PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin...

of 129 /129

Transcript of PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin...

Page 1: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas
Page 2: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

PERWAKILAN BPKPPROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

LAPORAN AKUNTABILITAS INSTANSI PEMERINTAH(LAKIP)

TAHUN 2014

Nomor . : LAP- 34 /PW09/1/2015Tanggal : 19 Januari 2015

Page 3: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNANPERWAKILAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

KATA PENGANTAR

Sebagai wujud penerapan tata kepemerintahan yang baik (good governance) danakuntabel serta untuk memenuhi kewajiban sebagaimana diatur dalamPeraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) danReformasi Birokrasi (RB) Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk TeknisPerjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan KinerjaInstansi Pemerintah, Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI)Jakarta menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP).LAKIP merupakan bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan program dankegiatan yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta tahun 2011-2014, yang selanjutnya dijabarkan setiaptahunnya dalam dokumen Penetapan Kinerja (Tapkin) tahun 2014.

Rencana Strategis (Renstra) Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta Tahun 2011-2014 dirancang mengikuti restrukturisasi perencanaan dan penganggarankarena demi keselarasan program dan kegiatan dalam Rencana PemerintahJangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2010-2014. Berdasarkanrestrukturisasi program tersebut, program Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta dalam Renstra mencakup satu program teknis yaitu ProgramPengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan PembinaanPenyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, dan dua programgenerik yaitu Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas TeknisLainnya BPKP, serta Program Peningkatan Sarana dan Prasarana AparaturNegara BPKP.

Mengikuti peraturan Menteri Negara PAN dan RB Nomor 53 Tahun 2014 diatas, dan menindaklanjuti Surat Menteri PAN dan RB tentang Hasil Evaluasiatas Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, c.q. BPKP, tanggal 30November 2012, program dalam Renstra Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta tahun 2011–2014 disesuaikan dengan menambah perspektif sasaranstrategis beserta Indikator Kinerja Utama (IKU) dengan maksud agar dapatdilakukan penilaian terhadap pencapaian tujuan dan sasaran.

Penyusunan LAKIP telah didukung dengan sistem pengelolaan data kinerja dilingkungan Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta dengan menggunakanSistem Informasi Manajemen Monitoring dan Evaluasi Rencana Kegiatan

Page 4: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- ii -

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Tahunan (SIM MonevRKT), sedangkan pengelolaan data keuangan didukungdengan Sistem Akuntansi Instansi Berbasis Akrual(SAIBA).

LAKIP ini telah membandingkan antara realisasi kinerja Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta tahun 2014 dengan Tapkin Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta Tahun 2014 dan capaian kinerja tahun 2013, serta Evaluasi dan Analisisuntuk setiap Sasaran Strategisnya mencakup pula pengukuran efisiensipenggunaan sumber daya. Hasil pembandingan menunjukkan bahwa rata-ratacapaian kinerja BPKP telah memuaskan, dengan tercapainya 8 dari 8 sasaranstrategis dan tercapainya 25 dari 32 IKU. Capaian sebanyak 32 IKU tersebutjika dikaitkan dengan program BPKP, dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Sebanyak 17 dari 21 IKU pada Program Pengawasan Intern mencapaipredikat memuaskan;

2. Sebanyak 8 dari 11 IKU pada Program Dukungan Manajemen danPelaksanaan Tugas Teknis Lainnya serta Program Sarana dan PrasaranaAparatur Negara mencapai predikat memuaskan.

Selain sebagai media pertanggungjawaban atas mandat yang diemban dankinerja yang telah ditetapkan, LAKIP Perwakilan BPKP Provinsi DKI JakartaTahun 2014 diharapkan dapat menjadi sarana akuntabilitas keuangan negaradalam berkontribusi mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang baik.

Jakarta, 19 Januari 2015

Kepala Perwakilan,

TTD

Bonny Anang DwijantoNIP 19600825 198703 1 001

Page 5: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- iii -

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Kebenaran isi LAKIP ini merupakan tanggung jawab para Penanggung Jawab Programterkait, dengan membubuhkan tanda tangan di bawah ini.

Kepala Perwakilan

TTD

Bonny Anang DwijantoNIP 19600825 198703 1 001

1. Kepala Bagian Tata Usaha

TTD

Didi JunaediNIP 19581003 198703 1 001

2. Kepala Bidang IPP

TTD

RizalNIP196312251985031002

3. Kepala Bidang APD

TTD

Michael Rolandi CBNIP 19690203 198903 1001

4. Kepala Bidang Akuntan Negara

TTD

Osman SyarifNIP 19670409 198703 1 001

5. Kepala Bidang Investigasi

TTD

Agustina ArumsariNIP19701109 199103 2 001

6. Kasubbag Prolap

TTD

Chairun ChaidirsyahNIP19631222 198402 1 001

7. Kasubbag Keuangan

TTD

Deza SophiaSuleimanNIP19601223 198203 2 001

8. Kasubbag Umum

TTD

Jetro P SagalaNIP19680907 199203 1 001

9. Kasubbag Kepegawaian

TTD

Dindin SyafrudinNIP 19620324 198303 1 001

Page 6: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- iv -

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

DAFTAR ISIKATA PENGANTAR ...................................................................................................................... i

DAFTAR ISI ...................................................................................................................................... iii

RINGKASAN EKSEKUTIF......................................................................................................... v

I. PENDAHULUAN ...................................................................................................................1

A. TUGAS, FUNGSI, DAN WEWENANG ORGANISASI.................................................... 1B. ASPEK STRATEGIS ORGANISASI ...................................................................................... 2C. KEGIATAN DAN LAYANAN PRODUK ORGANISASI ................................................. 3D. STRUKTUR ORGANISASI .................................................................................................... 4E. SISTEMATIKA PENYAJIAN................................................................................................. 5

II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA .................................................7

A. RENCANA STRATEGIS 2011 – 2014.................................................................................... 7

1. Pernyataan Visi...................................................................................................................... 82. Pernyataan Misi..................................................................................................................... 83. Tujuan.................................................................................................................................. 144. Sasaran Strategis.................................................................................................................. 145. Indikator Kinerja Utama ...................................................................................................... 156. Program dan Kegiatan ......................................................................................................... 18

B. PERJANJIAN KINERJA 2014 ......................................................................................... 21

III. AKUNTABILITAS KINERJA........................................................................................ 25

A. CAPAIAN KINERJA............................................................................................................. 25B. ANALISIS CAPAIAN KINERJA......................................................................................... 29

Sasaran Strategis 1................................................................................................................... 42Sasaran Strategis 2................................................................................................................... 47Sasaran Strategis 3................................................................................................................... 47Sasaran Strategis 4................................................................................................................... 53Sasaran Strategis 5................................................................................................................... 64Sasaran Strategis 6................................................................................................................... 70Sasaran Strategis 7................................................................................................................... 72Sasaran Strategis 8................................................................................................................... 84

C. REALISASI ANGGARAN ................................................................................................... 85

IV. PENUTUP.................................................................................................................................. 90

LAMPIRAN

Page 7: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

RINGKASAN EKSEKUTIF

erwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta telah menyusun RencanaStrategis (Renstra) Tahun 2011-2014 yang memuat visi, misi, tujuan,

sasaran, dan kegiatan, dilengkapi dengan indikator kinerja dan target yangakan dicapai. serta rencana pendanaan dalam tahun 2011-2014, yangselanjutnya menjadi acuan dalam penyusunan Kebijakan Pengawasan (Jakwas)dan Penetapan Kinerja (Tapkin) setiap tahun.

Visi Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta adalah menjadi Auditor Presidenyang Responsif, Interaktif, dan Terpercaya, untuk Mewujudkan AkuntabilitasKeuangan Negara yang Berkualitas. Sebagai auditor Presiden, BPKP berperanmembantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas keuangan negara,mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, serta membantu upayapencegahan dan pemberantasan korupsi sebagaimana diamanatkan dalamRPJMN 2010-2014.

Untuk mewujudkan visinya, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta memilikiempat misi, yaitu (1) menyelenggarakan pengawasan intern terhadapakuntabilitas keuangan negara yang mendukung tata kepemerintahan yangbaik dan bebas KKN di wilayah Perwakilan DKI Jakarta; (2) membina secaraefektif penyelenggaraan sistem pengendalian intern pemerintah di wilayahPerwakilan DKI Jakarta; (3) mengembangkan kapasitas pengawasan internpemerintah yang profesional dan kompeten di wilayah Perwakilan DKIJakarta; serta (4) menyelenggarakan sistem dukungan pengambilan keputusanyang andal bagi presiden/pemerintah di wilayah Perwakilan DKI Jakarta.

Dalam mencapai visi dan misi tersebut, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartamenetapkan enam tujuan strategis yang akan dicapai dalam tahun 2011-2014,yaitu : (1) meningkatnya kualitas akuntabilitas keuangan Negara; (2)meningkatnya tata pemerintahan yang baik; (3) terciptanya iklim yangmencegah kecurangan dan memudahkan pengungkapan kasus yangmerugikan keuangan Negara; (4) tercapainya efektivitas penyelenggaraansistem pengendalian intern pemerintah; (5) meningkatnya kapasitas aparatpengawasan intern pemerintah yang profesional dan kompeten; dan (6)terselenggaranya sistem dukungan pengambilan keputusan yang andal bagiPresiden/pemerintah.

P

Page 8: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- vi -

RINGKASAN EKSEKUTIF

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Untuk mencapai tujuan strategis di atas, dalam tahun 2013 Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta telah merumuskan delapan sasaran strategis sebagaitindak lanjut atas surat Menteri PAN dan RB Nomor B/3293/M.PAN-RB/11/2012 tanggal 30 November 2012 tentang hasil evaluasi atasAkuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) BPKP. Perumusan sasaranstrategis diikuti dengan penyesuaian Indikator Kinerja Utama (IKU) danpenetapan IKU dominan sebagai dasar pengukuran capaian sasaran strategis.

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta Tahun 2014 ini merupakan salah satu media yangmenunjukkan kesiapan Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta untuk mampumenjawab pertanyaan atas pencapaian kinerja tahun 2014. LAKIP ini jugasebagai alat kendali dan alat pengukuran kinerja secara kuantitatif menujuterwujudnya akuntabilitas keuangan negara yang berkualitas.

Hasil penilaian atas pelaksanaan kinerja tahun 2014 menunjukkan bahwasebanyak delapan sasaran strategis Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartaseluruhnya telah tercapai. Delapan sasaran strategis Perwakilan BPKP ProvinsiDKI Jakarta berikut capaiannya dapat dilihat pada Tabel RE.1.

Tabel RE.1.Capaian Sasaran Strategis

No. Sasaran Strategis Capaian Sasaran

1. Meningkatnya Kualitas 95% LKKL, dan satu LKPD. Tercapai 100,07%2. Tercapainya Optimalisasi Penerimaan Negara Sebesar

87,50%.Tercapai 133,33%

3. Terselenggaranya Standar Pelayanan Minimal (SPM) padasatu Pemda dan Terselenggaranya Good Governance pada75% BUMN/BUMD.

Tercapai 103,85%

4. Meningkatkan Kesadaran dan Keterlibatan K/L, Pemda,BUMN/BUMD dalam Upaya Pencegahan danPemberantasan Korupsi Menjadi 80%.

Tercapai 113,97%

5. Meningkatnya Kualitas Penerapan SPIP di satu Pemda. Tercapai 0%6. Meningkatnya Kapasitas Aparat Pengawasan Intern

Pemerintah yang Profesional dan Kompeten satu Pemda.Tercapai 100%

7. Meningkatnya Efektifitas Perencanaan Pengawasan sebesar90% dan Kualitas Pengelolaan Keuangan Sebesar 100%.

Tercapai 155,01%

8. Terselenggaranya Satu Sistem Dukungan PengambilanKeputusan bagi Pimpinan.

Tercapai 111,11%

Keberhasilan capaian sasaran strategis diukur dengan IKU yangmenggambarkan peran Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta dalammemberikan nilai tambah bagi stakeholders. Pengukuran capaian kinerja sasaran

Page 9: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- vii -

RINGKASAN EKSEKUTIF

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

strategis meliputi pengukuran atas realisasi 12 IKU yang paling mempengaruhicapaian sasaran strategis (IKU dominan) dari 32 IKU yang telah ditetapkandalam Tapkin Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta Tahun 2014. Pengukurankemudian dilanjutkan dengan analisis, khususnya terhadap IKU yangmenyimpang jauh dari targetnya. Realisasi pencapaian delapan sasaranstrategis tersebut di atas, adalah sebagai berikut:

1. Meningkatnya Kualitas 95% Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga,dan satu Laporan Keuangan Pemerintah Daerah

Capaian sasaran strategis tahun 2014 ditunjukkan oleh capaian dua IKUdominan, dengan realisasi sebagai berikut:

a. Indikator Kinerja Utama Dominan “Persentase IPP yang mendapatpendampingan penyusunan laporan keuangan”, dimana sebanyak 15dari IPP yang ditargetkan dalam Tapkin 2014 untuk diasistensi olehPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta telah dilaksanakanpendampingan penyusunan laporan keuangan, atau mencapai 105,26%,% dari target sebesar 90%.

b. Indikator Kinerja Utama Dominan Jumlah Instansi Pemerintah Daerah(IPD) yang laporan keuangannya memperoleh opini minimal WDPsebanyak satu IPD dari satu IPD yang diasistensi oleh Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta, mencapai 100%, sesuai dengan target sebesar 100%.

c. Indikator Kinerja Utama Persentase hasil pengawasan lintas sektor,persentase jumlah laporan yang tepat waktu dikirim ke BPKP Pusatterkait dengan pengawasan lintas sektoral yang disampaikan ke Pusatdalam tahun 2014 sebanyak 100 laporan yang disampaikan tepat waktukepada BPKP Pusat dari 90% laporan yang ditargetkan sebesar 117laporan sehingga capaian kinerja pada tahun 2014 sebesar 94,97%

2. Tercapainya Optimalisasi Penerimaan Negara sebesar 87,50%

Capaian sasaran strategis tahun 2014 ditunjukkan oleh capaian IKUdominan “Persentase peningkatan penerimaan negara dari hasilpengawasan”, yang diukur berdasarkan Jumlah tindak lanjut(rekomendasi/saran) dibagi dengan jumlah rekomendasi/saran hasil auditOPN/OPAD.

Capaian IKU ini pada tahun 2014 adalah dari 5 rekomendasi yangseluruhnya telah ditindaklanjuti , sedangkan target IKUnya pada tahun 2014adalah sebesar 75% sehingga capaian kinerja pada tahun 2013 adalah sebesar133,33%.

Page 10: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- viii -

RINGKASAN EKSEKUTIF

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

3. Terselenggaranya SPM pada satu Pemda dan terselenggaranya GG pada75% BUMN/BUMD

Capaian sasaran strategis tahun 2014 ditunjukkan oleh capaian dua IKUdominan, dengan realisasi sebagai berikut:

a. Atas IKU “Jumlah IPD yang melaksanakan pelayanan sesuai denganStandar Pelayanan Minimal/Pelayanan Prima”, Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta melakukan audit kinerja Pelayanan Pemda BidangPendidikan dan Kesehatan atas satu IPD untuk mendorong seluruh IPDtersebut mencantumkan SPM ke dalam dokumen perencanaan. Apabiladibandingkan dengan targetnya sebanyak satu IPD, maka diperolehcapaian IKU sebesar 100%.

b. Atas IKU “Persentase BUMN/D/BLU/D yang dilakukansosialisasi/asistensi GCG/KPI.“, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartamelakukan kegiatan sosialisasi, asistensi, assessment penerapan GoodCorporate Governance (GCG), Key Performance Indicator (KPI), dan auditkinerja pada BUMN/BUMD/BUL untuk meningkatkan tata kelolaperusahaan. Dari hasil evaluasi/sosialisasi/asistensi terhadap 42BUMN/BUMD/BUL, atau mencapai 107,69% dibandingkan dengantargetnya sebesar 65% dari Tapkin 2014 sebanyak 60 Badan Usaha atau39 Badan Usaha.

4. Meningkatkan Kesadaran dan Keterlibatan K/L, Pemda, BUMN/BUMDdalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Menjadi 80%

Capaian sasaran strategis tahun 2014 ditunjukkan oleh capaian IKU dominan“Persentase pelaksanaan audit investigasi /PKKN (Perhitungan KerugianKeuangan Negara )/PKA (Pemberian Keterangan Ahli)”, yang diukurberdasarkan Jumlah laporan audit investigasi/PKKN/PKA dibagi denganpermintaan audit investigasi/PKKN/PKA dari instansi penegak hukum.

Dalam tahun 2014, telah dilaksanakan audit investigasi /PKKN/PKAterhadap kasus berindikasi Tindak Pidana Korupsi. Dari 160 permintaanaudit investigasi/PKKN /PKA telah dilakukan penerbitan Surat Tugas dandiselesaikan laporan sebanyak 155 Penugasan dan seluruhnya telahditerbitkan laporannya oleh Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta, daritarget sebanyak 85% dari 160 laporan, sehingga capaian IKU adalah sebesar113,97%.

Page 11: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- ix -

RINGKASAN EKSEKUTIF

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

5. Meningkatnya Kualitas Penerapan SPIP di satu Pemda

Capaian sasaran strategis tahun 2014 ditunjukkan oleh capaian IKU dominan“Realisasi persentase K/L dan Pemda yang telah menyelenggarakan SPIPsesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2008”, yang diukur berdasarkan jumlahPemda yang laporan keuangannya memperoleh opini WTP sebanyak satudari jumlah seluruh Pemda sebanyak satu Pemda dengan realisasi 0%,dengan capaian 0% atas target sebesar 100%.

6. Meningkatnya Kapasitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah yangProfesional dan Kompeten pada satu Pemda

Capaian sasaran strategis tahun 2014 ditunjukkan oleh capaian IKU dominan“Realisasi jumlah unit APIP yang telah menerapkan JFA”, yang diukur darijumlah unit APIP yang telah menerapkan JFA. Sampai dengan tahun 2014,jumlah unit APIP yang telah menerapkan JFA adalah 1 APIP dari targetsebanyak 1 APIP, atau realisasi sebesar 100%, dengan capaian 100% atastarget sebesar 70%.

7. Meningkatnya Efektivitas Perencanaan Pengawasan sebesar 90% danKualitas Pengelolaan Keuangan sebesar 100%

Capaian sasaran strategis tahun 2014 ditunjukkan oleh dua IKU dominan,dengan realisasi sebagai berikut:

a. IKU “Persentase jumlah rencana penugasan pengawasan yangterealisasi”, diukur dengan membandingkan antara tingkat realisasipenugasan terhadap rencana capaian yang ditetapkan. Pada tahun 2014,jumlah realisasi penugasan adalah 671 Penugasan atau 210,02% dari targetkinerja sebesar 85% atas 307 rencana penugasan, sehingga capaian kinerjatahun 2013 adalah sebesar 210,02%.

b. IKU ‘’Tingkat Opini BPK terhadap Laporan Keuangan BPKP” diukur100% jika predikat opini BPK RI adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).Pada tahun 2014, opini dari BPK RI atas Laporan Keuangan BPKP TahunAnggaran 2013 adalah WTP sehingga mencapai 100% dari target.

8. Terselenggaranya Satu Sistem Dukungan Pengambilan Keputusan BagiPimpinan

Capaian sasaran strategis tahun 2014 ditunjukkan oleh capaian IKUdominan, “Terimplementasinya sistem informasi untuk mendukungpengambilan keputusan internal (manajemen BPKP)” yang telahdirealisasikan dengan penerapan sistem informasi, sistem data warehouse,aplikasi transaksi, aplikasi lanjutan, dan infrastruktur teknikal, mencapai

Page 12: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- x -

RINGKASAN EKSEKUTIF

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

100% dari dari target 90% pada tahun 2014 sehingga capaian kinerja sebesar111,11%.

Keseluruhan program yang dilaksanakan Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta pada tahun 2014 menggunakan dana DIPA sebesar Rp27.911.378.000 ,00atau 93,25% dari anggaran sebesar Rp29.929.531.000,00, serta Dana Mitra Kerjasebesar Rp1.610.793.500,00 untuk membiayai 64 kegiatan pengawasan.

Secara umum sebagian besar sasaran strategis dalam tahun 2014 telah tercapaisesuai dengan yang ditargetkan. Namun demikian, masih terdapat beberapasasaran strategis dan IKU yang masih perlu dipertajam.

Untuk itu, diperlukan upaya dan kerja yang lebih keras lagi untukmengoptimalkan pencapaian semua sasaran strategis di masa mendatang.Langkah-langkah yang harus dilakukan oleh Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta dalam upaya memperbaiki kinerja antara lain:

1. Menyempurnakan metodologi perencanaan dan pelaksanaan pengawasanyang dapat secara dini memetakan permasalahan kegiatan lintas sektoraldan permasalahan stakeholder lainnya sehingga dapat lebih efektifmemberikan rekomendasi strategis;

2. Menyempurnakan metodologi perencanaan dan pengukuran kinerja;

3. Penyusunan dokumen perencanaan kinerja tahun 2015 sesuai denganketentuan yang berlaku pada BPKP;

4. Peningkatan penyelenggaraan SPIP pada K/L/Pemda, antara lain melalui:

a. Meningkatkan intensitas pembimbingan teknis penyelenggaraan SPIP,antara lain untuk penyusunan desain penyelenggaraaan SPIP.

b. Berkoordinasi lebih intensif dengan K/L/Pemda untuk percepatanimplementasi SPIP secara integral dalam kegiatan operasional instansi,sehingga meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja instansitermasuk peningkatan kualitas akuntabilitas dan laporan keuangan yangwajar.

5. Pengembangan sistem informasi pengukuran data kinerja sampai dengancapaian IKU.

6. Mengusulkan perbaikan perhitungan Indeks distribusi Dana DIPA kepadaBiro Perencanaan Pengawasan, sehingga dana pengawasan dapat memenuhikebutuhan pelaksanaan tugas.

7. Mengusulkan penambahan tenaga auditor sesuai dengan kebutuhan dalamrangka kebutuhan pelaksanaan tugas.

Page 13: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMRINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

I. PENDAHULUAN

A. Tugas, Fungsi, dan Wewenang Organisasi

erwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ProvinsiDaerah Khusus Ibukota Jakarta berkedudukan di Provinsi Daerah KhususIbukota(DKI) Jakarta berada di bawah dan bertanggung jawab kepada KepalaBPKP. Hal ini sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Pengawasan Keuangan

dan Pembangunan Nomor Kep-06.00.00-286/K/2001, yang terakhir diubah denganPeraturan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Nomor 13 tahun 2014tentang Organisasi dan Tata Kerja Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan danPembangunan. Berdasarkan surat keputusan tersebut, Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta mempunyai tugas pokok sebagai berikut:

“Melaksanakan pengawasan keuangan dan pembangunan serta penyelenggaraanakuntabilitas di daerah Provinsi DKI Jakarta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku”

Tugas pokok tersebut di atas selanjutnya dijabarkan ke dalam fungsi-fungsi yangharus dijalankan oleh Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta sebagai berikut:

1. Penyiapan Rencana dan Program Kerja Pengawasan;2. Pengawasan terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan

pengurusan Barang Milik/Kekayaan Negara;3. Pengawasan terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan

pengurusan Barang Milik/Kekayaan Pemerintah Daerah atas permintaan daerah;4. ..Pengawasan terhadap penyelenggaraan tugas pemerintahan yang bersifat strategis

dan atau lintas departemen/lembaga /wilayah;5. Pemberian asistensi penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Kinerja Instansi

Pemerintah (LAKIP) pusat dan daerah;6. Evaluasi atas Laporan Akuntabilitas Kinerja Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)

pusat dan pemerintah daerah;7. Pemeriksaan terhadap BUMN, badan-badan lain yang di dalamnya terdapat

kepentingan Pemerintah, pinjaman/BLN yang diterima pemerintah pusat, danBUMD atas permintaan daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

8. Evaluasi terhadap pelaksanaan Good Corporate Governance dan LaporanAkuntabilitas Kinerja pada BUMN, badan-badan lain yang di dalamnya terdapatkepentingan pemerintah, dan badan usaha milik daerah sesuai dengan ketentuanperaturan perundang-undangan yang berlaku;

P

Page 14: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 2 -BAB I. PENDAHULUAN

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

9. Investigasi terhadap indikasi penyimpangan yang merugikan negara, BUMN, danbadan-badan lain yang di dalamnya terdapat kepentingan pemerintah,pemeriksaan terhadap hambatan kelancaran pembangunan dan pemberianbantuan pemeriksaan pada instansi penyidik dan instansi pemerintah lainnya;

10. Pelaksanaan analisis dan penyusunan laporan hasil pengawasan sertapengendalian mutu pengawasan;

11. Evaluasi dan fasilitasi peningkatan kapabilitas tata kelola Aparat PengawasanIntern Pemerintah;

11. Pelaksanaan administrasi Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta .

B. Aspek Strategis Organisasi

BPKP merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) yangbertanggungjawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia, dalampelaksanaan tugasnya dikoordinasikan oleh Menteri Pendayagunaan AparaturNegara. Lingkup tugas BPKP meliputi pengawasan terhadap pelaksanaanpembangunan maupun penyelenggaraan pemerintahan, baik di pusat maupundi daerah. Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta sebagai Kantor PerwakilanBPKP berkedudukan di wilayah Provinsi DKI Jakarta memiliki posisi strategiskarena berada di Ibukota Negara sehingga menjadi barometer kemajuandemokratisasi, keamanan, perekonomian, kelembagaan maupun birokrasi.Dalam perannya sebagai quality assurance, Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta mendukung visi dan misi BPKP Pusat dalam membantu pemerintahdalam meningkatkan tata kelola pemerintah yang baik, meningkatkan kinerjaprogram pemerintah, dan menciptakan iklim untuk pencegahan KKN diwilayah Provinsi DKI Jakarta. Dalam peran sebagai juru bicara bidangpengawasan, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta berupaya untukmeningkatkan kepercayaan publik melalui pengkomunikasian hasilpengawasan di wilayahnya. Sedangkan dalam rangka meningkatkan kualitashasil pengawasan nasional, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta mendukungBPKP Pusat untuk berperan dalam mengembangkan sistem pengawasannasional yang terintegrasi dan sinergi antar Aparat Pengawasan InternPemerintah (APIP).Mandat PP No.60/2008 mengenai SPIP kepada BPKP dapat tercapai jikaseluruh komponen, sumber daya dan energi BPKP difokuskan kepada upayapenciptaan dan implementasi SPIP yang menyeluruh sebagai suatu sistem.Dalam kaitan hal tersebut, maka Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta harusmemiliki proses internal yang unggul, struktur dan proses pengendalian internyang sesuai dengan perkembangan jaman. Dengan demikian, peran QualityAssurance yang diberikan kepada segenap instansi pemerintah harus terjaminkualitasnya. Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta juga harus mampu menjadipendamping pemerintah daerah terkait dengan auditor eksternal dan mampumengkomunikasikan hasil pengawasan secara efektif kepada publik.Proses internal yang unggul tersebut harus didukung dengan pertumbuhandan pembelajaran atas seluruh sumber daya Perwakilan BPKP Provinsi DKI

Page 15: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 3 -BAB I. PENDAHULUAN

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Jakarta berupa human capital (struktur dan kompetensi SDM yang tepat),information capital (sistem informasi yang andal, teknologi informasi yangterpadu, penyempurnaan SOP) dan organization capital (iklim kerja yangkondusif: struktur organisasi yang tepat, kepemimpinan, budaya kerja dll),serta dukungan dari seluruh fungsi pendukung lainnya.

C. Kegiatan dan Layanan Produk Organisasi

Sesuai dengan Renstra, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta melaksanakan jenis kegiatanpengawasan sebagai berikut:1. Pre-emptif

Jenis kegiatan pre-emptif bertujuan agar auditan menyiapkan infrastruktur yangdiperlukan untuk pengembangan good governance, pelayanan publik, danpemberantasan KKN. Sasaran jenis kegiatan ini adalah berkurangnya penyakitbirokrasi yang bersifat laten.

2. PreventifJenis kegiatan preventif mencakup kegiatan konsultasi manajemen untukmemecahkan permasalahan kesisteman yang mempengaruhi penciptaan peringatandini (early warning system) atas proses governance, manajemen risiko, dan pencegahanKKN, berdasarkan pola kemitraan dengan unsur-unsur manajemen pemerintah.Sasarannya adalah meminimalisasi peluang berlangsungnya moral hazard di birokrasi.

3. RepresifJenis kegiatan represif berupa audit investigatif, audit dalam rangka perhitungankerugian negara atas kasus-kasus yang berindikasi tindak pidana korupsi danpemberian keterangan ahli. Sasarannya adalah terungkap dan terselesaikannyakasus-kasus penyimpangan berindikasi Tindak Pidana Korupsi yang merugikanKeuangan Negara.

Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta telah menghasilkan beberapa produk unggulan yangbermanfaat bagi pembenahan manajemen pemerintahan. Selain produk untuk pembinaanpenyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah menurut PP 60 Tahun 2008,Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta juga menghasilkan produk unggulan antara lain:

1. Pengembangan Sistem Monitoring dan Evaluasi Program Pembangunan;2. Good Governance di Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;3. Program Peningkatan Kinerja Sektor Korporat (Performance Enhancement Program);4. Program Pengembangan Manajemen Risiko Sektor Korporat dan Sektor Publik;5. Program Pengembangan GCG pada BUMN/BUMD;6. Program Pengembangan Internal Control pada BUMN/BUMD berbasis COSO;7. Program Anti Korupsi (PAK);8. Fraud Control Plan (FCP);

Page 16: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 4 -BAB I. PENDAHULUAN

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

D. Struktur OrganisasiSusunan organisasi Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta sesuai dengan pasal 4Keputusan Kepala BPKP Nomor KEP-06.00.00-286/K/2001 tanggal 30 Mei 2001sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan Kepala BPKP Nomor 13tahun 2014 tanggal 19 September 2014, tentang Organisasi dan Tata Kerja Perwakilan BPKP,dengan bagan sebagai berikut:

Gambar 1.1. Struktur Organisasi Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta

Keterangan:Ka Bag = Kepala BagianKa Bid = Kepala BidangKa Subbag = Kepala SubbagianProlap = Program dan Pelaporan

PIPP = Pengawasan Instansi Pemerintah PusatAPD = Akuntabilitas Pemerintah DaerahBAN = Bidang Akuntan NegarPFA = Pejabat Fungsional Auditor

Sumber Daya Manusia

Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta didukung oleh sumber daya manusia sebanyak 175 pegawai per tanggal31 Desember 2013 . Dalam jumlah tersebut di atas termasuk 2 orang Auditor yangdiperbantukan/dipekerjakan pada unit kerja lain yaitu:

- Pengadilan Tipikor Denpasar 1 orangJumlah 1 orang

Rincian SDM tersebut adalah sebagai berikut:

KABIDINVESTIGASI

KABIDAPD

KABIDPIPP

KABIDAKUNTANNEGARA

KABAGTATA USAHA

KASUBBAGPROLAP

KASUBBAGKEPEGAWAIAN

KASUBBAGUMUM

KASUBBAGKEUANGAN

KEPALAPERWAKILAN

PEJABAT FUNGSIONAL AUDITOR

Page 17: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 5 -BAB I. PENDAHULUAN

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

KELOMPOK PEGAWAI JUMLAHKepala Perwakilan : 1 OrangKepala Bagian : 1 OrangKepala Bidang : 4 OrangKepala Sub Bagian : 4 OrangPejabat Fungsional Auditor : 108 OrangPejabat Fungsional Arsiparis : 2 OrangPejabat Fungsional Kepegawaian : 1 OrangPejabat Fungsional Paramedis : 1 OrangPegawai Fungsional Umum : 36 OrangJumlah 154 Orang

E. Sistematika Penyajian

Laporan Akuntabilitas Kinerja ini pada dasarnya adalah suatu media untukmengkomunikasikan capaian kinerja Perwakilan Provinsi DKI Jakarta selamaTahun 2014. Capaian Kinerja Tahun 2014 tersebut dibandingkan denganRencana Kinerja Tahun 2014 yang telah diselaraskan dengan Penetapan Kinerja(TAPKIN) Tahun 2014, merupakan tolok ukur keberhasilan organisasi.Analisis atas capaian kinerja terhadap rencana kinerja ini akan memungkinkandiidentifikasikannya sejumlah celah kinerja bagi perbaikan kinerja di masadatang. Artinya, terhadap capaian yang telah mencapai atau melebihi target(sudah baik) agar tetap dipertahankan, sedangkan terhadap capaian kinerjayang masih di bawah target untuk masa mendatang dapat dilakukan perbaikanmelalui strategi-strategi yang lebih baik.

Dengan pola pikir seperti tersebut di atas, sistematika penyajian LaporanAkuntabilitas Kinerja Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta Tahun 2014 dapatdiilustrasikan dalam bagan sebagai berikut:

Page 18: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 6 -BAB I. PENDAHULUAN

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Gambar 1.2.

Sistematika Penyajian LAKIP

PERWAKILAN BPKP

PROVINSI DKI JAKARTA

Tahun 2014

Referensi Bab

PENDAHULUAN Bab I

Bab IVPENUTUP

RencanaStrategis2011-2014

PerjanjianKinerja/PenetapanKinerja 2014 Bab II

PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

Bab IIIAKUNTABILITAS KINERJA

Page 19: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

II. PERENCANAAN DANPERJANJIAN KINERJA

eningkatkan kualitas sistem akuntabilitas selalu menjadi perhatianutama BPKP. Peningkatan ini terlihat dari penajaman program padaRenstra 2011–2014. Program pada Renstra BPKP periode 2011-2014

berbeda dari Renstra periode sebelumnya yaitu diselaraskan dengan programyang direstrukturisasi oleh Bappenas. Berdasarkan restrukturisasi programtersebut, program BPKP dalam Renstra mencakup satu program teknis yaituProgram Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan PembinaanPenyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, dan dua programgenerik yaitu Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas TeknisLainnya BPKP, serta Program Peningkatan Sarana dan Prasarana AparaturNegara BPKP.

Dengan berjalannya waktu dan merujuk pada Peraturan Menteri NegaraPendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan TataCara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta melakukan penajaman tujuan dan sasaran strategis danmerekonstruksi Indikator Kinerja Utama, sehingga mulai tahun 2012, dapatdisajikan akuntabilitas pencapaian sasaran strategis. Perubahan ini sekaligusmenindaklanjuti Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara danReformasi Birokrasi tentang Hasil Evaluasi atas Akuntabilitas Kinerja InstansiPemerintah, c.q. BPKP, tanggal 30 November 2012. Sasaran dalam RenstraPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta tahun 2011 – 2014 dimodifikasi denganmenambah secara implisit jumlah anggaran dalam perspektif masing-masingindikator sasaran strategis dengan maksud agar dapat melakukan penilaianterhadap pencapaian tujuan dan sasaran strategis.

