Uu nomor 5 tahun 2014 tentang asn

download
  • date post

    08-Jun-2015
  • Category

    Law

  • view

    7.823
  • download

    2

Embed Size (px)

description

Detil Isi UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN ( Hasil Rapat Sosialisasi BKDD Ciamis Di hadiri Pejabat BKN Pusat )

Transcript of Uu nomor 5 tahun 2014 tentang asn

  • 1. LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2014 NOMOR 6TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5494TANGGAL 15 JANUARI 2014Direktorat Peraturan Perundang-undanganBadan Kepegawaian NegaraJakarta, 2014

2. PENGERTIAN1. Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah profesi bagi pegawai negeri sipildan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja padainstansi pemerintah.2. Pegawai Aparatur Sipil Negara (Pegawai ASN) adalah pegawai negerisipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang diangkatoleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatujabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digajiberdasarkan peraturan perundang-undangan.3. Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah warga negara Indonesia yangmemenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai Pegawai ASN secaratetap oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatanpemerintahan.4. Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) adalah warganegara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkatberdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalamrangka melaksanakan tugas pemerintahan.(Pasal 1)2 3. 5. Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk menghasilkanPegawai ASN yang profesional, memiliki nilai dasar, etikaprofesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi,kolusi, dan nepotisme.6. Sistem Informasi ASN adalah rangkaian informasi dan datamengenai Pegawai ASN yang disusun secara sistematis,menyeluruh, dan terintegrasi dengan berbasis teknologi7. Jabatan Pimpinan Tinggi adalah sekelompok jabatan tinggi padainstansi pemerintah.8. Jabatan Administrasi adalah sekelompok jabatan yang berisi fungsidan tugas berkaitan dengan pelayanan publik serta administrasipemerintahan dan pembangunan.9. Jabatan Fungsional adalah sekelompok jabatan yang berisi fungsidan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yangberdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu.10. Pejabat yang Berwenang adalah pejabat yang mempunyaikewenangan melaksanakan proses pengangkatan, pemindahan,dan pemberhentian Pegawai ASN.(Pasal 1)3 4. 11. Pejabat Pembina Kepegawaian adalah pejabat yang mempunyaikewenangan menetapkan pengangkatan, pemindahan, danpemberhentian Pegawai ASN dan pembinaan Manajemen ASN diinstansi pemerintah.12. Komisi ASN (KASN) adalah lembaga nonstruktural yang mandiri danbebas dari intervensi politik.13. Lembaga Administrasi Negara (LAN) adalah lembaga pemerintahnonkementerian yang diberi kewenangan melakukan pengkajian dandiklat ASN14. Badan Kepegawaian Negara (BKN) adalah lembaga pemerintahnonkementerian yang diberi kewenangan melakukan pembinaan danmenyelenggarakan Manajemen ASN secara nasional15. Sistem Merit adalah kebijakan dan Manajemen ASN yang berdasarkanpada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar dengantanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asalusul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, ataupun kondisi kecacatan.(Pasal 1)4 5. JENIS, STATUS, DAN KEDUDUKAN1. Pegawai ASN terdiri atas:a. PNS, yang merupakan Pegawai ASN yang diangkat sebagaipegawai tetap oleh Pejabat Pembina Kepegawaian danmemiliki nomor induk pegawai secara nasional;b. PPPK, merupakan Pegawai ASN yang diangkat sebagaipegawai dengan perjanjian kerja oleh Pejabat PembinaKepegawaian sesuai dengan kebutuhan Instansi Pemerintahdan ketentuan Undang-Undang.2. Pegawai ASN berkedudukan sebagai unsur aparatur negara3. Pegawai ASN melaksanakan kebijakan yang ditetapkan olehpimpinan Instansi Pemerintah.4. Pegawai ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi semuagolongan dan partai politik.(Pasal 6,7,8,9)5 6. FUNGSI, TUGAS, DAN PERAN1. Pegawai ASN berfungsi sebagai:a. pelaksana kebijakan publik;b. pelayan publik; danc. perekat dan pemersatu bangsa2. Pegawai ASN bertugas:a. melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh PejabatPembina Kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturanperundang-undangan;b. memberikan pelayanan publik yang profesional danberkualitas;c. mempererat persatuan dan kesatuan NKRI.3. Pegawai ASN berperan sebagai perencana, pelaksana, danpengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan danpembangunan nasional melalui pelaksanaan kebijakan danpelayanan publik yang profesional, bebas dari intervensi politik, sertabersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme(Pasal 10,11,12)6 7. JABATAN ASN1. Jabatan ASN terdiri atas:a. Jabatan Administrasi;b. Jabatan Fungsional; danc. Jabatan Pimpinan Tinggia. Jabatan Administrasi terdiri atas:1) jabatan administrator:bertanggung jawab memimpin pelaksanaan seluruh kegiatanpelayanan publik serta administrasi pemerintahan danpembangunan.2) jabatan pengawas:bertanggung jawab mengendalikan pelaksanaan kegiatanyang dilakukan oleh pejabat pelaksana3) jabatan pelaksana:bertanggung jawab melaksanakan kegiatan pelayanan publikserta administrasi pemerintahan dan pembangunan.