Tes Faal Hati

download Tes Faal Hati

of 71

  • date post

    21-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    11
  • download

    1

Embed Size (px)

description

Tes faal hatiFaal

Transcript of Tes Faal Hati

  • KEGUNAAN T.F.H.1.DETEKSI2.PENYEBAB ( DX SPESIFIK )3.BERAT PENYAKIT ( PROGNOSIS )4.EVALUASI1

  • KETERBATASAN T.F.H. 1.TIDAK ADANYA SPESIFISITAS2.FUNGSI METABOLIK HATI BERANEKA RAGAM3.KAPASITAS CADANGAN BESARSEKELOMPOK TEST.2

  • T F H1.GANGGUAN FHA.- UPTAKE- KONJUGASI- EKSKRESIB.SINTESIS2.KERUSAKAN SEL3.KOLESTASIS4.ETIOLOGI3

  • R E S

    HBGLOB.HEMEFECOBILIVERDIN

    BILIRUBIN ~ ALBUMIN (UNCONJUGATED BILI)

    HATI KONJUGASI DGN GLUCURONIC ACID GINJAL

    CONJUGATED BILI.

    URINE

    KUMAN TINJA UROBILINOGEN (STERCOBILINOGEN) USUSSDM YG IMMATURE DALAM SUTUL, MYOGLOBIN, CYTOCHROME CATALASE.y & z4HBGLOB.HEMEFECOBILIVERDIN

    BILIRUBIN ~ ALBUMIN (UNCONJUGATED BILI)

    HATI KONJUGASI DGN GLUCURONIC ACID GINJAL

    CONJUGATED BILI.

    URINE

    KUMAN TINJA UROBILINOGEN (STERCOBILINOGEN) USUS

  • PEMERIKSAAN LAB. BILIRUBINBILI DIREK :BILI + REAGEN DIAZO AZOBILI WARNA BILI. CONJUGATED.

    BILI INDIREK :BILI + REAGEN DIAZO ACCELERATOR AZOBILI WARNA BILI. CONJUGATED + UN CONJUGATED. ( TOTAL ).

    BILI UNCONJUGATED = BILI TOTAL BILI. CONJUGATED.5

  • HPLC Bilirubin1. belum terkonjugasi2.monoglukoronid3.diglukoronid4.bili. ~ alb. ( kovalen )6

  • HIPERBILIRUBINEMIABILIRUBIN DALAM DARAHKLINIS : IKTERUS ( JAUNDICE ) 40 mol / l1.PRODUKSI 2.KEGAGALAN HATI UNTUK :MENERIMA ( UP TAKE )KONJUGASIEKSKRESI3.BOCORNYA PIGMEN EMPEDU KEMBALI / REFLUKOLEH KARENA : KERUSAKAN SEL HATI / SALURAN EMPEDU.7

  • BILIRUBIN UNCONJUGATED PADA :PRODUKSI SINDROMA GILBERT( GANGGUAN UP TAKE & KONJUGASI )SINDROMA CRIGGLER-NAJJAR ( AKTIFITAS GLUCORONIL TRANFERASE - / )HIPERBILIRUBINEMIA NEONATALBAHAN / OBAT YANG MENGHAMBAT UP TAKE & KONJUGASI ( BSP, ICG, ROSE BENGAL, KONTRAST CHOLECYSTOGRAFI, RIFAMPYCIN, DLL ).8

  • BILIRUBIN DIREK = CONJUGATED SELALU KELAINAN FAAL HATI PADA : SIROSIS HEPATIS, HEPATITIS, PAYAH JANTUNG KONGESTIF, PENYAKIT HATI METASTATIK.KOLESTASISGANGGUAN EKSKRESIBILI. FUNGSIONIL :SINDROMA ROTORSINDROMA DUBIN-JOHNSON.9

  • UROBILIN URINE PADA :PRODUKSI BILI KONSTIPASIGANGGUAN FAAL HATI YANG MENGGANGGU EHC.