A. RENCANA STRATEGIS 2011-2014Penyusunan Renstra Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta merupakan salahsatu amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang SistemPerencanaan Pembangunan Nasional (SPPN). Renstra Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta merupakan dokumen perencanaan yang memuat visi,misi, tujuan, strategi, kebijakan, serta program dan kegiatan Perwakilan BPKP

M

Page 20: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 8 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Provinsi DKI Jakarta dalam rangka melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.Renstra Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta merupakan bagian dariperencanaan nasional, sehingga harus sinkron dan mengacu kepada RencanaPembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) serta mendukungpencapaian program-program prioritas Pemerintah.

1. Pernyataan VisiStruktur Renstra Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta Tahun 2011-2014mengacu pada restrukturisasi program dan Pedoman Penyusunan RenstraKementerian/Lembaga (Renstra K/L) Tahun 2010-2014 sebagaimana diaturdalam Peraturan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/KepalaBadan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor 5 Tahun 2010 yangditerbitkan pada tanggal 11 Agustus 2010.

Rencana Strategis Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta Tahun 2011-2014yang disahkan oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta berisi Visisebagai berikut:

Terwujudnya visi merupakan tantangan sekaligus peluang yang harusdihadapi oleh segenap jajaran Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta, visi initelah searah dengan visi BPKP. Sebagai penjabaran dari visi tersebut,ditetapkanlah misi Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta.

2. Pernyataan MisiPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta sebagai Instansi vertikal BPKP diwilayah Provinsi DKI Jakarta, berusaha untuk mewujudkan segala Visi danMisi dari BPKP, sehingga dirumuskan Misi Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta yang berisi pernyataan tentang apa yang akan dilakukan dan dicapaioleh seluruh Bidang/Bagian/Pegawai untuk mencapai visi Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta. Perumusan misi Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartamengacu kepada tugas dan kewenangan yang telah diberikan kepada BPKP.Tugas dan kewenangan BPKP semula diatur dalam Keputusan Presiden Nomor

Auditor Presiden yang Responsif, Interaktif, danTerpercaya untuk Mewujudkan Akuntabilitas

Keuangan Negara yang Berkualitas

Page 21: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 9 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

31 Tahun 1983 tentang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan,kemudian diperbarui dengan Keputusan Presiden Nomor 103 Tahun 2001tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi, danTata Kerja Lembaga Pemerintah Non-Departemen sebagaimana telah beberapakali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 64 Tahun 2005.Selanjutnya, dengan terbitnya PP Nomor 60 Tahun 2008 tentang SistemPengendalian Intern Pemerintah, maka BPKP berperan penting dalammendukung akuntabilitas Presiden terutama dalam lingkup penyelenggaraankeuangan negara dan pembinaan penyelenggaraan Sistem Pengendalian InternPemerintah (SPIP). Tugas dan Kewenangan BPKP sebagaimana diuraikan diatas, selanjutnya didelegasikan kepada Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartaberdasarkan PER-955/K/SU/2011 tentang Nama, Lokasi dan Wilayah KerjaPerwakilan BPKP, juncto Keputusan Kepala BPKP Nomor Kep-06.00.00-286/K/2001. Oleh karena itu maka dirumuskan empat misi Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta yang searah untuk mewujudkan Misi BPKP adapun MisiPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta adalah sebagai berikut:

a. Menyelenggarakan pengawasan intern terhadap akuntabilitas keuangannegara yang mendukung tata kepemerintahan yang baik dan bebas KKNdi wilayah Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta.

b. Membina secara efektif penyelenggaraan Sistem Pengendalian InternPemerintah di wilayah Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta.

c. Mengembangkan kapasitas pengawasan intern pemerintah yangprofesional dan kompeten di wilayah Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta.

d. Menyelenggarakan sistem dukungan pengambilan keputusan yangandal bagi Presiden/Pemerintah di wilayah Perwakilan BPKP ProvinsiDKI Jakarta.

Penjelasan masing-masing misi adalah sebagai berikut:

MISI 1

Menyelenggarakan Pengawasan Intern terhadap AkuntabilitasKeuangan Negara yang Mendukung Tata Kepemerintahan yangBaik dan Bebas KKN di wilayah Perwakilan BPKP Provinsi DKI

Jakarta.

Page 22: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 10 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Misi ini berkaitan dengan aktualisasi peran dan mandat BPKP di wilayahPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta sebagai Auditor Presiden, dalammelaksanakan pengawasan intern atas akuntabilitas keuangan negara untukmembantu Presiden dalam rangka terwujudnya tata kepemerintahan yang baikdan mendorong upaya pencegahan KKN di wilayah Provinsi DKI Jakarta.Fungsi utama dari peran Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta memberikanassurance terhadap penyelenggaraan akuntabilitas pengelolaan keuangannegara serta memberikan fungsi consultancy yaitu pemberian umpan baliksebagai bahan masukan bagi Presiden/Pemerintah untuk memastikantercapainya efektivitas kinerja pemerintah dan pengelolaan keuangan negara diwilayah Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta, berupa rekomendasi perbaikantata kelola pemerintahan yang baik.

Pelaksanaan Mandat BPKP oleh Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta sebagaipengawas intern akuntabilitas keuangan negara di wilayah Provinsi DKIJakartasemakin jelas dengan terbitnya PP Nomor 60 Tahun 2008 tentang SistemPengendalian Intern Pemerintah. Dalam pasal 49 ayat (2) dinyatakan bahwaBPKP melakukan pengawasan intern terhadap akuntabilitas keuangan negaraatas kegiatan tertentu yang meliputi:1) Kegiatan yang bersifat lintas sektoral;2) Kegiatan kebendaharaan umum negara berdasarkan penetapan oleh

Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara (BUN); dan3) Kegiatan lain berdasarkan penugasan dari Presiden.

Kegiatan yang bersifat lintas sektoral pada dasarnya merupakan kegiatan yangdalam pelaksanaannya melibatkan dua atau lebih kementerian negara/lembagaatau pemerintah daerah yang tidak dapat dilakukan pengawasannya oleh APIPlain. Pengawasan kegiatan lintas sektoral diharapkan dapat memberikaninformasi yang bersifat makro dan komprehensif atas pelaksanaanprogram/kegiatan pemerintah pusat maupun daerah, sehingga bermanfaatbagi pengambilan keputusan atau penentuan kebijakan.

Pengawasan intern terhadap kegiatan kebendaharaan umum negaradiharapkan dapat memberi masukan dan feedback kepada Menteri Keuanganselaku Bendahara Umum Negara (BUN) mengenai pengelolaan BUN yangdilakukan oleh institusi di luar Kementerian Keuangan, yang secara hukumtidak dapat diawasi oleh APIP selain BPKP. Peran BPKP dalam mengawasikegiatan-kegiatan BUN tersebut perlu didukung dengan penetapan MenteriKeuangan selaku BUN, baik mengenai ruang lingkup maupun sasaranpengawasannya.

Pengawasan atas kegiatan lain berdasarkan penugasan dari Presidenmerupakan kegiatan BPKP dalam rangka merespon permasalahan-

Page 23: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 11 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

permasalahan strategis yang mendesak untuk ditangani (current issues) sesuaidengan perintah Presiden dan kabinetnya. Pelaksanaan penugasan tersebutmerupakan implementasi yang nyata dari peran BPKP sebagai AuditorPresiden/Pemerintah.

Peran dari BPKP selaku Auditor Presiden dalam rangka mendukung danmendorong terciptanya Tata Kepemerintahan yang baik dan bersih serta bebasdari prkatik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme dilaksanakan melalui kegiatanPengawasan Intern terhadap Akuntabilitas Keuangan Negara yangMendukung Tata Kepemerintahan yang Baik dan Bebas KKN di wilayahPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta. Melalui upaya bersifat Preventif danRepresif.

Dalam PP Nomor 60 Tahun 2008, pada pasal 2 dinyatakan bahwa untukmencapai pengelolaan keuangan negara yang efektif, efisien, transparan, danakuntabel, menteri/pimpinan lembaga, gubernur, dan bupati/walikota wajibmelakukan pengendalian atas penyelenggaraan kegiatan pemerintahan denganberpedoman pada Sistem Pengendalian Intern Pemerintah seperti diatur dalamPP tersebut. Tanggung jawab atas efektivitas penyelenggaraan SPI berada ditangan menteri/pimpinan lembaga, gubernur, dan bupati/walikota dilingkungan masing-masing.

Untuk memperkuat dan menunjang efektivitas SPI juga dilakukan pembinaanpenyelenggaraan SPI. Tugas pembinaan penyelenggaraan SPI terhadap seluruhinstansi pemerintah ini diamanatkan kepada BPKP sesuai dengan pasal 59 PPNomor 60 Tahun 2008. Oleh sebab itu maka Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta merumuskan misi kedua ini dalam rangka terwujudnya Misi BPKPsebagai Instansi Pembina SPIP di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan pembinaan SPIP tersebut mencakup:1) Penyusunan pedoman teknis penyelenggaraan SPIP;2) Sosialisasi SPIP;3) Pendidikan dan pelatihan SPIP;4) Pembimbingan dan konsultansi SPIP; serta

MISI 2

Membina secara Efektif Penyelenggaraan Sistem PengendalianIntern Pemerintah di wilayah Perwakilan BPKP Provinsi DKI

Jakarta.

Page 24: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 12 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

5) Peningkatan kompetensi auditor aparat pengawasan intern pemerintah.

Kegiatan pembinaan butir 1) sampai dengan butir 4) merupakan rangkaiankegiatan dalam rangka membina seluruh instansi pemerintah agar dapatmenerapkan SPIP. Kegiatan-kegiatan tersebut termasuk dalam lingkup misikedua ini. Kegiatan pembinaan penyelenggaraan SPIP diawali denganpenyusunan pedoman-pedoman terkait dengan SPIP (pedoman umum danpedoman teknis) yang merupakan panduan untuk membangun SPIP di seluruhinstansi pemerintah. Pedoman tersebut selanjutnya disosialisasikan agardiperoleh kesamaan persepsi dan pemahaman tentang SPIP. Pada tahappenerapan SPIP, BPKP siap untuk membimbing dan memberikan konsultasikepada seluruh instansi pemerintah.

Kegiatan pada butir 5) lebih spesifik terkait pada peningkatan kemampuan/kompetensi auditor APIP yang menjadi bagian dari misi ketiga yaitumengembangkan kapasitas pengawasan intern pemerintah yang profesionaldan kompeten.

Perumusan misi ini didasarkan kepada amanah yang diberikan olehKementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasikepada BPKP sebagai Instansi Pembina Jabatan Fungsional Auditor, dalamrangka mewujudkan auditor yang profesional dan kompeten di lingkunganAparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) non-BPKP. Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta sebagai pelaksana dari misi BPKP di wilayah Provinsi DKIJakarta berupaya untuk menumbuhkembangkan kapasitas dari auditor diwilayah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baik dari sisi SDM, organisasimaupun sistem dan prosedur mencakup:

1) Pembinaan kompetensi APIP, melalui pendidikan dan pelatihan auditor(pasal 59 ayat 1 e PP Nomor 60 Tahun 2008);

2) Pembinaan jabatan fungsional auditor dan sertifikasi auditor (pasal 51 ayat2 dan 3 PP Nomor 60 Tahun 2008);

3) Penelitian dan pengembangan sistem dan prosedur pengawasan;4) Pendukung/fasilitasi pengawasan;5) Sinergi dengan APIP lain.

MISI 3

Mengembangkan Kapasitas Pengawasan Intern Pemerintah yangProfesional dan Kompeten di wilayah Perwakilan BPKP Provinsi

DKI Jakarta.

Page 25: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 13 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Misi ini dirumuskan dari aktualisasi peran BPKP sebagai Auditor Presidenyang dilaksanakan di wilayah Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta dalamrangka membangun sistem dukungan pengambilan keputusanPresiden/Pemerintah yang efektif melalui suatu Sistem Akuntabilitas Presiden(President Accountability Systems) atau yang dikenal sebagai PASs. Sistem iniakan menjadi alat kendali (control) bagi Presiden terhadap implementasiakuntabilitas Presiden dalam pengelolaan keuangan negara, yang berbasis web,online, dengan data yang sedapat mungkin real-time, yang menampilkaninformasi secara utuh (integrated) terkait dengan implementasi akuntabilitasPresiden. Dengan sistem seperti ini Presiden akan memperoleh informasimengenai capaian kinerjanya yang mendekati real-time sehingga dapatmelakukan tindakan korektif yang cepat jika terdapat perbedaan antararealisasi dengan rencana pada saat tertentu.

Dalam rangka mengembangkan pelaporan akuntabilitas di Indonesia, masing-masing kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dituntut untukmenyusun indikator capaian kinerja yang terukur sehingga dapat membantuPresiden dalam menyampaikan akuntabilitasnya kepada rakyat sesuai denganamanah UUD. Terkait hal tersebut, BPKP mendorong dibangunnya PASs.Tujuan dari PASs adalah memberikan solusi terhadap kebuntuan (missing link)proses pelaporan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara, menyinergikansumber daya informasi antar kementerian/lembaga (pusat dan daerah)sehingga memungkinkan pertukaran data/informasi, serta memudahkanPresiden untuk memonitor dan mengendalikan kemajuan (progress) masing-masing program/agenda Pemerintah.

Pengembangan PASs sinkron dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun2008 khususnya pasal 54 yang mengamanatkan kepada BPKP untuk menyusundan menyampaikan ikhtisar laporan hasil pengawasan kepada Presidendengan tembusan kepada Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negaradan Reformasi Birokrasi.

MISI 4

Menyelenggarakan Sistem Dukungan Pengambilan Keputusanyang Andal bagi Presiden/Pemerintah di wilayah Perwakilan

BPKP Provinsi DKI Jakarta.

Page 26: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 14 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

3. TujuanTujuan merupakan pengejawantahan visi dan misi yang telah ditetapkan, sertaberorientasi pada operasionalisasi visi dan misi. Tujuan merupakan penjabaranatau implementasi dari pernyataan misi, yang akan dicapai atau dihasilkandalam jangka waktu satu sampai dengan lima tahun. Dalam penetapan tujuan,Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta mengadopsi konsep Balanced Scorecard(BSC) dengan beberapa modifikasi disesuaikan dengan karakteristik BPKPsebagai organisasi publik. Berbeda dengan konsep BSC di sektor privat/bisnisyang berorientasi kepada profit, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartamemodifikasi Perspektif Keuangan menjadi Perspektif Manfaat Bagi Stakeholderdan Perspektif Pelanggan menjadi Perspektif Manfaat Bagi Auditan/PenggunaJasa. Dengan menggunakan pendekatan strategi berimbang (balanced scorecard)tersebut maka tujuan utama dari perspektif manfaat bagi pihak stakeholderutama dan manfaat kepada auditan/pengguna jasa diseimbangkan dengantujuan pendukung yang berada pada perspektif proses internal dan perspektifpembelajaran dan pertumbuhan yang berorientasi ke dalam. Tujuan utamaPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta tercermin dalam tujuan-tujuan strategissebagai berikut:

1) Meningkatnya kualitas akuntabilitas keuangan negara di WilayahPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta;

2) Meningkatnya tata pemerintahan yang baik Wilayah Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta;

3) Terciptanya iklim yang mencegah kecurangan dan memudahkanpengungkapan kasus yang merugikan keuangan negara di WilayahPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta;

4) Tercapainya efektivitas penyelenggaraan sistem pengendalian internpemerintah di Wilayah Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta;

5) Meningkatnya kapasitas aparat pengawasan intern pemerintah yangprofesional dan kompeten di Wilayah Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta;

6) Terselenggaranya sistem dukungan pengambilan keputusan yang andalbagi Presiden/Pemerintah di Wilayah Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta.

4. Sasaran StrategisSasaran strategis merupakan penjabaran lebih lanjut dari tujuan PerwakilanBPKP Provinsi DKI Jakarta, yang dirumuskan secara spesifik dan terukuruntuk dapat dicapai dalam kurun waktu lebih pendek dari tujuan.Sebagaimana tujuan, sasaran strategis merupakan kondisi yang diharapkandalam kurun waktu tertentu; sasaran strategis merupakan ukuran pencapaian

Page 27: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 15 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

dari tujuan. Dengan pengertian ini, dan dikaitkan dengan tujuannya, sasaranstrategis Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta untuk tahun 2011-2014 adalahsebagai berikut:1) Meningkatnya Kualitas 95% LKKL, dan satu LKPD;2) Tercapainya Optimalisasi Penerimaan Negara sebesar 75%;3) Terselenggaranya Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada satu Instansi

Pemerintah Daerah (IPD) dan terselenggaranya Good Governance (GG) pada65% BUMN/BUMD;

4) Meningkatkan Kesadaran dan Keterlibatan K/L/Pemda, BUMN/BUMDdalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Menjadi 80%;

5) Meningkatnya Kualitas Penerapan SPIP di satu Pemda;6) Meningkatnya kapasitas aparat pengawasan intern pemerintah yang

profesional dan kompeten pada satu Pemda;7) Meningkatnya efektivitas perencanaan pengawasan sebesar 90% dan

kualitas pengelolaan keuangan sebesar 100%.8) Terselenggaranya satu sistem dukungan pengambilan keputusan bagi

pimpinan sebesar 80%.

Sehubungan wilayah kerja dari Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta beradapada wilayah Provinsi DKI Jakarta, dimana dalam wilayah tersebut hanyaterdapat satu Pemda, maka indikator sasaran strategis yang terkait denganpengawasan Pemerintah Daerah adalah satu Pemda.

Dikaitkan dengan tujuannya, sasaran strategis BPKP untuk tahun 2011-2014adalah sebagaimana terlihat pada Tabel 2.1.

5. Indikator Kinerja UtamaIndikator kinerja utama Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta merupakanindikator kinerja yang berada pada perspektif manfaat bagi stakeholders yangmenunjukkan peran utama BPKP dalam pengawasan akuntabilitas keuangannegara dan pembinaan penyelenggaraan SPIP.

Indikator kinerja utama Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta merupakanukuran keberhasilan dari tujuan dan sasaran strategis Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta. IKU terbagi menjadi dua perspektif, yang pertamabersifat outward looking yaitu perspektif manfaat langsung bagi stakeholderseksternal yang menunjukkan peran utama BPKP dalam pengawasanakuntabilitas keuangan negara dan pembinaan penyelenggaraan SPIP.Perspektif kedua bersifat inward looking yang menunjukkan manfaat bagistakeholders internal BPKP. Penetapan indikator dilakukan denganmempertimbangkan tujuan dan sasaran strategis dan kegiatan-kegiatan yangmendukung tujuan strategis. Indikator ini digunakan untuk mengukur

Page 28: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 16 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

keberhasilan sasaran strategis, sedangkan keberhasilan kegiatan diukur denganmenggunakan indikator keluaran (output).

Perubahan Indikator kinerja utama tahun 2014

Sehubungan dengan ditetapkan Peraturan Kepala BPKP nomor 9 tahun 2014tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Kepala BPKP Nomor Kep-34/K/SU/2010 tentang Rencana Strategis BPKP tahun 2010 – 2014, dimanadengan dasar pertimbangan bahwa indikator kinerja utama sasaran strategisBPKP tahun 2010 – 2014 tidak sepenuhnya dalam kendali BPKP, maka terjadiperubahan terhadap target kinerja BPKP tahun 2014 pada 11 (sebelas) indikatorkinerja utama, cara penilaian pada 2(dua) IKU, dan menghapus 1(satu) IKU,maka Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, selakuinstansi/ unit kerja vertikal dari BPKP Pusat di wilayah kerja Provinsi DKIJakarta, yang mendukung dan melaksanakan kegiatannya untuk tercapainyaindikator kinerja utama sasaran strategis BPKP, maka dengan KeputusanKepala Perwakilan BPKP Provinsi DKI nomor KEP-298/PW09/1/2014 tanggal28 Agustus 2014, mengubah 3 (tiga) IKU dan menghapus 1(satu) IKU. Dengandemikian terdapat penurunan IKU tahun 2014 menjadi sebesar 30 (tiga puluh)IKU, menurun sebesar 2(dua) IKU jika dibandingkan dengan IKU tahun 2013sebesar 32(tiga puluh dua).

Indikator-indikator kinerja utama Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta dapatdilihat pada tabel 2.1.

Tabel 2.1.Indikator Kinerja Utama Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta

No. INDIKATOR KINERJA UTAMA

Tujuan 1 : Meningkatnya Kualitas Akuntabilitas Keuangan Negara.

Sasaran Strategi 1.1. Meningkatnya Kualitas 95% LKKL, dan satu LKPD.1 Persentase IPP yang mendapat pendampingan penyusunan laporan

keuangan.2 Persentase IPD yang laporan keuangannya memperoleh opini minimal

WDP.3 Persentase jumlah laporan keuangan proyek PHLN yang memperoleh

opini dukungan wajar.4 Persentase hasil pengawasan lintas sektor yang disampaikan ke Pusat.5 Persentase hasil pengawasan atas permintaan Presiden yang disampaikan

ke Pusat.6 Persentase hasil pengawasan atas permintaan stakeholders yang dijadikan

bahan pengambilan keputusan oleh stakeholders.

Sasaran Strategis 1.2. Tercapainya Optimalisasi Penerimaan Negara sebesar 75%.

Page 29: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 17 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

No. INDIKATOR KINERJA UTAMA

7 Persentase hasil pengawasan optimalisasi penerimaan negara/daerahyang ditindaklanjuti.

8 Persentase hasil pengawasan BUN yang disampaikan ke Pusat.

Tujuan 2 : Meningkatnya Tata Pemerintahan yang Baik.

Sasaran Strategis 2.1. Terselenggaranya SPM pada satu Pemda danterselenggaranya GG pada 65% BUMN/BUMD.

9 Persentase IPD yang melaksanakan pelayanan sesuai Standar PelayananMinimal.

10 Persentase BUMN/D/BLU/D yang dilakukan sosialisasi/asistensiGCG/KPI .

11 Persentase BUMD yang dilakukan audit kinerja.

Tujuan 3: Terciptanya Iklim yang mencegah kecurangan dan memudahkanpengungkapan kasus yang merugikan Keuangan Negara.

Sasaran strategis 3.1. Meningkatkan Kesadaran dan Keterlibatan K/L, Pemda,BUMN/BUMD Dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Menjadi80%.

12 Kelompok Masyarakat yang mendapatkan Sosialisasi Program AntiKorupsi.

13 IPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD berisiko fraud yang mendapatkansosialisasi/DA/asistensi/evaluasi FCP

14 Jumlah IPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD yang dilakukan kajianperaturan yang berpotensi TPK.

15 Persentase pelaksanaan penugasan HKP, klaim dan penyesuaian harga

16 Persentase pelaksanaan audit investigasi /PKKN/PKA17 Persentase hasil telaahan pengaduan masyarakat

Tujuan 4: Tercapainya Efektifitas Penyelenggaraan Sistem PengendalianIntern PemerintahSasaran strategis 4.1. Meningkatnya Kualitas penerapan SPIP di satu Pemda.

18 Persentase Pemda yang menyelenggarakan SPIP sesuai PP Nomor 60Tahun 2008

19 Jumlah Pemda Yang dilakukan Asistensi Penyelenggaraan SPIP Sesuai PPNo 60 Tahun 2008

Tujuan 5: Meningkatnya kapasitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah yangprofesional dan KompetenSasaran strategis 5.1.: Meningkatnya kapasitas aparat pengawasan internpemerintah yang profesional dan kompeten pada satu Pemda.

20 Persentase Pemda yang dilakukan asistensi penerapan Jabatan FungsionalAuditor

Page 30: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 18 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

No. INDIKATOR KINERJA UTAMA

Sasaran Strategis 5.2. Meningkatnya efektifitas perencanaan pengawasan sebesar90% dan kualitas pengelolaaan keuangan sebesar 100%.

21 Persentase jumlah rencana penugasan pengawasan yang terealisasi

22 Persentase kesesuaian laporan keuangan Perwakilan BPKP dengan SAP

23 Persepsi kepuasan pegawai perwakilan terhadap layanan kepegawaian24 Persepsi Kepuasan Pegawai Perwakilan atas Pencairan Anggaran yang

Diajukan sesuai Prosedur25 Jumlah publikasi kegiatan perwakilan BPKP di media masa

26 Persentase Pemanfaatan asset27 Persepsi kepuasan pegawai perwakilan terhadap layanan sarpras

28 Persentase tindak lanjut rekomendasi hasil audit Inspektorat

29 Jumlah Instansi APIP yang telah disosialisasi dan atau di-assessment tatakelola APIP

Tujuan 6: Terselenggaranya Sistem dukungan Pengambilan Keputusan yang andalbagi Presiden/ Pemerintah

Sasaran strategis 6.1. : Terselenggaranya satu sistem dukungan pengambilankeputusan bagi pimpinan

30 Jumlah Sistem Informasi yang dimanfaatkan secara efektif

6. Program dan KegiatanUntuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran strategis di atas, PerwakilanBPKP Provinsi DKI Jakarta menyesuaikan program dan kegiatan yangdilaksanakan oleh unit organisasi BPKP dengan program yang ditetapkan olehBappenas.

Sesuai dengan Pedoman Restrukturisasi Program dan Kegiatan yangditerbitkan oleh Bappenas dan Kementerian Keuangan, setiap Unit Eselon Ipada kementerian atau LPNK melaksanakan program teknis dan programgenerik. Program teknis merupakan program yang menghasilkan pelayanankepada kelompok sasaran/masyarakat (pelayanan eksternal), sedangkanprogram generik merupakan program yang bersifat pelayanan internal untukmendukung pelayanan aparatur dan/atau administrasi pemerintahan(pelayanan internal).

Program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta dalam rangka mendukung pencapaian sasaran strategis PerwakilanBPKP Provinsi DKI Jakarta tahun 2013 secara ringkas dapat dilihat pada Tabel2.2.

Page 31: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 19 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Tabel 2.2.Program, Sasaran Strategis, dan Kegiatan

No Kegiatan

1 Sasaran Strategis: Meningkatnya Kualitas 1 LKPP, 95% LKKL, dan satu LKPD

1. Pendampingan Penyusunan dan Reviu Laporan Keuangan pada K/L /Pemda

2. Sosialisasi/asistensi/bimbingan teknis Penyusunan APBD, Asistensi SAKD,dan Asistensi SIMDA kepada Pemerintah Daerah

3. Audit Keuangan PHLN

4. Audit Kinerja PPIP

2. Sasaran Strategis: Tercapainya Optimalisasi Penerimaan Negara sebesar 75%

1. Pemeriksaan PNBP

2. Audit Tujuan Tertentu (cost saving)

3. Sasaran Strategis: Terselenggaranya SPM pada satu Pemda dan TerselenggaranyaGG pada 65% BUMN/BUMD

1. Audit Kinerja Pelayanan Pemda Bidang Pendidikan dan Bidang Kesehatan

2. Evaluasi/Pengembangan/Penyusunan Sistem terkait Pengelolaan BUMN/BUMD/BUL

3.Bimbingan teknis, konsultasi, sosialisasi, asistensi, pendampingan dan kajianmengenai Penerapan GCG dan KPI pada BUMN/BUMD/BUL

4. Assessment Penerapan GCG di BUMN/BUMD/BUL

5. Penyusunan Profil BUMN/BUMD/BUL

4. Sasaran Strategis: Meningkatnya Kesadaran dan Keterlibatan K/L, Pemda,BUMN/BUMD dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Menjadi80%

1. Sosialisasi Program Anti Korupsi (Sos-PAK)

2. Asistensi fraud control plan

3. Audit Investigatif

4. Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara

5. Pemberian Keterangan Ahli

Page 32: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 20 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

No Kegiatan

6. Kajian peraturan yang berindikasi KKN

7. Audit penyesuaian harga dan klaim

8. Penyelesaian hambatan pembangunan

5. Sasaran Strategis: Meningkatnya Kualitas Penerapan SPIP di satu Pemda

1 .Penyusunan Pedoman Teknis Penyelenggaraan SPIP

2. Sosialisasi SPIP

3. Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) SPIP

4. Pembimbingan Teknis dan Konsultansi SPIP

Program 2: Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas TeknisLainnya BPKP

6. Sasaran strategis Meningkatnya Kapasitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintahyang Profesional dan Kompeten pada satu Pemda1. Sosialisasi dan Bimtek Penerapan Pedoman Tata Kelola , Pedoman Quality

Assurance , Pedoman Konsultansi dan APIP,7. Sasaran Strategis: Meningkatnya Efektivitas Perencanaan Pengawasan Sebesar

90% dan Kualitas Pengelolaan Keuangan Sebesar 100%

1. Penyusunan dan Evaluasi Rencana;

2. Pengelolaan Kepegawaian dan Organisasi;

3. Pengelolaan Anggaran dan Sistem Akuntansi Pemerintah;

4. Pembinaan Hukum dan Pengelolaan Kehumasan;

5. Pembinaan Administrasi dan Pengelolaan Perlengkapan Serta PembayaranGaji/Tunjangan;

6. Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan;

7. Fasilitasi Dukungan Manajemen Perwakilan BPKP.

8. Penunjang

1. Pengadaan dan Penyaluran Sarana dan Prasarana

Page 33: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 21 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

B. PERJANJIAN KINERJA 2014Pengukuran pencapaian tujuan sebagaimana ditetapkan dalam Renstradilakukan melalui pengukuran pencapaian sasaran strategis dalam hal inipengukuran indikator kinerja utama. Untuk menguatkan pencapaian sasaranstrategis ini di tahun 2014 disusun perjanjian kinerja atau penetapan kinerja.Sebagai dokumen pernyataan kinerja/kesepakatan kinerja/perjanjian kinerjaantara atasan dan bawahan untuk mewujudkan target kinerja tertentu,dokumen penetapan kinerja memuat pernyataan dan lampiran formulir yangmencantumkan sasaran strategis, indikator kinerja utama organisasi, besertatarget kinerja dan anggaran. Target kinerja menunjukkan komitmen daripimpinan dan seluruh anggota organisasi untuk mencapai hasil yangdiinginkan dari setiap sasaran strategis sesuai indikator kinerja utama yangbersifat outcome.

Pada tahun 2014, perjanjian kinerja disesuaikan dengan Renstra yang telahdimodifikasi, perjanjian kinerja atau dokumen Penetapan Kinerja yangmemuat 30 indikator kinerja utama yang digunakan untuk mengukurtercapainya delapan sasaran strategis dapat dilihat pada Tabel 2.3.

Tabel 2.3.Perjanjian Kinerja Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta Tahun 2013

No. URAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA SATUAN TARGET2014

Tujuan 1 : Meningkatnya Kualitas Akuntabilitas Keuangan Negara

Sasaran Strategi 1.1. Meningkatnya Kualitas 95 Persentase LKKL, dan satuLKPD1 Persentase IPP yang mendapat pendampingan

penyusunan laporan keuanganPersentase 95

2 Persentase IPD yang laporan keuangannyamemperoleh opini minimal Wajar DenganPengecualian (WDP)

Persentase 90

3 Persentase jumlah laporan keuangan proyekPHLN yang memperoleh opini dukungan wajar

Persentase 85

4 Persentase hasil pengawasan lintas sektor yangdisampaikan ke Pusat

Persentase 90

5 Persentase hasil pengawasan atas permintaanPresiden yang disampaikan ke Pusat

Persentase 70

Page 34: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 22 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

No. URAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA SATUAN TARGET2014

6 Persentase hasil pengawasan atas permintaanstakeholders yang dijadikan bahan pengambilankeputusan oleh stakeholders

Persentase 95

Sasaran Strategis 1.2. Tercapainya Optimalisasi Penerimaan Negara sebesar 75Persentase7 Persentase hasil pengawasan optimalisasi

penerimaan negara/daerah yang ditindaklanjutiPersentase 75

8 Persentase hasil pengawasan BUN yangdisampaikan ke Pusat

Persentase 87

Tujuan 2 : Meningkatnya Tata Pemerintahan yang Baik.

Sasaran Strategis 2.1. Terselenggaranya SPM pada satu Pemda danterselenggaranya GG pada 65 Persentase BUMN/BUMD.

9 Persentase IPD yang melaksanakan pelayanansesuai Standar Pelayanan Minimal

Persentase 100

10 Persentase BUMN/D/BLU/D yangdilakukan sosialisasi/asistensi GCG/KPI

Persentase 65

11 Jumlah BUMD yang dilakukan audit kinerja Persentase 55

Tujuan 3: Terciptanya Iklim yang mencegah kecurangan dan memudahkanpengungkapan kasus yang merugikan Keuangan Negara

Sasaran strategis 3.1. Meningkatkan Kesadaran dan Keterlibatan K/L, Pemda,BUMN/BUMD Dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Menjadi 80Persentase

12 Kelompok Masyarakat yang mendapatkanSosialisasi Program Anti Korupsi.

KelompokMasyarakat

1

13 IPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD berisikofraud yang mendapatkansosialisasi/DA/asistensi/evaluasi FCP

Instansi 4

14 Jumlah IPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUDyang dilakukan kajian peraturan yangberpotensi TPK.

Instansi 1

15 Persentase pelaksanaan penugasan HKP, klaimdan penyesuaian harga

Persentase 85

Page 35: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 23 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

No. URAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA SATUAN TARGET2014

16 Persentase pelaksanaan audit investigasi/PKKN/PKA

Persentase 85

17 Persentase Tindak Lanjut Hasil Audit InvestigasiNon TPK oleh Instansi Berwenang

Persentase 100

Tujuan 4: Tercapainya Efektifitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian InternPemerintahSasaran strategis 4.1. Meningkatnya Kualitas penerapan SPIP di satu Pemda.

18 Persentase Pemda yang menyelenggarakan SPIPsesuai PP Nomor 60 Tahun 2008

Persentase 60

19 Jumlah Pemda Yang dilakukan AsistensiPenyelenggaraan SPIP Sesuai PP No 60 Tahun2008

Pemda 1

Tujuan 5: Meningkatnya kapasitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah yangprofesional dan KompetenSasaran strategis 5.1.: Meningkatnya kapasitas aparat pengawasan intern pemerintahyang profesional dan kompeten pada satu Pemda.

21 Persentase Pemda yang dilakukan asistensipenerapan JFA

Persentase 100

Sasaran Strategis 5.2. Meningkatnya efektifitas perencanaan pengawasan sebesar 90,Persentase dan kualitas pengelolaaan keuangan sebesar 100 Persentase.

22 Persentase jumlah rencana penugasanpengawasan yang terealisasi

Persentase 90

23 Persentase kesesuaian laporan keuanganPerwakilan BPKP dengan SAP

Persentase 100

24 Persepsi kepuasan pegawai perwakilan terhadaplayanan kepegawaian

Skala likert 1-10 8,00

25 Persentase Pagu Dana yang tidak Diblokir dalamDIPA

Persentase 100

26 Persepsi Kepuasan Pegawai Perwakilan atasPencairan Anggaran yang Diajukan sesuaiProsedur

Skala likert 1-10 7,50

27 Jumlah publikasi kegiatan perwakilan BPKP dimedia masa

Jumlah berita 25

28 Persentase Pemanfaatan asset Persentase 100

Page 36: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 24 -

BAB II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

No. URAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA SATUAN TARGET2014

29 Persepsi kepuasan pegawai perwakilan terhadaplayanan sarpras

Skala likert 1-10 8,00

30 Persentase tindak lanjut rekomendasi hasil auditInspektorat

Persentase 95

31 Jumlah Instansi APIP yang telah disosialisasi danatau di-assessment tata kelola APIP

Instansi APIP 1

Tujuan 6: Terselenggaranya Sistem dukungan Pengambilan Keputusan yang andalbagi Presiden/ Pemerintah

Sasaran strategis 6.1. : Terselenggaranya satu sistem dukungan pengambilankeputusan bagi pimpinan

32 Jumlah Sistem Informasi yang dimanfaatkansecara efektif

Persentase 80

Page 37: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2013

III. AKUNTABILITAS KINERJA

A. CAPAIAN KINERJA

engukuran capaian kinerja tahun 2014 merupakan bagian daripenyelenggaraan akuntabilitas kinerja tahunan Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta. Pengukuran dilakukan terhadap kinerja yangdiperjanjikan tahun 2014 dan membandingkannya dengan target yang

diperjanjikan dalam dokumen penetapan kinerja 2014. Sesuai dengan ketentuanyang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negaradan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 dan nomor 53 Tahun 2014, yangmenitikberatkan pada pengukuran pencapaian tujuan/sasaran strategis,Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta menyempurnakan rumusan sasaranstrategis dengan memilih indikator kinerja utama (IKU) yang dominan. IKUdominan tersebut dinilai signifikan bagi Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartadalam mempengaruhi pencapaian tujuan/sasaran strategis secara langsung.

Pengukuran capaian kinerja sasaran strategis meliputi identifikasi atas realisasiIKU dominan dan membandingkan dengan targetnya. Analisis lebih mendalamdilakukan terutama terhadap capaian yang di bawah target untuk mengenalifaktor penyebab sebagai bahan penetapan strategi peningkatan kinerja di tahun2015 dan atau tahun-tahun selanjutnya (performance improvement).

Sesuai dengan Renstra Perwakilan BPKP Perwakilan DKI Jakarta 2011–2014,kinerja sasaran strategis merupakan resultante kinerja dari berbagai bidang kerjaterkait. Demikian juga halnya dengan capaiannya.

Pengukuran pencapaian sasaran strategis, dihitung berdasarkan jumlah IKUdominan yang tercapai dibagi dengan jumlah IKU dominan. Hal ini dilakukanuntuk menghindari distorsi perhitungan capaian kinerja sasaran strategisPerwakilan BPKP Perwakilan DKI Jakarta.

Capaian atas 32 IKU yang menunjukkan capaian tujuan dan sasaran strategissecara ringkas disajikan menurut tujuan dan sasaran strategis sebagaimanaterlihat pada Tabel 3.1 berikut ini:

P

Page 38: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 26 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Tabel 3.1Ringkasan Capaian Indikator Kinerja Utama

No.URAIAN INDIKATOR

KINERJA UTAMASATUAN

TARGET2014

REALISASI2014

CAPAIAN2014 (%)

CAPAIAN2013 (%)

CAPAIAN2012 (%)

1 2 3 4 5 6=5/4 7 8

1Persentase IPP/IPD yangmendapat pendampinganpenyusunan laporan keuangan

% 95.00 100.00 105.26 458.55 300.00

2Persentase IPD yang laporankeuangannya memperolehopini minimal WDP

% 90.00 100.00 111.11 100.00 100.00

3

Persentase jumlah laporankeuangan proyek PHLN yangmemperoleh opini dukunganwajar

% 85.00 96.36 113.37 130.23 120.48

4Persentase hasil pengawasanlintas sektor yang disampaikanke Pusat

% 90.00 85.47 94.97 276.82 207.41

5Persentase hasil pengawasanatas permintaan Presiden yangdisampaikan ke Pusat

% 70.00 97.30 139.00 241.19 129.87

6

Persentase hasil pengawasanatas permintaan stakeholdersyang dijadikan bahanpengambilan keputusan olehstakeholders

% 95.00 67.57 71.12 814.81 141.18

7

Persentase hasil pengawasanoptimalisasi penerimaannegara/daerah yangditindaklanjuti

% 75.00 100.00 133.33 156.25 133.33

8Persentase hasil pengawasanBUN yang disampaikan kePusat

% 80.00 100.00 125.00 729.17 422.22

Tujuan 1 : Meningkatnya Kualitas Akuntabilitas Keuangan NegaraSasaran Strategi 1.1. Meningkatnya Kualitas 95% LKKL, dan satu LKPD

Sasaran Strategis 1.2. Tercapainya Optimalisasi Penerimaan Negara sebesar 75,00%

Page 39: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 27 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

URAIAN INDIKATORKINERJA UTAMA

SATUANTARGET2014

REALISASI2014

CAPAIAN2014 (%)

CAPAIAN2013 (%)

CAPAIAN2012 (%)

1 2 3 4 5 6=5/4 7

9

Persentase IPD yangmelaksanakan pelayanansesuai Standar PelayananMinimal

% 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00

10Persentase BUMN/D/BLU/Dyang dilakukansosialisasi/asistensi GCG/KPI

% 65.00 70.00 107.69 181.54 219.25

11 Persentase BUMD yangdilakukan audit kinerja

BUMD 1.00 1.00 100.00 100.00 100.00

12Kelompok Masyarakat yangmendapatkan SosialisasiProgram Anti Korupsi.

KelompokMasyarakat

1.00 1.00 1.00 3.00 2.00

13

IPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD berisiko fraud yangmendapatkansosialisasi/DA/asistensi/evaluasi FCP

Instansi 4.00 3.00 3.00 2.00 5.00

14

JumlahIPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD yang dilakukan kajianperaturan yang berpotensiTPK.

Instansi 1.00 3.00 3.00 1.00 1.00

15Persentase pelaksanaanpenugasan HKP, klaim danpenyesuaian harga

% 85.00 100.00 117.65 100.00 100.00

16 Persentase pelaksanaan AuditInvestigasi /PKKN/PKA

% 85.00 96.88 113.97 140.64 100.00

17Persentase TL Hasil AuditInvestigasi Non TPK olehInstansi Berwenang

% 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00

Tujuan 2 : Meningkatnya Tata Pemerintahan yang Baik

No.

Sasaran Strategis 2.1. Terselenggaranya SPM pada satu Pemda dan terselenggaranya GG pada 75% BUMN/BUMD

Tujuan 3: Terciptanya Iklim yang mencegah kecurangan dan memudahkan pengungkapan kasus yang merugikan KeuanganNegara

Sasaran strategis 3.1. Meningkatkan Kesadaran dan Keterlibatan K/L, Pemda, BUMN/BUMD Dalam Upaya Pencegahan danPemberantasan Korupsi Menjadi 80%

Page 40: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 28 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

TARGET2014

1 2 3 4 5 6=5/4 7

18Persentase Pemda yangmenyelenggarakan SPIP sesuaiPP Nomor 60 Tahun 2008

% 100.00 0 0 100.00 100.00

19

Jumlah Pemda Yang dilakukanAsistensi PenyelenggaraanSPIP Sesuai PP No 60 Tahun2008

IPP/IPD 1.00 1.00 100.00 100.00 100.00

20Jumlah Pemda Yang dilakukanmonitoring SistemPengendalian Intern

IPP/IPD 1.00 1.00 100.00 100.00 100.00

21Persentase Pemda yangdilakukan asistensi penerapanJFA

% 100.00 0 0 100.00 100.00

22Persentase jumlah rencanapenugasan pengawasan yangterealisasi

% 90.00 189.01 210.02 160.55 94.43

23Persentase kesesuaian laporankeuangan Perwakilan BPKPdengan SAP

% 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00

24Persepsi kepuasan pegawaiperwakilan terhadap layanankepegawaian

Skala likert 1-10

8.00 7.10 88.75 101.44 107.57

25 Persentase Pagu Dana yangtidak Diblokir dalam DIPA

% 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00

26

Persepsi Kepuasan PegawaiPerwakilan atas PencairanAnggaran yang Diajukansesuai Prosedur

Skala likert 1-10

7.50 7.10 94.67 103.67 106.77

No.URAIAN INDIKATOR

KINERJA UTAMASATUAN

REALISASI2014

CAPAIAN2014 (%)

CAPAIAN2012 (%)

CAPAIAN2013 (%)

Tujuan 4: Tercapainya Efektifitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern PemerintahSasaran strategis 4.1. Meningkatnya Kualitas penerapan SPIP di satu Pemda

Tujuan 5: Meningkatnya kapasitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah yang profesional dan KompetenSasaran strategis 5.1.: Meningkatnya kapasitas aparat pengawasan intern pemerintah yang profesional dan kompeten pada satuPemda

Sasaran Strategis 5.2. Meningkatnya efektifitas perencanaan pengawasan sebesar 90% dan kualitas pengelolaaan keuangan

Page 41: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 29 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

TARGET2014

1 2 3 4 5 6=5/4 7

27Jumlah publikasi kegiatanperwakilan BPKP di mediamassa

Jumlah berita 25.00 25.00 100.00 105.00 160.00

28 Persentase Pemanfaatan asset % 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00

29Persepsi kepuasan pegawaiperwakilan terhadap layanansarpras

Skala likert 1-10

8.00 6.85 85.63 90.72 101.40

30Persentase tindak lanjutrekomendasi hasil auditInspektorat

% 90.00 100.00 111.11 123.46 117.65

31Jumlah Instansi APIP yangtelah disosialisasi dan atau di-assessment tata kelola APIP

Instansi APIP 1.00 1.00 100.00 100.00 -

32 Jumlah Sistem Informasi yangdimanfaatkan secara efektif

% 90.00 100.00 111.11 100.00 100.00

CAPAIAN2012 (%)

Tujuan 6: Terselenggaranya Sistem dukungan Pengambilan Keputusan yang andal bagi Presiden/ PemerintahSasaran strategis 6.1. : Terselenggaranya satu sistem dukungan pengambilan keputusan bagi pimpinan

No.URAIAN INDIKATOR

KINERJA UTAMASATUAN

REALISASI2014

CAPAIAN2014 (%)

CAPAIAN2013 (%)

Uraian lebih lengkap tentang pencapaian kinerja sasaran strategis bersertarealisasi anggarannya dapat dilihat pada Lampiran 1.

B. ANALISIS CAPAIAN KINERJA

Analisis capaian kinerja dilakukan terhadap capaian kinerja sasaran strategis,khususnya terhadap Indikator Kinerja Utama (IKU) dominan pada tiap-tiapsasaran strategis. Analisis juga dilakukan terhadap IKU yang tidak secaralangsung mendukung capaian kinerja sasaran namun berpengaruh terhadapperwujudan sasaran strategis. Selain itu, analisis dilakukan denganmembandingkan capaian tahun 2014 dengan capaian tahun 2013,dan 2012 sertaanalisis atas efisiensi penggunaan sumber daya manusia yang diukur denganindikator Orang Hari (OH) maupun dana yang berasal dari Daftar IsianPenggunaan Anggaran (DIPA) yang diserap untuk kegiatan tersebut,sebagaimana terinci dalam Lampiran 2 dan 3.

Pada tahun 2014 terdapat perubahan pengukuran IKU Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta sebagaimana diatur dalam Surat dari Biro PerencanaanPengawasan nomor S-348/SU01/2/2014 tanggal 21 Juli 2014 hal : PenjelasanPengukuran IKU Perwakilan BPKP, inti perbedaan pengukuran capaian kinerjatahun 2014 dengan pengukuran capaian kinerja tahun 2013 antara lain adalah :1) Pengukuran bagi Sasaran Strategis 1, pada tahun 2014 yang diukur dari

realisasi jumlah instansi vertikal / beberapa instansi vertikal yang samayang mendapat pendampingan dihitung sebagai 1 penugasan dan

Page 42: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 30 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

penugasan yang dihitung hanya penugasan tercantum dalam RencanaKerja Tahunan 2014, sedang pada tahun 2013 diukur berdasarkan jumlahpenugasan dan laporan yang terbit baik yang tercantum dalam RencanaKerja Tahunan maupun tidak;

2) Pengukuran untuk Sasaran strategis 2, untuk unsur Persentase hasilpengawasan BUN yang disampaikan ke Pusat, pada tahun 2014 diukurberdasarkan ketepatan waktu laporan ke BPKP Pusat, sedangkan dalamtahun 2013 diukur berdasarkan jumlah PP yang direncanakan denganrealisasi penugasan.

Maka hal ini mengakibatkan capaian kinerja Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta tahun 2014 mengalami penurunan yang signifikan pada unsur tertentujika dibandingkan dengan capaian kinerja tahun 2013, namun dilihat darivolume kegiatan Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2014terjadi peningkatan sebesar 189,01% dibanding dengan kegiatan yangdirencanakannya pada awal Tahun 2014.

Analisis dari capaian tujuan strategis dan sasaran strategis disajikan sebagaiberikut:

Tujuan strategis pertama Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta yaitu“Meningkatnya Kualitas Akuntabilitas Keuangan Negara”, dirumuskan kedalam dua sasaran strategis yaitu :

a) Meningkatnya Kualitas 95% LKKL, dan satu LKPD;b) Tercapainya Optimalisasi Penerimaan Negara sebesar 75,00%.

1. Kondisi awal pada tahun 2010 sebagai milestone/baseline

Tujuan strategis adalah kondisi yang ingin dicapai dalam periode lebih darisatu tahun atau pada akhir masa renstra. Sasaran strategis, program, dankegiatan yang dirancang dalam renstra merupakan strategi untuk mencapaitujuan strategis tersebut. Untuk itu, perlu diungkapkan kondisi pada akhirtahun 2009 atau awal 2010 sebagai titik tolak pencapaian tujuan strategis

Tujuan Strategis 1:Meningkatnya Kualitas Akuntabilitas Keuangan Negara

Page 43: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 31 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

dan pelaksanaan misi. Kondisi yang diuraikan berikut merupakan sasaranstrategis yang terkait langsung dengan pencapaian tujuan.

Indikator semakin membaiknya pengelolaan keuangan pemerintah salahsatunya adalah dengan semakin meningkatnya status Laporan KeuanganPemerintah Pusat (LKPP). LKPP Tahun 2009 dan Tahun 2010 telahmendapatkan opini audit yang baik, yaitu opini Wajar DenganPengecualian (WDP) setelah lima tahun berturut-turut, yakni pada tahun2004-2008, LKPP dinyatakan disclaimer oleh Badan Pemeriksa Keuangan(BPK). Prestasi Pemerintah dalam meraih opini WDP atas LKPP tahun 2010merupakan hasil kerja keras dalam menjaga kualitas akuntabilitasKeuangan Negara yang sejalan dengan kualitas Laporan KeuanganBendahara Umum Negara (LKBUN) dan Laporan Keuangan KementerianNegara/Lembaga (LKKL). Tentu saja, kualitas ini tidak lepas dari upayapemerintah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara,sehingga opini pada Kementerian Negara/lembaga (K/L) yang merupakanelemen utama LKPP menunjukkan kemajuan yang signifikan. Jumlah K/Lyang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) meningkat dari35 pada tahun 2008, menjadi 45 pada tahun 2009, dan pada tahun 2010mencapai 53 K/L. Sedangkan LKBUN tahun 2010 yang untuk pertamakalinya diberikan opini, langsung mendapatkan opini Wajar DenganPengecualian (qualified opinion) 1.

Namun demikian, Pemerintah tentu saja tidak puas dengan opini WDPyang diperolehnya. Opini WDP menunjukan bahwa masih terdapatbeberapa kendala yang harus diselesaikan dengan tuntas. Oleh karena itu,untuk meningkatkan kualitas LKPP tahun 2011, Presiden Susilo BambangYudhoyono telah menginstruksikan kepada jajaran pemerintah agar lebihmeningkatkan tertib administrasi. Presiden bahkan mengatakan bahwapada tahun 2012, untuk laporan keuangan tahun 2011 tidak boleh lagi adamenteri dan Kepala lembaga yang laporan keuangannya mendapatkanopini “tidak memberikan pendapat” apalagi “tidak wajar” di dalam LKKL-nya.

Sehingga Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta, mengharapkan padatahun 2014 sebagai tahun akhir dari Renstra 2011-2014 untuk tujuan inidapat meraih 90% dari Laporan Keuangan K/L dapat meraih minimalWajar Dengan Pengecualian. Upaya dalam meraih tujuan strategis ini

11 Sambutan Menteri Keuangan pada Pembukaan Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan PelaporanKeuangan (Rakernas Akuntansi) yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan pada tanggal 19 – 20September 2011.

Page 44: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 32 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

dilakukan melalui kegiatan dari 8 sasaran strategis sebagaimana diuraikandi bawah ini.

2. Capaian kinerja tujuan strategis

Keberhasilan pencapaian kinerja tujuan strategis pertama ini diukur daridengan menghitung jumlah instansi vertikal Kementerian/Lembaga (K/L)yang memperoleh pendampingan/ asistensi maupun bimbingan teknistentang penyusunan laporan keuangan Kementerian/Lembaga/ dibandingTarget dalam PKP2T Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta.Realisasi capaian kinerja tujuan strategis dari tahun 2011 hingga tahun 2014,menunjukkan capaian kinerja tahun 2012 sebesar 300%, tahun 2013 sebesar458,88% , dan tahun 2014 sebesar 105,26%, capaian kinerja ini membuktikanbahwa melimpah ruahnya permintaan dari Instansi Vertikal K/L diwilayah kerja Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta yang inginmemperoleh bimbingan teknis untuk mewujudkan opini laporan keuanganminimal WDP, dan kami telah melaksanakan komitmen untuk dapatmewujudkan akuntabilitas keuangan negara yang baik melalui mendorongterciptanya opini laporan keuangan yang memperoleh opini BPK minimalWDP.

Dibandingkan dengan kondisi awal masa renstra, dimana terjadipeningkatan kondisi mengenai Kualitas Akuntabilitas Keuangan Negara,kondisi akhir masa renstra menunjukkan bahwa kinerja yang dilaksanakanoleh Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta selama periode 2011-2014 telahberhasil mencapai tujuan strategisnya. Tergambar dengan Hasilpemeriksaan BPK atas laporan keuangan mengungkapkan bahwa BPKmemberikan opini WDP atas LKPP, meskipun jumlah LKKL Tahun 2013yang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lebih dari 50%atau sebanyak 64 LKKL dari 86 LKKL. Selain itu, BPK memberikan opiniWajar Dengan Pengecualian (WDP) atas 19 LKKL , dan opini TidakMemberikan Pendapat (TMP) pada 3 LKKL2 . Adapun untuk LKPDPemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2013 telah meraih opini WDP.

Kondisi yang berhasil diwujudkan pada tahun 2014 atas 8 aspek sasaranstrategis dapat diuraikan sebagai berikut.

2 Badan Pemeriksa Keuangan,Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester I Tahun 2014,Buku I, Jakarta,2014,hlm 1

Page 45: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 33 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Meningkatnya kualitas laporan keuangan Kementerian/Lembaga, danPemerintah Daerah merupakan tekad BPKP.

Upaya strategis yang dilaksanakan dalam rangka menyukseskan tercapainyasasaran ini adalah pendekatan yang intensif kepada para mitra kerjaPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta sehingga dapat melakukanpendampingan penyusunan ataupun reviu atas Laporan Keuangan sebelumditerbitkan oleh K/L/Pemda. Outcome yang diharapkan adalah laporankeuangan dapat sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) yangditunjukkan dengan opini yang diperoleh dari BPK RI minimal Wajar DenganPengecualian (WDP).

Sasaran strategis “Meningkatnya Kualitas 95% Laporan KeuanganKementerian/Lembaga, dan satu Laporan Keuangan Pemerintah Daerah”diindikasikan oleh dua IKU dominan yang terkait langsung dengan kualitasLaporan Keuangan Kementerian/Lembaga, dan Laporan KeuanganPemerintah Daerah. Bersama lima IKU lainnya, realisasi IKU sasaran strategistahun 2014 dikaitkan dengan target tahun 2014 disajikan dalam Tabel 3.2berikut ini:Dalam tahun 2014, instansi vertikal K/L yang memperoleh pendampinganpenyusunan laporan keuangan dari Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartasebanyak 15 instansi vertikal sedangkan sasaran dalam PKP2T sebanyak 15instansi vertikal. Bila dibandingkan dengan targetnya sebesar 95%, makacapaian IKU ini adalah sebesar 105,26%, berarti dengan demikian telah seluruhInstansi Vertikal di wilayah Provinsi DKI Jakarta yang kami rencanakan akanmemohon untuk didampingi penyusunan laporan keuangan telah memohondan dilayani oleh Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta.

Sasaran Strategis 1:Meningkatnya Kualitas, 95% Laporan KeuanganKementerian/Lembaga, dan satu Laporan KeuanganPemerintah Daerah

Page 46: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 34 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Tabel 3.2Perkembangan Pencapaian Indikator Sasaran Strategis 1

NoINDIKATOR

KINERJA UTAMASATUAN

KINERJATahun 2012

KINERJATahun 2013

KINERJATahun 2014

1 2 3 4 5

1.

Persentase IPP yangmendapatpendampinganpenyusunan laporankeuangan

% 300,00 458,55 105,26

2.

Persentase IPD yanglaporankeuangannyamemperoleh opiniminimal WDP

% 100,00 100,00 111,11

3.

Persentase jumlahlaporan keuanganproyek PHLN yangmemperoleh opinidukungan wajar

% 120,48 130,23 113,37

4.

Persentase hasilpengawasan lintassektor yangdisampaikan kePusat

% 207,41 276,82 102,94

5.

Persentase hasilpengawasan ataspermintaan Presidenyang disampaikan kePusat

% 129,87 241,19 155,84

6.

Persentase hasilpengawasan ataspermintaanstakeholders yangdijadikan bahanpengambilankeputusan olehstakeholders

% 141,18 814,81 92,11

Dari tabel 3-2 tersebut dan dikaitkan dengan capaian kinerja sasaran yang samadi Tabel 3.1 terlihat bahwa kedua IKU dominan sasaran strategis tahun 2013telah melampaui dari target tahun 2014. Secara keseluruhan IKU sasaranstrategis 1 mempunyai rata-rata capaian kinerja tahun 2014 sebesar 113,44%.Jika dibandingkan dengan capaian kinerja tahun 2013 dari sasaran strategis inisebesar 336,93%, akan terlihat adanya suatu penurunan. Penurunan kinerjatersebut diakibatkan karena adanya perubahan pengukuran IKU sebagaimanadiatur dalam Surat dari Biro Perencanaan Pengawasan nomor S-

Page 47: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 35 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

348/SU01/2/2014 tanggal 21 Juli 2014 hal : Penjelasan Pengukuran IKUPerwakilan BPKP sebagaimana diuraikan di atas, Uraian masing-masingcapaian IKU sasaran strategis ini adalah sebagai berikut:

1. Persentase Instansi Pemerintah Pusat (IPP) yang mendapatpendampingan penyusunan laporan keuangan .

IKU pertama menunjukkan IKU dominan dalam pencapaian sasaranstrategis Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta adalah “Persentase IPPyang mendapat pendampingan penyusunan laporan keuangan” dengantarget sebesar 95%,yaitu 95% dari Jumlah Instansi Vertikal yang ditargetkanuntuk memperoleh pendampingan penyusunan Laporan Keuangan K/Ldalam PKP2T tahun 2014 dapat direalisasikan. Dalam rangka mendukungIKU tersebut, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta proaktif menjalin kerjasama baik melalui Memorandum of Understanding (MoU), maupunmemenuhi permintaan pendampingan dari instansi vertikal / PemerintahDaerah untuk menyusun laporan keuangan, sehingga dapat meningkatkankemampuan Instansi Pemerintah Pusat (IPP) menyusun laporan keuangansesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP).

Keberhasilan pencapaian IKU ini diukur dengan menghitung jumlahinstansi vertikal Kementerian/Lembaga (K/L) yang memperolehpendampingan/ asistensi maupun bimbingan teknis tentang penyusunanlaporan keuangan Kementerian/Lembaga/ dibanding Target dalam PKP2TPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta.Dalam tahun 2014, instansi vertikal K/L yang memperoleh pendampinganpenyusunan laporan keuangan dari Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartasebanyak 15 instansi vertikal sedangkan sasaran dalam PKP2T sebanyak 15instansi vertikal. Bila dibandingkan dengan targetnya sebesar 95%, makacapaian IKU ini adalah sebesar 105,26%, berarti dengan demikian telahseluruh Instansi Vertikal di wilayah Provinsi DKI Jakarta yang kamirencanakan akan memohon untuk didampingi penyusunan laporankeuangan telah memohon dan dilayani oleh Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012Berdasarkan perbandingan Capaian kinerja IKU “ Persentase IPP yangmendapat pendampingan penyusunan laporan keuangan” dari tahun2014 hingga tahun 2012 disajikan secara berurutan yaitu, pada tahun2014 sebesar 105,26%, tahun 2013 sebesar 458,55% , dan capaian kinerjauntuk IKU ini tahun 2012 sebesar 300%. Berdasarkan data tersebutmenunjukkan kinerja Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta dari tahun

Page 48: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 36 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

2012 hingga 2014 senantiasa memenuhi apa yang telah direncanakanbahkan melebihi daripada yang telah direncanakan pada setiap awaltahunnya.

b. Analisis Efisiensi penggunaan sumber dayaKegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan danasebesar,Rp199.250.000 atau 125,85% dari anggaran sebesar 158.329.000,00dengan menggunakan SDM, sebanyak 1.811 OH atau 248,76% darirencana mempergunakan SDM sebanyak 728 OH.

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerjaKeberhasilan dari pencapaian kinerja kegiatan ini adalah masih kuatnyakepercayaan dari Instansi Pemerintah/Daerah kepada kapasitas SDMPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta untuk membimbing danmembina mencapai opini laporan keuangan dengan opini Wajar TanpaPengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

2. Persentase Instansi Pemerintah Daerah (IPD) yang Laporan KeuangannyaMemperoleh Opini Minimal WDP.

Selain IPP, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta juga berupayamendorong akuntabilitas keuangan Pemerintah Daerah ke arah yang lebihbaik dengan IKU “Persentase Instansi Pemerintah Daerah (IPD) yangLaporan Keuangannya Memperoleh Opini Minimal WDP” dari BPK RI.Keberhasilan pencapaian IKU ini diukur dari realisasi jumlah IPD yanglaporan keuangannya memperoleh opini minimal WDP dibandingkandengan jumlah IPD yang diasistensi oleh Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta.

Dalam tahun 2014, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta telah memenuhitarget 100% IKU “Persentase Instansi Pemerintah Daerah yang LaporanKeuangannya Memperoleh Opini Minimal WDP” berdasarkan hasil auditBadan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan PemerintahProvinsi DKI Jakarta Tahun 2012 seperti yang tertuang dalam Laporan18.A/LHP/XVIII.JKT-XVIII.JKT.2/06/2014 tanggal 19 Juni 2014menyatakan pendapat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) .

Opini tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secaraumum masih memerlukan perbaikan atas peningkatan akuntabilitaskeuangan LKPD. Opini BPK tersebut menunjukkan adanya penurunankualitas akuntabilitas keuangan LKPD Pemerintah Provinsi DKI Jakartatidak dapat dipertahankan, karena opini atas laporan keuangan pada tahun

Page 49: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 37 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

buku 2011 dan 2012 telah meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian(WTP) .

Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta sebagai mitra dalam upayameningkatkan akuntabilitas pelaporan keuangan Pemerintah Provinsi DKIJakarta. Kegiatan kerja sama dalam upaya menuju opini WTP tersebut,merupakan prioritas penugasan Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta,dilaksanakan dengan kegiatan bimtek/pendampingan/asistensipenyusunan LKPD dan laporan keuangan pada SKPD di Pemprov DKIJakarta.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Capaian kinerja IKU “ Persentase Instansi Pemerintah Daerah yangLaporan Keuangannya Memperoleh Opini Minimal WDP” tahun 2014sebesar 111,11% dibandingkan dengan capaian kinerja tahun 2013sebesar 100%, menunjukkan adanya peningkatan kinerja, hal inidisebabkan adanya perubahan target dari IKU ini yang semula capaiankinerja sebesar 95% menjadi 90% sesuai dengan Perubahan ke 2 RenstraBPKP.

b. Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan untuk mencapai kinerja IKU ini di tahun 2014 menggunakandana sebesar Rp63.106.000,00 atau 74,67% dari anggaran sebesarRp84.513.000,00, dengan menggunakan SDM sebanyak 2.915 OH atau857,35% dari rencana sebanyak 340 OH.

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Keberhasilan dari pencapaian kinerja kegiatan ini adalah masih kuatnyakepercayaan dari Instansi Pemerintah/Daerah kepada kapasitas SDMPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta untuk membimbing danmembina mencapai opini laporan keuangan dengan opini Wajar TanpaPengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

3. Persentase jumlah laporan keuangan proyek PHLN yang memperolehopini dukungan Wajar Tanpa Pengecualian.

IKU “Persentase jumlah laporan keuangan proyek PHLN yang memperolehopini dukungan wajar tanpa pengecualian” merupakan IKU lainnya dalampencapaian Sasaran Strategis 1. IKU ini diukur dari jumlah perolehan opiniWTP dibandingkan dengan jumlah seluruh laporan audit keuangan atasproyek Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN).

Page 50: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 38 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta melakukan kegiatan pengawasandalam rangka peningkatan Kualitas Akuntabilitas Laporan Keuangan atasprogram/proyek yang didanai PHLN yang berada di wilayah Provinsi DKIJakarta, untuk mendukung audit umum atas laporan keuangankonsolidasian program/proyek yang didanai PHLN oleh BPKP Pusat.Realisasi keluaran tahun 2014 IKU ini sebanyak 59 laporan PHLN yangditerbitkan, terdiri atas 18 laporan auditor independen konsolidasian, dan41 laporan auditor dukungan. Berdasarkan hasil audit dukungan ataslaporan keuangan yang dibiayai oleh PHLN kami memberikan opini WTPsebanyak 55 laporan, opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) sebanyak 1laporan, dan opini Tidak Memberikan Pendapat (TMP) sebanyak 1 laporan.Dengan demikian capaian IKU tahun 2014 sebesar 113,37% dari target tahun2014 sebesar 85,00%.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Capaian kinerja IKU “Persentase jumlah laporan keuangan proyek PHLNyang memperoleh opini dukungan Wajar Tanpa Pengecualian” tahun 2014adalah sebesar 113,37%, tahun 2013 sebesar 130,23%, tahun 2012 sebesar120,48%, menunjukkan adanya penurunan kinerja pada tahun 2014.

b. Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan dana sebesarRp773.696.000,00 atau 87,94% dari anggaran sebesar Rp879.776.000,00,dengan menggunakan SDM sebanyak 4.013 OH atau 105,69% dari rencanasebanyak 3.797 OH.

Tabel 3.3Daftar Opini LAI PHLN Tahun 2014

No. Lender(Grant/Loan)

JumlahLaporan

Opini AuditWTP WDP TMP TW

1. World Bank (loandan Grant

26 24 1 1 -

2. ADB 10 10 - - -3. JBIC 3 2 - - -4. UNDP 4 4 - - -5. IFAD 6 6 - - -6. USAID 3 3 - - -7. IDB 7 4 - - -8. Dukungan 0 - - - -

Jumlah 59 53 1 1 -

Page 51: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 39 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

4. Persentase hasil pengawasan lintas sektor yang disampaikan ke Pusat .

Sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem PengendalianIntern Pemerintah (SPIP), mandat yang diberikan kepada BPKP antara lainmelakukan pengawasan intern terhadap akuntabilitas keuangan negara ataskegiatan yang bersifat lintas sektoral. Dengan PP tersebut, BPKPmempunyai kewenangan yang lebih luas dan juga keunggulan kompetensidalam melakukan pengawasan intern yang bersifat lintas sektoraldibandingkan dengan APIP lainnya, sehingga pengawasan atasprogram/kegiatan yang melibatkan beberapa pihak dan terkait denganberbagai aspek dapat dilakukan oleh BPKP.

Kontribusi yang diberikan oleh Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartasebagai upaya dukungannya kepada IKU BPKP secara keeluruhan terkaitdengan Program Pengawasan Lintas Sektoral, yaitu pelaksanaanpengawasan program/kegiatan yang melibatkan dua atau lebihKementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah yang terkait denganProgram Prioritas Nasional. Dalam tahun 2014 telah terlaksana PengawasanProgram Lintas Sektoral yang terkait dengan pengawasan pelaksanaanprogram PNPM Mandiri Perkotaan, Audit atas Klaim Dana Jamkesmas,Audit atas Tunggakan Tunjangan Profesi (TP) Guru Pegawai Negeri SipilDaerah (PNSD), Audit atas Tunggakan Tunjangan Profesi GuruKementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Audit atas Klaim DanaPelayanan Kesehatan Dasar Jamkesmas dan Jampersal Tahun 2013.Kegiatan tersebut telah menghasilkan rekomendasi dalam rangkapengambilan kebijakan atau keputusan yang lebih komprehensif padaProgram Prioritas Nasional. Semakin besarnya rekomendasi yangdiperhatikan dan dipergunakan oleh stakeholders menunjukkan bahwarekomendasi hasil pengawasan Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta telahtepat sasaran dalam memberikan perbaikan tata kelola Program PrioritasNasional.

Dalam rangka mendukung program pencapaian target MilleniumDevelopment Program Goals, yaitu 68,78% dari total penduduk Indonesiamendapat layanan air bersih pada tahun 2015, Perwakilan BPKP ProvinsiDKI Jakarta telah melakukan audit kinerja PDAM DKI Jakarta, yangmemberikan dampak terhadap upaya perbaikan layanan air bersih diwilayah Provinsi DKI Jakarta.

