Are Day Lk Arsip

download Are Day Lk Arsip

of 24

  • date post

    25-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    207
  • download

    15

Embed Size (px)

Transcript of Are Day Lk Arsip

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Rumah sakit adalah salah satu Instansi milik pemerintah maupun

swasta yang melayani masyarakat dalam bidang kesehatan, dan berfungsi sebagai tempat usaha penyembuhan terhadap suatu penyakit yang diderita oleh pasien, serta pemulihan keadaan cacat badan maupun jiwa. Salah satu hal yang berperan penting dalam pencapaian visi dan misi rumah sakit adalah sistem pengelolaan pelayanan yang betujuan untuk memberikan jasa kepada pasien dan masyarakat pada umumnya. Pengelolaan pelayanan adalah hal yang sangat penting bagi suatu struktur kerja yang bergerak di bidang pelayanan jasa, salah satunya bagi rumah sakit. Instalasi Radiologi sebagai salah satu komponen dari rumah sakit memerlukan suatu pengelolaan pelayanan yang baik untuk menjadi salah satu penunjang medik dalam membantu menegakkan diagnosa penyakit. Pada Instalasi Radiologi, pengarsipan atau penyimpanan hasil bacaan radiograf termasuk hal yang harus dikelola dengan baik. Instalasi Radiologi mempunyai tingkat pemeriksaan dan jumlah pasien yang banyak, membutuhkan sistem pengarsipan yang teratur. Hasil bacaan radiograf yang telah disimpan

1

sebaiknya dapat dicari dan ditemukan kembali dengan cepat serta mudah pada saat yang diperlukan. Pengelolaan sistem pengarsipan atau penyimpanan hasil bacaan dan radiograf sebaiknya ditempatkan secara teratur dan tertib di almari arsip pada ruang khusus pengarsipan, sehingga dapat mempermudah dalam pencarian kembali hasil bacaan radiograf yang telah disimpan. Tempat pengarsipan untuk hasil bacaan radiograf dengan jangka waktu panjang yang diletakan terpisah harus selalu diatur dan dikelola penataannya. Hal ini bertujuan untuk menghindari hilangnya data pasien. Petugas arsip harus teliti dalam mengatur keluar masuknya hasil bacaan radiograf, kesalahan informasi oleh petugas arsip dapat terjadi karena petugas tidak mengatur secara benar hasil bacaan radiograf yang akan di arsipkan. Dari observasi secara langsung di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, sistem pengarsipan dan penyimpanan hasil bacaan dan radiograf disimpan dalam suatu ruangan khusus untuk pengarsiapan. Arsip hasil bacaan di simpan dalam satu map besar. Proses penyimpanan

pengarsipan hasil bacaan dalam map menggunakan sistem numeric tetapi tidak semua sama. Dalam satu map ada yang berisi hasil pemeriksaan 400, 500, 600, dan juga 700. Hal tersebut terjadi karena terkadang salah memberi nomor karena nomor kurang jelas yang berakibat tidak teraturnya nomor film. Sistem pengarsipan semua pemeriksaan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Bethesda

2

juga berada dalam satu ruangan baik yang radiologi konvensional (Pusat dan IGD), MSCT, MRI dan USG. Hal ini dapat mempersulit dalam proses pencarian hasil bacaan radiograf yang telah disimpan sebelumnya jika

sewaktu-waktu dibutuhkan karena banyaknya dokumen yang tersimpan dalam ruangan tersebut. Berdasarkan latar belakang diatas, penulis ingin mengetahui lebih

lanjut mengenai pengelolaan dan pelayanan Radiodiagnostik di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta ke dalam bentuk laporan ilmiah dengan judul PENGELOLAAN HASIL BACAAN DI INSTALASI RADIOLOGI

RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA. B. Rumusan Masalah Rumusan masalah dalam penyusunan Laporan Praktek Kerja Nyata adalah bagaimana sistem pengarsipan hasil bacaan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Betesda Yogyakarta?C. Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan dari penyusunan Laporan Praktek Kerja Nyata ini adalah untuk mengetahui bagaimana zsistem pengarsipan hasil bacaan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Betesda Yogyakarta?D. Manfaat Penulisan

3

1. Menambah pengetahuan dan wawasan bagi mahasiswa dalam mengetahui pelaksanaan pengelolaan pelayanan Radiodiagnostik dengan baik.2. Memberikan masukan dan saran kepada petugas di Instalasi Radiologi

Rumah Sakit Betesda Yogyakarta dalam

pengelolaan pelayanan

radiodiagnostik, sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan. E. Sistematika Penulisan Untuk mempermudah dalam memahami isi laporan ini, maka penulis menyusun sistematika penulisan sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Berisi tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penulisan, manfaat penulisan, dan sistematika penulisan. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 1. Gambaran umum rumah sakit Berisi tentang sejarah, visi dan misi rumah sakit, jenis kegiatan pelayanan rumah sakit, jenis pelayanan spesialis, jumlah tenaga kerja, struktur organisasi. 2. Pengelolaan pelayanan radiologi

4

Berisi

tentang

visi,

misi,

manajemen

radiologi,

pelayanan radiologi, administrasi dan arsip radiologi, peralatan dan sarana pendukung di instalasi radiologi, proteksi radiasi dan perijinan pesawat. BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN Berisi tentang permasalahan beserta pembahasannya BAB IV PENUTUP Berisi kesimpulan dan saran