    PADA :OBSTRUKSI SAL. EMPEDUINTRA HEP.EXTRA HEP.FLORA USUS DIAREGANGGUAN FAAL GINJAL.ARTI PENTING PADA PENDERITA IKTERUS UROBILI (-) OBSTRUKSI.10

  • BILIRUBIN URINE( + ) SELALU KELAINAN FAAL HATIDX DINI HEPATITIS VIRUS ( + )SEBELUM IKTERUSSEBELUMBILI TOTAL BILI DIREKPADA FASE PENYEMBUHAN ( - ) SEBELUM BILI SERUM NORMAL.11

  • EVALUASI LAB. IKTERUS12

    JENISDARAHURINETINJABILI. KONJ.BILI. BELUM KONJ.BILI.UROBILI.

    PREHEPATIK HEMOLISIS

    HEPATIK- GILBERT- CRIGLER-NAJJAR- DUBIN-JOHNSON- ROTOR HEPATITIS

    POSTHEPATIK- OBSTRUKSI INTRA HEP. EKSTRA HEP.-

    --+++

    ++

    -

    -

  • GARAM EMPEDUUSUS HALUSSEL HATISEL EMPEDU KOLON 20%

    KOLESTEROLASAM EMPEDUPRIMER( AS. KOLAT DAN KENODEOKSIKOLAT )ASAM EMPEDUSEKUNDER( AS. DEOKSIKOLAT DAN AS. LITOKOLAT)> 99% E H CV. PORTA13

  • ALBUMIN & GLOBULINPROTEIN SERUM YANG DIBUAT OLEH SEL HATIALBUMIN + GLOBULIN ( 80% )FIBRINOGEN + FAKTOR-FAKTORPEMBEKUAN DARAH LAINNYA. GLOBULIN DIBENTUK DALAM RES.14

  • PERUBAHAN FRAKSI PROTEIN YANG PALING BANYAK PADA PENYAKIT HATIALBUMIN TERGANTUNG 2 FAKTOR : 1.PARAHNYA PENYAKIT HATI NILAI 2.LAMANYA PROGNOSTIK PENYAKIT HATI

    GLOBULIN ( OLEH KARENA GLOBULIN )

    15

  • KAPASITAS CADANGAN SINTESIS PROT. PLASMA BESAR PENY. HATI YANG LUAS & DIFFUS ALBUMIN.WAKTU PARUH ALBUMIN LAMA ( 20 HARI ) PENYAKIT HATI YANG BERJALAN LAMA ALBUMIN.HEPATITIS VIRUS AKUT BIASANYA ALBUMIN.ACUTE FULMINANT HEPATITIS ALBUMIN.16

  • IMMUNOGLOBULIN( Ig )IgM : 70 80% PEND. PRIMARY BILIARY SIROSIS.IgA : 50% PENYAKIT HATI ALKOHOLIK.IgG : 2/3 PEND. HEPATITIS KRONIS AKTIF.IgA +IgG: SERING PADA LAENEC SIROSIS.

    PEM. Ig TIDAK SPESIFIK HANYA DD. PENYAKIT HATI.17

  • ELEKTROFORESE PROTEIN SERUM PADA PENYAKIT HATI18

    HEP.

    AKUT

    SIROSIS

    ( LAENAEC )

    HEP. KRONIS AKTIF

    SIROSIS BILI

    IKTERUS OBSTRUK- TIF

    ALBUMIN

    N atau (

    ((

    ((

    (

    N atau (

    GLOBULIN

    (1

    N atau (

    (

    (

    (

    N

    (2

    N

    N

    N

    (

    (

    (

    (

    (

    (

    (((

    ((

    (

    (

    ((

    (((

    (

    N

  • FAKTOR-FAKTORPEMBEKUAN DARAHHAMPIR SEMUA DISINTESIS OLEH HATIPENYAKIT HATI DIFFUS GANGGUAN FAKTOR PEMBEKUAN.FAKTOR II, VII, IX & X SINTESISNYA PERLU VITAMIN K.( PROTHROMBIN COMPLEX )19

  • PPT TIDAK SPESIFIK PENYAKIT HATI, DAPAT JUGA PADA :PENYAKIT DARAH KONGENITALOBAT-OBAT YANG MEMPENGARUHI PROTH. COMPLEX.HIPOVITAMINOSIS VITAMIN K.

    D.D. : SUNTIK VIT. K5 mg 24 JAM PPT ?20

  • CHOLINE ESTERASE( C H E )-PENYAKIT HATI KRONIS, SIROSIS, HEPATITIS AKUT FULMINAN.-MALNUTRISI.-KERACUNAN INSEKTISIDA.21

  • KERUSAKAN SEL HATIHEPATITIS VIRUS TRANSAMINASE NEKROSIS OLEH KARENA TOKSIN TRANSAMINASE CHOLESTASIS, SIROSIS TRANSAMINASE

    YANG BANYAK DIPAKAI :SGOT ( Serum Glutamic Oxalocetic Transaminase ) =AST ( Aspartate Transaminase )JANTUNG, HATI, OTOT-OTOT SKELET, GINJAL, PANKREAS.SGPT ( Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) = ALT ( Alanine Transaminase )HATI, JANTUNG, GINJAL, OTOT SKELET.22

  • TRANSMINASE PETUNJUK YANG PEKA KERUSAKAN / NEKROSIS SEL HATIPADA HEPATITIS VIRUSENZIM DULU DARIPADA LAIN.TETAP TINGGI, LAIN-LAIN NORMAL PERSISTENSI23

  • PEGANGAN D.D. PENYAKIT HEPATOBILIAIR> 10 xBATAS ATAS NORMAL KERUSAKAN SEL HATI AKUT.< 10 x BATAS ATAS NORMAL KERUSAKAN SEL HATI MENAHUN, KOLESTASIS, PENYAKIT HATI INFILTRATIF.24

  • BILA TIDAK TERLALU TINGGI SERING DIPAKAI RATIO SGOT / SGPT ( DE RITIS )< 1 KERUSAKAN HATI AKUT.> 1 KERUSAKAN HATI MENAHUN / SIROSIS

    DASAR :SGPT KERUSAKAN MEMBRAN.SGOT KERUSAKAN ORGANEL.25

  • GLUTAMATE DEHYDROGENASE( GLDH )TERDAPAT DALAM MITOKONDRIA SEL HATI. PADA KERUSAKAN SEL YANG BERAT ( NEKROSIS ).DETEKSI DINI KERUSAKAN SEL HATI OLEH KARENA ALKOHOL.26

  • LACTATE DEHYDROGENASE( L D )TERDAPAT DALAM SEMUA JARINGAN TUBUH.BUKAN INDIKATOR YANG PEKA DAN TIDAK SPESIFIK UNTUK NEKROSIS SEL HATI ( KECUALI LD5 ).JUGA PADA :KERUSAKAN ORGAN LAIN-LAIN JANTUNG, GINJAL.KEGANASAN.27

  • ALKALI PHOSPHATASE( ALP )JARINGAN : TULANG, USUS HALUS, HATI, PLACENTA.( TLG 40 70% DALAM SERUM )PADA ANAK 2 3 X DEWASA. INDIKATOR YANG PEKAKOLESTASIS INTRA HEP.EXTRA HEP.PENYAKIT HATI INFILTRATIF O.K. TUMOR/ GARNULOME.KOLESTASIS BIASANYA > 3 x BATAS ATAS NORMAL.28

  • JUGA PADA KEADAAN BUKAN PENYAKIT HATI.(PENYAKIT PAGET, METASTASE TUMOR- TULANG, HODGKIN TK. I & II, PYELONEPHRITIS AKUT, ENTERITIS REGIONALIS, DLL ).29

  • GAMMA GLUTAMYL TRANSPEPTIDASE( G G T )TERDAPAT PADA JARINGAN HATI, SISTIM EMPEDU DAN GINJAL.INDIKATOR PEKA KOLESTASISTIDAK SPESIFIK OLEH KARENA PADA :PENYAKIT NEUROLOGIKPOST INFARK MIOKARD.OBAT YANG MERANGSANG PROD. ENZIM (ANTICONVULSANT, BARBITURAT, ALKOHOL)30

  • 5 NUCLEOTIDASE( 5 NT )TERDAPAT DALAM :SALURAN EMPEDU GINJAL ORGAN LAIN ( SEDIKIT )KEPEKAANNYA = ALP( Pada Penyakit Tulang Normal ).31

  • FETOPROTEIN( A F P )1 GLOB. - JAR. HATI EMBRIONAL, YOLKSEC & USUS JANIN NORMAL.TERDAPAT DALAM SERUM BAYI SAMPAI UMUR 6 MINGGU.SEL-SEL HATI GANAS PRIMER ORANG DEWASA PRODUKSI. TERDETEKSI CARA ID PADA :40 80 % HEPATOMA1/3 TERATOBLASTOMA32

  • CARA RIA / ELISA : 80-90% HEPATOMAHEPATITIS VIRUS AKUTTUMOR HATI METASTATIKTUMOR LAMBUNG.33

  • PEMERIKSAAN TITER AFP SECARA SERI 1. MERAMALKAN TIMBULNYA HEPATOMA PADA PENDERITA : - SIROSIS- HEPATITIS B/C2. PROGNOSIS PENGOBATAN ( OPERASI, RADIASI, OBAT )34

  • INTERPRETASI. TFHBILI 1. PRODUKSI 2. EKSKRESIKERUSAKAN HEPATOSELULERKOLESTASIS

    ALT KERUSAKAN HEPATOSELULERHEPATITISOBSTRUKSI YANG LAMASIROSISINFILTRASI35

  • ALP KOLESTASISOBSTRUKSISIROSISINFILTRASI GT KOLESTASIS INDUKSI ENZIMALB GANGGUAN FUNGSI HEPATOSELULER BERAT ( SIROSIS, KEGAGALAN HATI ).GLOBULIN SIROSIS HEPATITIS KRONIK36

  • GANGGUAN HATIKLASIFIKASI :KONGINETALHEPATITISSIROSISANOKSIAINFILTRASI37

  • IKTERUS SERING MERUPAKAN MANIFESTASI KLINIK DINI PENYAKIT HEPATOBILIER, TIDAK SELALU PATOLOGIS HATI.PATOLOGIS HATI DAPAT TANPA IKTERUSDIBAGI :1. PREHEPATIK ( PENYAKIT HATI - )2. HEPATIK ( PENYAKIT HEPATOSELULER )3. POST HEPATIK (KOLESTASIS OBSTRUKSI)SERING TUMPANG TINDIH DIANTARA KETIGA BENTUK.HIPERBILIRUBINEMIA

    38

  • INTERUS PREHEPATIKSEBAB :1. PRODUKSI BILI 2. HIPERBILIRUBINEMIA KONGENITAL39

  • IKTERUS HEPATOSELULERBENTUK MURNI OLEH KARENA KERUSAKAN SEL HATI ( HEPATITIS ), TETAPI DAPAT TERJADI PADA GANGGUAN KONJUGASI ATAU OBSTRUKSI INTRA HEPATIK ( SIROSIS, SPACE OCCUPYING LESIONS, DLL ).40

  • PENYEBAB :HEPATITIS :1.AKUT - VIRUS- HEPATOTOKSIN ALKOHOL, PARASETAMOL2.KRONIK- KRONIK AKTIF- KRONIK PERSISTENANOKSIASPACE OCCUPYING LESIONSSIROSIS41

  • HEPATITIS AKUT

    TIPE: 1. KHAS 2. ANIKTERIK 3. KOLESTATIK D.D. KOLESTASIS:- ALT - KLINIS42

  • HEPATITIS KRONIK

    -HEPATITIS KRONIK AKTIFALT ALB GLOBULIN