makalah blok 9 digest

download makalah blok 9 digest

of 29

  • date post

    18-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    31
  • download

    0

Embed Size (px)

description

makalah ini berisikan tentang sistem pencernaan atau yang lebih dikenal digestive

Transcript of makalah blok 9 digest

Sistem Pencernaan pada Manusia

Nama : Claudia Zendha papilayaNIM: 10-2011-273 Kelompok : B6

FAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS KRISTEN KRIDA WACANAJAKARTA 2012

Alamat Korespondensi:Claudia Zendha Papilaya, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana, Jalan Arjuna Utara No. 6 Jakarta Barat 11470, E-mail: zendhapapilaya@yahoo.com

Pendahuluan

Sistem pencernaan atau sistem gastroinstestinal (mulai dari mulut sampai anus) adalah sistem organ dalam manusia yang berfungsi untuk menerima makanan, mencernanya menjadi zat-zat gizi dan energi, menyerap zat-zat gizi ke dalam aliran darah serta membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna atau merupakan sisa proses tersebut dari tubuh. Makanan harus dicerna dan diuraikan menjadi molekul-molekul kecil untuk diserap dari saluran pencernaan ke dalam system sirkulasi dan di distribusikan ke sel-sel. Traktus digestivus terdiri dari mulut, tenggorokan (pharynx), larynx, gaster, usus halus, usus besar, rektum dan anus. Sistem pencernaan juga meliputi organ-organ tambahan yang terletak diluar saluran pencernaan, yaitu pankreas, hati dan kandung empedu.

Skenario 2 : seorang perempuan berusia 30 tahun, datanag ke polklinik mengeluh mual, kembung, sembelit, dan buang air besarnya berwarna putih, seperti dempul kayu. Dokter mendiagnosa pasien itu ada gangguan pada metabolisme empedunya.

A. ALAT ALAT INTRA ABDOMEN

Alatalat intra abdomen terbagi dua oleh mesocolon transversum menjadi :1. Alat- alat supra mesocolica adalah alat-alat yang terletak antara diaphragmadan mesocolon transversum, yang terdiri dari : gaster, duodenum, pancreas,hepar, vesica fellea dan lien.2. Alat- alat intra mesocolica adalah alat- alat yang terletak dibawah mesocolontransversum atau alat-alat yang terletak antara mesocolon transversum danlinea terminalis pada panggul, yaitu : intestinum tenuae ( usus halus ) danintestinum crassum ( usus besar ).1

Strukrur makroskopik, vaskularisasi, inervasi, dan fungsi

1. Gaster (lambung)Bentuk umumnya adalah bentuk-J dengan pars pylorica sedikit naik keatas kepylorus tertutup oleh peritonium, kecuali pada lintasan pembuluh darah sepanjang curvatura gastrica dan pada daerah kecil disebalah dorsal ostium cardiacum. Gaster terdiri dari 2 muara yaitu cardia merupakan muara oesophagus ke gaster dan pylorus gaster ke duodenum, Mempunyai 2 tepi yaitu kurvactura minor dan cuvactura major, mempunyai 2 permukaan facies anterior dan posterior. Mempunyai dua lekukan incisura cardiaca dan angularis. Pada permukaan ventral gaster bersentuhan dengan diaphragma, lobus hapatis sinister dan dinding abdomen ventral. 1Pendarahan :Arteri A. Gastrica sinistra : cabang a. Coeliaca beranastomose dengan a. Gastrica dextra dicurvactura minor dan a. Oesophagus A. Dastricae braves : cabang a. Lienale difundus ventriculi mempendarahi fundus venticuli A. Gastroepiploica sinistra : cabang A.lienale bernastomoses dengan A. Gastroepoploica dextra dicurvactura major, mempendarahi curvactura major dan omentum majus.Vena Darah dari v. Gastrica dextra dan sinistra dialirkan ke dalam v. Porta Darah dari v. Gastrica brevis, v. Gastroepiploica sinistra dialirkan ke dalam v.l lienalis yang bergabung dengan v. Mesenterica superior menuju v. Porta.Persarapan Parasimpatis berasal dari nervi spinalis T6-T9 melalui plexus coeliacus dan mendistribusikan melalui anyaman seraf disekitar a. Gastrica dan a. Gastroomentalis.1Gaster melakukan tiga fungsi utama yaitu: Fungsi terpenting dari lambung adalah menyimpan makanan yang masuk sampai makanan dapat disalurkan ke usus halus (intestinum tenue) dengan kecepatan yang sesuai untuk pencernaan dan penyerapan yang optimal. Karena intestinum tenue adalah tempat utama pencernaan dan penyerapan, maka gaster perlu menyimpan makanan dan menyalurkannya secara mencicil ke duodenum dengan kecepatan yang tidak melebihi kapasitas intestinum tenue. Gaster mengeluarkan asam hidroklorida (HCl) dan enzim yang memulai pencernaan protein. Melalui gerakan mencampur gaster, makanan yang tertelan dihaluskan dan dicampur dengan sekresi lambung untuk menghasilkan campuran cairan kental yang dikenal sebagai kimus. Isi gaster harus diubah menjadi kimus sebelum dapat dialirkan ke duodenum.1

