YURISDIKSI KEWENANGAN PENGADILAN TERHADAP EKSEKUSI YURISDIKSI KEWENANGAN PENGADILAN TERHADAP...

Click here to load reader

  • date post

    09-Nov-2020
  • Category

    Documents

  • view

    8
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of YURISDIKSI KEWENANGAN PENGADILAN TERHADAP EKSEKUSI YURISDIKSI KEWENANGAN PENGADILAN TERHADAP...

  • YURISDIKSI KEWENANGAN PENGADILAN TERHADAP

    EKSEKUSI PUTUSAN ARBITRASE SYARIAH

    (Kajian Pasal 59 Ayat (3) UU Nomor 48 Tahun 2009 dan Pasal 61 UU Nomor 30 Tahun

    1999 Terhadap Pasal 13 PERMA Nomor 14 Tahun 2016)

    SKRIPSI

    Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

    Memperoleh Gelar Sarjana Hukum (S.H.)

    Oleh :

    Fikrotul Jadidah

    11140460000049

    PROGRAM STUDI HUKUM EKONOMI SYARIAH

    FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM

    UNIVERSITAS ISLAM NEGERI

    SYARIF HIDAYATULLAH

    JAKARTA

    1439H / 2018M

  • v

    ABSTRAK

    Fikrotul Jadidah. NIM 11140460000049. YURISDIKSI KEWENANGAN

    PENGADILAN TERHADAP EKSEKUSI PUTUSAN ARBITRASE SYARIAH

    (KAJIAN PASAL 59 AYAT (3) UU NO. 48 TAHUN 2009 DAN PASAL 61 UU

    NO. 30 TAHUN 1999 TERHADAP PASAL 13 PERMA NO. 14 TAHUN 2016).

    Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalat), Fakultas Syariah dan

    Hukum, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 1439 H/ 2018 M. x

    + 96 halaman + 80 halaman lampiran.

    Studi ini bertujuan untuk menjelaskan ketentuan dan aturan hukum yang

    mengatur tentang wewenang eksekusi putusan arbitrase syariah dalam peraturan

    perundang-undangan, dan implementasi eksekusi putusan arbitrase syariah pasca

    lahirnya PERMA No. 14 Tahun 2016. PERMA tersebut menyatakan secara tegas

    bahwa Pengadilan Agama yang berwenang memerintahkan pelaksanaan putusan

    badan arbitrase syariah, namun peraturan ini dianulir dengan adanya UU No. 48

    Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman, Pasal 59 UU ini dalam penjelasannya

    secara jelas menyatakan bahwa eksekusi putusan arbitrase termasuk arbitrase

    syariah, dilaksanakan berdasarkan perintah Ketua Pengadilan Negeri, selanjutnya

    UU No. 30 Tahun 1999 secara jelas menyatakan bahwa eksekusi putusan arbitrase

    syariah dilaksanakan berdasarkan perintah Ketua Pengadilan Negeri. Akar

    permasalahannya yakni Pasal 59 ayat (3) UU No. 48 Tahun 2009 dan Pasal 61

    UU No. 30 Tahun 1999. Oleh karena itu selama pasal tersebut masih eksis, maka

    ketentuan pelaksanaan eksekusi putusan arbitrase syariah akan dipahami menjadi

    kewenangan Pengadilan Negeri, sehingga hal tersebut menghilangkan

    kewenangan absolut Pengadilan Agama.

    Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan

    yuridis normatif dengan melakukan pengkajian terhadap peraturan perundang-

    undangan, buku-buku, yang berkaitan dengan judul skripsi ini dan pendapat pakar

    hukum dan arbiter di BASYARNAS. Dalam penelitian hukum dapat

    menggunakan pendekatan yuridis normatif, maka bahan hukum primer, sekunder

    dan tersier yang telah dikumpulkan untuk kemudian dianalisis secara normatif

    kualitatif,

    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pada level kajian akademik

    hampir keseluruhan akademisi menyatakan bahwa secara hierarki peraturan

    perundang-undangan PERMA No 14 Tahun 2016 tidak boleh menyalahi UU No

    48 Tahun 2009 dan UU Nomor 30 Tahun 1999. Akan tetapi, dilihat dari fakta saat

    ini ternyata putusan arbitrase syariah dalam hal ini BASYARNAS yang telah

    dilangsungkan pada akhir tahun 2017 setelah adanya PERMA No 14 Tahun 2016

    yang kemudian diajukan penetapannya kepada Pengadilan Agama telah

    memperoleh penetapan.

    Kata Kunci : Arbitrase Syariah, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, PERMA.

    Pembimbing : Ah. Azharuddin Lathif, M.Ag

    Daftar pustaka : 1994 s.d. 2016

  • vi

    KATA PENGANTAR

    Assalamu’alaikum Warahmmatullahi Wabarakatuh

    Segala puji bagi Allah SWT yang senantiasa memberikan begitu banyak

    nikmat bagi kita, khususnya nikmat iman, Islam, dan nikmat sehat sehingga

    penulis dapat menyelesaikan tugas akhir skripsi ini dengan baik. Shalawat serta

    salam semoga tetap Allah curahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad

    SAW, juga kepada keluarganya, para sahabatnya, serta umatnya hingga akhir

    zaman nanti. Amiin.

