LAPORAN KOAS DINAS

download LAPORAN KOAS DINAS

of 55

  • date post

    14-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    160
  • download

    11

Embed Size (px)

description

sip

Transcript of LAPORAN KOAS DINAS

LAPORAN KEGIATAN PPDHROTASI KESEHATAN MASYARAKAT VETERINERyang dilaksanakan diBidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Malang

OlehPaura Rangga Zobda, S.KH130130100111022

PENDIDIKAN PROFESI DOKTER HEWAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER HEWANPROGRAM KEDOKTERAN HEWANUNIVERSITAS BRAWIJAYAMALANG2014i

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN PROFESI DOKTER HEWANROTASI KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER DI BIDANG PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN DINAS PERTANIAN KOTA MALANG

Malang, 3 - 7 Februari 2014

OlehPaura Rangga Zobda, S.KH130130100111022

Menyetujui,

Koordinator Rotasi KesmavetPembimbing Lapang

Prof. Dr. Pratiwi Trisunuwati, drh., MSDrh. Anton Pramujiono

NIP. 19480615197702 2 001NIP. 19691002 199703 1 007

Mengetahui,

Koordinator PPDH

Program Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya

Prof. Dr. Aulanniam, drh., DES

NIP. 19600903198802 2 001

DAFTAR ISI

Halaman HALAMAN JUDULiHALAMAN PENGESAHAN iiDAFTAR ISI iiiDAFTAR TABELivDAFTAR GAMBAR vDAFTAR LAMPIRAN viDAFTAR ISTILAH DAN LAMBANG viiBAB 1. PENDAHULUAN 11.1 Latar Belakang 11.2 Rumusan Masalah 21.3 Tujuan21.4 Manfaat 3BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA 42.1. Profil Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Malang 42.2 Kebijakan Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Zoonosis 62.3 Pemeriksaan Hewan Sebelum dan Sesudah Disembelih dan Pemeriksaan Kualitas Bahan-Bahan Asal Hewan 72.3.1 Pemeriksaan Ante mortem 82.3.2 Pemeriksaan Post mortem 92.3.3 Uji Pemeriksaan Kualitas Daging 122.3.4 Uji Pemeriksaan Kualitas Susu 14BAB 3. PELAKSANAAN KEGIATAN163.1 Waktu dan Tempat Kegiatan 163.2 Peserta dan Pembimbing PPDH 163.3 Metode Pelaksanaan Kegiatan 163.4 Jadwal Kegiatan 16BAB 4. HASIL DAN PEMBAHASAN184.1 Struktur Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Malang 194.1.1 Tupoksi Seksi Bina Produksi Peternakan 194.1.2 Tupoksi Seksi Kesehatan Hewan 204.1.3 Tupoksi Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner 4.2 Pencegahan, Pengamatan dan Pemberantasan Penyakit Hewan Di Kota Malang 214.2.1 Chronic Respiratory Disease (CRD) 244.2.2 Coccidiosis 264.3 Pengawasan Dan Pemeriksaan Kesehatan Pada Hewan Sebelum Dan Sesudah Dipotong Dan Pemeriksaan Bahan-Bahan Asal Hewan 284.3.1 Pengawasan dan Pemeriksaan Kesehatan Hewan di RPH Gadang Kota Malang 284.3.2 Pelaksanaan Pengawasan dan Pemeriksaan Bahan-Bahan Asal Hewan 39BAB 5. PENUTUP445.1 Kesimpulan445.2 Saran 44DAFTAR PUSTAKA45LAMPIRAN47

DAFTAR TABEL

TabelHalaman

3.1 Jadwal Kegiatan PPDH Rotasi Kedinasan174.1 Hasil Pemeriksaaan Organ Hati di PD-RPH Kota Malang 344.2 Hasil pengujian sampel daging dari pasar MadyopuroKec. Kedungkandang 394.3 Hasil Pemeriksaan Sampel Susu 43

