Gangguan Bipolar

Click here to load reader

  • date post

    16-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    13
  • download

    0

Embed Size (px)

description

presentasi referat

Transcript of Gangguan Bipolar

Gangguan Bipolar

Gangguan BipolarReferat Ilmu Kesehatan JiwaEdwinda Desy Ratu112014021Definisigangguan jiwa yang bersifat episodik dan ditandai oleh gejala-gejala manic, hipomanik, depresi, dan campuranrekuren serta dapat berlangsung seumur hidupEpidemiologiPrevalensi di Indonesia sekitar 2%Laki-laki = perempuanOnset: anak-anak (5-6 tahun) sampai usia 50 tahun

EtiologiFaktor genetikPenelitian: kemungkinan menderita suatu gangguan mood menurun saat derajat hubungan kekeluargaan melebarFaktor biologisMRI dan PET jumlah substansia nigra dan aliran darah yang berkurang pada korteks prefrontal subgenualArch gen psikiatri volume yang kecil pada amygdale dan hipocampusEtiologiFaktor lingkunganvolume yang kecil pada amygdale dan Gejala KlinisEpisode manic:Paling sedikit satu mingguGrandiositas atau percaya diri berlebihanBerkurangnya kebutuhan tidurCepat dan banyaknya pembicaraanLompatan gagasan atau pikiran berlombaPerhatian mudah teralihPeningkatan energy dan hiperaktivitas psikomotorMeningkatnya aktivitas bertujuan (social, seksual, pekerjaan dan sekolah)Tindakan-tindakan sembrono (ngebut, boros, investasi tanpa perhitungan yang matang)

6Gejala KlinisEpisode campuranPaling sedikit satu minggu pasien mengalami episode mania dan depresi yang terjadi secara bersamaanGejala KlinisSiklus Ultra CepatMania, hipomania, dan episode depresi bergantian dengan sangat cepat dalam beberapa hari. Gejala dan hendaya lebih berat bila dibandingkan dengan siklotimia dan sangat sulit diatasi.Sindrom PsikotikPada kasus berat, pasien mengalami gejala psikotik. Gejala psikotik yang paling sering yaitu:Halusinasi (auditorik, visual, atau bentuk sensasi lainnya)Waham

DiagnosisGangguan Mood Bipolar IGangguan mood bipolar I, episode manic tunggalHanya mengalami satu kali episode manic dan tidak ada riwayat depresi mayor sebelumnya.Tidak bertumpang tindih dengan skizofrenia, skizofreniform, skizoafektif, Gangguan waham, atau dengan Gangguan psikotik yang tidak dapat diklasifikasikan.Gejala-gejala tidak disebabkan efek fisiologik langsung zat atau kondisi medic umumGejala mood menyebabkan penderitaan yang secara klinik cukup bermakna atau menimbulkan hendaya dalam social, pekerjaan dan aspek fungsi penting lainnya.

Gangguan Mood Bipolar IGangguan mood bipolar I, episode manic sekarang iniSaat ini dalam episode manicSebelumnya, paling sedikit, pernah mengalami satu kali episode manik, depresi, atau campuran.Episode mood pada kriteria A dan B bukan skizoafektif dan tidak bertumpang tindih dengan skizofrenia, skizofreniform, Gangguan waham, atau dengan Gangguan psikotik yang tidak dapat diklasifikasikan.Gejala-gejala tidak disebabkan oleh efek fisiologik langsung zat atau kondisi medik umum.Gejala mood menyebabkan penderitaan yang secara klinik cukup bermakna atau menimbulkan hendaya dalam social, pekerjaan dan aspek fungsi penting lainnya.Gangguan Mood Bipolar IGangguan mood bipolar I, episode campuran saat iniSaat ini dalam episode campuranSebelumnya, paling sedikit, pernah mengalami episode manik, depresi atau campuranEpisode mood pada kriteria A dan B tidak dapat dikategorikan skizoafektif dan tidak bertumpang tindih dengan skizofrenia, skizifreniform, Gangguan waham, atau Gangguan psikotik yang tidak diklasifikasikanGejala-gejala tidak disebabkan efek oleh fisiologik langsung zat atau kondisi medik umumGejala mood menyebabkan penderitaan yang secara klinik cukup bermakna atau menimbulkan hendaya dalam social, pekerjaan, atau aspek fungsi penting lainnya.Gangguan Mood Bipolar IGangguan mood bipolar I, episode hipomanik saat iniSaat ini dalam episode hipomanikSebelumnya, paling sedikit, pernah mengalami satu episode manic atau campuranGejala mood menyebabkan penderita yang secara klinik cukup bermakna atau hendaya social, pekerjaan atau aspek fungsi penting lainnyaEpisode mood pada kriteria A dan B tidak dapat dikategorikan sebagai skizoafektif dan tidak bertumpang tindih dengan skizofrenia, skizofreniform, Gangguan waham, dan dengan Gangguan psikotik yang tidak dapat diklasifikasikan.Gangguan Mood Bipolar IGangguan mood bipolar I, episode depresi saat iniSaat ini dalam episode depresi mayorSebelumnya, paling sedikit, pernah mengalami episode manik dan campuran Episode mood pada kriteria A dan B tidak dapat dikategorikan sebagai skizoafektif dan tidak bertumpang tindih dengan skizofrenia, skizofreniform, Gangguan waham, dan dengan Gangguan psikotik yang tidak dapat diklasifikasikan.Gejala-gejala tidak disebabkan efek fisiologik langsung zat atau kondisi medik umumGejala mood menyebabkan penderitaan yang secara klinik cukup bermakna atau menimbulkan hendaya dalam social, pekerjaan, atau aspek fungsi penting lainnya.Gangguan Mood Bipolar IGangguan mood bipolar I, Episode Yang tidak dapat diklasifikasikan saat iniCriteria, kecuali durasi, saat ini, memenuhi kriteria untuk manik, hipomanik, campuran atau episode depresi.Sebelumnya, paling sedikit, pernah mengalami satu episode manik atau campuran. Episode mood pada kriteria A dan B tidak dapat dikategorikan sebagai skizoafektif dan tidak bertumpang tindih dengan skizofrenia, skizofreniform, Gangguan waham, atau dengan Gangguan psikotik yang tidak dapat diklasifikasikan di tempat lain. Gejala mood menyebabkan penderitaan yang secara klinik cukup bermakna atau menimbulkan hendaya dalam social, pekerjaan, atau aspek fungsi penting lainnya.