(Pasal 13, 14,15)7 8. b. Jabatan Fungsional dalam ASN terdiri atas jabatan fungsionalkeahlian dan jabatan fungsional keterampilan.1) Jabatan fungsional keahlian terdiri atas:a) ahli utama;b) ahli madya;c) ahli muda; dand) ahli pertama.2) Jabatan fungsional keterampilan terdiri atas:a) penyelia;b) mahir;c) terampil; dand) pemula8(Pasal 18) 9. c. Jabatan Pimpinan Tinggi terdiri atas:1) Jabatan Pimpinan Tinggi Utama;2) Jabatan Pimpinan Tinggi Madya; dan3) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.d. Jabatan ASN diisi dari Pegawai ASN.e. Jabatan ASN tertentu dapat diisi dari:1) prajurit TNI; dan2) anggota Polri9(Pasal 19,20) 10. HAK DAN KEWAJIBAN1. PNS berhak memperoleh:a. gaji, tunjangan, dan fasilitas;b. cuti;c. Jaminan pensiun dan jaminan hari tua;d. perlindungan; dane. pengembangan kompetensi.2. PPPK berhak memperoleh:a. gaji dan tunjangan;b. cuti;c. perlindungan; dand. pengembangan kompetensi(Pasal 21,22)10 11. KELEMBAGAAN1. Presiden selaku pemegang kekuasaan pemerintahan merupakanpemegang kekuasaan tertinggi dalam kebijakan, pembinaan profesi,dan Manajemen ASN.2. Presiden mendelegasikan sebagian kekuasaannya kepada:a. Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidangpendayagunaan aparatur negara, berkaitan dengan kewenanganperumusan dan penetapan kebijakan, koordinasi dan sinkronisasikebijakan, serta pengawasan atas pelaksanaan kebijakan ASN;b. KASN, berkaitan dengan kewenangan monitoring dan evaluasipelaksanaan kebijakan dan Manajemen ASN untuk menjaminperwujudan Sistem Merit serta pengawasan terhadap penerapanasas, kode etik, dan kode perilaku ASN;c. LAN, berkaitan dengan kewenangan penelitian, pengkajian kebijakanManajemen ASN, pembinaan, dan penyelenggaraan pendidikan danpelatihan ASN; dand. BKN, berkaitan dengan kewenangan penyelenggaraan ManajemenASN, pengawasan dan pengendalian pelaksanaan norma, standar,prosedur, dan kriteria Manajemen ASN.11(Pasal 25) 12. KASN1. KASN merupakan lembaga nonstruktural yang mandiri dan bebas dariintervensi politik untuk menciptakan Pegawai ASN yang profesionaldan berkinerja, memberikan pelayanan secara adil dan netral, sertamenjadi perekat dan pemersatu bangsa.2. KASN bertujuan:a. menjamin tewujudnya Sistem Merit dalam kebijakan danManajemen ASN;b. mewujudkan ASN yang profesional, berkinerja tinggi, sejahtera,dan berfungsi sebagai perekat NKRI;c. mendukung penyelenggaraan pemerintahan negara yang efektif,efisien dan terbuka, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi dannepotisme;d. mewujudkan Pegawai ASN yang netral, dan tidak membedakanmasyarakat yang dilayani berdasarkan suku, agama, ras, dangolongan;e. menjamin terbentuknya profesi ASN yang dihormati pegawainyadan masyarakat; danf. mewujudkan ASN yang dinamis dan berbudaya pencapaiankinerja.3. KASN berfungsi mengawasi pelaksanaan norma dasar, kode etik dankode perilaku ASN, serta penerapan Sistem Merit dalam kebijakan danManajemen ASN pada Instansi Pemerintah (Pasal 27,28,30)12 13. 5. KASN bertugas:a. menjaga netralitas Pegawai ASN;b. melakukan pengawasan atas pembinaan profesi ASN; danc. melaporkan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan kebijakanManajemen ASN kepada Presiden.5. KASN berwenang:a. mengawasi setiap tahapan proses pengisian Jabatan PimpinanTinggi mulai dari pembentukan panitia seleksi instansi,pengumuman lowongan, pelaksanaan seleksi, pengusulan namacalon, penetapan, dan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi;b. mengawasi dan mengevaluasi penerapan asas, nilai dasar, sertakode etik dan kode perilaku Pegawai ASN;c. meminta informasi dari pegawai ASN dan masyarakat mengenailaporan pelanggaran norma dasar serta kode etik dan kodeperilaku Pegawai ASN;d. memeriksa dokumen terkait pelanggaran norma dasar serta kodeetik dan kode perilaku Pegawai ASN; dane. meminta klarifikasi dan/atau dokumen yang diperlukan dariInstansi Pemerintah untuk pemeriksaan laporan atas pelanggarannorma dasar serta kode etik dan kode perilaku Pegawai ASN.(Pasal 31,32)13 14. 7. KASN terdiri atas:a. 1 (satu) orang ketua merangkap anggota;b. 1 (satu) orang wakil ketua merangkap anggota, danc. 5 (lima) orang anggota.7. KASN dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya dibantu olehAsisten dan Pejabat Fungsional keahlian yang dibutuhkan8. Asisten KASN diangkat dan diberhentikan oleh ketua KASNberdasarkan persetujuan rapat anggota KASN.9. Asisten KASN dapat berasal dari PNS maupun non-PNS yang memilikikualifikasi akademik paling rendah strata dua (S2) di bidangadministrasi negara, manajemen publik, manajemen sumber dayamanusia, psikologi, kebijakan publik, ilmu hukum, ilmu. pemerintahan,dan/atau strata dua (S2) di bidang lain yang berkaitan denganmanajemen sumber daya manusia.10. Asisten KASN tidak sedang menjadi anggota dan/atau pengurus partaipolitik, tidak merangkap jabatan, serta diseleksi secara terbuka dankompetitif dengan memperhatikan rekam jejak, kompetensi, netralitas,dan integritas moral.11. Asisten KASN memiliki dan melaksanakan nilai dasar, kode etik dankode perilaku serta diawasi oleh anggota KASN.(Pasal 35,36)14 15. 14. KASN dibantu oleh sekretariat yang dipimpin oleh seorang kepalasekretariat.15. Kepala sekretariat berasal dari PNS.16. Kepa