Profil PAUDNI Kab/Kota

download Profil PAUDNI Kab/Kota

of 338

  • date post

    15-Jan-2017
  • Category

    Documents

  • view

    221
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Profil PAUDNI Kab/Kota

  • KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN JAKARTA, 2013

    PROFIL PAUD DAN NONFORMAL (Buku 4 : Pulau Kalimantan, Bali, NTB dan NTT)

    http://3.bp.blogspot.com/-IEk5PuNNXT0/T3BUtwm6igI/AAAAAAAAAtc/k1xGwyU3464/s1600/4562977852_7e6ea05856.jpghttp://ferdinanddaniel.files.wordpress.com/2012/01/daycare.jpghttp://3.bp.blogspot.com/-nmayA4gdny4/T4WUMvioc4I/AAAAAAAAAKM/KDuh-ghrYZc/s1600/tanty-2051.jpghttp://perpustakaansmpnduacicurug.files.wordpress.com/2014/01/6f25f-tutwurihandayani.png

  • 1

    PROFIL PAUD DAN NONFORMAL

    TAHUN 2013

    BUKU 4 14 KABUPATEN/KOTA DI PULAU KALIMANTAN, BALI,

    NTB DAN NTT

    KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN

    Jakarta, Desember 2013

  • 2

    KATALOG DALAM TERBITAN Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Profil Pendidikan Nonformal Tahun 2013 (Buku 4) Disusun oleh: Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan. Jakarta: Pusat Data dan Statistik Pendidikan, Kemendikbud, 2013 ii, 333 hal. ISBN 979 401 581 4

    Tim Penulis buku 4 :

    1. Dian Dwilestari 2. Wahono 3. A.Hakim 4. Bambang S Joko 5. Fitri Sumairawati 6. Seruni Sintia Fati

    Penyunting: Edison Pandjaitan Desain Sampul: Dian Dwilestari PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN, 2013

  • i

    KATA PENGANTAR

    Buku Profil PAUD dan Nonformal ini merupakan salah satu hasil pendayagunaan data pendidikan dari Pusat Data dan Statistik Pendidikan (PDSP), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku ini disusun untuk memberikan gambaran tentang Pendidikan Nonformal (PNF) pada tahun 2012.

    Sesuai dengan namanya, buku ini mengulas tentang potret pendidikan nonformal di kabupaten/kota. Adapun isi dari Profil PAUD dan Nonformal ini adalah gambaran umum pendidikan nonformal di kabupaten/kota yang mencakup program-program pendidikan nonformal, yaitu pendidikan keaksaraan, pendidikan anak usia dini nonformal dan informal (kelompok bermain, taman penitipan anak, satuan PAUD sejenis dan TK), pendidikan kesetaraan (paket A setara SD, paket B setara SMP, dan paket C setara SMA), pendidikan berkelanjutan (kursus, pendidikan kecakapan hidup, kelompok belajar usaha) dan taman bacaan masyarakat, serta wadah program berupa pusat kegiatan belajar masyarakat dan pendidikan taman kanak-kanak.

    Sumber data yang digunakan dalam penyusunan profil PAUD dan Nonformal ini adalah hasil dari instrumen profil PAUD dan Nonformal 2013 yang diambil dari survei pada tahun 2013. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan instrumen yang telah disusun. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dilengkapi dengan penjelasan cara membaca indikator menggunakan misi pendidikan 5K dari Rencana Strategis Pendidikan 2010-2014 di setiap lembaga dan kelompok belajar.

    Buku ini berisi profil PAUD dan nonformal dari 66 kabupaten/kota yang disajikan dalam 5 seri yaitu buku 1 yang berisi 12 profil pendidikan nonformal kabupaten/kota di pulau Jawa, buku 2 berisi 12 profil pendidikan nonformal kabupaten/kota di pulau Sumatera, buku 3 berisi 14 profil pendidikan nonformal kabupaten/kota di pulau Sumatera dan Maluku Utara, buku 4 berisi 14 profil pendidikan nonformal kabupaten/kota di pulau Kalimantan, Bali, NTB, NTT dan buku 5 berisi 14 profil pendidikan nonformal kabupaten/kota di pulau Sulawesi dan Papua. Khusus pada buku seri 4 ini dibahas profil pendidikan nonformal pada 14 kabupaten/kota yang terletak di pulau Kalimantan, Bali, NTB, NTT. Semoga buku Profil PAUD dan Nonformal ini bermanfaat bagi pembacanya. Saran dan kritik untuk penyempurnaan buku ini sangat diharapkan.

    Jakarta, Desember 2013 Kepala,

    Dr.-Ing. Ir. Yul Yunazwin Nazaruddin NIP. 195707151987031001

  • ii

    DAFTAR ISI

    KATA PENGANTAR .................................................................................................. i PROFIL PAUD DAN NONFORMAL KABUPATEN SANGGAU .................................... 1 PROFIL PAUD DAN NONFORMAL KOTA PALANGKARAYA ................................... 25 PROFIL PAUD DAN NONFORMAL KABUPATEN PULANG PISAU .......................... 45 PROFIL PAUD DAN NONFORMAL KABUPATEN KOTA BARU................................ 69 PROFIL PAUD DAN NONFORMAL KABUPATEN BARITO KUALA ........................... 94 PROFIL PAUD DAN NONFORMAL KOTA BANJARMASIN .................................... 118 PROFIL PAUD DAN NONFORMAL KOTA BALIKPAPAN ....................................... 142 PROFIL PAUD DAN NONFORMAL KABUPATEN GIANYAR .................................. 165 PROFIL PAUD DAN NONFORMAL KOTA DENPASAR .......................................... 189 PROFIL PAUD DAN NONFORMAL KABUPATEN. KARANG ASEM ....................... 214 PROFIL PAUD DAN NONFORMAL KABUPATEN LOMBOK BARAT ...................... 239 PROFIL PAUD DAN NONFORMAL KABUPATEN LOMBOK UTARA ...................... 263 PROFIL PAUD DAN NONFORMAL KOTA MATARAM .......................................... 287 PROFIL PAUD DAN NONFORMAL KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN ....... 309

