Laporan Kasus Gangguan Bipolar (2)

download Laporan Kasus Gangguan Bipolar (2)

of 22

  • date post

    24-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    102
  • download

    4

Embed Size (px)

description

aa

Transcript of Laporan Kasus Gangguan Bipolar (2)

LAPORAN KASUS PSIKOTIKSKIZOFRENIA PARANOID (F20.0)

IDENTITAS PASIENNama: Nn. Ummi KalsumUmur : 24 tahunAgama : IslamStatus Perkahwinan: Belum menikahPendidikan: SMAPekerjaan : MahasiswaAlamat : Jl. Suparman No. 79 Polman Sul Bar.Tanggal MRS : 26 mei 2012

LAPORAN PSIKIATRIDiperoleh dari alloanamnesis pada tanggal 26 mei 2012 oleh Ny. Wolida, yaitu ibu kandung pasien.I. RIWAYAT PENYAKITA. Keluhan utama : MengamukB. Riwayat gangguan sekarangKeluhan mengamuk yang dialami sejak 3 hari yang lalu sebelum masuk Rumah Sakit. Pasien selalu marah dan memukul orang-orang disekitarnya jika ada yang tidak sesuai dengan keinginanya. Pasien juga mudah tersinggung. Pasien sempat memukul ibunya karena coba memegangnya pada saat mengamuk. Pasien juga selalu membongkar barang-barang di rumahnya yang mana barang tersebut sudah dia rapikan pada awalnya. Pasien juga biasanya suka berdandan dan berganti-ganti baju, sehingga hampir 4-5 helai baju tiap hari. Pasien juga biasa berbicara sendiri dan seolah-olah dia melihat dan berbicara bersama orang lain. Pasien jarang tidut dan biasanya tidur pada waktu sekitar 2-3 jam saja kemudian bangun dan sudah tidak tidur lagi sampai pagi. Sebelumnya 2 minggu yang lalu, pasien baru pulang dari melakukan ibadah umrah bersama dengan keluarganya. Selama disana pasien baik dan dapat melakukan ibadah .Perubahan tingkah laku ini dimulai pada 9 tahun terakhir, yaitu pada umur pasien adalah 15 tahun. setelah pasien diputuskan oleh pacarnya setelah kejadian tersebut pergi mengikuti rukiyah yang diajar oleh ustadz di desanya, dengan teman-temannya pada saat SMP. Sejak dari itu, pasien mulai gelisah dan kadang-kadang lebih sering menyendiri. Pasien juga mengalami nafsu makan yang kurang dan sering merasa bersalah walaupun tidak tahu apa penyebabnya. Kadang juga pasien teramat sedih dan melamun memikirkan penyakitnya dan biasa bilang lebih baik mati saja. Pada saat itu pasien memperoleh pengobatan dari psikiater dan berobat teratur.

C. RIWAYAT GANGGUAN SEBELUMNYA

Riwayat penyakit dahulu :Trauma (-)Infeksi (-) Riwayat penggunaan zat psikoaktif :Narkotik (-)Merokok (-)Alkohol (-) Riwayat gangguan psikiatrik sebelumnya: Pasien mempunyai riwayat gangguan jiwa pada 9 tahun yang lalu dan telah mendapat pengobatan dari psikiater

D. RIWAYAT KEHIDUPAN PERIBADI

1. Riwayat prenatal dan perinatal

Nn.Ummi kalsum lahir dengan kondisi normal di rumahnya, cukup bulan dan dalam proses persalinan dibantu oleh dukun. Sewaktu dalam kehamilan, ibunya dalam keadaan sehat. Riwayat ibu dalam menggunakan rokok, obat-obatan dan alkohol tidak ada. Pasien tumbuh kembang dengan baik.

2. Riwayat masa kanak awal (usia 1-3 tahun)

Pasien memperoleh ASI hingga ia berusia 2 tahun. Pertumbuhan dan perkembangannya sama dengan anak sebanyaknya. Pasien juga memperoleh perhatian yang cukup dari kedua orang tuanya terutama ayahnya kerana pasien merupakan anak perempuan tunggal dalam keluarga

3. Riwayat masa kanak pertengahan (usia 4-11 tahun)

Pasien bersekolah di salah satu sekolah dasar di Polman, Sul Bar saat berusia 7 tahun. Prestasinya selama sekolah sangat baik, pasien termasuk anak yang cerdas, pasien juga sangat mudah bergaul dan memiliki banyak teman.

4. Riwayat masa kanak akhir dan remaja (usia 12-18 tahun)

Setelah tamat SD, ia melanjutkan pelajaran ke salah satu SMP dan SMA negeri di Polman Sul bar. Perstasinya di sekolah baik. Pasien juga selalu mengikuti lomba nasyid di sekolahnya karena mempunyai suara yang bagus. Tetapi lama kelamaan pasien sudah jarang mengikuti latihan nyanyi dan juga sering merasa malas pergi ke sekolah.

5. Riwayat pribadia. Riwayat pendidikanSetelah menamatkan SMA, pasien melanjutkan kuliah di Fakultas Kesehatan Masyarakat di salah satu Universitas di Sulawesi Barat. Selama kuliah, pasien sudah mulai kurang berminat dalam belajar dan tidak pernah lagi mengikuti lomba nyanyi dan pasien kadang-kadang rasa malas hendak pergi kuliah. Pasien lebih sering membaca bahan ilmiah agama di rumahnya.b. Riwayat pernikahan Pasien belum menikah.

E. RIWAYAT KEHIDUPAN KELUARGA

Pasien merupakan anak yang ke 2 dari 4 bersaudara (L,(P),L,L). Sejak lahir pasien tinggal dan dibesarkan oleh ayah dan ibunya. Hubungan dengan ayah ibunya, saudara-saudara, serta keluarga yang lain adalah baik dan harmonis. Di dalam keluarganya tidak ada riwayat penyakit atau keluhan yang sama dengan pasien.

F. SITUASI SEKARANG

Pasien tinggal bersama kedua orang tuanya dan dua orang adiknya di Polman, Sulawesi Barat.

G. PERSEPSI PASIEN TENTANG DIRI DAN KEHIDUPANNYA

Pasien merasa dirinya sakit. Pasien kadang-kadang merasa sedih dan melamun memikirkan penyakitnya dan bilang lebih baik jika mati saja.

