PKKMB FH UNS - .pun mewadahinya dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). UNS kini melaksanakan...

download PKKMB FH UNS - .pun mewadahinya dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). UNS kini melaksanakan Program

of 8

  • date post

    02-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    221
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PKKMB FH UNS - .pun mewadahinya dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). UNS kini melaksanakan...

Ledak Edisi September/II/2017

1(Bersambung ke halaman 5)

(Bersambung ke halaman 4)

PKKMB FH UNS yang diselenggarakan pada tanggal 14-16 Agustus 2017 kemarin, masih membekas khususnya pada mahasiswa baru. Tidak lupa juga salah satu tugas dari panitia, yaitu adanya pembawaan KUHP dan KUHPer yang telah menjadi tradisi bagi mahasiswa FH UNS pun ternyata sebenarnya menimbulkan pertanyaan besar terkait kegunaan dan manfaatnya bagi mahasiswa baru di saat PKKMB berlangsung.

Redaksi menerima saran dan kritik yang membangun dari pembaca. Kirim tulisan berupa kritik dan saran melalui email atau diserahkan ke alamat redaksi dengan melampirkan identitas atau bisa juga mengirimkan SMS dengan format : NAMA LENGKAP (spasi) ALAMAT (spasi) SARAN/KRITIK. Kirim ke 085655337334

1

Alamat RedaksiGedung 1 Lt. 2 Fakultas Hukum UNSJl. Ir. Sutami 36 A Surakarta 57126

novum.fhuns@gmail.com

KRS Buta, Buta atau BuramkahNama Dosenku?

DOKUMENTASI BEM FH UNS

Salam Pers Mahasiswa,

Ledak kali ini kembali hadir menyapa para pembaca setianya, dengan menghadirkan berita-berita aktual dan terpercaya. Pada edisinya kali ini, Ledak menyajikan berita yang membahas s a l ah s a tu permasalahan terkait tugas tradisi yang diberikan oleh panitia PKKMB FH UNS. Kemudian Ledak kali ini juga mengajak kita untuk lebih mengenal prodi baru yang ada di Fakultas Hukum UNS, yaitu D4 Studi Demografi dan Pencatatan Sipil.

Selain itu, dalam edisi kali ini Ledak juga membahas pencapaian UNS dalam pemecahan dua Rekor MURI serta berita mengenai jatuhnya korban jiwa pada saat Program KKN ber langsung. Sebagai penutup, Ledak juga mempersembahkan opini yang tidak kalah menarik dengan mengangkat isu Perppu Ormas yang sedang hangat dibicarakan.

Selamat Membaca!

egiatan Program Kenal KKampus Mahasiswa Baru Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta (PKKMB FH UNS) memang selalu memiliki cerita tersendiri tiap tahunnya. Para panitia selalu memberikan nuansa yang

berbeda dalam setiap rangkaian acara tersebut. Disamping itu, panitia juga tidak lupa memberikan hiburan maupun tugas pada mahasiswa baru guna memberikan rasa kebersamaan, kedisiplinan dan tanggungjawab.

Terkecuali pada PKKMB kali ini,

Studi Diploma Empat Demografi dan Pencatatan Sipil resmi

dibuka dan pertama kalinya melaksanakan kuliah umum pada

jumat kemarin (25/8.) Banyak sambutan dan harapan positif

dari adanya prodi baru ini. Walaupun seperti itu, tetap saja

dengan adanya prodi baru D4 menjadikan suatu warna dan

tantangan tersendiri bagi Fakultas Hukum UNS.

rogram Studi Diploma Empat PDemografi Dan Pencacatan Sipil resmi dibuka tahun ini untuk pertama kalinya di Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta (FH UNS) sesuai SK Menteri Riset, Teknologi, dan Pend id ikan Tingg i Repub l ik Indonesia No. 333/ KPT/I/2017 Tentang Izin Pembukaan Program