Gangguan Mood Bipolar IISatu atau lebih episode depresi mayor yang disertai dengan paling sedikit satu episode hipomanik.

Gangguan SiklotimiaPaling sedikit selama dua tahun, terdapat beberapa periode dengan gejala-gejala hipomania dan beberapa periode dengan gejala-gejala depresi yang tidak memenuhi criteria untuk Gangguan depresi mayor. Untuk anak-anak dan remaja durasinya paling sedikit satu tahun.Selama periode dua tahun di atas penderita tidak pernah bebas dari gejala-gejala pada kriteria A lebih dari dua bulan pada suatu waktu.Tidak ada episode depresi mayor, episode manik, episode campuran, selama dua tahun Gangguan tersebutCatatan: setelah dua tahun awal, siklotimia dapat bertumpang tindih dengan manic atau episode campuran (diagnosis GB I dan Gangguan siklotimia dapat dibuat) atau episode depresi mayor (diagnosis GB II dengan Gangguan siklotimia dapat ditegakkan)Gejala-gejala pada criteria A bukan skizoafektif dan tidak bertumpangtindih dengan skizofrenia, skizofreniform, gangguan waham, atau dengan Gangguan psikotik yang tidak dapat diklasifikasikan.Gejala-gejala tidak disebabkan oleh efek fisiologik langsung zat atau kondisi medic umumGejala-gejala di atas menyebabkan penderitaan yang secara klinik cukup bermakna atau menimbulkan hendaya dalam social, pekerjaan atau aspek fungsi penting lainnya.

PPDGJ-IIIF31 Gangguan Afek bipolarGangguan ini tersifat oleh episode berulang (sekurang-kurangnya dua episode) Khas biasanya ada penyembuhan sempurna antar episodeEpisode manik biasanya mulai dengan tiba-tiba dan berlangsug antara 2 minggu sampai 4-5 bulan, episode depresi cenderung berlangsung lebih lama (rata-rata sekitar 6 bulan) meskipun jarang melebihi 1 tahun kecuali pada orang usia lanjut

F31.0 Gangguan Afektif Bipolar, Episode Kini HipomanikEpisode yang sekarang harus memenuhi criteria untuk hipomania (F30); danHarus ada sekurang-kurangnya satu episode afektif lain (hipomanik, manik , depresif, atau campuran) di masa lampau.

F31.1 Gangguan afektif Bipolar, Episode kini Manik Tanpa Gejala PsikotikEpisode yang sekarang harus memenuhi kriteria untuk mania tanpa gejala psikotik (F30.1); danHarus ada sekurang-kurangnya satu episode afektif lain (hipomanik, manik, depresif, atau campuran) di masa lampau.F31.2 Gangguan Afektif Bipolar, Episode Kini Manik dengan gejala psikotikEpisode yang sekarang harus memenuhi kriteria untuk mania dengan gejala psikotik (F30.2); danHarus ada sekurang-kurangnya satu episode afektif lain (hipomanik, manik, depresif atau campuran) di masa lampau

F31.5 Gangguan Afektif Bipolar, Episode Kini Depresif Berat dengan Gejala Psikotikharus memenuhi kriteria untuk episode depresif berat dengan gejala psikotik (F32.3);danHarus ada sekurang-kurangnya satu episode afektif hipomanik, manik, atau campuran dimasa lampauF31.6 Gangguan Afektif Bipolar CampuranEpisode yang sekarang menunjukkan gejala-gejala manik, hipomanik, dan depresif yang tercampur atau bergantian dengan cepat (gejala mania/hipomania dan depresif yang sama-sama mencolok selama masa terbesar dari episode penyakit yang sekarang, dan telah berlangsung sekurang-kurangnya 2 minggu); danHarus ada sekurang-kurangnya satu episode afektif hipomanik, manik, atau campuran di masa lampauF31.7 Gangguan Afektif Bipolar, kini dalam RemisiSekarang tidak menderita gangguan afektif yang nyata selama beberapa bulan terakhir ini, tetapi pernah mengalami sekurang-kurangnya satu episode afektif hipomanik, manik atau campuran di masa lampau dan ditambah sekurang-kurangnya satu episode afektif lain (hipomanik, manik, depres if atau campuran)

F31.9 Gangguan Afektif Bipolar YTTGangguan Bipolar pada Anak-anakKebanyakan kasus gangguan bipolar didiagnosis pada usia dewasa, tetapi penelitian membuktikan bahwa sebagian anak yang didiagnosa dengan depresi sebenarnya menderita gangguan bipolar. Anak-anak dengan gangguan bipolar sebaiknya tidak diberikan label tertentu yang dapat membuat mereka terhindar dari pergaulannya. Anak-anak tersebut juga beresiko tinggi menderita gangguan kecemasan dan juga Attention Deficit-Hyperactivity Disorder (ADHD).6

Penatalaksanaan Kedaruratan Agitasi Akut Pada Gangguan BipolarLini 1Terapi:Injeksi IM aripiprazol efektif untuk pengobatan agitasi pada pasien dengan episode mania atau campuran akut. Dosis adalah 9,75 mg/injeksi.Injeksi IM olanzapin efektif untuk agitasi pada pasien dengan episode mania atau campuran akut. Dosis 10 mg/injeksi. Lini 2Terapi:Injeksi IM Haloperidol yaitu 5 mg/kali injeksi. Dapat diulang setelah 30 menit.Injeksi IM Diazepam yaitu 10 mg/kali injeksi. Penatalaksanaan Terapi Farmakologi Pada Mania AkutLini 1Terapi:Litium, diivalproat, olanzapin, risperidon, quetiapin, quetiapin XR, aripiprazol, litium atau divalproat + risperidon, litium atau divalproat + quetiapin, litium atau divalproat + olanzapin, litium atau divalproat + aripiprazol.Lini 2Terapi:Karbamazepin, Terapi Kejang Listrik (TKL), litium + divalproat, paripalidonLini 3Terapi:Haloperidol, klorpromazin, litium atau divalproat haloperidol, litium +karbamazepin, klozapin

Penatalaksanaan Episode Depresi Akut pada Gangguan Bipolar 1Lini 1Terapi:Litium, lamotrigin, quetiapin, quetiapin XR, litium atau divalproat + SSRI, Olanzapin + SSRI, litium + divalproat.Lini 2Terapi:Quetiapin + SSRI, divalproat, litium atau divalproat + lamotriginLini 3Terapi: Karbamazepin, olanzapin, litium + karbamazepin, litium atau divalproat + venlafaksin, litium + MAOI, TKL, Litium atau divalproat atau AA + TCA, litium atau divalproat atau karbamazepin + SSRI + Lamotrigin, penambahan topiramat.Obat-obat yang tida direkomendasikanGabapentin monoterapi, aripiprazol mono terapi

Rekomendasi terapi rumatan pada gangguan bipolar 1Lini 1Terapi:Litium, lamotrigin monoterapi, divalproat, olanzapin, quetiapin, litium atau divalproat + quetiapin, risperidon injeksi jangka panjang (RIJP), penambahan RIJP, aripiprazolLini 2Terapi:Karbamazepin, litium +divalproat, litium + karbamazepine, litium + divalproat + olanzapin, litium + risperidon, litium + lamotrigin, olanzapin + fluoksetin

Rekomendasi terapi rumatan pada gangguan bipolar 1Lini 3Terapi:Penambahan fenitoin, penambahan olanzapin, penambahan ECT, penambahan topiramat, penambahan asam lemak omega-3, penambahan okskarbazepinObat-obatan yang tidak direkomendasikan:Gabapentin, topiramat atau antidepresan monoterapi

Penatalaksanaan Depresi akut pada Gangguan Bipolar IILini 1Terapi:Quetiapin Lini 2Terapi:Litium, lamotrigin, divalproat, litium atau divalproat + antidepresan, litium + divalproat, antipsikotika atipik + antidepresan.Lini 3 Terapi:Antidepresan mono terapi (terutama untuk pasien yang jarang mengalami hipomania)

Rekomendasi Terapi Rumatan pada Gangguan Bipolar IILini 1Terapi:Litium, lamotriginLini 2Terapi:Divalproat, litium atau divalproat atau antipsikotika atipik + antidepresan, kombinasi dua dari: litium, lamotrigin, divalproat, atau antipsikotika atipik.Lini 3 TerapiKarbamazepin, antipsikotika atipik, ECT