PBL Blok 13 Tumbuh Kembang

download PBL Blok 13 Tumbuh Kembang

of 21

  • date post

    18-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    68
  • download

    55

Embed Size (px)

description

Makalah

Transcript of PBL Blok 13 Tumbuh Kembang

Pertumbuhan dan Perkembangan pada BayiAjeng Aryuningtyas Dewanti102012259 E6e-mail: ajengaryuningtyas@ymail.comMahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana 2012Jl. Arjuna Utara No. 6, Kebon Jeruk-Jakarta Barat 11510No. Telp (021) 5694-2061

Abstrak

Anak memiliki suatu ciri khas yaitu yang selalu tumbuh dan berkembang sejak saat lahir sampai berakhirnya masa remaja. Tujuan dari ilmu tumbuh kembang adalah mempelajari berbagai hal yang berhubungan dengan segala upaya untuk menjaga dan mengoptimalkan tumbuh kembang anak baik fisik maupun mental. Apabila salah satu aspek tersebut mengalami gangguan, maka proses tumbuh kembang pada anak akan terganggu baik secara fisik maupun mental. Untuk menunjang tumbuh kembang anak yang optimal dibutuhkan evaluasi kesehatan dengan melakukan pemeriksaan antropometri, Denver Developmental Screening Test II, meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan dengan memberikan imunisasi, dan memperhatikan asupan nutrisi. Kata Kunci: Faktor Tumbuh Kembang Anak, Tes Denver II, Antropometri pada Anak, Imunisasi.

Pendahuluan1.1 Latar BelakangIstilah tumbuh kembang mencakup dua peristiwa yang sifatnya berbeda, tetapi saling berkaitan, yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan ialah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan intraseluler, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh. Jadi bersifat kuantitatif sehingga dengan demikian dapat kita ukur dengan mempergunakan satuan panjang atau satuan berat. Perkembangan ialah bertambahnya kemampuan struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks, dalam arti adanya proses perubahan dari sel-sel tubuh, jaringan tubuh, organ-organ dan sistem organ yang berkembang sedemikian rupa sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsinya juga termasuk perkembangan emosi, intelektual dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. Dengan kata lain, bersifat kualitatif yang pengukurannya jauh lebih sulit daripada pengukuran pertumbuhan. Karena itu, penting bagi seorang dokter untuk memberikan penyuluhan kepada para orang tua untuk menyadari pentingnya pemberian hal-hal yang sangat dibutuhkan anak mereka demi tercapainya suatu proses tumbuh-kembang yang optimal, serta melakukan berbagai macam pemeriksaan yang sangat bermanfaat, misalnya antropometri untuk pemeriksaan pertumbuhan dan tes Denver II untuk memeriksa perkembangan anak.11.2 TujuanTujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai tumbuh kembang anak yang meliputi faktor yang mempengaruhi, cara pemeriksaannya, imunisasi yang diperlukan, serta asupan gizi yang dianjurkan.SkenarioSeorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 8 bulan ke poliklinik karena belum dapat duduk sendiri. Selama ini bayi aktif, kuat menyusu dan tidak pernah sakit.

PembahasanAnamnesisHal hal yang perlu ditanyakan berkaitan dengan skenario antara lain :a. Riwayat KehamilanKunjungan antenatalcare adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan/asuhan antenatal. Pada setiap kunjungan antenatalcare (ANC) petugas mengumpulkan dan menganalisis data mengenai kondisi ibu melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik untuk mendapatkan diagnosis kehamilan, serta ada tidaknya masalah atau komplikasi. Apabila ibu hamil tidak melakukan pemeriksaan kehamilan, maka tidak akan diketahui apakah kehamilannya berjalan dengan baik atau mengalami keadaan risiko tinggi yang dapat membahayakan kehidupan ibu dan janinnya.2Tujuan antenatalcare adalah :1. Memantau kemajuan kehamilan, memastikan kesejahteraan ibu, dan tumbuh kembang janin2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, mental ibu dan bayi.3. Menemukan secara dini adanya masalah atau gangguan dan kemungkinan komplikasi yang terjadi selama masa kehamilan4. Mempersiapkan kehamilan dan persalinan dengan selamat, baik ibu maupun bayi, dengan trauma seminimal mungkin.2Kebijakan program pelayanan antenatalcare menetapkan frekuensi kunjungan antenatal sebaiknya minimal 4 kali selama kehamilan, dengan ketentuan sebagai berikut :1. Minimal satu kali pada trisemester pertama (K1) hingga usia kehamilan 14 minggu.2. Minimal satu kali pada trisemester kedua (K2), 14-28 minggu3. Minimal dua kali pada trimester ketiga (K3 dan K4) 28 - 36 minggu dan setelah 36 minggu sampai lahir. Riwayat Kehamilan sesuai dengan skenario yaitu tidak ada komplikasi, dan ANC terartur.b. Riwayat Persalinan Riwayat persalinan pada skenario yaitu lahir spontan pervagina, tanpa kompikasi, bayi menangis kuat dan aktif.c. Riwayat PerkembanganRiwayat tumbuh kembang anak yang diperoleh dari anamnesis yaitu: bayi menangis kuat, aktif, dapat bertepuk tangan, melambaikan tangan, mampu menyatakan keinginan, memegang benda dengan ibu jari dan jari, mengambil dua kubus, papa mama spesifik, mengoceh, mengucapkan 3 silable atau lebih, bisa duduk dengan bantuan, berdiri dengan pegangan.d. Riwayat Penyakit SekarangDari anamnesis diketahui bahwa tidak ada penyakit berat/berarti pada riwayat penyakit sekarang.e. Riwayat Penyakit DahuluDari anamnesis diketahui bahwa tidak ada riwayat penyakit dahulu.f. Riwayat Penyakit KeluargaDari anamnesis diketahui bahwa tidak ada penyakit berat/berarti pada riwayat penyakit keluarga.

g. Riwayat ImunisasiImunisasi adalah pemberian kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit dengan memasukkan sesuatu ke dalam tubuh agar tubuh tahan terhadap penyakit yang sedang mewabah atau berbahaya bagi seseorang. Tujuan dari diberikannya suatu imunitas dari imunisasi adalah untuk mengurangi angka penderita suatu penyakit yang sangat membahayakan kesehatan bahkan bisa menyebabkan kematian pada penderitanyaBerikut adalah lima imunisasi dasar yang wajib diberikan sejak bayi: Imunisasi BCG sekali untuk mencegah penyakit Tuberkulosis. Diberikan pada umur 2 bulan dan selanjutnya 3 bulan. ImunisasiHepatitisB sekali untuk mencegah penyakit Hepatitis. Vaksin ini diberikan 3 kali pada saat 12 jam setelah lahir, umur 1 bulan dan umur 3 bulan. Imunisasi DPT untuk mencegah penyakit Difteri, Pertusis (batuk rejan), Tetanus.Imunisasi ini pertama kali diberikan saat bayi berusia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, dan ulangan umur 18 bulan dan usia 5 tahun. Imunisasi polio untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit polio. Imunisasi vaksin ini diberikan pada bayi baru lahir, 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, 18 bulan, 24 bulan, dan usia 5 tahun. Imunisasi campak untuk mencegah penyakit campak. Imunisasi campak diberikansaatbayi berumur 9bulan dan vaksin kedua 6 tahun.3Pemeriksaan FisikPemeriksaan fisik dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu tes antropometri dan tes skrining perkembangan menurut denver (denver developmental screening test/DDST) II.

Tes Antropometria. Berat BadanBerat badan merupakan hasil peningkatan/penurunan hasil semua jaringan yang ada pada tubuh, antara lain tulang, otok, lemak, cairan tubuh dan lain-lainnya berat badan dipakai sebagai indikator yang terbaik pada saat ini untuk mengetehui keadaan gizi dan tumbuh kembang anak, karena sensitif terhadap perubahan sedikit saja, pengukurannya objektif dan dapat diulang. Pengukuran dapat menggunakan alat timbangan dacin dan baby scale untuk anak usia dibawah 2 tahun, dan stadiometer untuk usia diatas 2 tahun.

Gambar 1. Baby Scalealatkesehatanmu.blogspot.com

Gambar 2. Timbangan Dacinm.poskotanews.com

Gambar 3. Stadiometerwww.alatkesehatanjogja.comb. Tinggi BadanUkuran tinggi badan pada masa pertumbuhan meningkat terus sampai tinggi maksimal dicapai. Disamping itu dibutuhkan 2 macam teknik pengukuran, pada anak umur kurang dari 2 tahun dengan posisis tidur telentang menggunakan infantometer, pada umur lebih dari 2 tahun dengan posisi berdiri menggunakan microtoise.

Gambar 4. Pengukuran TB posisi Berdirihealth.okezone.com

Gambar 5. Pengukuran TB Posisi Tidur Terlentangonemedhealthcare.comTabel 1. Berat dan Panjang Badan Rata-Rata4Umur bayiBerat standar (gram)Panjang standar (cm)Lahir 3.40050.50-1 bulan4.30055.02 bulan5.00050.83 bulan5.70060.04 bulan6.30062,55 bulan6.90064,56 bulan7.40066,07 bulan8.00067,58 bulan8.40069,09 bulan8.90070,210bulan9.30072,0

Tabel 2. Berat Badan Menurut Tinggi Badan4Tinggi (cm) Berat (kg)NormalKurangBuruk 657,26,55,8667,56,86,0677,87,06,4688,17,36,5698,47,66,7708,77,87,0719,08,17,2

c. Lingkaran KepalaLingkaran kepala mencerminkan volume intrakranial. Dipakai untuk menaksirkan pertumbuhan otak. Apabila otak tidak tumbuh normal maka kepala akan kecil. Sehingga terdapat lingkar kepala (LK) yang lebih kecil dari normal (mikrosefali), maka menunjukkan adanya retardasi metal. Sebaliknya kalau ada penyumbatan pada aliran cairan serebrospinal pada hidrosefalus akan menigkatan volume kepala, sehingga LK lebih besar dari normal.

Gambar 6. Mengukur Lingkar Kepalameetdoctor.com

d. Lingkar Lengan AtasLingkar lengan atas (LLA) mencerminkan tumbuh kembang jaringan lemak dan otot yang tidak terpengaruh banyak oleh keadaan cairan tubuh dibandingkan dengan berat badan. Keuntungan penggunaan LLA ini adalah alatnya murah, bisa di buat sendiri, mudah dibawa, cepat penggunaannya, dapat digunakan oleh tenaga yang tidak terdidik. Kerugiannya adalah LLA hanya indentifikasi anak dengan gangguan gizi/pertumbuhan yang berat, sukar menentukan pertengahan LLA tanpa menekan jaringan, dan hanya untuk anak umur 1-3 tahun.5

Gambar 7. Mengukur Lingkar Lengan Ataskesehatan.kompasiana.comBerdasarkan hasil pemeriksaan antropometri pada bayi berusia 8 bulan yaitu, berat badan 9 kg, panjang badan 70 cm, dan lingkar kepala 40 cm. Tes Denver IIPemeriksaan Denver II (DDST II) merupakan salah satu metode skrining terhadap kelainan perkembangan anak. Tujuan dari test ini adalah untuk mengetahui dan mengikuti proses perkembangan anak serta untuk mengatasi secara dini bila ditemukan kelainan perkembangan. Manfaat dari tes ini antara lain untuk mengetahui tahap perkembangan yang telah dicapai anak, untuk menemukan adanya keterlambatan perkemb