Job Sheet Tune Up Motor Bensin 4 Tak 4 Silinder

download Job Sheet Tune Up Motor Bensin 4 Tak 4 Silinder

of 15

  • date post

    18-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    1.037
  • download

    178

Embed Size (px)

description

Tune Up

Transcript of Job Sheet Tune Up Motor Bensin 4 Tak 4 Silinder

SMK BIMA SAKTI BATANGHARI NUBANJOB SHEET DASAR TEKNOLOGI OTOMOTIFPROGRAM STUDI KEAHLIANKOMPETENSI KEAHLIANJUDULJOB/JAMTINGKAT/ SEMESTERTEKNIK MEKANIK OTOMOTIFTEKNIK KENDARAAN RINGANTUNE UP MOTOR BENSIN4 SILINDER 4 LANGKAH KARBURATOR1 / 82 / 3A. TUJUAN :Setelah menyelesaikan praktek ini diharapkan siswa dapat :1. Dapat menjelaskan prosedur tune up2. Dapat melakukan prosedur tune up dengan benar3. Dapat melakukan perawatan kendaraan dengan benarB. ALAT & BAHAN:1. Kendaraan Toyota 5K2. Tool Box3. Hidrometer4. Multi tester5. Timing light6. Dweel & Tacho tester7. Majun8. Kompressi tester9. Radiator cup tester10. Spring scaleC. KESELAMATAN KERJA :1. Gunakan kunci-kunci yang sesuai dan tepat2. Hati-hati dalam menggunakan alat-alat khusus3. Tempatkan peralatan dengan rapi dan teratur4. Menjaga kebersihan alat kerja, bidang kerja,dan tempat kerjaD. LANGKAH KERJAa. Langkah awal sebelum melakukan Engine Tune Up Mobil Bensin 4 Tak 4 silinder Vresneling harus netral (nol) dan Hand rem di pasang Kendaraan di hidupkan dahulu sebelum melakukan penyetelanb. PROSEDUR TUNE UP MESIN1) Pemeriksaan air pendingin mesin1. Periksa permukaan air pendingin mesin.Kalau tinggi air kurang atau di bawah tanda LOW, tambahkan air hingga mencapai tanda FULL.Hasil pemeriksaan:.......Kesimpulan:...SMK BIMA SAKTI BATANGHARI NUBANJOB SHEET DASAR TEKNOLOGI OTOMOTIFPROGRAM STUDI KEAHLIANKOMPETENSI KEAHLIANJUDULJOB/JAMTINGKAT/ SEMESTERTEKNIK MEKANIK OTOMOTIFTEKNIK KENDARAAN RINGANTUNE UP MOTOR BENSIN4 SILINDER 4 LANGKAH KARBURATOR1 / 82 / 32. Periksa sistem pada tekanan 0,9 kg/ cm terhadap kebocoran. Dengan menggunakan radiator cap tester.Hasil pemeriksaan:Kesimpulan:.3. Periksa kualitas air pendinginGantilah air pendingin jika sudah terlalu kotor.Hasil pemeriksaan:.......Kesimpulan:4. Memeriksa tutup radiatorTekanan pembukaan standar :0,75 1,05 kg/cm2 (10,7 14,9 psi) Tekanan pembukaan minimum :0,6 kg/cm2 (8,5 psi)Apabila tekanan pembukaan kurang dari minimum, maka tutup radiator perlu diganti.Hasil pemeriksaan:.......Kesimpulan:2) Pemeriksaan oli mesin1. Memeriksa kualitas oli mesinPeriksa dari keadaan yang memburuk, mengandung air, berubah warna atau encer. Jika kualitasnya buruk maka gantilah oli mesinHasil pemeriksaan:Kesimpulan:SMK BIMA SAKTI BATANGHARI NUBANJOB SHEET DASAR TEKNOLOGI OTOMOTIFPROGRAM STUDI KEAHLIANKOMPETENSI KEAHLIANJUDULJOB/JAMTINGKAT/ SEMESTERTEKNIK MEKANIK OTOMOTIFTEKNIK KENDARAAN RINGANTUNE UP MOTOR BENSIN4 SILINDER 4 LANGKAH KARBURATOR1 / 82 / 32. Memeriksa tinggi permukaan oli mesinBerada antara tanda L dan F pada tongkat pengukur.Jika terlalu rendah, periksa apakah ada kebocoran. Tambahkan oli mesin hingga tanda F.Hasil pemeriksaan:Kesimpulan:3) Pemeriksaan elemen saringan udara1. Keluarkan elemen saringan udara dari rumah saringan udara2. Lihat/periksa apakah elemen saringan udara terlalu kotor, rusak atau basah terkena oli. Bila perlu gantilah elemen saringan udara.Hasil pemeriksaan:Kesimpulan:...........................................................3. Bersihkan elemen saringan udara dengan kompressor.Tekanan udara kompresor tidak lebih dari4.0 Kg/cm2.Gantilah elemen saringan udara kalau sudah terlalu kotorHasil pemeriksaan:Kesimpulan:.................................................................4. Pasang elemen saringan udara kedalam rumah saringan5. Kunci pengunci (klip) tutup saringan udara.4) Pemeriksaan kabel busi dan distributor1. Secara visual periksa kabel-kabel busi dari kelonggaran sambungan- sambungannya, keadaannya memburuk, retak atau kerusakan lainnya.TERBAKAR RETAKSMK BIMA SAKTI BATANGHARI NUBANJOB SHEET DASAR TEKNOLOGI OTOMOTIFPROGRAM STUDI KEAHLIANKOMPETENSI KEAHLIANJUDULJOB/JAMTINGKAT/ SEMESTERTEKNIK MEKANIK OTOMOTIFTEKNIK KENDARAAN RINGANTUNE UP MOTOR BENSIN4 SILINDER 4 LANGKAH KARBURATOR1 / 82 / 3Hasil pemeriksaan:Kesimpulan:2. Periksa tahanan kabel busiDengan menggunakan multimeter. Tidak boleh melebihi 20 k.Kabel busi no 1 : Kabel busi no 2 : Kabel busi no 3 : Kabel busi no 4 : Kabel tegangan tinggi : Kesimpulan:5) Pemeriksaan baterai1. Periksa keadaan kontak baterai dari kerusakan dan keretakanApabila terminal baterai berkarat, bersihkan menggunakan sikat kawat atau amplas halusHasil pemeriksaan:Kesimpulan:2. Pemeriksaan permukaan elektrolit bateraiKalau tinggi permukaan elektrolit baterai pada sel dibawah garis LOWER, tambahkan dengan air suling sampai garis UPPERHasil pemeriksaan:Kesimpulan:SMK BIMA SAKTI BATANGHARI NUBANJOB SHEET DASAR TEKNOLOGI OTOMOTIFPROGRAM STUDI KEAHLIANKOMPETENSI KEAHLIANJUDULJOB/JAMTINGKAT/ SEMESTERTEKNIK MEKANIK OTOMOTIFTEKNIK KENDARAAN RINGANTUNE UP MOTOR BENSIN4 SILINDER 4 LANGKAH KARBURATOR1 / 82 / 33. Periksa berat jenis elektrolit bateraiDengan hydrometer, ukur berat jenis elektrolit baterai pada tiap-tiap sel. Spesifikasi berat jenis. (keadaan terisi penuh pada suhu 200C = 1,25 atau lebih)BJ terukur :Sel no 1 :.......... Sel no 4 :.. Sel no 2 :.. Sel no 5 :.. Sel no 3 :.. Sel no 6 :..Pengukuran Celcius: Berat jenis elektrolit pada temperatur 20 0 C :S20 (0 C) = St + 0,0007 x (t 20) Sel no 1 :.................................................Sel no 2 :.......................................... Dimana: Sel no 3 :.......................................... St = BJ terukur Sel no 4 :.......................................... t = Temperatur Sel no 5 :..........................................Sel no 6 :..........................................Kesimpulan : ..................................................................................................6) Pemeriksaan busi1. Pemeriksaan elektroda busia. Ukur tahanan isolator busi dengan pengukur tahanan isolator busi. Minimum tahanan isolator : 15 M Ohm, kurang dari 15 M Ohm, ganti.Hasil pemeriksaan:Kesimpulan:b. Kalau pengukur tahanan isolator busi tidak ada1) Start mesin pengukur dan panaskan mesin2) Hidupkan mesin pada 4000 rpm (5 detik)3) Lepaskan busi dan pemeriksa secara visualBusi kering : berarti baikBusi basah : bersihkan dengan spark plug cleanerKERING BASAHBusi 1 : ............................... Busi 2 : ...............................Busi 3 : ............................... Busi 4 : ...............................SMK BIMA SAKTI BATANGHARI NUBANJOB SHEET DASAR TEKNOLOGI OTOMOTIFPROGRAM STUDI KEAHLIANKOMPETENSI KEAHLIANJUDULJOB/JAMTINGKAT/ SEMESTERTEKNIK MEKANIK OTOMOTIFTEKNIK KENDARAAN RINGANTUNE UP MOTOR BENSIN4 SILINDER 4 LANGKAH KARBURATOR1 / 82 / 3Kesimpulan : ..............................................................................4) Pemeriksaan celah elektroda busiUkur celah elektroda busi dengan feeler gaugeCelah elektroda busi: NIPPONDENSO : 0.7 0.8 mm N G K : 0.8 0.9 mmStel celah busi dengan cara membengkokkan bagian dasar elektroda negatif.Busi 1 : ............................... Busi 2 : ............................... Busi 3 : ............................... Busi 4 : ............................... Kesimpulan : ..............................................................................5) Membersihkan busiMenggunakan spark plug cleaner.Tekanan udara : tidak lebih dari6Kg/cm2Lama pembersihan : kurang dari 20 detikBusi 1 : ............................... Busi 2 : ............................... Busi 3 : ............................... Busi 4 : ............................... Kesimpulan : ..............................................................................6) Memasang busi-busiPasang busi-busi dan kencangkan sesuai dengan momen spesifikasi :1.5 2.2 kgf.mSMK BIMA SAKTI BATANGHARI NUBANJOB SHEET DASAR TEKNOLOGI OTOMOTIFPROGRAM STUDI KEAHLIANKOMPETENSI KEAHLIANJUDULJOB/JAMTINGKAT/ SEMESTERTEKNIK MEKANIK OTOMOTIFTEKNIK KENDARAAN RINGANTUNE UP MOTOR BENSIN4 SILINDER 4 LANGKAH KARBURATOR1 / 82 / 37) Hubungkan kabel busi ke busi7) Pemeriksaan tali kipas1) Lihat/periksa tali kipas secara visual dari retak atau sobek. Bila perlu gantilah tali kipas.2) Ukurlah defleksi (ketegangan) tali kipas. Jika dibagian tengah antara alternator dengan pompa air ditekan dengan gaya 10 Kg (22 lb)Spesifikasi tegangan tali kipas :Tali kipas baru : 3,5 5,5 mm (ditekan 10 kg) Tali kipas lama : 4,5 6,5 mm (ditekan 10 kg)Hasil pemeriksaan:Kesimpulan:8) Pemeriksaan kekencangan baut kepala silinder dan manifoldIntake Manifold : 1,5 2,2 kgf/m Exhaust Manifold : 3,0 4,5 kgf/m Kepala silinder : 5.0 6,0 kgf/m urutan pengencangan baut lihat gambar.9) Pemeriksaan dan penyetelan katup1. Panaskan mesin 5 menit dan matikan.2. Lepaskan penutup kepala silinder dan mulailah menyetel celah katup3. Piston No.1 di set pada titik mati atas pada akhir langkah kompresi dengan cara:a. Tepatkan tanda titik pada flywheel dengan tanda timing pada plat mesin.SMK BIMA SAKTI BATANGHARI NUBANJOB SHEET DASAR TEKNOLOGI OTOMOTIFPROGRAM STUDI KEAHLIANKOMPETENSI KEAHLIANJUDULJOB/JAMTINGKAT/ SEMESTERTEKNIK MEKANIK OTOMOTIFTEKNIK KENDARAAN RINGANTUNE UP MOTOR BENSIN4 SILINDER 4 LANGKAH KARBURATOR1 / 82 / 3b. Periksa apakah rocker arm silinder No.1 bebas. Cocokan tabel dibawah ini, periksa dan setel celah katup menggunakan feeler gauge. Tanda O menunjukkan katup-katup yang dapat distel.c. Putar poros engkol 360 derajat, lakukan penyetelan katup yang belum distelSpesifikasi : IN : 0,20 mm EX : 0,30 mmNo.silinder1 2 3 4Keadaan rocker armJika rocker arm silinder no.1 bebas : IN O O Piston silinder no.1 pada TMA akhirlangkah kompresi EX O OJika rocker arm