Case koas anak

download Case koas anak

of 30

  • date post

    13-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    33
  • download

    11

Embed Size (px)

description

koas anak

Transcript of Case koas anak

CASE REPORTDiare Akut dengan Dehidrasi Ringan - Sedang

DOKTER PEMBIMBINGdr. Meidy Daniel Posumah, Sp.A

DISUSUN OLEHFenni Cokro030.09.086

RUMAH SAKIT BADAN PENGUSAHAAN BATAMFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TRISAKTIKEPANITERAAN KLINIK ILMU KESEHATAN ANAKPERIODE 02 JUNI 2014 09 AGUSTUS 2014

LEMBAR PENGESAHAN

Case Report yang berjudul Diare Akut dengan Dehidrasi Ringan - Sedang telah diterima dan disetujui pada tanggal 04 Juli 2014sebagai salah satu syarat menyelesaikan Kepaniteraan Klinik Ilmu Kesehatan Anakperiode 02 Juni 2014 09 Agustus 2014 di Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam

Batam, 04 Juli 2014

dr. Meidy Daniel Posumah, Sp.A

KATA PENGANTARPuji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan Case Report dengan judul Diare Akut dengan Dehidrasi Ringan - Sedang. Case report ini diajukan dalam rangka melaksanakan tugas Kepaniteraan Klinik Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam periode 02 Juni 2014 09 Agustus 2014 dan juga bertujuan untuk menambah wawasan bagi penulis serta pembaca mengenai Diare Akut. Dalam kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dan kerja sama yang telah diberikan selama penyusunan case report ini, kepada dr. Meidy Daniel Posumah, selaku pembimbing Kepaniteraan Klinik Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam.Penulis menyadari case report ini masih jauh dari sempurna, sehingga penulis mengharapkan saran dan kritik yang dapat membangun dari semua pihak agar case report ini dapat menjadi lebih baik dan berguna bagi semua pihak yang membacanya. Penulis memohon maaf sebesar-besarnya apabila masih banyak kesalahan maupun kekurangan dalam case report ini.

Batam, Juli 2014

Penulis

BAB IPENDAHULUANDiare adalah buang air besar (defekasi) dengan tinja berbentuk cair atau setengah cair (setengah padat), kandungan air tinja lebih banyak dari biasanya lebih dari 200 gram atau 200 ml/24 jam. Definisi lain memakai kriteria frekuensi, yaitu buang air besar encer lebih dari 3 kali per hari. Buang air besar encer tersebut dapat atau tanpa disertai lendir dan darah. 1,2Diare akut adalah diare yang onset gejalanya tiba-tiba dan berlangsung kurang dari 14 hari, sedang diare kronik yaitu diare yang berlangsung lebih dari 14 hari. Diare dapat disebabkan infeksi maupun non infeksi. Dari penyebab diare yang terbanyak adalah diare infeksi. Diare infeksi dapat disebabkan Virus, Bakteri dan Parasit.3Diare akut sampai saat ini masih merupakan masalah kesehatan, tidak saja di negara berkembang tetapi juga di negara maju. Penyakit diare masih sering menimbulkan KLB ( Kejadian Luar Biasa) dengan penderita yang banyak dalam waktu singkat. 4,5Di negara maju walaupun sudah terjadi perbaikan kesehatan dan ekonomi masyarakat tetapi insiden diare infeksi tetap tinggi dan masih menjadi masalah kesehatan. Di Inggris 1 dari 5 orang menderita diare infeksi setiap tahunnya dan 1 dari 6 orang pasien yang berobat ke praktek umum menderita diare infeksi. Tingginya kejadian diare di negara Barat ini oleh karena foodborne infections dan waterborne infections yang disebabkan bakteri Salmonella spp, Campylobacter jejuni, Stafilococcus aureus, Basillus cereus, Clostridium perfringens dan Enterohemorrhagic Escherichia coli (EHEC).Di negara berkembang, diare infeksi menyebabkan kematian sekitar 3 juta penduduk setiap tahun. Di afrika anak-anak terserang diare infeksi 7 kali setiap tahunnya di banding di negara berkembang lainnya mengalami serangan diare 3 kali setiap tahun. 6Di Indonesia dari 2.812 pasien diare yang disebabkan bakteri yang datang ke rumah sakit, penyebab terbanyak adalah Vibrio cholerae 01, diikuti dengan Shigella spp, Salmonella spp, V. Parahaemoliticus, Salmonella typhi, Campylobacter Jejuni, V. Cholera non-01, dan Salmonella paratyphi A. 7