IKU “Persentase hasil pengawasan lintas sektor yang disampaikan kePusat” diukur dengan menghitung persentase jumlah laporan yang tepatwaktu dikirim ke BPKP Pusat terkait dengan pengawasan lintas sektoral

Page 52: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 40 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

dibandingkan target waktu penyampaian laporan ke BPKP Pusat terkaitdengan pengawasan lintas sektoral.

Dalam tahun 2014, jumlah laporan hasil pengawasan lintas sektoral yangdisampaikan tepat waktu oleh Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartakepada BPKP Pusat sebanyak 100 laporan sedang targetnya adalahsebanyak 117 laporan tepat waktu, maka capaian IKU ini adalah sebesar94,97%.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Capaian kinerja IKU “Persentase hasil pengawasan lintas sektor yangdisampaikan ke Pusat” tahun 2014 adalash sebesar 94,97%, tahun 2013sebesar 276,82%, dan capaian kinerja tahun 2012 sebesar 207,41%,menunjukkan terdapat penurunan kinerja pada tahun 2014. Hal initerjadi akibat adanya perbedaan cara pengukuran kinerja di tahun 2014.

b.Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan yang dilaksanakan untuk mencapai kinerja IKU inimenggunakan dana sebesar Rp357.105.000,00 atau 76,73% dari anggaransebesar Rp465.411.000,00 dengan menggunakan SDM sebanyak 4.515 OHatau 253,65% dari rencana sebanyak 1.780 OH.

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Hasil analisis dari kurang tercapainya target kinerja kegiatan ini adalahkurangnya jumlah auditor pada Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartadalam melaksanakan tugas.

5. Persentase hasil pengawasan atas permintaan Presiden yang disampaikanke BPKP Pusat.

IKU “Persentase hasil pengawasan atas permintaan Presiden yangdisampaikan ke Pusat” merupakan indikator pencapaian Sasaran Strategis 1dalam rangka pelaksanaan tugas BPKP melakukan pengawasan internmelalui kegiatan pengawasan lainnya berdasarkan penugasan dariPresiden, sesuai dengan amanat pasal 49 ayat 2 butir c PP 60 Tahun 2008tentang SPIP.

Capaian IKU ini diukur berdasarkan persentase jumlah laporan terkaitdengan hasil pengawasan atas permintaan Presiden yang dikirim tepatwaktu ke BPKP Pusat dibandingkan target waktu penyelesaian laporanpengawasan atas permintaan Presiden yang ditetapkan oleh BPKP Pusat.

Page 53: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 41 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Pada tahun 2014, Jumlah laporan terkait pengawasan atas permintaanPresiden yang disampaikan oleh Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartakepada BPKP Pusat adalah sebanyak 37 laporan. Dibandingkan dengantargetnya sebesar 70%, maka capaian Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartauntuk IKU ini di tahun 2014 sebesar 139,00%.

a.Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Capaian kinerja IKU “ Persentase hasil pengawasan atas permintaanPresiden yang disampaikan ke BPKP Pusat” pada tahun 2014 adalahsebesar 139%, tahun 2013 sebesar 241,19%, dan tahun 2012 sebesar129,87%, menunjukkan terdapat penurunan kinerja pada tahun 2014.Hal ini disebabkan adanya perbedaan pengukuran kinerja.

b.Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan dana sebesarRp128.813.000,00 atau 50,81% dari anggaran sebesar Rp253.527.000,00dengan menggunakan SDM sebanyak 1.737 OH atau 144,27% darirencana sebanyak 1.204 OH.

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Penurunan kinerja sasaran strategis ini diakibatkan adanya perubahanpengukuran kinerja yang asalnya diukur dari jumlah target menjadiketepatan waktu penyampaian laporan.

6. Persentase hasil pengawasan atas permintaan stakeholders yang dijadikanbahan pengambilan keputusan oleh stakeholders

IKU “Persentase hasil pengawasan atas permintaan stakeholders yangdijadikan bahan pengambilan keputusan oleh stakeholders” merupakan IKUlainnya untuk mencapai Sasaran Strategis 1 dengan target sebesar 95,00%.IKU ini diukur dengan menghitung jumlah persentase laporan pengawasanatas permintaan stakeholder disampaikan tepat waktu (sesuai RPL dalamKM4) kepada BPKP Pusat.

Dalam tahun 2014, laporan hasil pengawasan atas permintaan stakeholder,yang disampaikan tepat waktu sebanyak 25 laporan atau 71,12% dari targetsebanyak 37 laporan.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Capaian kinerja IKU “ Persentase hasil pengawasan atas permintaanstakeholders yang dijadikan bahan pengambilan keputusan oleh

Page 54: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 42 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

stakeholders” meraih kinerja sebesar 71,12%, sedang tahun 2013 sebesar814,81%, serta dibandingkan dengan capaian kinerja tahun 2012 sebesar141,18%, menunjukkan terdapat penurunan kinerja pada tahun 2014, halini terjadi karena adanya perbedaan perhitungan kinerja.

b.Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan untuk mendukung IKU ini menggunakan dana sebesar Rp294.648.000,00 atau 121,26% dari anggaran sebesar Rp242.995.000,00dengan menggunakan SDM sebanyak 1.104 OH atau 145,26% darirencana sebanyak 760 OH.

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Penurunan kinerja untuk unsur sasaran strategis ini disebabkan adanyaperubahan pengukuran kinerja dimana pada tahun 2013 diukurberdasarkan target jumlah laporan dibanding realisasi penerbitanlaporan, sedang pada tahun 2014 diukur berdasarkan ketepatan waktupenyampaian kepada stakeholders.

Sasaran Strategis “Tercapainya Optimalisasi Penerimaan Negara sebesar 75%”memiliki dua IKU, namun IKU yang dominan untuk mengukurkeberhasilannya hanya satu yaitu Persentase Peningkatan Penerimaan Negaradari Hasil Pengawasan. Secara lengkap, dua IKU tersebut disajikan dalamTabel 3.4. Dikaitkan dengan Tabel 3.1, capaian Sasaran Strategis 2 tahun 2014,seluruhnya melampaui target sasaran 100%.

Sasaran Strategis 2:Tercapainya Optimalisasi Penerimaan Negara sebesar 75%

Page 55: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 43 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

No INDIKATOR KINERJA UTAMA SATUANKINERJA

Tahun 2012KINERJA

Tahun 2013KINERJA

Tahun 2014

1 2 3 4 5 6

1.Persentase hasil pengawasan optimalisasipenerimaan negara/daerah yangditindaklanjuti

Persentase 133,33 125,00 133,33

2.Persentase hasil pengawasan BUN yangdisampaikan ke Pusat

Persentase 422,22 583,33 125,00

Tabel 3.4Perkembangan Pencapaian Indikator Sasaran Strategis 2

Uraian masing-masing capaian IKU sasaran strategis ini adalah sebagai berikut:

1. Persentase hasil pengawasan optimalisasi penerimaan negara/daerah yangditindaklanjuti

Dalam rangka berperan melakukan optimalisasi penerimaan negara, BPKPmenetapkan “Persentase Peningkatan Penerimaan Negara dari HasilPengawasan” sebagai IKU yang dominan dalam mengindikasikanketercapaian Sasaran Strategis Tercapainya Optimalisasi PenerimaanNegara dengan target pada tahun 2014 sebesar 75% dari rekomendasi hasilpengawasan optimalisasi penerimaan negara/daerah ditindaklanjuti .Pengawasan atas penerimaan negara antara lain untuk mendorong upayaperbaikan sistem manajemen Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yangtransparan dan akuntabel, sehingga penerimaan yang berasal dari PNBPmenjadi meningkat sesuai dengan potensi yang diharapkan.

Kinerja IKU ini diukur berdasarkan Jumlah tindak lanjut(rekomendasi/saran) dibagi dengan jumlah rekomendasi/saran hasil auditOPN/OPAD.

Realisasi IKU ini pada tahun 2014 adalah sebesar 5 rekomendasi yang telahditindaklanjuti dan seluruhnya telah ditindaklanjuti atau 133,33%, daritarget tahun 2014 sebesar 75% rekomendasi yang ditindaklanjuti.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Perbandingan Capaian kinerja IKU “Persentase hasil pengawasanoptimalisasi penerimaan negara/daerah yang ditindaklanjuti” padatahun 2014 adalah sebesar 133,33%, tahun 2013 sebesar 125%, dan

Page 56: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 44 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

capaian kinerja tahun 2012 sebesar 133,33%, menunjukkan capaiankinerjanya dapat dipertahankan.

b.Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan dana sebesarRp15.290.000,00 atau 30,39% dari anggaran sebesar Rp 50.318.000,00dengan menggunakan SDM sebanyak 172,00 OH atau 130,30 % darirencana sebanyak 132,00 OH.

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Berdasarkan analisis perbandingan capaian kinerja selama tahun 2012hingga 2014 maka dapat disimpulkan bahwa IKU “Persentase hasilpengawasan optimalisasi penerimaan negara/daerah yangditindaklanjuti” telah tercapai.

2. Persentase hasil pengawasan Bendahara Umum Negara (BUN) yangdisampaikan ke Pusat

Pemerintah melalui PP 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian InternPemerintah, pasal 49 ayat 2 butir b. menegaskan bahwa BPKP melakukanpengawasan intern terhadap Akuntabilitas Keuangan Negara atas kegiatanKebendaharaan Umum Negara dengan tujuan untuk memberikan masukankepada Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara.Menindaklanjuti amanat tersebut, dalam Renstranya, BPKP membentukIKU berupa “Persentase Hasil Pengawasan Kebendaharaan Umum Negarayang dijadikan bahan pengambilan keputusan oleh Menteri Keuangan”.Maka Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta menetapkan IKU nya adalahPersentase hasil pengawasan BUN yang disampaikan kepada BPKP Pusat.

Capaian IKU ini diukur berdasarkan jumlah laporan terkait dengan hasilpengawasan BUN yang dikirim kepada BPKP Pusat dibandingkan targetlaporan pengawasan BUN dari BPKP Pusat.

Realisasi IKU ini pada tahun 2014 adalah sebanyak 4 laporan pengawasanBUN yang ditugaskan dari BPKP Pusat dan seluruhnya telah ditindaklanjutidengan telah terbit laporannya sehingga capaian kinerja tahun 2014 sebesar125% dari target tahun 2014 sebesar 75% laporan diselesaikan.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Perbandingan capaian kinerja IKU “Persentase hasil pengawasanBendahara Umum Negara (BUN) yang disampaikan ke Pusat” pada

Page 57: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 45 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

tahun 2014 adalah sebesar 125%, tahun 2013 sebesar 583,33%, dancapaian kinerja tahun 2012 sebesar 422,22%, menunjukkan terdapatpeningkatan kinerja pada tahun 2013.Berdasarkan analisis di atas terkesan adanya penurunan kinerja padatahun 2014 sebesar 458,33 %, hal ini terjadi karena adanya perbedaancara pengukuran IKU ini pada tahun 2014 dimana cara pengukurannyaadalah realisasi laporan RKT maupun non RKT dibandingkan dengantarget laporan RKT maupun non RKT, sedangkan di tahun 2013 carapengukuran IKU adalah realisasi laporan RKT maupun non RKTdibandingkan dengan target laporan RKT saja.

b. Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan dana sebesarRp27.620.000,00 atau 54,62% dari anggaran sebesar Rp 50.571.000,00 danmenggunakan SDM sebanyak 209 OH atau 110,58% dari rencanasebanyak 189 OH.

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Berdasarkan analisis perbandingan capaian kinerja IKU ini dari tahun2012 hingga tahun 2014, dapat disimpulkan bahwa IKU ini telah berhasilmemenuhi capaian kinerja sebagaimana ditetapkan dalam RenstraPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta.

Tujuan strategis kedua Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta yaitu“Meningkatnya Tata Pemerintahan yang Baik”, merupakan perwujudan dariMisi Pewakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta pertama yaitu “MenyelenggarakanPengawasan Intern terhadap Akuntabilitas Keuangan Negara yangMendukung Tata Kepemerintahan yang Baik dan Bebas KKN di WilayahPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta” selanjutnya dirumuskan ke dalam satusasaran strategis yaitu “Terselenggaranya Standar Pelayanan Minimal (SPM)

Tujuan Strategis 2:Meningkatnya Tata Pemerintahan yang Baik

Page 58: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 46 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

pada Satu Pemerintah Daerah dan Terselenggaranya Good Governance pada 75%Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah.

1. Kondisi awal pada tahun 2010 sebagai milestone/baseline

Sejumlah langkah pembenahan telah dilakukan oleh BPKP hingga tahun2009 dan beberapa hasil signifikan juga telah diperoleh. Namun, mengingatkompleksitas permasalahan yang dihadapi dalam manajemenpemerintahan, ternyata masih terdapat permasalahan dalam akuntabilitaspengelolaan keuangan negara, tata kelola pemerintahan dan pemberantasanKKN salah satunya adalah belum semua Kementerian/Lembaga (K/L),Pemerintah Daerah membuat dan menerapkan standar pelayanan minimal(SPM) yang berdampak pada Pemerintah belum dapat sepenuhnyamemberikan pelayanan publik secara cepat, mudah, murah, manusiawi,transparan, dan tidak diskriminatif. Oleh karena itu Pemerintah melaluiUndang-undang nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publikmewajibkan kepada para penyelenggara pelayanan publik untuk menyusundan menetapkan Standar Pelayanan Minimal.

Wilayah kerja Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta meliputi satu wilayahPemerintah Provinsi DKI Jakarta sehingga dalam Renstra 2011-2014mengharapkan agar satu Pemerintah Provinsi di wilayah kerjanya dapatmenerapkan Standar Pelayanan Minimal dalam melaksanakan kegiatanpelayanan publiknya.

Kekayaan Negara tidak saja berada di Instansi Pemerintah namun adaKekayaan Negara yang dipisahkan untuk dikelola dan dimanfaatkan padaKorporasi Publik atau Badan Usaha Milik Negara, harapan dari Pemerintahpada pengelolaan atas kekayaan yang dipisahkan tersebut dikelolaberlandaskan kepada Tata Kelola Perusahaan yang baik, BPKP dimanakompetensi SDMnya mumpuni dalam upaya penguatan tata kelola BUMNyang baik, sudah selayaknya BPKP membina tata korporasi yang baik atauGood Corporate Governance berupaya untuk mewujudkan penguatanakuntabilitas keuangan negara yang dilaksanakan oleh BUMN.

2. Capaian kinerja tujuan strategis

Keberhasilan capaian kinerja tujuan strategis diukur berdasarkankeberadaan dari penerapan Standar Pelayanan Minimal atas pelayananpublik yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepadawarganya, serta prosentase dari BUMN/D yang diberikan Sosialisasi/Workshop/ Asistensi/ Pendampingan / Asessmen/Evaluasi pelaksanaanGood Corporate Governance (GCG).

Page 59: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 47 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Capaian kinerja tujuan strategis ini pada tahun 2014, dapat disimpulkanbahwa tujuan telah tercapai yaitu telah dilaksanakan penerapan StandarPelayanan Minimal pada satu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Serta telahdilaksanakan Sosialisasi/ Workshop/ Asistensi/ Pendampingan /Asessmen/Evaluasi pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) pada70% BUMN/ D di wilayah kerja Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta daritarget tujuan strategis sebesar 65%.

Kondisi yang berhasil diwujudkan pada tahun 2014 atas 3 aspek sasaranstrategis dapat diuraikan sebagai berikut.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang PemerintahDaerah, dijelaskan bahwa pemerintahan daerah mengatur dan mengurussendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan.Urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintahan daerahtersebut terdiri atas urusan wajib dan urusan pilihan. Urusan wajib adalahurusan pemerintahan yang berkaitan dengan hak dan pelayanan dasar warganegara. Adapun urusan pilihan adalah urusan pemerintahan yang secara nyataada dan berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untukmenjamin akses dan mutu pelayanan dasar kepada masyarakat secara meratadalam rangka penyelenggaraan urusan wajib, Pemerintah dan PemerintahanDaerah menyusun suatu standar yang disebut dengan Standar PelayananMinimal (SPM).

Tata Kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) adalahstruktur dan proses yang digunakan dan diterapkan organ perusahaan (RapatUmum Pemegang Saham (RUPS), dewan komisaris dan direksi) untukmeningkatkan pencapaian sasaran hasil usaha dan mengoptimalkan nilaiperusahaan bagi seluruh stakeholders, berlandaskan peraturan perundang-undangan dan etika berusaha. BUMN/BUMD karena sebagian besar modalnyamerupakan milik pemerintah dan atau pemerintah daerah berkewajibanmenerapkan GCG secara konsisten dan berkelanjutan.

Sebagai auditor internal pemerintah, terkait dengan perannya dalammeningkatkan akuntabilitas Pemda dan pengelolaan BUMN/BUMD, BPKP

Sasaran Strategis 3:Terselenggaranya SPM pada Satu Pemerintah Daerah danTerselenggaranya Good Governance pada 75% Badan UsahaMilik Negara/Badan Usaha Milik Daerah

Page 60: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 48 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

perlu mendorong pemerintah daerah untuk menerapkan SPM yang telahditetapkan Kementerian Teknis, dan mendorong BUMN/BUMD untukmenerapkan GCG.

Sasaran Strategis “Terselenggaranya SPM pada satu Pemerintah Daerah danterselenggaranya Good Governance pada 75% BUMN/BUMD” diindikasikanoleh dua IKU dominan yang terkait langsung dengan IPD yang melaksanakanpelayanan sesuai Standar Pelayanan Minimal/Pelayanan Prima danBUMN/BUMD/BUL/BLUD yang GCG atau KPI mendapat skor baik.

Bersama satu IKU lainnya, realisasi IKU sasaran strategis tahun 2014dibandingkan dengan tahun 2012 disajikan dalam Tabel 3.5.

Tabel 3.5Perkembangan Pencapaian Indikator Sasaran Strategis 3

No INDIKATOR KINERJAUTAMA

SATUANKINERJA

Tahun 2012KINERJA

Tahun 2013KINERJATH 2014

1 2 3 4 5

1.

Persentase IPD yangmelaksanakan pelayanansesuai Standar PelayananMinimal

Persentase 100,00 100,00 100,00

2.

PersentaseBUMN/D/BLU/D yangdilakukan sosialisasi/asistensiGCG/KPI

Persentase 219,25 181,54 107,69

3.Jumlah BUMD yangdilakukan audit kinerja

BUMD 1 1 1

Dari tabel tersebut dan dikaitkan dengan capaian kinerja sasaran yang sama diTabel 3.1 terlihat bahwa kedua IKU dominan sasaran strategis tahun 2014 telahmencapai dan atau melampaui target. Secara keseluruhan, dengan tiga IKU,uraian masing-masing capaian IKU sasaran strategis ini adalah sebagai berikut:

1. Jumlah IPD yang Melaksanakan Pelayanan Sesuai SPM/Pelayanan Prima

Dasar hukum pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) adalahRencana Pembangunan Jangka Menengah tahun 2010–2014, yangmewajibkan setiap Pemda untuk menerapkan Standar Pelayanan Minimal.Selain itu juga terdapat Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 yangmensyaratkan implementasi SPM dilakukan dengan menuangkan indikatorSPM pada dokumen perencanaan jangka menengah dan tahunan serta padadokumen penganggaran daerah. Selanjutnya Inpres Nomor 1 Tahun 2010juga mengharuskan Pemda melakukan SPM yang ditetapkan oleh

Page 61: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 49 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Kementerian Teknis. Berdasarkan PP 60 Tahun 2008 tentang SistemPengendalian Intern Pemerintah, pasal 48 ayat 2 butir a dan pasal 50 ayat 1butir a, menyebutkan bahwa BPKP melakukan pengawasan intern antaralain melalui audit kinerja. Oleh karena itu, audit kinerja pelayanan pemdayang dilaksanakan BPKP mendukung pencapaian Sasaran Strategis 3dengan IKU “Jumlah IPD yang Melaksanakan Pelayanan SesuaiSPM/Pelayanan Prima”. IKU ini diukur dengan menghitung jumlah IPDyang telah mencantumkan SPM ke dalam dokumen perencanaan.

Dalam tahun 2014, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta Jakarta telahmencapai target sebesar 100% dari IKU Jumlah IPD yang MelaksanakanPelayanan Sesuai SPM/Pelayanan Prima karena Pemerintah Provinsi DKIJakarta telah menerapkan SPM yaitu pada bidang pelayanan Kesehatan danPendidikan.a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Perbandingan capaian kinerja IKU “ Jumlah IPD yang MelaksanakanPelayanan Sesuai SPM/Pelayanan Prima” pada tahun 2014 telah meraihcapaian sebesar 100%, tahun 2013 sebesar 100%, sedang capaian kinerjatahun 2012 sebesar 100,00%, menunjukkan kinerja pada tahun 2014dapat dipertahankan.

b. Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan untuk mendukung IKU ini menggunakan dana sebesar Rp0,00atau 0% dari anggaran sebesar Rp29.424.000,00, dengan menggunakanSDM sebanyak 68 OH atau 45,33% dari rencana sebanyak 150 OH.

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Tercapainya dari sasaran strategis ini hasil dari komitmen dan usahabersama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta yang terlaksana berkat adanya Nota KesepahamanNomor MoU-1422/K/D4/2012 dan Nomor 28 Tahun 2012 tanggal 30Oktober 2012 tentang Kerja Sama Dalam Rangka Penguatan Tata KelolaPemerintahan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus IbuKota Jakarta.

2. Persentase BUMN/D/BLU/D yang dilakukan sosialisasi/asistensiGCG/KPI

BPKP berperan melakukan pengawasan intern melalui pemberianpelayanan jasa manajemen kepada BUMN/BUMD/BUL/BLUD di bidang

Page 62: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 50 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

GCG dan KPI, dengan harapan dapat memperbaiki kinerjaBUMN/BUMD/BUL/BLUD.

Untuk mengukur manfaat, ditetapkan IKU untuk BPKP secara keseluruhanberupa “BUMN/BUMD/BUL/BLUD yang GCG atau KPI Mendapat SkorBaik”. IKU ini diukur dengan menghitung jumlahBUMN/BUMD/BUL/BLUD yang mendapat skor minimal baik ataspenerapan GCG atau KPI, dibandingkan dengan jumlahBUMN/BUMD/BUL/ BLUD yang dievaluasi oleh BPKP. Sedangkan untukIKU bagi Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta ditetapkan oleh BPKPPusat berupa IKU “Persentase BUMN/D/BLU/D yang dilakukansosialisasi/asistensi GCG/KPI”. IKU bagi Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta ini dihitung dengan cara persentase dari jumlah BUMN/D/BLU/Dyang dilakukan sosialisasi/asistensi/evaluasi GCG/KPI dibandingkandengan target PKP2T”.

Dalam tahun 2014, BUMN/BUMD/BUL/BLUD yang mendapat layanansosialisasi/ asistensi/evaluasi GCG/KPI sebanyak 42 badan usaha atausebesar 65% dari 60 badan usaha yang ditargetkan Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta. Bila dibandingkan dengan target IKU tahun 2014sebesar 65%, maka capaian IKU tersebut adalah sebesar 107,69%.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Capaian kinerja IKU “Persentase BUMN/D/BLU/D yang dilakukansosialisasi/asistensi GCG/KPI” pada tahun 2014 adalah sebesar 107,69%dari target, pada tahun 2013 sebesar 181,54 %, dan capaian kinerja tahun2012 sebesar 219,25%, menunjukkan adanya penurunan capaian kinerja,hal ini terjadi sehubungan dengan adanya penugasan dari KementerianBUMN yaitu penilaian BUMN Bersih, serta adanya kekurangan jumlahauditor.

b. Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan untuk mendukung IKU ini menggunakan dana sebesarRp351.685.000,00 atau 69,17% dari anggaran sebesar Rp508.444.000,00,dengan menggunakan SDM sebanyak 4.456 OH atau 61,79% darirencana sebanyak 7.212 OH.

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Penurunan kinerja atas sasaran strategis ini sebesar 73,85% dari capaiankinerja pada tahun 2013 disebabkan adanya pelaksanaan program

Page 63: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 51 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

penilaian BUMN Bersih sesuai dengan permohonan dari KementerianBUMN.

Namun secara keseluruhan meski terjadi penurunan kinerja, capaianatas sasaran strategis ini pada tahun 2014 sebesar 107,69% telah tercapaidi atas target yang telah ditetapkan.

3. Jumlah BUMD yang dilakukan audit kinerja.

Penetapan IKU “Jumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yangdilakukan audit kinerja”, dimaksudkan untuk mengukur manfaatpengawasan intern yang dilaksanakan oleh Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta dalam meningkatkan tata kelola BUMD di lingkungan PemerintahProvinsi DKI Jakarta.

IKU ini diukur dengan menghitung jumlah BUMD yang diaudit kinerjaoleh Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta dibandingkan target PKP2T.

Dalam tahun 2014, BUMD di wilayah Provinsi DKI Jakarta yangmemperoleh layanan audit kinerja sebanyak 1 BUMD atau 100% dari 1BUMD yang diaudit, sehingga capaian kinerja IKU ini adalah sebesar 100%dari target sebesar 1 BUMD yang dilaksanakan audit kinerja.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Capaian kinerja IKU “Jumlah BUMD yang dilakukan audit kinerja” padatahun 2014 adalah sebanyak satu BUMD, pada tahun 2013 sebanyak satuBUMD, dan capaian kinerja tahun 2012 sebanyak satu BUMD,menunjukkan capaian kinerja yang konsisten sesuai dengan apa yangtelah ditetapkan dalam Renstra Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta2011 – 2014.

b. Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan untuk mendukung IKU ini menggunakan dana sebesarRp27.240.000,00 atau 126,48% dari anggaran sebesar Rp21.537.000,00,dengan menggunakan SDM sebanyak 89 OH atau 57,05% dari rencanasebanyak 156 OH.

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Konsistensi pencapaian sasaran strategis IKU “Jumlah BUMD yangdilakukan audit kinerja” terlaksana karena kemanfaatan yang diperolehPemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menilai kinerja BUMD.

Page 64: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 52 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Tujuan strategis ketiga dari Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta yaitu“Terciptanya Iklim yang mencegah kecurangan dan memudahkanpengungkapan kasus yang merugikan Keuangan Negara”, merupakanperwujudan dari misi Pewakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta yang pertamayaitu “Menyelenggarakan Pengawasan Intern terhadap AkuntabilitasKeuangan Negara yang Mendukung Tata Kepemerintahan yang Baik danBebas KKN di wilayah Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta”.

a. Kondisi awal pada tahun 2010 sebagai milestone/baseline

Keberhasilan mengatasi tindak pidana korupsi telah menuai berbagaiapresiasi dari sejumlah lembaga internasional. Laporan UNDP bertajukReport on Corruption for 2008 menyatakan bahwa untuk ketiga indekspersepsi korupsi, yaitu Control Corruption Index (CCI), InternationalCountry Risk Guide (ICRG) Corruption Score, dan Corruption PerceptionIndex (CPI), kondisi di Indonesia dinyatakan telah menunjukkan banyakperbaikan. Untuk Indeks CCI, terjadi peningkatan dari -1,01 pada tahun2000 menjadi -0,77 pada tahun 2006 untuk skala antara -2,50 – 2,50.Demikian pula indeks ICRG, nilai korupsi Indonesia untuk tahun 2006berada pada skala 2,33, naik dari 1,92 di tahun 2000 untuk skala 0-6, denganskala 6 adalah nilai untuk potensi korupsi paling kecil. Sedangkan indeksCPI, Indonesia memperoleh nilai 2,30 pada tahun 2007, meningkat dari 1,70di tahun 2000 untuk skala 1-10, dengan 10 adalah nilai untuk potensikorupsi paling kecil.

Di sisi lain, pemerintah terus melakukan reformasi birokrasi secara bertahapdan terencana. Reformasi birokrasi, bertujuan untuk memperbaikipelayanan publik, karena jajaran birokrasi adalah pelayan dan pelindungkepentingan masyarakat. Langkah yang telah dan terus dilakukanmencakup perbaikan sistem dan budaya kerja, pengukuran kinerja,penerapan disiplin, dan remunerasi yang memadai. Termasuk di dalamnyatransparansi dan akuntabilitas dalam proses pemerintahan. Inilah esensidari penerapan tata pemerintahan yang baik (good governance).

Tujuan Strategis 3:Terciptanya Iklim yang mencegah kecurangan danmemudahkan pengungkapan kasus yang merugikanKeuangan Negara

Page 65: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 53 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Di sisi lain, Indeks persepsi korupsi terus membaik secara signifikan. Hal inimemberikan indikasi bahwa upaya keras pemerintah dalam memperbaikitatakelola pemerintahan selama tahun 2004 s.d. 2008 telah berada dalamarah yang benar. Meskipun demikian capaian selama periode sebelumnyamasih belum memadai. Perlu upaya yang lebih keras dan sistematis untukmemperbaiki praktik tatakelola pemerintahan ini.

b. Capaian kinerja tujuan strategis

Sebagai upaya yang lebih keras dan sistematis untuk memperbaiki praktiktatakelola pemerintahan, maka Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartadalam Renstra 2011 – 2014 menetapkan tujuan strategis “Terciptanya Iklimyang mencegah kecurangan dan memudahkan pengungkapan kasus yangmerugikan Keuangan Negara” yang selanjutnya dituangkan dalam satusasaran strategis yaitu “Meningkatkan Kesadaran dan Keterlibatan K/L,Pemda, BUMN/BUMD Dalam Upaya Pencegahan dan PemberantasanKorupsi Menjadi 80%”. Kemudian dari sasaran strategis tersebutdiwujudkan dalam 5 Indikator Kinerja Utama.

Capaian kinerja dari IKU dominan dari tujuan strategis ini adalah“Persentase pelaksanaan audit investigasi /PKKN (Perhitungan KerugianKeuangan Negara )/PKA (Pemberian Keterangan Ahli)”, yang diukurberdasarkan Jumlah laporan audit investigasi/PKKN/PKA dibagi denganpermintaan audit investigasi/PKKN/PKA dari instansi penegak hukum.Realisasi dari IKU dominan ini selama tahun 2012 hingga 2014menunjukkan capaian kinerja di atas target yang telah ditetapkan yaitucapaian kinerja pada tahun 2014 sebesar 113,97%, tahun 2013 sebesar140,64%, dan capaian sebesar 100% pada tahun 2012 dari target yangditetapkan. Uraian dari masing-masing capaian kinerja IKU dari sasaranstrategis yang termasuk dalam tujuan strategis kinerja ini disajikan dibawah ini.

Perpres Nomor 55 Tahun 2012 menyatakan bahwa strategi Pencegahan danPemberantasan Korupsi memiliki visi jangka panjang dan menengah. Visi

Sasaran Strategis 4:Meningkatnya Kesadaran dan Keterlibatan K/L, Pemda,BUMN/BUMD dalam Upaya Pencegahan danPemberantasan Korupsi Menjadi 80%

Page 66: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 54 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

jangka panjang 2012-2025 adalah “Terwujudnya Kehidupan Bangsa yangBersih dari Korupsi dengan Didukung Nilai Budaya yang Berintegritas”.

Dalam rangka mencapai visi jangka panjang, maka, untuk jangka menengahpemerintah menetapkan visi jangka menengah 2012-2014 yaitu “TerwujudnyaTata Kepemerintahan yang Bersih dari Korupsi dengan Didukung KapasitasPencegahan dan Penindakan serta Nilai Budaya yang Berintegritas”.

Untuk mencapai visi tersebut, pemerintah merancang enam strategi yaitu:1. Pencegahan tindak pidana korupsi;2. Penegakan Hukum atas tindak pidana korupsi;3. Harmonisasi Peraturan Perundang-undangan;4. Kerja sama Internasional dan Penyelamatan Aset Hasil Tipikor;5. Pendidikan dan Budaya Antikorupsi;6. Mekanisme Pelaporan Pelaksanaan Pemberantasan Korupsi.

Dalam kaitannya dengan strategi pencegahan dan pemberantasan korupsi,BPKP perlu mengambil peran dalam mendukung enam strategi pencegahandan pemberantasan korupsi tersebut. Hal ini dapat dilakukan denganmendorong penerapan sistem pengendalian intern, atau Fraud Control Plan(FCP). Berkaitan dengan penegakan hukum atas tindak pidana korupsi, BPKPberperan dalam melakukan audit investigasi, perhitungan kerugian keuanganNegara, serta sebagai pemberi keterangan ahli pada kasus tindak pidanakorupsi.

Sasaran “Meningkatnya Kesadaran dan Keterlibatan Kementerian/Lembaga,Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik DaerahDalam Upaya Pencegahan” diindikasikan oleh satu IKU dominan yang terkaitlangsung dengan kesadaran dan keterlibatan Kementerian/Lembaga,Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerahdalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Bersama lima IKUlainnya, realisasi IKU sasaran strategis tahun 2014 dibandingkan dengan tahun2013 dan 2012 disajikan dalam Tabel 3.6 sebagai berikut.:

Page 67: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 55 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Tabel 3.6Perkembangan Pencapaian Indikator Sasaran Strategis 4

No INDIKATOR KINERJAUTAMA

SATUANKINERJA

Tahun 2012KINERJA

Tahun 2013KINERJATH 2014

1 2 3 4 5 6

1.Kelompok Masyarakat yangmendapatkan Sosialisasi ProgramAnti Korupsi.

KelompokMasyarakat

3 3 1

2.

IPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD berisiko fraud yangmendapatkansosialisasi/DA/asistensi/evaluasi FCP

Instansi 5 2 3

3.

JumlahIPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD yang dilakukan kajianperaturan yang berpotensi TPK.

kajian 1 1 3

4.Persentase pelaksanaanpenugasan HKP, klaim danpenyesuaian harga

Persentase 100 100 117,65

5. Persentase pelaksanaan auditinvestigasi /PKKN/PKA

Persentase 100 119.54 113.97

6. Persentase hasil telaahanpengaduan masyarakat

Persentase 100 100 100

Dari tabel tersebut dan dikaitkan dengan capaian kinerja sasaran yang sama diTabel 3.1 terlihat bahwa satu IKU dominan sasaran strategis tahun 2014tercapai 113,97%. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa sasaranstrategis Meningkatnya Kesadaran dan Keterlibatan K/L, Pemda,BUMN/BUMD dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi padatahun 2014 tercapai di atas target kinerja. Uraian masing-masing capaian IKUsasaran strategis ini adalah sebagai berikut:

1. Kelompok Masyarakat yang mendapatkan Sosialisasi Program AntiKorupsi

Dalam rangka meningkatkan pemahaman mengenai praktik-praktikpenyelenggaraan good governance, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartamenetapkan suatu IKU berupa Kelompok Masyarakat yang mendapatkanSosialisasi Program Anti Korupsi sehingga diharapkan terwujudnyapeningkatan pemahaman dan kepedulian publik terhadap permasalahankorupsi. Keberhasilan IKU diukur dari jumlah Kelompok Masyarakat yang

Page 68: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 56 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

mendapatkan Sosialisasi Program Anti Korupsi dari Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta.

Pada tahun 2014, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta telahmelaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Anti Korupsi (Sos-PAK) denganFocus Group Pelajar SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta.

Capaian kinerja atas IKU ini di tahun 2014 telah tercapai tepat sejumlahtarget yang ditetapakan yaitu satu kegiatan Sos-Pak pada satu kelompokmasyarakat

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Analisis perbandingan atas capaian kinerja IKU ini yaitu capaian kinerjapada tahun 2012, 2013 dan 2014 telah mencapai target yang telahditetapkan dalam Renstra yaitu pada tahun 2012 tercapai Sos-Pak pada 3kelompok masyarakat, pada tahun 2012 ditargetkan dan dicapai Sos-Pakpada 3 Kelompok Masyarakat, dan pada tahun 2014 ditargetkan dandirealisasian kegiatan Sos-Pak pada 1 Kelompok Masyarakat.

b.Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan dana sebesarRp42.046.000,00 atau 119,63% dari anggaran sebesar Rp35.148.000,00 dandengan SDM sebanyak 113 OH atau 91,13% dari rencana sebanyak 124OH.

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Keberhasilan pencapaian sasaran strategis ini diperoleh berkatkomitmen dan upaya dari Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta dapatmeyakinkan kelompok masyarakat meningkatkan kesadaran danketerlibatannya dalam upaya pemberantasan korupsi,Kolusi danNepotisme.

2. IPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD berisiko fraud yang mendapatkansosialisasi/DA/asistensi/evaluasi FCP(Fraud Control Plan).

Sistem pengendalian yang baik akan memberikan jaminan terhadap kualitasdan kinerja organisasi secara keseluruhan, sehingga penyelenggaraanpemerintahan dan korporasi dapat memenuhi prinsip-prinsip GoodGovernance.

Page 69: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 57 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

FCP merupakan suatu pengendalian yang dirancang secara spesifik untukmencegah, menangkal, dan memudahkan pengungkapan kasuspenyimpangan yang berindikasi merugikan keuangan negara. FCP terdiridari atribut-atribut spesifik, yaitu Kebijakan Anti Fraud, StrukturPertanggungjawaban, Penilaian Risiko, Kepedulian Pegawai, KepedulianPelanggan dan Masyarakat, Sistem Pelaporan Fraud, Perlindungan Pelapor,Pengungkapan kepada pihak eksternal, Prosedur Investigasi serta StandarPerilaku dan Disiplin.

IKU “Jumlah IPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD yang mendapatkansosialisasi/DA/asistensi/evaluasi FCP” dalam upaya perbaikanpenyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik melalui pembinaanFCP yang dilakukan oleh Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta.

Realisasi IKU atas Implementasi FCP pada tahun 2014 adalah 3 BLUD danjika dibandingkan dengan target IKU sebanyak 4 instansi, maka capaianIKU tahun 2014 adalah sebesar 75%.

Pada tahun 2014, Instansi/BUMN/BUMD yang telah menerima sosialisasiFCP sebanyak tiga Instansi, yaitu RS Fatmawati, RSIB Harapan Kita danLPP RRI DKI Jakarta.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Capaian kinerja IKU “ IPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD berisikofraud yang mendapatkan sosialisasi/DA/asistensi/evaluasi FraudControl Plan (FCP)” tahun 2014 sebesar 75% dari target 4 Instansidibandingkan dengan capaian kinerja tahun 2012 sebesar 50% dari targetsebanyak 4 Instansi menunjukkan adanya peningkatan kinerja capaianIKU ini, meskipun secara keseluruhan IKU ini direalisasi di bawah targetyang ditetapkan dalam Renstra.

b.Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan untuk capaian IKU ini menggunakan dana sebesar Rp2.500.000,00 atau sebesar 11,55% dari anggaran sebesar Rp21.652.000,00dengan menggunakan SDM sebanyak 61 OH atau 45,52% dari rencanasebanyak 134 OH.

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Pencapaian kinerja untuk IKU ini yang di bawah target yang telahditetapkan berdasarkan analisis kami dapat disimpulkan bahwa capaiandi bawah kinerja ini disebabkan oleh kekurangan jumlah auditor dan

Page 70: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 58 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

belum tumbuh kesadaran dari Instansi Pemerintah/ BUMN/BUMDakan pentingnya penerapan FCP.

3. Jumlah IPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD yang dilakukan kajianperaturan yang berpotensi TPK

Upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan pengawasan internakuntabilitas keuangan negara tidak terlepas dari adanya kebijakan yangmendukung upaya pencegahan dan pemberantasan KKN. Indikator inidimaksudkan untuk mengukur Instansi/BUMN/BUMD yangmembuat/mengoreksi kebijakan terkait dengan rekomendasi dariPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta terhadap hasil kajian atas peraturanperundang-undangan yang berindikasi menjadi penyebab terjadinya KKN.

Untuk merealisasikan IKU, BPKP melaksanakan kegiatan kajian ataskebijakan/peraturan perundang-undangan yang berpotensi TPK.

Dalam tahun 2014 realisasi IKU ini adalah penyusunan kajian danpemberian rekomendasi atas peraturan /kebijakan pada tiga instansi. Jikadibandingkan dengan target IKU tahun 2014 sebanyak 1 kajian pada 1Instansi, maka capaian IKU adalah sebesar 300,00%.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Capaian kinerja IKU “ Jumlah IPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUDyang dilakukan kajian peraturan yang berpotensi TPK” pada tahun 2014sebanyak 3 kajian dengan target sebanyak 1 kajian, pada tahun 2013 dan2012 direalisasikan sebanyak 1 kajian Instansi dibandingkan dengantarget sebanyak 1 kajian Instansi, menunjukkan kinerjanya melampauitarget yang telah ditetapkan dalam Renstra.

b.Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan dana sebesarRp15.591.000,00 atau 265,97% dari anggaran sebesar Rp5.862.000,00 dandengan SDM sebanyak 97 OH atau 161,67% dari rencana sebanyak 60OH.

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Analisis kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian kinerja IKUini adalah kesadaran akan kebutuhan akan kajian peraturan yangberpotensi TPK dari mitra kerja.

Page 71: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 59 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

4. Persentase pelaksanaan kasus Hambatan Kelancaran Pembangunan,Klaim, dan Penyesuaian Harga

Kasus Hambatan Kelancaran Pembangunan (HKP), audit penyesuaianharga, dan audit klaim merupakan bagian dari hambatan/kendala terhadappeningkatan kualitas penyelenggaraan akuntabilitas keuangan negara.Tingkat keberhasilan penyelesaian kasus tersebut berkorelasi terhadappencapaian sasaran strategis. Persentase terselesaikannya kasus HKP,penyesuaian harga, dan klaim ditetapkan sebagai salah satu IKU yang harusdicapai.

Pengukuran IKU dihitung berdasarkan jumlah laporan HKP dibandingkandengan permintaan audit Kasus Hambatan Kelancaran Pembangunan(HKP), audit penyesuaian harga, dan audit klaim.

Capaian kinerja pada tahun 2014 terdapat 5 permintaan audit HKP, auditpenyesuaian harga, dan audit klaim, dan seluruhnya telah dilaksanakansedang target pada tahun 2014 adalah 85% dari permintaan audit kasusHKP, audit penyesuaian harga, dan audit klaim dilaksanakan, dengandemikian capaian kinerja pada tahun 2014 adalah sebesar 117,65% di atastargetnya.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Berdasarkan analisis perbandingan realisasi capaian kinerja IKU ini daritahun 2012, 2013, dan 2014 menunjukkan realisasi masing-masingsebesar 100%, 100%, dan 117,65% dari targetnya, maka dapatdisimpulkan bahwa target capaian kinerja IKU ini telah mencapai di atastarget yang dditetapkan pada Renstra.

b. Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan dana sebesarRp47.793.000,00 atau 91,52% dari anggaran sebesar Rp52.222.000,00 dandengan SDM sebanyak 227 OH atau 68,79% dari rencana sebanyak 330OH.

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Keberhasilan atas pencapaian kinerja IKU ini di atas targetnya karenaadanya kompetensi dan komitmen dari Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta untuk melaksanakan IKU ini.

Page 72: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 60 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

5. Persentase pelaksanaan audit investigasi / Perhitungan KerugianKeuangan Negara (PKKN)/Pemberian Keterangan Ahli (PKA)

Salah satu upaya pencapaian sasaran strategis peningkatan kualitaspenyelenggaraan pengawasan intern akuntabilitas keuangan negara, antaralain dengan tertanganinya kasus KKN. Pelaksanaan audit investigasi/PKKN/PKA terhadap kasus-kasus yang berindikasi KKN dilaksanakanoleh Perwakilan BPKP Prov DKI Jakarta dalam rangka penerapan strategirepresif penanganan masalah KKN. Dengan demikian, “Persentasepelaksanaan audit investigasi /PKKN/PKA” menjadi salah satu IKUDominan Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta dalam upaya pencapaiansasaran strategis.

Pengukuran IKU dihitung berdasarkan Jumlah laporan auditinvestigasi/PKKN/PKA dibagi dengan permintaan audit investigasi/PKKN/PKA dari instansi penegak hukum.

Dalam tahun 2014, telah dilaksanakan audit investigasi/PKKN/PKAterhadap kasus berindikasi Tindak Pidana Korupsi. Dari 160 permintaanaudit investigasi/PKKN /PKA telah dilakukan penerbitan Surat Tugas dandihasilkan laporannya sebanyak 155 buah diterbitkan laporannya olehPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta, dari target 85% dari permohonanaudit investigasi/PKKN/PKA terhadap kasus berindikasi Tindak PidanaKorupsi selama tahun 2014 atau sebanyak 136 laporan, sehingga capaiankinerja IKU tahun 2014 adalah sebesar 113,97%.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Capaian kinerja IKU “ Persentase pelaksanaan audit investigasi /Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN)/PemberianKeterangan Ahli (PKA)” selama periode tahun 2014, 2013, dan 2014menunjukan capaian kinerja masing-masing sebesar 113,97% daritargetnya, tahun 2013 sebesar 140,64% dari targetnya, dan pada tahun2012 sebesar 100% dari targetnya. Dengan demikian dapat disimpulkanbahwa seluruh capaian Renstra untuk IKU ini tercapai di atas targetnya.

b.Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan dana sebesarRp623.279.000,00 atau 89.40% dari anggaran sebesar Rp697.179.000,00dan dengan SDM sebanyak 3,759.00 OH atau 101,10% dari rencanasebanyak 3.718 OH.

Page 73: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 61 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Tercapainya kinerja di atas target kinerja yang telah ditetapkan dalamRenstra disebabkan kesungguhan komitmen dan kompetensi dariPerwakilan BPKP Provinsi DKI untuk dapat menyelesaikan auditinvestigasi / Perhitungan Kerugian Keuangan Negara(PKKN)/Pemberian Keterangan Ahli (PKA).

6. Persentase hasil telaahan pengaduan masyarakat

Masyarakat dapat melakukan pengawasan secara tidak langsung terhadapakuntabilitas keuangan negara, antara lain melalui mekanisme pelaporandan pengaduan kepada Instansi Pengawasan. Pengaduan masyarakat dapatmenjadi salah satu sumber data bagi Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartadalam melaksanakan fungsi pengawasan intern pemerintah. Setiap suratpengaduan atau tembusan surat pengaduan, yang diterima secara langsungmelalui Kepala Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta dilakukanpenelaahan untuk dapat menentukan apakah kasus yang diadukan olehmasyarakat tersebut telah memenuhi kriteria yang cukup untuk dapatditindaklanjuti dalam suatu audit invetigasi. Oleh sebab itu untukmendukung sasaran strategis ini maka ditetapkan IKU yaitu “TelaahanTerhadap Laporan dan Pengaduan Masyarakat yang Ditindaklanjuti”.Realisasi IKU dihitung berdasarkan persentase jumlah hasil telaahandibandingkan dengan jumlah pengaduan yang masuk .

Dalam tahun 2014, telah dilaksanakan telaahan terhadap seluruh suratpengaduan dari masyarakat yang diterima oleh Perwakilan BPKP ProvinsiDKI Jakarta, sehingga capaian IKU tahun 2014 adalah sebesar 100%.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Berdasarkan analisis perbandingan capaian kinerja IKU “Persentase hasiltelaahan pengaduan masyarakat” dari tahun 2014, 2013, dan 2012masing-masing menunjukkan besaran 100% jumlah pengaduanmasyarakat yang masuk telah dilaksanakan, maka dapat disimpulkantarget capaian kinerja untuk IKU ini pada Renstra telah tercapai sesuaidengan yang telah ditetapkan.

b.Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan dana sebesarRp2.566.000,00 atau 54,49% dari anggaran sebesar Rp4.709.000,00 dan

Page 74: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 62 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

dengan SDM sebanyak 38 OH atau 146,15% dari rencana sebanyak 26OH.

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Tercapainya kinerja IKU ini adalah disebabkan dari salah satu nilai luhurBPKP yaitu Responsif, sehingga seluruh pengaduan masyarakat yangmasuk ke Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta akan diproses danditindaklanjuti.

Tujuan strategis ke-empat dari Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta yaitu“Tercapainya Efektifitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian InternPemerintah”, merupakan perwujudan dari misi Pewakilan BPKP Provinsi DKIJakarta yang ke-dua yaitu “Membina secara Efektif Penyelenggaraan SistemPengendalian Intern Pemerintah di wilayah Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta”, tujuan strategis ini diuraikan kedalam satu sasaran strategis yaitu“Meningkatnya Kualitas penerapan SPIP di satu Pemda” kemudian diuraikanmenjadi 3 IKU yaitu :

1. Persentase Pemda yang menyelenggarakan SPIP sesuai PP Nomor 60 Tahun2008;

2. Jumlah Pemda Yang dilakukan Asistensi Penyelenggaraan SPIP Sesuai PPNo 60 Tahun 2008;

3. Jumlah Pemda Yang dilakukan monitoring Sistem Pengendalian Intern.

Adapun uraian dari capaian kinerja atas tujuan kinerja ini adalah sebagaiberikut:

a. Kondisi awal pada tahun 2010 sebagai milestone/baseline

Sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem PengendalianIntern Pemerintah (SPIP), BPKP memiliki mandat sebagai pengawas internakuntabilitas keuangan negara dan pembina penyelenggaraan SPIP. Sistem

Tujuan Strategis 4:Tercapainya Efektifitas Penyelenggaraan SistemPengendalian Intern Pemerintah

Page 75: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 63 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

pengendalian intern adalah proses yang integral pada tindakan dankegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruhpegawai untuk memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuanorganisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporankeuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturanperundang-undangan. Untuk memperkuat dan menunjang efektifitaspenyelenggaraan sistem pengendalian intern itu dilakukan pengawasanintern dan pembinaan penyelenggaraan sistem pengendalian intern.Permasalahan yang dihadapi Perwakilan BPKP Perwakilan Provinsi DKIJakarta pada awal tahun Renstra terkait dengan tujuan kinerja ini salahsatunya adalah masih lemahnya pemahaman dan penerapan SistemPengendalian Intern (SPI) pada Kementerian/Lembaga dan PemerintahDaerah, termasuk masih lemahnya sistem pengelolaan dan pencatatan asetnegara, salah satu bukti adalah opini yang diberikan oleh BPK atas LaporanKeuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2009 adalah TidakMemberikan Pendapat.

b. Capaian kinerja tujuan strategis

Tujuan strategis adalah kondisi yang ingin dicapai dalam periode lebih darisatu tahun atau pada akhir masa renstra. Sasaran strategis, program, dankegiatan yang dirancang dalam renstra merupakan strategi untuk mencapaitujuan strategis tersebut. Untuk itu, perlu diungkapkan kondisi pada akhirtahun 2009 atau awal 2010 sebagai titik tolak pencapaian tujuan strategisdan pelaksanaan misi. Kondisi yang diuraikan berikut merupakan sasaranstrategis yang terkait langsung dengan pencapaian tujuan.

Capaian kinerja tujuan strategis tercapainya “Efektifitas PenyelenggaraanSistem Pengendalian Intern Pemerintah” diukur berdasarkan raihan dariIKU Dominan yaitu “Persentase Pemda yang menyelenggarakan SPIPsesuai PP 60/2008” yang diukur berdasarkan jumlah Pemda yang laporankeuangannya memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPKRI dibandingkan dengan jumlah seluruh Pemda.

Capaian kinerja tujuan strategis ini pada tahun 2014 adalah 0% sehubungandengan Jumlah Pemerintah Daerah di Wilayah kerja Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta sebanyak satu Pemda, dan opini Laporan KeuanganPemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2013 adalah Wajar DenganPengecualiaan

Dibandingkan dengan kondisi awal masa renstra, dimana terjadipeningkatan kondisi mengenai opini Laporan Keuangan PemerintahProvinsi DKI Jakarta menjadi Wajar Dengan Pengecualian pada tahun 2013

Page 76: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 64 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

namun raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian telah diraih pada tahun 2011dan 2012 maka kinerja tujuan secara keseluruhan masa renstramenunjukkan bahwa kinerja yang dilaksanakan oleh Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta selama periode 2011-2014 telah berhasil mencapaitujuan strategisnya.

Uraian atas ketiga IKU dari sasaran strategis ke-lima adalah sebagai berikut:

Penyelenggaraan SPIP pada dasarnya merupakan tanggung jawab masing-masing menteri/pimpinan lembaga, gubernur, dan bupati/walikota. BPKPsesuai pasal 59 PP Nomor 60 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintahbertanggung jawab melakukan pembinaan. Pada prinsipnya, pembinaan SPIPdiarahkan agar instansi pemerintah dapat menyelenggarakan SPIP dalamrangka mencapai tujuannya melalui kegiatan yang efektif dan efisien,keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatanterhadap peraturan perundang-undangan.

Tabel 3.7Perkembangan Pencapaian Indikator Sasaran Strategis 5

NoINDIKATOR KINERJA

UTAMASATUAN

KINERJATahun 2012

KINERJATahun 2013

KINERJATahun 2014

1 2 3 4 5 6

1.Persentase Pemda yangmenyelenggarakan SPIP sesuaiPP Nomor 60 Tahun 2008

Persentase 100 100 0

2.Jumlah Pemda yang dilakukanAsistensi Penyelenggaraan SPIPSesuai PP No 60 Tahun 2008

IPP/IPD 1 1 1

3.Jumlah Pemda yang dilakukanmonitoring Sistem PengendalianIntern

IPP/IPD 1 1 1

Sasaran strategis “Meningkatnya Kualitas Penerapan SPIP diKementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah” diindikasikan oleh satu IKUdominan yang terkait langsung dengan penyelenggaraan SPIP pada seluruhK/L/Pemda. Semakin banyak K/L/Pemda yang menyelenggarakan SPIPsesuai PP Nomor 60 Tahun 2008, diharapkan akan semakin baik kualitas

Sasaran Strategis 5:Meningkatnya Kualitas Penerapan Sistem PengendalianIntern Pemerintah (SPIP) pada satu Pemerintah Daerah

Page 77: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 65 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

pencapaian tujuan instansi pemerintah dan semakin berkualitas birokrasi.Bersama dua IKU lainnya, realisasi IKU sasaran strategis tahun 2014, 2013dibandingkan dengan tahun 2012 disajikan dalam Tabel 3.7.

Dari tabel tersebut dan dikaitkan dengan capaian kinerja sasaran yang sama diTabel 3.1 terlihat bahwa IKU dominan sasaran strategis tahun 2014 di bawahtarget. Secara keseluruhan, dengan tiga IKU, rata-rata capaian sasaran 100%.

Uraian masing-masing capaian IKU sasaran strategis ini adalah sebagai berikut:

1. Persentase Pemda yang menyelenggarakan SPIP sesuai PP 60/2008

Penilaian terhadap penyelenggaraan SPIP di Pemda yang sesuai dengan PP60 Tahun 2008 dilakukan melalui penilaian tingkat maturitas. Sebelumpenilaian tingkat maturitas penyelenggaraan SPIP dapat dilaksanakan,maka IKU “Persentase Pemda yang menyelenggarakan SPIP sesuai PP60/2008” diukur dengan menghitung jumlah Pemda yang laporankeuangannya memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPKRI dibandingkan dengan jumlah seluruh Pemda. Opini WTP atas laporankeuangan diyakini dapat mewakili sistem pengendalian yang memadaisebagaimana dimaksud dalam PP Nomor 60 Tahun 2008, karena auditkeuangan yang dilaksanakan oleh BPK RI mencakup pengujian ataskeandalan sistem pengendalian intern Pemda.

Dalam tahun 2014, Opini BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah ProvinsiDKI Jakarta adalah Wajar Dengan Pengecualian maka pencapaian IKU iniadalah sebesar 0%.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Capaian kinerja IKU “ Persentase Pemda yang menyelenggarakan SPIPsesuai PP 60/2008” pada tahun 2014 menunjukkan capaian sebesar 0%sedangkan capaian pada tahun 2013 dan tahun 2012 adalah sebesar 100%menunjukkan bahwa Pemda di wilayah Provinsi DKI Jakarta telahmenyelenggarakan SPIP kurang sesuai dengan PP 60 tahun 2008.

b.Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan dana sebesarRp216.895.000,00 atau 81,52% dari anggaran sebesar Rp266.052.000,00dan dengan SDM sebanyak 1.684 OH atau 146,43% dari rencanasebanyak 1.150 OH.

Page 78: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 66 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

c. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Kurang tercapainya kinerja IKU ini pada tahun 2014 berdasarkan analisiskami, karena kurang komitmen dari Pemerintah Provinsi DKI Jakartadalam upaya penerapan SPIP terutama belum mengimplementasikansistem informasi manajemen keuangan yang bersifat terintegrasi mulaidari perencanaan/penganggaran, penatausahaan, pelaporan danpertanggungjawaban yang digunakan pada seluruh SKPD/UKPD danPPKD, serta penyusunan langkah untuk melakukan persiapan pelaporankeuangan berbasis accrual baik dari sisi SDM maupun perangkat TIsebagaimana yang kami telah rekomendasikan.

2. Jumlah Pemda yang dilakukan asistensi penyelenggaraan SPIP sesuai PPNo 60 Tahun 2008

Penerapan SPIP di Pemda diawali dengan pembuatan rencana/desainpenyelenggaraan SPIP, yaitu dokumen yang berisi tahap-tahappengembangan detil SPIP yang akan dilakukan. Manfaat rencana/desainadalah sebagai acuan dan alat untuk memantau perkembanganpenyelenggaraan SPIP. IKU ini dibentuk pada tahun 2013 sebagai tindaklanjut atas terbitnya Pedoman Penyusunan Desain Penyelenggaraan SPIPberdasarkan Peraturan Kepala BPKP Nomor 10 Tahun 2013 tentangPedoman Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Sistem Pengendalian InternPemerintah bagi Fasilitator dan Nomor PER–687/K/D4/2012 tanggal 25Mei 2012. Di samping itu, juga sebagai wujud upaya BPKP dalam rangkaperbaikan sistem AKIP untuk mendukung pencapaian sasaran strategis“Meningkatnya Kualitas Penerapan SPIP di Kementerian/Lembaga danPemerintah Daerah” dan tujuan “Tercapainya efekfivitas penyelenggaraansistem pengendalian intern pemerintah”. Upaya yang telah dilakukan dalamtahun 2013 dan dilanjutkan untuk tahun 2013 adalah berupa pendampingandan workshop penyelenggaraan SPIP pada Pemprov DKI Jakarta.

Dalam tahun 2014, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta telah memenuhitarget 100% IKU Jumlah Pemda yang dilakukan Asistensi PenyelenggaraanSPIP Sesuai PP No 60 Tahun 2008.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Capaian kinerja IKU “ Jumlah Pemda yang dilakukan asistensipenyelenggaraan SPIP sesuai PP No 60 Tahun 2008” pada tahun 2014,

Page 79: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 67 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

2013 dan 2012 sebesar 100% menunjukkan bahwa 100% Pemda diwilayah Provinsi DKI Jakarta telah diberikan asistensi penyelenggaraanSPIP sesuai PP No 60 Tahun 2008 sehingga secara keseluruhan capaiantujuan kinerja yang ditetapkan dalam Renstra telah tercapai.

b.Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Tercapainya kinerja IKU ini adalah disebabkan adanya komunikasi yangintens antara Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta dengan PemerintahProvinsi DKI Jakarta sehubungan dengan kebutuhan akan sistempengendalian intern yang handal.

3. Jumlah Pemda yang dilakukan monitoring Sistem Pengendalian InternPemerintah

BPKP selaku pembina penyelenggaraan SPIP, berkewajiban memantauperkembangan penyelenggaraan SPIP K/L/Pemda. Pelaksanaan monitoringperbaikan SPI di lingkungan instansi pemerintah didasarkan padaPeraturan Kepala BPKP Nomor PER-852/K/2011 tentang PedomanMonitoring Perbaikan SPI di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Dalam tahun 2013, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta telah memenuhitarget 100% IKU Jumlah Pemda Yang dilakukan monitoring SistemPengendalian Intern dari satu Pemda di wilayah Pemerintah Provinsi DKIJakarta.

a. Analisis Perbandingan Realisasi Kinerja 2014 hingga 2012

Capaian kinerja IKU “Jumlah Pemda yang dilakukan monitoringSistem Pengendalian Intern Pemerintah” pada tahun 2014, 2013 dan2012 sebesar 100% menunjukkan bahwa 100% Pemda di wilayahProvinsi DKI Jakarta telah dilakukan pemantauan SPIP.

b.Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan/kegagalanpencapaian kinerja

Tercapainya kinerja IKU ini adalah disebabkan adanya komunikasi yangintens antara Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta dengan PemerintahProvinsi DKI Jakarta sehubungan dengan kebutuhan akan sistempengendalian intern yang handal.

Page 80: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 68 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Tujuan strategis ke-lima dari Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta yaitu“Meningkatnya kapasitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah yangprofesional dan Kompeten”, merupakan perwujudan dari misi PewakilanBPKP Provinsi DKI Jakarta yang ke-tiga yaitu “Mengembangkan KapasitasPengawasan Intern Pemerintah yang Profesional dan Kompeten di wilayahPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta”, tujuan strategis ini diuraikankedalam dua sasaran strategis yaitu :

1. “Meningkatnya kapasitas aparat pengawasan intern pemerintah yangprofesional dan kompeten pada satu Pemda”;

2. “Meningkatnya efektifitas perencanaan pengawasan sebesar 90% dankualitas pengelolaaan keuangan sebesar 100%”.

Kemudian diuraikan menjadi 11 IKU sebagaimana diuraikan di bawah ini,adapun uraian dari capaian kinerja atas tujuan kinerja ini adalah sebagaiberikut:

a. Kondisi awal pada tahun 2010 sebagai milestone/baseline

Kondisi pada akhir tahun 2009 atau awal 2010 sebagai titik tolakpencapaian tujuan strategis dan pelaksanaan misi. Kondisi yangdiuraikan berikut merupakan sasaran strategis yang terkait langsungdengan pencapaian tujuan.

1) Kepegawaian dan Organisasi

Aspek pengelolaan kepegawaian diindikasikan oleh persentasejumlah pegawai Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta yangkompeten dan profesional di setiap bidang kompetensi yangdibutuhkan. Indikator ini mengukur tinggi rendahnya persentasejumlah pegawai yang kompeten dan profesional, yang akanmendukung penyelenggaraan pengawasan intern akuntabilitaskeuangan negara dan pembinaan penyelenggaraan SPIPpengembangan kompetensi, baik melalui tugas belajar, diklat, dan

Tujuan Strategis 5:Meningkatnya kapasitas Aparat Pengawasan InternPemerintah yang profesional dan Kompeten

Page 81: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 69 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

sertifikasi. Pada tahun 2010, kondisi sumber daya manusiaPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta BPKP diasumsikan telahmencapai tingkat kompetensi dan profesionalisme tertentu yang siapuntuk ditingkatkan selama periode 2010-2014.

2) Perencanaan Pengawasan

Aspek perencanaan pengawasan diindikasikan oleh persentasepenugasan pengawasan yang dapat direalisasikan. Indikator inimenggambarkan perencanaan pengawasan harus selaras dengankoordinasi, pemantauan, dan evaluasinya sehingga pengawasanyang direncanakan untuk menghasilkan dampak tertentu terhadapRPJMN sesuai kebijakan pengawasan tahunan dapat direalisasikansesuai dengan target. Persentase rencana penugasan pengawasanyang dapat direalisasikan sebesar 114,68% atau dari rencana sebesar13.615 Penugasan Pengawasan (PP) terealisasi sebesar 15.614 PP(termasuk realisasi PP Non PKPT). Dengan demikian, indikator initercapai sebesar 127,42%. Capaian tersebut menunjukkan bahwaperencanaan penugasan pengawasan yang diawali dari renstra dandijabarkan dalam renja/jakwas dan dioperasionalkan dalam RKTtelah berhasil dilaksanakan sepenuhnya sehingga diyakini bahwapengawasan intern oleh Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta telahmemberi dampak sebagaimana direncanakan.

3) Keuangan

Aspek pengelolaan keuangan diindikasikan oleh Laporan keuanganBPKP yang dinilai Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK.Indikator ini menggambarkan keandalan transparansi danakuntabilitas pengelolaan keuangan serta ketaatan pada standarakuntansi pemerintahan yang berlaku. Opini WTP adalah predikattertinggi yang menunjukkan pengelolaan dan pertanggungjawabankeuangan telah terlaksana dengan baik. Opini WTP atas laporankeuangan BPKP Tahun 2008 menunjukkan bahwa kondisiakuntablitas keuangan BPKP telah memenuhi kriteria pelaporankeuangan yang sepenuhnya sesuai dengan Standar AkuntansiPemerintah.

4) Sarana dan Prasarana

Aspek pengelolaan sarana dan prasarana diindikasikan oleh persepsiatas penyediaan serta pemeliharaan sarana dan prasarana aparaturnegara. Indikator ini menggambarkan tingkat kepuasan penerimalayanan yang berkaitan dengan peningkatan sarana dan prasarana.

Page 82: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 70 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Realisasi sebesar 86,80% dari target 83% atau mencapai 104,58%menunjukkan bahwa para responden yang merupakan penerimalayanan di lingkungan Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta merasapuas dengan pengelolaan sarana dan prasarana.

Adapun uraian lebih lanjut atas capaian kinerja sasaran strategis sebagaiberikut:

Pelaksanaan audit intern di lingkungan Instansi Pemerintah dilakukan olehpejabat yang mempunyai tugas melaksanakan pengawasan dan telahmemenuhi syarat kompetensi keahlian sebagai auditor. Setiap aparat pengawasintern pemerintah (APIP) mengimplementasikan Jabatan Fungsional Auditorsebagai konsekuensi adanya fungsi dan peran pelaksanaan tugas pengawasanintern oleh auditor sesuai dengan ketentuan tersebut.

Sebagai organisasi, salah satu faktor penentu keberhasilan APIP adalahkompetensi dan profesionalitas sumber daya manusia (SDM), karena faktormanusia yang mengatur dan menggerakkan jalan organisasi. SDM yangkompeten adalah SDM yang memiliki penguasaan teoretis, didukung denganpengalaman, dan mendapat pengakuan keahlian spesifik berdasarkan standaryang berlaku umum dalam lingkungan keahlian tersebut. SDM yangprofesional adalah SDM yang mampu melaksanakan tugas dengan baik, sesuaidengan bidang keahliannya. Keahlian tersebut perlu terus-menerus diperbaruidan ditingkatkan, baik melalui program pendidikan gelar maupun programpendidikan nongelar dengan mengacu pada dokumen Human CapitalDevelopment Plan (HCDP), yang merupakan dokumen perencanaanpengembangan kompetensi pegawai, yang terkait dengan proses pelatihan,pendidikan, dan kegiatan lainnya yang dapat meningkatkan pengetahuan,keahlian, kemampuan, nilai-nilai, dan aset sosial lainnya yang dimilikipegawai.

Sasaran “Meningkatnya kapasitas aparat pengawasan intern pemerintahK/L/Pemda yang profesional dan kompeten pada satu Pemda” diindikasikanoleh satu IKU dominan yang terkait langsung dengan penerapan JF Auditor,yang bertujuan untuk mengukur manfaat pembinaan yang dilakukan BPKP

Sasaran Strategis 6:Meningkatnya Kapasitas Aparat Pengawasan InternPemerintah yang Profesional dan Kompeten pada satuPemerintah Daerah

Page 83: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 71 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

selaku instansi Pembina JF Auditor dalam mewujudkan auditor yangprofesional dan kompeten di lingkungan Aparat Pengawas Intern Pemerintah(APIP) non-BPKP.

Tabel 3.8.Perkembangan Pencapaian Indikator Sasaran Strategis 6

No INDIKATOR KINERJAUTAMA

SATUANKINERJA

Tahun 2012KINERJA

Tahun 2013KINERJA

Tahun 20141 2 3 4 5 6

1.Persentase Pemda yangdilakukan asistensi penerapan JFAuditor

Persentase 100 100.00 0

1. Persentase Pemda yang dilakukan asistensi penerapan Jabatan FungsionalAuditor.

Pelaksanaan audit intern di lingkungan instansi pemerintah dilakukan olehpejabat yang mempunyai tugas melaksanakan pengawasan dan telahmemenuhi syarat kompetensi keahlian sebagai auditor. Hal ini sesuaidengan Pasal 51 PP 60 Tahun 2008 tentang SPIP. Syarat kompetensi keahliansebagai auditor dipenuhi melalui keikutsertaan dan kelulusan dalamprogram sertifikasi.

Berdasarkan Pasal 1 Butir 2 Permenpan 220/2008 tanggal 4 Juli 2008 tentangJabatan Fungsional Auditor dan Angka Kreditnya, Auditor adalah jabatanyang mempunyai ruang lingkup, tugas, tanggung jawab, dan wewenanguntuk melakukan pengawasan intern pada instansi pemerintah, lembagadan/atau pihak lain, yang di dalamnya terdapat kepentingan negara sesuaidengan peraturan perundang-undangan, yang diduduki oleh PegawaiNegeri Sipil dengan hak dan kewajiban yang diberikan secara penuh olehpejabat yang berwenang.