5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

A. Gambaran Umum Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta 1. Profil Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta Rumah Sakit Bethesda merupakan rumah sakit swasta terbesar di Yogyakarta dengan tipe B non pendidikan. Rumah sakit dengan fasilitas layanan kesehatan yang lengkap. Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta telah terakreditasi 16 Pokja dan lulus ISO 9001:2001. Rumah sakit yang memiliki motto Tolong Dulu Urusan Belakang, terlihat di dalam setiap pelayanan kepada pasien yang membutuhkan tanpa membedakan suku, agama, dan golongan. Memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada semua pasien menjadi prioritas utama dalam setiap gerak langkah Rumah Sakit Bethesda sejak pertama kali Bethesda berdiri pada tahun 1899 hingga saat ini. Penanganan kesehatan diberikan secara holistik dan efektif. Selalu berusaha

6

mewujudkan pelayanan yang terjangkau dengan tetap menjaga mutu. SDM yang terus menerus dikembangkan dan diberdayakan dari sisi kompetensi, dan diimbangi fasilitas, sarana, dan prasarana, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. 2. Kebijakan Mutu Kebijakan Mutu Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta:a.

Rumah Sakit Bethesda memberikan layanan yang Cepat, Tepat, Komunikatif, dan Terpadu sesuai dengan standar mutu, sehingga menghasilkan pelanggan yang puas dan setia

b.

Rumah Sakit Bethesda berkomitmen untuk selalu melaksanakan dan meningkatkan keefektifan sistem mutu

3. Falsafaha. Setiap manusia sejak saat pembuahan sampai kematian, mempunyai citra

dan martabat yang mulia sebagai ciptaan Allah.b. Setiap orang berhak memperoleh derajat kesehatan yang optimal dan wajib

ikut serta dalam usaha memelihara dan meningkatkan derajat kesehatannya.c. Dengan dasar dan semangat cinta kasih, pelayanan kesehatan rumah sakit

terpanggil untuk berperan serta dalam upaya memberdayakan sesama melalui pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan, pencegahan

7

penyakit, penyembuhan penyakit, dan pemulihan kesehatan serta pendidikan bidang kesehatan yang menyeluruh, terpadu, dan berkesinambunngan. 4. Tujuan a. Mampu bersaing b. Melindungi dan mensejahterakan SDM c. Mampu melayani semua customer termasuk yang kekurangan d. Unggul, berkualitas, dan paripurna dalam pelayanan kesehatan e. Jejaring pelayanan kesehatan yang luas f. Diversifikasi pelayanan kesehatan yang luas 5. Visi dan Misi a. Visi Menjadi rumah sakit pilihan dan jejaring yang memuaskan customer melalui pelayanan profesional, prima, berdasarkan kasih Allah. b. Misi 1) Menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang holistik, unggul, efisien dan efektif, yang berwawasan lingkungan 2) Menyelenggarakan pelatihan, penelitian, dan pengembangan manajemen yang berkesinambungan untuk menghasilkan SDM yang kapabel, berkomitmen, sejahtera, dan berjiwa kasih

8

3) Mewujudkan pelayanan kesehatan terjangkau, memuaskan customer dan mampu berkembang dengan baik 4) Menyediakan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan dengan mempertimbangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agar pelayanan mampu bersaing di era globalisasi 6. Peran1) Sebagai Roemah Sakit Toeloeng yang memberdayakan masyarakat

untuk

memperoleh derajat kesehatan yang optimal2) Sebagai Unit Kerja YAKKUM yang berwawasan kesatuan, kenasionalan dan

keswasembadaan 3) Sebagai mitra pemerintah dalam menyelenggarakan Sistem Kesehatan Nasional (SKN) 4) Sebagai rumah sakit rujukan 5) Sebagai rumah sakit untuk pendidikan dan pelatihan 6) Sebagai wahana pelayanan dan peningkatan kesejahteraan karyawan 7. Alur Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta a. Alur Pelayanan di Poliklinik Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta1) Mendaftar di Tempat Penerimaan Pasien I (TPPI) Bidang Rekam Medis

Pendaftaran, untuk mendapatkan nomor urut periksa2) Memberitahukan kepada Petugas Klinik yang dituju, nomor urut

periksanya, dan menanti pemeriksaan dokter.

9

3) Ke Kas/Bank untuk validasi/membayar biaya Pemeriksaan Dokter, Resep Obat, Laboratorium, Radiologi, dan penunjang lain, jika memang menggunakan fasilitas tersebut atas perintah dokter yang sudah disanggupi dan disetujui pasien 4) Pemeriksaan Laboratorium, Radiologi, penunjang lain (bila perlu), dengan menunjukkan tanda pembayaran yang sudah divalidasi Kas/Bank 5) Ke Instalasi Farmasi untuk mengambil obat, dengan menunjukkan tanda pembayaran yang sudah divalidasi Kas/Bank 6) Pulang dengan membawa obat 7) Bila perlu RAWAT INAP, mendaftar di TPP II (Admisi) untuk mendapatkan kamar sesuai permintaan pasien/keluarga atau sesuai haknya bagi pasien tanggungan (instansi yang bekerja sama) b. Alur pasien Rawat Jalan Alur pasien Rawat Jalan adalah sebagai berikut:

10

c. Alur pasien Rawat Inap Alur pasien Rawat Inap adalah sebagai berikut:

11

B. Gambaran Umum Instalasi Radiologi di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta 1. Instalasi Radiologi Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta Instalasi Radiologi Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta merupakan bagian dari penunjan