BAB IILAPORAN KASUSIDENTITASA. Identitas PasienNama: An. Zhahira Al JannahTempat/Tgl. Lahir: Batam / 10-10-2012Umur: 2 tahun Jenis Kelamin: PerempuanAlamat : Taman Teratai Blok E No. 19Agama: IslamMasuk Tanggal: 13 Juni 2014No. Medical Record: 35-09-44B. Identitas Orang TuaAyahIbu

NamaTn. SofianNy. Ani

Umur30 tahun28 tahun

AlamatTaman Teratai Blok E No. 19Taman Teratai Blok E No. 19

AgamaIslamIslam

PendidikanSMASMA

PekerjaanWiraswastaIbu Rumah Tangga

Hubungan Pasien dengan orang tua : Pasien anak kandung (anak ke 3 dari 3 bersaudara)

ANAMNESISDilakukan secara alloanamnesis kepada Ibu kandung penderita, Ny. Ani pada tanggal 16 Juni 2014 pada pukul 07.30 WIBKeluhan Utama : muntah sejak 4 hari sebelum masuk rumah sakit.Keluhan Tambahan : mencret, batuk, demam, tidak mau makan.Riwayat Penyakit Sekarang Pasien seorang anak perempuan berusia 2 tahun datang ke RSOB dengan keluhan muntah sejak 4 hari sebelum masuk rumah sakit. Muntah terjadi 3 kali / hari. Muntah berupa air, lendir (-), darah (-). Muntah terjadi setiap kali pasien diberikan minum. 4 hari sebelum masuk rumah sakit, pasien masih muntah tetapi juga disertai dengan mencret. Mencret terjadi 5 kali / hari berupa air dan sisa ampas, warna kuning, lendir (-), darah (-). Namun mencret telah berkurang frekuensinya 1 hari sebelum masuk rumah sakit. Ibu pasien mengeluh selama 4 hari ini, pasien tidak mau makan dan minum susu, hanya ingin diberikan air putih saja sedikit-sedikit. Ibu pasien juga mengeluh tiba-tiba pasien demam 5 jam sebelum masuk rumah sakit. Demam tidak terlalu tinggi, menggigil (-), kejang (-). Selain itu pasien juga sedang batuk dengan dahak (-), sesak napas (-), flu (-). BAK (+), BAB masih mencret dengan frekuensi 2 kali / hari. Lemas (+). Penurunan BB (-).

Riwayat Penyakit DahuluMenurut Ibu pasien, pasien pernah menderita demam saat usia 1 tahun, demam hilang timbul, dan ibu pasien hanya memberikan parasetamol sirup dan demam hilang. Pasien jarang batuk dan pilek, pasien juga tidak pernah menderita sesak, alergi makanan, alergi obat, dan ruam di kulit.Demam Tifoid (-)Epilepsi(-)Kejang demam (-)Hepatitis(-)Demam berdarah (-)Diare(-)Varicella (-)Infeksi Saluran napas(+)TBC(-)Difteri(-)Penyakit Jantung Bawaan (-)Penyakit Jantung Rematik(-)

Riwayat KelahiranTanggal lahir: 10 Oktober 2012Cara Lahir: Spontan / pervaginamDitolong oleh: BidanBerat Lahir: 3 kgKeadaan saat lahir: langsung menangis

Riwayat Pemberian Makanan Sejak lahir, pasien sudah mendapatkan ASI sampai usia 10 bulan. ASI eksklusif sudah terpenuhi (6 bulan). Susu formula mulai diberikan pada usia 0 bulan. Nasi tim pada usia 5 bulan.

Riwayat Pemberian ImunisasiIMUNISASIUMUR PEMBERIAN IMUNISASI

BULAN(dasar)Tahun(ulangan)

Lhr1234567891011121314151617182 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

BCG

HEP B

POLIO

DTP

CAMPAK

Hib

PCV

ROTAVIRUS

INFLUENZA

VARICELLA

MMR

TIFOID

HEP A

HPV

Kesan : Imunisasi dasar lengkap

Riwayat Perkembangan Motorik PsikososialPertama kali membalik: 5 bulanPertama kali tengkurap: 5 bulanPertama kali duduk: 6 bulanPertama kali merangkak: 7 bulanPertama kali berdiri: 10 bulanPertama kali berjalan: 13 bulanPertama kali tertawa: 3 bulanPertama kali berceloteh: 5 bulanPertama kali memanggil mama: 8 bulanPertama kali memanggil papa: 9 bulan

Riwayat Penyakit KeluargaPasien merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara. Saat ini tidak ada keluarga yang sedang mengalami sakit seperti pasien. Tidak ada riwayat kejang, asma, batuk lama yang tidak sembuh, dan batuk darah. Riwayat Lingkungan dan PerumahanPasien tinggal di lingkungan padat penduduk. Di lingkungan tempat tinggal pasien, ada anak tetangga yang sedang mengalami diare. Lingkungan, sanitasi dan sirkulasi rumah kurang baik dengan jumlah jendela 1 buah.PEMERIKSAAN FISIKI. Keadaan Umuma. Kesan Sakit : Tampak Sakit Sedangb. Kesadaran : Compos Mentis

II. Tanda Vital dan AntropometriTANDA VITALHASIL PASIEN

Suhu38,3oC

Nadi120x/mnt, reguler, isi cukup

Nafas25x/mnt

ANTROPOMETRIHASIL PASIEN

Berat Badan8 kg

Panjang Badan75 cm

BB/U< -3 SD gizi buruk

PB/U< -3 SD sangat pendek

BB/TBAntara 2 SD sampai dengan 1 SD kurus

III. Pemeriksaan Kepala dan LeherKepala Ukuran normosefali, bentuk bulat oval, tidak tampak deformitas, pada perabaan tidak ada nyeri, rambut berwarna hitam beruban, lebat, tidak kering, tidak mudah dicabut

Wajah Tidak tampak sesak, tidak pucat, tidak sianosis, ekspresi wajah simetris, dan tidak tampak facies yang menandai suatu penyakit seperti facies hipocrates, tidak tampak moon face

Mata Alis tebal, hitam, tersebar rata; bulu mata hitam, tersebar rata, tidak mudah rontok; kelopak mata tidak ada edema dan tidak ptosis, pada palpasi tekanan kedua bola mata normal; konjungtiva warna pink, tidak anemis, sklera tidak ikterik, iris warna hitam, pupil bulat isokor, lensa jernih, refleks cahaya langsung dan tidak langsung +/+, gerak bola mata normal ke segala arah, lapang pandang baik. Cekung (+)

Telinga Telinga sepasang, sama tinggi, normotia, tidak ada benjoan atau nyeri tekan di sekitar telinga, CAE lapang, tidak tampak serumen, darah, maupun sekret, tidak hiperemis, dan membrana timpani sulit dinilai.

Hidung Napas cuping hidung (-), bentuk hidung normal, deviasi septum (-), cavum nasi lapang dan sama besar, tidak hiperemis, tidak ada sekret dan darah, konka eutrofi, tidak hiperemis, mukosa licin tidak hiperemis, tidak pucat, tidak livid.

Bibir Bentuk normal, warna merah muda, tidak pucat, tidak sianosis, tampak kering, kulit disekitar bibir normal, trismus (-)

Lidah Ukuran dan bentuk lidah normal (normoglosia), papil atrofi (-), lidah kotor (+), tremor (-)

Mukosa mulut dan palatumMukosa mulut warna merah muda, kering, palatum utuh, tanpa bercak, st