Berdasarkan ketentuan tersebut, setiap APIP mengimplementasikan JFAuditor sebagai konsekuensi adanya fungsi dan peran pelaksanaan tugaspengawasan intern oleh auditor sesuai dengan ketentuan tersebut.

Indikator sasaran atas tingkat penerapan Jabatan Fungsional Auditorbertujuan untuk mengukur manfaat pembinaan yang dilakukan BPKPselaku instansi Pembina JF Auditor dalam mewujudkan auditor yangprofesional dan kompeten di lingkungan Aparat Pengawas InternPemerintah (APIP) non-BPKP. Penentuan tingkat capaian indikator sasaranini adalah jumlah K/L (APIP Pusat) dan Pemda (APIP Daerah) non-BPKPyang mengimplementasikan JF Auditor sampai dengan tahun berjalan.

Page 84: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 72 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Indikator kinerja sasaran ini dicapai melalui kegiatan pembinaan jabatanfungsional auditor dan tata kelola APIP, yang didukung sub-sub kegiatanyaitu kegiatan fasilitasi penerapan JF Auditor APIP dan peningkatan jumlahsertifikasi auditor. Sedangkan IKU yang ditetapkan untuk mendukungsasaran strategis di Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta adalahPersentase Pemda yang dilakukan asistensi penerapan JF Auditor. IKU inidihitung dengan cara menghitung persentase jumlah Pemda yang dilakukanasistensi penerapan JF Auditor di bandingkan jumlah seluruh Pemda

Pada tahun 2014, sehubungan seluruh APIP dilingkungan Pemprov DKIJakarta telah dilakukan asistensi penerapan JF Auditor pada tahun 2012 dan2013, maka di tahun 2014 tidak dilaksanakan kegiatan pembinaan auditor dilingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sehingga capaian indikator iniadalah sebesar 0%.

Capaian kinerja IKU “Persentase Pemda yang dilakukan asistensipenerapan Jabatan Fungsional Auditor” pada tahun 2014, 2013 dan 2012sebesar 0%, 100%, dan 100% menunjukkan bahwa 100% Pemda di wilayahProvinsi DKI Jakarta telah telah dilakukan asistensi penerapan JF Auditorserta menunjukkan telah mencapai 100,00% dari target akhir periodeRenstra Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta tahun 2014 sebesar 100%.

Perencanaan pengawasan berfungsi mengarahkan kegiatan pengawasan agarsesuai dengan peran dan tujuan Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta,sekaligus media untuk mengukur tingkat keberhasilan kinerja teknisPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, perencanaan juga terkaitlangsung dengan pengelolaan Sumber daya Manusia (SDM), penyediaansarana prasarana, dan penganggaran. Seiring dengan gencarnya penyerapananggaran berdasarkan disbursement plan, semakin dirasakan pentingnya artiperencanaan yang baik sehingga anggaran yang digunakan benar-benarmenghasilkan kinerja yang terbaik pula.

Dalam kerangka keuangan negara, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartasebagai lembaga pemerintah mempunyai kewajiban menyusun dan menyajikanlaporan keuangan sesuai dengan standar yang diatur dalam PP Nomor 24

Sasaran Strategis 7:Meningkatnya Efektivitas Perencanaan Pengawasan sebesar90% dan Kualitas Pengelolaan Keuangan sebesar 100%

Page 85: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 73 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Keberhasilanfungsi dukungan Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta dalam membinasatuan kerja terkait dengan kualitas pengelolaan keuangan, ditandai dengantingkat opini WTP terhadap laporan keuangan BPKP secara keseluruhan yangdiperoleh dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Sasaran “Meningkatnya Efektivitas Perencanaan Pengawasan sebesar 90% danKualitas Pengelolaan Keuangan sebesar 100%” diindikasikan oleh dua IKUdominan yang terkait langsung dengan efektivitas perencanaan pengawasandan kualitas pengelolaan keuangan. Bersama dua belas IKU lainnya, realisasiIKU sasaran strategis tahun 2014 dibandingkan dengan tahun 2013 dan 2012disajikan dalam Tabel 3.9 di bawah ini.

Tabel 3.9Perkembangan Pencapaian Indikator Sasaran Strategis 7

No INDIKATOR KINERJAUTAMA

SATUANKINERJA

Tahun 2012KINERJA

Tahun 2013KINERJA

Tahun 20141 2 3 4 5 6

1.Persentase jumlah rencanapenugasan pengawasan yangterealisasi

Persentase 94.43 136.47 210.02

2.Persentase kesesuaian laporankeuangan Perwakilan BPKPdengan SAP

Persentase 100.00 100.00 100.00

3.Persepsi kepuasan pegawaiperwakilan terhadap layanankepegawaian

Skala likert 1-10 7.53 7.61 94.67

4. Persentase Pagu Dana yang tidakDiblokir dalam DIPA

Persentase 100.00 100.00 100.00

5.

Persepsi Kepuasan PegawaiPerwakilan atas PencairanAnggaran yang Diajukan sesuaiProsedur

Skala likert 1-10 6.94 7.26 94.67

6. Jumlah publikasi kegiatanperwakilan BPKP di media masa

Jumlah berita 24.00 21.00 100.00

7. Persentase Pemanfaatan asset Persentase 100.00 100.00 100.00

8.Persepsi kepuasan pegawaiperwakilan terhadap layanansarpras

Skala likert 1-10 7.08 6.80 85.63

9.Persentase tindak lanjutrekomendasi hasil auditInspektorat

Persentase 117.65 111.11 111.11

10.Jumlah Instansi APIP yang telahdisosialisasi dan atau di-assessment tata kelola APIP

Instansi APIP - 1.00 100.00

Page 86: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 74 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Dari tabel tersebut dan dikaitkan dengan capaian kinerja sasaran yang sama diTabel 3.1 terlihat bahwa kedua IKU dominan sasaran strategis tahun 2014tercapai 210,02% dan 100%. Secara keseluruhan, uraian masing-masing capaianIKU sasaran strategis ini adalah sebagai berikut:

1. Persentase Jumlah Rencana Penugasan Pengawasan yang Terealisasi

IKU “Persentase Jumlah Rencana Penugasan Pengawasan yang Terealisasi”diukur dengan membandingkan realisasi penugasan pengawasan terhadaprencana penugasan pengawasan yang ditetapkan, dengan target tahun 2013sebesar 85%.

Rencana penugasan yang tertuang dalam jumlah PKP2T tahun 2014 adalahsebanyak 355 Penugasan, sehingga target kinerja untuk IKU ini pada tahun2014 sebesar 85% dari 355 penugasan atau 301 penugasan, pada tahun 2014telah dilaksanakan penugasan sebanyak 671 penugasan, sehingga realisasioutput kinerja adalah sebesar 210,02% sehingga capaian kinerja terhadapdari target tahun 2014, dengan rincian yang tampak pada tabel 3.10.

Tabel 3.10Realisasi Indikator Kinerja Utama Persentase Jumlah Rencana

Penugasan Pengawasan yang Terealisasi

KelompokPenugasan

RencanaPenugasan

RealisasiPenugasan

Capaian (%realisasi sasaran)

Targetsasaran (%)

thn 2014

Capaian Sasaran(%)

(1) (2) (3) (4)=(3)/(2)x100 (5) (6)=(4)/(5)x100Assurance 243 517 212.76 85.00 250.30Consulting 64 154 240.63 85.00 283.09Jumlah 307 671 218.57 85.00 257.14

Perkembangan target dan realisasi Indikator Kinerja Utama dari tahun 2011sampai dengan 2014 dapat dilihat pada grafik berikut.

Page 87: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 75 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Grafik 3.1PerkembanganTarget dan Realisasi Indikator Kinerja Utama

Persentase Jumlah Rencana Penugasan Pengawasan yang TerealisasiTahun 2010 – 2014

2011 2012 2013 2014Target(%) 80% 90% 85% 85%

Realisasi(%) 149% 161,24% 116% 210,02%

Dari grafik 3.1 di atas, dapat dilihat bahwa realisasi IKU tahun 2014 sebesar210,02% mengalami peningkatan sebesar 94,02% dibandingkan dengantahun 2013 sebesar 116%, disebabkan adanya peningkatan kepercayaanmitra kerja kepada Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta.

Upaya strategis yang mendukung pencapaian IKU ini adalah penyusunanrencana dan evaluasi, berupa:

a. Rapat koordinasi di lingkungan Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartadalam rangka menyamakan persepsi diantara bidang kerja.

b. Penerapan manajemen kinerja di Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakartamengacu kepada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah(SAKIP) BPKP. Hasil penerapan SAKIP BPKP dalam tahun 2013didokumentasikan dalam bentuk SOP Rencana Kinerja, Rencana KinerjaPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta Tahun 2014, Rencana KerjaKinerja Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta Tahun 2014, PetunjukTeknis Penetapan Kinerja (Juknis Tapkin) Tahun 2014, Tapkin BPKPTahun 2014, Rencana Kegiatan Tahunan Kinerja Perwakilan BPKP

Page 88: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 76 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Provinsi DKI Jakarta Tahun 2014, LAKIP Kinerja Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta Penilaian kinerja unit kerja Kinerja PerwakilanBPKP Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan dana sebesarRp179.156.000,00 atau 43,28% dari anggaran sebesar Rp413.970.000,00 danSDM sebanyak 841 OH atau 67,93% dari rencana sebanyak 1.238 OH.

2. Persentase kesesuaian laporan keuangan Perwakilan BPKP denganStandar Akuntansi Pemerintah.

Salah satu bentuk akuntabilitas pengelolaaan keuangan yang baik adalahtingkat kewajaran laporan keuangan yang menjadi opini BPK RI terhadappenyajian laporan keuangan BPKP. IKU “Tingkat Opini BPK RI terhadapLaporan Keuangan BPKP”dibuat untuk mengukur tingkat keberhasilandalam membina satuan kerja terkait penyusunan laporan keuangan sesuaidengan SAP. Pada tataran Perwakilan BPKP ditetapkan IKU adalahPersentase kesesuaian laporan keuangan Perwakilan BPKP dengan StandarAkuntansi Pemerintah.

Kinerja sasaran dinilai berdasarkan tingkat Hasil reviu Inspektorat terhadaplaporan keuangan perwakilan, dengan nilai 100% apabila tidak ada catatan,dan 80% apabila ada catatan

Keberhasilan kinerja IKU didukung oleh terlaksananya kegiatanpengelolaan anggaran sesuai dengan sistem akuntansi pemerintah.

Capaian kinerja untuk IKU ini pada tahun 2014 sebesar 100% adalah samadengan capaian kinerja yang ditetapkan dalam Renstra.

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan dana sebesarRp166.610.000,00 atau 76,17% dari anggaran sebesarRp148.494.000,00,00 dan SDM sebanyak 541 OH atau 68,48% dari rencanasebanyak 790 OH.

3. Persepsi Kepuasan Terhadap Pelayanan Pengelola Kepegawaian danOrganisasi

Pengembangan kompetensi dan profesionalisme pegawai yang optimalakan berdampak positif pada peningkatan kapasitas penyelenggaraanpengawasan intern akuntabilitas keuangan negara dan pembinaanpenyelenggaraan SPIP. Hal tersebut dilandasi dengan pemikiran bahwapelaksanaan prinsip-prinsip tata kepemerintahan yang baik (good

Page 89: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 77 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

governance) akan terwujud dengan dukungan SDM yang andal dan terkeloladengan baik. Untuk itu, perlu terus diagendakan dan diberikan perhatianyang memadai terhadap peningkatan pengelolaan kepegawaian danorganisasi sebagai upaya untuk perbaikan kualitas SDM, serta penataankelembagaan dan proses kerja internal yang dapat menunjang tercapainyahal-hal tersebut.

Persepsi kepuasan terhadap suatu pelayanan sangat bergantung pada suatukeadaan ketika keinginan, harapan, dan kebutuhan para penerima layanandapat terpenuhi. Pernyataan kepuasan atau ketidakpuasan diperolehmelalui survei kepada para penerima layanan, dengan metode skala Likert1-10. Perhitungan persepsi kepuasan terhadap pelayanan pengelolaankepegawaian dan organisasi dilaksanakan dengan metode penyebarankuesioner secara uji petik kepada para pegawai bidang di lingkunganPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta.

Target IKU “Persepsi kepuasan terhadap pelayanan pengelola kepegawaiandan organisasi” pada tahun 2014 adalah sebesar 8,00 dari skala Likert 1-10.Capaian kinerja IKU ini menunjukkan tingkat kepuasan pegawai ataspelayanan pengelolaan kepegawaian dan organisasi, antara lain: (a)Pelayanan kenaikan pangkat pegawai, kenaikan jabatan, gaji berkala, danpenyesuaian gaji selalu dilaksanakan secara tepat waktu; sertapenandatanganan pakta integritas atau pernyataan kepatuhan terhadapaturan perilaku pada setiap awal tahun untuk seluruh pegawai.

Capaian kinerja IKU “Persepsi Kepuasan Terhadap Pelayanan PengelolaKepegawaian dan Organisasi” pada tahun 2014 adalah sebesar 7,10 dariskala likert 1-10 sedangkan target kinerja pada tahun 2014 adalah 8,00 dariskala likert. Dengan demikian capaian kinerja untuk IKU ini pada tahun2014 adalah sebesar 88,75% dari target kinerja tahun 2014.Perbandingan dengan kinerja IKU pada tahun 2013 sebesar 7,61 dari skalaLikert 1-10, dan jika dibandingkan dengan capaian kinerja tahun 2012sebesar 7,53 dari skala Likert 1-10 menunjukkan adanya penurunan kinerjapada tahun 2014.

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan dana sebesarRp104.603.000,00 atau 143,80% dari anggaran sebesar Rp72.740.000,00 danSDM sebanyak 961 OH atau 58,92% dari rencana sebanyak 1.631 OH.

4. Persentase Pagu Dana yang Tidak Diblokir dalam DIPA

Ketersediaan dana yang memadai diperlukan untuk membiayaipelaksanaan tugas dan fungsi Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta

Page 90: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 78 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

melalui proses penyusunan anggaran, yang menghasilkan dokumenanggaran berupa Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Pagu danadalam DIPA dapat dilakukan pemblokiran/pemberian tanda bintang olehDPR untuk kegiatan dalam DIPA yang perlu dimintakan persetujuan dariDPR terlebih dahulu, atau Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) untukkegiatan pada saat penelaahan belum dilengkapi dengan data dukung yangmemadai/lengkap.

Realisasi diukur dengan membandingkan antara jumlah pagu dana yangtidak diblokir/diberi tanda bintang dengan total pagu dana dalam DIPA.

Pagu dana DIPA Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta Tahun 2014 sebesarRp29,929,531.000,00 dan tidak ada dana DIPA tahun 2014 yang diblokir.

Target IKU sebesar 100%, sedangkan realisasi sebesar 100%, maka capaianIKU adalah sebesar 100%.

Capaian kinerja IKU “Persentase Pagu Dana yang Tidak Diblokir dalamDIPA” tahun 2014 sebesar 100% dibandingkan dengan capaian kinerjatahun 2013 dan 2012 sebesar 100% menunjukkan kinerjanya dapatdipertahankan pada tahun 2014.Kegiatan yang mendukung capaian kinerja sasaran adalah PengelolaanAnggaran dan Sistem Akuntansi Pemerintah, melalui sub-sub kegiatanpenyusunan pedoman anggaran dan penyusunan dokumen anggaran.

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan dana sebesarRp39.424.000,00 atau 244,66% dari anggaran sebesar Rp16.114.000,00 danSDM sebanyak 91 OH atau 62,33% dari rencana sebanyak 146 OH.

5. Persepsi Kepuasan Pengguna atas Pencairan Anggaran yang DiajukanSesuai Prosedur

Penyediaan dana yang memadai bagi terlaksananya tugas-tugas PerwakilanBPKP Provinsi DKI Jakarta secara keseluruhan dengan pelayanan yangcepat, tepat, dan ramah menjadi kata kunci yang harus senantiasa disadarioleh para pengelola keuangan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, agarpara pengguna merasa puas dengan pelayanan keuangan yang merekaterima. Untuk itu, pengelolaan dana yang tersedia dalam dokumenanggaran harus dilaksanakan secara profesional dan akuntabel. Ketepatanjumlah dan waktu penyediaan dana memerlukan kerja sama dari unitpengguna dalam penyampaian berkas permintaan danpertanggungjawaban dana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Page 91: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 79 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Persepsi kepuasan pengguna atas pencairan anggaran yang diajukan sesuaidengan prosedur adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan penggunaanggaran atas pelayanan yang diberikan dalam menyediakan uang untukmembiayai kegiatan yang telah dianggarkan.

Capaian Indikator Kinerja Utama pada tahun 2014 adalah sebesar 7,10 dariskala likert 1-10 sedangkan target kinerja pada tahun 2014 adalah sebesar7,50 skala likert, sehingga kinerja tahun 2014 adalah sebesar 94,67% daritarget tahun 2014, sedangkan capaian kinerja tahun 2013 sebesar 7,26 dariskala likert 1-10 atau mencapai 103,67% dari target tahun 2013 sebesar 7,00dari skala likert 1-10, atau mencapai 82,35%. Dengan demikian capaiantarget kinerja untuk IKU ini secara keseluruhan tidak memenuhi dari targetakhir periode renstra tahun 2014 sebesar 8,50 dari skala Likert 1-10.Capaian kinerja IKU “Persepsi Kepuasan Pengguna atas PencairanAnggaran yang Diajukan Sesuai Prosedur” tahun 2013 sebesar 7,26 dariskala likert 1-10 dibandingkan dengan capaian kinerja tahun 2012 sebesar6,94 dari skala likert 1-10 menunjukkan adanya peningkatan kinerjanyapada tahun 2014.

Pencapaian Indikator Kinerja Utama ini didukung dengan beberapa proseskegiatan, antara lain penyediaan uang yang sesuai dengan jumlah danwaktu yang diajukan dalam SPP yang sesuai dengan prosedur, verifikasiperbendaharaan, monitoring/evaluasi penyusunan dan perbendaharaananggaran, pembinaan penyusunan dan perbendaharaan anggaran, sertarekonsiliasi penyusunan dan perbendaharaan anggaran.

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan dana (termasukpembayaran gaji dan tunjangan) sebesar Rp21.249.628.000,00 atau 93,87%dari anggaran sebesar Rp22.636.910,00 dan SDM sebanyak 1.166 OH atau70,45% dari rencana sebanyak 1.655 OH.

6. Jumlah publikasi kegiatan perwakilan BPKP di media massa

Eksistensi sebuah organisasi antara lain ditentukan oleh citra organisasiyang terbentuk di lingkungannya. Demikian juga dengan eksistensi BPKPyang ditentukan juga oleh citranya di mata publik. Oleh karena itu, persepsipublik terhadap BPKP menjadi salah satu alat ukur yang relevan dalammenilai kinerja BPKP.

Kinerja IKU ini diukur dengan cara mengidentifikasikan dan mengevaluasiterhadap pandangan, opini, dan persepsi publik yang bernuansa positifterhadap BPKP dibandingkan dengan jumlah seluruh opini yang terkaitdengan persepsi publik terhadap BPKP. Pada tataran Perwakilan BPKP

Page 92: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 80 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

ditetapkan IKU adalah Jumlah publikasi kegiatan perwakilan BPKP dimedia masa, yang diukur melalui Jumlah Berita tentang kegiatanperwakilan BPKP di media massa.

Target Indikator Kinerja Utama “Jumlah publikasi kegiatan perwakilanBPKP di media massa” pada tahun 2014 adalah sebesar 25 kegiatan dengantarget kinerja sebesar 25 kegiatan, sehingga capaian kinerja telah mencapai100%, sedang tahun 2013 sebesar 20 kegiatan sedangkan capaian kinerjanyadalam tahun 2013 adalah sebanyak 21 kegiatan. Hasil pengukuran atasindikator tersebut menunjukkan telah mencapai 105% dari target tahun2013.

Tercapainya target tersebut antara lain disebabkan meningkatnyaefektivitas kegiatan Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta dalammembangun jejaring dengan instansi/pemangku kepentingan.Capaian kinerja IKU “Jumlah publikasi kegiatan perwakilan BPKP di mediamassa” tahun 2013 sebesar 21 kegiatan dibandingkan dengan capaiankinerja tahun 2012 sebesar 24. Secara keseluruhan kinerja atas IKU ini telahsesuai dengan target yang ditetapkan dalam Renstra

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menyerap dana sebesar Rp5.127.000,00atau 24,85% dari anggaran sebesar Rp20.630.000,00. Dari sisi SDM,pencapaian IKU tersebut didukung penggunaan SDM sebanyak 16 OH atau10,06% dari rencana sebanyak 159 OH.

7. Persentase pemanfaatan asset

IKU “Persentase pemanfaatan asset” merupakan indikator tambahan untukmencapai Sasaran Strategis 7 dengan target sebesar 100,00%.

Indeks Efektivitas Pengelolaan Aset digunakan untuk mengukurpengelolaan dan pengembangan kapasitas sarana dan prasarana diPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta yang dilaksanakan melaluipengelolaan urusan tata usaha, perlengkapan, dan rumah tangga bagiseluruh unit kerja Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta..

Dalam tahun 2014, capaian indeks efektivitas pengelolaan aset adalah 100%dari target yang telah ditetapkan. Hal ini menunjukkan bahwa seluruh asetyang diadakan pada tahun 2014 telah didistribusikan dan dimanfaatkanpada tahun 2014 juga sebanyak 37 unit.

IKU ini dicapai melalui kegiatan pembinaan administrasi dan pengelolaanperlengkapan, meliputi sub-subkegiatan pencatatan dan updating

Page 93: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 81 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

akuntansi aset, inventarisasi aset, serta validasi dan verifikasi aset padaBPKP.

Realisasi IKU tahun 2014, 2013 sebesar 100% sama dengan realisasi tahun2012, dan akan terus dipertahankan hingga akhir periode renstra tahun2014.

Kegiatan untuk mencapai IKU ini menggunakan dana sebesarRp281,438.000,00 atau 70,96% dari anggaran sebesar Rp396.650.000,00dengan menggunakan SDM, 248 OH atau 54,03% dari rencana sebanyak459 OH.

8. Persepsi Kepuasan Terhadap Pelayanan Pengelola Sarana Prasarana(Sarpras)

Fungsi dukungan manajemen BPKP diantaranya dilaksanakan melaluipenyediaan dan pengelolaan sarpras sesuai dengan kebutuhan dilingkungan BPKP.

IKU “Persepsi Kepuasan Terhadap Pelayanan Pengelola Sarpras”merupakan indikator tambahan untuk mencapai Sasaran Strategis 7, padatahun 2014 meraih sebesar 6,85 dari skala likert 1-10 sedangkan targetcapaian kinerja adalah sebesar 8,00 dengan demikian capaian kinerja IKUini pada tahun 2014 adalah sebesar 85,63% dari target capaian kinerjasebagaimana ditetapkan dalam Renstra, sedangkan target pada tahun 2013sebesar 7,50 dari skala likert 1-10. IKU ini diukur dari tingkat persepsikepuasan terhadap pelayanan pengelolaan sarpras yang dapat diberikanoleh unit layanan yang bertanggung jawab atas pengelolaan sarpras.

Berdasarkan hasil survai atas persepsi penerima layanan tahun 2013,capaian IKU atas pelaksanaan penyediaan dan pengelolaan sarpras sebesar6,804 dari skala likert 1-10 atau 90,72% dari target sebesar 7,50.

Jika dibandingkan dengan hasil survei layanan pengelola sarpras padatahun 2012 terdapat penurunan terhadap tingkat kepuasan dari skala 7,08di tahun 2012 sedangkan di tahun 2013 sebesar skala 6,8 hal ini terkaitbeberapa kendala ketersediaan infrastruktur yang kurang memadaisehingga mempengaruhi pencapaian IKU.

Dengan demikian secara keseluruhan capaian IKU ini masih dibawah nilaiyang ditetapkan dalam Renstra.

Kegiatan untuk mencapai IKU ini pada tahun 2014 menggunakan danasebesar Rp2.667.247.000,00 atau 114,09% dari anggaran sebesar

Page 94: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 82 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Rp2.337.824.000,00 dengan menggunakan SDM sebanyak 3.877 OH atau131,33% dari rencana sebanyak 2.952 OH.

9. Persentase Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Inspektorat BPKP

Kegiatan pengawasan internal yang dilaksanakan Inspektorat BPKP antaralain bertujuan memberikan jaminan mutu dan kepatuhan pada setiappelaksanaan kegiatan BPKP. Hasil kegiatan pengawasan yang dilaksanakanInspektorat merupakan bagian dari fungsi early-warning dalampengembangan dan perbaikan operasional untuk mencapai danmeningkatkan kinerja BPKP.

IKU “Persentase Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Inspektorat BPKP”merupakan IKU lainnya untuk mencapai Sasaran Strategis 7 dengan targetsebesar 90,00%. IKU ini diukur dengan menghitung jumlah antararekomendasi yang telah ditindaklanjuti oleh satuan kerja yangdievaluasi/direviu/diaudit, dibandingkan dengan jumlah rekomendasidari Inspektorat yang tertuang dalam Laporan HasilEvaluasi/Reviu/Audit.

Pada tahun 2014 jumlah rekomendasi Inspektorat yang ditindaklanjuti olehPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta adalah sebanyak 5 Rekomendasidari 5 Rekeomendasi Inspektorat, dengan demikian Capaian Kinerja IKU iniuntuk tahun 2014 adalah 100%, sedangkan jika dibandingkan dengan tahun2013, jumlah rekomendasi yang ditindaklanjuti sebanyak 26 rekomendasiatau 100% dari 26 rekomendasi yang harus ditindaklanjuti. Dibandingkandengan target IKU pada tahun 2013 sebesar 90%, maka capaian IKU sebesar111,11%.

Jika dibandingkan dengan capaian realisasi kinerja pada tahun 2012 sebesar117,65 hal ini menunjukkan bahwa kinerja IKU ini dapat dipertahankankarena pada tahun 2012 termasuk tindak lanjut atas temuan di tahun 2011.

Realisasi IKU tahun 2013 sebesar 111,11%Jika dibandingkan dengan targetakhir periode renstra tahun 2014, IKU ini telah mencapai 116,96% daritarget sebesar 90%.

10. Pencapaian Tata Kelola APIP yang Baik

Tugas dan fungsi Instansi Pembina berdasarkan Permenpan NomorPER/220/M.PAN/7/2008 tanggal 4 Juli 2008 tentang Jabatan FungsionalAuditor dan Angka Kreditnya serta Peraturan Bersama Kepala BPKP danKepala BKN, Nomor PER-1310/K/JF/2008; Nomor 24 Tahun 2008 tanggal11 November 2008 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional

Page 95: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 83 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Auditor dan Angka Kreditnya, memberi arah baru bagi BPKP sebagaiInstansi Pembina JF Auditor menuju pada manajemen SDM berbasiskompetensi dan kinerja.

Terkait peran yang harus dilakukan oleh APIP, dalam pasal 48 PeraturanPemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang SPIP, dinyatakan bahwapengawasan intern atas penyelenggaraan tugas dan fungsi instansipemerintah dilakukan oleh APIP. Pengawasan intern tersebut mencakupkegiatan yang berkaitan langsung dengan penjaminan kualitas (qualityassurance), yaitu audit, reviu, evaluasi, dan pemantauan, perlunyapenerapan tata kelola yang baik guna mendukung terselenggaranyapemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, serta bersih dan bebasdari praktek KKN serta kegiatan pengawasan lainnya yang berkaitandengan bantuan saran (consultancy), antara lain berupa sosialisasi mengenaipengawasan, pendidikan dan pelatihan pengawasan, pembimbingan dankonsultasi, pengelolaan hasil pengawasan serta pemaparan hasilpengawasan.

Dengan ketentuan tersebut, peran dan lingkup tugas pengawasan internsemakin banyak dan kompleks sehingga berdampak pada kebutuhan SDMauditor yang semakin meningkat, baik kuantitas maupun kualitas.

IKU “Pencapaian Tata Kelola APIP yang Baik” merupakan IKU lainnyauntuk mencapai Sasaran Strategis 7 dengan target sebesar 40,00%. IKU inibertujuan untuk mengukur manfaat pembinaan yang dilakukan BPKPselaku instansi Pembina JF Auditor dalam mewujudkan auditor yangprofesional dan kompeten, serta tata kelola yang baik di lingkungan APIPnon-BPKP.

Salah satu kriteria yang digunakan untuk menilai bahwa unit APIP telahmelaksanakan tata kelola APIP yang baik untuk tahun 2012 adalahberdasarkan hasil assessment (evaluasi) penerapan tata kelola APIP yangmengacu kepada model Internal Audit Capability Model (IACM).

Realisasi IKU pada tahun 2014 adalah 100% sedangkan capaian tahun 2013sebesar 100% atau mencapai 100,0% dari target sebesar 100%. Realisasisebesar 100% adalah jumlah unit APIP yang telah melakukan tata kelolaAPIP yang baik sampai dengan tahun 2014 .

Kegiatan untuk mencapai IKU ini pada tahun 2014 menggunakan danasebesar Rp9.460.000,00 atau 27,47% dari anggaran sebesar Rp34.440.000,00.dengan menggunakan SDM sebanyak 63 OH atau 143,18% dari rencanasebanyak 44 OH.

Page 96: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 84 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Sejalan dengan perubahan lingkungan strategis pada BPKP terutama denganterbitnya PP Nomor 60 Tahun 2008, menegaskan identitas BPKP sebagaiAuditor Presiden. Sehubungan dengan itu, BPKP dituntut untuk memberikaninformasi yang berharga bagi Presiden dan mampu memberikan solusi ataspermasalahan yang dihadapi pemerintah. Selain itu, BPKP juga harus mampumemberikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan internalBPKP.

Dalam rangka mendukung pencapaian sasaran strategis BPKP yaitu“Terselenggaranya Satu Sistem Dukungan Pengambilan Keputusan bagiPimpinan” maka ditetapkan hanya satu IKU bagi Perwakilan BPKP ProvinsiDKI Jakarta adalah “Jumlah Sistem Informasi yang dimanfaatkan secaraefektif”. Secara lengkap, realisasi IKU Sasaran Strategis pada tahun 2013dibandingkan dengan tahun 2012, dan dikaitkan dengan target 2014 disajikandalam Tabel 3.11 berikut ini:

Tabel 3.11Perkembangan Pencapaian Indikator Sasaran Strategis 8

No INDIKATOR KINERJAUTAMA

SATUANKINERJA

Tahun 2012KINERJA

Tahun 2013 KINERJA

Tahun 20141 2 3 4 5 6

1.Jumlah Sistem Informasi yangdimanfaatkan secara efektif

Persentase 100.00 100.00 100.00

Dari tabel tersebut dan dikaitkan dengan capaian kinerja sasaran yang sama diTabel 3.12, terlihat bahwa IKU dominan Sasaran Strategis pada tahun 2014tercapai 100%. Dengan tersedianya Jumlah Sistem Informasi yangdimanfaatkan secara efektif, diharapkan pencapaian tujuan BPKP berupa“Terselenggaranya sistem dukungan pengambilan keputusan yang andal bagiPresiden/Pemerintah” dapat terwujud. Capaian IKU adalah sebagai berikut:

Sasaran Strategis 8:Terselenggaranya Satu Sistem Dukungan PengambilanKeputusan Bagi Pimpinan

Page 97: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 85 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

1. Jumlah Sistem Informasi yang dimanfaatkan secara efektif

IKU ini digunakan untuk mengukur penggunaan/pengimplementasiansistem informasi yang dikembangkan oleh BPKP Pusat untukmenghasilkan/menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh unit kerja dilingkungan Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta. IKU ini diukurberdasarkan tingkat Jumlah sistem informasi yang dimanfaatkan dibagidengan jumlah sistem informasi yang wajib dimanfaatkan BPKP (SIM HP,SIM RKT, SIM MonevRKT, SAKPA, SIMAK BMN, RKAKL, SPM, SPPD,DMS, SIMPEG)

Realisasi IKU tahun 2014 sebesar 100% atau mencapai 100,00% dari targetsebesar 100%.

Realisasi IKU tahun 2014, 2013, dan 2012 sebesar 100%, atau 100% daritarget akhir periode renstra tahun 2014 sebesar 100%. Namun demikian,pemenuhan dari target Renstra tidak berarti bahwa pengembangan sisteminformasi tidak diperlukan lagi. Dalam periode 2014 masih, banyak kegiatanPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta yang memerlukan dukungan sisteminformasi, sesuai dengan Arsitektur Sistem Informasi BPKP. Selain itu,dilihat dari tingkat kematangannya, sistem informasi yang telahdikembangkan BPKP saat ini rata-rata baru mencapai angka 3 (defined).Artinya, masih banyak sistem informasi yang sudah dibangun, namunbelum dimanfaatkan dengan optimal dan memerlukan perbaikan-perbaikan.

Capaian IKU ini menggunakan dana sebesar Rp19.562.000,00 atau 81,17%dari anggaran sebesar Rp24.100.000,00 dan menggunakan SDM sebanyak273 OH atau 235,34% dari rencana sebanyak 116 OH.

C. REALISASI ANGGARAN

Dalam rangka mewujudkan tujuan serta sasaran kinerja selain dibutuhkanSumber Daya Manusia, Peralatan sebagaimana diuraikan di atas, maka sesuaiketentuan maka akuntabilitas penganggaran/ pendanaan yang diperolehuntuk membiayai kegiatan akan diuraikan secara singkat di bawah ini:

1. Program

Uraian singkat akuntabilitas keuangan menurut program /sasaran strategisPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta selama tahun 2014 adalah sebagaiberikut :

Page 98: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 86 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Tabel 3.12Perbandingan Anggaran dan Realisasi Tahun 2014

Per Sasaran StrategisNo Uraian Program / Sasaran Strategis / IKU ANGGARAN REALISASI1 Mengarahkan dan mengendalikan meningkatnya kualitas LKPP,

LKKL, dan LKPD2.084.551 1.816.618

2 Mengarahkan dan mengendalikan tercapainya optimalisasipenerimaan negara

100.889 42.910

3 Mengarahkan dan mengendalikan agar terselenggaranya SPM padaIPD dan terselenggaranya GG pada BUMN/BUMD

559.405 378.925

4 Mengarahkan dan mengendalikan agar meningkatnya kesadarandan keterlibatan K/L, Pemda, BUMN/BUMD dalam upayapemberantasan korupsi

816.762 733.775

5 Mengarahkan dan mengendalikan agar meningkatnya kualitaspenerapan SPIP di K/L, Pemda

266.052 216.895

6 Mengelola dan mengawasi efektifitas perencanaan pengawasandan kualitas pengelolaan keuangan

26.101.872 24.722.255

Jumlah anggaran kegiatan pelaksanaan pengawasan intern danpembinaan penyelenggaraan SPIP

3.862.099 3.198.583

Jumlah anggaran kegiatan fasilitasi dukungan manajemen 25.861.582 24.431.357Jumlah anggaran kegiatan pengadaan dan penyaluran sarana danprasarana

205.850 281.438

Jumlah anggaran dan Realisasi 2014 29.929.531 27.911.378

Berdasarkan tabel 3.12 di atas maka pada tahun 2014 terdapat penghematananggaran sebesar Rp2.018.153.000,00 atau 6,74% dari Jumlah anggaran yangdialokasikan kepada Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta, rincianterhadap masing-masing indikator kinerja dapat dilihat pada lampiran 6.

2. Jenis Belanja

Uraian singkat terhadap akuntabilitas keuangan dari sasaran strategis permata anggarannya selama tahun 2014 disajikan sebagai berikut:

Page 99: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 87 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Tabel 3.13Rincian Sasaran Strategis Per Mata Anggaran

No Uraian Program / Sasaran Strategis / IKU 521211- Bahan

522151 - JasaProfesi

PERJALANANDINAS

GAJI DANTUNJANGAN

BELANJAMODAL

Jumlah

1 Mengarahkan dan mengendalikan meningkatnya kualitas LKPP,LKKL, dan LKPD

189.553 - 1.705.763 - - 1.895.316

2 Mengarahkan dan mengendalikan tercapainya optimalisasipenerimaan negara

1.438 - 24.750 - - 26.188

3 Mengarahkan dan mengendalikan agar terselenggaranya SPM padaIPD dan terselenggaranya GG pada BUMN/BUMD

52.993 - 305.951 - - 358.944

4 Mengarahkan dan mengendalikan agar meningkatnya kesadarandan keterlibatan K/L, Pemda, BUMN/BUMD dalam upayapemberantasan korupsi

61.949 39.000 578.643 - - 679.592

5 Mengarahkan dan mengendalikan agar meningkatnya kualitaspenerapan SPIP di K/L, Pemda

36.886 - 201.657 - - 238.543

6 Mengelola dan mengawasi efektifitas perencanaan pengawasandan kualitas pengelolaan keuangan

2.700.262 - 655.401 21.163.282 193.850 24.712.795

Jumlah anggaran dan Realisasi 2014 3.043.081 39.000 3.472.165 21.163.282 193.850 27.911.378Jumlah anggaran kegiatan pelaksanaan pengawasan intern danpembinaan penyelenggaraan SPIP

342.819 39.000 2.816.764 - - 3.198.583

Jumlah anggaran kegiatan fasilitasi dukungan manajemen 2.700.262 - 655.401 21.163.282 - 24.518.945Jumlah anggaran kegiatan pengadaan dan penyaluran sarana danprasarana

- - - - 193.850 193.850

Jumlah anggaran dan Realisasi 2014 3.043.081 39.000 3.472.165 21.163.282 193.850 27.911.378

Rincian atas penggunaan anggaran menurut IKU dapat dilihat padalampiran 7

3. Dana Mitra

Selama tahun 2014, beberapa pelaksanaan kegiatan penugasan pengawasandan pendampingan pembiayaannya berasal dari anggaran mitra kerjaPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta disebut dengan Dana Mitra Kerja.Pembiayaan tersebut dalam bentuk biaya Perjalanan Dinas, Biaya Transport,Biaya Penginapan, Uang Harian, Uang Representasi, dan Biaya TransportLokal.

Page 100: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 88 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Dana Mitra Kerja bukan merupakan Penerimaan Negara Bukan Pajak bagiBadan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan sesuai dengan PP Nomor47 Tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara BukanPajak yang berlaku pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Tata cara, prosedur dan pelaksanaan penggunaan anggaran mitra kerjauntuk kegiatan pengawasan dan pendampingan di lingkungan PerwakilanBPKP Provinsi DKI Jakarta berpedoman dan taat pada ketentuansebagaimana ditetapkan dalam :

1. Surat Edaran Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan PembangunanNomor SE-1/K/SU/03/2013 tanggal 9 Juli 2013 tentang Tindak LanjutManagement Letter BPK tahun 2012.

2. Surat Edaran Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan PembangunanNomor SE-2/K/SU/2013 tanggal 23 Agustus 2013 tentangPenggunaan anggaran pengawasan untuk pelaksanaan kegiatanpengawasan dan pendampingan di lingkungan Kementerian / Lembaga,Pemerintah Daerah, BUMN/BUMD/BHMN/BLU dan Badan atauLembaga lainnya.

3. Surat Deputi Pengawasan Bidang Penyelenggaraan Keuangan DaerahNomor S-268/D4/02/2013tanggal 26 Agustus 2013 Perihal Penegasanatas Keputusan Kepala BPKP Nomor KEP-1265/K/D4/2010 tentangProsedur Kegiatan Baku (SOP) Kegiatan Asistensi Perwakilan BPKP PadaPemda.

4. Surat Deputi Bidang Akuntan Negara Nomor S-889/D5/2013 tanggal 26Agustus 2013 hal Penggunaan Anggaran Kegiatan Pengawasan danPendampingan yang berasal dari Dana Mitra Kerja di LingkunganKedeputian Akuntan Negara.

5. Surat Bersama Deputi Pengawasan Instansi Pemerintah BidangPerekonomian dan Deputi Pengawasan Instansi Pemerintah BidangPolsoskam Nomor S-486/D1/2013 dan S-510/D2/2013 tanggal 30Agustus 2013 perihal Penggunaan Dana Mitra Kerja untuk kegiatanpengawasan dan pendampingan di lingkungan Deputi PIP BidangPerekonomian dan Deputi PIP Bidang Polsoskam.

Hingga 31 Desember 2014 penggunaan Dana Mitra Kerja di lingkunganPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta adalah sebesar Rp1.610.793.500,00dalam rangka membiayai 64 kegiatan pengawasan maupunpendampingan. Dengan rincian sebagai berikut:

Page 101: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 89 -

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Tabel 3- 14Rincian Dana Mitra

Tahun 2014

No Bidang ST LHP Jumlah

1 PIPP 21 21 366.155.500

2 APD 3 3 410.225.000

3 AN 40 40 834.413.000

Jumlah 64 64 1.610.793.500

Dalam pelaksanaan penggunaan dana mitra kerja, Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta tidak mengelola dana mitra kerja, pengelolaan danamitra dilakukan oleh mitra kerja.

Uraian keterangan dan penjelasan lebih lanjut dari akuntabilitas keuanganPerwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta dapat dilihat pada Laporan Keuangandan Catatannya Tahun 2014.

Page 102: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

IV. PENUTUP

Sebagaimana diamanatkan dalam PP 60 Tahun 2008, BPKP melakukanpembinaan SPIP dan pengawasan intern terhadap kegiatan lintas sektoral,kebendaharaan umum dan kegiatan lain atas permintaan Presiden. Fungsipengawasan intern dilakukan melalui kegiatan audit, reviu, evaluasi,pemantauan, dan kegiatan pengawasan lainnya. Pengawasan intern terutamadiarahkan untuk membantu Menteri/Pimpinan Lembaga, Gubernur, danBupati/Walikota dalam rangka memperkuat dan menunjang efektivitas SistemPengendalian Intern.

Pertanggungjawaban pelaksanaan pengawasan intern dan pembinaan SPIPdisampaikan dalam LAKIP BPKP. Dalam pelaporan kinerja ini disajikaninformasi kinerja yang telah diperjanjikan disertai evaluasi dan analisis yangmemadai sehingga dapat dimanfaatkan untuk perbaikan kinerja ke depan.

Laporan Akuntabilitas Kinerja Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta, disamping merupakan pertanggungjawaban kinerja BPKP dalam mencapaitujuan/sasaran strategis tahun 2014, juga mencerminkan sejauh mana SistemAKIP telah diimplementasikan. Beberapa perbaikan mendasar telah dilakukanterhadap seluruh komponen Sistem AKIP yang meliputi perencanaan kinerja,pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi kinerja, dan pencapaiansasaran organisasi.

Perbaikan dalam perencanaan kinerja berupa perbaikan kualitas dokumenrenstra, rencana kinerja tahunan, penetapan kinerja, dan indikator kinerjautama. Terhadap Renstra Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta 2011 sampaitahun 2014 telah ditambahkan sasaran strategis, IKU dan target tahunandiselaraskan dengan RPJMN. Target-target kinerja jangka menengah dalamrenstra telah dirinci dalam target-target kinerja tahunan dalam rencana kinerjatahunan dan penetapan kinerja, serta dimanfaatkan untuk mengukurkeberhasilan. Sasaran strategis telah berorientasi hasil, bukan proses/kegiatan,dan diukur dengan indikator-indikator kinerja utama yang dominan. Kegiatanyang dirancang telah selaras dan memiliki hubungan kausalitas dengansasaran.

Perbaikan dalam pengukuran kinerja berupa perbaikan mekanismepengumpulan data kinerja dengan menggunakan teknologi informasi, danmelakukan pengukuran kinerja melalui pembandingan dengan target tahunberjalan.

Page 103: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 91 -

BAB IV. PENUTUP

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Upaya perbaikan dalam evaluasi kinerja berupa pemantauan mengenaikemajuan pencapaian kinerja beserta hambatannya oleh pihak internalmaupun eksternal, dan melaksanakan tindak lanjut atas hasil evaluasi.

Pencapaian sasaran strategis sebagian besar telah memenuhi target dantermasuk kategori “Memuaskan” dibandingkan target yang telah ditetapkandalam tahun 2014. Dari delapan sasaran strategis dengan keseluruhan 32 IKU,telah dipilih 12 IKU dominan sebagai ukuran penilaian capaian sasaran.Realisasi tahun 2014, seluruh sasaran strategis dan seluruh IKU dominan telahmencapai/melampaui target yang dirinci sebagai berikut:

Sasaran 1: Dari 3 IKU dominan, tercapai 2, capaian rata-rata sebesar 100,07 %Sasaran 2: Dari 1 IKU dominan tercapai sebesar 133,33%Sasaran 3: Dari 2 IKU dominan, tercapai 2, capaian rata-rata sebesar 103,85%Sasaran 4: Dari 1 IKU dominan, tercapai 1, capaian sebesar 113,97%Sasaran 5: Dari 1 IKU dominan tercapai sebesar sebesar 0%Sasaran 6: Dari 1 IKU dominan tercapai sebesar sebesar 100%Sasaran 7: Dari 2 IKU dominan, tercapai 2, capaian rata-rata sebesar 155,01%Sasaran 8: Dari 1 IKU dominan, tercapai 1, capaian sebesar 111,11%

Beberapa kelemahan dalam pencapaian sasaran strategis dapat diidentifikasisebagai berikut:

1. K/L/Pemda belum sepenuhnya menerapkan Sistem Pengawasan InternalPemerintah sesuai dengan PP 60/2008 disebabkan:

a. Penerapan SPIP belum secara integral menyatu dengan operasionalinstansi, namun baru pada tahap pengenalan terhadap SPIP berupasosialisasi, dan workshop SPIP yang perlu ditindaklanjuti oleh PemerintahProvinsi DKI Jakarta menapak kepada tahap pengembangan infrastrukturpengendalian, berupa pemetaan risiko, penetapan dan pengembanganKebijakan/Standard Operating Procedure (SOP);

b. Belum intensifnya fasilitasi penyelenggaraan SPIP sehingga manfaat nyatadari SPIP belum dapat dirasakan oleh K/L/Pemda.

2. Keterbatasan jumlah dan komposisi tenaga auditor untuk melaksanakanpenugasan serta potensi jumlah permintaan dari para pemangkukepentingan sehingga banyak permintaan pengawasan dari para pemangkukepentingan yang tidak dapat terlayani.

3. Keterbatasan jumlah dana untuk membiayai pelaksanaan tugas operasional,akibat dari salah perhitungan indeks distribusi dana DIPA dari BiroPerencanaan Pengawasan BPKP, dimana indeks tersebut hanyamengasumsikan proses pengawasan yang dilakukan oleh Perwakilan BPKP

Page 104: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 92 -

BAB IV. PENUTUP

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

Provinsi DKI Jakarta terbatas berlokasi di wilayah Provinsi DKI Jakarta,padahal dalam prakteknya proses pengawasan dilaksanakan di lokasi yangmeliputi seluruh wilayah Indonesia.

4. Keterbatasan jumlah infrastruktur yang mendukung pelaksanaan tugasoperasional.

Langkah-langkah yang harus dilakukan oleh Perwakilan BPKP Provinsi DKIJakarta dalam upaya memperbaiki kinerja antara lain:

1. Untuk kegiatan Perencanaan kinerja, perlu disusun dokumen perencanaankinerja tahun 2015 sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada BPKP.

2. Untuk kegiatan pengukuran kinerja perlu dilakukan :

a. Penyusunan mekanisme pengumpulan data kinerja

b. Pelaksanaan pengukuran kinerja individu sesuai dengan form SistemKinerja Individu yang berisi indikator kinerja individu.

3. Menyempurnakan metodologi perencanaan dan pelaksanaan pengawasanyang secara dini dapat memetakan permasalahan lintas sektoral danpermasalahan stakeholder lainnya sehingga dapat lebih efektif mengarahkanperumusan rekomendasi yang relevan dan strategis.

4. Mengusulkan perbaikan perhitungan Indeks distribusi Dana DIPA kepadaBiro Perencanaan Pengawasan, sehingga dana pengawasan dapat memenuhikebutuhan pelaksanaan tugas.

5. Mengusulkan penambahan tenaga auditor sesuai dengan kebutuhan dalamrangka kebutuhan pelaksanaan tugas.

6. Pengembangan sistem informasi pengukuran data kinerja sampai dengancapaian IKU.

7. Peningkatan penyelenggaraan SPIP pada K/L/Pemda, antara lain melalui:

a. Meningkatkan intensitas pembimbingan teknis penyelenggaraan SPIP,antara lain untuk penyusunan desain penyelenggaraaan SPIP.

b. Berkoordinasi lebih intensif dengan K/L/Pemda untuk percepatanimplementasi SPIP secara integral dalam kegiatan operasional instansi,sehingga meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja instansitermasuk peningkatan kualitas akuntabilitas dan laporan keuangan yangwajar.

Akhirnya dengan disusun LAKIP tahun 2014, diharapkan dapat memberikaninformasi secara transparan kepada seluruh pihak yang terkait mengenai tugasfungsi Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta, sehingga dapat memberikanumpan balik guna peningkatan kinerja pada tahun-tahun mendatang. Secara

Page 105: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

- 93 -

BAB IV. PENUTUP

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHPERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN 2014

internal LAKIP ini telah menjadi motivator untuk lebih meningkatkan kinerjaorganisasi terhadap perkembangan tuntutan stakeholders, sehingga kontribusiBPKP dalam pembangunan dapat lebih dirasakan.

Page 106: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 1 :1 - 3

referensi

ANGGARAN REALISASI % RENCANA REALISASI %

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 13 14 15 16 17 18 19 1 Persentase IPP yang mendapat

pendampingan penyusunanlaporan keuangan

% Laporan hasilbimbingan teknis/asistensi penyusunanLKKL bidangPerekonomian

95,00 14 14 100,00 105,26

Laporan hasilbimbingan teknis/asistensi penyusunanLKKL bidangPolsoskam

95,00 1 1 100,00 105,26

Sub total 95,00 15 15 100,00 105,26 1.1.4 158.329,00 199.250,00 125,85 728,00 1.811,00 248,76Persentase IPD yang laporankeuangannya memperoleh opiniminimal WDP

% Laporan hasil bimtek/asistensi penyusunanLKPD

90,00 4 39 975,00 100,00

100,00 4 39 975,00 100,00 1.1.4 84.513,00 63.106,00 74,67 340,00 2.915,00 857,35Persentase jumlah laporankeuangan proyek PHLN yangmemperoleh opini dukungan wajar

% Laporan hasilpengawasan atasProyek PHLN 85,00 61 65 91,89 108,11 879.776,00 773.696,00 87,94 3.797,00 4.013,00 105,69

85,00 61 65 91,89 108,11 1.1.8Persentase hasil pengawasan lintassektor yang disampaikan ke Pusat

% Laporan hasilpengawasan lintassektor

90,00 117 100 85,47 94,97 465.411,00 357.105,00 76,73 1.780,00 4.515,00 253,65

Laporan hasilpengawasan lintassektor bidang

0,00 0 - - -

Sub total 90,00 117 100 85,47 94,97 1.1.1Persentase hasil pengawasan ataspermintaan Presiden yangdisampaikan ke Pusat

% Laporan hasilpengawasan ataspermintaan presiden

70,00 37 36 97,30 139,00 253.527,00 128.813,00 50,81 1.204,00 1.737,00 144,27

70,00 -

70,00 -

Sub total 70,00 37 36 97,30 139,00 1.1.3Persentase hasil pengawasan ataspermintaan stakeholders yangdijadikan bahan pengambilankeputusan oleh stakeholders

% Laporan hasilpengawasan ataspermintaan stakeholder

95,00 37 25 67,57 71,12 242.995,00 294.648,00 121,26 760,00 1.104,00 145,26

Sub total 95,00 37 25 67,57 71,12 1.1.7TOTAL 1 -

2 Persentase hasil pengawasanoptimalisasi penerimaannegara/daerah yangditindaklanjuti

% Laporan hasilpengawasan ataspenerimaan negaraBidang Perekonomian

75,00 4 3 100,00 100,00 50.318,00 15.290,00 30,39 132,00 172,00 130,30

Laporan hasilpengawasan ataspenerimaan negarabidang Polsoskam

75,00 1 2 100,00 100,00

Sub total 75,00 5 5 100,00 133,33 1.1.6 #DIV/0! #DIV/0!Persentase hasil pengawasan BUNyang disampaikan ke Pusat

% Laporan hasilpengawasan atasPenerimaan Negara

75,00 0 0 - -

Laporan hasilpengawasan BUN 75,00 4 4 - - 50.571,00 27.620,00 54,62 189,00 209,00 110,58

Sub total 75,00 4 4 100,00 100,00 1.1.2TOTAL 2 9 9 100 100,00

3 Persentase IPD yang melaksanakanpelayanan sesuai StandarPelayanan Minimal

% Laporan hasilpengawasan ataskinerja pelayanan

100,00 2 3 100,00 100,001.1.9

29.424,00 - 150,00 68,00 45,33

KEUANGAN SDM (OH)

Meningkatnya Kualitas 1LKPP, 95% LKKL, dan95% LKPD

Pengawasan InternAkuntabilitasKeuanganNegara danPembinaanPenyelenggaraanSistemPengendalian InternPemerintah

Realisasioutput s.d

Trw 42014

Realisasis.d Trw 4

(%) drRencana

LHA

Capaian(%) s.dTrw 42014

PROGRAM

Tercapainya OptimalisasiPenerimaan Negarasebesar 87,50%

Terselenggaranya SPMpada 300 IPD danterselenggaranya GGpada 75% BUMN/BUMD

CAPAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA TAHUN 2014Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta

NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA SATUAN INDIKATOR KINERJAUTAMA %TARGET 2014 Target Output 2014

Lampiran 1 : 1 - 3

Page 107: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 1 :2 - 3

referensi

ANGGARAN REALISASI % RENCANA REALISASI %

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 13 14 15 16 17 18 19

KEUANGAN SDM (OH)Realisasioutput s.d

Trw 42014

Realisasis.d Trw 4

(%) drRencana

LHA

Capaian(%) s.dTrw 42014

PROGRAM

CAPAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA TAHUN 2014Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta

NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA SATUAN INDIKATOR KINERJAUTAMA %TARGET 2014 Target Output 2014

Persentase BUMN/D/BLU/D yangdilakukan sosialisasi/asistensiGCG/KPI

% Laporan hasilbimtek/asistensiGCG/KPI sektor

65,00 60 42 70,00 107,691.1.10

508.444,00 351.685,00 69,17 7.212,00 4.456,00 61,79

Jumlah BUMD yang dilakukanaudit kinerja

BUMD Laporan hasilpengawasan ataskinerja BUMD

1 1 100,00 1,001.1.11

21.537,00 27.240,00 126,48 156,00 89,00 57,05

TOTAL 3 0 4 Kelompok Masyarakat yang

mendapatkan Sosialisasi ProgramKelompok

MasyarakatLaporan hasilsosialisasi masalah 1,00 1 1 1,00 3,00 1.1.15 35.138,00 42.046,00 119,66 124,00 113,00 91,13

IPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD berisiko fraud yangmendapatkan sosialisasi/DA/asistensi/evaluasi FCP

Instansi Laporan hasilbimtek/asistensiimplementasi FCP

4 4 3 3,00 3,001.1.16

21.652,00 2.500,00 11,55 134,00 61,00 45,52

Jumlah IPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD yang dilakukan kajianperaturan yang berpotensi TPK.

Instansi Laporan hasil kajianpengawasan

1 1 3 3,00 1,00

1.1.17

5.862,00 15.591,00 265,97 60,00 97,00 161,67

Persentase pelaksanaan penugasanHKP, klaim dan penyesuaian harga

% Laporan hasil auditinvestigasi atas HKP,Eskalasi dan Klaim

85,00 5 5 100,00 117,65 1.1.18 52.222,00 47.793,00 91,52 330,00 227,00 68,79

0Persentase pelaksanaan auditinvestigasi /PKKN/PKA

% Laporan hasil auditinvestigasi,perhitungan kerugiannegara, dan pemberianketerangan ahli ataspermintaan InstansiPenyidik

85,00 155 150 96,77 113,85 606.920,00 604.024,00 99,52 2.968,00 3.559,00 119,91

Laporan hasil auditinvestigasi,perhitungan kerugiannegara, dan pemberianketerangan ahli ataspermintaan InstansiPenyidik

85,00 5 5 100,00 117,65 90.259,00 19.255,00 21,33 750,00 200,00 26,67

Sub total 85,00 160 155 96,88 113,97 1.1.19 697.179,00 623.279,00 89,40 3.718,00 3.759,00 101,10Persentase hasil telaahanpengaduan masyarakat

% Jumlah hasil telaahandibandingkan denganjumlah pengaduanyang masuk

100,00 2 2 100,00 100,00 4.709,00 2.566,00 54,49 26,00 38,00 146,15

TOTAL 4 0 5 Persentase Pemda yang

menyelenggarakan SPIP sesuai PPNomor 60 Tahun 2008

% Persentase Pemda yangmenyelenggarakanSPIP sesuai PP 60/2008

100,00 1 2 - -1.2.1

266.052,00 216.895,00 81,52 1.150,00 1.684,00 146,43

Jumlah Pemda Yang dilakukanAsistensi Penyelenggaraan SPIPSesuai PP No 60 Tahun 2008

IPP/IPD Jumlah Pemda yangdilakukan AsistensiPenyelenggaraan SPIPSesuai PP No 60 Tahun2008

1 1 7 1,00 100,00

1.2.5

#DIV/0! #DIV/0!

Jumlah Pemda Yang dilakukanmonitoring Sistem PengendalianIntern

IPP/IPD Jumlah Pemda yangdilakukan monitoringSistem PengendalianIntern

1 1 1 1,00 100,00

1.2.3TOTAL 5 0

6 Meningkatnya kapasitasaparat pengawasan internpemerintah yang

Persentase Pemda yang dilakukanasistensi penerapan JFA

% Jumlah sosialisasi danbimtek penerapan JFAAPIP Daerah

0,00 0 0 - -1.1.23

TOTAL 6 0 7 Persentase jumlah rencana

penugasan pengawasan yangterealisasi

%90,00 355 671 189,01 210,02

2.1.76413.970,00 179.156,00 43,28 1.238,00 841,00 67,93

Persentase kesesuaian laporankeuangan Perwakilan BPKPdengan SAP

%100,00 0 100,00 100,00

2.1.83148.494,00 166.610,00 112,20 790,00 541,00 68,48

DukunganManajemen

danPelaksanaan

TugasTeknis

Lainnya-BPKP

Terselenggaranya SPMpada 300 IPD danterselenggaranya GGpada 75% BUMN/BUMD

Meningkatkan Kesadarandan Keterlibatan K/L,Pemda, BUMN/BUMDDalam UpayaPencegahan danPemberantasan KorupsiMenjadi 80%

Meningkatnya KualitasPenerapan SPIP di 70%K/L Pemda Sebesar

Meningkatnya efektifitasperencanaan pengawasansebesar 90% dan kualitaspengelolaaan keuangansebesar 100%. Lampiran 1 : 2 - 3

Page 108: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 1 :3 - 3

referensi

ANGGARAN REALISASI % RENCANA REALISASI %

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 13 14 15 16 17 18 19

KEUANGAN SDM (OH)Realisasioutput s.d

Trw 42014

Realisasis.d Trw 4

(%) drRencana

LHA

Capaian(%) s.dTrw 42014

PROGRAM

CAPAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA TAHUN 2014Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta

NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA SATUAN INDIKATOR KINERJAUTAMA %TARGET 2014 Target Output 2014

Persepsi kepuasan pegawaiperwakilan terhadap layanankepegawaian

Skala likert1-10 8,00 8,00 7,100 7,10 7,61

2.1.78+2.1.8272.740,00 104.603,00 143,80 1.631,00 961,00 58,92

Persentase Pagu Dana yang tidakDiblokir dalam DIPA

% 100,00 0 100,00 100,00 16.114,00 39.424,00 244,66 146,00 91,00 62,33

Persepsi Kepuasan PegawaiPerwakilan atas PencairanAnggaran yang Diajukan sesuaiProsedur

Skala likert1-10 7,50 7,50 7,1 7,10 7,26 22.636.910,00 21.249.628,00 93,87 1.655,00 1.166,00 70,45

Jumlah publikasi kegiatanperwakilan BPKP di media masa

Jumlahberita 25,00 25 25 25,00 21,00

2.1.8420.630,00 5.127,00 24,85 159,00 16,00 10,06

Persentase Pemanfaatan asset % 100,00 100 100 100,00 100,00 3.1 396.650,00 281.438,00 70,95 459,00 248,00 54,03Persepsi kepuasan pegawaiperwakilan terhadap layanansarpras

Skala likert1-10 8,00 8,00 6,85 6,85 6,80 2.337.824,00 2.667.247,00 114,09 2.952,00 3.877,00 131,33

Persentase tindak lanjutrekomendasi hasil auditInspektorat

%90,00 90,00 100,00 111,11 111,11 - - - -

Jumlah Instansi APIP yang telahdisosialisasi dan atau di-assessmenttata kelola APIP

InstansiAPIP

Jumlah sosialisasi danbimtek penerapantatakelola APIP Daerah

1,00 1 1 100,00 1,00 34.440,00 9.460,00 27,47 44,00 63,00 143,18

8 Terselenggaranya 1sistem dukunganpengambilan keputusanbagi pimpinan

Jumlah Sistem Informasi yangdimanfaatkan secara efektif

%

100,00 100 100,00 100,00

DukunganManajemen danPelaksanaanTugas TeknisLainnya-BPKP

24.100,00 19.562,00 81,17 116,00 273,00 235,34

30.626.710,00 28.534.657,00 34.898,00 38.904,00pkpt 3.862.099,00 3.198.583,00 oh pkau 9146 8014pkau 26.067.432,00 24.712.795,00 oh pkpt 22034 27131selisih 697.179,00 623.279,00 31180 35145

(3.718,00) (3.759,00)

DukunganManajemen

danPelaksanaan

TugasTeknis

Lainnya-BPKP

Meningkatnya efektifitasperencanaan pengawasansebesar 90% dan kualitaspengelolaaan keuangansebesar 100%.

Lampiran 1 : 3 - 3

Page 109: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 2 : 1 - 4

1 2 3 4 5 6 71 Meningkatnya Kualitas 95%

LKKL, dan satu LKPDPersentase IPP yang mendapatpendampingan penyusunanlaporan keuangan

% 300,00 458,55 105,26 (353,29)

Persentase IPD yang laporankeuangannya memperoleh opiniminimal WDP

% 100,00 100,00 111,11 11,11

Persentase jumlah laporankeuangan proyek PHLN yangmemperoleh opini dukunganwajar

% 120,48 130,23 113,37 (16,86)

Persentase hasil pengawasan lintassektor yang disampaikan ke Pusat

% 207,41 276,82 94,97 (181,85)

Persentase hasil pengawasan ataspermintaan Presiden yangdisampaikan ke Pusat

% 129,87 241,19 139,00 (102,19)

Persentase hasil pengawasan ataspermintaan stakeholders yangdijadikan bahan pengambilankeputusan oleh stakeholders

% 141,18 814,81 71,12 (743,69)

2 Tercapainya OptimalisasiPenerimaan Negara sebesar87,50%

Persentase hasil pengawasanoptimalisasi penerimaannegara/daerah yangditindaklanjuti

% 133,33 156,25 133,33 (22,92)

Persentase hasil pengawasan BUNyang disampaikan ke Pusat

% 422,22 729,17 125,00 (604,17)

PERBANDINGAN REALISASI IKU TAHUN 2014 DENGAN TAHUN 2013, dan 2012Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta

SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJAUTAMA SATUAN

CAPAIANIKU Tahun

2012

CAPAIANIKU Tahun

2013

KENAIKAN/PENURUNAN

CAPAIANIKU Tahun

2014

Lampiran 2 :1 - 4

Page 110: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 2 : 2 - 4

1 2 3 4 5 6 7

PERBANDINGAN REALISASI IKU TAHUN 2014 DENGAN TAHUN 2013, dan 2012Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta

SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJAUTAMA SATUAN

CAPAIANIKU Tahun

2012

CAPAIANIKU Tahun

2013

KENAIKAN/PENURUNAN

CAPAIANIKU Tahun

2014

3 Terselenggaranya SPM padasatu Pemda danterselenggaranya GG pada75% BUMN/BUMD

Persentase IPD yangmelaksanakan pelayanan sesuaiStandar Pelayanan Minimal

% 100,00 100,00 100,00 0,00

Persentase BUMN/D/BLU/Dyang dilakukansosialisasi/asistensi GCG/KPI

% 219,25 279,29 107,69 (171,60)

Jumlah BUMD yang dilakukanaudit kinerja

BUMD 1,00 1,00 100,00 99,00

4 Meningkatkan Kesadaran danKeterlibatan K/L, Pemda,BUMN/BUMD Dalam UpayaPencegahan danPemberantasan KorupsiMenjadi 80%

Kelompok Masyarakat yangmendapatkan Sosialisasi ProgramAnti Korupsi.

KelompokMasyarakat

3,00 3,00 1,00 (2,00)

IPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD berisiko fraud yangmendapatkansosialisasi/DA/asistensi/evaluasiFCP

Instansi 5,00 2,00 3,00 1,00

JumlahIPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD yang dilakukan kajianperaturan yang berpotensi TPK.

Instansi 1,00 1,00 3,00 2,00

Persentase pelaksanaan penugasanHKP, klaim dan penyesuaianharga

% 100,00 100,00 117,65 17,65

Lampiran 2 :2 - 4

Page 111: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 2 : 3 - 4

1 2 3 4 5 6 7

PERBANDINGAN REALISASI IKU TAHUN 2014 DENGAN TAHUN 2013, dan 2012Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta

SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJAUTAMA SATUAN

CAPAIANIKU Tahun

2012

CAPAIANIKU Tahun

2013

KENAIKAN/PENURUNAN

CAPAIANIKU Tahun

2014

Persentase pelaksanaan auditinvestigasi /PKKN/PKA

% 100,00 140,64 113,97 (26,67)

Persentase hasil telaahanpengaduan masyarakat

% 100,00 100,00 100,00 0,00

5 Meningkatnya KualitasPenerapan SPIP di satuPemda

Persentase Pemda yangmenyelenggarakan SPIP sesuai PPNomor 60 Tahun 2008

% 100,00 100,00 - (100,00)

Jumlah Pemda Yang dilakukanAsistensi Penyelenggaraan SPIPSesuai PP No 60 Tahun 2008

IPP/IPD 1,00 1,00 100,00 99,00

Jumlah Pemda Yang dilakukanmonitoring Sistem PengendalianIntern

IPP/IPD 1,00 100,00 100,00 0,00

6 Meningkatnya kapasitasaparat pengawasan internpemerintah yang profesionaldan kompeten pada 80%K/L/Pemda

Persentase Pemda yang dilakukanasistensi penerapan JFA

% 100,00 100,00 - (100,00)

7 Meningkatnya efektifitasperencanaan pengawasansebesar 90% dan kualitaspengelolaaan keuangansebesar 100%.

Persentase jumlah rencanapenugasan pengawasan yangterealisasi

% 94,43 160,55 210,02 49,47

Persentase kesesuaian laporankeuangan Perwakilan BPKPdengan SAP

% 100,00 100,00 100,00 0,00

Lampiran 2 :3 - 4

Page 112: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 2 : 4 - 4

1 2 3 4 5 6 7

PERBANDINGAN REALISASI IKU TAHUN 2014 DENGAN TAHUN 2013, dan 2012Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta

SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJAUTAMA SATUAN

CAPAIANIKU Tahun

2012

CAPAIANIKU Tahun

2013

KENAIKAN/PENURUNAN

CAPAIANIKU Tahun

2014

Persepsi kepuasan pegawaiperwakilan terhadap layanankepegawaian

Skala likert 1-10

7,53 7,61 7,10 (0,51)

Persentase Pagu Dana yang tidakDiblokir dalam DIPA

% 100,00 100,00 100,00 0,00

Persepsi Kepuasan PegawaiPerwakilan atas PencairanAnggaran yang Diajukan sesuaiProsedur

Skala likert 1-10

6,94 7,26 7,10 (0,16)

Jumlah publikasi kegiatanperwakilan BPKP di media masa

Jumlah berita 24,00 21,00 25,00 4,00

Persentase Pemanfaatan asset % 100,00 100,00 100,00 0,00

Persepsi kepuasan pegawaiperwakilan terhadap layanansarpras

Skala likert 1-10

7,08 6,80 6,85 0,05

Persentase tindak lanjutrekomendasi hasil auditInspektorat

% 117,65 111,11 111,11 0,00

Jumlah Instansi APIP yang telahdisosialisasi dan atau di-assessment tata kelola APIP

Instansi APIP 0,00 1,00 1,00 0,00

8 Terselenggaranya 1 sistemdukungan pengambilankeputusan bagi pimpinan

Jumlah Sistem Informasi yangdimanfaatkan secara efektif

% 100,00 100,00 111,11 11,11

Lampiran 2 :4 - 4

Page 113: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 3 : 1 dari 4

2011 2012 2013 2014 2011 2012 2013 2014 2011 2012 2013 2014

1 2 3 4 5 6 71 Meningkatnya

Kualitas 95% LKKL,dan satu LKPD

Persentase IPP yang mendapatpendampingan penyusunanlaporan keuangan

% 85 90 95 255,00 412,70 100,00 300,00 458,55 105,26 (353,29)

Persentase IPD yang laporankeuangannya memperolehopini minimal WDP

% 100 100 100 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 111,11 11,11

Persentase jumlah laporankeuangan proyek PHLN yangmemperoleh opini dukunganwajar

% 83 84 85 100,00 109,40 96,36 120,48 130,23 113,37 (16,86)

Persentase hasil pengawasanlintas sektor yang disampaikanke Pusat

% 75 85 90 155,56 235,29 85,47 207,41 276,82 94,97 (181,85)

Persentase hasil pengawasanatas permintaan Presiden yangdisampaikan ke Pusat

% 70 70 70 90,91 168,83 97,30 129,87 241,19 139,00 (102,19)

Persentase hasil pengawasanatas permintaan stakeholdersyang dijadikan bahanpengambilan keputusan olehstakeholders

% 85 90 95 120,00 733,33 67,57 141,18 814,81 71,12 (743,69)

2 TercapainyaOptimalisasiPenerimaan Negarasebesar 87,50%

Persentase hasil pengawasanoptimalisasi penerimaannegara/daerah yangditindaklanjuti

% 75 80 87.5 100,00 125,00 100,00 133,33 156,25 133,33 (22,92)

Persentase hasil pengawasanBUN yang disampaikan kePusat

% 75 80 87 316,67 583,33 100,00 422,22 729,17 125,00 (604,17)

3 TerselenggaranyaSPM pada satuPemda danterselenggaranyaGG pada 75%BUMN/BUMD

Persentase IPD yangmelaksanakan pelayanansesuai Standar PelayananMinimal

% 100 100 100 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 -

CAPAIANTARGET REALISASI

PERKEMBANGAN TARGET, REALISASI, DAN CAPAIAN IKU

Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta

SASARANSTRATEGIS

INDIKATOR KINERJAUTAMA SATUAN KENAIKAN/

PENURUNAN

TAHUN 2011 SAMPAI TAHUN 2014

Page 114: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 3 : 2 dari 4

2011 2012 2013 2014 2011 2012 2013 2014 2011 2012 2013 2014

1 2 3 4 5 6 7

CAPAIANTARGET REALISASI

PERKEMBANGAN TARGET, REALISASI, DAN CAPAIAN IKU

Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta

SASARANSTRATEGIS

INDIKATOR KINERJAUTAMA SATUAN KENAIKAN/

PENURUNAN

TAHUN 2011 SAMPAI TAHUN 2014

Persentase BUMN/D/BLU/Dyang dilakukansosialisasi/asistensi GCG/KPI

% 55 65 75 120,59 181,54 70,00 219,25 279,29 107,69 (171,60)

Jumlah BUMD yang dilakukanaudit kinerja

BUMD 1 1 1 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 100,00 99,00

4 MeningkatkanKesadaran danKeterlibatan K/L,Pemda,BUMN/BUMDDalam UpayaPencegahan dan

Kelompok Masyarakat yangmendapatkan SosialisasiProgram Anti Korupsi.

