Lapsus Hie Cendols

download Lapsus Hie Cendols

of 45

  • date post

    21-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    214
  • download

    0

Embed Size (px)

description

b

Transcript of Lapsus Hie Cendols

BAB ILAPORAN KASUS

I.1Identitas PasienNama: By. Ny. NUmur : 0 hariTanggal Lahir: 29 Januari 2015Jenis kelamin: Laki-lakiAlamat : Banjangan 11/1 Sambirejo Bringin Ambarawa Agama : IslamStatus : Belum MenikahPekerjaan : Di bawah umurTanggal masuk RSUD: 29 Januari 2015Tanggal periksa : 29 Januari 2015No.RM: 073469Kelompok pasien: Jamkesda

I.2Anamnesis (Subyektif)Keluhan utama : Pasien partus spontan di Ruang bougenvil dengan kondisi terlilit tali pusat dan tidak menangis.Riwayat Penyakit SekarangBayi lahir di Ruang Bougenvil pada tanggal 29 Januari 2015 pada pukul 12.35 lahir dari ibu G3P2A0 hamil 39 minggu dengan persalinan spontan. dengan keadaan tidak menangis. Kemudian dilakukan resusitasi pada bayi dan akhirnya bayi menangis. Setelah itu gerakan pasien pasif, warna kulit kebiruan, terdapat caput suksedaneum, dengan berat lahir 2600 gram, PB 45 cm, LK 30 cm, LL 10 cm, LD 30 cm, APGAR SCORE 4-5-6 dengan asfiksia berat. Pasien sudah diberikan vitamin K dan obat tetes mata Gentamisin saat lahir.Pada tanggal 30 Januari 2015 didapatkan pasien akralnya dingin dan kaki tampak kebiruan, pasien mengalami kejang sebentar 1x dan tidak menangis. Kejang berlangsung kurang dari 5 menit. Saat kejang, posisi tangan pasien fleksi, bibir mencucu dan denyut nadi meningkat.Riwayat Penyakit Dahulu (-)Riwayat Penyakit Keluarga Di keluarga tidak memiliki riwayat kejang sebelumnya.

Riwayat Kehamilan dan Persalinan1. Riwayat ANC Kontrol rutin setiap obat habis.a. 0 28 minggu : 1 bulan sekalib. 28 36 minggu : 2 minggu sekali Tidak ada riwayat minum obat-obatan tertentu Ibu mengaku belum pernah melakukan USG sebelumnya Pasien mengaku sudah pernah disuntik TT sebanyak 1x selama kehamilan, yaitu saat kehamilan 16 minggu. Nutrisi yang dimakan selama hamil : sayur, tahu, tempe, terong, telur. Pasien jarang memakan buah-buahan. BB sebelum hamil : 56 kg.BB saat hamil : 67 kg Riwayat hiperemesis: (+) saat usia kandungan 3 bulan pertama Riwayat anemia saat hamil : (+) saat usia kandungan 7 bulan, yaitu Hb 10gr/dL Riwayat sakit, demam, hipertensi, DM saat kehamilan : disangkal. Riwayat minum jamu, pijat: disangkal Riwayat minum kopi: (+) saat usia 7 bulan Riwayat alergi obat, makanan, dingin, dan debu : Disangkal

2. Riwayat NC Ibu G3P2A0 Hamil I : hamil aterm, lahir spontan, di bantu bidan, BBL : 3000 gr. Saat ini usia 22 tahun, laki-laki. Imunisasi : lengkap. Hamil II : hamil aterm, lahir spontan, di bantu bidan, BBL : 3100 gr. Saat ini usia 15 tahun, laki-laki. Imunisasi : lengkap. Hamil sekarang : anak ini

Riwayat Habits Keluarga memelihara ayam dan entog, kandang berada di dekat rumah. Bapak pasien merokok (+) Lingkungan rumah : tidak cukup bersih Penggunaan air : menggunakan air sumur.Riwayat Sosial Ekonomi : Pasien anak ketiga dari 3 bersaudara. Ayah bekerja sebagai seorang proyek, dan ibu bekerja sebagai pedagang, namun saat usia kandungan 8 bulan, ibu lalu berhenti berkerja.

I.3Pemeriksaan FisikPemeriksaan dilakukan pada hari ke-I rawat inap di bangsal Seruni (tanggal 29 September 2015 pukul 12.40 WIB).Pemeriksaan Umum Keadaan umum: tidak aktif, tangisan melengking, sianosis (+) perifer, kemudian pada tanggal 30 Januari 2015 pada pukul 18.20 pasien mengalami kejang. Kesadaran : Letargi Tanda vital: Nadi: 140 x/menit, RR: 52 x/menit Suhu tubuh: 36,9 C Saturasi : 97% 30 Januari 2015 (88%)Data Antropometri Berat badan: 2600 gram Panjang badan : 45cm Lingkar Kepala: 30cm Kesan = status gizi normal

Status Interna Kulit: lanugo (-), kemerahan (+), pucat (-), sianosis (+) perifer, turgor kulit (+), neonatal ikterik (-) Kepala : Mesocephal, UUB tampak melebar, Caput Succadeneum (+), Cephal Hematom (-) Mata : pupil bulat isokor, reflek cahaya +/+. CA(-/-), SI (-/-), Hidung : simetris, nafpas cuping hidng (-), deformitas (-), secret (-) Telinga : pinna keras dan berbentuk, rekoil dengan segera, secret (-/-) Mulut : bibir kering (-), sianosis (-), labioschisis (-), palatoschicic (-) Leher : pembesaran limfonodi (-), leher pendek (-) Cor Inspeksi: ictus cordis tidak terlihat Palpasi: ictus cordis teraba V linea midclav sinistra, kuat angkat (-) Auskultasi : bunyi jantung I-II,reguler, suara tambahan (-), bisisng (-) Pulmo Inspeksi: gerak simetris (statis dan dinamis), retraksi suprasternal (-) subcotal (-) Palpasi: fremitus taktil dextra=sinistra Perkusi: sonor seluruh lapang paru Auskultasi: suara dasar vesikuler +/+, rhonchi +/+, wheezing Abdomen Inspeksi: datar, tali pusat basah, menonjol Auskultasi: bising usus (+) dbn Perkusi: timpani seluruh lapang abdomen Palpasi: supel, hepar dan lien tak terabaPunggung : spina bifida -, meningokel Genitalia : anus +, labia mayora menutupi labia minora

EkstremitasSuperiorInferior

Deformitas-/--/-

Akral dingin+/++/+

Sianosis-/-+/+

Ikterik-/--/-

CRT