Anatomi sistem pencernaan - Blog Anak...

download Anatomi sistem pencernaan - Blog Anak Kedokteranibnufajarew.blogspot.com/2013/03/anatomi-sistem-pencernaan.htmlanatomi sistem pencernaan, sistem pencernaan, organ pencernaan, saluran

If you can't read please download the document

  • date post

    18-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    420
  • download

    78

Embed Size (px)

Transcript of Anatomi sistem pencernaan - Blog Anak...

Blog Anak Kedokteran: Anatomi sistem pencernaan

Blog Anak Kedokteran

Bagi anak FK dan yang lainnya mungkin blog ini bisa membantu kalian

Laman

HOME

ANATOMI PEREDARAN DARAH ARTERI DAN VENA DAN SISTEM LIMFATIK

Sabtu, 30 Maret 2013

Anatomi sistem pencernaan

AnatomiSistem Pencernaan

Sistem pencernaan atau sistem gastroinstestinal (mulai dari mulut sampaianus) adalah sistem organ dalam manusia yang berfungsi untuk menerima makanan,mencernanya menjadi zat-zat gizi dan energi, menyerap zat-zat gizi ke dalamaliran darah serta membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna ataumerupakan sisa proses tersebut dari tubuh.

Saluran pencernaan terdiri dari mulut, tenggorokan(faring), kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum dan anus.Sistem pencernaan juga meliputi organ-organ yang terletak diluar saluranpencernaan, yaitu pankreas, hati dan kandung empedu.

1. Mulut

Merupakan suatu rongga terbuka tempat masuknya makanan dan air pada hewan. Mulutbiasanya terletak di kepala dan umumnya merupakan bagian awal dari sistempencernaan lengkap yang berakhir di anus.

Mulut merupakan jalan masuk untuk sistem pencernaan. Bagian dalam dari mulutdilapisi oleh selaput lendir. Pengecapan dirasakan oleh organ perasa yangterdapat di permukaan lidah. Pengecapan relatif sederhana, terdiri dari manis,asam, asin dan pahit. Penciuman dirasakan oleh saraf olfaktorius di hidung danlebih rumit, terdiri dari berbagai macam bau.

Makanan dipotong-potong oleh gigi depan (incisivus) dan di kunyah oleh gigibelakang (molar, geraham), menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudahdicerna. Ludah dari kelenjar ludah akan membungkus bagian-bagian dari makanantersebut dengan enzim-enzim pencernaan dan mulai mencernanya. Ludah jugamengandung antibodi dan enzim (misalnya lisozim), yang memecah protein danmenyerang bakteri secara langsung. Proses menelan dimulai secara sadar danberlanjut secara otomatis.

2. Faring

Merupakan penghubung antara rongga mulut dan kerongkongan. Berasal daribahasa yunani yaitu Pharynk.

Skema melintang mulut, hidung, faring, dan laring

Didalam lengkung faring terdapat tonsil ( amandel ) yaitu kelenjar limfeyang banyak mengandung kelenjar limfosit dan merupakan pertahanan terhadapinfeksi, disini terletak bersimpangan antara jalan nafas dan jalan makanan,letaknya dibelakang rongga mulut dan rongga hidung, didepan ruas tulangbelakang

Keatas bagian depan berhubungan dengan rongga hidung, dengan perantaraanlubang bernama koana, keadaan tekak berhubungan dengan rongga mulut denganperantaraan lubang yang disebut ismus fausium

Tekak terdiri dari; Bagian superior =bagian yang sangat tinggi denganhidung, bagian media = bagian yang sama tinggi dengan mulut dan bagian inferior= bagian yang sama tinggi dengan laring.

Bagian superior disebut nasofaring, pada nasofaring bermuara tuba yangmenghubungkan tekak dengan ruang gendang telinga,Bagian media disebut orofaring,bagianini berbatas kedepan sampai diakar lidah bagian inferior disebut laringgofaring yang menghubungkan orofaring dengan laring

3.Esofagus

Merupakansaluran yang menghubungkan tekak dengan lambung, panjangnya 25 cm, mulai darifaring sampai pintu masuk kardiak dibawah lambung. Lapisan dinding dari dalamke luar, lapisan selaput lendir (mukosa), lapisan submukosa, lapisan ototmelingkar sirkuler dan lapisan oto memanjang longitudinal.

Esofagus terletak di belakang trakea dan di depantulang punggung setelah melalui toraks menembus diafragma masuk ke dalamabdomen menyambung dengan lambung.

Esofagus dibagi mejadi tiga bagian;

1. Bagiansuperior (sebagian besar adalah otot rangka)

2. Bagian medial (campuran otot rangkadan otot halus)

3. Bagaianinferior (terutama terdiri dari otot halus)

Vaskularis oesophagus:

a. Suplaiarteri oesophagus pars abdominalis dipercabangkan dari a.gastrica sinistra,sedangkan oesophagus pars cervical dari a.thiroidea inferior dan oesophaguspars thoracalis dari aa.bronchiales.

b. System venasesuai dengan suplai arterinya kecuali pada pars thoracalis mengalir ke dalamv.azygos dan v.hemiazygos, pada oesophagus pars abdominalis venanya mengalir kedalam system portal melalui v.gastrica sinistra. Plexus venosus oesophagealadalah tempat anastomosis antara system azygos dan gastrica sinistra.

Inervasi oesophagus:

a. Parasympathies dari N.vagus yang membentuk plexus oesophageal yang di distalmenyatu membentuk truncus vagalis anterior dan posterior.

b. Sympathiesberasal dari N.splanchnicus thoracalis dan N.splanchnicus major. Sarafsympathies ini membawa rangsang nyeri dari oesophagus yang sakit akhirnyadirasakan di daerah thoracal bawah dari regio epigastrica.

4.Gaster / Lambung

Merupakan bagian dari saluran yangdapat mengembang paling banyak terutama di daerah epigaster, lambung terdiridari bagian atas fundus uteri berhubungan dengan esofagus melalui orifisiumpilorik, terletak dibawah diapragma didepan pankreas dan limpa, menempeldisebelah kiri fundus uteri.

a) Bagianlambung terdiri dari;

1. Fundus ventrikuli, bagian yangmenonjol ke atas terletak sebelah kiri osteum kardium dan biasanya penuh berisigas.

2. Korpus venrtikuli, setinggiosteum kardium, suatu lekukan pada bagian bawah kurvatura minor.

3. Antrum pilorus, bagian lambungmembentuk tabung mempunyai otot yang tebal membentuk sfingter pilorus.

4. Kurvantura minor, terdapat sebelahkanan lambung terbentang dari ostium kardiak sampai ke pilorus.

5. Kurvantura mayor, lebih panjang darikurvantura minorterbentang dari sisi kiri osteum kardiakum melalui fundusventrikuli menuju ke kanan sampai ke pilorus inferior. Ligamentum gastrolienalis terbentang dari bagian atas kurvantura mayor sampai ke limpa.

6. Osteum kardiakum, meruapakantempat dimana esofagus bagian abdomen masuk ke lambung. Pada bagian initerdapat orifisium pilorik.

b) Fungsilambung terdiri dari;

1) Menampungmakanan, menghancurkan dan menghaluskan makanan oleh peristaltik lambung dangetah lambung

2) Getah cernalambung yang dihasilkan:

a. Pepsin fungsinya; memecah putihtelur menjadi asam amino (albumin dan pepton).

b. Asam garam (HCl) fungsinya;mengasamkan makanan, sebagai anti septik dan desinfektan, dan membuat suasanaasam pada pepsinogen sehingga menjadi pepsin.

c. Renin fungsinya; sebagai ragi yangmembekukan susu dan membentuk kasein dari kasinogen (kasinogen dan proteinsusu).

d. Lapisan lambung; jumlahnya sedikitmemecah lemak yang merangsang sekresi getah lambung.

Vaskularisasi gaster:

a. Suplaiarteri, pada curvatura minor di dalam omentum minus terdapat a.gastricasinistra yang merupakan cabang terkecil dari a.coeliaca dan a.gastrica dextracabang dari a.hepatica communis. Kedua arteriae ini beranastomose kira-kirapertengahan curvatura minor , sedangkan pada curvatura major mempunyai suplaiaa.gastrica breves yang endarahi fudus dan pars cardiac gaster, a.Gastroomentalis sinistra yang mendapat suplai dari a.gastrica dextra cabangdari a.gastroduodenalis.

b. Systemvena anlog dengan arterinya di mana vv.gastricae breves dan plexus esophagealmengalir ke dalam v.lienalis. v.gastrica sinistra dan plexus esophagealmengalir ke dalam v.porta. sedangkan v.gastrica dextra setelah menerimav.prepylorica selanjutnya mengalir ke dalam v.porta setinggi pars superiorduodeni. Aliran v.gastroomentalis dextra mengalir ke dalam v.gastroduodenalis.

