Jannah Pengkajian Individu Gerontik

download Jannah Pengkajian Individu Gerontik

of 23

  • date post

    08-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    222
  • download

    1

Embed Size (px)

description

pengkajian gerontik

Transcript of Jannah Pengkajian Individu Gerontik

  • ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA (MBOK YAH) DI WISMA MATAHARIPresented By: Jannatur Rahmah

  • DATA BIOGRAFI KLIEN

    Nama Makyah (Mbo Yah) / PerempuanTempat & Tgl Lahir Lumajang, 08 Juli 1935Pendidikan Terakhir Tidak SekolahAgama IslamStatus Perkawinan Tidak menikahTB/BB 150 cm/40 kgPenampilan Memakai baju dan memakai kerudung. Kurus, berkulit sawo matang, wajah keriput, bagian kaki terlihat adanya bekas luka, dan badan terlihat sedikit bungkuk.Ciri-ciri tubuh: kurus, tinggi, dan agak bungkuk.Pekerjaan Pembantu Rumah TanggaAlamat LumajangOrang yang dekat dihubungi Perempuan (individu tidak mengingat namanya) dan pengasuhHubungan dengan Usila Majikan lansiaAlamat Martapura, (individu tidak mengingat alamat dengan jelas)Tanggal Masuk Panti -Alasan di bawa ke PantiKarena penurunan kemampuan lansia dalam bekerja sebagai pembantu rumah tangga

  • RIWAYAT KELUARGA

    Genogram :

    Keterangan :Anak dari pasangan Bp. Napia dan Mbok Siyami. Beliau tidak menikah.

    IbuMbok YakAyahMbok Kanah

  • STATUS KESEHATAN

    Status kesehatan umum selama setahun yang lalu : masih sehatStatus kesehatan umum selama 5 tahun yang lalu: masih sehatKeluhan utama: nyeri di pinggangProvocative/Paliative: karena terjatuhQuality/Quantity: nyeri dalamRegion: bagian pinggang Severity Scale: tingkat 6Timming: saat-saat tertentuPemahaman & pelaksaan masalah kesehatan: Mbok Yah meminta bantuan pada perawat dan beristirahat.Obat-obatan:

    Status Imunisasi: (catat tanggal terbaru)Alergi: (catatan agen dan reaksi spesifik)Obat-obatan: tidak adaMakanan: tidak adaFaktor Lingkungan : tidak adaPenyakit Yang Diderita:keluhan sakit pinggng karena terjatuh dan rheumatoid

    No.Nama ObatDosisKeterangan1.Caviplex1X1Multivitamin

  • AKTIVITAS HIDUP SEHARI-HARI (ADL)

    Indeks Katz: A Keterangan: dapat melaukan kemandirian dalam hal makan, kontinen, berpindah, kekamar kecil, berpakaian dan mandi.Oksigenasi: tidak ada merasa sesak atau gangguan napas lainnya.Cairan & Elektrolit: jarang merasa kehausan atau dehidrasi, kebutuhan cairan dapat terpenuhiNutrisi : makan teratur 3x sehari tapi, terkadang bisa 1x sehari. Tidak ada peningkatan berat badan, nafsu makan terkadang ada dan hilang tergantung pada makanan yang disajikan.Eliminasi : pola defekasi dan miksi tidak memiliki gangguan. Dan tidak ada riwayat penggunaan obat-obatan atau alat bantu untuk defekasi ataupun miksi.

  • Aktivitas : pola aktivitas, latihan dan rekreasi baik, kemampuan untuk mengusakan aktivitas sehari-hari (makan/minum, mandi, toileting, berpakaian, mobilitas ditempat tidur,berpindah, ambulansi/ROM)Istrirahat & tidur : pola tidur-istirahat 10 jam (termasuk tidur siang dan malam, serta tidur diwaktu senggang) dan kulitas kuantitas tidur klien sangat baik. Personal Hygiene: kebersihan pada diri dan lingkungan klien sudah bagus dan terpenuhi Seksual: klien sudah menopause, tidak ada keluhan yang berarti dan klien belum pernah menikah. Rekreasi: menyukai senam yang diadakan PSTW setiap minggunya

