OMSK Internsip

Click here to load reader

  • date post

    28-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    220
  • download

    2

Embed Size (px)

description

Presentasi Kasus OMSK Internsip

Transcript of OMSK Internsip

INTERNSIP RSUD KOTA CILEGONTIA ASTRIANA

PRESENTASI / LAPORAN KASUS Otitis Media Supuratif KronisNo. ID Peserta:

Nama Peserta: dr. Tia Astriana

No. ID Wahana:

Nama Wahana: RSUD Cilegon

Topik: Otiti Media upuratif Kronis

Tanggal Kasus: 17 Juni 2013

Nama Pasien: Tn. MNo. Rekam Medis: 244624

Tanggal Presentasi: 2013Nama Pendamping: dr. Lendy Delyanto

Tempat Presentasi: RSUD Cilegon

Obyektif Presentasi:

Keilmuan Keterampilan Penyegaran Tinjauan Pustaka

Diagnostik Manajemen Masalah Istimewa

Neonatus Bayi Anak Remaja Dewasa Lansia Bumil

Deskripsi : Membahas manajemen pada kasus otitis media supuratif kronis

Tujuan : Mengetahui prinsip penanganan otitis media supuratif kronis

Bahan Bahasan:

Tinjauan Pustaka Riset Kasus Audit

Cara Membahas: Diskusi Presentasi dan Diskusi E-mail Pos

DATA PASIEN

Nama : Tn. MUmur : 45 tahunNo RM : 244624

Nama Klinik : RSUD CilegonTelp : Terdaftar Sejak :

Data Utama Untuk Bahan Diskusi:

Keluhan Utama : keluar cairan dari telinga kiri Sejak tiga bulan yang lalu klien mengeluh keluar cairan hilang timbul, berwarna kuning berbau dari telinga kiri tanpa adanya rasa nyeri. Keluhan disertai penurunan pendengaran pada telinga kiri penderita. Keluhan didahului batuk pilek dan panas badan yang tidak terlalu tinggi dua minggu sebelum keluhan utama muncul. Riwayat kemasukan air maupun sering berenang tidak ada, klien memiliki kebiasaan sering mengorek telinga . Riwayat hidung tersumbat dan keluar ingus, disertai rasa gatal dan bersin bersin yang disebabkan alergi tidak ada. Riwayat nyeri menelan disertai nyeri tenggorokan, nyeri telinga, demam berulang dan tidur mengorok tidak ada.Nyeri pada belakang telinga, bengkak pada belakang telinga, keluar cairan pada belakang telinga, mulut mencong, penglihatan ganda, pusing berputar, mual,muntah, kejang maupun penurunan kesadaran tidak ada. klien baru pertama kali sakit seperti ini. klien pernah berobat ke dokter, dilakukan pembersihan telinga, diberi obat tetes telinga dan antibiotik, namun cairan masih keluar melalui telinga, maka klien berobat kembali ke RSUD Cilegon untuk pemerikasaan lebih lanjut.

Daftar Pustaka:

1. Boesoirie MTS., Miringoplasti Pascaradang Telinga Tengah., Bagian I.K Telinga, Hidung, Tenggogorok- Bedah Kepala dan Leher. Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. Bandung. 2000.

2. Neely JG., Arts HA., Intratemporal & Intracranial Complications of Otitis Media., Dalam Head & Neck Surgery Otolaryngology. 4th edition., Edited by Bailey BJ., Lippincott Williams & Wilkins., Philadelphia. 2006: 138: 2041-56.

3. Ballenger JJ., Complications of Ear Disease., Dalam Disease of the Nose, Throat, Ear, Head, and Neck., 13th edition., Lea & Febiger. Philadelphia. 1985: 57: 1170-96.

4. Lambert PR., Canalis RF., Anatomy and embryology of the Auditory and Vestibular Systems. Dalam The Ear Comprehensive Otology., Edited by Canalis RF., Lambert PR., Lippincott Williams & Wilkins., Philadelphia. 2000: 2: 17-66.

5. Hollinshead WH., The Ear., Dalam Anatomy for Surgeons: Volume 1: The Head & Neck., A Hoeber-Harper International Edition. London. 1966: 166-228.

Hasil Pembelajaran:

1. Definisi OMSK

2. Etiologi OMSK

3. Patofisiologi OMSK

4. Gejala Klinis OMSK

5. Pemeriksaan Fisik pada OMSK

6. Pemeriksaan Penunjang pada OMSK

7. Komplikasi OMSK

8. Penatalaksanaan OMSK

Rangkuman Hasil Pembelajaran Portofolio:1. Subyektif: Keluhan Utama : keluar cairan dari telinga kiri Sejak tiga bulan yang lalu klien mengeluh keluar cairan hilang timbul, berwarna kuning berbau dari telinga kiri tanpa adanya rasa nyeri. Keluhan disertai penurunan pendengaran pada telinga kiri penderita. Keluhan didahului batuk pilek dan panas badan yang tidak terlalu tinggi dua minggu sebelum keluhan utama muncul. Riwayat kemasukan air maupun sering berenang tidak ada, klien memiliki kebiasaan sering mengorek telinga . Klien pernah berobat ke dokter, dilakukan pembersihan telinga, diberi obat tetes telinga dan antibiotik, namun cairan masih keluar melalui telinga, maka klien berobat kembali ke RSUD Cilegon untuk pemerikasaan lebih lanjut.

2. Objektif:Keadaan Umum: Tampak sakit ringanKesadaran: Compos MentisTekanan Darah : 120/80Nadi: 80x/ menitPernafasan: 20x/ menitSuhu: 36,5 o C

Status GeneralisKepala: NormocephalMata: Konjungtiva tidak anemis Sklera tidak ikterikTHT: dalam batas normalLeher: JVP tidak meningkat, KGB tidak terabaDada : Bentuk dan gerak simetrisParu : Suara nafas vesikuler, ronkhi (-/-), wheezing (-/-)Jantung: S1, S2 murni reguler, Murmur (-)Abdomen: Lihat Status LokalisExtremitas : Sianosis (-), Edema (-) Turgor cukup Capilary refill < 2 detik

Status LokalisBagianKelainan Auris

Dextra Sinistra

PreaurikulaKelainan kongenitalRadang dan tumorTrauma ------

AurikulaKelainan kongenitalRadang dan tumorTrauma ------

RetroaurikulaEdemaHiperemisNyeri tekan SikatriksFistula Fluktuasi------------

Canalis Acustikus ExternaKelainan kongenitalKulit SekretSerumen EdemaJaringan granulasi MassaCholesteatoma -Tenang-------Tenang+-----

Membrana TimpaniWarna Intak Reflek cahaya Putih keabuan++Perforasi sentral -

LaboratoriumDARAH

Hb 14,3 g/dL14-18

Ht 41,0%40-48

Leukosit 7930 /L 5.000-10.000

Trombosit 241.000 /L150.000-450.000

GDS88 mg/dL