Pertemuan 04 Variable

of 20 /20
1 Pertemuan 04 Variable Matakuliah : T0063/Pemrograman Visual Tahun : 2005 Versi : 1/0

description

Pertemuan 04 Variable. Matakuliah: T0063/Pemrograman Visual Tahun: 2005 Versi: 1/0. Learning Outcomes. Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Menerangkan tipe data yang ada dan cara mendeklarasikan variable (C2). Outline Materi. Variable Variable Name - PowerPoint PPT Presentation

Transcript of Pertemuan 04 Variable

Page 1: Pertemuan 04 Variable

1

Pertemuan 04Variable

Matakuliah : T0063/Pemrograman Visual

Tahun : 2005

Versi : 1/0

Page 2: Pertemuan 04 Variable

2

Learning Outcomes

Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa

akan mampu :

• Menerangkan tipe data yang ada dan cara mendeklarasikan variable (C2)

Page 3: Pertemuan 04 Variable

3

Outline Materi

Variable

• Variable Name

• Scope dan Lifetime

• Native Data Type

• Aggregate Data Type

• Class Module sebagai Tipe Data

• Property Get dan Let

• Contoh penggunaan Class Module

Page 4: Pertemuan 04 Variable

4

Variable Name

• Tidak lebih dari 255 karakter• Berisi huruf, angka dan underscore (_)• Karakter pertama harus berupa huruf• Tidak boleh menggunakan spasi atau titik• Tidak dapat menggunakan reserved word (variable

built-in dari Visual Basic)• Tidak case-sensitive

Contoh :Dim MyvarDim _myvar as StringPublic MyVar123 as LongPrivate MyV4r as Variant

Page 5: Pertemuan 04 Variable

5

Scope dan Lifetime

Scope dan Lifetime• Scope (visibilty) variable adalah bagian bagian dari aplikasi dimana

sebuah variable masih bisa diaksesVariable yang dianggap public di dalam modul BAS akan bisa diakses di

bagian manapun dari aplikasi tersebut, namun jika dianggap private di dalam modul BAS, maka variable tersebut hanya bisa dibaca di dalam scope BAS tersebut.

• Lifetime variable adalah rentang hidup sebuah variable. Variable yang bersifat public di modul BAS, maka rentang hidupnya adalah

selama aplikasi tersebut jalan, namun sebuah variable didefinisikan sebagai private di modul X, maka VB akan mengcreate variable tersebut ketika modul X dipanggil dan menghapus variable tersebut jika keluar dari modul X.

Page 6: Pertemuan 04 Variable

6

Scope dan Lifetime

• Global Variable

– Secara umum yang dianggap global variable adalah semua variable bertipe Public yang ditaruh di modul BAS, namun bisa juga menggunakan keyword Global

– Variable ini bisa dibaca dan diupdate di semua bagian aplikasi

– Disarankan tidak terlalu banyak– Biasa diawali dengan prefix g_ atau glo_

Page 7: Pertemuan 04 Variable

7

Scope dan Lifetime

Global UDT (User Define Type)

• Satu cara yang disarankan, jika harus menggunakan banyak variable global, yaitu penggunaan UDT

Module.BAS Form Code

Page 8: Pertemuan 04 Variable

8

Scope dan Lifetime

• Module Level Variable– Private Module Level, dideklarasikan dengan

keyword Private atau Dim di bagian deklarasi variable suatu form dan class module

– Public Module Level, dideklarasikan dengan keyword Public

– Public Module Level bisa diakses oleh dari luar form atau class module, sedangkan private module level tidak bisa

Page 9: Pertemuan 04 Variable

9

Scope dan Lifetime

• Dynamic and Static Local Variable– Dynamic Local Variable

• Didefinisikan dengan keyword Dim di dalam sebuah Procedure (Sub/Function)

• Scope : procedure level• Lifetime : procedure level

– Static Local Variable• Didefinisikan dengan keyword Static di dalam

Procedure• Scope : procedure level• Lifetime : module level

Page 10: Pertemuan 04 Variable

10

Native Data Type

Tipe Data Batasan Nilai

Byte 8 bit (1 byte) angka antara 0-255

Integer 16 bit (2 byte) angka berkisar dari –32.768 s/d 32.767

Long 32 bit (4 byte) angka berkisar dari –2.147.483.648 sampai 2.147.483.647

Single 32 bit (4 byte) angka floating point yang berkisar dari –3.4E38 sampai 3.8E38 dan angka pecahan dari –1.4E-45 sampai 1.4E-45