  • 1

    PROFIL PAUD DAN NONFORMAL KABUPATEN SANGGAU

    TAHUN 2012

    A. Pendahuluan

    Keberadaan pendidikan anak usia dini, nonformal, dan informal (PAUDNI) melengkapi keberadaan pendidikan formal untuk mendukung pembelajaran sepanjang hayat. PAUDNI bersifat luwes bila dibandingkan dengan pendidikan formal. Keluwesan PAUDNI berkenaan dengan waktu belajar, usia peserta didik, isi pelajaran, cara pengelolaan pengajaran, dan cara penilaian hasil belajar. PAUDNI mampu memberikan ruang gerak yang lebih leluasa bagi peserta didik dan pendidik dalam melaksanakan proses belajar mengajar.

    Dengan sasaran yang sangat besar dan multisegmen, dari usia dini sampai usia lanjut, dari putus sekolah sampai yang berkeinginan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis, PAUDNI mampu menerapkan semboyan melayani yang tak terlayani.

    Profil PAUD dan nonformal ini memberikan gambaran berkaitan dengan sasaran program-program PAUDNI seperti yang diamanatkan oleh Rencana Strategi Pendidikan 2011-2014. Pada rencana tersebut terdapat tiga pilar kebijakan pendidikan, yaitu pemerataan dan perluasan akses pendidikan, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing pendidikan, dan tata kelola, akuntabilitas citra publik pendidikan. Ketiga pilar kebijakan tersebut dijabarkan dalam misi pendidikan 5K. Misi pendidikan 5K terdiri atas 1) misi k1 meningkatkan ketersediaan layanan pendidikan, 2) misi k2 memperluas keterjangkauan layanan pendidikan, 3) misi k3 meningkatkan kualitas/mutu dan relevansi layanan pendidikan, 4) misi k4 mewujudkan kesetaraan dalam memperoleh layanan pendidikan, dan 5) misi k5 menjamin kepastian memperoleh layanan pendidikan.

    Pemilihan indikator-indikator tersebut ditetapkan sesuai dengan data PAUD dan nonformal yang tersedia, sehingga tidak mencakup keseluruhan indikator pendidikan. Diharapkan bahwa dengan gambaran berdasarkan indikator pendidikan tersebut bisa bermanfaat sebagai bahan masukan bagi perumusan kebijakan dan pembangunan pendidikan, khususnya PAUD dan nonformal.

    B. Penjelasan dan Definisi PAUD dan Nonformal

    Pendataan PAUD dan nonformal yang dikelola dan dijaring oleh pusat atau Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terdiri dari enam jenis, yaitu 1) pendidikan keaksaraan, 2) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang mencakup PAUD nonformal adalah Taman Penitipan Anak (TPA), Kelompok Bermain (KB), Satuan PAUD Sejenis (SPS), dan PAUD formal adalah taman kanak-kanak (TK), 3) pendidikan kesetaraan mencakup paket A setara Sekolah Dasar (SD), paket B setara Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan paket C setara Sekolah Menengah Atas (SMA), 4) pendidikan berkelanjutan mencakup kursus,

  • 2

    pendidikan kecakapan hidup (PKH), dan kelompok belajar usaha (KBU), 5) pusat Kegiatan belajar masyarakat (PKBM), dan (6) taman bacaan masyarakat (TBM). Secara rinci, pembangunan di setiap program PAUD dan nonformal tidak sama. Oleh karena itu, program-progam PAUD dan nonformal tersebut diuraikan satu per satu pada gambaran umum.

    1. Pendidikan Keaksaraan

    Pemberantasan buta aksara merupakan salah satu prioritas Kemdikbud karena keterkaitan yang sangat erat dengan tingkat keberhasilan pembangunan pendidikan suatu bangsa. Dapat dikatakan bahwa semakin banyak penderita buta aksara maka semakin miskin pula negara tersebut.

    Pendidikan keaksaraan sebagai salah satu layanan pendidikan nonformal untuk membelajarkan warga masyarakat buta aksara, dan sebagai suatu pendekatan pembelajaran, merupakan cara untuk mengembangkan kemampuan seseorang dalam menguasai dan menggunakan keterampilan membaca, menulis, berhitung, mengamati dan menganalisis, yang berorientasi pada kehidupan sehari-hari serta memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar.

    2. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

    Usia dini, yaitu usia 0-6 tahun merupakan usia yang sangat menentukan dalam pembentukan karakter dan kepribadian seorang anak serta pengembangan intelegensi permanen untuk menyerap informasi. PAUD adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. PAUD merupakan salah satu bentuk pengelolaan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio-emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembanga