BAB II Nadya

6
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Penderita narkolepsi akan mengantuk sepanjang hari, dan pada kasus narkolepsi yang berat, penderitanya akan tertidur dengan tanpa disadarinya beberapa kali dalam sehari. Diduga, narkolepsi disebabkan oleh gangguan fungsi hipotalamus di otak. Narkolepsi merupakan kondisi langka yang belum ditemukan obatnya. Rasa kantuk yang berlebihan di siang hari yang tidak disebabkan oleh gangguan mood atau karena mengonsumsi jenis obat tertentu merupakan masalah kesehatan umum yang utamanya disebabkan oleh: Kuantitas tidur yang kurang atau karena gangguan lain seperti karena kerja shift Kualitas tidur yang buruk karena berbagai masalah, salah satunya seperti karena menderita penyakit kronis Masalah dengan keterjagaan di siang hari. Istilah narkolepsi umumnya digunakan untuk kelompok dengan gangguan ini. Diagnosis narkolepsi

description

paper

Transcript of BAB II Nadya

Page 1: BAB II Nadya

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

Penderita narkolepsi akan mengantuk sepanjang hari, dan pada kasus

narkolepsi yang berat, penderitanya akan tertidur dengan tanpa disadarinya

beberapa kali dalam sehari. Diduga, narkolepsi disebabkan oleh gangguan fungsi

hipotalamus di otak. Narkolepsi merupakan kondisi langka yang belum

ditemukan obatnya.

Rasa kantuk yang berlebihan di siang hari yang tidak disebabkan oleh gangguan

mood atau karena mengonsumsi jenis obat tertentu merupakan masalah

kesehatan umum yang utamanya disebabkan oleh:

Kuantitas tidur yang kurang atau karena gangguan lain seperti karena kerja shift

Kualitas tidur yang buruk karena berbagai masalah, salah satunya seperti karena

menderita penyakit kronis

Masalah dengan keterjagaan di siang hari. Istilah narkolepsi umumnya

digunakan untuk kelompok dengan gangguan ini.

Diagnosis narkolepsi

Narkolepsi adalah gangguan tidur langka. Seseorang dengan narkolepsi akan

merasakan kantuk berlebihan di siang hari, dengan kejadian serangan tidur

berulang kali, tertidur tanpa disengaja pada waktu yang tidak tepat, seringkali

terjadi beberapa kali sehari. Narkolepsi dapat mengenai usai berapapun, tetapi

umumnya dimulai pada saat remaja atau pada usia pertengahan.

Page 2: BAB II Nadya

Semua penderita narkolepsi akan mengalami kantuk yang ekstrem di siang hari,

tapi penampakannya bisa berbeda-beda. Misalnya, sebagian penderita

narkolepsi mungkin terkena serangan tidur selama 10 sampai 20 menit

beberapa kali setiap hari, apakah disengaja atau tidak disengaja. Sedangkan

sebagian lainnya masih mampu mengontrol tidur siang mereka dan mampu

menentukan kapan dan dimana mereka akan tidur, seperti ketika sedang

istirahat atau sedang tidak ada pekerjaan.

Karena gejala narkolepsi bervariasi pada tiap-tiap orang, uji laboratorium yang

disebut dengan Multiple Sleep Latency Test dapat dilakukan untuk mengukur

kantuk di siang hari selama 4-5 tidur siang 20 menit. Tes ini juga dapat

menunjukkan jika ada gangguan dini dari REM (rapid eye movement).

Gejala narkolepsi

Sebagaimana gejalanya mengantuk ekstrem dan kecenderungan untuk terkena

serangan tidur di siang hari, gejala lain dari narkolepsi:

Katapleksi (cataplexy) - ditandai dengan melemasnya otot secara mendadak.

Otot yang melemas bisa beberapa otot saja sehingga kepala terjatuh, mulut

membuka, menjatuhkan barang-barang, atau bisa juga keseluruhan otot tubuh.

Keadaan ini dipicu oleh lonjakan emosi, baik itu rasa sedih maupun gembira.

Biasanya emosi positif lebih memicu katapleksi dibanding emosi negatif. Pada

sebuah penelitian penderita narkolepsi diajak menonton film komedi, dan saat

ia terpingkal-pingkal tiba-tiba ia terjatuh lemas seolah tak ada tulang yang

menyangga tubuhnya.

Halusinasi Hypnagogic/hypnopompic - kondisi mimpi yang menyusup ke alam

sadar bermanifestasi sebagai halusinasi. Penderita biasanya akan berhalusinasi

Page 3: BAB II Nadya

seolah melihat orang lain di dalam ruangan. Orang lain tersebut bisa orang yang

dikenal, teman, keluarga, sekedar bayangan, hantu atau bahkan makhluk asing,

tergantung pada latar belakang budaya penderita.

Paralisis (kelumpuhan tidur) - kelumpuhan otot volunter secara umum yang

terjadi pada waktu awal tidur. Peristiwa ini mungkin disertai rasa dikejar-kejar

atau perasaan akan adanya bahaya yang akan datang. Teror yang timbul dalam

peristiwa tersebut baru dapat diceritakan oleh pasien beberapa tahun

kemudian. Peristiwa ini juga dibatalkan dengan sentuhan sederhana.

Kelumpuhan yang timbul pada pasien narkolepsi tersebut diperkirakan sebagai

akibat dari inhibisi motor yang sama seperti yang terjadi pada tidur REM.

Penyebab narkolepsi

Hipotalamus adalah struktur kecil yang terletak jauh di dalam otak. Beberapa

peran vital dari hipotalamus adalah mengontrol suhu tubuh, nafsu makan dan

rasa haus. Hipotalamus juga terhubung ke reticular activating pathways, yang

merupakan struktur otak yang mengatur siklus tidur dan bangun seseorang.

Diperkirakan bahwa narkolepsi disebabkan oleh gangguan fungsi hipotalamus

yang mencegah jalur di otak bekerja dengan baik. Alih-alih akan mengatur tubuh

akan mengantuk menjelang akhir hari, narkolepsi memerintahkan tubuh untuk

kantuk secara acak.

Sebagian penderita narkolepsi memiliki kekurangan bahan kimia wake-

promoting yang disebut dengan orexin atau hypocretin. Kekurangan ini

biasanya terjadi pada pasien dengan narkolepsi katapleksi.

Page 4: BAB II Nadya

Pengobatan narkolepsi

Pengobatan narkolepsi tergantung dari tingkat keparahannya. Jika gejalanya

ringan, teknik dan manajemen sederhana seperti mengatur waktu tidur di siang

hari akan sangat membantu. Dalam kasus yang berat, obat-obat untuk

merangsang sistem saraf akan digunakan, seperti amphetamine,

methylphenidate atau modafinil.

Kondisi kantuk lainnya

Narkolepsi adalah gangguan tidur langka. Kondisi lainnya yang juga dapat

menyebabkan kantuk berlebihan di siang hari, antara lain:

Kurang tidur - kurang mendapatkan cukup tidur di malam hari akibat bergadang

Kerja shift - jam internal otak sudah menset dirinya untuk bangun di siang hari

dan tidur di malam hari. Irama ini terganggu akibat seseorang pindah ke zona

waktu berbeda atau karena kerja shift.

Depresi - perasaan depresi merupakan gejala dari gangguan emosional yang

dapat menyebabkan kantuk yang berlebihan di siang hari.

Mendengkur dengan atau tanpa sleep apnea - Tidur terganggu sehingga

menyebabkan kantuk di siang hari. Baca lebih lanjut mengenai sleep apnea.

Lemah, lesu dan kurang tenaga - masalah umum yang seringkai perlu diselidiki

untuk menyingkirkan kantuk di siang hari.

Sindrom kelelahan kronis - diduga dipicu oleh infeksi virus. Gejala lain termasuk

kelemahan, sakit otot, sakit tenggorokan dan sakit kepala.

Sumber:

Page 5: BAB II Nadya

http://www.betterhealth.vic.gov.au/bhcv2/bhcarticles.nsf/pages/

Sleep_disorders_narcolepsy

https://id.wikipedia.org/wiki/Narkolepsi