Inervasigaster:

a. Parasympathies berfungsi untuk gerak motilitas (pengosongan gaster dan sekretomotorkelenjar). Gaster mendapat suplai dari n.vagus sinistra (anterior) dan n.vagusdextra (posterior) masing-masing melalui truncus vagalisnya. N.vagus sinistramemberi percabangan untuk hepar yang bersama a.hepatica dan v.porta untukmencapai plexus hepaticu. Cabang untuk gaster sendiri berupa cabang-cabang padafundus dan corpus pada paries anterior,cabang yang paling panjang disebutn.latarget anterior yang mencapai antrum dan pylorus. N.vagus dextra sepertiyang sebelah sinistra selain memberi suplai ke gaster akan memberikan cabang keplexus coeliacus. Cabang-cabang ke gaster terdapat diparies posterior padafundus dan corpus, bedanya n.latarget posterior hanya mencapai antrumpyloricum.

b. Sympathiesserabut afferensnya membawa impuls nyeri sedangkanefferensnya mempunyaiinhibisi terhadap motilitas dan sekrei kelenjar tetapi menyebabkan kontraksiterhadap m.sphincter pyloricus. Selain itu juga memberikan pengaruh terhadapvasokontriksi arteri. Nervus sympathies ini berasal dari nn.spinales thoracal5-12 mencapai gaster melalui n.splanchnicus major, n.splanchnicus minor danselanjutnya ke plexus coeliacus.

5.Intestinum Tenue

Organ ini terdiri dari duodenum,jejunum, dan ileum mempunyai panjang 4-6meter, sebagai bagian dari tractus gastrointestinalis berfungsi untuk proseskimiawi (duodenum) dan absorbsi (jejunum dan ileum). Intestinum tenueterbentang dari pylorus sampai valvula ilecaecalis.

1. Duodenum

Ususdua belas jari atau duodenum adalah bagian dari usus halus yang terletaksetelah lambung dan menghubungkannya ke usus kosong (jejunum). Bagian usus duabelas jari merupakan bagian terpendek dari usus halus, dimulai dari bulboduodenale dan berakhir di ligamentum Treitz.

Usus dua belas jari merupakan organretroperitoneal, yang tidak terbungkus seluruhnya oleh selaput peritoneum. pHusus dua belas jari yang normal berkisar pada derajat sembilan. Pada usus duabelas jari terdapat dua muara saluran yaitu dari pankreas dan kantung empedu.Nama duodenum berasal dari bahasa Latin duodenum digitorum, yang berarti duabelas jari.

Lambung melepaskan makanan ke dalam usus duabelas jari (duodenum), yang merupakan bagian pertama dari usus halus. Makananmasuk ke dalam duodenum melalui sfingter pilorus dalam jumlah yang bisa dicerna oleh usus halus. Jika penuh, duodenum akan megirimkan sinyal kepadalambung untuk berhenti mengalirkan makanan.

Fungsi duodenum adalah mencampur chime denganenzim duodenum,pancreas dan biliaris. Selain itu mengatur pengosongan gasterdan vesica biliaris, chime yang bersifat asam akan menyebabkan sekresi hormonenterogastron yang menghambat peristaltic gaster. Sedangkan chime yangmengandung lemak menyebabkan sekresi hormon cholecystokinin yang mempengaruhikontraksi oto vesica biliaris.

Vaskularisasi duodenum:

a. Suplaiarteri duodenum pars superior dari a.gastroduodenalis yang dicabangkan oleha.hepatica communis. Selain itu terdapat arteri yang mendarahi sisi posteriordari duodenum pars superior yaitu a.retroduodenalis cabang a.gastroduodenalis.sedangkan bagian duodenum yang lain mendapat suplai daria.pancreaticoduodenalis inferior cabang dari a.mesenterica superior.

b. Systemvena, pars superior duodenum melalui gastroduodenalis bermuara kedalam v.porta.Bagian duodenum yang lain mengalir ke dalam v.mesenterica superior melaluiv.pancreaticoduodenalis inferior. Oleh karena bagian ini terletakretroperitoneal sekunder, venae ini beranastomose dengan vena sistemik melaluianastomosis transperitoneal (v.retzius).

Inervasi duodenum:

a. Parasympathies,dari n.vagus melalui plexus coeliacus yang mempengaruhi peristaltic dan sekresikelenjar duodenum.

b. Sympathies,dari n.splanchnicus major, ganglion coeliacus dan plexus coeliacus afferenssympathies membawa rangsang nyeri melalui n.splanchnicus ke rangkaian ganglionsympathicus melalui ramus communicans albus menuju n.spinalis T 7-9.

2. Jejunumdan Ileum

Jejunum terletakintraperitoneal. Diameternya lebih besar dan dindingnya lebih tebal dibandingileum (diameter luar 4cm, diameter dalam 2,5cm). Hal yang lain dibanding ileumadalah warnanya lebih merah dan vaskularisasi lebih banyak, tetapi arcadenyalebih sedikit. Sedangkan jaringan lymphoid berbentuk soliter. Di dalam cavumabdomen jejunum pada posisi berdiri terletak di regio umbilicalis da sebagianbesar ditutupi omentum majus di ventralnya. Sedangkan pada posisi supineterletak agak kearah cranial sebagian ditutupi colon transversum di ventralnya.Pada gambaran radiologis jejunum terletak di craniosinister dan ileum dicaudodexter.

Seperti jejunum, ileum juga terletakintraperitoneal dan mempunyai penggantung mesenterium pada jejunum. Berbedadengan jejunum organ ini mempunyai diameter kecil dan dindingnya lebih tipisdibanding jejunum (diameter luar 3cm, diameter dalam 2,5cm). Warna lebih pucat,vaskularisasi lebih sedikit tetapi arcadenya lebih banyak. Tunica mucosa padaileum mempunyai vili choriales dan plica circularis lebih pendek dibanding padajejunum bahkan pada ileum distal vili dan plica circularis ini menghilang.

Berikut adalah perbedaanjejunum dan ileum

Vaskularisasijejunum dan ileum:

a. Jejunumdivaskularisasi oleha. Jejunales dan ileum divaskularisasi a. Ileales. Dimanaarteri ini merupakan cabang dari a. Mesenterica superior.

b. V.Jejunales dan v.ileales juga sama-sama bermuara ke v.mesenterica superior.

Inervasi jejunum dan ileum:

a. Parasympathies,serabut-serabutnyaberasal dari n.vagus dextra melalui plexus coeliacus selanjutnya serabutpostganglioner ini ke plexus mesentericus superior dan akhirnya menuju jejunumdan ileum.

b. Sympathiesberasal dari medulla spinalis thoracal 9-10, serabut-serabut preganglionermenuju plexus coeliacus yang selanjutnya ke plexus mesentericus superior untukberganti neuron.

6. Usus Besar /Intestinum Mayor

Usus besar atau kolon dalam anatomiadalah bagian usus antara usus buntu dan rektum.

a) Fungsi ususbesar;

Menyerap air dari makanan

Tempat tinggal bakteri koli

Tempat feses

b) Bagian-bagianusus besar atau kolon;

Kolon asendens. Panjangnya 13 cm,terletak dibawah abdomen sebelah kanan membujur ke atas dari ileum ke bawahhati. Di bawah hati melengkung ke kiri, lengkungan ini disebut fleksurahepatika.

Kolon transversum. Panjangnya 38cm, membujur dari kolon asendens sampai ke kolon desendens berada di bawahabdomen, sebelah kanan terdapat fleksura hepatika dan sebelah kiri terdapatfleksura lienalis.

Kolon desendens. Panjangnya 25 cm,terletak di bawah abdomen bagian kiri membujur dari atas ke bawah dari fleksuralienalis sampai ke depan ileum kiri, bersambung dengan kolon sigmoid.

Kolon sigmoid. Merupakan lanjutandari kolon desendens terletak miring, dalam rongga pelvis sebelah kiribentuknya menyerupai huruf S, ujung bawahnya berhubungan dengan rektum.

Rektum. Terletak di bawah kolonsigmoid yang menghubungkan intestinum mayor dengan anus, terletak dalam ronggapelvis di depan os sakrum dan os koksigis.

Diposting oleh

Ibnu Fajar

di18.25

Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

1 komentar:

Marchella Winata4 September 2015 14.54

Agen Bola Agen Judi Agen Judi Online Agen SBOBET Agen IBCBET Agen Casino Poker Online Agen Judi Terpercaya Prediksi Bola Bandar Judi Bandar Bola Agen Casino Bola Online

BalasHapus

Tambahkan komentar

Muat yang lain...

Posting Lebih Baru

Posting Lama

Beranda

Langganan:Posting Komentar (Atom)

Pengikut

Oferty i praca w Zarabiaj.pl

Translate

Steve The Spider Virtual Pet

Mengenai Saya

Ibnu Fajar

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unimus

Lihat profil lengkapku

Online

Visitors

Arsip Blog

2016

(3)

Oktober

(1)

April

(2)

2013

(19)

Mei

(4)

April

(7)

Maret

(8)Metabolisme bilirubinMETABOLISME BILIRUBINPadain...Anatomi dan Fisiologi Gaster (Lambung)Pembesaran kelenjar ProstatANATOMI DAN FISIOLOGI PROSTATMekanisme Menelan dan Reflek BatukMekanisme Pertukaran gas Oksigen dan Karbondioksid...Anatomi Situs ColliAnatomi sistem pencernaan

2010

(2)

Agustus

(2)

Ibnu Fajar Eka W. Tema PT Keren Sekali. Gambar tema oleh RBFried. Diberdayakan oleh Blogger.