KelompokMasyarakat

2 1 1 3,00 3,00 1,00 3,00 3,00 1,00 (2,00)

IPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD berisiko fraud yangmendapatkansosialisasi/DA/asistensi/evaluasi FCP

Instansi 3 4 4 5,00 2,00 3,00 5,00 2,00 3,00 1,00

JumlahIPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUD yang dilakukan kajianperaturan yang berpotensiTPK.

Instansi 1 1 1 1,00 1,00 3,00 1,00 1,00 3,00 2,00

Persentase pelaksanaanpenugasan HKP, klaim danpenyesuaian harga

% 100 100 85 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 117,65 17,65

Persentase pelaksanaan auditinvestigasi /PKKN/PKA

% 100 85 85 100,00 119,54 96,88 100,00 140,64 113,97 (26,67)

Persentase hasil telaahanpengaduan masyarakat

% 100 100 100 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 -

5 MeningkatnyaKualitas PenerapanSPIP di satu Pemda

Persentase Pemda yangmenyelenggarakan SPIP sesuaiPP Nomor 60 Tahun 2008

% 100 100 100 100,00 100,00 - 100,00 100,00 - (100,00)

Jumlah Pemda Yang dilakukanAsistensi PenyelenggaraanSPIP Sesuai PP No 60 Tahun2008

IPP/IPD 1 1 1 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 100,00 99,00

Jumlah Pemda Yang dilakukanmonitoring SistemPengendalian Intern

IPP/IPD 1 1 1 1,00 1,00 1,00 1,00 100,00 100,00 -

Page 115: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 3 : 3 dari 4

2011 2012 2013 2014 2011 2012 2013 2014 2011 2012 2013 2014

1 2 3 4 5 6 7

CAPAIANTARGET REALISASI

PERKEMBANGAN TARGET, REALISASI, DAN CAPAIAN IKU

Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta

SASARANSTRATEGIS

INDIKATOR KINERJAUTAMA SATUAN KENAIKAN/

PENURUNAN

TAHUN 2011 SAMPAI TAHUN 2014

6 Meningkatnyakapasitas aparatpengawasan internpemerintah yangprofesional dankompeten pada 80%K/L/Pemda

Persentase Pemda yangdilakukan asistensi penerapanJFA

% 100 100 100 100,00 100,00 - 100,00 100,00 - (100,00)

7 Meningkatnyaefektifitasperencanaanpengawasan sebesar90% dan kualitaspengelolaaankeuangan sebesar100%.

Persentase jumlah rencanapenugasan pengawasan yangterealisasi

% 80 85 90 84,98 136,47 189,01 94,43 160,55 210,02 49,47

Persentase kesesuaian laporankeuangan Perwakilan BPKPdengan SAP

% 100 100 100 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 -

Persepsi kepuasan pegawaiperwakilan terhadap layanankepegawaian

Skala likert 1-10

7 7.5 8 7,53 7,61 7,10 7,53 7,61 7,10 (0,51)

Persentase Pagu Dana yangtidak Diblokir dalam DIPA

% 100 100 100 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 -

Persepsi Kepuasan PegawaiPerwakilan atas PencairanAnggaran yang Diajukansesuai Prosedur

Skala likert 1-10

6.5 7 7.5 6,94 7,26 7,10 6,94 7,26 7,10 (0,16)

Jumlah publikasi kegiatanperwakilan BPKP di mediamasa

Jumlah berita 15 20 25 24,00 21,00 25,00 24,00 21,00 25,00 4,00

Persentase Pemanfaatan asset % 100 100 100 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 -

Persepsi kepuasan pegawaiperwakilan terhadap layanansarpras

Skala likert 1-10

7.0 7.5 8.0 7,08 6,80 6,85 7,08 6,80 6,85 0,05

Persentase tindak lanjutrekomendasi hasil auditInspektorat

% 85 90 95 100,00 111,11 100,00 117,65 111,11 111,11 -

Page 116: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 3 : 4 dari 4

2011 2012 2013 2014 2011 2012 2013 2014 2011 2012 2013 2014

1 2 3 4 5 6 7

CAPAIANTARGET REALISASI

PERKEMBANGAN TARGET, REALISASI, DAN CAPAIAN IKU

Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta

SASARANSTRATEGIS

INDIKATOR KINERJAUTAMA SATUAN KENAIKAN/

PENURUNAN

TAHUN 2011 SAMPAI TAHUN 2014

Jumlah Instansi APIP yangtelah disosialisasi dan atau di-assessment tata kelola APIP

Instansi APIP 1 1 1 - 1,00 1,00 - 1,00 1,00 -

8 Terselenggaranya 1sistem dukunganpengambilankeputusan bagipimpinan

Jumlah Sistem Informasi yangdimanfaatkan secara efektif

% 100 100 100 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 111,11 11,11

Page 117: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 4 : 1 dari 2

No

1 2 3 4 5 6 = 4 - 5Laporan hasil bimbingan teknis/asistensi penyusunan LKKL

Laporan 53,00 52,00 1,00

Laporan hasil bimbingan teknis/asistensi penyusunan LKPD

Laporan 39,00 39,00 -

Laporan hasil pengawasan atasProyek PHLN

Laporan 65,00 68,00 (3,00)

Laporan hasil pengawasan lintassektor

Laporan 117,00 51,00 66,00

Laporan hasil pengawasan ataspermintaan presiden

Laporan 46,00 13,00 33,00

Laporan hasil pengawasan ataspermintaan stakeholder

Laporan 37,00 33,00 4,00

Laporan hasil bimbingan teknis/asistensi penyusunan LKBUMD

Laporan 0,00 0,00 -

2 TercapainyaOptimalisasiPenerimaan Negarasebesar 87,50%

Laporan hasil pengawasan ataspenerimaan negara

Laporan 5,00 9,00 (4,00)

Laporan hasil pengawasan ataskinerja pelayanan publik

Laporan 3,00 28,00 (25,00)

Laporan hasil bimtek/asistensiGCG/KPI sektor korporat

Laporan 79,00 0,00 79,00

Laporan hasil pengawasan ataskinerja PSO BUMN

Laporan - 0,00 -

Laporan hasil pengawasan ataskinerja BUMD

Laporan 2,00 1,00 1,00

Laporan hasil sosialisasi masalahkorupsi

Laporan 8,00 0,00 8,00

Laporan hasil bimtek/asistensiimplementasi FCP

Laporan 3,00 1,00 2,00

Laporan hasil kajianpengawasan

Laporan 4,00 8,00 (4,00)

Laporan hasil audit investigasiatas HKP, Klaim dan PenyesuaianHarga

Laporan 5,00 2,00 3,00

Laporan hasil audit investigasi,perhitungan kerugian negara,dan pemberian keterangan ahliatas permintaan InstansiPenyidik

Laporan 155,00 2,00 153,00

Laporan hasil audit investigasiatas permintaan Instansi lainnya

Laporan 5,00 6,00 (1,00)

Realisasi2014

Realisasi2013

Kenaikan/PenurunanRealisasi

1

3

4 MeningkatkanKesadaran danKeterlibatan K/L,Pemda, BUMN/BUMDDalam UpayaPencegahan danPemberantasan KorupsiMenjadi 80%

SASARAN STRATEGIS

Meningkatnya Kualitas95% LKKL, dan satu

LKPD

Terselenggaranya SPMpada 300 IPD danterselenggaranya GGpada 75%BUMN/BUMD

Indikator Kinerja Output Satuan

PERBANDINGAN REALISASI OUTPUT 2014 DENGAN REALISASI OUTPUT 2013Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta

TAHUN 2014

Page 118: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 4 : 2 dari 2

No

1 2 3 4 5 6 = 4 - 5

Realisasi2014

Realisasi2013

Kenaikan/PenurunanRealisasi

1

SASARAN STRATEGIS

Meningkatnya Kualitas95% LKKL, dan satu

LKPD

Indikator Kinerja Output Satuan

PERBANDINGAN REALISASI OUTPUT 2014 DENGAN REALISASI OUTPUT 2013Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta

TAHUN 2014

5 Meningkatnya KualitasPenerapan SPIP di 70%K/L/Pemda

Laporan pembinaanpenyelenggaraan SPIP

Laporan 39,00 58,00 (19,00)

6 Meningkatnyakapasitas aparatpengawasan internpemerintah yangprofesional dankompeten pada 80%K/L/Pemda

Jumlah sosialisasi dan BimtekPenerapan JFA APIP Daerah

Kegiatan - 5,00 (5,00)

Laporan dukungan ManajemenPerwakilan BPKP

Laporan 60,00 60,00 -

Jumlah sosialisasi dan bimtekpenerapan tatakelola APIPDaerah

Kegiatan - 12,00 (12,00)

Laporan Evaluasi Penerapan tatakelola APIP Daerah

Laporan 2,00 1,00 1,00

8 Terselenggaranya 1sistem dukunganpengambilankeputusan bagipimpinan

Laporan dukungan ManajemenPerwakilan BPKP (Terkait SI)

Laporan 60 -60

731 1,00

Meningkatnyaefektifitas perencanaanpengawasan sebesar90% dan kualitaspengelolaaan keuangansebesar 100%.

7

Page 119: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 5

No.Urut ST No. Tanggal Penugasan SKOR GCG PREDIKAT

2 1012 01/10/2014Narasumber Self Assessment Penerapan GCG Pada PT Nindya Karya(Persero ) Tahun 2013

77,743 BAIK

3 1145 11/11/2014 Asistensi Self Assessment Penerapan Good Corporate GovernancePada Perum BULOG Tahun 2013

76,7 CUKUP BAIK

4 1332 12/12/2014 Assessment Penerapan GCG PT BHANDA GHARA REKSA ( Persero )

5 1338 15/12/2014 Assessment Penerapan GCG Pada PT Rajawali Nusindo Tahun 2014

6 1343 16/12/2014Asistensi Penerapan Good Corporate Governance Pada PT SurveyorIndonesia ( Persero )

7 1344 16/12/2014Asistensi Self Assessment Penerapan GCG Tahun 2014 Pada PT GMFAEROASIA

8 1355 17/12/2014 Assessment GCG Pada PT WIJAYA KARYA GEDUNG Tahun 2014

9 150 07/02/2014 Assessment Penerapan GCG Pada PT PP ( Persero ) Tbk Tahun 2013 84,142 BAIK

10 156 07/02/2014 Assessment Penerapan GCG Pada PERUM PERHUTANI Tahun 2013 77,21 BAIK

11 157 10/02/2014Assessment Penerapan GCG Pada PT REKASAYA INDUSTRI Tahun2013

78,2 BAIK

12 162 10/02/2014Assessment Penerapan GCG Pada PT INHUTANI I ( Persero ) Tahun2013

70,702 CUKUP BAIK

13 175 13/02/2014 Assessment GCG Pada PT WIJAYA KARYA REALTY Tahun2013 77,105 BAIK

14 176 13/02/2014Diagnostic Assessment Penerapan GCG Pada PT INHUTANI III(Persero ) Tahun 2013

53,962 KURANG BAIK

32 530 07/05/2014Diagnostic Assessment Penerapan GCG Pada PT Rumah SakitPelabuhan Tahun 2013

50,116 KURANG BAIK

33 61-AN 10/02/2014Assessment Penerapan GCG Pada PT WIJAYA KARYA ( Persero ) TbkTahun 2013

75,00 BAIK

34 63 10/02/2014Assessment Penerapan GCG Pada PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Tahun 2013

78,12 BAIK

35 664 19/06/2014Pendampingan Self Assessment Penerapan GCG Pada PT KawasanBerikat Nusantara ( Persero )

77,883 BAIK

36 758 17/07/2014 ASSESSMENT Penerapan GCG Pada TPK Koja Tahun 2013 62,638 CUKUP BAIK

37 853 20/08/2014 Assessment Penerapan GCG di PT GAPURA ANGKASA 66,072 CUKUP BAIK

Baru Pengumpulan Data

DAFTAR BUMN YANG DILAKUKAN ASSESSMENT GCG TAHUN 2014

Page 120: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 6

Penandatanganan Pakta Integritas seluruhPegawai Perwakilan BPKP Provinsi DKI

Jakarta, 15 Januari 2014

Penandatanganan Pakta Integritas seluruhPegawai Perwakilan BPKP Provinsi DKI

Jakarta, 15 Januari 2014

Pelantikan Kepala Perwakilan BPKPProvinsi DKI Jakarta oleh Gubernur

Provinsi DKI Jakarta, 12 Februari 2014

Pemaparan Entry Meeting di PT RekayasaIndustri, 20 Februari 2014

Penandatanganan MOU denganManajemen RS Persahabatan, 20 Maret

2014

Workshop Penerapan SPIP RSUPDr.Ciptomangunkusumo, 12 Juni 2014

Page 121: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 6

Pelantikan Kasubbag Keuangan, 6 Agustus2014

Percepatan Tindak lanjut dengan ItjenKemenkeu, 12 September 2014

Pelantikan Kabid Investigasi dan KasubbagUmum, 17 September 2014

Pengkajian Pelaksanaan KegiatanManagement Consulting Services (MCS)

untuk MRT, 17 Oktober 2014

FCP LPP RRI, 30 Oktober 2014 MOU dengan PT JIEP, 18 November 2014

Page 122: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 7 : 1 dari 6

TINGKAT SATUAN KERJA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN

Unit Eselon II : Perwakilan BPKP Provinsi DKI JakartaTahun Anggaran : 2014

521.211 522.151 PERJALANANDINAS

GAJI danTUNJANGAN

BELANJAMODAL Jumlah

Bahan PROFESI (000)1.1 Outcome

1.1.1Persentase IPP yang mendapatpendampingan penyusunan laporankeuangan

1.1.2 Persentase IPD yang laporan keuangannyamemperoleh opini minimal WDP

1.1.3Persentase jumlah laporan keuanganproyek PHLN yang memperoleh opinidukungan wajar

1.1.4 Persentase hasil pengawasan lintas sektoryang disampaikan ke Pusat

1.1.5Persentase hasil pengawasan ataspermintaan Presiden yang disampaikan kePusat

1.1.6

Persentase hasil pengawasan ataspermintaan stakeholders yang dijadikanbahan pengambilan keputusan olehstakeholders

Output

1.1.1.1Laporan Hasil BimbinganTeknis/Asistensi Penyusunan LKKLBidang Perekonomian

4.314 61.460 65.774

1.1.1.2 Laporan hasil bimbingan teknis/asistensipenyusunan LKKL bidang Polsoskam 18.694 88.618 107.312

1.1.2.1 Laporan Hasil BimbinganTeknis/Asistensi Penyusunan LKPD

8.484 63.324 71.808

sub jumlah capaian 95% - -

1.1.2Persentase IPD yang laporan keuangannyamemperoleh opini minimal WDP -

1.1.3.1 Laporan Hasil Pengawasan Atas ProyekPHLN 84.842 509.577 594.419

MAK

1 2

LAPORAN KINERJA TRIWULAN IV TAHUN 2014

SASARANSTATEGIS INDIKATOR KINERJA OUTPUT

MeningkatnyaKualitas 1LKPP, 95%LKKL, dan95% LKPD

Page 123: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 7 : 2 dari 6

TINGKAT SATUAN KERJA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN

Unit Eselon II : Perwakilan BPKP Provinsi DKI JakartaTahun Anggaran : 2014

521.211 522.151 PERJALANANDINAS

GAJI danTUNJANGAN

BELANJAMODAL Jumlah

Bahan PROFESI (000)

MAK

1 2

LAPORAN KINERJA TRIWULAN IV TAHUN 2014

SASARANSTATEGIS INDIKATOR KINERJA OUTPUT

-

1.1.4.1 Laporan Hasil Pengawasan Lintas SektorBidang Perekonomian

1.438 59.568 61.006

1.1.4.2 Laporan Hasil Pengawasan Lintas SektorBidang Polsoskam 11.504 195.181 206.685

1.1.4.3 Laporan hasil pengawasan lintas sektorbidang Keuangan Daerah

2.426 107.157 109.583

1.1.4.4 Laporan Hasil Pengawasan Lintas SektorBidang Akuntan Negara 841 100.850 101.691

sub jumlah capaian 90% - -

1.1.5.1Laporan Hasil Pengawasan AtasPermintaan Presiden BidangPerekonomian 1.540

95.307 96.847

1.1.5.2 Laporan Hasil Pengawasan AtasPermintaan Presiden Bidang Polsoskam 30.800 81.851 112.651

1.1.5.3Laporan hasil pengawasan ataspermintaan presiden Bidang KeuanganDaerah

3.100 34.310 37.410

sub jumlah capaian 70% - -

1.1.6.2Laporan Hasil Pengawasan AtasPermintaan Stakeholder BidangPolsoskam

21.570 308.560 330.130

Jumlah sasaran strategis 1 189.553 - 1.705.763 - - 1.895.3161.2 Outcome

1.2.1Persentase hasil pengawasan optimalisasipenerimaan negara/daerah yangditindaklanjuti

1.2.2 Persentase hasil pengawasan BUN yangdisampaikan ke Pusat

Output

1.2.1.1 Laporan Hasil Pengawasan AtasPenerimaan Negara Bidang Polsoskam

1.438 24.750 26.188

TercapainyaOptimalisasiPenerimaanNegara

Page 124: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 7 : 3 dari 6

TINGKAT SATUAN KERJA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN

Unit Eselon II : Perwakilan BPKP Provinsi DKI JakartaTahun Anggaran : 2014

521.211 522.151 PERJALANANDINAS

GAJI danTUNJANGAN

BELANJAMODAL Jumlah

Bahan PROFESI (000)

MAK

1 2

LAPORAN KINERJA TRIWULAN IV TAHUN 2014

SASARANSTATEGIS INDIKATOR KINERJA OUTPUT

1.2.2.1 Laporan Hasil Pengawasan BUN BidangPerekonomian -

Jumlah sasaran strategis 2 1.438 - 24.750 - - 26.188Outcome

2.12.1.1

Persentase IPD yang melaksanakanpelayanan sesuai Standar PelayananMinimal

2.1.2 Persentase BUMN/D/BLU/D yangdilakukan sosialisasi/asistensi GCG/KPI

2.1.3 Persentase BUMD yang dilakukan auditkinerja

Output

2.1.1.1 Laporan Hasil Pengawasan atas KinerjaPelayanan Publik 3.080 16.344 19.424

2.1.2.1 Laporan Hasil Bimtek/Asistensi GCG/KPISektor Korporat 48.373 229.667 278.040

2.1.3.1 Laporan Hasil Pengawasan Atas KinerjaBUMD 1.540 59.940 61.480

Jumlah sasaran strategis 3 52.993 - 305.951 - - 358.9443.1 Outcome

3.1.1 Kelompok Masyarakat yang mendapatkanSosialisasi Program Anti Korupsi.

3.1.2IPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUDberisiko fraud yang mendapatkansosialisasi/DA/asistensi/evaluasi FCP

3.1.3

JumlahIPP/IPD/BUMN/BUMD/BLU/BLUDyang dilakukan kajian peraturan yangberpotensi TPK.

3.1.4 Persentase pelaksanaan penugasan HKP,klaim dan penyesuaian harga

Terselenggaranya SPM pada300 IPD danterselenggaranya GG pada75%BUMN/BUM

Meningkatkan KesadarandanKeterlibatanK/L, Pemda,BUMN/BUMD DalamUpayaPencegahandanPemberantasan KorupsiMenjadi 80%

Page 125: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 7 : 4 dari 6

TINGKAT SATUAN KERJA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN

Unit Eselon II : Perwakilan BPKP Provinsi DKI JakartaTahun Anggaran : 2014

521.211 522.151 PERJALANANDINAS

GAJI danTUNJANGAN

BELANJAMODAL Jumlah

Bahan PROFESI (000)

MAK

1 2

LAPORAN KINERJA TRIWULAN IV TAHUN 2014

SASARANSTATEGIS INDIKATOR KINERJA OUTPUT

3.1.5 Persentase pelaksanaan audit investigasi/PKKN/PKA

3.1.6 Persentase TL hasil audit investigasi nonTPK oleh instansi berwenang

Output

3.1.1.1 Laporan hasil sosialisasi masalah korupsi 5.118 39.000 26.915 71.033

3.1.2.1 Laporan Hasil Bimtek/AsistensiImplementasi FCP 3.412 39.430 42.842

3.1.3.1 Laporan Hasil Kajian Pengawasan 857 5.656 6.513

3.1.4.1 Laporan Hasil Audit Investigasi atas HKP,Klaim, dan Penyesuaian Harga 4.422 51.810 56.232

3.1.5.1

Laporan Hasil Audit Investigasi,Perhitungan Kerugian Negara, danPemberian Keterangan Ahli AtasPermintaan Instansi Penyidik

42.746 435.933 478.679

3.1.6.1 Laporan hasil audit investigasi ataspermintaan Instansi lainnya 3.685 18.899 22.584

3.1.6.2 Laporan Hasil Reviu terhadap laporan danpengaduan masyarakat 1.709 1.709

Jumlah sasaran strategis 4 61.949 39.000 578.643 - - 679.5924.1 Outcome

4.1.1Persentase Pemda yangmenyelenggarakan SPIP sesuai PP Nomor60 Tahun 2008

4.1.2Jumlah Pemda yang dilakukan AsistensiPenyelenggaraan SPIP Sesuai PP No 60Tahun 2008

4.1.3 Jumlah Pemda yang dilakukan monitoringSistem Pengendalian Intern

Output4.1.2.1 Jumlah Peserta Diklat SPIP 7.611 29.300 36.911

Meningkatkan KesadarandanKeterlibatanK/L, Pemda,BUMN/BUMD DalamUpayaPencegahandanPemberantasan KorupsiMenjadi 80%

MeningkatnyaKualitasPenerapanSPIP di K/L,Pemda Sebesar70%

Page 126: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 7 : 5 dari 6

TINGKAT SATUAN KERJA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN

Unit Eselon II : Perwakilan BPKP Provinsi DKI JakartaTahun Anggaran : 2014

521.211 522.151 PERJALANANDINAS

GAJI danTUNJANGAN

BELANJAMODAL Jumlah

Bahan PROFESI (000)

MAK

1 2

LAPORAN KINERJA TRIWULAN IV TAHUN 2014

SASARANSTATEGIS INDIKATOR KINERJA OUTPUT

4.1.2.2Jumlah K/L dan Pemda yangmendapatkan Konsultasi dan BimbinganTeknis Penyelenggaraan SPIP

-

4.1.2.3 Jumlah K/L dan Pemda yangmendapatkan Sosialisasi SPIP

-

4.1.1.1 Laporan Pembinaan PenyelenggaraanSPIP Bidang Polsoskam

-

4.1.1.1 Laporan Pembinaan PenyelenggaraanSPIP Bidang Keuangan Daerah 8.485 53.041 61.526

5.2.12.1 Jumlah sosialisasi dan bimtek penerapantatakelola APIP Daerah 2.466 18.420 20.886

5.2.12.2 Laporan Evaluasi Penerapan TatakelolaAPIP Daerah 18.324 100.896 119.220

Jumlah sasaran strategis 5 36.886 - 201.657 - - 238.5435.2 Outcome

5.2.1 Persentase jumlah rencana penugasanpengawasan yang terealisasi 33.805 99.755 133.560

5.2.2 Persentase kesesuaian laporan keuanganPerwakilan BPKP dengan SAP 13.256 119.823 133.079

5.2.3 Persepsi kepuasan pegawai perwakilanterhadap layanan kepegawaian 24.020 62.095 86.115

5.2.4 Persentase Pagu Dana yang tidak Diblokirdalam DIPA 5.857 5.857

5.2.5Persepsi Kepuasan Pegawai Perwakilanatas Pencairan Anggaran yang Diajukansesuai Prosedur

21.163.282 21.163.282

5.2.7 Jumlah publikasi kegiatan perwakilanBPKP di media masa -

5.2.8 Persentase Pemanfaatan asset 193.850 193.850

5.2.9 Persepsi kepuasan pegawai perwakilanterhadap layanan sarpras 2.621.024 367.871 2.988.895

Meningkatnya efektifitasperencanaanpengawasansebesar 90%dan kualitaspengelolaaankeuangansebesar 100%.

Page 127: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 7 : 6 dari 6

TINGKAT SATUAN KERJA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN

Unit Eselon II : Perwakilan BPKP Provinsi DKI JakartaTahun Anggaran : 2014

521.211 522.151 PERJALANANDINAS

GAJI danTUNJANGAN

BELANJAMODAL Jumlah

Bahan PROFESI (000)

MAK

1 2

LAPORAN KINERJA TRIWULAN IV TAHUN 2014

SASARANSTATEGIS INDIKATOR KINERJA OUTPUT

5.2.10 Persentase tindak lanjut rekomendasi hasilaudit Inspektorat 8.157 8.157

5.2.12Jumlah Instansi APIP yang telahdisosialisasi dan atau di-assessment tatakelola APIP

-

Output -

5.2.1.1 Laporan Dukungan ManajemenPerwakilan BPKP -

-Jumlah sasaran strategis 6 2.700.262 - 655.401 21.163.282 193.850 24.712.795

Jumlah Anggaran 3.043.081 39.000 3.472.165 21.163.282 193.850 27.911.378Jumlah anggaran kegiatan pelaksanaanpengawasan intern dan pembinaanpenyelenggaraan SPIP

342.819 39.000 2.816.764 - - 3.198.583

Jumlah anggaran kegiatan fasilitasidukungan manajemen 2.700.262 - 655.401 21.163.282 - 24.518.945Jumlah anggaran kegiatan pengadaan danpenyaluran sarana dan prasarana - - - - 193.850 193.850Jumlah Anggaran 3.043.081 39.000 3.472.165 21.163.282 193.850 27.911.378

-

Page 128: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas

Lampiran 8 : 1 - 1

(ribuan rupiah)No Uraian Program / Sasaran Strategis / IKU ANGGARAN REALISASI1 Mengarahkan dan mengendalikan meningkatnya kualitas LKPP, LKKL, dan LKPD -1.1 Mengelola pemberian pendampingan kepada IPP dalam penyusunan laporan keuangan 158.329 199.2501.2 Mengelola pemberian pendampingan kepada IPD dalam penyusunan laporan Keuangan 84.513 63.1061.3 Mengendalikan pelaksanaan pemeriksaan atas Laporan keuangan proyek PHLN 879.776 773.6961.4 Mengendalikan pelaksanaan Pengawasan lintas sektoral yang disampaikan ke BPKP Pusat 465.411 357.1051.5 Mengendalikan pelaksanaan Pengawasan atas permintaan Presiden yang disampaikan ke BPKP

pusat 253.527 128.8131.6 Mengendalikan pelaksanaan pengawasan atas permintaan stakeholders yang dijadikan bahan

keputusan 242.995 294.6482 Mengarahkan dan mengendalikan tercapainya optimalisasi penerimaan negara -2.1 Mengendalikan pelaksanaan pengawasan optimalisasi penerimaan negara/daerah 50.318 15.2902.2 Menyelenggarakan pengawasan BUN yang disampaikan ke BPKP pusat 50.571 27.6203 Mengarahkan dan mengendalikan agar terselenggaranya SPM pada IPD dan terselenggaranya

GG pada BUMN/BUMD3.1 Mengendalikan pelaksanaan pengawasan IPD yang melaksanakan pelayanan sesuai Standar

Pelayanan Minimal 29.4243.2 Mengelola pemberian sosialisasi /asistensi GCG/KPI pada BUMN/D/BLU/D 508.444 351.6853.3 Mengendalikan pelaksanaan audit kinerja pada BUMD 21.537 27.2404 Mengarahkan dan mengendalikan agar meningkatnya kesadaran dan keterlibatan K/L, Pemda,

BUMN/BUMD dalam upaya pemberantasan korupsi4.1 Mengelola pemberian sosialisasi program anti korupsi kepada Kelompok masyarakat 35.138 42.0464.2 Mengelola pemberian Sos/DA/Ass/Eva FCP pada IPP/IPD/BUMN/BLU/BUMD beresiko fraud 21.652 2.5004.3 Menyelenggarakan kajian peraturan pada IPP/IPD/BUMN/BLU/BLUD 5.862 15.5914.4 Mengendalikan dan mengarahkan pelaksanaan penugasan HKP, klaim, penyesuaian harga 52.222 47.7934.5 Mengendalikan dan mengarahkan pelaksanaan audit investigasi/PKKN/PKA 606.920 604.0244.6 Mengendalikan dan mengarahkan pelaksanaan TL hasil audit investigasi non TPK oleh instansi

berwenang 94.968 21.8215 Mengarahkan dan mengendalikan agar meningkatnya kualitas penerapan SPIP di K/L, Pemda5.1 Mengarahkan dan menetapkan pemberian pembinaan penyelengaraan SPIP sesuai PP 60/2008

pada Pemda 137.896 175.7345.2 Mengarahkan dan Mengendalikan asistensi penyelenggaraan SPIP pada Pemda 43.063 33.5505.3 Mengelola penyelengaraan diklat SPIP 42.250 7.6115.4 Mengarahkan dan mengendalikan monitoring SPI dari Pemda 42.843 -6 Mengelola dan mengawasi efektifitas perencanaan pengawasan dan kualitas pengelolaan

keuangan6.1 Mengelola dan mengawasi jumlah rencana penugasan yang terealisasi 394.000 179.1566.2 Mengawasi kesesuaian LK Perwakilan BPKP dengan SAP 8.060 166.6106.3 Mengawasi penyelengaraan survei kepuasan pegawai perwakilan terhadap layanan

kepegawaian 105.000 104.6036.4 Mengelola pagu dana yang tidak diblokir dalam DIPA 8.057 39.4246.5 Mengawasi penyelengaraan survei persepsi kepuasan pegawai atas pencairan anggaran

22.617.662 21.249.6286.6 Menyelengarakan permintaan bantuan hukum yang ditindaklanjuti oleh Biro Hukum dan Humas

-6.7 Mengelola publikasi kegiatan perwakilan BPKP di media massa 10.000 5.1276.8 Mengelola dan mengawasi Pemanfaatan asset 205.850 281.4386.9 Mengawasi penyelengaraan survei persepsi kepuasan pegawai terhadap layanan sarpras

2.668.803 2.678.6526.10 Mengawasi pelaksanaan tindak lanjut rekomendasi hasil audit inspektorat 50.000 8.1576.11 Mengelola Jumlah masukan topik penelitian yang disampaikan ke Puslitbangwas - -6.12 Mengarahkan dan mengendalikan assessment dan atau sosialisasi tata kelola APIP 34.440 9.460

Jumlah anggaran kegiatan pelaksanaan pengawasan intern dan pembinaan penyelenggaraan SPIP 3.862.099 3.198.583Jumlah anggaran kegiatan fasilitasi dukungan manajemen 25.861.582 24.431.357Jumlah anggaran kegiatan pengadaan dan penyaluran sarana dan prasarana 205.850 281.438Jumlah anggaran dan Realisasi 2014 29.929.531 27.911.378

TAHUN 2014

ANGGARAN DAN REALISASIPERWAKILAN BPKP PROVINSI DKI JAKARTA

PER PROGRAM

Page 129: PERWAKILAN BPKP PROVINSI DAERAH KHUSUS · PDF fileKasubbag Kepegawaian TTD Dindin Syafrudin ... Sebagai auditor Presiden, BPKP berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas