BIOKIMIA 2 ENZIM

download BIOKIMIA 2 ENZIM

of 17

  • date post

    22-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    20
  • download

    0

Embed Size (px)

description

By. ShirojudinEmail: Shiro_hs@yahoo.co.id

Transcript of BIOKIMIA 2 ENZIM

  • ENZIM

  • PendahuluanSebagai biokatalisator yang mengatur kecepatan berlangsungnya semua proses fisiologis,enzim memegang peranan utama dalam kesehatan dan penyakitPengukuran enzim intrasel di dalam serum dapat memberikan informasi diagnostik dan prognostik yang tidak ternilai

  • Semua enzim dikenali dengan penambahan akhiran -ase pada nama substansi atau substrat yang dihidrolisisnya.Misal: lipase menghidrolisis lemak,amilase menghidrolisis pati, dan protease menghidrolisis proteinSekarang, nama enzim lebih menekankan tipe reaksi yang dikatalisisnya,meskipum akhiran -ase tetap digunakan. Misal enzim dehidrogenase mengkatalisis pengeluaran hidrogen, transferase mengkatalisis reaksi pemindahan gugus

  • Semakin banyak enzim yang ditemukan mengakibatkan ketidakjelasan semakin tidak terelakkan,untuk mengatasinya sekarang penamaan enzim lebih berdasarkan garis besar kerangka sistem the International Union of Biochemestry (IUB) terdiri atas 2 bagian, pertama menunjukkan substratnya,kedua yang berakhiran dengan ase menyatakan tipe reaksi yang dikatalisis.Misal, ATP:D-heksosa 6-fosfotransferase (pengalihan fosfat dari ATP ke gugus hidroksil pada atom karbon ke-6 molekul glukosa

  • Selain memerlukan substrat, dalam mengkatalisis proses pemindahan gugus dan reaksi lainnya enzim juga memerlukan molekul organik sekunder yang dikenal sebagai koenzim.Karena tanpa koenzim enzim tersebut inaktif

  • Koenzim diartikan sebagai senyawa organik yang berbobot molekul rendah, stabil terhadap panas dan dibutuhkan bagi aktivitas enzim. Berikatan dengan enzim lewat kekuatan nonkovalen.Gugus yang berikatan kovalen dengan enzim dinamakan sebagai gugus prostetik

  • Jenis enzim yang membutuhkan koenzim adalah enzim yang megkatalisis:Reaksi oksidoreduksiPemindahan gugus serta isomerasiReaksi yang membentuk ikatan kovalenReaksi lisis, termasuk reaksi hidrolisis yang dikatalisis oleh enzim-enzim pencernaan tidak memerlukan koenzim

  • Vitamin B membentuk bagian dalam struktur banyak koenzim.Vitamin B-nikotinamida, tiamin,riboflavin dan asam pantotenat merupakan unsur yang essensial yang membentuk koenzim untuk oksidasi dan reduksi biologik dan koenzim kobamida serta asam folat berfungsi dalam metabolisme satu karbon

  • Faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Katalisis EnzimKonsentrasi enzimKonsentrasi substratTemperaturpHKeberadaan inhibitor

  • Kecepatan reaksi yang dikatalisis enzim memberikan respon terhadap perubahan pH intrasel yang menandai asidosis atau alkalosis metabolikKecepatan katalisis enzimatik mengalami penurunan dan kenaikan sebagai respon terhadap fluktuasi suhufebris dan hipotermia akan mengganggu homeostasis

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi katalisis enzim dimanfaatkan dibidang kesehatanDimanfaatkan selama bedah jantung terbuka dan operasi pencangkokan organToksikologi dan farmakologi:gas merkuri dan curare menimbulkan toksisitas dg menghambat kerja enzim

  • Model tempat katalitik interaksi antara substratdan enzim dikemukan oleh Emil Fischer lewat analogi lock and keyModel yang lebih umum adalah induced fit dari Koshlandsubstrat menimbulkan atau menginduksi suatu perubahan dalam enzim

  • Berbeda dengan katalisator anorganik atau organik yang lebih sederhana,enzim memperlihatkan urutan spesifisitas substrat yang sangat tinggi dan efisiensi katalitik yang luar biasaLintasan atau jalur yang digunakan enzim untuk mengubah substrat menjadi produk meliputi rangkaian produk antara yang terikat enzim dan bukan hanya produk antara substrat enzim yang tunggal

  • Ada 2 golongan besar proses katalisis asam basa oleh enzimKatalisis asam (atau basa) umumKatalisis asam (atau basa) spesifik

  • 1. Reaksi yang kecepatannya bervariasi mengikuti perubahan konsentrasi H+ atau H3O+ tetapi tidak bergantung pada konsentrasi asam atau basa lain yang ada dalam larutan dikatakan sebagai reaksi yang menjadi sasaran katalisis asam atau basa spesifik

  • 2. Reaksi yang kecepatannya mengikuti semua asam (donor proton) atau basa (akseptor proton) yang ada dalam larutan dikatakan sebagai reaski yang menjadi sasaran katalisis asam atau basa yang umum