2. Hepar (hati)Hepar merupakan kelenjar yang terbesar dalam tubuh manusia. Pada vertebra rendah gambaran strukturnya memang benar-benar sebagai kelenjar. Pada manusia dan juga pada vertebra tinggi sudah berubah strukturnya sebagai susunan sel-sel dalam lempeng-lempeng. Hepar pada manusia terletak pada bagian atas cavum abdominis, di bawah diafragma, di kedua sisi kuadran atas, yang sebagian besar terdapat pada sebelah kanan. Permukaan hepar sebagian ditutupi peritoneum yang merupakan Capsula Glissoni, permukaan bawah tidak rata dan memperlihatkan lekukan, fisura transversus. Permukaannya dilintasi berbagai pembuluh yang masuk-keluar hati. Fisura longitudinal memisahkan belahan kanan dan kiri di permukaan bawah, sedangkan ligamen falsiformis melakukan hal yang sama di permukaan atas hati.2Permukaan atas hepar yang cembung melengkung di bawah kubah diaphragm. Facies visceralis, atau posteroinferior, membentuk catatan visera yang letaknya berdekatan sehingga bentuknya menjadi tidak beraturan. Permukaan ini berhubungan dengan pars abdominalis oesophagus, gaster, duodenum, flexura coli dextra, rend extra, dan glandula suprarenalis dextra, serta vesica fellea.2Secara anatomis hepar terdiri dari lobus kanan yang besar dan lobus kiri yang lebih kecil. Keduanya dipisahkan di anterosuperior oleh ligamentum falsiforme dan di posteri-inferior oleh fisura untuk ligamentum venosum dan ligamentum teres. Pada klarifikasi anatomis, lobus kanan terdiri atas lobur kaudatus dan kuadratus. Akan tetapi, secara fungsional lobus kaudatus dan sebagian besar lobus kuadratus merupakan bagian dari lobus kiri karena mendapat darah dari arteri hepatika sinistra dan aliran empedunya menuju duktus hepatikus sinistra. Oleh karenanya, klasifikasi fungsional hepar menyatakan bahwa batas antara lobus kanan dan kiri terletak pada bidang vertical yang berjalan ke posterior dari kandung empedu menuju vena cava inferior.2Pendarahan :arteri : Hepatica communis, a. Hepatica propia, a. Hepaticadextra dan sinistra.

Pembuluh balik : vena menampung darah balik dari alat-alat tractusgastrointestinal melalui v. Porta. V. Porta merupakan bagian dari pembuluhbalik sistema portal yang mengumpulkan darah dari alat-alatgastrointestinal untuk dialirkan ke hepar.Persarafan Saraf simpatis dan parasimpatis membentuk pleksus coeliacus. Truncus vagalis anterior mempercabangkan banyak tami hepatici yang berjalan langsung ke hepar.Fungsi: Peran hepar dalam sistem pencernaan adalah sekresi garam empedu, yang membantu pencernaan lemak dan penyerapan lemak.23. Kandung Empedu (Vesica Fellea)Vesica fellea adalah sebuah kantong berbentuk buah pir yang terletak pada permukaan bawah (facies visceralis) hepar.3Untuk mempermudah deskripsinya, vesica fellea dibagi menjadi fundus, corpus, dan collum. Fundus fesica fellea berbentuk bulat dan biasanya menonjol dibawh margo inferior hepar, penonjolan ini merupakan tempat fundus bersentuhan dengan dinding anterior abdomen setinggi cartilage costalis IX dextra. Corpus vesicae fellea terletak dan berhubungan dengan facies visceralis hepar dan arahnya ke atas, belakang, dan kiri. Collum vesicae biliaris melanjutkan diri sebagai duktus cysticus, yang berbelok ke dalam omentum minus dan bergabung dengan sisi kanan duktus hepaticus communis untuk membentuk diktus choledochus.Peritoneum meliputi seluruh bagian fundus vesica fellea dan menghubungkan corpus dan collum vesica fellea dengan facies visceralis hepar.3Pendarahan: A. cysticus yang biasanya, namun tidak selalu, merupakan suatu cabang dari arteri hepatica dextra, dan cabang-cabang kecil arteriosus hepatica yang melalui fossa dimana terletak kandung empedu. Arteri cysticus merupakan sumber pasokan darah yang paling signifikan. Persarafan : Saraf simpatis dan parasimpatis membentuk pleksus coeliacus. Vesica fellea berkontraksi sebagai respons terhadap hormone kolesistokinin yang dihasilkan oleh tunika mukosa duodenum karena masuknya makanan berlemak dari gaster.

4. Pangkreas.Pankreas merupakan struktur berlobus yang memiliki fungsi eksokrin dan endokrin. Kelenjar eksokrin mengeluarkan cairan pankreas menuju dukus pankreatikus, dan akhirnya ke duodenum. Sekresi ini penting untuk pencernaan dan absorpsi protein, lemak, dan karbohidrat. Endokrin pankreas bertanggung jawab untuk produksi serta sekresi glukagon dan insulin, yang terjadi dalam sel-sel khusus di pulau Langerhans.4 Pankreas memiliki: kaput, kolum, korpus, dan kauda. Pankreas merupakan organ retroperitoneal yang terletak kira-kira sepanjang L1. Kaput terikat di lateral oleh duodenum yang melengkung dan kauda memanjang ke hilus lienpada ligamentum lienorenale.Perdarahan: Pendarahan pancreas berasal dari aa. pancreaticoduodenalis.2 Sampai 10 cabang aa. lienalis mengantar darah kepada corpus dan cauda pancreatis. Aa. pancreaticoduodenalis anterior et posterior (cabang aa. gastroduodenalis), dan aa. pancreaticoduodenalis inferior ramus anterior dan posterior (cabang a. mesenterica superior), mengantar darah ke caput pancreatis. Vena-vena pancreas menyalurkan darah ke v. porta hepatis, v. lienalis, dan v. mesenterica superior, tetapi yang lebih banyak ke v. lienalis.4

Struktur mikroskopik

1. GASTER.Pada lambung yang kosong dan berkerut, mukosa dan submukosa mengadakan lipatan-lipatan memanjang, atau ruga, yang akan menghilang bila diregangkan. Otot lambung yang tebal berfungsi untuk mengaduk dan menggerus bahan makanan didalamnya serta mencampur secara sempurna dengan getah sekret pencernaan yang dikeluarkan oleh lambung.5Dalam keadaan hidup mukosa lambung berwarna pucat, kemerah-merahan dan dibatasi epitel selapis kolumnar. Mukosa lambung tebal karena adanya massa kelenjar lambung, yang bermuara k