Pendidikan Maritim

download Pendidikan Maritim

of 60

  • date post

    26-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    229
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Pendidikan Maritim

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    1/60

    PERSPEKT'F

    A

    llrnu

    Pengetahuan

    I

    Tehnologi

    RISET

    MARITIM

    KURANG

    PERHATIAN,

    MISKIN

    DATA

    I .f

    EKAYAAN

    laut

    yang

    berlimpah

    dapat memberikan manfaat

    IA.

    bagi kemakmuran

    rakyat

    L:rdonesia.

    Namun,

    kenyataanrrya

    -L

    \negara

    kepulauan

    terbesar

    di

    dunia

    ini

    tidak mampu

    me-

    ngelola

    sumber

    penghidupan

    yang

    terhampar

    luas

    di

    bumi

    kha-

    tulistiwa.

    Kurangnya

    kepedulian

    pemerintah

    dan

    pihak-pihak

    ter-

    kait

    terhadap

    pengernbangan

    pengetahuan,

    teknologi,

    dan

    riset

    atas

    potensi

    kekayaan

    laut

    Indonesia,

    diduga kuat

    menjadi

    pangkal

    "kebodohan"

    bangsa

    ini.

    Negara instan,

    itulah

    yang tercermin

    dari bangsa

    dengan

    jumlah

    penduduk

    mencapai

    seperempat

    miliar

    ini.

    Kurangnya

    kesadaran

    pernerintah

    pada

    penelitian

    dan

    riset

    teknologi

    terhadap

    kekayaan

    laut

    di

    bumi Ibu

    Pertiwi,

    menjadikan

    masyarakat

    di

    negeri

    ini tidak

    mengerti

    atas

    potensi

    sumber

    daya

    alam

    yang dimilikinya.padahal,

    manfaatnya jangka panjang.

    "Bagai

    tikus

    mati

    di lumbung

    padi" mungkin

    itulah

    pepatah

    yang

    cocok

    untuk

    negara

    besar ini.

    |ika

    dikalkulasi,

    potensi

    ekonomi

    sek-

    tor kelautan

    Indonesia

    bila digarap

    dengan

    benar

    bisa mencapai

    g00

    9

    peEpehifMenuiu

    Mas

    Depan

    Marttth

    hdon$b

    |

    321

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    2/60

    RISET MARITIM KURANG PERHATIAN,

    MI5KII.l DATA

    miliar dolar AS atau setara

    dengan

    Rp7.200

    triliun

    per tahun, alias

    enam kali lipat

    APBN

    20LL

    atau

    setengah Produk

    Domestik Bruto

    (PDB).

    Namun,

    sampai

    saat

    ini

    masih nol

    besar.

    Ironisnya potensi laut Indonesia

    justru

    menjadi

    surga

    riset kapal

    asing.

    Tujuannya

    tidak lain adalah untuk

    kepentingan

    perusahaary

    lembaga

    atau

    negara

    yang

    ingin

    menguasai kekayaan

    nusantara.

    Banyak

    data dan

    potensi sumber daya

    alam

    dicuri.Pemerintah

    dengan

    sadar

    tahu.Namur; kurangnya

    anggaran

    dan

    mahalrrya

    biaya yang harus dikeluark;rn untuk

    riset menjadi

    "pembenaran"

    atas

    kondisi

    ini.Tak heran, sejak era

    reformasi, riset dan pemetaan

    laut yang dilakukan

    pihak asing semakin

    marak.Mulai dari

    kedok

    kerjasama

    institusi

    pemerintah,

    sampai dengan yang

    jelas-jelas

    ilegal alias'bodong'tidak

    memiliki izin dari pemerintah

    Indonesia.

    Kegiatan tersebut tanpa

    sadar

    membawa konsekuensibocomya

    data

    negara

    yang

    seharusnya

    dirahasiakan.

    Informasi tentang

    medan

    Iaut dapat digunakan pihak asing

    untuk menentukan taktik

    dan

    strategi

    militer,

    jika

    mereka

    ingin

    menguasai wilayah Indonesia.

    Sebenarnya

    negara telah

    memiliki

    peraturan

    kerjasama

    internasional

    di

    bidang

    penelitian

    dan

    pengembangan,

    dengan

    adanya

    PP

    (Peraturan

    Pemerintah)

    No

    4112006,

    tentang perizinan

    kdgiatan

    penelitian dan pengembangan oleh

    pihak asing di

    Indonesia.

    Perafuran pemerintah

    ini menetapkan ketentuan,

    persyaratan,

    kewajiban dan larangan

    yang

    harus ditaati

    lembaga atau

    peneliti

    asing, mitra serta

    lembaga

    penjamin kegiatan penelitian.Peraturan

    tersebut

    harus

    dilaksanalan pemerintah

    untuk

    melindungi

    masyarakat,

    bangsa

    dan

    ne1;ara

    dari

    kemungkinan

    kerugian

    yang

    ditimbulkan

    penelitian pihak asing.

    Seluruh penelitian harus

    mendapat

    izin dari

    lembaga penanggung

    jawab,

    yaitu Kementerian Riset dan

    Teknologf melalui tim yang

    322

    |

    I

    Fe6pehtifMenuiu

    Mas Depan Madtim lndonesia

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    3/60

    RISET MARITIM KURANG PERHATIAN,

    MISKIN DATA

    dibentuk

    Sekretariat Perizinan Peneliti

    Asing

    (TKPIPA).

    Tim

    ini

    merupakan

    pokja

    interdept

    yang

    anggotanya

    terdiri

    dari

    Kementerian

    Luar Negeri,

    Kementerian

    Pertahanan,

    Mabes POLRI,

    BIN,

    LIPI,

    BPPf, serta kementerian

    lain

    yang disesuaikan dengan

    misi

    riset.

    Selain itu, kapal

    survei asing yang akan digunakan

    di Indonesia

    iuga

    harus memenuhi

    persyaratan

    yang ditentukan Kementerian

    Pertahanan. KareRa

    kapal riset

    asing bukan

    sekadar

    lewa

    tetapi

    membawa

    data

    in{ormasi kondisi

    laut L:rdonesia.Jika

    tidak

    berhati-

    hati

    data laut

    Indonesia

    bisa

    berpindah

    tangan.

    Namury

    pemerintah

    sendiri

    tidak

    konsekuen

    menjalankan

    peraturan tersebut. Kondisi

    ini

    diperparah dengan

    terjadinya

    benturan antar

    peraturan yang

    ada.Sebagai

    contoh, Undang-undang

    No 2212001,

    yang mengatur

    tentang

    minvak

    dan gas. Aturan ini

    memberikan

    peluangbagi pihak

    asing

    untuk melakukan

    kegiatan

    survei

    dan

    pemetaan lepas

    pantai

    dengan

    cara

    mudah,

    yaitu cukup memperoleh izin

    dari Dirjen

    Migas

    tanpa

    koordinasi

    dengan

    pihak-pihuk

    y*g berkepentingan,

    seperti

    diatur

    peraturan

    sebelumnya.

    Padahal,

    sudah sangat

    jelas

    bahwa

    penggunaan

    peneliti

    dan kapal asing

    harus mendapat

    persetujuan

    Security

    Clearance dari

    pihak Kementerian

    Pertahanan.

    Birokrasi yang

    rumit

    serta panjangnya

    waktu

    untuk

    proses

    pe-

    rizinan inilah

    yang

    menjadi

    bahan

    pertimbangan bagi

    para pelaku

    (mitra

    kerja

    dan lembaga

    penjamin di Indonesia)

    pemenang

    tender

    mencari

    jalan

    lintas

    dengan cara mengambil

    celah-celah

    hukum

    agar

    survei

    laut

    tetap

    "legal",

    tanpa melewati

    prosedur. Hal ini

    terjadi, karena

    bagi

    mereka

    yang

    dipikirkan

    adalah

    beneftt yang

    harus diperoleh.

    Memotong

    jalur

    birokrasi berarti

    menghemat

    waktu

    dan biaya yang harus

    dikeluarkan.Padahal

    untuk

    urusan

    survei

    laut

    yang menggunakan

    tenaga ahli

    asing

    dan

    kapal

    asing

    diwajibkan mendapatkan

    pertimbangan dari

    tim yang

    berada

    di

    bawah Kemenristek

    sebelurn akhimya

    memperoleh

    persetujuan

    Security

    Clearance dari Kemenhan.

    9

    Pe*hdf

    Maqu

    Me

    D.prn M.ridn |rdoda

    |

    323

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    4/60

    Lalu,

    benarkah

    proses

    perizinan

    di

    Direktorat

    Wilayah

    Pertahanan

    Kemenhan

    memerlukan

    waktu

    lama

    seperti

    yang

    dikeluhkan

    para

    agen

    pelaksana

    kegiatan?

    UIrtuk

    mengurus

    SC

    (Security

    Ciearance)

    ditcemenhan

    hanya

    butuh

    waktu

    pating

    lama

    tiga

    hari

    jika

    semua

    persyaratan

    ,"purd

    Diplornatic

    Clearance

    dari

    Kemenlu'

    PKKA

    iPer*ohonan

    Keagenan

    Kapal

    Asing)

    dari

    Kemenhub'

    kemudahan

    Khusus

    Bermukim

    (Dahsuskim)

    dari

    Imigrasi

    Kemenhukham

    serta

    persetujuan

    dari

    Sekretariat Perizinan

    peneliti

    Asing

    Kemenristek

    ielah

    lengkap.

    Bukti

    inilah

    yang

    menunjukkan

    pihak

    mana

    yang

    seharusnya

    diwaspadai

    melihat

    peluang

    besar

    bocornya

    informasi

    data

    laut

    Indonesia.

    Kapal-kapal

    seismik

    (kapal

    riset)

    bisa

    sangat

    leluasa

    menyapu

    bersih

    inflrmasi

    dasar

    laut

    Lndonesid'

    Datanya

    pun

    langsung

    dikirim

    via

    satelit ke negara

    di

    mana

    perusahaan tersebut

    menang

    tender'

    Apalagi

    fakta

    memrnjukkan

    seiak

    dulu

    Indonesia

    memegang

    Peranan

    p""tlrri

    dalam

    jalur

    perdagangan

    dunia-

    Semakin

    meningkatnya

    lut"rgint

    .,gan

    dunia

    akan

    laut,

    perairan

    Indonesia

    menjadi

    incaran

    penguasaan

    negara

    asing,

    terutama

    negara

    yang

    industrinya

    sangat

    i"tgLturtg

    pada

    minyak

    burni

    dan

    transportasi

    laut'

    Meningkaktya

    kebutuhan minyak

    bumi dibuktikan

    dengan semakin

    intensiLya

    survei

    seismik

    asing

    guna

    mencari

    wilayah-wilayah

    baru

    poiensi

    minyak

    dan

    gas

    di

    dasar

    laut

    Lrdonesia.

    wilayah

    nusantarapunmenjaditerbukadarisegalaarahdanrentanterhadap

    perkembangan

    lingkungan,

    baik

    globaf

    regional

    mauPun

    nasional'

    Keunikan

    dan

    kompleksitas

    perairan

    Indonesia

    tetah

    menjadi

    daya

    tarik

    para

    peneliti

    asing

    dari

    berbagai

    negara'

    Hampir

    semua

    tipe

    dasartopografi

    ditemutan

    di

    Indonesia,

    seperti

    continental

    sheloes,

    continentai,

    insular

    slope,

    basin

    laut

    dalam,

    palung

    dan

    relung'

    Potensi

    perairan

    pgsisir

    dan

    teluk

    Indonesia

    juga sangat

    besar'

    ,turnrr,p"*ahamanterhadapkarakteristikdanperilakuoseanografi

    RISET

    MARITIM

    KURANG

    PERHATIAN,

    MISKIN

    DATA

    324

    |

    gPeEpehlif

    Menuiu

    Mas

    oepanMaddmlndoesia

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    5/60

    RISET MARITIM

    KURANG PERHATIAN, MISKIN DATA

    pada

    daerah

    tersebut masih minim. Indonesia

    justru

    tergantung

    terhadap data yang

    disediakan

    negara

    lairy

    lembaga dan organisasi

    internasional,

    seperti

    NOAA, CSIRO,

    ARGOS.

    Ekspedisi penelitian

    laut

    Internasional

    pun

    banyak

    dilakukan

    mu-

    lai

    dari Ekspedisi Challenger

    (1872-1875),

    The

    Gazelle

    (1875),

    The

    Valdivia

    (1899),

    The

    Siboga

    (1899-1900),

    The Planet

    (1906-1907),The

    Snellius

    I (1929-1930), The Albatros (1948), The

    Spencer of

    Bird

    (1947-

    1950),

    The Galathea

    (1981) serta

    yang

    terakhir

    Deep

    Sea

    Explorer

    (2010)

    yang

    dilakukan kapal Angkatan Laut Amerika Serikat di

    Laut Sulawesi.

    Siapa

    bilang

    tak

    ada orang pintar

    di

    negeri ini.Mereka

    banyak

    dan tersebar di

    sejumlah

    lembaga, tapi hanya diparkir.Perhatian

    pemerintah

    terhadap

    orang-orang

    cerdas,

    termasuk

    ilmuwan

    dan

    peneliti

    yang

    sangat

    minim,

    menjadikan bukan hanya data

    dan

    potensi

    alam

    yang

    dicuri, orang-orarlgnya

    |uga

    ikut

    diboyong.

    Bahaya

    laten

    datang, karena mereka

    jadi

    incaran. Para

    ilmuwan

    muda diiming-imingi

    berbagai fasilitas,

    tempat

    riset

    yang

    memadai,

    dan gaji besar, asalkan bekerja untuk mereka.Perburuan terhadap

    ilmuwan-ilmuwan tersebut

    sangat

    agresif.

    Selain datang

    ke

    kamprrs-kampus

    di

    luar

    negeri

    dan

    berburu

    mahasiswa

    Indonesia

    yang

    sedang

    mengambil program doktoral,

    mereka

    juga

    datang ke

    sejumlah lembaga riset di Tanah Air.Mereka mengetahui,

    perhatian

    Pemerintah

    Indonesia terhadap ilmuwan dan

    peneliti

    sangat

    minim.

    Selain

    gaji

    kecil

    dan

    fasilitas

    penelitian

    sangat terbatas,

    peneliti

    juga

    sangat sulit mendapatkan hak paten atas penemuan yang

    sudah

    dilakukan. Mengetahui

    kelemahan

    ini,

    negara lain menawarkan

    fasilitas

    yang

    tidak

    diberikan pemerintah

    Indonesia.

    Menurut

    sumber,

    perguruan tinggi di Malaysia sempat menawarkan

    gajitotal

    ltakehomepay)

    5.000 dolarAS

    (sekitarRp45

    juta)

    perbulan.

    9

    PeEpehtifMenuiu

    M.o

    Oepan Maritim lndonesia

    |

    325

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    6/60

    RISET

    MARITIM

    KUBANG

    PERHATIAN,

    MISKIN

    DATA

    sebaliknya

    di

    Indonesia,

    gaii

    berikut

    tuniangan

    seoranS

    profesor

    riset

    LIPI

    saat

    ini

    sekitar

    Rp5

    juta

    per bulan. Jumlah

    tersebut

    jauh

    dibandingkan

    dengan

    profesi

    yang

    sama

    di

    Amerika

    serikat

    yang

    diberikan

    gaji

    sekitar

    Rp90

    iuta

    per

    bulan

    atau

    di

    JePang

    sekitar

    Rp600

    juta.

    Adapun

    di

    Pakistan,

    gaji

    ilmuwan

    terkemuka

    bisa

    tiga

    kali

    dari

    gaji

    seorang

    menteri.

    Namun

    selain

    gaii,

    yang

    sangat

    didambakan

    seorang

    peneliti

    adalah

    fasilitas

    riset

    yang

    memadai.Fasilitas

    ini

    sangat

    kurang

    di

    Indonesia.

    Tak

    heran

    jika

    pada

    L990-1992,

    tercatat

    ada

    177

    peneliti

    dari

    Lembaga

    Ilmu

    Pengetahuan

    Indonesia

    (LIPI) yang

    pi.,aun

    ke

    swasta,

    instansi

    lairy

    dan

    keluar

    negeri'

    Selain

    fa-

    rilitut

    penelitian

    yang

    kurang,

    untuk

    mendapatkan

    hak

    paten

    di

    Indonesia

    juga

    sangat

    sulit,

    berbelit-belit,

    dan

    lama,

    bisa

    sam-

    pai

    sembilan tahun.Padahaf paten adalah

    kebanggaan

    dan

    pe-

    ngakuan

    terhadap

    peneliti

    sekaligus

    tambahan

    keuangan

    dari

    royalti

    yang

    didapatkan.

    Selama

    2001-2010,

    paten

    milik

    237

    juta

    penduduk

    Indonesia

    hanYa

    LL5.

    sejumlah

    lomba

    penelitian

    digelar,

    tetapi

    tak

    jelas

    kelaniutannya.

    Lomba

    Karya

    Ilmiah

    Remaja

    (LKIR) yang

    diselenggarakan

    sejak

    7969,

    ata,u r12

    tahun lalu, misalnya hingga

    saat

    ini

    para

    juara

    tak

    terlacak

    keberadaannya.

    Begitu

    pula

    para

    juara

    Pemilihan

    Feneliti

    Remaja

    Lrdonesia

    (PPRI) yang

    memasuki

    tahun

    ke-10

    dan

    Pemilihan

    Peneliti

    Muda

    Indonesia

    (PPMI), yang

    terakhir

    dilaksanakNr2009,

    tidak

    dipantau

    perkembangan

    prestasi

    para

    penelitinya.

    Belum

    lagi

    para

    juara

    olimpiade

    Intemasional.

    Memang

    sejak

    200$

    Presiden Susilo

    Bambang

    Yudhoyono

    me-

    merintahkan

    agar

    para

    juara

    olimpiade

    internasional

    difasilitasi

    untuk

    dapat

    kuliah

    hingga

    ienjang

    doktor.

    Kenyataannya,

    untuk

    mendapat

    beasiswa

    ittr

    butuh

    waktu

    lama dan

    berbelit-belit

    sehingga

    banyak

    yang

    mencari

    beasiswa

    dari

    luar

    negeri'

    326

    |

    e

    peapcatif

    uouiu

    Me

    De9.n

    M.rfrin

    ltusit

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    7/60

    RISET MARITIM

    KURANG PERHATIAN, MISKIN

    DATA

    Bukan

    cuma

    perhatian

    yang

    kurang.Anggaran

    yang

    dialokasikan

    pe-

    merintah

    untuk

    kegiatan penelitian

    sangat

    kecil.

    Selama1999-2007,

    anggaran

    penelitian

    hanya sekitar

    Q3

    persen

    dari

    APBN. Kecilnya

    anggaran

    ini

    menyebabkan

    dana

    penelitian

    harus

    dibagi-bagi

    untuk

    62.995

    orang yang

    bergerak

    di bidang penelitian,

    yakni

    peneliti,

    teknisi, dan.staf pendukung.

    Anggaran yang

    tidak

    sebanding

    me-

    nyebabkan

    penelitian

    tidak bisa berlanjut.

    Penelitian

    harus ditunda

    beberapa

    tahun

    menunggu

    kucuran

    dana selanjutnya.

    Berbagai

    kendala

    ini, ditarnbah flrasana

    lembaga penelitian

    yang

    tidak

    kondusif,

    menyebabkan

    peneliti-peneliti

    menerima

    tawaran

    dari

    luar negeri.Padahal,

    negara sebenamya

    bisa

    memanfaatkan

    orang-orang

    berprestasi

    asalkan

    diberikan

    kesempatan.

    Namun,

    kesempatan

    itu

    sangat

    kecil

    sehingga

    mereka

    memilih

    me-

    ngernbangkan

    kemampuan

    di

    luar negeri.

    Di

    sisi

    lain, pemerintah

    berdahh

    tidak bisa

    memaksa orang-orang

    berprestasi

    kembali

    ke

    Indonesia.

    Mereka

    han1,a berkomentar

    penerima

    beasiswa

    se-

    harusnSra pulang

    karerra pendidikannya

    sudah

    dibiayai pemerintah.

    Keterbatasan

    saralra semestinya

    menjadi tantangan

    untuk

    tetap

    bekerja.Kondisi

    dan

    kebijakan negara

    atas

    kepentingan

    riset

    ini

    harus

    segera

    dibenahi.

    Luas

    wilayah Indonesia

    mencapai

    '7,7

    juta

    kilometer

    persegi,

    terdiri

    dari

    25 persen

    teritorial daratan

    (1,9

    juta

    km2)

    dan

    75 persen

    teritorial

    laut

    (5,8

    juta

    km2). Dari luas

    wilayah

    laut tersebut,2,8

    ffta

    krn2 merupakan

    perairan

    nusantara

    (perairan kepulauan), 0,3

    iuta

    km2laut teritorial, serta2,7

    iutakm2

    zona ekonomi

    eksklusif

    (ZEE).

    Jumlah

    pulau

    besar

    dan

    kecil

    mencapai

    lebih

    dari

    17.504

    buah.

    Potensi

    besar ini menjadikan

    lndonesia sebagai

    salah

    satu

    negara

    kepulauan terbesar

    dengan teritorial

    laut paling

    luas di dunia

    dan

    garis

    pantai sepanjang

    81.000 km

    atau terpanjang

    kedua setelah

    gkrspftif

    Mauiu Ma$ D.Fn

    Maddh

    IndorEia

    |

    327

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    8/60

    RISET MARITIM KURANG PERHATIAN, MISI(IN DATA

    Kanada.Hal

    ini

    memberi arti, bahwa sektor

    maritim

    memiliki

    peran penting bagi

    pembrmgunan.Namun,

    perhatian

    pemerintah

    terhadap potensi sumber daya laut yang terhampar luas tidak

    mendapat

    perhatian

    serius.

    Minimnya

    perhatian pemerintah

    terhadap

    kepentingan

    riset

    dan

    penelitian, mendapat sorotan dari berbagai

    pihak.Salah satunya

    adalah Prof. Rokhmin Dahuri, Peneliti

    Senior

    PKSPL- IPB.Menurut

    pria bersahaja ini, penelitian

    yang

    komperhensif di bidang kelautan

    dan perikanan sangat diperlukan agar arah gerak

    pembangunan

    Indonesia terarah.

    Selama

    ini

    pemerintah

    hanya

    mengandalkan

    arah

    pembangunanpada

    kepentingan

    anggarary

    bukan

    bagaimana

    pembangunan bisa

    berjalan

    untuk kepentingan

    jangka

    panjang.

    "Y*g

    kita tuiu

    adalah satu

    negara

    yang maju,

    adil, makmur

    dan

    berdaulat. Kita

    pemah berjaya

    dan disegani di kawasan Asia sebagai

    negara maritim

    yang tangguh.

    Tapr,

    itu

    semua dilumpuhkan oleh

    penjajah.

    Yang dikembangkan

    justru

    membangun daraf sehingga

    laut dilupakan. Kondisi

    ini terus

    berlanjut hingga

    sekarang," ujar

    Rokhmin.

    Berdirinya Departemen Kelautan

    dan

    Perikanan

    (KKP) di

    era

    Presiden

    Gus

    Du4 menurut

    Rokhmiru seharusnya menjadi momentum yang

    sangat

    baik

    dalam membangun dunia

    maritim. Namury itu

    semua

    hanya tinggal impian.

    Sudah hampir

    11

    tahun

    kementerian tersebut

    berdiri

    hasilnya

    belum.

    signifikan untuk

    membuktikan bahwa

    laut

    menjadi

    sumber

    kemakmuran

    bangsa.

    Berbagai

    penelitian tidak dilaksanakan

    dengan

    baik.Hal ini disebab-

    kan dua faktor,

    yaitu

    faktor

    struktural dan teknis. Soal

    teknis hal ini

    berhubungan dengan teknologi.Kalau

    dilihat dari

    sektor

    kelautan

    praktig penggunaan

    teknologi

    dalam memberdayakan sumber daya

    laut

    masih

    sangat lematu

    belum lagi

    variabel-variabel

    lain,

    seperti

    328

    |

    g

    [hEFhtifMnu,uMasa Depan Maridm lndohesia

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    9/60

    RISET

    MARITIM KURANG PERHATIAN. MISKIN DATA

    permodalan. Di

    pihak

    lairy Kepala

    Badan

    Litbang

    Kementerian

    Perhubungary

    Denny

    Siahaan

    rnenilai,

    sebenamya pemerintah

    telah

    banyak melakukan

    penelitian tentang potensi

    dan

    kebutuhan

    pembangunan

    di

    sektor

    laut.

    Namun,

    implementasinya

    tidak

    dilaksanakan. Banyak

    penelitian

    yang telah kita lakukan, baik

    untuk

    pembangunan

    iangka

    panjang

    maupun

    jangka

    pendek.

    Namur;

    kembali

    lagi

    pada

    kepentingan

    kebi;akan

    pemangku

    jabatan.Implementasi

    jadi

    tidak

    terlihat.

    Khusus

    rnengenai

    penelitian di

    bidang

    transportasi laut, ke

    depan

    Badan Litbang

    Kementerian Perhubungan

    akan

    melakukan

    berbagai

    penelitian

    dalam

    rangka mendukung

    pelaksanaan Master

    Plan

    Percepatan

    Pembangunan

    Ekonomi

    Indonesia

    (MP3EI),

    merevisi

    dokumen

    Sistem

    Transportasi

    Nasional

    (Sistranas),

    Tataran Trans-

    portasi Wilayah

    (Tatrawil)

    dan

    Tatarar

    Transportasi

    lokal

    (Tatralok)

    sesuai

    dengan konsep pengembangan

    ekonomi dalam

    MP3EI.

    Di

    sisi

    lair; menanggapi kecurigaan riset ilegal

    yang

    dilakukan pihak

    asing Deputi

    Kepala Bidang Teknologi

    Pengembangan

    Sumber

    Daya

    Alam BPI{ Ridwan Djamaluddin

    menanggapinya

    dengan

    bijak. Ia

    sangat

    menyayangkan jika

    negara

    ini

    tidak

    memiliki

    data

    potensi laut.

    Selain kekayaan

    sumber

    daya

    alam tidak

    terperhatikan,

    Indonesia

    juga

    tidak

    bisa

    rnenginvetarisir

    berapa besar

    potensi

    laut

    yang

    dimilikinya.

    "Sebagai

    orang

    teknis,

    perkembangan

    Iptek (ilmu

    pengetahuan dan

    teknologi) kita masih di

    belakang

    negara-negara

    maju. Di

    sisi

    lain

    kebutuhan terhadap informasi

    untuk

    diketahui sangat

    mendesak.

    Jadi

    saya mencobaberani

    menghadapi

    tantangan dengan nrembawa wacana

    bahwa sekarang

    kita tidak bertamng

    pada tataran penguasaan

    data.

    Tapi,

    bertarung

    pada

    tataran

    penguasaan informasi," ujar Ridwan.

    Dalarn

    melakukan

    riset

    biota

    larrt

    tidak

    mungkin

    para ahli di [rdonesia

    melakukarrnya

    sendiri. Pertama,

    dana

    riset terbatas.

    Kadua, teknologi

    9

    Pe6phtifMenuiu

    Me Depan

    Maritimlndonesia

    I

    329

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    10/60

    yang

    dimiliki

    masih

    sangat

    minim.

    ]adi

    bila

    ada

    negara

    lain

    yang

    punya

    teknol.gi

    dan membawa

    dananya

    sendi4

    daripada

    kita

    sama-sama

    tidak

    tahu

    mendingan

    kita

    bekerjasama.

    perlu

    diketahui,

    data

    yang

    sama

    bisa

    merrjadi

    infromasi

    berbeda

    di

    tangan

    orang

    berbeda.

    Inilah

    yang

    menjadi

    terbersar

    kaum

    ilmuan.

    sebetuLrya

    mekanisme

    dalar'

    melakukan

    riset

    di

    raut

    harus

    mendapat-

    kan

    izin

    khusus

    yang

    lebih

    spr:sifik.

    selain

    itu,

    harus

    ada

    ahli

    dari dalam

    negeri

    dan

    petugas

    keamanan

    yang

    ikut

    terlibat

    dalam

    riset

    mereka.

    sekarang

    sudah

    ada

    tim

    antar

    departemen

    atau

    antar lembaga

    yang

    dikoordinasikan

    oleh

    Kementerian

    Riset

    dan Teknologi.

    sementara

    itu,

    Anggota

    Komisi

    IV

    DpR

    RI

    dari

    Fraksi

    Hanura,

    Muradi

    Darmansyah

    mendesakpemerintah

    agar

    mengusut

    tuntas

    kasus

    kapal riset

    asing

    ilegal.

    untuk

    mengadakan eksplorasi dan

    penelitiary

    sesuai

    aturan

    kapal-kapal

    asing

    harus

    mendapat

    izin

    terlebih

    dulu

    dari

    pemerintah

    Indonesia.

    Apalagi

    menyangkut

    kekayaan

    alam

    Indonesia,

    mereka

    harus

    memenuhi

    ketentuan-

    ketentuan

    yangberlaku.

    ]ika

    dilanggar

    ini

    kriminal.

    Kami

    mengecam

    riset-riset

    ilegal

    tersebut.

    Ini

    suatu

    hal

    yang

    memperburuk

    negara

    kita

    di

    mata

    Intemasional.

    Kecaman

    juga

    datang

    dar:i

    mantan

    KSAL,

    Laksamana

    (pum)

    Bemard

    Kent

    Sondakh.

    Menurutnya

    penelitian

    tidak

    hanya

    dirto,

    uu

    trdonesia,

    tetapi

    juga

    diatur

    uu

    Lrtemasional.selama

    dirinya

    menjabat

    sebagai

    Komandan

    staf Angkatan

    Laut

    tidak

    menemukan

    adanya

    indikasi

    kasus

    tersebut.

    Kecuali

    yang

    sudah

    diatur

    Bppr.

    Jika

    ada

    kapal

    asing

    yang

    melakukan

    riset

    tanpa

    izin

    wajib

    hukum-

    nya

    ditangkhp.

    Iika

    perlu

    ditenggelamkan

    saja.

    Apalagi jika

    pe-

    nelitian

    laut

    untuk

    mencari

    )ayer (lapisan

    soFAR),

    di

    mana

    kapal

    selam

    yang

    masuk

    di

    jalur

    itu

    tidak

    bisa

    ditembus

    sonar.

    tr-ayer

    iht

    rahasia

    negara

    yang

    paling

    penting.

    pemetaan

    layerdigu-nakan

    RISETMARITIM

    KURAN6

    PEflHATIAN,

    MISKIN

    DATA

    33O

    I

    O

    feapchfUenulu

    Mm

    Dep.n

    M..iiim

    tndon

    Cs

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    11/60

    RISET

    MARITIM

    KURANG PERHATIAN,

    MISKIN DATA

    untuk kepentingan

    militer agar

    operasi kapal

    selam tidak terdeteksi

    sonar

    kapal

    patroli

    air.

    Ada

    juga

    kapal dari Amerika

    yang

    melakukan

    riset di

    perairan

    Indonesia, tapi itu

    keriasama dengan

    BPPT.Jelas lanjut

    Kenf harus

    dicari tahu

    dan dilaporkan ke Angkatan

    Laut. Yang

    paling

    sering

    itu di wilayah

    Maluku, Ambon.

    BPPT bekerjasama

    dengan kapal

    Amerika

    dan

    Jepang

    untuk penelitian

    ikan dan terumbu

    karang.

    Kalarr

    untuk

    tujuan

    militer,

    apalags

    sampai

    data

    diperjualbelikan

    tanpa

    kompromi harus

    ditangkap.

    Manfaat dan keuntungan

    dari

    penelitian itu

    sangat

    luar

    biasa,

    tapi keuntungan

    yang diambil

    sebagian

    besar untuk

    negara

    lain.

    fika

    dibandingkan,

    menurut

    Bernard,

    kerugiannya

    justru

    lebih

    besar. Karena

    data

    penting diambil

    mereka.

    Sekarang

    baru

    sadar

    dan kaget.

    Dari

    dulunegara

    luar rnasih

    merupakan

    pihak

    yang

    paling diuntungkan.

    "Pemerintah

    harus

    tegas. TNI

    AL

    harusnya mengetahui

    kegiatan

    penelitian

    yang

    dilakukan

    secara

    ilegal.Kita

    punya kapal

    patroli

    begitu

    banyak,

    jika

    memang

    ada

    yang tahu,

    saran saya sebaiknya

    segera dilaporkan.

    Dalam

    UU

    jelas

    bahwa

    harus

    ada

    izin

    dan

    Security

    Clearance

    yang

    dikeluarkan,"

    kata

    Bemard.

    Hal

    senada dikatakan PengamatKelautan

    dari Universitas

    Diponegoro,

    Sahaia

    Hutabarat. Ia

    menilai

    kegiatan

    ilegal sangat merugikan

    bangsa

    Lrdonesi4

    sehingga

    harus dilakukan

    pengusutan secera

    tuntas.

    "Biasanya

    kan kalau

    kapal melakukan

    survei harr.s

    ada

    izin dari

    pihak-

    pihak terkait. Apalagr

    mengenai

    militer

    harus

    mendapat

    izin

    dari BIN,

    tentu

    dengan

    pengawasan Angkatan

    Lauti'

    wjar

    Sahala.

    Sahala

    melanjutkary

    hasil

    penelitian

    harus

    menjadi

    data

    bersama,

    meski

    yang

    melakukan

    penelitian

    adalah

    kapal asing.Waktu

    9

    PeEFhtitMenuiu

    M.$

    O.p.n M..irim lMon..ie

    |

    331

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    12/60

    RISET LAUT ILEGAL

    MARAK

    penelitian

    kapal

    Amerika di

    Sulawesi

    itu

    juga

    jelas,

    ada

    izin dari

    BPPT.

    TapL

    selarna

    itu

    ilegal tentunya harus ditangkap.

    .

    RISET LAUT

    ILEGAL MARAK

    Melihat

    potensi dan kekeryaan

    alam Indonesia

    yang

    luar

    biasa,

    wilayah

    nusantara

    menjadi

    surga riset ilegal kapal

    asing. Tujuannya

    tidak lain adalah

    untuk

    kepentingan

    perusahaan, lembaga atau

    negara

    yang ingrn mengtrasai

    bumi khatulistiwa.

    Banyak

    data

    dan

    potensi

    sumber daya

    alam

    dicuri

    karena

    ketidaktahuan

    dan

    ketidakpedulian

    bangsa

    ini.

    Sejak era

    reformasi,

    survei

    clan

    pemetaan laut yang

    dilakukan

    pihak

    asing

    semakin marak terjadi.

    Mulai

    dari

    kedok

    kerjasama

    institusi

    pemerintah

    dengan

    pihak

    asing, sampai dengan

    yang

    jelas-jelas

    ilegal

    alias

    tidak memiliki i:zin

    dari pemerintah

    Indonesia.

    Kegiatan tersebut

    tanpa

    sadar membawa konsekuensi

    bocomya

    data

    negara yang

    seharusnya

    dirahasiakan. hrformasi

    tentang

    medan

    laut dapat

    digunakan pihak

    asing untuk

    menentukan taktik

    dan

    strategi

    militer, jika

    mereka

    ingrn

    menguasai

    wilayah

    Indonesia.

    Sebenamya negara

    telah me.miliki peraturan

    kerjasama

    intemasional

    di

    bidang

    penelitian

    dan

    peneembangan,

    dengan adanya PP

    (peraturan

    pemerintah)

    No 4L/2005,

    tentang

    perizinan

    kegiatan

    penelitian

    dan

    pengembangan

    oleh pihak asing di

    Indonesia.

    Peraturan

    pemerintah

    ini menetapkan

    ketentuan,

    persyaratan,

    kewajiban

    dan

    larangan

    yang

    harus

    ditaati

    lembaga

    atau peneliti

    asing

    mitra

    serta lembaga

    penjamin

    kegiatan

    penelitian. Peraturan

    tersebut

    harus

    dilaksanakan

    pemerintah

    untuk melindungi

    masyarakat,

    bangsa

    dan negara

    dari kemungkinan

    kerugian

    yang

    ditimbulkan

    penelitian

    pihak

    asing.

    332

    |

    9

    PeEp.hrilM$uiu

    Mas

    O.pan

    Maririm tndonsta

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    13/60

    RISET LAUT ILEGAL MARAK

    Seluruh penelitian harus mendapat

    izin dari lembaga penanggung

    jawab,

    yaitu

    Kementerian Riset

    dan

    1'eknologi,

    melalui

    tim

    yang

    dibentuk

    Sekretariat Perizinan Peneliti

    Asing

    (TKPIPA).

    Tim ini

    merupakan

    pokja

    interdept

    yang

    anggotanya terdiri dari

    Ke-

    menterian Luar

    Negeri, Kementerian

    Pertahanan

    dan

    Keamanan,

    Mabes POLRI, BIN, LIPI,

    BPPT, serta kementerian lain

    yang

    disesuaikan dengan

    misi

    riset.

    Selain

    iiu, kapal

    survei

    asing

    yang

    akan

    digunakan di

    Indonesia

    juga

    harus memenuhi

    persyaratan yang ditentukan Kementrian

    Pertahanan

    dan Keamanan. Karena

    kapal

    riset

    asing

    bukan

    sekadar

    lewat,

    tetapi

    membavya

    data informasi

    kondisi laut Indonesia.

    |ika

    tidak

    berhati-hati data laut Indonesia bisa

    berpindah

    tangan.

    9 Pe6EhtifMenuiu Ma*

    Depan Maririm lnOonesla

    |

    333

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    14/60

    RISET LAUT

    ILEGAL MARAK

    Namun,

    pemerintah

    sendiri ddak konsekuen menjalankan

    peraturan

    tersebut.Kondisi

    ini

    diperp:rrah

    dengan

    terjadinya

    benturan

    antar

    peraturan yang

    ada. Sebagai

    contolL Undang-undang

    No

    221200L

    yang

    mengatur

    tentang

    mirryak

    dan

    gas. Aturan

    ini

    memberikan

    peluang bagi

    pihak

    asing

    untuk

    melakukan

    kegiatan

    survei

    dan

    pemetaan

    lepas pantai

    dengan

    cara mudah,

    yaitu cukup

    memperoleh

    izin

    dari

    Dirjen

    Migas tanpa

    koordinasi

    dengan

    pihak-pihak

    yang berkepentingan,

    sepelti yang

    diatur

    peraturan

    sebelumnya.

    Padahal, sudah sangat

    jelas

    bahwa

    Penggunaan

    peneliti

    dan

    kapal

    asing

    harus mendapat

    persetujuan Security

    Clearance

    dari pihak

    Kementerian

    Pertahanan dan

    Keamanan.

    Birokrasi yang

    rumit serta

    pa

    njangnya waktu

    untuk

    proses

    perizinan

    inilah yang menjadi bahan

    pertimbangan

    bagi

    para

    pelaku

    (mitra

    kerja

    dan

    lembaga

    penjamin

    di hrdonesia) pemenang tender

    mencari

    jalan

    pintas

    dengan

    cara

    me:ngambil celah-celah

    hukum agar

    survei

    laut

    tetap

    "legal",

    tanpa melewati

    prosedur.

    Hal ini

    terjadi, karena

    bagi

    mereka

    yang

    dipikirkan

    adalah benefit

    yang

    harus diperoleh'

    Memotong

    jalur

    birokrasi

    berarti

    menghemat

    waktu

    dan

    biaya yang

    harus dikeluarkan.

    Perusahan

    penjamin

    PT

    Hugo

    Igor Energy

    misalnya

    mitra

    pelaksana

    kegiatan survei migas

    lepas pantai

    asing yang beralamat

    di bilangan

    Kuningan,

    lakarta

    ini

    lebih senang

    memuluskan

    kegiatan

    survei

    melalui perizinan

    dari

    Dirjen

    Migas dibandingkan

    melalui

    Ke-

    menterian

    Pertahanan

    dan Keamanan

    (Kemmhan).

    Padahal

    untuk

    urusan

    survei

    laut yang

    menggunakan

    tenaga

    asing

    dan

    kapal

    asing

    di-

    wajibkan mendapatkan pertimbangan dari

    dm

    yang

    berada di bawah

    Kemenristek

    sebelum

    akhimya

    memperoleh

    persetujuan

    Securi$

    Cle

    ar ance

    dari

    Kemenhan.

    Lahr, benarkah proses

    perizinan

    di

    Direktorat

    Wilayah

    Pertahanan

    Kemenhan

    memerlukan waktu

    lama seperti yang

    dikeluhkan

    Para

    agen

    334

    |

    9

    PcEpeh[fMenuiu

    Mas Depan Maritim lndoesia

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    15/60

    RISET

    LAUT ILEGAL MARAK

    pelaksana kegiatan. Seorang sumberyang tidak mau

    disebutkannamanya

    mengatakan,

    untuk

    mengurus SC

    (Security Clearance)

    di

    Kemhan

    hanya

    butuh waktu

    paiing

    lama tiga hari

    jika

    semua persyaratan, seperti

    Diplomatic

    Clearance

    dari Kemenlu, PI(I(A

    (Permohonan

    Keagenan

    Kapal

    Asirrg)

    dari

    Kemenhub, keurudahan Khusus

    Bermukim

    (Dahsuskim)

    dari Imigrasi

    Kemenhukham

    serta

    persetujuan

    dari Sekretariat Perizinan

    peneliti

    Asing Kemenristek

    telah lengkap.

    Bukti inilah

    yang

    menunjukkan

    pihak

    mana yang

    seharusnya

    diwaspadai melihat peluang besar bocornya

    informasi data laut

    Indonesia. Disebutkan

    surnber, bahwa

    kapal-kapal

    seismik

    (kapal

    9

    PeEpehtifMenuiu

    Ma6a Depan

    Martim l.donesia

    |

    335

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    16/60

    OCEAN

    ENERGY SOLUSI

    KRISIS

    ENERGI

    ii

    t.i

    ii

    it

    ,i

    riset)

    bisa

    sangat

    leluasa

    menyaPu

    bersih

    informasi

    dasar

    laut

    Lrdonesia.

    Datanya

    pun

    langsung

    dikirim

    via

    satelit

    ke

    negara

    di

    mana perusahaan

    tersebut

    memenangi

    tender.

    Apalagi

    fakta

    menunjukkan

    sejak

    dulu

    Lrdonesia

    memegang

    Peranan

    penting

    dalam

    jalur

    perdagangan

    dunia.

    Semakin

    meningkatrya

    ketergantungan

    dunia

    akan

    laut, perairan

    Indonesia

    menjadi

    incaran

    penguasaan negara asing,

    terutama

    negara

    yang industrinya

    sangat

    tergantung

    pada

    minyakbttmi

    dan

    transportasi

    laut.

    Meningkatnya

    kebutuhan

    minyak

    bumi

    rlibuktikan dengan

    semakin

    intensifnya

    survei

    seismik

    asing

    guna

    mencari

    wilayah-wilayah

    baru

    potensi

    minyak

    dan

    gas

    di dasar

    laut

    Indonesia.

    Wilayah

    nusantara

    Pun

    menjadi

    terbuka

    dari segala

    arah

    dan

    rentan

    terhadap

    perkembangan

    lingkungan,

    baik

    global,

    regional

    mauPun

    nasional.

    Mengutip

    apa yang

    pernah

    ditulis

    Oseanolog

    Prof

    lllahude,

    keunikan dan

    kompleksitas

    perairan

    Indonesia

    telah

    menjadi

    daya

    tarik

    para

    peneliti asing

    dari

    berbagai

    negara.

    Hampir

    semua

    tipe

    dasar topografi

    ditemukan

    di

    Indonesia,

    seperti

    continental

    sheloes,

    continental

    ,

    insular

    slope,basinlaut

    dalam, palung

    dan relung.

    OCEAN

    ENERGY SOLUSI

    KRISIS

    ENERGI

    Sebagai

    negara

    kepulauan

    terbesar

    dengan

    karakteristik

    alam

    yang

    luar

    biasa,

    Indonesia

    memiliki

    sumber

    energi

    altematif

    laut

    yang

    berlimpah.

    Ocean

    enery

    resources

    yang

    dimiliki

    L:rdonesia

    bisa

    dibilang

    terbaik

    dan terbesar

    di

    dunia.

    NamurL

    uPaya

    dalam

    mengembangkan

    energi

    alternatif

    ini

    belum

    dikaii secara

    serius.

    Cadangan

    minyak, sebagai

    sumber

    energi

    utama

    yang

    dimiliki

    Indonesia

    selama

    ini diperkirakan

    ti.ggul

    25 tahun

    lagi. Selanjutnya

    336

    |

    e

    nespetrtifuenuiu

    M$a

    Depan

    Maridn

    lndonEia

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    17/60

    OCEAN ENERGY SOLUSI KRISIS ENERGI

    dari mana negara ini mendapatkan energi aitematif{awabannya

    adalah ada

    di

    laut.

    Wilayah

    Indonesia sekitarT,T

    jutakilometer

    persegl

    terdiri dari

    25 persen

    terjtorial daratan

    ('1.,9

    juta

    km2) dan 75 persen

    adalah

    teritorial

    laut

    (5,8

    juta

    km2). Dari

    luas

    laut

    tersebut, 2,8

    jutal

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    18/60

    OCEAN

    ENERGY

    50LU5I

    KRISIS ENERGI

    Kedua, untuk

    pembangunan

    wilayah

    ini akan merendam

    wilayah

    daratan

    yang

    luas.

    Apalagi

    bila

    harus

    merendam beberapa

    desa

    di

    sekitar muara atau

    kolarn.

    Di sini

    akan

    mrrncul

    masalah sosial,

    bukan

    hanya masalah

    teknologi.

    Beberapa hal yang perlu

    cliperhatikan para

    ahli Indonesia

    untuk

    penerapan

    teknologi

    ini adalah efisiensi propeler

    ketika air

    masuk

    dan air keluar.Kalau

    di

    PL1A arah

    air

    penggerak

    turbin

    hanya satu

    arah, sedangkan pada

    pembangkit

    listrik pasang surut

    ini dari dua

    arah.Selain

    itu,

    yang patut rnenjadi perhatiary

    adalah

    material yang

    digunakan.

    Untuk

    air

    laut

    tliperlukan

    material

    khusus disesuaikan

    dengan kadar garam

    dan k,lcePatan

    airnya.

    338

    |

    9

    PeEpehtifMenuiu

    Masa Depan

    Madtih

    lndonesia

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    19/60

    OCEAN ENERGY

    SOLUSI KRISIS

    ENERGI

    Kapasitas

    listrik

    yang dihasilkan

    PLI,S

    sebaiknya

    untuk

    kapasitas

    besar,

    di

    atas

    50 Mega

    Watt,

    agar bisa

    ekonomis

    seperti

    PLTA.

    Sumber energi

    PLPS ini

    banyak

    berada

    wilayah

    timur

    Indonesia,

    mulai dari

    Ambon hingga

    ke

    Papua.

    Di

    wilayah

    ini

    kebutuhan

    listrik masih

    kecil dan

    membutuhkan

    power

    cable

    bawah

    laut

    yang

    sangat

    panjang

    untuk bisa

    membawa

    listrik ke

    pulau

    Sulawesi

    yang

    rrrembutuhkan

    listrik dalam

    jumlah

    besar.

    Di

    negara

    lain,

    beberapa

    pembangkit

    listrik

    sudah

    beroperasi

    menggunakan

    ide

    ini.

    Salah

    satu

    PLPS

    terbesar

    di

    dunia terdapat

    di

    muara

    sungai Rance

    di

    sebelah

    utara

    Prancis. Pembangkit

    listrik

    ini dibangun

    pada1966,

    dengan kapasitas

    24}MegaWatt.

    PLPS

    La

    Rance didesain

    dengan

    teknologi

    canggih

    dan beroperasi

    secara

    otomatis,

    sehingga

    hanya

    membuhrhkan

    dua

    orang

    saja untuk

    pengoperasian pada

    akhir

    pekan dan

    malam hari.

    Sementara

    PLPS

    terbesar

    kedua

    di dunia

    terletak

    di Annapolis,

    Nova

    Scotia

    Kanada

    dengan

    kapasitas

    yang mencapai

    150

    Mega

    Watt.

    Energi

    Panas

    Laut

    (Ocean

    Ther:nal

    Energy

    Conversion)

    Perbedaan

    temperatur

    di

    bawah

    laut

    sebenamya

    telah menjadi ide

    pemanfaatan

    energi

    dari

    laut.

    Jika

    rnenyelam

    ke

    bawah

    permukaan,

    aimya

    akan

    semakin

    dingin.

    Temperatur

    di

    permukaan

    laut lebih

    hangat

    karena

    panas

    dari

    sinar

    matahari

    diserap air.

    Tapi,

    di

    bawah

    permukaan

    temperatur

    akan

    turun

    cukup drastis.

    Inilah

    iebabnya

    mengapa

    penyelam

    menggunakan

    pakaian

    khusus

    ketika

    menyelam

    jauh

    ke

    dasar

    laut.

    Pakaian

    tersebut

    dapat

    menarrgkap

    panas

    tubuh

    sehingga menjaga mereka tetap hangat.

    Pembangkit

    listrik

    yang

    dapat memanfaatkan

    perbedaan

    tem-

    peratur

    tersebut

    untuk

    menghasilkan

    energi

    adalah

    Ocean

    Thermal

    Energy

    Conoersion (OTEC).

    Perbedaan

    temperatur

    an-

    9

    PEFfrdtrtoufu

    rh

    Oprn UeAm

    mAorctr

    |

    339

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    20/60

    tara

    permukaan

    yang

    hangat

    dengan

    air

    laut

    dalam

    yang

    dingin

    dibutuhkan

    minimal

    sebesar

    77

    deruiat

    Fahrenheit

    (25"C) agar

    dapat

    dimanfaatkan

    untuk

    membangkitkan

    listrik

    dengan

    baik'

    Adapun

    proyek-proyek

    demonstrasi

    dari

    OTEC

    sudah

    terdapat

    di

    ]epang,

    India,

    dan

    Haw;rii.

    Berdasarkan

    siklus

    yang

    digunakan,

    OTEC

    dapat

    dibedakan

    men-

    jadi

    tiga

    macam,

    yaitu

    sikhrs

    tertutup,

    siklus

    terbuka,

    dan

    siklus

    gabungan

    (hybrid). Pada

    alat

    OTEC

    dengan

    siklus

    tertutup,

    air

    laut

    permukaan

    yang

    hangirt

    dimasukkan

    ke

    dalam

    alat

    penukar

    panas

    untuk

    menguapkan

    fluid4

    seperti

    amonia.

    Uap

    amonia

    akan

    memutar

    turbin

    yang

    mengl5erakkan

    generator.

    selanjutnya

    dikondensasi

    dengan

    air

    laut

    yang

    tebih

    dingin

    dan

    di-

    kembalikan

    untuk

    diuapkan kembali.

    Pada

    siklus terbuka,

    air laut

    permukaan

    yang

    hangat

    langsung

    diuapkan'pada

    ruang

    khusus

    bertekanan

    rendah.

    Kukus

    yang

    dihasilkan

    digunakan

    sebagai

    fluida penggerak

    turbinbertekanan

    rendah.

    Kukus

    keluaran

    turbin

    selanjutnya

    dikondensasi

    dengan

    air

    laut

    yang

    lebih

    dingin

    dan

    sebagai

    hasilnya

    diperoleh

    air

    desalinasi.

    Pada

    siklus

    gabungan,

    air

    laut

    yang

    hangat

    masuk

    ke

    dalam

    ruang

    vakum

    untuk.diuapkan

    dalam

    sekejap (flash-evaporated)

    menjadi

    kukus

    (seperti

    siklus

    terbuka).

    Kukus

    tersebut

    kemudian

    menguapkan

    fluida

    keria

    yang

    memutar

    turbin

    (seperti

    siklus

    tertutup).

    Selanjutnya

    kukus

    kembali

    dikondensasi

    menjadi

    air

    desalinasi.

    Fluida

    kerja yang

    populer

    digunakan

    adalah

    amonia

    karena

    tersedia

    dalam

    jumlah

    besar,

    murah,

    dan

    mudah

    ditransportasikan.Namurl

    amonia

    beracun

    dan

    mudah

    terbakar.

    Senyawa

    seperti

    CFC

    dan

    HCFC

    juga

    merupakan

    pilihari

    yang

    baik.Sayan9,

    menimbulkan

    efek

    penipisan

    lapisan

    ozon.

    Hidrokarbon

    juga

    dapat

    digunakan,

    akan

    tetapi

    menjadi

    tidak

    ekonomis

    karena

    menjadikan

    oTEC

    sulit

    bersaing

    dengan

    pemanfaatan

    hidrokarbon

    secara

    langsung.

    OCEAN ENERGY

    50LU5I

    KRISIS ENERGI

    34 O

    I

    9 Pe6Fhtlf Menuiu

    Me Depan

    Maritim

    lndonesi.

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    21/60

    OCEAN

    ENERGY

    SOLUSI

    KRISIS ENERGI

    Selain

    itq

    yang

    juga

    perlu

    diperhatikan

    adalah

    ukuran pembangkit

    listrik

    OTEC bergantung pada tekanan

    uap

    dari fluida

    keria

    yang

    digunakan. Semakin

    tinggi tekanan uapnya

    maka semakin kecil ukuran

    turbin dan alat penukar

    panas yang dibutulrkan. Sementara

    ukuran

    tebal

    pipa

    dan alat

    penukar panas bertanrbah untuk

    menahan tingginya

    tekanan

    terutama

    pada

    bagian evaporator.

    Kelebihan

    dari

    OTEC

    adalah

    penggunaannya tidak

    menghasilkan gas rumah

    kaca

    ataupun timbah

    lainnya tidak membutuhkan bahan bakar,

    biaya operasi

    rendah, dan

    produksi

    listrik

    stabil.

    Di samping

    itu,

    penggunaannya

    juga

    dapat dikombinasikan

    dengan

    fungsi lainnya, seperti

    menghasilkan air pendingin,

    produksi air

    minum, suplai

    air

    untttk

    aquaculture, ekstraksi

    mineraf dan produksi

    hidrogen secara elektrolisis.

    Sementara kekurangannya

    adalah

    belum ada analisa

    mengenai dampaknya terhadap

    lingkungan.

    Terlebilu

    jika

    menggunakan amonia sebagai

    bahan yang

    diuapkan

    menimbulkan

    potensi bahaya kebocoran.

    Belum lagi biaya pemba-

    ngunannya

    yang tidak

    murah.

    Energi

    Gelombang

    Laut

    (Wave

    Energy)

    Peneliti

    Universitas

    Oregory

    AS mempublikasikan temuan

    tekno-

    logi terbarunya

    yang

    diberi nawra Permanent

    Magnet Linear

    Buoy.

    Nama

    Buoykarena pada

    prinsip

    dasamya

    teknologi

    terbaru tersebut

    dipasang

    untuk memanfaatkan

    gelombang

    laut di pe"mukaan.

    Berbeda dengan Buoy yang

    digunakan

    untuk

    mendeteksi

    gelombang

    laut

    yang

    menyimpan

    potensi tsunami.

    Peneliti

    Oregon

    menjelaskan

    prinsip

    dasar

    Buoy

    penghasil

    listrik, yaitu

    dengan mengapungkannya

    di

    permukaan. Gelombang

    laut

    yang

    terus

    mengalun

    dan

    berirama bolak-balik

    dalam

    Buoy akarr

    diubah

    menjadi gerakan harmonis listrik. Sekilas

    bila

    dilihat dari bentuknya

    9

    P6Fhdf

    Menuiu

    Ma* &p.n Ma,ilim

    lndonEia

    I

    341

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    22/60

    OCEAN

    ENERGY

    SOLUSI

    KRISIS ENERGI

    Buoy iru

    mirip dengan dinamo

    sepeda.Bentuknya

    silindris

    dengan

    perangkat penghasil

    listrik

    pada

    bagian dalamnya.

    Buoy

    diapungkan

    di permukaan

    laut

    dengan

    posisi

    sebagian

    tenggelam

    dan

    sebagian

    lagi

    mengapung.

    Kuncilya, terdapat

    pada perangkat elektrik

    berupa

    koil

    (kuparan

    yang

    mengelilingi

    batang

    magnet

    di dalam

    Buoy).

    Saat

    ombak

    rnencapai pelampung,

    maka

    pelampung

    tersebut akan

    bergerak

    naik

    dan

    turun

    secara

    relatif

    terhadap batang magnet

    sehingga

    bisa

    menimbulkan

    beda potensial dan listrik

    dibangkitkan.

    Dalam

    percobaan sistem ini

    diletakkan kurang lebih

    satu atau

    dua

    mil laut dari pantai. Kondisi

    ombak

    yang cukup

    kuat

    dan me-

    ngayun dengan

    gelombang

    yang besar akan menghasilkan listrik

    dengan tegangan

    yang lebih

    tinggi.

    Berdasarkan

    hasil penelitian

    Universitas

    Oregon,

    setiap

    pelampung

    mampu

    menghasilkan

    daya

    sebesar

    250

    kilowatt.

    Penjelasan

    di atas

    menggunakan

    teknik koil yang

    bergerak

    naik turury

    tetapi bisa

    juga

    dengan

    teknik

    batang

    magnet

    yang bergerak

    naik

    tururL.Pilihan kedua

    dengan menggunakan

    pelampung,

    penempatan

    koil dan

    batang magnet bisa

    juga

    ditempatkan

    di

    dasar atau

    di

    permukaan laut.

    Dibandingkan

    dengan

    energi angin

    atau

    matahari, energi

    gelombang

    laut

    kerapatannya

    jauh

    lebih

    ti^ggi. Peneliti yang

    sama dari

    OSU,

    Alan Wallace

    menyebutkan

    penyediaan

    energi gelombang ini

    de-

    ngan hanya

    200 Buoy

    yang diapungkan,

    satu buah pelabuhan

    atau

    kota besar

    seperti

    Portland

    yang

    besamya

    hampir

    dua

    kali

    fakart4

    sudah dapat

    memanfaatkarn

    energinya dengan sangat melimpah

    tanpa

    harus

    menarik

    bayaran.

    Di

    samping

    nilai

    ekonomis

    yang

    cukup menjanjikan

    ada hal-hal

    lain

    yang dapat

    memberikan

    keuntungan

    di bidang lingkungan

    342

    |

    9

    tbqehdf

    Menuiu

    Ma$

    OrEn

    k.idm

    Indoh6ta

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    23/60

    OCEAN ENERGY

    SOLUSI KRI515 ENERGI

    hidup.Energi ini

    ramah

    lingkungan,

    tidak menimbulkan

    polusi sua-

    ra,

    emisi

    CO]

    maupun polusi visual

    dan

    sekaligus

    mampu mem-

    berikan ruang

    kepada kehidupan

    laut

    untuk mernbentuli

    kolcini

    terumbu.

    karang

    di

    sepanjang

    jangkar

    yang ditanam

    di dasar'lhut.

    Pada

    kasus-kasus

    seperti

    ini

    biasanya

    lebih

    menguntungkan'karena

    ikan

    dan

    binatang laut

    selalu

    lebih

    banyak berkumprrl.

    ,

    Penempatan Buoy

    dengan

    ukuran yang

    tidak terlalu besar

    juga

    tidak

    mengganggu

    pelayaran.Rata-rata

    dengan

    besar

    Buoy

    kurang

    dari

    dua meter/ kapal

    besar

    atau kecil bisa melihat

    objek tersebut

    dan

    dapat menghindarinya.

    Energi

    Ganggang Laut

    Alga

    atau dikenal

    sebagai tanaman

    ganggang termasuk

    tumbuhan

    yang bisa hidup

    di perairan mana

    saja. Selain tidak

    memerlukan

    air tawar

    untuk tumbutU

    alga

    juga

    dapat

    ditanam di

    lahan

    yang

    tidak subur,

    dan

    perairan laut

    dangkal yang banyak

    terdapat

    di

    Indonesia.

    Walaupun tidak

    memerlukan lahan

    luas,

    potensi

    hayati

    yang dimiliki

    alga dinilai

    luar biasa

    oleh para

    ahli biologi.

    Beberapa

    waktu lalu,

    pemerintah

    Amerika

    Serikat mengumumkan

    akan

    mengambil

    sumber hayati

    tersebut

    sebagai salah

    satu cadangan

    untuk menggantikan

    BBM fosil,

    yang dalam

    waktu tidak

    lama

    diperhitungkan

    akan habis dari

    perut

    bumi.

    Dalam

    operasionalnya,

    mikroalga

    menggunakan

    sinar

    ma-

    tahari,

    air dan karbon

    dioksida

    untuk menghasilkan

    oksigen

    dan biofuel

    melahri

    fotosintesis. Tanaman,

    yar.g

    tampak

    tumbuh

    di

    permukaan

    air ini dapat

    dibudidayakan

    pada

    lahan

    marjinal

    atau

    di mesin-mesin

    khusus

    yang disebut

    inkubasi

    photobioreactors,

    yang

    menggunakan

    emisi karbon

    dioksida dari

    industri makanan-

    9

    k$htif

    M6uiu M.s

    Depan

    Maritim lndmeia

    |

    343

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    24/60

    OCEAN

    ENERGY SOLUSI

    KRISIS ENERGI

    Sesuai

    dengan

    hasil

    penelitian,

    ganggang

    disebut-sebut

    lebih

    pro-

    duktif

    daripada

    tanaman

    lain

    karena

    mereka

    terus

    membuat

    ba-

    han bakar

    terlepas

    dari cuacanya.

    Semua

    kebutuhan

    bahan

    bakar

    transportasi

    Amerika Seril;at

    secara

    teori

    bisa

    dipenuhi

    oleh

    gang-

    gang

    yang

    dibudidayakan

    di suatu

    daerah

    seukuran

    nagara

    Belgia.

    Tanaman

    ini merupakan

    r;alah safu

    "generasi

    kedua"

    dari,

    yang

    dirancang

    untuk

    mengatasi

    kekurangan

    bahan bakar

    dari

    biji-

    bijian. Hebatnya,

    selain bisa

    dimanfaatkan

    sebagai

    biofuel

    atau ba-

    han

    bakar minyak,

    alga

    juga

    ternyata

    bisa

    menjadi

    sumber

    listrik

    yang

    potensial

    dan cukup

    berhargabagi

    kehidupan

    masa depan

    manusia.

    Para

    ahli bioelektro

    dari

    Stanford

    University

    (AS)

    dan

    Yonsei

    University,

    Seoul,

    Korea Selatan

    beberapa

    waktu

    lalu

    ter-

    nyata

    berhasil

    menemukan sumber

    energi

    listrik

    masa depan

    yang

    dihasilkan

    dari

    sel

    a1ga.

    Tanaman sederhana

    yang

    selama

    beberapa

    tahun

    diteliti

    oleh

    para

    ahli

    gabungan

    dari

    perguruan

    ti"gg

    terkenal

    di

    kedua

    negara

    itu,

    mampu

    menghasilkan

    energi

    listrik.Sumber

    energi

    listrik

    dari

    tanaman

    sederhana

    ini sangat

    spektakuler

    karena

    bisa dikembangkan

    menjadi

    sumber

    listrik y;urg

    lebih besar

    untuk

    kebutuhan

    yang

    lebih

    luas dan

    lebih

    ekonomis.

    Dalam

    Proses

    fotosintesis

    tanamar;

    ada

    proses

    konversi

    sinar

    matahari

    menjadi energi

    kimia. Irri

    merupakan

    langkah

    awal untuk

    menghasilkan

    energi

    listrik

    berefisiensi

    tinggi.

    Dari sel yang

    berfotosintesis

    inilah

    elektroda

    elektron

    dikumpulkan.

    Kemudian

    secara

    tidak

    langsung

    diberi

    energi dari

    cahaya

    matahari

    hingga

    menghasilkan

    arus

    listrik

    kecil.

    Pada

    tahap

    penelitian

    ilmiah itu,

    Prof Ryu,

    rekannya

    dari

    Yonsei

    University

    membuktikan

    bisa memanen

    elektron

    listrik.Tanaman

    mengguna\an

    fotosintesis

    untuk

    mengubah

    energi cahaya

    menjadi

    energi

    kimia, yang

    kemudian

    disimpan

    dalam

    ikatan gula

    vang

    mereka

    gunakan

    untuk

    makanan.

    Proses

    ini

    berlangsung

    dalam

    kloro-plas. Sinar

    matahari

    yang

    menembus kloroplas

    dan

    elektror

    344

    |

    e

    n*p"uf uenuiu

    Masa

    Depan

    Mariim lndon6&r

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    25/60

    AIR MINERAL

    LAUT

    DALAM

    mengubahnya

    ke tingkat

    energi

    yang tinggi.Sementara

    rangkaian

    proteiry

    secara

    cepat

    meraih

    mereka

    dan

    mengubahnya

    jadi

    listrik.

    Elektron

    diturunkan

    pada

    serangkaian

    protern,

    yang

    berturut-tu-

    rut

    menangkap

    lebih

    banyak

    energi elektron

    untuk

    mensintesis

    gula hingga

    semua

    elektron dihabiskan.

    Dalam

    penelitian

    ini,

    para

    peneliti

    menyadap

    elektron

    setelah

    mereka

    "dimasak"

    oleh cahaya

    dan

    berada

    di tingkat tertinggi

    energi. Mereka meletakkan elektroda

    emas

    dalam kloroplas

    sel

    alga, dan

    elektronnya

    dipindahkan

    untuk

    menghasilkan

    arus

    listrik kecil.

    Produk

    sampingan

    dari fotosintesis

    adalah

    proton dan

    oksigen.

    Ini

    berpotensi

    jadi

    salah

    satu

    sumber

    energi bersih

    untuk

    pem-

    bangkit listrik.Yang

    jadi

    pertanyaan

    adalah, sampai

    sejauh mana

    tingkat

    ekonomisnya

    bila

    dieksploitasi

    secara besar?

    Untuk

    membangkitkan

    energi,

    ditarik

    elektron

    dari

    setiap

    sel hanya

    satu

    picoampere.

    Jumlah

    listrik

    yang

    sangat kecil ini,

    masih

    bi-

    sa diperkaya

    dengan photosyn-thesizing

    triliun

    sel

    selama

    satu

    jam.

    Pada tahap

    awal

    ini, energi

    yang dihasilkan

    hanya

    untuk

    me-

    nyamai

    energi

    yang tersimpan

    dalam

    baterai.

    AIR

    MINERAL

    LAUT

    DALAM

    Indonesia

    memiliki

    17.504

    pulau yang

    tersebar

    sepanjang

    5.100

    km

    di

    daerah

    khatulistiwa

    dengan garis

    pantai mencapai

    81.000 km

    dan

    luas laut

    5.800.000

    km2.

    Seluruh sumberdaya

    yang

    terkandung

    didalamnya,

    baik

    air laut-dalam

    (ALD)

    yang berada

    di kedalaman

    lebih dari

    200

    m,

    maupun air

    di

    permukaan merupakan

    hak

    serta

    kewenangan

    Indonesia

    dalam

    pengelolaan

    dan

    pemanfaatannya.

    Di

    antara

    prrlau-pulau

    yang banyak

    itu terdapat

    pulau-pulau

    yang

    mempunyai

    daerah pesisir

    dekat

    dengan dasar

    laut

    yang

    landai

    dan

    tiba-tiba

    curam

    hingga

    kedalaman

    air 600 meter

    bahkan lebih.

    9 PcBp.htifM.nuiu

    Me

    Dtpin

    M.rtdD tndoocrtr

    |

    345

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    26/60

    AIR MINERAL LAUT DALAM

    Sekitar

    40

    persen

    dari total

    area

    perairan

    Indonesia

    adalah

    ALD

    yang tersebar

    mulai

    dari

    bagian barat

    hingga

    ke

    bagian

    timur

    nusantara.

    Dasar

    laut bervariasi

    dari

    yang

    relatif dangkal

    hingga

    palung

    laut

    dengan

    kedalirman

    ribuan

    meter.

    Keadaan

    ini

    juga

    mempengaruhi

    arah dan

    pergerakan

    arus

    laut.

    Pergerakan

    arus

    laut terkenal

    dengan

    sebutanArus

    Lintas

    Indonesia

    (ARLINDO)

    -

    Indonesian

    Through

    Elow,

    sebagai

    suatu

    fenomena

    kelautan

    yang

    penting.

    Fenomena

    ini

    mengakibatkan proses upwelling

    yang

    membawa

    air yang

    kaya

    nutrisi dari

    lapisan

    ALD

    ke

    bagian

    permukaan.

    Di

    daerah

    upwelling

    ini

    produktivitas

    laut

    lebih

    kaya dibandingkan

    dengan

    daerah

    lainnya.

    ARLINDO

    ini

    juga

    membawa

    kandungan mineral.

    Pembangunan

    industri

    ALD

    di

    Lrdonesia

    adalah

    suatu

    hal

    yang

    sangat

    tepat mengingat banyaknya

    daerah

    pantai yang memenuhi

    syarat

    sebagai

    lokasi

    indus;tri

    ALD.

    Para peneliti

    di

    Departemen

    Ilmu

    dan

    Teknologi

    Kelautan

    IPB

    Bogor yang

    dimotori

    Prof.

    Dr.

    Bonar

    Pasaribu

    telah

    melal

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    27/60

    AIR MINERAL LAUT DALAM

    dengan

    perusahaan

    Jepang

    untuk

    mengeksplorasi

    potensi

    air

    mineral laut-dalam di perairan

    Indonesia.

    Hasil

    survei yang

    pernah

    dilakukan

    di

    perairan

    Indonesia seperti

    di

    perairan Gondol

    bagian

    utara

    pulau Bali, Selat Lombok,

    perairan

    sekitar Ujung

    Pandang,

    perairan

    sekitar

    Kupang, perairan

    Pelabuhan

    Ratu di selatan

    pulau

    |awa,

    perairan

    Biak, menunjukkan

    bahwa perairan

    Indonesia

    sangat

    potensial

    untuk pengembangan

    industri ALD.

    Hal ini diungkapkan

    Dr

    jonson

    Lumban

    Gaol

    dari IPB yang

    terlibat

    dalam eksplorasi

    air

    laut-dalam

    dengan

    pihak

    ]epang

    di

    perairan

    Biak.

    Manfaat

    ALD

    ALD dengan

    kandungan

    mineralnya ini setelah

    diolah

    dengan

    baik, sangat penting

    dan bermanfaat

    untuk

    suplai air

    minum bagi

    kelangsungan

    hidup

    dan

    kesehatan

    tubuh

    manusia.

    Penyediaan

    air mineral

    laut-dalam

    ini

    juga

    merupakan

    srratu

    kegiatan yang

    bersifat

    strategis

    untuk

    mengantisipasi kemungkinan

    krisis air

    bersih

    di masa

    mendatang.

    ALD setelah

    melalui proses

    desalinasi,

    juga

    memberi

    hasil

    sampingary

    yaitu

    garam berkualitas

    tinggi.

    Di

    samping itu

    AI-D dapat diaplikasikan

    untuk berbagai

    kegunaary

    yaitu untuk

    budidaya

    perikanan,

    budidaya

    pertaniary

    bahan

    kosmetik,

    obat-obatan,

    spa,

    dan

    sebagai pendingin

    ruangan.

    Salah

    satu kelebihan

    ALD

    ini

    adalah

    mengandung

    mineral

    yang

    sangat

    kaya dan

    dibutuhkan

    oleh

    tubuh

    manusia,

    berbdda dengan

    air mumi

    dalam kemasan yang

    tidak mengandung

    mineral.

    Karena

    manfaatnya yang sangat

    baik,

    maka industri ALD

    telah berkembang

    di

    Hawaii

    dan

    Jepang sejak

    sekitar

    20

    tahun silam,

    dan

    sejak

    sekitar

    5

    tahun

    yang

    lalu Korea Selatarl

    Taiwary

    dan India

    juga

    telah

    mengembangkan

    industri

    ALD

    ini.

    Di

    Jepang

    sendiri

    terdapat

    13

    merek

    air

    mineral

    laut-dalam

    sebagai

    Air

    Minum

    Dalam

    Kemasan

    (AMDK)

    yang beredar

    di

    pasaran

    hingga

    sekarang.

    gPeffittif

    Mcnuiu

    MH

    mpan uandmhdonesia

    |

    347

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    28/60

    AIR MINERAL LAUT

    DALAM

    Mengapa

    Air

    Laut

    Dalam

    Air

    laut-dalam disedot dari

    kedalaman

    lebih

    dari 300 rneter.

    Lapisan

    ini

    berada

    di

    bawah lapisan

    termoklin

    dan

    juga

    di

    bawah

    lapisan

    eufotik.

    Air di

    kedalaman sekitar

    300

    meter

    ini

    suhunya

    berkisar

    10oC bersitu kaya nutrien,

    kaya mineral dan stabil.

    Kondisi ALD

    ini

    berbeda

    dengan air laut di permukaan

    (di

    lapisan zona eufotik)

    yang sangat dipengaruhi

    proses yang terjadi di

    lapisan permukaan

    seperti

    fotosisntesis, pencemaran/ suspensi

    sedimen dan

    blooming

    alga. Dengan demikian,

    ALD sangat layak

    untuk dijadikan

    sebagai

    sumber air

    minum

    Pengembangan

    Industri ALD di Indonesia

    Pengalaman

    Prof. Bonar

    Pasaribu

    yang

    menimba ilmu

    selama

    8

    tahun di

    ]epang

    dan melihat

    perkembangan

    industri maritim di

    sana sejak 35

    tahun

    yang

    lewat,

    membuat beliau

    terinspirasi

    tidak

    hanya mengembangkan pendidikan

    ilmu dan teknologi

    kelautan

    di Indonesia tetapi

    juga

    mengembangkan

    industri maritim. Salah

    satunya

    adalah adalah industri ALD.

    Bekerjasama dengan Mr

    Ki*iy,

    Homma,

    kolega

    dari

    almamatemya (Universitas

    Tokai,

    I"parg)

    mereka merintis

    industri ALD

    di Bali.

    Sistem yang

    umum

    digunakan

    untuk

    menyedot air dari

    laut-dalam

    adalah sistem

    peflnanen

    (dengan

    instalasi

    pipa

    sedot)

    dan sistem

    bergerak

    (denganmenggunakan

    kapal). Sistem

    permEu:ren

    umumnya

    digunakan

    untuk industri

    skala

    besar sedangkan

    sistem bergerak

    digunakan

    untuk industri

    skala

    laboratorium

    dan menengah.

    Untuk

    sistem bergerak,

    maka

    peran

    kapal

    sangat

    penting. Untuk

    kapasitas

    produksi

    yang besarannya dalam skala

    laboratorium, maka

    diperlukan kapal berukuran hingga 100 GT. Kapal terbuat dari bahan

    348

    |

    e

    nespenrrUouiu

    Me OeFn

    Madrim

    lndoesia

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    29/60

    ARTIFICIAL FISH

    REEF

    kayu

    dengan konstruksi

    kuat dan

    layak

    laut

    dioperasikan

    di laut.

    Kelengkapan

    kapal

    terdiri dari

    mesin

    pompa

    penyedot

    air

    (intake

    pump), selang penyedot air

    (intake

    hose), kawat baja dan tali

    penyokong

    (support

    wire

    and rope),

    winch

    dan mesinny4

    peralatan

    navigasi

    (Gf'S,

    Edrosounde,

    Radar, Radio),

    peralatan

    keselamatan

    (perahu,

    pelampung

    penanda sinyal), dan

    tangkitangki

    penyimpanan

    ALD.

    Setelah hampir

    2

    tahun melakukan kajian,

    maka

    tahun ketiga

    telah

    mulai dibangun industri

    ALD

    di

    Bali.

    hrdustri

    y*g

    dibangun

    masih

    dalam

    skala laboratorium untuk

    menghasilkan 1000liter air mineral

    laut-dalam

    per hari. Setelah melakukan

    pengujian laboratorium

    dan

    memperolehberbagai

    perizinan, maka

    saat

    ini

    air mineral laut-dalam

    dalam bentuk

    Air

    Minum

    Dalam Kemasan

    (AMDK)

    )/ang

    pertama di

    ftrdonesia

    telah

    siap

    didistribusikan

    ke

    masyarakat.

    Produk AMDK

    ini

    di bawah

    PT

    Omega Tirta Kyowa

    dengan merek dagang

    "Oceanic"

    telah mulai dipasarkan

    di pulau

    Bali.

    ARTIFICIAL

    FISH REEF

    "Suatu

    malam

    sekitar 3

    tahun

    silam, saya bersama rekan-rekan

    Iepang

    menikmati

    makan malam

    dengan hidangan

    cumi-cumi,

    lobster,

    ikan laut

    di sebuah

    restoran

    di pinggir

    pantai Hakodate

    di

    pulau Hokkaido

    yang terletak di

    bagian utara

    Jepang.

    Restoran

    itu

    berada

    di tingkat dua

    dan

    kami

    duduk langsung

    menatap ke laut.

    Saya melihat kapal-kapal

    yang sibuk menangkap ikan

    di laut itu,

    ramai

    sekali dengan

    lampu-lampu

    kapal

    yang

    memancarkan

    cahaya

    berbinar-binar. Apakah

    tiap malam kapal-kapal

    begitu banyak dan

    ramai menangkap ikan

    di

    perairan

    ini?"

    Begitu

    pertanyaan

    saya kepada

    teman

    Jepang

    itu, dan

    dijawab

    mernang

    begitulah.

    Lalu saya

    tanya lagi, kalau melihat

    ramainya

    kapal-kapal

    menangkap

    ikan

    disitu, tentu

    tirnbul

    pikiran apakah

    9 Ps3tshtif

    Menuiu

    M.h

    DrFn

    Madrim IndoGia

    I

    349

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    30/60

    ARTIFICIAL

    FISH REEF

    ikan

    atau

    jenis

    biota

    lainnva

    tidak habis-habis?

    Teman saya

    itu

    menjawab

    bahwa

    ikannya

    ticlak

    akan

    habis-habis,

    sebab'Apartemen

    lkan"

    (Artificial Fish Reeflharopir

    setiap

    tahun

    di ditenggelamkan

    ke

    dasar

    laut.

    'Apartemen Ikan

    " itu

    menjamin

    suplai

    ikan

    dan biota

    lainnya

    dan

    hasilnya

    itulah

    yang

    kita

    nikmati

    malam

    ini, begitu

    dia

    jelaskan.

    Sayapun

    manggut-manggut

    disertai

    rasa

    kagum.

    Begitutah pengalaman Bonar

    Pasaribu,

    profesor

    kelautan

    dari

    IPB

    Bogor dalam

    suatu

    kunjukangan

    riset

    ke

    negera

    Jepang

    beberapa

    waktu

    lalu.

    Pengalaman

    itu

    cticeritakan

    Bonar

    dalam

    sebuah

    wawan-

    cara

    dengan

    [rdonesia

    Maritime

    Magazine

    beberapa

    waktu

    lalu.

    Menurut

    Bonar,

    Artificial

    Fish Reef

    (AFR)

    secara

    bebas

    diterjemahkan

    sebagai

    "Karang

    Buatan

    untuk

    Ikan-, maksudnya

    tempat

    hidup

    ikan

    atau

    habitat

    buatan

    untuk

    ikan maupun biota

    lainnya.

    AFR

    telah dikembangkan

    dan

    dimanfaatkan

    sebagai

    ternPat

    makan

    ikan

    (feeding

    ground),

    tempnl pemijahan

    ikan

    (spawning ground),

    tempat

    hidup

    ikan dan biota

    lainnya

    atau

    disebut sebagai

    habitat,

    sebagai

    tempat

    persembunyian

    ikan

    (escape

    zone), sebagai

    alat

    untuk

    pengumpulan

    ikan.lrungsi

    AFR

    ini

    agak

    berbeda

    dengan

    Fish

    Aggregation

    Device

    (IrAD).FAD yang

    berarti

    sebagai

    'Alat

    Pengumpul

    Ikan",

    ditujukan lebih

    untuk

    pengumpulan ikan

    saia.