Double 64-bit (8 byte) angka floating-point dari –1.7E308 sampai 1.7E308, dan pecahan dari –4.9E-324 sampai 4.9E-324

Currency 64 bit (8 byte) angka integer dari –922.337.203.685.477,5808 sampai 922.337.203.685.477,5807

Boolean 16 bit (2 byte) angka yang hanya bisa diisi dengan True / False

String Variable yang bisa berisi kira kira 2 milyar karakter / alfabet

Date 64 bit (8 byte) angka floating-point yang menyimpan tanggal dari 1 Januari 100 sampai 31 Desember 9999 dan waktu dari jam 0:00:00 sampai 23:59:59

Object 32 bit (4 byte) alamat memori yang menunjuk ke object

Variant (Default) 16 bit (2 byte) Variable yang bisa menampung semua tipe data yang ada di VB

Page 11: Pertemuan 04 Variable

11

Aggregate Data Type

• User-Defined Type (UDT)– Merupakan struktur data yang tersusun dari data data

yang bertipe lebih sederhana– Pengguna mendefinisikan sesuai kebutuhan – Biasanya dideklarasikan dalam module BAS

Private Type EmployeeUDT Name As String DepartmentID As Long Salary As CurrencyEnd Type

Page 12: Pertemuan 04 Variable

12

Aggregate Data Type

• Array– Berupa sekumpulan data yang homogen– Dimensi : 1 s/d 60

– Secara umum deklarasi array adalah seperti diatas, namun kadangkala programmer tidak mengetahui secara pasti jumlah array :

– Array juga bisa dikombinasikan dengan UDT dan bahkan dengan Array itu sendiri (Array of Arrays)

– LBound dan UBound digunakan untuk mengetahui indek terbesar dan terkecil

Dim NIM(100) As String

Dim NIM() as String...ReDim NIM(100) as String

Page 13: Pertemuan 04 Variable

13

Aggregate Data Type

• Array of Arrays

Page 14: Pertemuan 04 Variable

14

Aggregate Data Type

• Collection– Collection adalah sekumpulan dari object

yang mempunyai struktur yang sama.– Kelebihan Collection adalah kita bisa

membuat array object.– Secara umum Collection mempunyai 4 buah

property dan method, yaitu Count, Item, Add dan Remove

Page 15: Pertemuan 04 Variable

15

Aggregate Data Type

– Contoh :

(n adalah nomor dari item yang ada, untuk pemakaian lebih lanjut bisa menggunakan For Each)

– Form Collection dan Control Collection adalah collection yang sudah built-in dalam VB

• Form Collection adalah sebuah Collection dimana setiap elemennya mewakili setiap form dalam sebuah aplikasi

• Control Collection berisi semua object control di dalam sebuah form

colMyCollection.Item(n) atau collMyCollection(n)

Page 16: Pertemuan 04 Variable

16

Aggregate Data Type

– Cara mengakses Collection sama dengan Array

– Menggunakan For Each

For n=0 to colMyCollection.Count-1 colMyCollection(n).Visible= FalseNext n

For Each objItem in colMyCollection objItem.Visible= FalseNext objItem

Page 17: Pertemuan 04 Variable

17

Aggregate Data Type

– Untuk membangun sebuah Collection kita perlu deklarasi variable menggunakan tipe data Collection

– Collection yang dibangun tersebut otomatis akan mempunyai 4 properties dan method :

• Count property - jumlah item dalam collection• Item property - menunjuk suatu object dalam Collection• Add method - menempatkan object dalam Collection• Remove method - menghapus object dalam Collection

Dim colMyCollection as New Collection

Page 18: Pertemuan 04 Variable

18

Class Module sebagai Tipe Data

• Class Module dalam VB menjelaskan tentang class dari object-object (template untuk object), setiap object mempunyai variasi property, tetapi mempunyai struktur dan kemampuan yang sama

• Dari sebuah class module bisa dibuat banyak instance (yang berupa object)

• Class module menggunakan prefix cls

• Deklarasi : Dim objMhs as clsMahasiswa

Page 19: Pertemuan 04 Variable

19

Property Get dan Let

• Property Get dan Let adalah rutin yang akan dijalankan pada saat property dipanggil

• Property Get – mengambil nilai property

• Property Let – mengeset nilai property

Page 20: Pertemuan 04 Variable

20

Contoh penggunaan Class Module

Let (NIM) dijalankan

Get (NIM) dijalankan