Makalah Praktikum Biokimia (Enzim) edited.docx

download Makalah Praktikum Biokimia (Enzim) edited.docx

of 21

  • date post

    25-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    62
  • download

    6

Embed Size (px)

description

makalah

Transcript of Makalah Praktikum Biokimia (Enzim) edited.docx

MAKALAH PRAKTIKUM BIOKIMIAENZIM

Disusun oleh:Nama / NIM:- Desiderius Rangga Gotaro (128114067)- Andrew Setyawan(128114068)- Ira Felisia(128114069)- Daniel Christian H (128114070)- Bernadeta Betanias P(128114071)- Caritas Cindy T (128114072)- Eugenius Yogia W (128114073)- Nataya Anita Isabella P (128114074)- Ayaga Divadi (128114075)Kelompok:B1 2

FAKULTAS FARMASIUNIVERSITAS SANATA DHARMAYOGYAKARTA2013KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat-NYA penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Makalah Praktikum Biokimia : Enzim. Makalah ini disusun sebagai tugas praktikum biokimia. Selain itu, penulis mempunyai harapan bahwa penulisan makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.Dalam penulisan makalah ini banyak menemui beberapa hambatan hambatan, namun semua itu dapat teratasi karena bantuan dari rekan rekan, pada kesempatan ini penulis mengucapakan terima kasih kepada :1. dr. Fenty, M.kes., Sp.PK. selaku dosen pengampu praktikum biokimia.2. Teman teman asisten dosen yang memberi bimbingan dalam pengerjaan.3. Teman-teman yang telah membantu penulis untuk menyelesaikan makalah ini.4. Semua pihak yang telah memberikan bantuan baik secara moral dan material yang tidak dapat penulis ungkapkan satu per satu.

Seperti kata pepatah, Tak ada ganding yang tak retak, penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna.Oleh karena itu penulis mohon maaf atas segala kekurangan makalah ini.Karena itu penulis menerima saran dan kritik yang membangun.Semoga makalah ini dapat membawa manfaat bagi kita semua.

Yogyakarta, 12 November 2013

Penyusun

DAFTAR ISIhal

KATA PENGANTAR 2DAFTAR ISI 3I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 41.2 Tujuan 41.3 Rumusan Masalah 5II. PEMBAHASAN2.1 Pengertian Enzim 62.2 Sifat sifat Enzim 72.3 Klasifikasi Enzim 92.4 Faktor Faktor yang Mempengaruhi Enzim 122.5 Cara Kerja 142.6 Katalisator 142.7 Sifat Mengatur Sendiri dari Enzim 17

III. PENUTUP3.1 Kesimpulan 19DAFTAR PUSTAKA 20

BAB IPENDAHULUAN

1.1 Latar BelakangSetiap makhluk hidup di bumi tersusun atas sel-sel yang berperan aktif dalam proses metabolisme. Dalam proses metabolisme ini tentunya membutuhkan zat-zat sepertiprotein, karbohidrat, vitamin, dan bahan lainnya untuk membantu proses metabolisme itu sendiri.Peran enzim sebagai biokatalisator sangat berpengaruh terhadap peristiwa-peristiwa dalam tubuh. Hal ini karena enzim sebagai determinan yang menentukan kecepatan berlangsungnya suatu peristiwa fisiologik, yang memainkan peranan sentral dalam masalah kesehatan dan penyakit. Sehingga, dalam keadaan-keadaan tertentu kerja enzim akan mengalami perubahan. Dalam keadaan tubuh yang kurang seimbang, atau tubuh yang kurang sehat, reaksi-reaksi yang terjadi di dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Hal ini disebabkan kerja enzim tidak terkoordinasi dengan cermat. Sementara dalam keadaan sehat , semua proses fisiologis akan berlangsung dengan baik serta teratur.Enzim sendiri merupakan polimer biologik yang mengatalisis lebih dari satu proses dinamik yang memungkinkan kehidupan seperti yang kita kenal sekarang. Sifat-sifat enzim pun sangat khas, salah satunya yaitu satu enzim hanya memiliki satu substrat.Selain sifat, enzim juga memiliki klasifikasi, tata nama serta spesifikasi tersendiri. Perananan enzim dalam tubuh manusia sangatlah besar dan pemahaman akan enzim ini sangat penting dalam bidang farmasi seperti sebagai katalis, sebagai penghidrolisis dalam reaksi obat dalam tubuh juga bisa sebagai substrat. Untuk itu, pemahaman selengkapnya tentang enzim akan dibahas dalam makalah ini.

1.2 Tujuan1.2.1 Memahami sifat sifat enzim1.2.2 Mengetahui klasifikasi enzim1.2.3 Mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi enzim1.2.4 Mengetahui cara kerja enzim1.2.5 Mengetahui yang dimaksud dengan katalisator enzim1.2.6 Mengetahui yang dimaksud dengan sifat mengatur sendiri dari enzim

1.3 Rumusan Masalah1.3.1 Apa saja sifat sifat enzim ?1.3.2 Seperti apa klasifikasi enzim ?1.3.3 Apa saja faktor faktor yang mempengaruhi enzim ?1.3.4 Bagaimana cara kerja enzim ?1.3.5 Apa yang dimaksud dengan katalosator enzim ?1.3.6 Apa yang dimaksud dengan sifat mengatur sendiri dari enzim ?

BAB IIPEMBAHASAN2 2.1 Pengertian Enzim

Enzim adalah biokatalisator organik yang dihasilkan organisme hidup di dalam protoplasma, yang terdiri atas protein atau suatu senyawa yang berikatan dengan protein, berfungsi sebagai senyawa yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi dalam suatu reaksi kimia. Hampir semua enzim merupakan protein. Pada reaksi yang dikatalisasi oleh enzim, molekul awal reaksi disebut sebagai substrat, dan enzim mengubah molekul tersebut menjadi molekul-molekul yang berbeda, disebut produk. Jenis produk yang akan dihasilkan bergantung pada suatu kondisi/zat, yang disebut promoter. Semua proses biologis sel memerlukan enzim agar dapat berlangsung dengan cukup cepat dalam suatu arah lintasan metabolisme yang ditentukan oleh hormon sebagai promoter.

2.2 Sifat Sifat Enzim

A. Enzim sebagai ProteinSebagai protein enzim memiliki sifat seperti protein, yaitu sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, seperti suhu, pH, konsentrasi substrat). Jika lingkungannya tidak sesuai, maka enzim akan rusak atau tidak dapat bekerja dengan baik.

B. Bekerja secara khusus/spesifikSetiap enzim memiliki sisi aktif yang sesuai hanya dengan satu jenis substrat, artinya setiap enzim hanya dapat bekerja pada satu substrat yang cocok dengan sisi aktifnya.

C. Berfungsi sebagai katalisMeningkatkan kecepatan reaksi kimia tanpa merubah produk yang diharapkan tanpa ikut bereaksi dengan substratnya, dengan demikian energi yang dibutuhkan untuk menguraikan suatu substrat menjadi lebih sedikit.

D. Diperlukan dalam jumlah sedikitReaksi enzimatis dalam metabolisme hanya membutuhkan sedikit sekali enzim untuk setiap kali reaksi.

E. Bekerja bolak-balikEnzim tidak mempengaruhi arah reaksi, sehingga dapat bekerja dua arah (bolak-balik). Artinya enzim dapat menguraikan substrat menjadi senyawa sederhana, dan sebaliknya enzim juga dapat menyusun senyawa-senyawa menjadi senyawa tertentu.

2.3 Klasifikasi EnzimEnzim dapat digolongkan berdasarkan tempat bekerjanya, substrat yang dikatalisis, daya katalisisnya, dan cara terbentuknya.