DAFTAR GAMBAR

GambarHalaman

1.1 Struktur Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Malang 44.1 Struktur Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan 184.2 Vaksin AI (Avian influenza) yang Dibagikan Di Wilayah Kec. Kedungkandang Kota Malang 244.3 Pola Penyebaran CRD Pada Unggas Di Kota Malang 254.4 Pola Penyebaran Coccidiosis Pada Unggas Di Kota Malang 274.5 Injeksi vitamin B kompleks IM pada kambing 284.6 Penandaan pada ternak yang telah melalui pemeriksaan ante mortem. 294.7 Pola penyebaran Penyakit Fasciolosis Di Kota Malang 344.8 Hati yang terinfeksi cacing Fasciola sp. 364.9 Pengambilan Sampel Daging Di Pasar Madyopuro 374.10 Pemeriksaan Organolaptik Daging 384.11 Uji Eber Mengetahui Awal Pembusukan Daging 394.12 Pengukuran pH Sampel Daging Sapi Menggunakan pH Meter 404.13 Pengambilan Sampel Susu Pada Salah Satu Agen Penjual Susu Di Kota Malang 414.14 Uji Kebersihan Susu 424.15 Uji Berat Jenis Pada Susu 434.16 Lactoscan Milk analyzer MCC Dan Hasil Analisa 43

DAFTAR LAMPIRAN

LampiranHalaman

1. Data Populasi Ternak di Kota Malang Tahun 2013 472. Data Produksi Ternak di Kota Malang Tahun 201348

7

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar BelakangKeamanan pangan merupakan persyaratan utama yang penting di era perdagangan bebas. Pangan yang aman, bermutu, dan bergizi merupakan prasyarat utama yang harus dipenuhi dalam upaya terselenggaranya kesehatan masyarakat. Pangan asal hewan seperti daging, susu dan telur bersifat mudah rusak (perishable) dan memiliki potensi mengandung bahaya biologik, kimiawi dan fisik. Pangan asal hewan juga dapat membawa agen penyakit seperti bakteri, cacing, protozoa, dan prion (Brown, 2004). Agen penyakit tersebut dapat menular ke manusia atau yang dikenal dengan zoonosis. World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa sekitar 75% penyakit-penyakit baru yang menyerang manusia dalam 2 dasawarsa terakhir disebabkan oleh patogen-patogen yang berasal dari hewan atau produk hewan, sehingga pangan asal hewan lebih berbahaya dibandingkan pangan nabati karena dapat menyebabkan penyakit zoonosis pada konsumen. Perlindungan konsumen dan pencegahan penyakit yang disebabkan oleh makanan (foodborne disease) merupakan hal penting untuk diperhatikan. Pemeriksaan terhadap kelayakan pangan asal hewan seperti daging, susu dan telur oleh dokter hewan merupakan salah usaha dalam menjaga keamanan pangan asal hewan.Dokter hewan merupakan profesi yang bertanggung jawab dalam upaya menjaga kesehatan hewan dan keamanan produk asal hewan seperti susu, telur dan daging. Perlindungan terhadap masyarakat dari bahaya penyakit yang ditularkan melalui hewan secara langsung maupun tidak langsung dari produk asal hewan dilakukan melalui kesehatan masyarakat veteriner. Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) juga mempunyai peranan penting dalam terselenggaranya penyediaan bahan asal hewan yang bersifat ASUH (aman, sehat, utuh dan halal) sesuai dengan Undang- Undang Nomor 7 tahun 1996 yang mengatur tentang kewajiban pemerintah dalam menyediakan produk asal hewan yang ASUH. Produk peternakan sebagai sumber pangan baik segar maupun olahan harus selalu terjamin keamanannya agar masyarakat terhindar dari penyakit akibat mengkonsumsi pangan asal hewan. Kota Malang merupakan salah satu kota besar yang ada di Jawa timur dengan jumlah masyarakat yang besar dan tingkat kesadaran masyarakat akan konsumsi bahan pangan asal hewan yang cukup baik. Oleh karena itu, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kota Malang memiliki tugas menyelenggarakan produk asal hewan yang ASUH dengan melakukan pemeriksaan mikrobiologis, fisik dan kimiawi pada produk asal hewan yang ada khususnya di Kota Malang. Kegiatan Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) kedinansan ini penting dilakukan agar mahasiswa PPDH UB sebagai calon dokter hewan mengerti berbagai aspek diantaranya studi kasus epidemiologi penyakit di lingkungan Kota Malang dan penerapan kesmavet dalam penyediaan pangan asal hewan khususnya yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kota Malang.

1.2 Rumusan Masalah1. Bagaimana struktur organisasi, tugas pokok dan fungsi Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Malang?2. Bagaimana proses pencegahan, pengamatan dan pemberantasan penyakit oleh Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Hewan Kota Malang?3. Bagaimana proses pengawasan dan pemeriksaan kesehatan pada hewan sebelum dan sesudah dipotong dan pemeriksaan bahan-bahan asal hewan oleh Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Hewan Kota Malang?

1.3 Tujuan1. Mengetahui struktur organisasi, tugas pokok dan fungsi Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Malang.2. Mengetahui proses pencegahan, pengamatan dan pemberantasan penyakit oleh Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Hewan Kota Malang.3. Mengetahui proses pengawasan dan pemeriksaan kesehatan pada hewan sebelum dan sesudah dipotong dan pemeriksaan bahan-bahan asal hewan oleh Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Hewan Kota Malang.

1.4 Manfaat 1. Mahasiswa dapat mengetahui struktur organisasi, tugas pokok dan fungsi Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Malang.2. Mahasiswa dapat mengetahui dan ikut melaksanankan proses pencegahan, pengamatan dan pemberantasan penyakit bersama dengan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Hewan Kota Malang.3. Mahasiswa dapat mengetahui dan ikut melaksanankan proses pengawasan dan pemeriksaan kesehatan pada hewan sebelum dan sesudah dipotong dan pemeriksaan bahan-bahan asal hewan bersama Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Hewan Kota Malang.

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Profil Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Malang

KEPALA DINASKELOMPOKJABATAN FUNGSIONALSEKRETARIATSUB BAGIAN PENYUSUNAN PROGRAMSEKSIBINA PRODUKSI PERIKANANSUB BAGIAN KEUANGANSUB BAGIAN UMUMBIDANGPETERNAKAN DANKESEHATAN HEWANBIDANGPERIKANANSEKSIBINA MUTU PERIKANANSEKSIPENGENDALIAN HAMAPENYAKITSEKSIBINA PRODUKSI PETERNAKANSEKSIKESEHATAN HEWANSEKSIKESEHATAN MASYARAKATVETERINERBIDANGBINA USAHA DAN PENYULUHANPERTANIANBIDANGTANAMANSEKSITANAMAN PANGAN DANHORTIKULTURASEKSIKEHUTANAN DAN PERKEBUNANSEKSIPERLINDUNGAN TANAMANSEKSISARANA DAN PRASARANAUSAHA PERTANIANSEKSIPENYULUHAN PERTANIANSEKSIPEMASARAN PRODUKPERTANIANUPT Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Malang terletak di Jalan Kol. Sugiono 176 Malang. Lokasi ini dikatakan cukup strategis karena berada di tengah kota. Bidang peternakan dan Kesehatan Hewan berada di Dinas Pertanian Kota Malang dengan struktur organisasi seperti Gambar 1.1

Gambar 2.1 Struktur Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Malang

Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan dinaungi oleh seorang Kepala Bidang dan membawahi tiga seksi di dalamnya, yaitu Seksi Bina Produksi Peternakan, Seksi Kesehatan Hewan (Keswan), dan Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet). Tugas pokok dan fungsi masing masing seksi telah diatur dalam Peraturan Wal