Studi Demografi dan Pencatatan Sipil Diploma Empat Pada Universitas Sebelas Maret di Kota Surakarta. Perencanaan didirikannya prodi tersebut dimulai sejak tahun 2015 yang awalnya didasari pertemuan antara pihak UNS terkait dengan Direktur Jendral Kependudukan Pencacatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI, Prof. Dr. Zudan Arif

PKKMB FH UNS : TUGAS PEMBAWAANKUHP & KUHPER YANG DIPAKSAKAN

D4 Demografi Dan PencaTatan Sipil :Tantangan Baru Untuk FH

M. SONHAJI AKBAR M/NOVUM

UNS Student Vaganza merupakan rangkaian terakhir dari kegiatan

PKKMB yang diselenggarakan pada saat bertepatan dengan Hari

Kemerdekaan Indonesia ke-72. Luar biasanya, kegiatan tersebut

memecahkan Rekor MURI lagi dengan konsep yang lebih baru yaitu

Konfigurasi Gambar Terbanyak Bertemakan Pariwisata dan Persatuan

Indonesia dengan Mahasiswa Terbanyak dan Penulisan Buku Antologi

Resolusi Hidup oleh Penulis Terbanyak

KKN merupakan suatu program pengabdian yang diberlakukan bagi mahasiswa. Pada tahun ini, KKN UNS mengalami permasalahan dan tragedi yang tragis karena

mengakibatkan tewasnya dua orang mahasiswa. Hal tersebut lantas menjadikan KKN kali ini meninggalkan cerita pelik dan evaluasi tersendiri bagi pihak kampus.

ebagai salah satu universitas yang Sberdiri di Indonesia, Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) turut serta dalam pelaksanaan visi yang tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tri Dharma Perguruan Tinggi itu sendiri merupakan suatu visi yang terdiri dari tiga hal yang wajib untuk dijalankan. Salah satu dari ketiga hal itu adalah Pengabdian Kepada Masyarakat. Demi terlaksananya suatu pengabdian, UNS pun mewadahinya dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

UNS kini melaksanakan Program KKN dua periode tiap tahunnya. Namun pada tahun ini, berakhirnya KKN UNS periode Juli-Agustus 2017 membawa kisah duka yang mendalam dan pelajaran be rharga bag i pa ra akademis i . Pelaksanaan Program KKN UNS pada pertengahan tahun ini meninggalkan kisah tragis dengan adanya dua mahasiswa yang dinyatakan meninggal dunia. Korban pertama berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) bernama Fadhel Eka Pramudita yang

melaksanakan KKN di Klaten. Dia meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan Jalan MT. Haryono, Beduri, Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (30/7/2017). Korban jiwa selanjutnya berasal dari Fakultas Hukum UNS angkatan 2014 bernama Hendri Gusti Nugraha, dia dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam dan terseret arus ombak ketika sedang berenang di Pantai Nipah, Minggu (6/8/2017).

Terjadinya peristiwa tersebut tentunya merupakan sebuah pengalaman yang buruk bagi pelaksanaan Program KKN. Disisi lain, banyak yang beranggapan bahwa semua terjadi karena kurangnya pengawasan dari kampus terhadap mahasiswa KKN. Namun, Dr. Sc.Agr. Rahayu, SP.,MP., selaku Kepala Unit Pelaksana KKN (UPKKN) membantah hal tersebut, Korban meninggal bukan dalam program KKN, tetapi berada di luar program yang dimana mereka meninggal saat melakukan refreshing dengan berenang dan yang lainnya meninggal saat pulang

ke Klaten setelah mengunjungi temannya di Ponorogo.

Pihak kampus mengaku sudah melakukan pengawasan yang benar terhadap mahasiswa yang mengikuti KKN. Hal i tu te rbukt i dengan diadakannya pembekalan sebelum mengikuti KKN, adanya asuransi bagi peserta KKN, dan beberapa aturan yang harus dipatuhi selama pelaksanaan Program KKN berlangsung. Kita sudah melakukan pengawasan yang ketat, hal itu sudah terdapat dalam peraturan KKN. Salah satunya bagi peserta KKN yang meninggalkan lokasi KKN wajib mengisi b langko dengan diketahui o leh Koordinator Kelompok dan Kepala Desa, saya rasa pengawasan yang dilakukan oleh pihak kampus sudah maksimal, jelas Rahayu.