AUTOANAMNESISDM: Assalamualaikum?P: Waalaikumsalam dok.DM: Perkenalkan saya Arisman, dokter muda disini (sambil mengulurkan tangan). Kalau boleh tau nama mbak siapa?P: Ummi dokDM: Siapa nama lengkapnya?P: Ummi kalsum dok.DM: U umur berapa sekarang ini?P: Mau pi masuk 24 dok, bulan desember ini 24 tahun umur ku dok.DM: U tinggal di mana sekarang?P: saya dari jauh ini dok, dari polman, sulbar dokDM: U tinggal sama siapa sekarang?P: Sama orang tuaku dok. Ada juga 2 adik ku cowok dua-duanya dok. DM: Sama siapa U ke sini?P: Sama ibu, bapa ku dok, ini. Sama adiku juga dok..diluar mereka dok.DM: Apa kerjanya U sekarang?P: Saya lagi kuliah ini dok, kuliah di FKM ku, ini terpaksa ku ambil cuti ini gara-gara orang tuaku mau ke sini katanya mau berobat.. nga ngerti aku dok. Aku kelmarin aja yang sakit-sakit, sekarang ini sudah baik-baik ki ku rasa.DM: Baiklah, apa yang dibikin dirumah sampai orang tua U membawa U ke sini?P: Mengamuk dokDM: Maksud U?P: Ada orang yang selalu kacau-kacau aku dok, kayak mengejek-ejek itu lho..kemudian ku rasa bising sekali di rumah ku itu dok..nga tenang ku kalau mau belajar dok..aku itu kan selalunya belajar tiap pagi, siang, sore biar malam sampai jam1 itu saya masih belajar itu dok.. tapi karena ada yang kacau, itu bikin aku mengamuk dokDM: Oh begitu ya, sejak kapan mengamuk ini? P: Sudah lama pi dok.DM: Sudah berapa lama kira-kira?P: Sudah sebulan kayaknya dok.. aku itu kan mau belajar kitab-kitab, belajar agama juga..ada anak-anak jin yang aku ajarin juga dok.. aku ini kepala sekolahnya mereka.DM: Oh begitu ya, pada saat kamu mengamuk itu, U ingat nga apa-apa aja yang U bikin? P: Rasa mau menendang orang aja ini dok, mau mengejar orang-orang yang mengejek ku itu. Yang bikin bising-bising itu juga dok. Waduh nga bisa konsentrasi ku dok..aku itu kan mau ujian..mau belajar tiap-tiap malam. Ini anak-anak jin ini juga mau di ajar lagi.DM: U ingat siapa-siapa aja yang U pernah tendang waktu mengamuk itu? Ada menendang keluarga ta sendiri?.P: Ya kalau mereka juga bikin bising waktu ku mau belajar..DM: Oh ya, tadi ummi bilang U juga ada ajarin anak-anak jin ya? Bisa U kasih terangkan lagi, bagaimana rupa anak-anak jin itu? Tinggal di mana mereka?P: Iya dok, eh banyak sekali mereka dok.. rupa macam kita juga, ada mata, hidung segala, ada yang warna orange, warna merah, macam-macam dok. Aku ini kan kepala sekolahnya mereka. Kalau malam-malam itu aku jaga ujian untuk mereka.kadang-kadang sampai nga bisa tidur aku dok. Jaga mereka terus.. aku itu ajarin mereka baca kitab-kitab. (pasien tiba-tiba berselawat dengan suara yang lantang)DM: Bagus suaranya.. sudah ya, disini nga bisa nyanyi, nanti masuk di ruangan baru sambung nyanyi lagi ya. U suaranya bagus ya, memang suka menyanyi ya? Di sekolah U ada ikut nyanyian?P: Aku sering ikut lomba nyanyi dok.. aku itu selalu jadi vocal utama dok. Sekarang ini saja aku sudah nga mahu nyanyi lagi. Aku selalu juara kalau ikut lomba nyanyi dok. Sekarang aku sudah berhenti karena mau kasih junior ku aja yang belajar nyanyi.kasian mereka kalau aku terus aja yang nyanyi..kan dok?DM: Iya, sekarang U lihat tidak jin-jin itu? Di mana saja mereka sekarang?P: Ada ji dok, itu di belakang..di ruangan ini dok.mereka lagi sedang belajar. Nanti sebentar malam aku mahu kasi ujian sama mereka ini. Aku juga harus belajar ini dok. Aku itu tidurnya cuma sebentar dok. Karena mau belajar terus aja. Kalau aku mengantuk, aku pergi cuci muka dulu dok baru bisa sambuang belajar lagi sampai pagi begitu dok.DM: U bisa bicara sama anak-anak jin itu? Apa yang mereka bilang?P: Bisa dok, mereka itu semuanya panggil aku ini guru dok. Aku kan kepala sekolahnya mereka. Aku juga bisa bahasa jin arabik dok. (pasien terus bercakap bahasa yang tidak dimengerti Heun cheui sheii hihiu je islami kesii hu seunn klu ker kekeDM: Apa maknanya bahasa yang U tadi itu?P: maknanya dok Tuhan itu satu, hanya agama Islam yang benar, tidak ada dua melainkan Tuhan islam. Agama lain itu adalah tidak benar. Sungguh surga itu milik orang islam, bukan Buddha, bukan kristien DM: Oh begitu, baiklah, U jadi kepala sekolah dalam umur begini ga terlalu muda ka? Tidak ada kepala sekolah lagi yang umur seperti U? kemudian U dapat gaji jadi kepala sekolah ini dari mana?P: Ga jadi masalah itu dok, aku kan mengajar anak-anak jin. Mereka itu lagi muda dari aku. Aku jadi kepala sekolah ini dok ikhlas dok. Ga mau di gaji-gaji. Kalau ada pun, itu mereka aja yang kasih sama aku berapa-berapa aja mereka mau kasih.DM: Oh begitu, saya dengar U punya teman terdekat saat SMP dulu ya?P: Iya dok, aku punya pacar saat SMP dulu dok, tapi sudah putus dok. Aku mau menikah sekarang, ga mau bepacaran lagi dok.DM: Jadi U mau nikah dulu ini?P: Iya dok. Memangnya dalam islam itu begitu dok. Haram kalau kita berpacaran sebelum menikah itu dok.DM: Iya betul itu U, kenapa bisa putus sama pacar U?P: Dia yang putusin aku dok. aku sayang bangat sama dia dok. Selalu ki keluar sama-sama itu dok.belajar sama-sama. Baik sekali aku sama dia dok. Tapi ujung-ujung, dia yang ninggalin aku dok. Dia ada pacar baru katanya. Aku benci sekali terus sama dia dok. Aku juga ga mau lihat lagi mukanya dok. Makanya aku bilang itu pacaran i