2.4.1 Penggolongan enzim berdasarkan tempat bekerjanya a. EndoenzimEndoenzim disebut juga enzim intraseluler, yaitu enzim yang bekerjanya di dalam sel. Umumnya merupakan enzim yang digunakan untuk proses sintesis di dalam sel dan untuk pembentukan energi (ATP) yang berguna untuk proses kehidupan sel,misal dalam proses respirasi.

b. EksoenzimEksoenzim disebut juga enzim ekstraseluler, yaitu enzim yang bekerjanya di luar sel. Umumnya berfungsi untuk mencernakan substrat secara hidrolisis, untuk dijadikan molekul yang lebih sederhana dengan BM lebih rendah sehingga dapat masuk melewati membran sel. Energi yang dibebaskan pada reaksi pemecahan substrat di luar sel tidak digunakan dalam proses kehidupan sel.

2.4.2 Penggolongan enzim berdasarkan daya katalisis a. OksidoreduktaseEnzim ini mengkatalisis reaksi oksidasi-reduksi, yang merupakan pemindahan elektron, hidrogen atau oksigen. Sebagai contoh adalah enzim elektron transfer oksidase dan hidrogen peroksidase (katalase). Ada beberapa macam enzim electron transfer oksidase, yaitu enzim oksidase, oksigenase, hidroksilase dan dehidrogenase.b. TransferaseTransferase mengkatalisis pemindahan gugusan molekul dari suatu molekul ke molekul yang lain. Sebagai contoh adalah beberapa enzim sebagai berikut:i. Transaminase adalah transferase yang memindahkan gugusan amina.ii. Transfosforilase adalah transferase yang memindahkan gugusan fosfat.iii. Transasilase adalah transferase yang memindahkan gugusan asil. c. HidrolaseEnzim ini mengkatalisis reaksi-reaksi hidrolisis, dengan contoh enzim adalah:1. Karboksilesterase adalah hidrolase yang menghidrolisis gugusan ester karboksil.2. Lipase adalah hidrolase yang menghidrolisis lemak (ester lipida).3. Peptidase adalah hidrolase yang menghidrolisis protein dan polipeptida.

d. LiaseEnzim ini berfungsi untuk mengkatalisis pengambilan atau penambahan gugusan dari suatu molekul tanpa melalui proses hidrolisis, sebagai contoh adalah:1. L malat hidroliase (fumarase) yaitu enzim yang mengkatalisis reaksi pengambilan air dari malat sehingga dihasilkan fumarat.2. Dekarboksiliase (dekarboksilase) yaitu enzim yang mengkatalisis reaksi pengambilan gugus karboksil. e. IsomeraseIsomerase meliputi enzim-enzim yang mengkatalisis reaksi isomerisasi, yaitu:1. Rasemase, merubah l-alaninD-alanin2. Epimerase, merubah D-ribulosa-5-fosfatD-xylulosa-5-fosfat3. Cis-trans isomerase, merubah transmetinalcisrentolal4. Intramolekul ketol isomerase, merubah D-gliseraldehid-3-fosfatdihidroksi aseton fosfat5. Intramolekul transferase atau mutase, merubah metilmalonil-CoA suksinil-CoA

f. LigaseEnzim ini mengkatalisis reaksi penggabungan 2 molekul dengan dibebaskannya molekul pirofosfat dari nukleosida trifosfat, sebagai contoh adalah enzim asetat=CoASH ligase yang mengkatalisis rekasi sebagai berikut:Asetat + CoA-SH + ATPAsetil CoA + AMP + P-P

2.4.3 Enzim lain dengan tatanama berbedaAda beberapa enzim yang penamaannya tidak menurut cara di atas, misalnya enzim pepsin, triosin, dan sebagainya serta enzim yang termasuk enzim permease. Permease adalah enzim yang berperan dalam menentukan sifat selektif permiabel dari membran sel.

2.4.4 Penggolongan enzim berdasar cara terbentuknya a. Enzim konstitutifDi dalam sel terdapat enzim yang merupakan bagian dari susunan sel normal, sehingga enzim tersebut selalu ada umumnya dalam jumlah tetap pada sel hidup. Walaupun demikian ada enzim yang jumlahnya dipengaruhi kadar substratnya, misalnya enzim amilase. Sedangkan enzim-enzim yang berperan dalam proses respirasi jumlahnya tidak d