Makalah kardiovaskuler

download Makalah kardiovaskuler

of 40

  • date post

    04-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    10
  • download

    0

Embed Size (px)

description

keperawatan

Transcript of Makalah kardiovaskuler

MakalahAnatomi fisiologi dan pengkajian fisik kardiovaskuler

Di susun oleh :Idza Amruhu rochim 1411012001Afton yazid A 1411012005

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBERPROGRAM STUDI S1 KEPERAWATANFAKULTAS ILMU KESEHATAN2014-2015

Kata PengantarDengan mengucapkan puji syukur kehadirat ALLAH SWT karena hanya dengan rahmat, taufik dan hidayah-Nya, sehingga dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul Anatomi fisiologi dan pengkajian fisik kardiovaskuler dapat kami selesaikan dengan baik sebagai persyaratan Akademik untuk memenuhi nilai pada mata kuliah Sistem Kardiovaskuler pada Program Studi S1 Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Jember.Penulisan makalah ini tidak lepas dari bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, baik materi, moral maupun spiritual. Oleh karena itu pada kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih kepada :1. Bpk Cipto susilo S.Pd., S. K. selaku pengajar dimata kuliah system kardiovaskuler dan pembimbing yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan dengan tekun dan sabar dalam penyusunan makalah ini.2. Kedua orang tua dan seluruh keluarga yang telah memberikan dorongan dan doa untuk keberhasilan ini.3. Rekan-rekan Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jember yang telah bekerja keras dalam penyelesaian makalah ini.Kami menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih jauh dari kata sempurna, untuk itu saran dan kritik demi perbaikan sangat kami harapkan. Dan semoga makalah ini bermanfaat khususnya bagi penulis dan pembaca serta perkembangan ilmu keperawatan pada umumnya.

Jember, 2014

Penulis

DAFTAR ISICoverKata PengantarBAB I PendahuluanA. Latar belakangB. Tujuan BAB II PembahasanA. Anatomi jantungB. Curah JantungC. Denyut Jantung dan Daya Pompa Jantung D. Siklus peredaran darahE. engkajian/pemeriksaan fisik BAB III PenutupA. Kesimpulan B. SaranDAFTAR PUSTAKA

BAB IPendahuluanA. Latar Belakang Sistem kardiovaskuler merupakan sistem yang memberi fasilitas proses pengangkutanberbagai substansi dari, dan ke sel-sel tubuh. Sistem ini terdiri dari organ penggerak yangdisebut jantung, dan sistem saluran yang terdiri dari arteri yang mergalirkan darah darijantung, dan vena yang mengalirkan darah menuju jantung. Jantung manusia merupakan jantung berongga yang memiliki 2 atrium dan 2 ventrikel. Jantung merupakan organ berotot yang mampu mendorong darah ke berbagai bagiantubuh. Jantung manusia berbentuk seperti kerucut dan berukuran sebesar kepalan tangan,terletak di rongga dada sebalah kiri. Jantung dibungkus oleh suatu selaput yang disebutperikardium. Jantung bertanggung jawab untuk mempertahankan aliran darah denganbantuan sejumlah klep yang melengkapinya. Untuk mejamin kelangsungan sirkulasi,jantung berkontraksi secara periodik.Otot jantung berkontraksi terus menerus tanpa mengalami kelelahan. Kontraksi jantungmanusia merupakan kontraksi miogenik, yaitu kontaksi yang diawali kekuatan rangsangdari otot jantung itu sendiri dan bukan dari syaraf.B. Tujuan1. Mengetahui lebih detil tentang letak anatomi jantung dan bagian-bagian jantung2. Mengetahui system vaskuler pada jantung 3. Mengetahui pengakajian pada pemeriksaan fisik jantung

BAB IIPembahasanA. Anatomi jantungJantung adalah organ berupa otot, berbentuk kerucut, berongga dan dengan basisnya di atas dan puncaknya di bawah. Apex-nya (puncak) miring ke sebalah kiri. Berat jantung kira-kira 300 gram. Letak jantung di dalam rongga dada sebelah depan (kavum mediastinum anterior). Sebelah kiri bawah dari pertengahan rongga dada, diatas diagfragma dan pangkalnya terdapat di belakang kiri antara kosta V dan IV dua jari di papila mamae. Pada tempat ini teraba adanya pukulan jantung yang disebut iktus kordis.(Pearce. Evelyn.C.2006)

Adapun selaput yang mengitari jantung di sebut pericardium, yang terdiri atas dua lapis : Pericardium parietalis, yaitu lapisan luar yang melekat pada tulang dada dan selaput paru Pericardium viseralis, yaitu lapisan permukaan dari jantung itu sendiri, yang juga disebut epikardiumDiantara kedua lapisan selaput tersebut, terdapat sedikit cairan pelumas yang berfungsi mengurangi gesekan yang timbul akibat gerak jantung saat memompa. Cairan ini disebut cairan pericardium.(Heni dan Elly.2001)1. Struktur jantung Dinding jantung terdiri dari 3 lapisan, yaitu:a. Lapisan luar disebut epikardium atau pericardium viseralisb. Lapisan tengah merupakan lapisan berotot, disebut miokardiumc. Lapisan dalam disebut endokardium2. Ruang-ruang jantungJantung terdiri atas 4 ruang, yaitu 2 ruang yang berdinding tipis disebut atrium(serambi), dan 2 ruang yang berdinding tebal disebut ventrikel (bilik).

a. Atrium Atrium kanan berfungsi sebagai penampungan (reservoir) darah yang rendah oksigen dari seluruh tubuh. Darah darah tersebut mengalir melalui vena kava superior, vena kava inferior, serta sinus koronarius yang berasal dari jantung sendiri. Kemudian kemudian darah di pompakan ke ventrikel kanan dan selanjutnya ke paru. Atrium kiri menerima darah yang kaya akan oksigen dari kedua paru melalui 4 buah vena pulmonalis. Kemudian darah mengalir ke ventrikel kiri, dan selanjutnya keseluruh tubuh melalui aortaKedua atrium tersebut dipisahkan oleh sekat, yang disebut septum atrium.b. Ventrikel Permukaan dalam ventrikel memperlihatkan alur-alur otot yang disebut trabekula. Beberapa alur tampak menonjol, yang disebut muskulus papilaris. Ujung muskulus papilaris dihubungkan dengan tepi daun katup antrioventrikuler oleh serat-serat yang disebut korda tendinae. Ventrikel kanan menerima darah dari atrium kanan dan dipompakan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis Ventrikel kiri menerima darah dari atrium kiri dan dipompakan ke seluruh tubuh melalui aorta.Kedua ventrikel ini dipisahkan oleh sekat yang disebut septum ventrikel. (Heni dan Elly.2001)3. Katup-katup Jantung

a. Katup atrioventrikulerKatup yang memisahkan atrium dan ventrikel. Katup yang terletak diantara atrum kanan dan ventrikel kanan mempunyai tiga buah daun katup disebut katup Trikuspidalis. Sedangkan katup mitral atau bikuspidalisn( dua kuspis ) terletak diatrium dan ventrikel kiri. (Heni dan Elly.2001)Normalnya, ketika ventrikel berkontraksi, tekanan ventrikel akan mendorong daun-daun katup atrioventrikularis ke atas ke rongga atrium. Jika terdapat tekanan cukup kuat untuk mendesak katup, darah akan disemburkan ke belakang dari ventrikel ke atrium. Oto papilaris dan korda tendinea bertanggung jawab menjaga aliran darah tetap menuju ke satu arah melalui katup atrioventrikularis. Otot papilaris adalah bundle otot yang terletak disisi dinding ventrikel. Korda tendinea adalah pita fibrosa yang memanjang dari otot papilaris ke tepi bilah katup, berfungsi menarik tepi bebas katup dinding ventrikel. Kontraksi otot papilaris mengakibatkan korda tendineamenjadi tegang. Hal ini menjaga daun katup menutup selama sistolik, mencegah aliran balik darah. Otot papilaris dan korda tendinea hanya terdapat pada katup mitral dan trikuspidalis dan tidak terdapat di katup semilunaris.(Smeltzer, Brenda G.Bare.2002)

b. Katup semilunaris Katup semilunaris terletak diantara tiap ventrikel dan arteri yang bersangkutan. Katup pulmonal : terletak pada arteri pulmonalis, memisahkan pembuluh ini dari ventrikel kanan, katup antara ventrikel kiri dan aorta dinamakan : katup aorta. Katup seminularis normalnya di bagi tiga kuspisyang simetris disertai penonjolan menyerupai corong yang dikaitkan dengan sebuah cincin serabut, yang berfungsi dengan baik tanpa otot papilaris atau korda tendinea. Tidak terdapat katup antara vena-vena besar dengan atrium. (Smeltzer, Brenda G.Bare.2002)Adanya katup semilunaris memungkinkan darah mengalir dari masing-masing ventrikel ke arteri pulmonalis atau aorta selama sistol ventrikel, dan mencegah aliran balik waktu diastole ventrikel. Pembukaan katup terjadi pada waktu masing-masing ventrikel berkontraksi, dimana tekanan ventrikel lebih tinggi dari pada tekanan di dalam pembuluh arteri. Disebalah atas daun katup aorta terdapat tiga buah penonjolan dinding aorta, yaitu disebut sinus valsava. Muara arteri koronaria terletak pada tonjolan-tonjolan ini. Sinus-sinus tersebut berfungsi melindungi muara koroner dari penyumbatan oleh daun katup pada waktu aorta terbuka. (Heni dan Elly.2001)4. Pembuluh Daraha. Arteri Merupakan pembuluh darah yang keluar dari jantung yang membawa darah ke seluruh bagian tubuh dan alat tubuh. Arteri koronaria adalah pembuluh yang menyuplai otot jantung, yang mempunyai kebutuhan metabolism tinggi terhadap oksigen dan nutrisi. Jantung menggunakan 70% Sampai 80% oksigen yang dihantarkan melalui arteri koronariaArteri koroner kiri mempunyai 2 cabang besar, yaitu: ramus desenden anterior dan ramus sirkumpleks, arteri ini melingkari jantung dalam dua lekuk anatomis eksterna, yaitu: sulkus antrioventrikuler yang melingkari jantung di antara atrium dan ventrikuler, dan sulkus interventrikuler yang memisahkan kedua ventrikuler. Pertemuan kedua lekuk ini dibagian permukaan posterior jantung merupakan suatu bagian yang kritis di pandang dari sudut anatomis, tempat ini dikenal dengan sebutan kruks jantung, dan merupakan salah satu bagian terpenting dari jantung. Nodus atrio ventrikuler ( Atrio Ventrikuler Node-AVN) berlokasi pada titik pertemuan ini, dan pembuluh darah yang melewati kruks tersebut merupakan pembuluh yang memasok nutrisi AVN. Arteri koroner kanan berjalan kesisi kanan jantung, pada sulkus atrio ventrikuler kana. Pada dasarnya arteri koronaria kanan member makan pada atrium kanan, ventrikel kanan dan dinding sebelah dalam ventrikel kiri. Ramus sirkumfleks memberi nutrisi pada atrium kiri dan dinding samping serta bawah dari ventrikel kiri. Ramus desenden anterior memberi nutrisi pada dinding depan ventrikel kiri yang massif. Meskipun nodus SA (Sino Atrial Node SAN) letaknya diatrium kanan, tetapi anya 55% kebutuhan nutrisinya di pasok oleh arteri koronaria kanan, sedangkan 42% lainya di pasok oleh cabang arteri sirkumfleks kiri. Nutris