Sementara itu, bagi keluarga mahasiswa yang meninggal dunia juga akan diberikan asuransi dari pihak kampus sebagai bentuk tanggungjawab terhadap peserta KKN. Disamping itu, dalam pemberian asuransi harus

(Bersambung ke halaman 7)

KILAS KAMPUS

2

(Bersambung ke halaman 6)

Ledak Edisi September/II/2017

rogram Kenal Kampus Mahasiswa PBaru Universitas Sebelas Maret Surakarta (PKKMB UNS) telah terlaksana dengan baik pada tanggal 14 Agustus hingga 17 Agustus 2017 kemarin. Rangkaian acara dimulai dengan upacara pelantikan yang diikuti oleh 9034 mahasiswa baru dan diakhiri dengan UNS Student Vaganza : One Indonesia 2017 yang didalamnya terdapat pemecahan dua Rekor MURI yaitu Konf iguras i Gambar Terbanyak Bertemakan Pariwisata dan Persatuan Indonesia serta Penulisan Buku Antologi Resolusi Hidup dengan mahasiswa Terbanyak. Pemecahan Rekor MURI tersebut terlaksana atas inisiatif bersama dari panitia PKKMB 2017 dan pihak Rektorat.

Tahun ini merupakan ketiga kalinya PKKMB dipanitiai oleh BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) UNS setelah sebelumnya dipegang oleh pihak Rektorat. Pada tahun 2016 lalu, panitia PKKMB membuat dua konfigurasi dan juga memecahkan satu Rekor MURI yaitu shuttlecock juggling. Kemudian dengan segala halangan dan rintangan, kali ini BEM UNS beserta para panitia berhasil melakukan peningkatan lagi

M. THORIQ ARDiANSYAH/NOVUM

INSTAGRAM.COM/BEMUNS

KKN UNS 2017 : KEJADIAN TRAGISYANG MERENGGUT NYAWA

PKKMB UNS 2017 : KONSEP BARUYANG PECAHKAH REKOR (LAGI)

FARA NOVANDA FATURA/NOVUM

Siti Zulaika Wulandary (2013)

Semoga FH semakin lebih baik lagi sarana prasarananya biar mahasiswanya semakin nyaman kuliahnya.

Kemudian perbaiki terus sistem KRSnya agar tidak selalu mengalami kesusahan pada saat input KRS.

Semoga juga terus bersinergi antara UKM dan Komutias dan ormawa dengan pihak fakultas, supaya FH

lebih kompak dalam banyak hal.

Sulton Abdul. D (2014)

FH tolong berikan pelayanan yang ramah bagi mahasiswa, lalu terus membenahi sistem transparansi

keuangan dan KRSnya. Dekanat juga harus penuhi janji-janjinya beberapa tahun yang lalu.

Diva Satria Bhaskara (2015)

Kembaliin aja sistem KRS-nya jadi terbuka, biar kita kalo saingan bener-bener fair, atau mungkin rubah

lagi sistem nya menjadi paketan, at least kalo mau tetap di jadikan tertutup atau buta, belajarlah menjadi

orang yang jujur.

Iqbal Bagas (2016)

Fasilitas parkir Gedung 3 banyak lumut, sehingga jalan menjadi licin dan membahayakan. Terdapat AC

yang tidak berfungsi dengan baik sehingga suasana kelas menjadi kurang nyaman.

SURAT PEMBACA

Ledak Edisi September/II/2017 3

Open

Senin-Sabtu09.00-20.00

0852-9082-5498

Pasar Panggungrejo blok BD 18-19#ayamgeprekpokwe

Delivery Order

Luqman Nabil (2017)

Untuk Bagian kemahasiswaan dan akademik, mahasiswa Angkatan 2017 belum mendapatkan buku

panduan akademik Fakultas Hukum. Kemudian tolong dipe