati) dan lurus

    c. Nyata (sejati ) dan terbalik

    d. Nyata (sejati ) dan miring

    17. Pelangi terjadi karena peristiwa penguraian....

    a. Sinar

    b. Pantulan

    c. Rambatan

    d. Cahaya (dispersi)

    18. Cahaya matahari diuraikan oleh titik-titik air di awan sehingga terbentuk warna-warna....

    a. Merah

    b. Pelangi

    c. Unggu

    d. Biru

    19. Menggunakan kaleidoskop dapat membuat aneka macam pola yang mengagumkan, pola-

    pola ini diperoleh karena bayangan benda-benda dalam kaleidoskop mengalami

    pemantulan berkali-kali. Dengan demikian, jumlah benda terlihat....dari pada benda

    aslinya.

    a. Sedikit

    b. Lebih sedikit

    c. Sangat banyak

    d. Lebih banyak

    20. Periskop menerapkan sifat cahaya yang berupa....

    a. Pemancaran

    b. Pemanahan

    c. Pembiasan

    d. Pemantulan

  • 80

    Kunci Jawaban Postes

    1. C 6. C 11. D 16. C

    2. A 7. A 12. A 17. D

    3. A 8. A 13. B 18. B

    4. D 9. B 14. A 19. D

    5. C 10. C 15. B 20. D

    Prosedur Penilaian

    Skor perolehan

    Jumlah soal 20 = 20 x 10 = 200 : 2 = 100

    Skor maksimal 100

    Nilai akhir = Jumlah betul x 10 : 2 = 100

  • 81

  • 82

    Kisi-kisi Soal

    Standar

    Kompetensi

    Kompetensi Dasar Indikator Jenis Soal

    Menerapkan sifat-

    sifat cahaya

    melalui kegiatan

    membuat suatu

    karya/model

    Mendiskripsikan

    sifat-sifat cahaya.

    1.Sifat cahaya

    terhadap benda

    bening, berwarna,

    dan benda gelap.

    Objektif

    10

    Pilihan

    Ganda

    2. Pemantulan

    cahaya pada cermin

    datar, cembung, dan

    cermin cekung.

    Objektif

    10

    Pilihan

    Ganda

    3. Pembiasan

    cahaya

    Objektif

    10

    Pilihan

    Ganda

    4. Penerapan sifat-

    sifat cahaya dalam

    kehidupan sehari-

    hari.

    Objektif

    10

    Pilihan

    Ganda

  • 83

    DOKUMENTASI

    KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

    DENGAN MODEL SAVI

    Siswa mendengarkan penjelasan guru Siswa mempraktekkan sifat-sifat Cahaya

    Siswa mempraktekkan Pembiasan Cahaya Siswa mempraktekkan Pemantulan Cahaya

  • 84

    Siswa mempresentasikan hasil diskusi tiap masing-masing kelompok

    Siswa menonton video Sifat-Sifat Cahaya

    Siswa membaca tulisan kecil tanpa menggunakan alat pembesar Lup

    Siswa membaca tulisan kecil menggunakan alat pembesar Lup

  • 85

    Siswa mengerjakan soal Posttest Siswa mengerjakan soal Pretest

  • 86

    HASIL UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS

    INSTRUMEN PENELITIAN

    Case Processing Summary

    N %

    Cases Valid 28 93.3

    Excludeda 2 6.7

    Total 30 100.0

    a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

    Reliability Statistics

    Cronbach's Alpha N of Items

    .833 23

    Item-Total Statistics

    Scale Mean if Item Deleted

    Scale Variance if Item Deleted

    Corrected Item-Total Correlation

    Cronbach's Alpha if Item Deleted

    VAR00001 13.2500 22.343 .301 .830

    VAR00002 13.4286 21.513 .455 .824

    VAR00003 13.3929 22.692 .201 .835

    VAR00006 13.4286 21.291 .504 .821

    VAR00008 13.0714 22.810 .289 .830

    VAR00011 13.3929 22.173 .311 .830

    VAR00012 13.1429 22.646 .277 .831

    VAR00014 13.1786 21.930 .435 .825

    VAR00019 13.1071 21.877 .518 .822

    VAR00020 13.2500 21.676 .456 .824

    VAR00022 13.5714 22.106 .344 .829

    VAR00023 13.3214 21.189 .543 .820

    VAR00024 13.4286 22.624 .214 .835

    VAR00026 13.3929 21.358 .491 .822

    VAR00029 13.0714 22.810 .289 .830

    VAR00030 13.0714 22.291 .447 .825

    VAR00031 13.7143 21.989 .448 .824

    VAR00032 13.7500 22.269 .407 .826

    VAR00033 13.2143 21.952 .407 .826

    VAR00035 13.3929 21.507 .458 .823

    VAR00036 13.1429 22.201 .392 .827

    VAR00037 13.4286 21.291 .504 .821

    VAR00038 13.2857 22.656 .221 .834

  • 87

    HASIL UJI HOMOGENITAS

  • 88

    UJI NORMALITAS

    UJI STATISTIK DESKRIPTIF

    - Pretest – posttest Kelas Eksperimen

    - Pretest – posttest Kelas Kontrol

  • 89

    - Posttest Kedua Kelompok Sampel

  • 90

    UJI HIPOTESIS

    PRETEST-POSTTEST KELAS EKSPERIMEN

    PRETEST-POSTTEST KELAS KONTROL

  • 91

    POSTTEST KEDUA KELOMPOK SAMPEL

  • 92

    HASIL PRETEST

    KELAS KONTROL DAN EKSPERIMEN

    No Sampel

    Pretest

    Kontrol Eksperimen

    1 50 45

    2 45 50

    3 45 30

    4 35 45

    5 25 60

    6 35 55

    7 30 45

    8 30 45

    9 45 30

    10 45 30

    11 55 45

    12 45 35

    13 55 45

    14 55 55

    15 65 65

    16 30 40

    17 25 30

    18 25 35

    19 60 45

    20 55 55

    Rata-rata 42,75 44,25

    Selisih rata-rata 1,5

    Nilai terendah control 25

    Nilai tertinggi control 60

    Nilai terendah eksperimen

    30

    Nilai tertinggi eksperimen

    65

  • 93

    HASIL POSTEST

    KELAS KONTROL DAN EKSPERIMEN

    No Sampel

    Posttest

    Kontrol Eksperimen

    1 65 95

    2 55 85

    3 55 75

    4 64 75

    5 65 95

    6 60 70

    7 55 85

    8 60 75

    9 56 85

    10 68 75

    11 70 70

    12 52 75

    13 55 65

    14 55 85

    15 55 50

    16 50 60

    17 60 95

    18 56 60

    19 50 70

    20 56 85

    Nilai rata-rata 58,1 76,5 Selisih rata-rata 1,31 Nilai terendah control 52 Nilai tertinggi control 70 Nilai terendah

    eksperimen 50

    Nilai tertinggi

    eksperimen 95

  • 94

  • 95

  • 96

  • 97

  • 98

  • 99