    Alhamdulillah segala Puji Syukur Kehadirat Allah SWT, yang selalu

    memberikan kemudahan dan kelancaran sehingga penyusun dapat menyelesaikan

    tugas akhir skripsi yang berjudul “Yurisdiksi Kewenangan Pengadilan

    Terhadap Eksekusi Putusan Arbitrase Syariah Dan Implementasi Pasca

    Lahirnya PERMA Nomor 14 Tahun 2016”. Yang disusun untuk memenuhi

    syarat dalam memperoleh gelar Strata 1 (S1) di jurusan Hukum Ekonomi Syariah

    Fakultas Syariah Dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

    Jakarta.

    Selama masa penelitian, penyusunan, penulisan dan sampai masa

    penyelesaian skripsi ini, penulis banyak mendapatkan bantuan dan dukungan dari

    berbagai pihak. Dukungan datang diantaranya dari civitas akademika UIN Syarif

    Hidayatullah Jakarta, keluarga, teman-teman, maupun berbagai pihak lainnya

    yang telah banyak berjasa dan mendukung penulis dalam menyelesaikan tugas

    akhir skripsi ini. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada :

    1. Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,

    Bapak Dr. Asep Saepudin Jahar, MA,.

    2. Ketua dan Sekretaris Program Studi Hukum Ekonomi Syariah UIN

    Syarif Hidayatullah Jakarta, Bapak A.M. Hasan Ali, M.A, dan Bapak

    Dr. Abdurrauf, Lc., MA.

    3. Pembimbing skripsi penulis yang sekaligus dosen pembimbing

    akademik, Bapak AH. Azharuddin Lathif, M.Ag., M.H., yang telah

  • vii

    membimbing, mengarahkan, dan menyemangati penulis untuk dapat

    menyelesaikan skripsi ini dengan baik.

    4. Segenap dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah

    Jakarta khusunya dosen program studi Hukum Ekonomi Syariah yang

    telah memberikan ilmu pengetahuan yang sangat berarti dan

    bermanfaat bagi penulis.

    5. Kepada staff Perpustakaan Utama dan Perpustakaan Fakultas Syariah

    dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

    6. Tim penguji sidang skripsi pada tanggal 30 April 2018, Bapak

    7. Kepada kedua orang tua tercinta Abah Ahmad Zainul Abidin, MS dan

    Ibu Syafa’ah, terimakasih atas segala doa, kasih sayang, nasehat,

    dukungan, motivasi, perhatian, dan bantuan yang telah dicurahkan

    sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir skripsi ini. Penulis

    percaya bahwa penulis bisa sampai pada titik ini itu karena ridha dan

    doa dari Abah dan Ibu.

    8. Kepada kakakku tercinta Laili Nafilah dan nenek Zulaikha terimakasih

    untuk support, kasih sayang, doa, dan sebagai alarm agar penulis cepat

    menyelsaikan tugas akhir skripsi ini.

    9. Kepada Hafiz Kamil yang selalu sabar menemani dan mendukung

    penulis selama dalam proses penyelesaian tugas akhir skripsi ini.

    10. Kepada sahabatku Robi’atul Adawiyah, yang selalu memberi semangat

    dan motivasi dalam menyelesaikan tugas akhir skripsi ini.

    11. Teman-teman Hukum Ekonomi Syariah (Muamalat) angkatan 2014,

    khususnya sahabat-sahabatku tercinta Mumtaz Chairunnisa Iris

    Putranti, Siti Khodijah, dan teman-teman seperjuangan kelas A yang

    telah sama-sama berjuang dan saling memberikan motivasi serta

    semangat dalam menyelesaikan studi demi meraih cita-cita.

    12. Teman seperjuangan selama 1 (satu) bulan KKN “Bambusa mellifera”

    yang telah memberikan semangat dan motivasi dalam menyelesaikan

    tugas akhir skripsi ini.

  • viii

    13. Teman-teman pondok putri asy-Syifa Tetty Juwairiyah, Febri

    Handayani, Nida Hanifah, Fella Suffah Diniyah, Nike Nila Sari, Bapak

    Deddy dan Ibu Deddy yang selalu menemani, mendukung, dan

    menghibur penulis selama dalam penyusunan tugas akhir skripsi ini.

    14. Semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan tugas

    akhir skripsi ini, yang tidak dapat penulis sebutkan semuanya satu

    persatu.

    Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan pihak-pihak yang telah

    mendukung dan membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini, untuk itu

    penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga skripsi ini

    bermanfaat bagi semua pihak, khususnya bagi penulis dan umumnya bagi semua

    pembaca.

    Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    Ciputat, 25 Maret 2018

    Fikrotul Jadidah

  • ix

    DAFTAR ISI

    LEMBAR JUDUL

    LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING ii

    LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI iii

    LEMBAR PERNYATAAN iv

    ABSTRAK v

    KATA PENGANTAR vi

    DAFTAR ISI ix

    BAB I PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang 1

    B. Identifikasi Masalah 5

    C. Batasan dan Rumusan Masalah 6

    D. Tujuan dan Manfaat Penelitian 7

    E. Kajian (riview) Studi Terdahulu 5

    F. Kerangka Teori dan Konseptual 11

    G. Metode Penelitian 15

    H. Sistematika Penulisan 19

    BAB II TINJAUAN UMUM ARBITRASE DAN HIERARKI

    PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

    A. Ruang Lingkup Arbitrase 21

    1. Pengertian Arbitrase 21

    2. Dasar Hukum Arbitrase 23

    3. Prosedur Penyelesaian Sengketa Arbitrase 25

    4. Kewenangan Arbitrase 27

    5. Eksekusi Putusan Arbitrase 29

    6. Arbitrase Syariah 34

    B. Hierarki Peraturan Perundang