    Secara

    tradisional,

    FAD terbuat

    dari bahan

    daun-daunan

    (umumnya

    menggunakan

    daun

    kelapa)

    dirangkai

    dengan

    dengan

    batang-

    batang

    kayu.Alat

    ini di

    Indonesia disebut

    sebagai

    "rurnpon",

    di

    Filipina

    disebut

    "payaos" .

    ARF

    dapat mengumpulkan

    ikan-ikan

    dan

    biota

    lainnya

    karena

    beberapa

    alasan, yaitu:

    1)

    T'empat persembunyian

    ikan.

    Ikan-ikan

    berukuran

    kecil

    mempertahankan

    dirinya

    dengan

    bersembunyi

    terhadap

    ikan-ikan besar

    yang akan

    memangsanya/

    2)

    Tempat

    beristirahat.

    Ikan-ikan

    beristirahat

    di

    ARF

    karena sulit

    berenang

    akibat

    kuatnya

    arus yang

    melaluinya,

    3)

    Tempat

    pemijahan

    ikan

    35O

    I

    e f,mpemif

    uenuiu Mas Deoan

    Mariiim lndoneii.

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    31/60

    ARTIFICIAL FISH REEF

    dan biota

    lainny4 serta

    sebagai

    tempat

    tersedianya

    makanary

    karena disana

    banyak

    rumput

    laut

    plankton, dan

    biota

    kecil

    lainnya.

    Tanaman

    laut

    dan

    juga

    rumput

    laut

    bermanfaat

    sebagai

    tempat

    pemijahan, di

    samping

    itu terdapat

    plankton

    sebagai

    makanan

    untuk

    untuk

    kepiting,

    udang,

    teritip,

    dan

    lain-lain

    yang

    hidup

    di sekitar

    ARF

    ierse.but,

    dan

    4) Efek

    suara.

    Kepiting,

    udang,

    dan

    teritip

    mengeluarkan

    suara

    karena tekanan

    oleh

    arus

    laut.

    Suara

    yang

    timbul

    ini

    akan menarik

    ikan-ikan

    di sekitarnya

    berkumpul

    ke

    ARF.

    Aplikasi

    AFR di

    ]epang

    Bonar

    juga

    menjelaskan

    bahwa

    di

    Jepang,

    AFR ini

    mempunyai

    sejarah

    yang panjang,

    dimulai

    pada

    tahun

    1804

    di

    |epang

    dengan

    menggunakan

    bangku pada

    kedalaman

    20

    meter

    dan

    metode

    ini berkembang

    terus sampai

    tahun

    1925

    dan bentuknya

    seperti

    rumpon yang

    umum

    dikenal

    di perairan

    kita.

    Dasar pemikiran

    untuk

    pembuatan

    rumpon

    adalah de-ngan

    kenyataan

    bahwa

    Eunung

    laut

    merupakan

    habitat dari

    ikan di

    dalam

    laut,

    sehingga

    gunung

    laut

    itu merupakan

    Artificial

    Fish Reef

    atau

    Fish Aggregation

    Detsice

    atau

    Rumpon bagi

    ikan.

    Flasil-hasil

    rumpon

    tradisional

    dievaluasi

    dan muncul

    keinginan

    membuat rumpon

    dari

    bahan concrete.

    Hal

    itu disebabkan

    rumpon yang

    dibuat secara

    tradisional

    tidak

    tahan

    lama

    dan sulit dibentuk

    dalam

    berbagai

    desain.

    Tetapi

    dengan

    bahan concrete

    dapat

    dibentuk

    beragam

    jenis

    dan

    ketahanan

    bisa

    mencapai

    30 tahrrn.

    Pada1954,

    secara

    tiba-tiba produksi

    ikan

    merosot

    di perairan

    pantai

    Jepang

    dan

    menjadi

    masaiah

    utama

    yang

    menimbulkan

    pemikiran

    bagaimana cara

    untuk

    meningkatkan produksi

    ikan.

    Berbagai

    riset

    perikanan

    dilakukan,

    lalu

    peralatan

    AFR yang

    terbuat dari

    bahan

    concrete

    didesain

    dan

    dikonstruksi untuk

    membentuk

    habitat buatan

    gPeryhrlf

    MenuluMa*oepanuadtmlndonesia

    I

    351

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    32/60

    ARTIFICIAL REEF REEF

    bagi

    ikan di perairan

    pantai.

    Berbagai

    uji-coba

    dilakukan

    dan seiring

    perjalanan.

    waktu,

    modifikasi terhadap

    peralatan

    AFR dilakukan

    untuk

    meningkatkan

    kualitas

    dan efektivitas

    peralatan.

    ';

    Pada

    1958,

    AFR

    mulai

    dikonstruksi

    di

    beberapa

    kota

    pelabuhan

    dan

    desa-desa

    nelayan.

    Hasil

    produksi

    ikan yang

    diperoleh

    meningkat

    secara

    stgnifikan.

    Selanjutrya,

    pada

    L960

    dirasakan

    kebutuhan

    mendesak

    untuk

    mengembang;kan

    konstruksi

    AFR

    dalam skala

    besar

    di daerah

    perikanan

    pantai

    IePanS.

    Tidak

    tanSSung-tanggung

    di

    tahun

    1976

    pemerintah

    Jepang

    menerbitkan

    undang-undang

    tentang

    mempertahankan

    dan

    melestarikan

    sumberdaya

    ikan di perairan

    pantai:

    Di

    dalam Undang-undang

    itu

    tercantum

    pemanfaatan

    AFR

    dengan

    bahan concrete.

    Dewasa

    ini hampir

    semua

    daerah

    Pantai

    Jepang

    dipenuhiAIR.

    Kegiatan perikanan

    pantai

    di

    Jepang

    berjalan

    terus dengan

    meng-

    hasilkan produksi

    ikan yang

    cukup.

    Dana yang

    dikeluarkan

    pe-

    merintah

    Iepang

    atau

    asosial;i

    perikanan

    untuk

    pembiayaan

    AFR

    dalam beberapa

    tahun belakangan

    ini,

    konon kabarnya

    berkisar

    4-5

    triliun

    rupiah per

    tahun.

    Desain dan

    Konstruksi

    AFR

    Peralatan

    AFR

    terbuat dari

    bahan semerL

    pasir

    dan

    kerangka

    besi

    diolah menjadi

    concrete.

    AFR.didesain

    dalam

    berbagai

    bentuk

    sesuai

    dengan

    tujuan sebagai

    habitat

    buatan

    bagi

    ika.1e-

    oimi-cum|

    lobster,

    kerang

    mata tujutr,

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    33/60

    ARTIFICIAL

    REEF REEF

    karena

    efek lindungnya

    (shading

    fficf).

    Bentuk

    lain adalah

    rectangular

    yang berabrya sekitar

    10

    ton,

    dan

    bentuk

    kerangka

    "rumah"

    dengan

    berat sekitar

    30

    ton.

    ARI untuk

    pernijahan

    diklasifikasikan

    dalam

    3

    grup,

    yaitu

    1) ARF

    untuk

    cumi-cumi,

    dengan

    bentuk dasar

    yang

    khas; 2)

    ARF

    untuk

    gurita

    dengan

    bentuk

    cakram;

    dan

    3)

    ARF

    untuk

    ikan-ikan

    dengan

    formasi

    dasar

    tanaman

    laut

    atau

    rumput

    laut. ARF untuk

    tanaman

    laut di

    dasar

    laut

    disebut

    sebagai

    "Marino-plantation"

    ditujukan

    untuk

    beberapa

    kegunaary

    baik

    sebagai

    habitat

    ikaru

    maupun untuk

    membentuk

    lingkungan

    tanaman

    laut

    yang

    juga

    bermanfaat

    untuk

    melindungi

    lingkungan

    pantai.

    Desain dan

    konstruksi

    AFR yang

    diuraikan

    disini

    adalah produk

    paten

    |epang yaitu:

    1)

    Cylinder

    (berat 11 ton, diameter

    3 m),

    2)

    Rectangular

    (berat 10 ton), 3)

    Multi reef

    untuk

    oyster

    (berat

    6

    tory

    tinggi

    2.5 meter),4)

    Sepia untuk

    cumi2

    danbulubabi(berat

    10

    ton

    dan

    diameter

    3 m), 5) Cradle

    untuk

    gurita

    (berat

    4 ton

    diameter

    2,20

    m),

    4)

    Ebisu untuk

    lobster

    (berat

    5.5

    ton, diameter

    3

    m),

    6)

    Kainosu

    untuk

    tempat abalone

    (kerang

    mata tujuh)

    (berat

    60

    kg, diameter

    49 cm),

    drrr

    4

    Marino

    plantationberkegunaan

    ganda

    untuk

    rumput

    laut.

    Konstruksi

    AFR sebenamya

    tidak begitu

    susah

    kalau

    perleng-

    kapannya semua

    tersedia, yaitu

    peralatan

    dan bahan

    untuk

    pembuatan concrete

    AFR.

    ]enis

    AFR yang

    akan dibuat

    dibentuk

    dulu tuangannya(molding),

    sehingga

    AFR

    dapat diproduksi

    dalam

    jumlah

    yang

    banyak

    (mass

    production).

    Mengingat

    ukuran dan

    berat dari beberapa

    jenis

    AFR

    cukup

    besar,

    maka diperlukan

    derek

    pengangkut muatan yang

    kapasitasnya

    hingga

    30

    Ton.

    Untuk

    jenis

    AFRyang

    lebih kecil

    maka kapasitas

    derek

    pengangkut

    disesuaikan

    ke

    ukuran

    yang

    juga

    kecil. Tempat

    produksi

    AFR

    hendaknya

    di

    daerah pantai

    pada

    pinggir

    perairan

    agak

    dalam sehingga

    kapal

    pengangkut.ARJ dapat

    merapat

    ke pantai, sehingga

    pemindahan

    9l'd.Fhdf

    M6uiu

    M.s mpen

    Marftim ln&ma

    |

    353

  • 7/25/2019 Pendidikan Maritim

    34/60

    ARTIFICIAL REEF REEF

    produk ARF dari

    tempat produksi

    ke

    kapal dapat

    dilakukan

    secara

    efektif

    dan efisien.

    Penumpukan

    AFR

    di

    setiap

    lokasi biasanya

    berkisar

    100-300

    buah

    disusunberdampingandi

    dasarlaut ataupun

    disusunbertingkat.

    |arak

    suatu

    lokasi

    kumpulanAFR

    dengan

    lokasi lainnya

    dipertimbangkan

    sesuai

    dengan hasil

    analisis keberadaan

    sumberdaya

    ikan

    di

    daerah

    perairan

    tersebut. Kedalaman

    air hingga

    ke dasar

    laut untuk

    penempatanAFR

    adalah paling

    tinggi

    50

    m.

    Efek

    dari

    AFR sebagai

    habitat buatan

    adalah meningkatkan

    kuan-

    titas

    sumberdaya

    ikan.

    AFR

    yg

    dipasang bertahun-tatiun

    didalam

    laut

    akan

    ditempeli

    oleh

    rurnput

    laut, plankton,

    dan biota

    lainnya,

    sehingga

    terbentuk

    suatu

    habitat yang

    cocok

    untuk

    ikan.

    Stok

    sumber

    daya

    ikan nantinya

    meningkat di

    daerah sekitar ARF

    ini.

    Fungsi ARF

    adalah untuk

    menggantikan

    habitat

    alami yang

    tidak

    rusak akibat

    tekanan penangkapan

    ikan

    atau

    lingkungan yang

    tergradasi.

    SeluruhbentukARF

    yang

    diuraikan

    disini

    telah

    ditaruh

    di

    dasar

    laut

    di

    berbagai

    tokasi di perairan

    pantai

    Jepang.

    Kondisi

    nyata

    ARF

    tersebut

    dalam hubungannya