  • Psikologis: Presepsi Klien: klien berpresepsi bahwa setiap hubungan harus didasari kenyaman pada diri sendiri dan orang lainEmosi: klien mengatakan akan marah apabila merasa temannya yang berada sekamar menangis.Adaptasi: klien cukup cepat dalam beradaptasi pada lingkungan pantiMek Pertahanan Diri : klien lebih memilih untuk bersosialisasi dengan orang lain ketimbang meratapi keadaan

  • TINJAUAN SISTEM

    Keadaan Umum: sehat dan kesadaran baikTingkat Kesadaaran: GCS = 10 (KESADARAN PENUH)Skala Koma Glasglow: verbal= jelas & baik Psikomotor= gerakan sesuai (tidak ada gerakan involunter) mata= terbuka sempurnaTanda-tanda Vital: nadi= 81x/mnt Suhu= 36,50C RR= 18x/menit Tensi= 90/70 mmHg

  • Kepala : kondisi rambut beruban

    Mata, Telinga, Hidung : keadaan umum mata kabur, fungsi pengelihatan menurun tidak dapat melihat benda yang terlalu jauh, gerakan bola mata masih bagus, lapang pandang menurun hanya dapat melihat benda yang tepat berada didepan mata. Keadaan umum telinga, fungsi pendengaran mengalami penurunan, kebiasaan merawat telinga, Keadaan umum hidung, fungsi penciuman secara normal masih berfungsi baik dan klien tidak ada mengeluhkan nyeri

  • Leher: keadaan umum leher klien mengatakan tidak ada nyeri tekan saat nyeri kepala berat terasa.Dada & Punggung : fungsi pernapasan baik, bentuk dada normal, gerakan dinding dada normal, tarikan dinging dada baik, tidak ada keluhan pada bagian dadaKeadaan umum punggung terlihat bungkuk dan karena klien kurus maka bagian tersebut terlihat jelas.Abdomen & Pinggang: Keadaan Umum abdomen, klien mengeluh sakit apabila perut sebelah kanan perut. Sedangkan untuk pinggang klien mengatakan merasakan nyeri karena mengalami jatuh beberapa minggu yanglalu.Ekstrimitas Atas & Bawah : bagian ektrimitas atas tidak ada keluhan berarti, pada ektrimitas bawah klien mengatakan nyeri dibagian sendi lutut karena rematik dan terlihat sedikit pincang.

  • System Immune: klien mengatakan tidak memiliki alergi terhadap makanan apapun.Genetalia: klien mengatakan tidak ada masalah dalam genetalianya.System reproduksi: klien mengatakan tidak ada masalah dalam genetalianya, dan sudah menopause. System Persyarafan: secara umum baik, antara verbal dan psikomotor terkendali dengan baik dan masih sinergis.System pengecapan: secara umum baik.Tactil respon: respon rangsang masih normal (kulit dan nyeri)

  • STATUS KOGNITIF/AFEKTIF/SOSIAL

    1. Short Portable Mental Status Questionnaire (SPMSQ)Dari hasil tes yang sudah dilakukan didapatkan hasil bahwa klien mendapatkan skor jawaban benar berjumlah 3 dan berjawaban salah berjumlah 7, setelah dihitung sdari jawaban salah klien mengalami kerusakan intelektual sedang.2. Mini-Mental State Exam (MMSE)Dari hasil tes yang sudah dilakukan didapatkan hasil bahwa klien mendapatkan skor 12,5 yang berarti klien mengalami gangguan kognitif berat3. Inventaris Depresi BeckDari hasil tes yang sudah dilakukan didapatkan hasil bahwa klien mendapatkan skor 7 yang mengartikan bahwa klien menderita depresi ringan.4. APGAR KeluargaDari hasil tes yang sudah dilakukan didapatkan hasil bahwa: fungsi adaptasi klien dengan skor 1, fungsi hubungan klien dengan skor 2, fungsi pertumbuhan dengan skor 1, fungsi afeksi dengan skor 1, fungsi pemecahan dengan skor 1. Kategori dukungan keluarga sedang (4-7) yaitu 6.

  • ANALISA DATA

    DATAPROBLEMMASALAHDS: klien mengatakan nyeri pada bagian pinggang karena beberapa minggu yang lalu terjatuhDO: perubahan mimik wajah pada klienperubahan posisi untuk mengurangri rasa nyeriklien mengeluhkan secara verbal nyeri yang terasaAgen cedera : fisikNyeri akut

    DS: klien mengatakan lupa dengan nama-nama keluarganya dan alamat rumah serta tanggal lahirnya. DO: - Dari hasil pengkajian SPMSQ menunjukkan kerusakan intelektual sedangDari hasil pengkajian MMSE menunjukkan gangguan kognitif sedangKlien terlihat tidak mampu mengikuti perintah yang diberikan perawat dalam tes.Keterbatasan kognitif dan kurang dapat mengingatDefisiensi pengetahuan

  • Diagnosa keperawatan

    Nyeri akut b.d agen cedera: fisikDefisiensi pengetahuan b.d keterbatasan kognitif dan kurang dapat mengingat

  • Rencana Keperawatan

    DIAGNOSA KEPERAWATANRENCANA KEPERAWATANNOCNICNyeri akut b.d agen cedera: fisikPain ControlSetelah diberikan perawatan selama 2x60 menit, klien dapat:Melaporkan rasa nyeri terkontrol dari skala 6 ke skala 5Melaporkan perubahan gejala nyeri ke perawat dari skala 6 ke skala 1Menggunakan analgesik seperti yang dianjurkan Mengukur onset nyeriMenggunakan sumber-sumber yang dapat mendukung berkurangnya nyeri.Pain ManagementKaji nyeri mulai dari lokasi, karakteristik, onset, frekuensi, kualitas dan tingkat keperahannya.Ajarkan teknik nonfarmakologi (terapi, musik, relaksasi, terapi aktifitas, akupresur, terapi menggunakan suhu panas/dingin) kepada pasien untuk mengurangi nyeri, dan jika mungkin lakukan saat nyeri agar dapat mengukur peningkatan dan penurunan nyeri setelah dilakukan terapiPertimbangakan tipe dan sumber dari nyeri dan cara untuk mengurangi nyerinyaBerikan klien perawatan analgesikAjarkan tentang metode farmakologi untuk mengurangi nyeri.

  • Defisiensi pengetahuan b.d keterbatasan kognitif dan kurang dapat mengingatCognitive stimulationSetelah dilakukan perawatan selama 2x45 menit, klien mampu:Mengontrol atau mengingat memori jangka pendek dari skala 1 ke skala 3Mengingat memori jangka panjang dari skala 1 ke skala 3Konsentrasi klien meningkat dari skala 1 ke skala 3 Orientasi kognitif membaik dari skala 1 ke skala 4Memory training Implementasi teknik memori yang sesuaiSediakan latihan orientasiMonitor perilaku klien saat latihanSediakan lingkungan yang adekuat untuk berkonsentrasiStimulasi memori klien dengan mengulang pemikiran terakhir klien.

  • CATATAN PERKEMBANGAN: IMPLEMENTASI KEPERAWATAN

    No.Diagnosa KeperawatanHari/tanggal/jamImplementasiParaf1.Nyeri akut b.d agen cedera: fisikSenin, 3 Nov 2014 jam 09.00 witaJam 09.15 witaJam 09.45 witaJam 10.20 witaJam 10.30 witaMandiri:Mengenalkan diri dan membina hubungan saling percaya dengan klienMemeriksa tanda vital klien: TD, nadi, suhu dan pernapasan.Mengkaji nyeri mulai dari lokasi, karakteristik, onset, frekuensi, kualitas dan tingkat keperahannya.Mempertimbangakan tipe dan sumber dari nyeri dan cara untuk mengurangi nyerinyaMendorong untuk pengungkapan perasaan Ns. Jannah

  • Selasa, 4 Nov 2014 jam 09.00 witaJam 09.15 witaJam 09.45 witaJam 10.00 witaJam 10.30 witaMandiri :Mengenalkan diri dan membina hubungan saling percaya dengan klienMemer