koas paru.pptx

download koas paru.pptx

of 20

  • date post

    16-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    223
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of koas paru.pptx

Slide 1

Prevalensi TB per 100.000 penduduk di Negara ASEAn dan SEAR Th 2011

Pendapatan perkapita negara dengan kasus TB tertinggiMenurut World Bank, pendapatan perkapita tahun 2013 negara negara tersebut di bawah 10 ribu dolar AS.India 1.550 dolar AS, negara berkembang dengan 1 milyar penduduk dengan tata kota semrawut.China 5.720 dolar AS, merupakan negara industri dengan populasi terbesar di dunia.Afrika Selatan 7.460 dolar AS, negara dengan kasus TB tertinggi di benua hitam.Indonesia 3.420 dolar AS, negara yang sempat berada di peringkat ke 3 kasus TB terbanyak dunia.

Kasus Baru BTA + Menurut Kelompok Umur Th 2012

Penyebab utama meningkatnya masalah TB :Kemiskinan pada berbagai kelompokPertumbuhan ekonomi yang tinggiBeban determinan sosial yang beratKegagalan program TB. Ini diakibatkan oleh :Tidak memadai komitmen politik dan pendanaanTidak memadai organisasi pelayanan TBTidak memadai tatalaksana kasusSalah persepsi terhadap manfaat dan efektifitas BCGInfrastruktur kesehatan yang buruk pada negara-negaraBelum adanya sistem jaminan kesehatan

Penyebab utama meningkatnya masalah TB :Perubahan demografik Besarnya masalah kesehatan lainDampak pandemi HIVKekebalan ganda kuman TB terhadap obat anti TB

PATOGENESIS DAN PENULARAN TBKuman penyebab TBCara penularan TBPerjalanan alamiah TB pada manusia

Kuman penyebab TBTuberkulosis : suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman dari kelompok Mycobacterium yaitu M.Tuberculosis.Sifat kuman TB :Bentuk batangP : 1-10 L : 0,2-0,6 Media biakan : Lowenstein Jensen, OgawaKuman peka terhadap panas, sinar matahari, sinar ultravioletBersifat tahan asam Pewarnaan metode Ziehl NeelsenBentuk batang, warna merah, pemeriksaan dibawah mikroskopSinar ultraviolet, kuman mati dalam beberapa menitSifat kuman : dormant (tidur)Tahan terhadap suhu rendah, Jangka waktu lama,Suhu antara 4C min 70CDalam dahak suhu 30-37C akan mati dalam waktu 1 minggu

2. Cara penularan TB1234

3. Perjalanan alamiah TB pada manusiaa. PaparanMerupakan syarat untuk terinfeksi, dengan beberapa faktor menentukan seseorang terinfeksi menjadi sakit dan kemungkinan meninggal dunia karena TBb. InfeksiDaya tahan tubuh terjadi setelah 6-14 minggu setelah infeksic. Sakit TBSekitar 10% terinfeksi TB menjadi sakit TB. Bila penderita HIV +, akan meningkatkan TB melalui proses reaktifasi.TB umumnya terjadi pada paru (TB Paru). Penyebaran melalui aliran darah/ getah bening menyebabkan terjadinya TB diluar organ paru (TB ekstra paru). Penyebaran secara masif melalui aliran darah dapat menyebabkan semua organ tubuh terkena (TB Milier)d. Meninggal duniaPasien TB tanpa pengobatan, 50% akan meninggal dan risiko ini meningkat pada pasien dengan HIV +.

Sejarah pengendalian TB NasionalTAHUNTONGGAK PENCAPAIANPra 1995Pra-kemerdekaan : program TB dilakukan oleh pihak swasta bagi kelompok masyarakat tertentu1969 : Program Pengendalian TB nasional dimulai1987 : Kemoterapi jangka panjang selama 1-2 tahun1992 : Uji coba strategi DOTS1995Indonesia mengadopsi DOTS sebagao strategi nasional penanggulangan dengan ekspansi betahap1995-1999Ekspansi DOTS bertahap keseluruh puskesmas1999Gerdunas-TB (Policy : DOTS dilaksanakan diseluruh Unit Pelayanan Kesehatan)Inisiasi DOTS di Rumah Sakit2000-2005Intensifikasi strategi DOTS dengan peningkatan kualitas2006-2010Konsolidasi dan implementasi inovasi dalam strategi DOTS

Strategi DOTS (1990)DOTS : Directly Observed Treatment Short-course5 Komponen kunci, yaitu :Komitmen politisPenemuan kasus melalui pemeriksaan dahak mikroskopis yang terjamin mutunya Pengobatan yang standarSistem pengelolaan dan ketersediaan OAT yang efektifSistem monitoring, pencatatan dan pelaporan

Strategi Stop TB (2005)Mencapai, mengoptimalkan dan mempertahankan mutu DOTSMerespon masalah TB-HIV, MDR-TB dan tantangan lainBerkontribusi dalam penguatan sistem kesehatanMelibatkan semua pemberi pelayanan kesehatanMemberdayakan pasien dan masyarakatMelaksanakan dan mengembangkan penelitian

Standar Diagnosis (Internasional standars for TB Care edisi ke 3)Dibagi menjadi 3 standar, yaitu :Standar diagnosisStandar pengobatanStandar untuk kesehatan masyarakat dan pencegahan

1. Standar diagnosis